Minggu, 30 September 2018

Warga Harapkan Pemerintah Serius Brantas Penguna Narkoba




MURATARA MSM. COM- Sepertinya penguna narkoba semakin hari semakin menjadi, bukan hanya kalangan pemuda saja tetapi kalangan tua juga ikut. Hal ini akan berdampak kepada kehancuran mulai dari pemuda sampai ketingkat rumah tangga.

Warga Sungai Baung, Kecamatan Rawas Ulu, Mahpus meminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muratara benar-benar serius untuk membratas penguna narkoba khususnya diwilayah Rawas Ulu, Kabupaten Muratara pada umumnya.

"Ya, kita minta Pemkab Muratara benar-benar serius untuk membratas penguna narkoba khususnya diwilayah Rawas Ulu, karena kita lihat penguna narkoba cukup tinggi," ungkapnya.

Dilanjutnya, buka hanya di Rawas Ulu saja, melainkan seluruh Kecamatan yang ada harus dibratas. Karena hal ini sangat-sangat merusak generasi muda maupun kalangan tua."Bukan, hanya kalangan pemuda saja yang penguna tetapi kalangan tua ada juga. Hal ini sanga merusak generasi penerus dan menghancurkan rumah tangga," ujar Mahpus yang juga Caleg DPRD Nomor Urut 4 dari partai PDI Perjuangan kepada wartawan koran ini.

Sementara itu, Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Muratara, H Devi Suhartoni mengatakan ya untuk masalah narkoba bukan tugas Pemerintah dan Kepolisian saja. Tetapi tugas kita bersama dalam membratasnya.

"Saya, sebagai putra daerah sangat sedih melihat kondisi Muratara, hampir seluruh Kecamatan ada penguna narkoba," ungkap Wabup.

Dilanjutkannya, kita sudah berjuang untuk memberantas narkoba, Tetapi polisi yang berhak menangkap. Masalah narkoba Itu bukan hanya pemerintah saja untuk membratasnya akan tetapi tugas kita bersama.

"Kades , Lurah dan Camat harus bersatu untuk memberatas, agar kedepan penguna narkoba semakin hari semakin berkurang," ujar H Devi Suhartoni. (Hamkam).
Share:

Program Tahfiz Qur'an Siswa MTsN 1 Muratara Wajib Setoran Hafalan


Kegiatan Setoran hafalan Qur'an
-------------------------------------------------------------------



MURATARA MSM. COM-Program Al Islamiyah di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri 1 Muratara terus berjalan. Salah satu yang termasuk dalam program tersebut adalah hafalan Al-Qur'an atau tahfiz Qur'an. Setoran hafalan harian merupakan kegiatan rutin dan wajib diikuti para siswa.

Kepala MTsN 1 Muratara Sri Widayati melalui Teguh Sukron, S. Ag mengatakan, sejak berjalannya program tahfiz Qur'an. Para siswa semakin terpacu untuk menghafal Qur'an, kemudian menyetorkan hafalan mereka setiap harinya.

Ia mengatakan, sistem setoran hafalan ayat Qur'an cukup efektif diterapkan. Terbukti, dengan semakin giatnya para siswa menghafal, apalagi saat setoran hafalan para siswa begitu semangat menyetorkan hafalan mereka.

"Buku diary sebagai pencatatan jadwal serta nama Surat yang dihafal selalu di kantongi saat menyetor hafalan. Tujuan di adakan kegiatan seperti ini supaya para siswa lebih mengerti  tentang isi dan makna yang terkandug dalam Alquran" jelasnya.

Lebih jauh ia mengharapkan, salat lima waktu yang wajib dijalankan oleh para siswa semakin khusyuk. Lantaran mereka sudah hafal ayat ayat pendek. Bukan itu saja, dengan hafalan yang ada,  para siswa memiliki banyak pilihan ayat untuk dibaca saat salat lima waktu.

"Sebagai umat Muslim, kita semua harus mengerti Alquran dan hadis. Karena sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan. Apalagi kalau mereka dapat menghafal semua ayat ayat Alquran dan hadis. Itu yang sangat Kami harapkan pada anak anak di MTs Negeri 1 Muratara ini" kata Teguh Sukron.

Innama Lesti, siswi kelas VII MTsN 1 Muratara menuturkan, ia dan teman teman yang lainnya merasa beruntung dengan adanya program tahfiz Qur'an. Dengan adanya program ini, hafalan ayat ayat Qurannya semakin meningkat dari hari ke hari.

"Biasanya saya menghafal setelah tugas sekolah selesai. Waktunya sehabis salat Isya dan Subuh" tuturnya. (ZIL)
Share:

39 Kades Terpilih Periode 2018 - 2024 Dilantik


Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan di Pendopo Pemkab Sarolangun
(Foto : Suripto)
-------------------------------------------------------------------



SAROLANGUN MSM. COM- Bupati Sarolangun Provinsi Jambi Drs. H. Cek Endra, Rabu (26/9) melantik 39 Kepala Desa (Kades) terpilih periode 2018-2024. Dari ke-39 Kades yang dilantik, terdapat satu orang perempuan serta satu orang masih lajang.

Acara pelantikan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB hingga selesai, berlangsung di Pendopo Lapangan Gunung Kembang Pemkab Kabupaten Sarolangun.

Hadir dalam acara tersebut diantaranya Ketua DPRD Kabupaten Sarolangun M. Shaibu, Kapolres Sarolangun AKBP Dadan Wira Laksana, SIK.M.AP. Dandim Sarko, Sekda, SKPD, dan para Camat se Kabupaten Sarolangun.

Hadir juga TP. PKK Kabupaten Sarolangun, segenap undangan lainnya termasuk ribuan Simpatisan dan pendukung dari masing - masing Kepala Desa yang dilantik.

Dalam sambutannya, Cek Endra mengucapkan selamat kepada para kades yang baru dilantik. Dikatakan Bupati, dengan dilantiknya mereka sebagai kades terpilih berarti akan mengemban amanah masyarakat yang cukup berat.

"Namun tentunya supaya dijalankan dengan baik, tulus dan ikhlas demi majunya desa masing - masing, umumnya kemajuan Kabupaten Sarolangun" kata Cek Endra.

Bupati juga mengucapkan terima kasih kepada kades periode sebelumnya, yang telah bekerja keras memimpin desa dan melayani masyarakat dengan baik. Dirinya jug amemberikan penghargaan yang sebesar - besarnya kepada Pjs ataupun Plt yang sudah melanjutkan kades sebelumnya meskipun hanya beberapa bulan menjabat.

Cek Endra mengatakan, menjabat sebagai Bupati Sarolangun, dirinya juga terbuka dan siap 24 jam apabila para kepala desa ingin bertemu. Baik secara langsung maupun via telepon dengan catatan sepanjang dalam masalah kedinasan.

Usai pelantikan, acara dilanjutkan dengan pemberian ucapan selamat kepada seluruh kades yang dilantik dari para tamu undangan. Selanjutnya, dilakukan poto bersama.


Seperti diketahui, pemilihan kades kali ini berbeda dengan tahun - tahun sebelumnya. Dimana tahun ini, pemilihan melalui sistem e-voting. Dengan menggunakan sistem yang baru tersebut, hasilnya cukup akurat dan cepat serta jauh dari adanya indikasi kecurangan.

Pelantikan kades sendiri sempat tertunda dua kali, dimana jadwal semula pada 13 September lalu. Kemudian diundur menjadi 19 September. Namun pelantikan baru terlaksana pada Rabu, (26/9).

Hal itu disebabkan, para kades meminta agar Bupati Sarolangun, Drs. H. Cek Endra langsung yang melantik. Sedangkan Bupati sedang melakukan perjalanan dinas, sehingga pelantikan sempat terunda sebanyak dua kali. (RIP)
Share:

Jumat, 28 September 2018

Rita Suryani, Hadiri PMT Tingkat Kecamatan* Ajak Masyarakat Cerdas Memilih







TANJUNGAGUNG MSM.COM- Pengajian Majlis Taqlim (PMT) tingkat Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Muratara bertepatan dimasjid Al-Taqwin.

Dihadiri langsung oleh ketua PMT Kabupaten Muratara, Rita Suryani, Camat Karang Jaya, Makmun Habib, Kades Tanjung Agung, Korbila  para Kades serta masyarakat pada umumnya, Jumat (28/9).

Kades Tanjung Agung, Korbila mengucapkan banyak terima atas  kedatangan PMT desa yang sempat hadir. Mohom maaf apabila ada kesalahan dalam penyambutannya.

"Untuk Desa Tanjung Agung PMT, Sudah lama berjalan yang dibentuk di Kabupate m
Muratara, khusunya di Desa Tanjung Agung akan membawa baroka bagi kita bersma. Karena mendakatkan kita kepada tuhan yang maha esa," ungkapnya. Kepada koran ini.

Camat Karang Jaya, Makmun Habib mengatakan ucapan terimakasi kepada masyarakat telah mengikuti pengajian ini. Perlu saya ingatkan saat ini kita sudah memasuki tahun Caleg mulia dari tingkat Kabupaten, Provinsi sampai pemilihan Presiden. "Maka dari itu, saya mengajak masyarakat jangan sampai terpecah bela," ingak Camat.

Dijelaskannya, karena khususnya di Kecamatan Karang Jaya hanya 4 kursi. Maka banyak Caleg yang tersingkir, kemungkin bisa membuat masyarakat terpeca bela maka hal ini harus dihindari.

"Kita berharap DPR yang terpilih nanti dapat merespon aspirasi masyarakat Muratara.Mohon dukungannya masyarakat untuk memajukan Kecamatan Karang Jaya," ajaknya.

Sementara itu, Ketua PMT tingkat Kabupaten Muratara, Rita Suryani dalam sambutannya mengucapkan terimakasi telah melaksanakan pengajian bulanan ini. Hal ini harus terus ditingkatkan. "Untuk kades terus mengajak masyarakat untuk aktip dalam pengajian, selain itu  harus akti pengajak anak untuk mengaji. Salah lihat karang jaya aktip pengajian," ujar Rita Suryani yang juga Caleg DPRD Provinsi Sumsel Nomor Urut 5 itu, dari partai PDI Perjuangan.

Selain itu, Rita Suryani mengharapkan, kepada masyarakat harus cedas memilih Caleg agar pada saat duduk nantinya benar-benar memikirkan Davil masing-masing, bukan kepentingan golongan atau kelompok. (Hamkam).
Share:

12 Koperasi Ikuti Pelatihan




MURATARA MSM. COM-Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindagkop)  menggelar acara Pelatihan Manajemen Pengelolaan Koperasi Unit Desa.

Acara yang di pusatkan di pondok pesantren Almathiriya desa Lawang Agung kecamatan Rupit  diikut oleh 12 koperasi.


H. Samsu Anwar mengatakan tujuan nya di gelar pelatihan ini guna meningkatkan pengawasan kepada koperasi dan juga memberi arahan - arahan bagaimana caranya bisa mengangkat perekonomian anggota koperasi itu.

Lebih lanjut ia mengatakan mulai dari administrasi dan seterusnya kita tata supaya koperasi itu bisa berkembang dan bisa bersaing. Ungkap nya

Sementara itu Padila sebagai pelaksana acara mengatakan kegiatan ini berlangsung diadakan selama tiga hari yang diikuti 12 koperasi yang ada di muratara.

Guna meningkatkan sumber daya manusia dan pengurusan koperasi untuk kemajuan dan perkembangan koperasi dengan ada nya pelatihan ini diharapkan kepada koperasi koperasi yang ada di muratara. Supaya aktip dan sesuai peraturan yang berlaku. (MJ)
Share:

Kades se Kecamatan Selangit Belum Kembalikan R2 Bantuan Pemerintah



MUSIRAWAS MSM. COM - Kepala Desa (Kades) se Kecamatan Selangit Kabupaten Musi Rawas (Mura) belum mengembalikan kendaraan roda dua berjenis suzuki stunder 125 cc yang di perbantukan melalui dana Anggaran Bantuan Gubernur (Bangub) Provinsi Sumatera Selatan (Sum-Sel) di tahun 2005.

