Kamis, 17 Januari 2019

Sudah Diingatkan Berulangkali, Kantor KB Rawas Ulu Tak Juga Pasang Bendera Merah Putih





MURATARA MSM. COM-Gedung belum lama berdiri, posisinya pun cukup strategis berada di depan kantor camat Rawas Ulu dan Kantor Kelurahan Pasar Surulangun.

Jika dilihat sekilas tak ada yang aneh dengan kantor KB Kecamatan Rawas. Namun coba perhatikan dengan seksama, ternyata Kantor ini tak memasang bendera merah putih dihalaman kantor seperti layaknyak pada kantor pemerintahan.

Lurah Kelurahan Pasar Surulangun A Rodie menegaskan pihaknya sudah mengingatkan dan meminta Kepala Kantor KB Rawas Ulu untuk memasang bendera merah putih. Tapi sejauh ini belum diindahkan.

"Sudah berulang kali saya ingatkan untuk memasang bendera. Karena ini kantor pemerintahan, bukan kediaman pribadi" kata A Rodie, Kamis(17/1).

Bahkan, sambungnya, bukan dirinya saja sebagai Lurah yang sudah mengingatkan. Sebelumnya Camat Rawas Ulu juga sudah melakukan hal yang sama. Wakil Bupati Muratara H Devi Suhartoni pun sudah mengingatkan kepala kantor KB tersebut agar segera memasang bendera merah putih.

"Tapi ternyata sampai hari ini apa yang kita sampaikan tidak diindahkan" tambahnya.

Wartawan MSM.COM sengaja mendatangi kantor KB Rawas Ulu. Setiba dikantor, tak ada staf yang berhasil kami temui. Begitu juga dengan kepala kantor KB. Hanya Samsul suami kepala kantor KB Rawas Ulu yang berada di kantor.

"Kepala kantor sedang pergi ke Pulau Lebar" katanya. (ZL)
Share:

Polisi Diminta Bantu Patroli Sungai Wabup : Kita Gandeng Pihak Kepolisian




MURATARA,MSM.COM - Kapolsek Karang Dapo, Iptu Yani Iskandar menerima kunjungan dan silahturahmi Wakil Bupati Muratara, H Devi Suhartoni di kantor Polsek Karang Dapo, kemarin.

Kapolsek mengatakan, kedatangan Wabup itu dalam rangka membahas tentang penanganan aksi penyentruman ikan di sungai Rupit- Rawas.

"Kami membangun kerjasama untuk mencegah penangkapan ikan secara ilegal di sungai Rawas, seperti penyetruman, racun ikan, maupun pukat harimau, khususnya di wilayah hukum Polsek Karang Dapo," katanya.

Kapolres Musi Rawas, AKBP Suhendro saat dikonfirmasi membenarkan adanya kegiatan silahturahmi Wakil Bupati Muratara ke kantor Polsek Karang Dapo dalam rangka membahas masalah penanganan aksi penyetruman ikan.

Pihaknya sangat setuju dan mendukung penuh dalam menangani masalah penyetruman ikan yang dapat mengganggu kelangsungan hidup biota sungai di aliran sungai Rawas.

"Kami dari pihak kepolisian selalu mendukung program pemerintah, apalagi itu untuk kelestarian alam di sungai Rawas, sehingga tidak ada lagi penyentruman ikan yang dilakukan oleh warga masyarakat," jelas Kapolres.

Sementara itu, Wakil Bupati Muratara, H Devi Suhartoni menuturkan, kedatangan dirinya berkunjung ke kantor Polsek Karang Dapo tidak lain untuk bekerjasama memberantas aksi penyetruman ikan di sungai.

Dengan adanya komunikasi yang baik kata Wabup, sehingga terciptanya hubungan yang harmonis antara Polsek Karang Dapo dengan petugas pengawasan perairan Kabupaten Muratara.

"Kita ada Lembaga Persatuan Peduli Ailran Sunggai (LPPAS), tim inilah yang bergerak memberantas aksi penyetruman ikan di sungai Rawas," katanya.

Lanjut Wabup, guna memaksimalkan program pemberantasan aksi penyetruman ikan tersebut, pihaknya menggandeng aparat kepolisian untuk turut melakukan patroli sungai.

"Kami sudah meminta bantuan dari aparat kepolisian, baik di Kecamatan Rawas Ilir, Karang Dapo, Rupit, Rawas Ulu dan juga Ulu Rawas," ujarnya.

