Jumat, 14 Desember 2018

Bupati Ajak OPD Gali Potensi PAD



MURATARA, MSM.COM- Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Kabupaten Muratara, menggelar kegiatan bulan bakti dan pemberian penghargaan Pajak Bumi Dan Bangunan, Perkotaan dan Perdesaan (PBB-P2) kepada wajib pajak tahun 2018.

Acara bulan bakti dan pemberian penghargaan PBB-P2 tersebut, berlangsung di gedung serbaguna kelurahan Karang Dapo, Kecamatan Karang Dapo, yang mengusung tema 'Melalui bulan bakti dan pemberian penghargaan PBB-P2 tahun 2018, mari kita tingkatkan ketaatan sebagai wajib pajak untk Muratara Bangkit', Kemarin.


dihadiri langsung oleh Bupati Muratara, H. Syarif Hidayat, Kepada BKD Muratara, H. Duman Faichiyal, kepala OPD, Camat, Kepala Desa, tokoh masyarakat, pemuda dan tamu undangan lainya. Yang dimeriakan dengan penampilan tari dari sanggar tari di Kecamatan Karang Dapo.

Dimana dalam rangkaian acara bulan bakti dan pemberian penghargaan Pajak Bumi Dan Bangunan, Perkotaan dan Perdesaan (PBB-P2) kepada 11 orang yang mendapat penghargaan dari pemerintah Kabupaten Muratara.

11 orang tersebut yakni : Camat Rawas Ulu, katagori wilayah tercepat pelunasan PBB, Camat Nibung katagori wilayah tertinggi PBB-P2, Kelurahan Muara Kulam, wilayah tercepat pelunasan PBB-P2. Sementara ada 7 desa dari 7 Kecamatan sebagai desa terbaik PBB-P2 dan tercepat dalam pelunasan PBB-P2 yakni: Desa Lawang Agung, Lesung Batu Muda, Kelupang Jaya, Pauh 1, Biaro Baru, Rantau Jaya dan Napalicin. Serta ditambah pemberian harga kepada pihak swasta sebagai objek pajak potensial yakni Pt. Bumi Mekar Tani.

Bupati Muratara, H. M Syarif Hidayat, dalam sambutanya mengatakan target PBB tahun 2018 dengan nilai Rp.900 juta terpenuhi hingga 100 persen. Namun target tersebut masih tergolong kecil dengan potensi daerah yang ada.

"Saya meminta tahun mendatang setiap OPD dan Camat menggali setiap sektor potensi menunjang APBD Kabupaten Muratara," imbuh H.M Syarif Hidayat.

Diterangkanya, APBD Kabupaten yang ada tersebar dari Pajak. Yang nantianya kembali didistribusikan melalui alokasi umum, khusus dan dana lain-lai  untuk pembangunan dalam wilayah di Bumi Berselang Serundingan.

"Dan kami tetap komitmen, untuk pembangunan 70 persen dan dana kegiatan rutin 30 persen dari APBD Kabupaten Muratara," ujarnya.

Kenapa begitu ?, tanya H.M Syarif Hidayat, sebagai kabupaten yang baru tentu masih banyak wilayah di Kabupaten Muratara membutuhkan pembangunan. "Sehingga tahun 2019 kami rencanakan akan memusatkan di 4 kecamatan," paparnya.

Untuk itu, dirinya menghimbau, lurah, camat, kepala desa hingga pihak terkait agar lebih intensif melakukan sosialisasi dan pendekatan guna meningkatkan kesadaran dan pengertian masyarakat akan pentingnya pembayaran pajak PBB-P2, untuk kelangsungan pembangunan Kabupaten Muratara.

Taklupa dirinya sampaikan, ucapan terimah kasih kepada OPD dan semua pihak serta masyarakat dalam membantu pendapata daerah. Dimana setiap tahunnya mengalami peningkatan. "Alhamdulillah APBD Kita setiap tahun mengalami peningkatan," paparnya.

Terpisa Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Musi Rawas Utara (Muratara) H. Duman Faichiyal menyampaikan, dengan adanya bulan bakti dan pemberian penghargaan PBB-P2 dapat memberikan motivasi pada wajib pajak serta lebih taad dan patuh dalam membayar pajak.

Dilanjutkanya, bahwa sampai tanggal 20 Agustus 2018 realisasi pajak Muratara adalah 87,91 persen. Jika dilihat perbandinganya dari tahun 2017 ada kenaikan dari 87,86 persen menjadi 87,91 persen. 

"Kenaikan ini dari pajak 80 Desa dan 5 kelurahan. Sementara 2 kelurahan dan 2 desa yang tersisa belum lunas," jelas ia. (Hamkam)
Share:

Postingan Populer

Arsip Blog