Untuk kepentingan kendaraan operasional Desa,agar dalam melaksanakan tugas di Desa tidak terlambat dan terhambat.

Menurut Camat Selangit Kabupaten Mura Cristiandi Argani (28/9) saat di tanyai awak media melalui ponselnya ,dirinya mengatakan semenjak saya menjadi Camat selangit belum mengetahaui soal kendaraan tersebut.

Karena baru menjabat kemungkinan baru genap satu tahun ,dari di lantik jadi Camat bulan januari 2017 yang lalu.

" Na karena itu soal kendaraan Dinas Kades yang di bantu tahun 2005 saya kurang memahami ,sebab belum ada pemberitahuan dari Sekretariat Kerja Prangkat Daerah (SKPD) terkait," Kata Camat.

Lanjut Camat Selangit jika memang kendaraan R2 itu di bantu tahun 2005 semua Desa mendapatkan ,jumlah Desa se kecamatan selangit yang ada sebanyak 9 Desa 1 kelurahan .

" Dan saya menghimbau apabilah Kades merasa menerimah barang bantuan kendaraan operasional R2 tersebut segera di kembalikan,sebab itu aset daerah," Himbau Camat.(zul)
Share:

Kamis, 27 September 2018

30 Calon Pengantin Terima Bimbingan Perkawinan



MURATARA MSM. COM - Sebanyak 30 calon pengantin yang masuk kedalam Kecamatan Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), terima bimbingan perkawinan, yang dalam hal ini Kementrian Agama (Kemenag) Muratara sebagai Badan Penasihat Pembinaan Dan Pelestarian Perkawinan (BP4). Kegiatan yang berlangsung di Masjid Taqwa, Kelurahan Muara Rupit, Kabupaten Muratara tersebut berlangsung sekitar pukul 08.00 wib juga di hadiri KUA Rupit Joni.

Kepala Seksi (Kasi)) Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam, Ali Qurfon, saat dikonfirmasi mengatakan jika bimbingan atau pembekalan bagi pasangan pengantin tersebut bertujuan agar mereka bisa menjadi pasangan yang pertama dan yang terakhir.

"Kita berharap kepada 30 pasangan tersebut bisa menjadi pasangan hingga Allah yang memisahkan mereka. Maka dari itu kita beri mereka pembekalan, baik dalam segi teknis, karena selama ini banyak dan bermacam-macam dinamika dalam perkawinan," katanya.

Ia melanjutkan, bimbingan yang diberikan tersebut semoga bisa menjadi suri tauladan bagi setiap pasangan. Sehingga apa yang menjadi tujuan setiap pasangan bisa terwujud. "Semoga mereka bisa mengelola rumah tangganya dengan sebaik-baiknya. Sehingga dapat terwujud keluarga sakina mawadah dan waromah yang dicita ciatkan mereka, sesuai tuntunan islam" lanjutnya.

Ia juga mengatakan jika bimbingan tersebut merupakan salah satu antisipasi pernikahan dini, sehingga pengawasan orang tua kepada anak sangat diharapkan, terutama dalam pergaulan. "Ini salah satu bentuk antisipasi terkait pernikahan dini yang masih dalam pengawas orangtua. Di harapkan bagi orang tua memberikan pengawasan untuk anaknya dalam hal pergaulan. Apa lagi zaman sekarang serba cangih, jadi mereka bisa dengan mudah mengakses setiap info yang diinginkan," ujarnya.

Sementara Lia, warga kecamatan Rupit, salah satu pasangan yang ikut bimbingan mengatakan bahwa  dirinya sangat beruntung bisa mengikuti kegiatan tersebut, karena ia menilai banyak keuntungan dalam bimbingan yang diberikan dari Kemenag Muratara tersebut.

"Yang jelas kegiatan tersebut menjadi motivasi saya, yang tadinya belum tau sekarang tahu, dan yang tadinya tidak mengerti sekarang mengerti," pungkasnya.(MJ)
Share:

Bantuan R2 Di Kecamatan Stl Ulu Terawas 2 Desa Tak Tau Rimbahnya




MUSIRAWAS MSM. COM- Kendaraan Roda Dua (R2) bernopol polisi (BG) plat merah yang berjenis Sepada Motor Stunder yang di berikan Pemerintah Kabupaten Musi Rawas (Mura) Provinsi Sumatera Selatan (Sum-Sel) pada tahun 2005 lalu.

Menurut informasih yang di dapat awak media di lapangan bahwa kendaraan sepada motor R2 jenis stunder tersebut belum masuk ke aset daerah.

Maka dari itu Pemerintah Kecamatan Suku Tenggah Lakitan (STl) Ulu Terawas Kabupaten Musi Rawas (Mura) guna mengecek kondisi kendaraan sepeda motor Dinas Kepala Desa (Kades) yang di perbantukan oleh Pemerintah Daerah.

Yang di berikan beberapa tahun yang lalu,untuk saat ini seluruh barang kendaraan sepeda motor R2 tersebut di kumpulkan Pemerintah Kecamatan.

Camat Stl,Ulu Terawas Kabupaten Mura Saparudin Husein S,Sos melalui Kepala Seksi Pemerdayaan Masyarajak Desa (Kasi PMD) Romaidi (27/9) membenarkan kalau saat ini Pemerintah Kecamatan Stl,Ulu Terawas sudah mengumpulkan semua kendaraan R2 bantuan tahun 2005 yang lalu.

Kendaraan R2 itu di berikan sebanyak 12 Desa se Kecamatan Stl,Ulu Terawas dan baru terkumpulkan 10 kendaran ,sedangkan dua desa lagi belum kembalikan sebab tidak tau rimbanya karena Kades yang baru tidak menerimah.

Sala satunya Desa Babat menurut surat keterangan yang ada bahwa Kades yang menjabat saat tidak tau posisi kendaran sepeda motor R2 tersebut.

Karena sewaktu usai pelantikan Kades tidak menerimah kendaraan itu,begitu juga untuk Desa Sukakarya yang di pimpin Fuji Wastito saat ini beliau juga tidak tau keberadaan kendaraan R2 tersebut.

" Sebab beliau juga baru menjabat sebangai Kades ,menurut Kades Sukakarya fuji wastito yang lebih tau itu Sekretaris Desa (Sekdes) soalnya selain menjabat sekdes beliau juga pernah menjabat Pelaksana Jabatan Sementara (Pjs) Kades Desa Sukakarya,"Kata Kasi PMD.

Sementara itu Bendara Barang Kecamatan Stl Ulu Terawas Sodikin menambahkan dari 11 Desa se Kecamatan 10 di antaranya sudah mengembalikan barang kendaran R2 itu namun dua lagi masi dalam proses pencarian ,sebab kades saat ini tidak menerimah kendaraan itu.

Sedangkan 10 Unit kendaraan R2 itu sudah di gudang sekarang tinggal lagi bagian Aset daerah untuk mengambilnya atau meleleng barang kendaraan tersebut.

" Namun kondisinya ada dua lagi yang masih 50 persentase sedangkan yang lainnya di bawah 50 persentase ,kelengkapan kendaraan sepeda motor tersebut,"Terang Sodikin.

Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Zulkifli Idris melalaui Kepala Bidang (Kabid) Aset Andika Jaya saat di konformasi awak media menjelaskan saat ini memang kendaraan Dinas sepeda motor R2 itu termasuk aset Daerah.

Akan tetapi saat ini saya belum tau tentang kondisinya dan kelengkapan barang tersebut ,karena saya baru di lantik menjadi Kabid Aset Daerah Pemkab Mura bulan mey kemarin.

" Untuk lebih jelas lagi tanyakan langsung ke Kecamatan sebab di sana sudah ada pencatat barang dan aset ," Jelas Andika.(zul)
Share:

Tim Surveyor Akreditas FKTP Kunjungi Puskesmas Muara Rupit



Tim Surveyor Kementerian Kesehatan di Puskesmas Muara Rupit
-------------------------------------------------------------------


MURATARA MSM.COM - Puskesmas Muara Rupit Kecamatan Rupit Kabupaten Musi Rawas Utara, Rabu pagi (26/9) kedatangan Tim Surveyor Akreditasi Fasilitas Tingkat Pertama (FKTP) Kementerian Kesehatan.

Kedatangan tim tersebut, ke Puskesmas Muara Rupit dalam rangka melihat secara lebih dekat, bagaimana pelayanann kepada masyarakat.

“Kemudian nantinya dinilai untuk mendapatkan Akreditasi sesuai Standar yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan” kata KUPT Puskesmas Muara Rupit, Devi Erawati, SKM. 

Ditambahkannya, tujuan dari tim Surveyor ke Puskesmas Muara Rupit untuk memantau sekaligus menilai pelayanan yang ada di Puskesmas Muara Rupit. Penilaian oleh tim Surveyor sendiri akan berlangsung selama tiga hari kedepan terhitung sejak Rabu kemarin.

“Tim akan menilai pelayanan di Puskesmas Muara Rupit. Setelah itu, Komisi FKTP yang akan menentukan tingkat kelulusan Akreditasinya” jelasnya.

Erawati memaparkan, aad tiga hal yang akan menjadi penilaian dalam Akreditasi tersebut. Diantaranya sistem administrasi, sarana prasarana serta pelayanan. Terkait ketiga penilaian itu, dirinya optimis, Puskesmas Muara Rupit mampu memenuhi kriteria yang dibutuhkan

“Pelaksanaan Akreditasi Puskesmas ini dilaksanakan guna memenuhi Visi - Misi Bupati Muratara yang ingin meningkatkan pelayanan di bidang kesehatan” tukasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Muratara melalui Bidang Pelayanan Kesehatan dan Sumber Daya Kesehatan, mengiyakan bahwa kedatangan tim Surveyor ke Muratara dalam rangka akreditasi di dua Puskesmas yakni Puskesmas Muara Rupit dan Puskesmas Karang Dapo.

Dijelaskan, tim Surveyor dari Kementerian Kesehatan berjumlah 3 orang terdiri dari Tim Upaya Kesehatan Perorangan (UKP), tim Administrasi dan UKM (Upaya Kesehatan Masyarakat).

“Tujuan Akreditasi untuk mendapatkan pelayanan yang Standar berdasarkan Permenkes Nomor 75 tahun 2012 dan bentuk pengakuan berarti pelayanan Puskesmas ini sudah memenuhi Standar Kementerian Kesehatan” jelasnya. (MJ/ZIL).
Share:

Kades Minta, Talud Secepatnya Dibangun



Kades Muara Batang Empu, Budi Iswandi
-------------------------------------------------------------------


MURATARA MSM. COM- Sepertinya Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), tidak dapat merespon setiap usulan dari Desa yang sudah diajukan.

Kepala Desa (Kades) Muara Batang Empu, Budi Iswandi mengatakan ditahun 2016 lalu, kita sudah mengajukan usulan pembangunan Talut penahan tebing. Namun sampai saat ini usulan tersebut belum juga direlisasikan oleh Pemkab Muratara.

"Ada apa ini ? Pada hal usulan ini sudah lama kita sampaikan, dan sangat dinanti-nantikan oleh warga," tanya Kades.

Sebab, Lanjut Kades apabila usulan ini tidak direlisasikan pada tahun 2019 mendatang. Maka akibatnya sangat patal. "Ya, apabila tidak dibangun tahun 2019 mendatang. Maka jalan Provinsi akan putus, pada saat hujan tiba, sebab terjangan air sangat deras," jelas Budi, kepada koran ini. Rabu (26/9).


Lebih lanjut ia mengatakan , Talut penahan tebing tersebut berada di dusun 2 dan 3. Desa Muara Batang Empu, dan apabila tidak secepatnya dibangun maka akan berdampak pula dengan rumah-rumah warga yang berada disana."apabila tidak secapat mungkin dibangun. Maka rumah warga yang berada disekita talud. Akan roboh, kerena dereanya air pada saar hujan tiba," papar sang Kades dengan nada berharap.