Wabup berharap, dengan kerjasama yang baik antara pemerintah kabupaten Muratara dengan aparat kepolisian, aksi penyetruman ikan di sungai Rawas berhasil diberantas.(Hamkam)
Share:

Dinas Pertanian dan Perikanan Akan Salurkan Bantuan Penerima Berdasarkan Data Basis Terpadu





MURATARA MSM.COM - Guna meningkatkan pendapatan masyarakat kurang mampu, Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara melalui Dinas Pertanian dan  Perikanan akan menyalurkan bantuan.

Nantinya bantuan itu disalurkan melalui Kelompok Tani (Poktan) berdasarkan data Basis Terpadu yang ada di Dinas Sosial (Dinsos), dengan sumber dana berasal dari APBD Kabupaten tahun 2019.

Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Muratara Ir Suhardiman saat ditemui diruang kerjanya, Kamis (17/1) menyebut pihaknya akan segera menyalurkan bantuan tersebut.

"Tujuan dari bantuan ini untuk mengurangi angka kemiskinan, khususnya di Kabupaten Muratara. Ini merupakan program yang diprioritaskan" ucap Ir Suhardiman.

Ia memaparkan, bantuan yang akan disalurkan nantinya berupa kolam terpal, bibit ternak bebek, dan bibit untuk perkebunan. Langkah ini diambil, sebagai  upaya untuk membantu perekonomian masyarakat.

"Diharapkan dengan adanya bantuan ini dapat dikelola dengan sebaik - baiknya sehingga dapat berkelanjutan. Outputnya kita harapkan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat yang menjadi sasaran bantuan ini" tukasnya. (MJ).
Share:

Musrenbang di Lubuk Kemang, 2 Gedung ini Akan Dibangun




MURATARA MSM. COM-Pemerintah Desa Lubuk Kemang Kecamatan Rawas Ulu Kabupaten Musi Rawas Utara, Senin (14/1) menggelar Musrenbang. Acara yang digelar di kantor Desa Lubuk Kemang dihadiri langsung Kepala Desa M Sopli.

Musrenbang yang membahas rencana pembangunan di Desa Lubuk Kemang juga dihadiri pendamping desa dan kecamatan, para perangkat desa, BPD, kepala dusun, Karang Taruna, tokoh adat, kepala PAUD, PKK, kader posyandu, masyarakat dan tamu undangan lainnya.

Musrenbang yang dimulai sekitar pukul 14.00 WIB menghasilkan dua kepetusan dibidang pembangunan yakni untuk bidang pendidikan dan kesehatan.

Dari keputusan musrenbang dibidang kesehatan akan dibangun gedung polindes. Sementara pada bidang pendidikan akan dibangun gedung Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Kepala Desa Lubuk Kemang M Sopli mengharapkan kepada masyarakat untuk mendukung pembangunan di desa yang berbatasan langsung dengan Desa Remban dan Lesung Batu Muda ini.

"Demi kemajuan desa kita, saya meminta kepada seluruh masyarakat untuk sama sama mendukung" katanya.

Pada kesempatan yang sama, pendamping desa menyampaikan beberapa alasan penting pembangunan gedung PAUD dan Polindes bagi masyarakat desa Lubuk Kemang. Kedua bangunan itu merupakan sarana dasar yang amat penting bagi masyarakat Desa Lubuk Kemang.

"Gedung PAUD merupakan langkah awal dari pembentukan dan pengenalan anak anak dalam mengenyam pendidikan sebelum ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi" paparnya.

Begitu juga dengan pembangunan gedung Polindes, sebagai sarana kesehatan yang keberadaannya sangat penting dalam menunjang kesehatan masyarakat desa Lubuk Kemang.

Sebelum acara ditutup, Sekretaris Desa (Sekdes) Lubuk Kemang Purnama kembali mengingatkan kepada seluruh perangkat Desa Lubuk Kemang untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. (ZIL)
Share:

Rabu, 16 Januari 2019

Coach Berlisensi, Futsal Putri SMP Pulau Lebar Ikuti Turnamen Bergengsi




MURATARA MSM. COM-  Tim futsal putri SMPN Pulau Lebar Kecamatan Rawas Ulu Kabupaten Musirawas Utara akan mengikuti turnamen bergengsi antar kabupaten/kota yang akan dihelat di lapangan Forza, Kota Lubuklinggau, 19/20 Januari 2019 nanti.

Tim yang dibesut pelatih berlisensi Kabupaten Muratara, Ahyarudin Setiawan akan meladeni laga setengah kompetisi bersama tim kawakan.

Yakni, Flamengo FC, STKIP PGRI Lubuklinggau, Demura, Carbon A, Carbon B, Bopier Jayaloka,  Princess Forza,Meracy Woman, Putri Lubuklinggau dan Queen Devil.

