Kamis, 15 November 2018

Pelantikan Pengurus KTNA Masa Bakti 2018-2023 Bupati Harapkan Peran Serta KTNA dalam Memanfaatkan Lahan Tidur



MURATARA MSM.COM  -  Bupati Muratara HM Syarif Hidayat melantik Pengurus Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) masa  bakti 2018 – 2023, di Aula Siti Rahma RM Sederhana Kelurahan Muara Rupit Kecamatan Rupit, Kamis (15/11).

Acara yang digelar oleh Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Muratara tersebut juga dirangkai dengan kegiatan sosialisasi Pemanfaatan Produktivitas Lahan Tidur. Selain Bupati Muratara, hadir pula Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Ir Suhardiman.




Kepala BKPSDM Sudartoni, Inspektorat Romsul Panani, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Ketua KTNA Provinsi Sumatera Selatan diwakili sekretaris H. Maryati Redho, para Kepala Desa dan tamu undangan lainnya.
Pelantikan pengurus KTNA diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Selanjutnya Bupati Muratara melantik pengurus KTNA Kabupaten Muratara untuk masa bakti 2018-2023.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Muratara, mengucapkan selamat dan sukses atas dilantiknya pengurus Kelompok Tani  Nelayan Andalan (KTNA) yang baru” ucap HM Syarif Hidayat.
Dikatakan Bupati, antara KTNA dan pemerintah harus bersinergi dalam menghadapi tantangan pengembangan pertanian dan menggiatkan kembali sektor pangan melalui pemanfaatan lahan tidur untuk kesejahteraan masyarakat.



Di Kabupaten Muratara, sektor pertanian, perkebunan dan perikanan merupakan tulang punggung perekonomian. Hal itu karena mayoritas penduduk di Bumi Beselang Serundingan merupakan petani. Dedikasi yang tinggi dari pengurus KTNA, sambung Bupati, diketiga sektor tersebut tentu menjadi tolak ukur dalam peningkatan perekonomian petani  dan neyalan.

“Saya berkeyakinan, dengan semangat baru serta inovasi baru dari pengurus KTNA. Akan mampu membuat perekonomian petani dan nelayan di Kabupaten Muratara menjadi lebih baik lagi” harap Bupati.



Dikatakan Bupati, kehadiran KTNA akan memberi kemajuan serta diharapkan mampu menciptakan program  yang inovatif dalam bidang pertanian. Sebab sektor pertanian membutuhkan inovasi yang kreatif dalam usaha meningkatkan hasil pertanian.

KTNA diminta tidak hanya memberikan bantuan – bantuan pertanian saja, tetapi harus mampu menstabilkan harga pasar. Sebab, apabila harga stabil, maka kesejahteraan petanipun meningkat.

Dijelaskan orang nomor satu di Kabupaten termuda di Sumsel ini, Kabupaten Muratara masih memiliki lahan tidur yang cukup luas. Tercatat ada sekitar 1.981 hektar lebih yang tersebar di 7 kecamatan.
Untuk menggarap lahan yang cukup luas tersebut, tentu dibutuhkan petani yang memiliki kemampuan dibidang pertanian dan perkebunan. Untuk itu, dirinya berharap kepada pengurus KTNA yang baru untuk menjadi kader – kader dan mitra pemerintah dalam mewujudkan Muratara swasembada pangan di Bumi Beselang Serundingan.

“Saya berharap, seluruh lapisan masyarakat baik pemerintah daerah, organisasi maupun stakeholder untuk selalu bekerjasama dan bersinergi dalam membuat program dan terobosan baru dalam menjaga produktivitas pertanian” kata HM Syarif Hidayat.

Sementara itu, Ketua KTNA Sumsel melalui Sekretaris H. Maryati Redho mengungkapkan terima kasihnya kepada Pemkab Muratara yang telah melantik pengurus KTNA masa bakti 2018-2023. “Selamat kepada pengurus KTNA yang baru dilantik. Semoga menjadi lebih baik” ucap H Maryati Redho. (MJ/Hamkam)
Share:

Postingan Populer

Arsip Blog