Dikatanya, panjang talut tersebut diperkirakan sepanjang 200 meter. Usulan tersebut, juga sudah kita sampai kepihak legislatif baik tingkat Kabupaten maupun Provinsi.

Ditempat yang sama, Sopyan ketua BPD Muara Batang Empu juga menambahkan, ya memang benar usulan talut penahan tebing untuk dusun 2 dan 3 sudah kita usulkan pada tahun 2016 lalu. Namun sampai saat ini belum ada relisasinya dari Pemkab Muratara.

Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Muratara, Hendri mengatakan tidak semestinya setiap usulan dari desa itu dapat direspon seluruhnya, karena APBD Kabupaten Muratara masih sangat kecil. "Silahkan usulkan ditahun-tahun berikutnya, muda-mudahan akan direlisasikan pada tahun berikutnya. (Hamkam)
Share:

Rabu, 26 September 2018

Busairi : Awal Dana Kampanye Tertinggi Rp. 1,5 Juta




MURATARA MSM. COM-  15 Partai Politik peserta Pemilu di Kabupaten Muratara telah melaporkan dana awal kampanye sejak Minggu (23/9).

Dari laporan yang masuk,  dana kampanye awal tertinggi berjumlah Rp. 1.500.000 rupiah, yakni dari Partai Perindo.

Demikian diungkapkan Devisi Hukum Komisi Pemilihan Umum (KPU)  Kabupaten Muratara, Busairi.

Dijelaskanya, dari laporan dana kampanye baru dari partai yang hanya baru membuka rekening dana kampanye. "Untuk perorangan belum ada. Sebab dari laporan awal bahkan ada yang Rp. 50 ribu," kata ia.

Disinggung mengeni batasan laporan dana kampanye dirinya katakan sampai pada bulan Januari 2019. Dimana untuk batasannya perorangan sebesar Rp. 2,5 M dan Kelompok 25 M. "Nah diainilah kita akan mengetahui siapa yang menyumbang atau tidak untuk dana kampanye," kata ia.

Disinggung mengeni teknis penggunaanya, bahwa segala bentuk legiatan kampanye yang mengeluarkan dana terlapor dalam kegiatan kampanye. "Apapun bentuk kampanye harus terlapor dalam laporan dana kempanye," tegasnya.

Terpisah ketua KPU Muratara, Agus Marianto menambahkan bahwa bahwa semua partai politik sudah melaporkan kecuali partai bekarya yang belum lengkap.

"Untuk laporan awal dana kempanye semunya sudah melapor kecuali. Partai Bekarya yang belum lengkap." Utaranya singkat. (Hamkam)
Share:

Selasa, 25 September 2018

Bupati Mura Balek Dusun Tinjau Uma Inovasi Selangit


Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan meninjau Uma Inovasi
-------------------------------------------------------------------


MUSIRAWAS MSM. COM- Bupati Kabupaten Musi Rawas (Mura) H Hendra Gunawan bersama Ibu Hj Novi Hendra Gunawan mendadak pulang kampung (Dusun) di Kelurahan Selangit guna meninjau Uma Inovasi Pemuda Selangit.


H Hendra Gunawan Bupati Kabupaten Mura (25/9) menyampaikan dengan adanya peninjauan Uma Inovasi ini kedepan saya  meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan SKPD  yang hadir pada sore hari ini , kedepan agar dapat membantu mengembangkan kreasi dan inovasi pemuda dengan mempublikasikan hingga lain sebangainya.

Sebab dunia sekarang sudah demikian berubah yang dahulu masih minim pengetetahuan ,namun sekarang sudah banyak pengetahuan yang masuk ke Desa-Desa maupun ke Kelurahan.

 Jadi hal ini harus kita  kembangkan dengan baik dan promosikan ,dan kedepan nanti apapun bentuk  inovasi dan kreasi di desa harus cepat tangap ,meski kab mura masih banyak dalam kekurangan.

" Karena untuk menciftakan pembangunan suatu daerah mulai dari inovasi dan kreasi sehingga terciptalah suatu pembangunan yang berinovasi ," Pintak Bupati.

Orang nomor satu di Kabupaten Mura juga berpesan dengan kemajuan teknologi pada zaman sekarang ini,sebaiknya agar dapat di pergunakan dengan baik.

Soalnya suatu teknologi yang berjenis Henpone itu jika dipergunakan dengan baik dapat menciftakan suatu penghasilan baik itu karya maupun uang.

Jangan sampai dengan kemajuan teknologi yang tumbuh di masa kini dapat meyebabkan suatu kerusakan moral maupun lain sebagainya.

Contoh kecil saja ,di Kecamatan Selangit ada suatu jalan yang mengalami kerusakan masuk fesbuker atau jaringan internet lainnya.

" Ini yang harus kita cega ,bukan bearti tidak boleh mempublikasikan yang jeleknya  ingin yang bagus saja Pemerintah Daerah,namun kita Mura ini masih banyak butu pembenahan jadi mari kita tuntaskan yang belum terpenuhi itu dulu dengan solusi yang baik,"Pesan Bupati.

Crisriandi Argani Camat Selangit mengucapkan ribuan terimakasih kepada Bupati Mura H Hendra Gunawan beserta Kapala Sekretariat Kerja Prangkat Daerah (SKPD) seperti Plt Kadin Kominfo M Rozak ,Plt Kadin BLH Armerudin ,Kadin Sosial Agus Susanto ,Plt Kadin Pertanian Tohirin ,Kadin Kesehatan Kadin DPMD,Kadin Perternakan,Kadin Perdangangan.

" Dan instansi terkait lainnya belum tersebutkan secara satu persatu yang hadir pada kegiatan peninjauan inovasi pemuda hingga pemasaran produk unggulan di Uma Inovasi dalam Kelurahan Selangit pada siang hari ini," Ucap Camat.

Di tambah Cristiandi Argani,Uma Inovasi itu ialah suatu hasil karya anak-anak muda dalam wilayah kelurahan selangit,yang memiliki skil dan kemampuan hingga pola pikir positif.

" Sehingga dapat menciftakan suatu karya-karya yang bagus yang dapat di manfaatkan oleh masyarakat banyak khususnya kelurahan selangit," Kata Camat.

Orang nomor satu di Kecamatan Sepangit Cristiandi Argani sangat berharap kepada instansi yang hadir ini dapat membantu mengembangkan dan membudidayakan Uma Inovasi ini.

" Karena dengan ditunjukan hasil karya-karya pemuda memiliki pola pikir yang positif dan bagus,perlu di supot hingga dibantu agar dapat berkembang pada massa yang akan datang,"Harap Camat.

Ketua Kelompok Uma Inovasi Selangit Januardi Betra Kurnian menuturkan kalau asal mula berdirinya Uma Inovasi Selangit ini berasal dari ide bersama-sama teman-teman dan sanak keluarga sehingga terciplah Uma Inovasi.

Dengan cara memperdayakaan masyarakat desa yang mau berwirausaha ,dan yang tergabung dalam Kelompok Tani Harapan Jaya.

" Selain daripada itu umur Uma Inovasi ini hampir  genap satu akan tetapi kami telah beberapa kali mendapatakan hasilnya dari Uma Inovasi ini," Tutur Januardi.

Januardi menjelaskan ada beberapa poin yang akan kami tawarkan dan publikasikan pertama Perkebunan Karet ,Kopi Selangit,Jamur Tiram,Budi Daya ikan lele,Budi Daya ikan patin,Hidroponik, payment point online bank (PPOB) dan PPOB adalah sistem pembayaran secara online dengan memanfaatkan fasilitas perbankan hingga yang terakhir bank sampah masih dalam proses.

" Dalam pengelolaan Uma Inovasi ini kami tidak sendirian namun ada beberapa orang anggota yang ikut andil dalam pengelolaan Uma Inovasi," Jelas Januardi.(zul)
Share:

Kades Minta Kretivitas Pemuda Dapat Dikembangkan



Kadisperindakop , H Samsu Anwar
-------------------------------------------------------------------


KARANGJAYA. MSM. COM- Pohon bambu yang ada di hutan sepintas memang tidak ada harganya, namun di tangan orang-orang kreatif bambu bisa disulap menjadi kerajinan tangan yang bernilai jual.

Seorang pemuda di Desa Terusan, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sudarsono, mampu menyulap bambu menjadi miniatur unik, seperti kapal laut dan perahu.

Tidak banyak peralatan yang dia dibutuhkan, hanya bermodalkan parang dan bambu yang diambil di hutan, namun hasil kreatifitas dari jari Sudarsono mampu mendulang pundi-pundi rupiah.

Kendati demikian, karyanya itu belum banyak dilirik orang, lantaran keterbatasan sarana promosi dan publikasi, dia mengaku miniatur kapal dan perahu yang dibuatnya masih tergolong anyar.

"Saya masih belajar, kedepan akan dikembangkan lagi, karena terbatas alat, hasilnya juga baru sebatas ini," ujarnya, kemarin.

Saat ditanya soal pemasaran, Sudarsono mengaku sejauh ini hasil kreatifitasnya belum begitu dipasarkan di berbagai daerah atau pasar kelas atas, hanya baru sebatas group info jual beli di media sosial facebook.

"Sudah ada beberapa orang yang menanyakan harganya, tapi saya belum bisa mematok harga yang pas, karena harus disesuaikan dengan bahan dan tingkat kesulitan dalam pembuatannya," kata dia.

Sementara itu, Kepala Desa Terusan, Irsan mengatakan inovasi-inovasi seperti ini sejatinya harus dikembangkan sehingga menjadi icon tersendiri bagi Desa Terusan khususnya dan Muratara pada umumnya.

"Tentunya kita bangga dengan adanya karya-karya anak muda seperti ini, dan ini perlu dikembangkan oleh Dinas Terkait, karena tidak banyak orang punya kreatifitas seperti ini," ujarnya.

Menurut dia, seharusnya karya Sudarsono itu sudah dikenal banyak orang, minimal masyarakat Kabupaten Muratara, namun lantaran minimnya sarana informasi, maka inovasinya baru dikenal di tingkat desa.

"Harapan kita kedepan inovasi seperti ini dapat dikembangkan dan lebih terkenal lagi, kita tunjukkan kalau pemuda Muratara inovatif dan kreatifi," katanya.

Sementara itu Kepala Disperindako Muratara, H Samsu Anwar mengatakan kalau memang ada karya-karya warga didesa silahkan sampaikan dengan kami. Berbentuk provosal, muda-mudahan ditahun 2019 akan kita bantu.
 (Hamkam)
Share:

Kecamatan Selangit Dapat 4 Besar Lunasi PBB, Tahun Depan Targetkan Peringkat Pertama



MUSIRAWAS MSM. COM– Pemerintah Kecamatan Selangit Kabupaten Musi Rawas (Mura) Provinsi Sumatera Selatan berhasil mendapat peringkat yang memuaskan dalam hal pelunasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Dimana sebelumnya, Kecamatan Selangit menempati peringkat ke-7. Tahun ini, Pemerintah Kecamatan Selangit naik ke peringkat ke-4 Pelunasan PBB dari 14 Kecamatan se Kabupaten Musi Rawas.

Camat Selangit, Cristiandi Argani, Selasa (25/9) mengaku bangga sekaligus bersyukur dengan peningkatan yang diraih oleh Kecamatan Selangit dalam pelunasan PBB. Naiknya peringkat Kecamatan Selangit menjadi 4 besar cukup membanggakan.

Saat ditanya mengapa Kecamatan Selangit masuk dalam kategori 4 besar dalam pelunasan Pembayaran PBB se Kabupaten Musi Rawas. Dirinya menjelaskan, limit pelunasan PBB sebenarnya sampai Desember 2018 mendatang.

Namun, sebelum limit waktu yang ditentukan. Tepatnya pada akhir September ini. Pemerintah Kecamatan Selangit sudah melunasi pembayaran PBB. Pada saat pelunasan PBB, ternyata Kecamatan Selangit berada diurutan keempat, dibandingkan dengan kecamatan – kecamatan lain yang terlebih dahulu menyetorkan pelunasan PBB sebelum Kecamatan Selangit.

“Walaupun Kecamatan Selangit belum bisa meraih predikat pertama dalam pelunasan PBB. Tapi sukur Alhamdulillah sudah masuk 4 besar” ucap Camat.

Kendati berhasil masuk 4 besar, dibawah kepemimpinannya, Cristiandi Argani bertekad akan bekerja keras untuk membangun Kecamatan Selangit terutama dalam hal pelunasan PBB. Ia menargetkan, tahun depan kecamatan Selangit dapat meraih nomor satu dalam hal pelunasan PBB se Kabupaten Musi Rawas.

“Jangan hanya jadi penonton saja. Tapi kedepan harus tampil beda, dan harus tampil dipanggung kejuaraan” tukas Camat. (ZUL)
Share:

Kepala MTsN 1 Muratara, Hadiri Pembukaan KSM Tingkat Nasional 2018



MURATARA MSM. COM– Kepala Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri 1 Muratara Provinsi Sumatera Selatan, Hj. Sri Widayati, M.Pd menghadiri kegiatan Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tingkat Nasional. Pembukaan KSM pada Selasa (25/9) berlangsung di Gedung Bungkuk Kompleks Sekolah Tinggi Olahraga (STO) Bengkulu.

Melalui pesan Whatsapp, Hj. Sri Widayati, M.Pd menjelaskan keikutsertaannya pada KSM tingkat Nasional Tahun 2018 di Bengkulu sesuai kapasitasnya sebagai tenaga pendidik dan kependidikan berdasarkan Undangan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Selatan No: 1892/Kw.06.4/PP.00.4/08/2018

Kehadiran dirinya dalam KSM Tingkat Nasional juga, sebagai kapasitasnya yang merupakan Kepala Induk Kelompok Kerja Madrasah (KKM). Dimana, para Ketua KKM juga hadir pada kegiatan KKM tingkat Nasional tersebut.

“KSM ini merupakan kegiatan yang berjenjang mulai dari tingkat Kabupaten hingga ke tingkat Nasional. KSM digelar dalam rangkat meningkatkan kompetensi para peserta didik madrasah” jelas Hj. Sri Widayati, M.Pd.(ZIL)
Share:

4 Bulan Warga Lubuk Kemang Kesulitan Sinyal


Supri sedang berusaha mendapatkan sinyal hp
-------------------------------------------------------------------



MURATARA MSM. COM-Sudah beberapa bulan terakhir, warga Desa Lubuk Kemang Kecamatan Rawas Ulu Kabupaten Muratara mengeluh. Pasalnya, sinyal sellular sangat susah didapatkan.

 "Sekitar 4 bulan ini kami susah sekali mendapatkan sinyal. Kami kesulitan berkomunikasi lewat handphone. Padahal hanya hp inilah yang menjadi andalan kami untuk berkomunikasi jarak jauh" tutur Supri kepada MSM. COM, Selasa (25/9).

 Ia menuturkan, akibat susahnya mendapatkan sinyal sellular. Banyak urusan warga menjadi terganggu, terutama urusan yang mengharuskan menggunakan HP.

 Ia mengakui, sinyal HP memang terkadang ada. Namun, untuk mendapat sinyal HP warga harus keluar rumah. Bahkan, sinyal hanya ada ditempat - tempat tertentu.

Untuk itu, dirinya berharap pihak terkait dapat memperhatikan hal tersebut. Agar ia dan warga lainnya tak kesulitan saat hendak berkomunikasi. (ZIL).
Share:

Senin, 24 September 2018

Cegah Tindak Kejahatan, Polsek Nibung Laksanakan KKYD





MURATARA MSM. COM -  Dalam rangka mencegah tindakan kejahatan seperti pencurian dan penodongan khususnya di wilayah Kecamatan Nibung Kabupaten Muratara, Polsek Nibung melaksanakan KKYD (Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan), kemarin.

Kapolsek Nibung IPTU Amirudin Iskandar beserta Personelnya sekitar pukul 09.00 WIB s.d 17.00 WIB, melaksanakan giat KKYD dengan melaksanakan patroli ke pemukiman penduduk Desa Sumber Makmur, Patroli di jalan sepi antisipasi 3C di Jalan Umum Desa Jadi Mulya, Patroli ke obyek vital Bank BRI unit Bumi Makmur dan menghadiri giat sedekah masyarakat Desa Bumi Makmur.

Cara yang dilakukan Polsek Nibung dalam pelaksanaan KKYD yaitu dengan patroli, sambang dan pengamanan di objek vital. Dengan cara ini lebih evektif untuk mencegah terjadinya kejahatan karena mengingat jarak antar Desa cukup jauh dan masih sepi.

Kapolres Musi Rawas AKBP Bayu Dewantoro, SIM., MM saat dikonfirmasi mengatakan bahwa Polres Musi Rawas dan Polsek jajaran setiap hari melaksanakan KKYD. Karena dengan adanya kegiatan ini masyarakat sangat mendukung adanya keberadaan Polisi ditengah-tengah masyarakat, sehingga dapat membatalkan niat dari pelaku kejahatan untuk melaksanakan aksinya, jelas Kapolres. (Hamkam)
Share:

Dana BOS Di Mura ,Tahap 3 Sudah Di Cairkan




MUSIRAWAS MSM. COM- Pemerintah Kabupaten Musi Rawas (Mura) Provinsi Sumatera - Selatan (Sum-Sel) melalui Dinas Pendidikan dalam rangka meningkatkan kwalitas dunia pendidikan telah mencairkan Dana Bantuan Sosial (BOS) untuk tahap ke 3 (Tiga).

Baik untuk tingkat Pendidikan Sekolah Dasar Nageri (SDN) ,Sekolah Dasar (SD) Swasta ,Sekolah Menengah Pertama (SMP) maupun yang swasta.

Pelaksana Tugas ( Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mura Erwan Efendi di dampingi Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan melalui Kepala Seksi (Kasi) Peserta Didik Supriyadi ( 24/9) mengatakan sebenarnya bantuan dana BOS untuk tahap ketiga memang sudah cair.

Pada tanggal 17 September kemarin ,baik untuk tingkat SDN maupun SMP telah di cairkan,melalui Rekening Sekolah masing-masing.

" Tidak melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Mura akan tetapi ptosedur dan juknisnya saja di ketahaui Disdik Kabupaten," Kata Supriyadi.

Dilanjutkan Supriyadi pencairan bantuan dana BOS itu mekanismenya memang dari Pemerintah Provinsi melalui Dinas Pendidikan Provinsi dan langsung di transper ke rekening sekolah masing-masing.

Sedangkan Disdik Kabupaten hanya mengetahaui saja kalau bantuan dana BOS itu sudah cair,begitu juga untuk berapa besar setiap sekolah yang menerimah bantuan dana BOS tersebut.

Tergantung dari berapa banyak jumlah peserta didik (anak murid) yang masuk dalam katagori keterangan tidak mampu,untuk persiswanya mendapat bantuan sebesar Rp 800 ratus ribu rupiah itu bagi peserta didik tingkat SDN maupun Swasta.

" Sementara untuk di tingkat SMP itu mendapatkan sebesar Rp. 1 juta rupiah ,se Kabupaten Musi Rawas ," Ucapnya.

Pencairan dana BOS di tahap ketiga sebesar  20 persentase itu untuk tingkat SDN sebanyak 304 dan 10 SD swasta,namun di tingkat SMPnya 54 Negeri 12 yang swawta dalam wilayah Kabupaten Mura.

" Dana bantuan BOS di gelontorkan pemerintah sebesar Rp 6 ,944,640 Milyar untuk tingkat SDN yang swasta Rp 303,840 triwulan ketiga dengan total 7248480000,sedangkan untuk SMP Rp 3.449.800,' Jelasnya.


Karena dana BOS itu bentuknya bantuan kami selaku Disdik Kabupaten Mura menghimbau,dapat di pergunakan dengan baik sesuai yang sudah terterah dalam pengunaan harus sesui juknis permendikbud 1 tahun 2018.

" Agar kedepan tepat sasaran ,tidak menyimoang dari RKAS (Rencana Kerja Anggaran Sekolah) dan penataan pengeloalaan permendakri no 910/106/Sj/2017," himbaunya.(zul)
Share:

Dapat Bantuan Komputer, SMPN Sungai Jauh Akan Gelar UNBK Sendiri



Kepala SMPN Sungai Jauh Helyawati
(Foto : Tanzil Editor : Andy Afriansyah) 
-------------------------------------------------------------------


MURATARA MSM. COM - Pada tahun ajaran 2018/2019 ini, SMP Negeri Sungai Jauh Kecamatan Rawas Ulu Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) akan menggelar Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) mandiri.

Hal itu lantaran SMP Negeri Sungai Jauh telah mendapatkan bantuan 40 unit Komputer dari Dinas Pendidikan Kabupuaten Muratara. Saat ini, 40 unit komputer tersebut siap dioperasikan.

"Tahun ini kami tidak lagi menumpang di SMKN Rawas Ulu untuk melaksanakan UNBK. Karena Insya Allah, tahun ini sudah melaksanakan UNBK sendiri. Semua itu berkat bantuan pemerintah dalam hal ini Dinas Pendidikan Kabupaten Muratara" ungkap Kepala SMPN Sungai Jauh Helyawati, Senin (24/9).

Ia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak terutama Dinas Pendidikan yang telah memberikan bantuan berupa 40 unit komputer kepala SMPN Sungai Jauh. Diakuinya, pemerintah sangat serius memperhatikan sektor pendidikan. Salah satu bukti, dengan adanya bantuan komputer kepada SMPN Sungai Jauh.

Dirinya berjanji, akan memanfaatkan bantuan komputer yang diberikan tersebut untuk kemajuan dunia pendidikan. Terutama dalam bidang teknologi. Karena diera digital seperti saat ini, teknologi sudah menjadi kebutuhan.

"40 unit komputer ini nantinya tidak hanya difokuskan untuk melaksanakan UNBK saja. Tetapi seluruh siswa kami yang berjumlah 236 akan kami ajarkan bagaimana cara mengoperasikan komputer" tambah Helyawati.

Helyawati menjelaskan, minat siswa untuk meneruskan ke SMPN Sungai Jauh cukup tinggi. Mengingat letak wilayah siswa yang cukup jauh dari SMPN Sungai Jauh. Mulai tahun ini, Sekolah yang ia kepelai memiliki lokal jauh di Desa Sungai Lanang. (ZIL)
Share:

Apel Pagi, Nanan Pesan Bagaimana Ciptakan Orang Datang ke Linggau


Walikota Lubuk Linggau H SN Prana Putra Sohe menyampaikan amanat pada apel pagi
-------------------------------------------------------------------


LUBUKLINGGAU MSM. COM - Walikota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe pimpin apel pagi dilingkungan sekretariat pemerintah Kota Lubuklinggau bersama Wakil Walikota Lubuklinggau H Sulaiman Kohar. Senin (24/09/2018)

Apel ini merupakan apel perdana walikota dan wakil walikota Lubuklinggau setelah dilantik pada 18 September 2018 lalu oleh gubernur Sumatera Selatan di Palembang.

Dalam amanatnya, H SN Prana Putra Sohe menyampaikan terimakasih kepada aparatur yang lebih dari sebagian menginginkan ia dan wakil walikota H Sulaiman Kohar untuk mempimpin kota Lubuklinggau pada periode kedua.

Disampaikannya juga, bahwa ia dan H Sulaiman Kohar juga berharap kepada aparatur agar dapat bekerja dengan baik agar bagaimana kota Lubuklinggau dapat terus membangun serta melayani masyarakat.

"Selalu saya sampaikan, bahwa kita tidak punya sumber daya alam yang bisa kita andalkan untuk pembangunan, namun kami selalu melakukan hal bagaimana kota Lubuklinggau ramai dikunjungi orang dari luar, dengan demikian perputaran ekonomi di Kota Lubuklinggau menigkat. Bayangkan saja, orang ke Lubuklinggau naik pesawat, nginap di hotel, naik ojek, naik taxi, makan, dan lain-lain hal itu secara tidak langsung berdampak ke perekonomian masyarakat," kata dia.

Kita juga, lanjutnya, harus mempersiapkan diri sebaik mungkin agar orang mau datang ke Lubuklinggau. "Kita hrus mempersiapkan diri agar orang mau ke lubuklinggau. Yang perlu kita benahi dan tingkatkan adalah yang sudah ada saat ini. Juga Menjaga kerukunan, kedamaian, tetap bersatu dan itulah makna Madani dari satu sisinya," paparnya.

"Untuk membangun fisiknya saja, di lubuklinggau kita butuh lebih kurang Rp 3 triliun selama lima tahun. Disinilah kita butuh siasat dan strategi, kita semuanya bekerja, cari dana ke pusat, ke provinsi lakukan kerjasama dengan pihak ketiga," imbuhnya.

Untuk semua hal itu, tentu ia menginginkan seluruh aparatur agar dapat bersama-sama dirinya untuk bisa membangun Lubuklinggau dengan baik tanpa ada rasa perbedaan saat pilkada lalu.

"Kita butuh kebersamaan, pilkada sudah selesai. Jangan lagi neko-neko, ini akan susah kita bersama-sama. Pelaksanaan pemilihan lalu, lebih dari Rp 80 Miliar dana terhabiskan," katanya.

Diakhir amanat, SN Prana Putra Sohe juga menegaskan jangan sampai ada aparatur khususnya yang tidak mendukung arah kebijakan pemerintah.

"Jangan sampai internal kita yang malah mencemooh arah kebijakan, mengkritisi tanpa mengetahui arah kebijakan, kritik boleh namun yang membangun dan memberikan solusi. Jangan mengkritik karena ketidak tahuan," tegasnya.(zul)
Share:

Desa Sukaraya Hasilkan Buah Jeruk Produktif Bupati Mura Ikut Memanen


Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan saat melakukan panen raya buah jeruk di Desa Sukaraya
-------------------------------------------------------------------


MUSIRAWAS MSM. COM – Bupati Musi Rawas, H Hendra Gunawan dan Istri dr Hj Noviar Marlina Gunawan bersama Kepala Kejaksaan Negeri Lubuklinggau, Hj Zairidah, SH, MHum melakukan panen raya buah Jeruk di Desa Sukakarya Kecamatan STL Ulu Terawas, Minggu (24/09/2018).

Selain memanen secara simbolis, Bupati beserta rombongan juga meninjau Kebun Jeruk yang dimiliki oleh Kelompok Tani Sido Lestari dan 12 Kelompok Tani lainnya yang memiliki luas mencapai 18 hektar didampingi oleh Kepala Desa, Camat dan Kapolsek STL Ulu Terawas, Kasdim 0406, Penguru TP PKK Kabupaten, Kecamatan dan Desa serta Anggota Kelompok Tani.

Pada kesempatan itu, Bupati memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Kelompok Tani Sido Lestari yang telah sukses menjadikan Desa Sukaraya ini sebagai sentra komoditi Jeruk. Dirinya berharap Kelompok tani bersama Kepala Desa dan Camat serta SKPD terkait dapat bersinergi untuk meningkatkan produksi buah Jeruk ini sehingga dapat mensuplay kebutuhan buah jeruk untuk Kabupaten Musi Rawas dan Kota Lubuklinggau serta daerah sekitarnya

Untuk itu, Bupati mengintruksikan kepada Instansi terkait agar dapat terus membina dan membimbing serta memenuhi kebutuhan petani seperti bibit, pupuk dan alat pengelolaan tanah serta fasilitas pendukung lainnya sehingga perkebunan jeruk ini dapat bertambah luasan dan produksinya meningkat, dan pada akhirnya kesejahteraan masyarakat desa ini dapat terwujud.

Sementara itu, Kepala Desa Sukaraya, Rudi Setia mengucapkan terimah kasih atas perhatian yang besar dari Bupati Musi Rawas kepada Desa Sukakarya khususnya kepada kelompok Tani tanaman Jeruk ini. Diharapkan dengan kunjungan dan panen raya oleh Bupati ini kedepan masyarakat khsuusnya Petani desa Sukaraya ini dapat lebih makmur dan sejahtera.

Diungkapkan, Rudi, hingga saat ini Desa Sukakarya memiliki kebun Jeruk Seluas 18 Hektar, dari luasan itu sekitar 16 hektar yang produktif, sementara 2 hektar lainnya saat ini masih berumur 1 sampai 2 tahun. Pertahunnya, lanjut Rudi, setiap hektar dapat menghasilkan sekitar 15 ton buah Jeruk dengan harga jual Rp 8000/kg.

Pada kesempatan itu juga, Rudi mengharapkan kedepan Pemerintah Kabupaten Musi Rawas dapat terus membimbing dan membina serta memberikan bantuan kepada kelompok tani didesa sukaraya sehingga kebun jeruk ini dapat terus Produktif dan menjadi komoditas unggulan desa Sukakarya bahkan Kecamatan STL Ulu Terawas. (Zul)
Share:

Warga Prihatin Jalan Rusak


Kondisi terkini jalan penghubung didesa desa di Kecamatan Rawas Ulu
-------------------------------------------------------------------



MURATARA MSM. COM- Kerusakan jalan menuju Desa - desa di Kecamatan Rawas Ulu,  Kabupaten Muratara yang kian rusak parah,  membuat warga prihatin. Jalan yang semakin rusak membuat warga juga khawatir terjadinya kecelakaan bahkan menelan korban. Apalagi memasuki musim penghujan,  jalan licin, banyak aspal pecah.

Warga khawatir dampak dari kerusakan jalan tersebut akan berimbas pada aktivitas ekonomi dan pendidikan yang dari hari ke hari hingga tahun mengalami penurunan.  Sebab jalan merupakan infrastruktur dasar dalam mendukung kemajuan suatu daerah maupun desa.

Seperti yang dikatakan Kamal, (33) Warga Desa Pangkalan, Kecamatan Rawas Ulu.

"Kerusakan semakin parah setelah masuknya aktivitas perusahaan yang tidak memperhatikan atas kerusakan tersebut.  Setelah usai melakukan aktivitas di tinggalkan begitu saja,"katanya

Ia menjelaskan, panjang jalan yang rusak  sekitar 3 kilometer. Mulai dari perbatasan Kecamatan Rawas Ulu sampai perbatasan desa Lubuk Mas.

"3 kilometer tersebut 80% rusak.  Puluhan titik berlobang dan beberapa lobang berdiameter cukup lebar "katanya

Ditambahnya, selain itu kondisi jalan rusak berpotensi menyebabkan kecelakaan mengingat jalan tersebut berupa tanjakan,  bebatuan serta rusak dan berlobang. Tentu ini menghambat semua aktivitas,  apalagi jika hujan turun, kondisi jalan semakin berbahaya untuk dilalui.

Sementara itu,  ketua BPD Desa Lubuk Mas Zakaria membenarkan jalan dimaksud dalam kondisi rusak.  Bahkan ada beberapa titik seperti kubangan kerbau.

"Harapannya pada tahun ini (2019) ada perbaikan dari pemerintah.  Terlepas propinsi ataupun pemda, "harapnya

Mengingat jalan adalah hal yang sangat penting dalam mendukung aktivitas yang ada di pedesaan. Terutama ekonomi dan pendidikan. (Hamkam)
Share:

Bupati : 30 Milyar Bangun Kawasan Ibu Kota Kabupaten



Bupati Muratara HM Syarif Hidayat
(Foto: Net)
-------------------------------------------------------------------




MURATARA- MSM.COM- Masyarakat Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), banyak yang bertanya bahwa sangat sedikit pembangunan dikawasan ibu kota Kabupaten.
Namun hal ini dibantah oleh Bupati Kabupaten Muratara, H. M Syarif Hidayat baru-baru ini.

"Di Ibu Kota Muratara ini, banyak masyarakat bertanya ngapo lambat nian pembangun. Bagi yang kurang mengerti bahwa Pemda tidak memperhatikan pembangunan ibu kota, hal ini tidak benar," ungkap Bupati.

Tetapi paktanya lanjut Bupati, ditahun ini kita kuncurkan anggaran mencapai 30 Milyar untuk pembangunan kawasan ibu kota Kabupaten.

"Kegiatan ini juga, kita minta kepada dinas terkait orang Muratara lah yang bangun. Bukan orang luar daerah," jelas Bupati.


Lebih lanjut Bupati menjelaskan,  kalau orang Muratara yang membangun maka saya yakin ada tangung jawab terhadap pembangunan yang dikerjakan. "Insa Allah ditahun ini, ketika saya lihat progres kemerin. Semua pekerjaan dapat dikerjakan tepat waktu," ujarnya.

Sebab ungkap Bupati, apabila tidak selesai maka akan ada kerugian bagi pihak pelaksana. Dan akan dianggarkan pada tahun-tahun berikutnya."Saya harapkan kedepan Kabupaten Muratara, lebih indah dan lebih bagus. Maka setiap pembangunan dilaksanakan harus didukung oleh masyarakat, dan ditahun ini juga lampu jalan dikawasan ibu kota Kabupaten selesai. ," ungkap Bupati.

Selama ini mati, karena batrenya dicuri wajar kalau malam hari gelap. Kedepan terang benderang.

Selain pembangunan itu. Kita juga membangun masjid Suhada dan Taqwa dipercantik. "Kita tidak bisa membangun masjid Agung, karena lahat tidak ada. Maka untuk sementara masjid yang ada dipercantik dan terus kita benahi," bebernya.

Untuk dibidang kesehatan jelas Bupati, ditahun ini juga kita membangun 6 Puskesmas untuk 6 Kecamatan . Ada yang bertanya mengapa Pemda tidak membangun rumah sakit umum saja. "Sebab kalau kita bangun Puskesmas, masyarakat bisa dekat berobat, maka bisa dirawat disana, ada rawat inapnya dan masyarakat tidak jauh-juah berobat," bebernya. (Hamkam)
Share:

Sabtu, 22 September 2018

Komite SMPN Remban Gelar Rapat Wali Murid


Kepala SMPN Remban Suryati menyampaikan sambutan
-------------------------------------------------------------------


MURATARA MSM. COM - Komite Sekolah SMP Negeri Remban Kecamatan Rawas Ulu Kabupaten Musi Rawas Utara menggelar musyawarah yang dihadiri seluruh wali murid.

Rapat yang digelar di ruang SMP Negeri Remban, dipimpin langsung oleh Ketua Komite Abdul Hasyim.

Dalam kesempatan itu, Ketua Komite menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh wali murid yang telah hadir memenuhi undangan komite SMP Negeri Remban.

"Ada beberapa hal penting yang harus dimusyawarahkan terutama masalah pembangunan. Untuk itulah kami mengundang Bapak - Ibu sekalian" kata Abdul Hasyim.

Diantaranya, rencana pembuatan gapura, taman sekolah dan pagar sekolah yang sudah rusak. Dengan beberapa hal tersebut, pihak komite mengundang para wali murid untuk mencari solusi bersama.

Sementara itu, Kepala SMP Negeri Remban Suryati membenarkan bahwa sekolah yang ia pimpin masih banyak kekuarangan. (ZIL)
Share:

SDN 1 Surulangun Targetkan Juara OSN


Kepala SDN 1 Surulangun Mulyadi Pranata
-------------------------------------------------------------------



MURATARA MSN. COM - SD Negeri 1 Surulangun Kecamatan Rawas Ulu Kabupaten Musi Rawas Utara, menargetkan juara pada Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat Sekolah Dasar (SD) tahun ini.

Untuk meraih target tersebut, mulai Agustus 2018 ini. Pihak sekolah mengadakan kegiatan pelajaran tambahan (les). Demikian dikatakan Kepala SDN 1 Surulangun, Mulyadi Pranata, Sabtu (22/9).

"Kami menargetkan tahun ini siswa dari SDN 1 Surulangun dapat meraih juara pada ajang OSN. Makanya, mulai sekarang persiapan sudah kami lakukan. Salah satunya dengan mengadakan les" kata Mulyadi.

Namun diakuinya, kegiatan belajar tambahan bukan hanya untuk mengejar juara di OSN. Lebih dari itu, untuk menciptakan mutu pendidikan yang berkualitas. Salah satunya dengan mengadakan les.

Ia mengatakan, dengan jumlah peserta didik 232 siswa. Mutu pendidikan di SD Negeri 1 Surulangun, sudah cukup memuaskan. Sebagai contoh pada tahun lalu saja, siswa yang naik ke kelas II, semuanya sudah dapat membaca.

"Itu semua karena komitmen dan kedisiplinan para dewan guru dalam mendidik anak - anak. Kami terus akan terus bekerja keras, untuk mendukung kemajuan pendidikan di Indonesia. Khususnya di Kabupaten Muratara" tukasnya. (ZL).
Share:

Jumat, 21 September 2018

Sekda Harapkan Istiqosa Berkelanjutan


Sekda Muratara H Abdullah Makcik menyampaikan sambutan saat menghadiri pengajian di Masjid Al-Muawwanah Desa Tebing Tinggi
-------------------------------------------------------------------



MURATARA MSM.COM- Pelaksanaan istiqosa pengajian tingkat Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) Yang dilaksanakan dimasjid Al- Muawwanah Dusun II, Desa Tebing Tinggi, Kecamatan Nibung oleh Pemkab Muratara dihadir langsung oleh Sekda Muratara, H. Abdullah Makcik, Camat Nibung, Mizar Sukardi dan Kades Tebing Tinggi, Sahibar Bakri.

Camat Nibung dan juga sebagai ketua panitian tingkat Kecamatan, Mizar Sukardi kami atas nama pemerintah Kecamatan mengucapkan terima kasi, atas kehadiran Pemda Muratara. Ini merupakan kegembiraan hati kami dalam rangka mengikuti pengajian ini.

"Perlu kita sampaikan, pengajian seperti ini juga kita laksanakan setiap hari minggu," ungkap Mizar Sukardi kepada koran ini.

Dijelaskannya, biasanya masyarakat sangat antusias mengikuti pengajian seperti ini. Karena kondisi hujan maka banyak tidak hadir.

"Banyak pembangunan ditahun 2019 sudah kita usulkan, kam  harapkan setiap usul pembangunan dapat dikabul oleh Bupati," pintanya.


Sementara itu, Sekda Kabupaten Muratara, H. Abdullah Makcik dalam sambutannya mengatakan banyak sekali pembangunan yang sudah Pemda berikan untuk wilayah Kecamatan Nibung, maka ditahun 2019 akan terus kita berikan.

"Kita lihat kehidupan sosial masyarakat di Kecamatan Nibung ini cukup tinggi.  Ini artinya kehidupan keagamaan sudah hidup. Hal ini perlu dilanjutkan secara terus menerus," ungkap Sekda.


Dikatakan, jangan sampai melaksanakan pesta malam melewati pukul 11. 00 malam. Karena ini sudah dilarang dan Perdanya sudah disahkan.  Sebenarnya Kecamatan Nibung ini layak menjadi contoh bagi Kecamatan lain. Karena merupakan Kecamatan terbaik tingkat Kabupaten pada tahun ini.
"Silahkan masyarakat usulkan apa yang dibutukan didesa Bupati akan mengakomodir setiap usulan masyarakat," jelasnya.

Selain dari pada itu, Sekda mengharapkan setiap pembangunan yang ada diharapkan mayarakat harus mendukung, jangan sampai dihalanga- halangi .

Selain pukos dibidang pembangunan, Pemkab Muratara juga pokus dibidang keagamaan . Ratusan satri sudah dikirim kepasetren di pulau jawa.

"Jangan sampai ada Warga muratara mengkonsumsi narkoba. Kerena hal ini sangat merusak. Maka kegiatan pengajian ini perlu di tamam disetiap pemuda," pungkasnya Sekda. (Hamkam)
Share:

Warga Minta Pemkab Secepatnya Alirkan Listrik


Riduan
------------------------------------------------------------------


MURATARA MSM. COM - Sepertinya aliran listrik diwilayah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), tidak merata hal ini dibuktikan banyak desa maupun dusun belum ada aliran listrik. Meskipun pembangunan Gardu Induk (GI) sudah mulai dikerjakan.

Pada hal listrik ini merupakan kebutuhan pokok bagi masyarakat didesa-desa, apabila ditingkat Kelurahan.

Seharusnya, Pemkab Muratara turun langasung kedesa maupun kedusun-dusun untuk mengecek aliran listrik. Jangan hanya terpokus diwilayah Kabupaten/Kota saja.

Warga Kelurahan Muara Kulam, Kecamatan Ulu Rawas, Riduan mengharapkan Pemkab Muratara segera mengangarkan untuk pembangunan aliran listrik khususnya diwilayah Kelurahan Muara Kulam.

"Semestinya, pembangunan aliran listrik setiap Desa ada. Tetapi hal ini malah membingungkan diwilayah Kelurahan juga belum dialirkan," ungkap Riduan kepada wartawan koran ini.

Dijelaskannya, khusus didusun sungai Cinau, dusun batu bertulis,
Dusun Senawar dan dusun karang pingang yang belum miliki dialiran listrik. 

"Ya, semejak Muratara dimekarkan, hingga sekarang belum dialiri listrik. Kasian melihat warga disana, pada malam hari gelap gulita," jelas Riduan yang juga Calon DPRD
Muratara, Dapil 3 No urut 3.

Selain listrik, akses jalan belum ada, dan warga hanya menempuh jalan setapak untuk keluar masuk.

"Ini sangat memperhatinkan, diharapkan Pemkab Muratara jangan hanya berdiam diri," pintaknya.

Selain dari pada itu, untuk saat ini tenaga guru SD belum memadai. Karena guru yang mengajar sipatnya pendatang. Bukan menetap disana, hal ini bisa menjadi kendala dalam memberikan pelajaran bagi anak-anak. "Hal ini, harus menjadi perhatian khusus bagi Bupati Muratara," pungkas.

Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Muratara, Rinta Misar membenarkan bahwa ada desa dan dusun diwilayah Kecamatan Ulu Rawas belum dialiri listrik. "Kalau ada keluhan masyarakat silahkan usulkan kepihak kami. Sebelum penyusunan anggaran 2019. " ya. Silahkan warga usulkan kepada Lurah atau Kades pembangunan apa yang diinginkan. Kalau anggaran mencukupi maka akan segera direlisasikan," pungkasnya.
(Hamkam)
Share:

Wabup buka MTQ Ke-XI Tingkat Kecamatan Singkut

Wakil Bupati Sarolangun menyampaikan sambutan pada pembukaan MTQ ke-XI tingkat Kecamatan Singkut
-------------------------------------------------------------------


SAROLANGUN MSM. COM -  Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) yang ke-XI Tingkat Kecamatan Singkut, Kamis (20/9) malam kemarin, resmi dibuka oleh Wakil Bupati Sarolangun H Hillalatil Badri,diLapangan Desa Argo Sari, Kecamatan Singkut.


Tampak hadir dalam acara tersebut, Wakil Ketua PKK Ny Hj Lili Suriani Badril, Anggota DPRD Sarolangun Azrai Wahab, Para Kepala OPD, Camat Singkut R A Fatimah, serta unsur Tripika Kecamatan Singkut,  para Kades dan Lurah Se Kecamatan Singkut, tokoh ulama, tokoh masyarakat, para kafilah serta ratusan masyarakat yang hadir menyaksikan pembukaan MTQ yang berlangsung meriah.

Camat Singkut RA Fatimah menyampaikan sambutan pada pembukaan MTQ ke-XI tingkat Kecamatan Singkut


Kepala Desa Argo Sari Suparji, selaku Ketua Panitia Pelaksana mengatakan pelaksanaan MTQ ini dilaksanakan mulai tanggal 20 s./ d 22 September 2018, diikuti 12 Desa dan 1 Kelurahan, dengan jumlah peserta sebanyak 281 orang terdiri dari 116 laki-laki dan 178 perempuan dan 6 jumlah cabang MTQ yang diperlombakan, diantaranya Tilawah Qur'an, Hifdzil Qur'an,  Fahmil Qur'an, Syahril Qur'an, Khotil Qur'an, dan Barzanzi Marhaban.

"Kami harap MTQ ini bisa berjalan dengan baik hingga selesai, serta kami sangat berterima kasih kepada pihak kecamatan, para kades, masyarakat dan panitia pelaksana serta semua pihak yang telah membantu kegiataan ini, semoga apa yang dilakukan mendapatkan balasan dari Allah SWT," ujarnya

Camat Singkut RA Fatimah, dalam sambutannya mengatakan kegiatan MTQ Kecamatan ini diadakan setiap tahun secara bergiliran di setiap desa, tentunya diharapkan dengan adanya pagelaran MTQ ini bisa meningkatkan syiar agama dalam memberantas buta aksara alquran. "Pelaksanaan MTQ tidak akan mungkin terlaksana tanpa ada partisipasi semua pihak yang telah membantu," imbuhnya

Sementara itu Wakil Bupati Hillalatil Badri dalam arahannya mengatakan dengan pelaksanaan MTQ ini diharapkan dapat menjadikan alqur'an sebagai pedoman hidup bermasyarakat, dengan membaca, mengamalkan dan memahami nilai-nilai yang terkandung dalam alqur'an dan mengaplikasikannya kedalam kehidupan.

"Alqur'an adalah kitab umat islam, dimana dengan membacanya kita mendapatkan pahala 10 kebaikan untuk satu hurufnya. Maka akan rugi jadinya jika alqur'an hanya dijadikan sebagai hiasan rak rak lemari," katanya.

Wabup juga mengatakan dengan pelaksanaan MTQ ini, juga bertujuan untuk mencetak para qori dan qoriah yang berkualitas untuk mewakili perlombaan MTQ ke tingkat yang lebih tinggi, baik Tingkat Kabupaten, Provinsi, Nasional maupun Internasional.

"Saya harap agar seluruh peserta menjungjung tinggi sportifitas, dan para dewan juri untuk obyektif dalam memberikan penilaian, serta rangkaian kegiatan ini jangan dijadikan sebagai seremonial belaka tapi juga untuk meningkatkan ukhuwah islamiah serta dapat menjadi embrio dalam mendukung pelaksanaan sholat berjamaah di mesjid," katanya.


Kegiatan itu juga diselingi dengan pemukulan beduk oleh Wakil Bupati Hillalatil Badri dan Camat Singkut RA Fatimah sebagai tanda dibukanya MTQ yang ke-XI tingkat Kecamatan Singkut, Penyerahan Piala Bergilir Juara Umum MTQ oleh Camat Singkut RA Fatimah Kepada Kades Argo Sari Suparji, pengibaran bendera MTQ yang dibarengi dengan suara emas paduan suara, serta defile kafilah MTQ, Aksi Drum Band dan letusan kembang api menambah meriahnya malam pembukaan MTQ tersebut.(RIP)
Share:

Warga Pertanyakan Aktivitas PT GSM #Tiga TKA belum Jelas Izin Tinggalnya


TKA asal Cina, Pai Vacung (Kanan)
-------------------------------------------------------------------


MURATARA MSM. COM-Warga Desa Lubuk Mas,  Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara)  pertanyakan keberadaan PT Galtam Sumatera Minerals (GSM) Pasalnya PT dimaksud sudah habis izinnya.  Lebih anehnya lagi aktivitas tertutup karena, baik Pemdes,  Pemcam dan Pemda setempat tidak tahu hal tersebut. Apalagi disinyalir ada tiga Tenaga Kerja Asing (TKA)  yang belum jelas izinnya.

Ketua BPD Desa Lubuk Mas
Zakaria menuturkan aktivitas PT dimaksud tidak ada pemberitahuan, baik pemerintah desa maupun warga setempat.

"Waktu mereka bawak alat berat,  sempat dikerjar warga,"katanya

Sambungnya,  mereka ini mengerjakan pembangunan jembatan atau apa.  Kami bae binggung nak bangun apo?
Tidak ada sosialisasi dari pihak perusahaan.

Zakaria mempertegaskan,  PT GSM sudah tutup. Namun anehnya aktivitas masih ada bahkan sudah berjalan selama 5 bulan.

"Izin  tidak ada. Baik perusahaan maupun lingkungan."Ucapnya seraya mengatakan pekerja dibayar dengan gaji 108ribu perhari dengan jumlah pekerja 30 orang.

Selain itu,  ia juga mempertanyakan tiga TKA yang leluasa beraktivitas di desa setempat.  Dikwatirkan terjadi sesuatu,  maka menjadi masalah.

"pertama ada satu TKA.  Setelah 4 bulan datang lagi dua TKA yang baru.  Namun anehnya TKA tersebut membawakan kounterner yang tidak boleh diperlihatkan.  Dan barang tersebut disembunyikan dihutan. "katanya

Disisi lain,  Kepala Kesatuan Bangsa Politik (Kakesbangpol)  Muratara Hj Herawati saat melakukan pengecekan benar adanya.  Ketiga TKA tersebut berasal dari Negara China.

Ketiga TKA dimaksud berasal dari Cungkuo (China), namanya Justin, Pai Vacung, dan Mr Lu.

"yang Mr Lu datang tanggal 8 bulan 4 yang lalu.  Lebih kurang 5 bulan di Muratara.  Yang duanya baru beberapa hari ini,"katanya

Lanjutnya,  pemerintah harus cekatan.  La ini sampai kades,  Disnakertran tidak tahu keberadaan mereka.  Walaupun izinnya migran,  tetap Muratara ada pemberitahuan. Dikwatirkan mereka ini ada misi tertentu.

Ia mengatakan,  masalah izin perusahaan dan izin lingkungan PT GSM kembali dinas yang bersangkutan.  Karena pihaknya hanya melakukan pengecekatan kebenaran keberadaan TKA saja.

Ditempat yang sama,  Mr Lu melalu gaetnya Dina yang berasal dari singkut Kabupaten Sarolangun,  Jambi mengatakan ketiga TKA membangun jembatan kesemberang, namun secara misi tertentu dirinya tidak tahu.

"Katanya mereka bikin jembatan,
Jembatan itu bisa menahan hingga beban 50 ton. Setelah selesai mereka kembali ke Negaranya."Utaranya singkat (MJ)
Share:

Kamis, 20 September 2018

Bupati, Ingatkan PNS Harus Tingkatkan Kedisiplinan


Bupati Muratara HM Syarif Hidayat
-------------------------------------------------------------------



MURATARA MSM. COM- Pada peringatan upacara bulan yang bertepatan tanggal 17 September 2018 langsung dipimpin Bupati Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), H. M Syarif Hidayat, selaku pembina upacara.

Bupati Muratara mengingatkan bahwa setiap PNS tetap menegakkan kedisiplinan. "Namun sejauh ini saya lihat PNS diwilayah Muratara, cukup baik dan hal ini perlu ditingkatkan lagi," ingat Bupati, Kemarin

Namun, kembali Bupati mengingatkan didalam waktu dekat kita akan mengadakan Pileg dan MTQ diadakan di Kabupaten Muratara. "Maka hal ini harus disukseskan, sebarkan informasi ini ke masyarakat," ungkap Bupati, kepada koran ini.

Selanjutnya, untuk saat ini. Saya lagi giat-giatnya mengecek pembangunan yang ada diwilayah Muratarara. Namun alhamdulilah membangunan yang ada dalam pengerjaannya cukup baik, walaupun dalam pembangunan belum memuaskan. Tetapi hal ini harus ditingkatkan.

Informasi berikutnya yaitu tentang penerimaan CPNS kuata kita untuk Kabupaten Muratara cukup banyak, Sebanyak 378 orang, tetapi yang paling banyak untuk tenaga guru dan kesehatan, sebab hal ini sangat dibutuhkan oleh Pemda Muratara. "Saya ingatkan bagi pelamar CPNS dalam tesnya nanti yaitu dengam sistem cat dengan komputer dan tesnya juga akan diadakan di Kota Palembang," ucap Bupati.

Selanjutnya, bagi pelamar CPNS banyak-banyaklah baca koran, nonton tv dan baca buku. Tidak ada istilah sogo menyogo, andai kata nanti ada yang mengimin-ngimingkan untuk lulus. Atas nama apapun maka itu tidak benar. Apa yang kalian jawab itu langsung kepusat ke bkn.

Selain itu, kembali saya katakan bahwa proyek yang mengataskan nama saya itu bohong dan tidak benar, tidak ada istilah bagi-bagi proyek maka hal ini jangan coba-coba.

"Saya tidak segan-segan menindak pns yang tidak benar. Karena kita serius untuk membangun muratara.

"Jangan ada lagi berita-berita yang menjele-jelekan Pemda Muratara. Kita pelayan masyarakat. Bukan membuat masyarakat makin bingun," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala BKP-SDM Kabupaten Muratara, Sudartoni mengajak PNS dan TKS agar lebih disiplin. Dan mengharapkan Kepala OPD dapat melaporkan tingkat kedisplinan pegawai kepada bupati melalui BKP-SDM agar (PNS) segera dijeratkan oleh PP. 53 tahun 2010 dan untuk TKS agar mematuhi MoU yang telah disepakati mereka.

"Dalam waktu beberapa hari kedepan kembali akan di edarkan surat edaran bupati, untuk mengingatkan agar ASN menegakkan disiplin dan menyampaikan apa-apa sangsi dari PP. 53 tahun 2010 yg akan diterima, tentunya apabila melanggar kedisiplin termasuk TKS yang melanggar perjanjian kerja (MoU). Maka akan ditindak tegas," pungkas Sudartoni. (Hamkam)
Share:

Plt Riki Junaidi Serahkan Jabatan Wali Kota Lubuk Linggau





LUBUKLINGGAU MSM. COM -  Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Lubuklinggau sekaligus Serah Terima Jabatan Walikota Lubuklinggau serta Penyampaian Visi dan Misi Walikota dan Wakil Walikota Lubuklinggau Masa Bhakti 2018-2023, berlangsung khidmat.

Rapat dilaksanakan di Gedung Kesenian Sebiduk Semare, Kelurahan Watas Lubuk Durian, Kecamatan Lubuklinggau Barat I, sekitar pukul 10.00 WIB, Kamis (20/9).

Dalam kesempatan itu, PJ Walikota Lubuklinggau, H Riki Junaidi memberikan sambutan kepada Walikota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe dan Wakil Walikota, H Sulaiman Kohar mengucapkan selamat telah dilantik dua hari lalu.

Berharap dan menghimbau‎ kepada masyarakat Lubuklinggau, kiranya untuk mendukung beliau melalui visi dan misi menjalankan program selama lima tahun kedepan.

“Kita yakin Lubuklinggau akan lebih baik dan maju dari sebelumnya,” kata Riki Junaidi.

Riki Junaidi menjelaskan, selama menjalankan tugas lebih kurang 7 bulan di Lubuklinggau, maka dengan sendirinya penugasan dalam menjalankan tugas yakni menyelenggarakan kepemimpinan kota Lubuklinggau.

Memelihara ketertiban, serta memfasiitasi pelaksanaan pilkada baik pilwako maupun pilgub, kemudian melaksanakan rancangan peraturan daerah bersama DPRD dan mempertanggung jawablan APBD serta usulan raperda bisa berjalan dengan baik.

Lalu berkat kerjasama baik KPU, Panwas, TNI dan Polri kami mengucapkan terima kasih atas bantuan saat menjalankan tugas di Kota Lubuklinggau mudah-mudahan kerjasama salah satu bentuk ibadah kepada Allah SWT.

“Atas nama pribadi, mohon maaf apabila saat menjalankan tugas baik secara pribadi maupun keluarga, baik dalam bidang kepemimpinan maupun kesalahan secara pribadi,” jelas Riki Junaidi.

Sementara itu, Walikota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe didampingi Wakil Walikota, H Sulaiman Kohar memberikan sambutan mengucapkan ribuan terima kasih kepada PJS dan PJ Riki Junaidi saat menjalankan tugas di Kota Lubuklinggau beserta istri.

Sebab lebih kurang 7 bulan menjalankan tugas di Kota Lubuklinggau banyak memberikan kontribusi baik fisik dan paling utama saat pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Lubuklinggau aman dan damai.

" Yang pastinya saya mengucapkan terima kasih, baik dari pihak DPRD, TNI, Polri serta organisasi-organisasi mendukung, tim relawan serta para pihak media dan para masyarakat Kota Lubuklinggau, atas dukungan dan kerjasamanya," Ucap Nanan.(zul)

Share:

TP PKK Muratara Adakan Bimtek SIM di Lubuk Linggau



Sosialisasi SIM di Gedung Serbaguna Hotel 929 Lubuk Linggau
-------------------------------------------------------------------



LUBUKLINGGAU MSM. COM - Tim Penggerak  Pemerdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) mengadakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Sistem Informasi Manajemen (SIM) .

Yang di selenggarakan pada hari ini Kamis (20/9) mulai pukul 08:00 Wib bertempat di Gedung Serba Guna Hotel 929 Kota Lubuk Linggau hingga selesai.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Muratara, H.M Syarif Hidayat yang diwakilkan oleh Sekda Muratara, H. Abdullah Makcik, yang dihadiri Kadis Kominfo Muratara, Al-Azhar, Konsultan TP PKK Provinsi Sumsel Dadang  Kadisperindakop H. Syamsu, Ketua PKK Muratara, Lia Mustika, Kepala PMD-P3A Muratara Firdaus yang diwakilkan kabid P3A Linda dan anggota PKK Kabupaten Muratara dan PKK Kecamatan serta tamu undangan lainya.


Bupati Muratara H HM Syarif Hidayat yang di wakili Sekda H Abdullah Matcik mengatakan bahwa dalam rangka meningkatkan peran Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) untuk mewujudkan pembangunan pendampingan Pemberdayaan Masyarakat yang ada di Pedesaan.

Maka di adakan Bimtek TP. PKK melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Muratara pada hari ini.

Sebab sebagai mitra pemerintah diharapkan dapat menyediakan data atau informasi penting guna membantu pemerintah dalam pelaksanaan pembangunan agar tepat sasaran.

 " Para peserta dapat bertukar informasi guna meningkatkan kemampuan dalam pengelolaan data secara baik, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, supervisi, hingga monitoring/evaluasi dingga kelapangan” Katanya .

Sedta melanjutkan kedepannya saya  berpesan, agar penyaji untuk dapat memberi materi yang terarah dan mudah diterima oleh para peserta.

" Sehingga kegiatan ini bukanlah seremonial saja akan tetapi lebih terarah pada pembekalan sumber daya manusia,"cetusnya.

Dalam laporan Ketua Plaksana Kegiatan Surisman Jaya yang disampaikan Kadis Kominfo Muratara, Al-Azhar mengatakan dengan adanya kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan pengetahuan dan teknologi kepada ibu-ibu TP-PKK Kabupaten Muratara.

" Dan diharapkan dapat meningkatkan sumberdaya TP-PKK Kabupaten Muratara, mempermuda melakukan imformasi yang digunakan dalam perencanaan, pengawasan, pengendalian dan perbaikan berkelanjutan. Serta meningkatkan efisiensi dan efektipitas data akurat dan tepat waktu," Pesan Al azhar .

Ketua TP PKK Kabupaten Muratara Lia Mustika menyebutkan bahwa Sistem Informasi Menejemen  adalah suatu proses pengumpulan data secara sistematis sehingga menghasilkan suatu informasi sebagai dasar dalam proses pengambilan keputusan.

Dalam proses pelaksanaanya dibutuhkan keterampilan untuk mengelola data secara akurat dan diharapkan sudah menggunakan sistem elektronik.

" Untuk itu, kepada seluruh peserta pelatihan SIM PKK saya harapkan dapat mengikuti  pelatihan dengan serius agar kedepan dapat melaksanakan SIM PKK dengan baik dan benar,” Ucapnya . (Zul)
Share:

Kantor Dinas Pu-Perkim Ditutup # Takkan Dibuka Sebelum Ada Kepastian


Penyegelan Kantor Dinas Pu-Perkim
-------------------------------------------------------------------



MURATARA MSM. COM - Salah satu oknum warga Kecamatan Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), melakukan penutupan kantor Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Pu-Perkim), Kamis (20/09).

Penyegelan tersebut dilakukan oleh oknum berninisial Ra (28), sekitar pukul 08.43 WIB dengan menyuruh pegawai TKS yang telah mengantor agar keluar dan dilakukan penutupan.

Penyegelan tersebut dilakukan dengan cara ditutup dan dikunci dengan gembok. Lantaran kepala Dinas Perkim Yantulak dan juga Seketaris Perkim Amiril yang tidak masuk-masuk kantor selama 3 bulan lebih.

"Kepala Dinas Yantulak maupun seketaris Amiril itu sudah 3 bulan ini tidak masuk sebagai pimpinan," ungkap RA saat dibincangi.

Diingatkannya, untuk memekarkan Kabupaten Muratara tidaklah mudah sampai menelan korban. "Jadi kami tidak akan redho sebagai Kadis tidak perna mengantor," jelas ia.

Bahkan dirinya mengancam, tidak akan membuka segel kantor sebelum Kepala Dinas maupun Seketaris mau masuk kantor. "Tidak akan saya buka sebelum masuk kantor," paparnya.

Pantauan dilapangan, 3 staff Dinas Perkim yang saat itu telah masuk kantor terpaksa menunggu diluar. Berlangsung sekitar 30 menit kantor tersegel banyak pegawai yang ingin mengantor tidak dapat masuk termasuk Kabid Perumahan Perkim Muratara, Perikurnia. Akibatnya, puluhan staf terpaksa menunggu berjam-jam tidak dapat masuk kantor.

Sementara, pembukaan penyegelan kantor dapat dibuka sekitar pukul 09.50 WIB. Tanpa ada keributan oleh Penjaga Kemanan kantor Perkim setelah bermusyawarah. (Hamkam)
Share:

Grand opening RS Langit Golden Medika


Wakil Bupati Sarolangun H. Hillatil Badri memukul gong menandai resminya RS. Langit Medika Golden pada Grand Opening
(Editor : Andy Afriansyah)
-------------------------------------------------------------------

SAROLANGUN MSM. COM- Bupati Sarolangun Provinsi Jambi Drs H. Cek Endra yang melalui Wabup Sarolangun, H. Hillalatil Badri, Rabu (19/9) menghadiri Grand Opening Rumah Sakit (RS) Langit Golden Medika.

Acara yang dimulai sekitar pukul 14.00 WIB dihalaman RS Langit Medika Golden selain dihadiri wabup beserta istri, juga dihadiri para pejabat diantara Sekretaris Daerah Kabupaten Sarolangun, Asisten Bupati, Kapolres, Kajari, Ketua Pengadilan Negeri, Kepala RSUD dan segenap Kepala OPD dilingkungan Pemkab Sarolangun.

Turut hadir dijajaran tamu undangan, antara lain Kepala Bank Jambisetya, serta para pengusaha di Kabupaten Sarolangun. Komisaris dan Direktur PT. Langit Golden Medika yang merupakan salah satu RS swasta terbaik di Kabupaten Sarolangun.

Dalam sambutannya Wabup Kabupaten Sarolangun H. Hillalatil Badri memberikan apresiasi atas hadirnya RS Langit Golden Medika di Kabupaten Sarolangun. Dikatakannya, Rumah Sakit merupakan tempat pelayanan publik yang sangat vital keberadaannya.

“Dengan hadirnya RS Langit Medika Golden ini, masyarakat yang sakit bisa tertampung disini selain di RSUD yang sudah lama ada. Saya berharap RS Langit Medika Golden dapat melayani masyarakat dengan baik, dan memuaskan pasien yang dirawat” kata Wabup.

Wabup dengan dengan disaksikan oleh Komisaris dan Direktur PT. Langit Golden Medika H. Abdullah AL dan Sekta Desima, SE, Akt. Pejabat Forkopimda memugulng gong sebagai tanda dibukanya secara resmi RS Langit Golden Medika.

Acara dilanjutkan dengan penandatangan prasasti oleh Wabup, Komisaris dan Direktur PT. Langit Golden Medika. Penguntingan pita oleh Lili Suryadi Bakri didampingi Ny. Abdullah. AL, Ny. Sekda, dan Ny. Tabroni. Usai penguntingan pita, acara dengan lanjutkan dengan meninjau langsung ruang pasien RS. Langit Golden Medika.

Komisari PT. Langit Goden Medika, melalui salah satu Dokter RS. Langit Goden Medika, dr Mahyudin Hasan Siregar kepada awak media mengungkapkan. Pembangunan RS Langit Golden Medika di Kabupaten Sarolangun dibangun diatas tanah seluas satu hektar.

Dengan fasilitas 50 tempat tidur yang terdiri kamar VIP, kamar kelas I, II dan Kelas III. Kamar Operasi, ruang UGD serta fasilitas lainnya termasuk dua unit mobil ambulance. Sejak Grand Opening, RS. Langit Golden Medika sudah menerima pasien.

“Sampai hari ini, sudah 11 pasien yang kami rawat. Namun, untuk saat ini kami belum bisa menerima pasien dengan menggunakan BPJS, karena masih dalam proses. Mudah - mudahan bulan kedua sejak beroperasi kami bisa menerima pasien peserta BPJS” jelasnya.(RIP)
Share:

Rakor Ke 9 Kali ,Camat Tekan Sekdes Dan PBB Harus Lunas.


Rakor Kecamatan STL Ulu Terawas
-------------------------------------------------------------------


MUSIRAWAS MSM. COM - Pemerintah Kecamatan Suku Tengah Lakitan (STL) Ulu Terawas Kabupaten Musi Rawas (Mura) Provinsi Sumatera Selatan (Sum- Sel) mengelar Rapat Koordinasi (Rakor) bulan yang ke sembilan kalinya.

Acara kegiatan Rakor tersebut di gelar pada hari ini Kamis (20/9) bertempat gedung serba guna Kecamatan Stl,Ulu Terawas dan di buka pukul 08:00 Wib.

Dalam acara rakor bulanan Kecamatan Stl , Ulu Terawas turut hadir Camat Terawas Saparudin Husein,Kapolsek BKl Ulu Terawas IPTU Hairudin ,Kasi PMD kecamatan Romaidi ,Kasi Tapem Kecamatan Iskandar SE,UPT Puskesmas Ibu Turyana ,Kasi Kesos Ibu Eli ,Lurah Terawas Napsiah ,dan Seluruh Kepala Desa (Kades) sekecamatan.

Camat Stl,Ulu Terawas Saparudin Husein menyampaikan jika Kades tidak dapat hadir karena ada hal lain ,maka Sekretariat Desa (Sekdes) harus dapat hadir dalam acara rakor baik diadakan di Desa maupun Kecamatan.

" Karena Sekdes itu sudah  di angkat oleh Pemerintah Daerah menjadi Pengawai Negeri Sipil (PNS) ,maka mau tidak mau harus hadir dalam kegiatan Pemerintah Desa dan Kecamatan,apabilah tidak dapat hadir terus -menerus nanti saya tarik Kecamatan,"Tegas Camat.

Saparudin Husein mengucapkan terimakasih kepada Ibuk-Ibuk Pengerak Kesejhateraan Keluarga (PKK) Kecamatan yang sudah mendapat penghargaan kemarin.

" Meskipun kalau di rumah hanya bisa mengurusi suami dan anak-anak namun dalam tampilan tadi dapat menjadi juara ," Ucap Camat.

Orang nomor satu Saparudin Husein juga mengatakan bagi Kades yang ada di Kecamatan Stl Ulu Terawas ,agar segera mungkin melunasi Pajak Bumi Dan Bangunan (PBB) karena sekarang masih di bawah 50 persentase.

" Sebab sampai detik ini baru beberapa Desa saja yang sudah melunasi PBB ,sementara yang lain belum ,"Tekan Camat.

Kasi Tata Pemerintahan Kecamatan Terawas Iskandar Se mengatakan Allhamdulillah soal Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Desa saat ini banyak yang belum lunas karena dari 12 Desa hingga 1 Kelurahan baru dua Desa yang  melunasi PBB.

Selain daripada PBB kami juga mengingatkan bahwa hasil PIM kemarin ,sangat ditekankan. bagi Kades agar soal arsip surat-menyurat Tanah.

" baik dari pembeli-penjual hingga hak ahli waris ,sebab kedepan jangan sampai ada lagi konflik soal pertanahan," Ucap Iskandar.


Kasi PMD Kecamatan Terawas Romaidi Menjelaskan bagi seluruh Kades untuk saat ini agar bersabar lebih dulu ,karena Anggaran Alokasi Dana Desa (ADD) maupun Dana Desa (DD) tahap tiga pasti cair.

" Sekarang ini masih ada kendala di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (DPMD) Kabupaten ,Jelas  Romaidi.(zul)
Share:

Realisasi DD Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Desa Pinang Merah


Kepala Desa Pinang Merah Arsadi
(Foto : Hapis Editor : Andy Afriansyah) 
-------------------------------------------------------------------



MERANGIN MSM. COM - Dana Desa (DD) dikucurkan pemerintah yang merupakan bagian dari belanja Pemerintah Pusat dalam rangka mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat di perdesaan.

Pembangunan melalui alokasi DD, sangat dirasakan oleh masyarakat. Begitu juga dengan masyarakat Desa Pinang Merah B1 Kecamatan Pemenang Kabupaten Merangin Provinsi Jambi. Pembangunan yang merata, mendorong percepatan peningkatan kesejahteraan di desa mereka.

Hal itu tak lepas dari pembangunan yang dilakukan pemerintah Desa melalui Dana DD. Dibawah kepemimpinan Kepala Desa Arsadi. Realisasi Pembangunan DD tahun 2016 dan 2017, sangat dirasakan oleh seluruh masyarakat Desa Pinang Merah.

“Seluruh pembangunan yang kami lakukan, berdasarkan hasil musyawarah dengan Perangkat Desa dan anggota BPD serta pihak terkait lainnya.” ungkap Arsadi saat bincang - bincang dengan wartawan MSM.COM.

Ia menjelaskan, realisasi pembangunan DD tahun 2016 di Desa Pinang Merah berupa pembangunan rabat beton dan Pembangunan gorong - gorong masing - masing  dari Dusun I  sampai Dusun IV. Serta Pembangunan rabat beton pasar/BPP.

Melalui dana DD juga dibangun embung di RT 6 dan RT.9. Rehab Gedung Sekretariat UP2K, pembangunan RKB PAUD, pembangunan kios produk pemasaran UMKM..

Sementara, alokasi DD tahun 2017 di Desa Pinang Merah dengan realisasi pembangunan arah  TPU dan RT. 07, 10 dan RT.16. Pengerasan jalan arah TPU dan di RT. 15. Pembangunan embung dan jalan di RT. 06/09, pembangunan embung di RT. 02, pembangunan lanjutan kios UMKM, pembangunan dan rehab gedung PAUD dan pembangunan parit di RT.05.Untuk dibidang olahraga, dibangun lapangan volly ball.(HAPIS)
Share:

Postingan Populer

Arsip Blog