"Target kita tidak muluk-muluk lolos babak penyisihan, baru kita berfikir tentang juara, sebab turnamen ini umum, kita akan bertanding dengan usia yang diatas usia anak-anak kita,"ungkap Ahyarudin Setiawan kepada koran ini, Rabu (16/1)

Ahyarudin sapaan akrabnya mengungkapkan tim futsal putri ini didukung penuh Kepala Sekolah R. Siti Sutarsih ,sehingga segala persiapan disiapkan secara matang.

Dikatakan Ahyarudin, anak-anak diberikan kelonggaran untuk mengikuti sesion latihan di lapangan bola voli SMPN Pulau Lebar. Sehingga para dewan guru dan Kepala Sekolah juga dapat memantau perkembangan latihan anak didiknya.

Sambung Ahyarudin dalam mengikuti turnamen ini sudah dipersiapkan jauh hari, yakni latihan seminggu sekali dan mendekati turnamen latihan setiap hari.

"2minggu sebelum hari H kita sudah laksanakan latihan setiap hari, untuk mematangkan tim anak didik kita,"kata Ahyarudin Setiawan kemarin.

Sambung Ahyarudin Setiawan menu latihan yakni selain mempersiapkan fisik anak anak juga dasar-dasar maen futsal seperti passing,control,drible,taktik sederhana 1vs1,2vs1,dan 2vs2.

"Sederhana, santai tapi tetap fokus. Insya Allah anak-anak dapat menunjukkan kemampuannya nanti ketika bertanding,"utaranya.(MJ)
Share:

Selasa, 15 Januari 2019

Rawat Inap RSUD Rupit Akan Dibangun 3 Lantai




MURATARA MSM. COM - Bupati Musi Rawas Utara HM Syarif Hidayat memastikan ditahun 2019 ini akan ada perbaikan, peningkatan maupun pembangunan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rupit.

Hal itu disampaikan oleh orang nomor satu di Bumi Beselang Serundingan saat diwawancarai awak media mengenai fasilitas RSUD Rupit usai memimpin apel pagi, Senin (14/1).

"Setiap tahun rumah sakit dibenahi. Ditahun 2019 ini ada tiga gedung yang tidak layak dan akan segera dibongkar, dananya Rp. 15 Milyar.  Sementara untuk pelataran rumah sakit akan diaspal." papar Bupati.

Kepala RSUD Rupit dr Herlina menyebut pembangunan yang akan dilakukan berupa gedung Rawat Inap Klas 1 dan Klas 2 terdiri dari tiga lantai. (MJ)
Share:

Tarmizi Tegaskan Tak Ada Istilah Pj Sekda Dilingkari








MURATARA,MSM.COM-Terkait pemberitaan bahwa jabatan Sekda sudah di Lingkari yang di muat di salah satu media online pada tanggal 14 Januari 2019 kemarin yang berkembang di media sosial, Asisten I Setda Muratara Tarmizi  membantah Keras atas pencatutan namanya.

Saat dikonfirmasi,  dirinya mengatakan tidak pernah mengatakan hal itu.

"Demi Allah demi Rasul, saya umur saya hampir 60 tahun. Tidak ada saya mengatakan bahwa calon sekda itu sudah dilingkari .Itu tidak benar."tegas tarmizi. Kemarin.

Dijelaskannya, kronologi cerita yang berkembang di media sosial,sebelumnya memang ada LSM datang  kepadanya hanya untuk mengucapkan selamat kepada nya atas ditunjuk oleh Bupati sebagai PJ Sekda Muratara.

"Memang sebelum pelantikan sekda itu ada dua orang LSM datang kepada saya mengucapkan selamat kepada saya ditunjukkan pak bupati sebagai Pj sekda Muratara. Saya bantah dari mana kamu tau saya ditunjukkan sebagai Pj sekda itu, saya sudah tua sudah mau pensiun,dan dilanjutkannya bahwa ini suatu penghargaan kepada kakak. Kemudian saya katakan alhamdulillah kalo sudah ada di atas meja ini surat tugasnya saya siap."jelasnya.

Dilanjutkannya, lalu saya katakan lagi bahwa untuk menduduki jabatan sekda itu ada yang lebih senior dari saya yakni Alwi Roham, jadi tidak ada saya mengatakan lingkar lingkar itu, sedangkan eselon II saja ikut asessmen apalagi sekelas sekda.dan asessmennya bukan kita itu asessmen Polda. Jadi sekali lagi saya katakan tidak ada yang melingkar yang sudah ditentukan itu,semua berdasarkan potensi, kinerja, kemampuan dan pola pikir kita.

Tarmizi pun mengucapkan permohonan maafnya kepada bapak Bupati Muratara dan kepada publik karena sudah dihebohkan pemberitaan yang tidak benar itu.

"Yang pertama saya mengucapkan permohonan maaf kepada pemerintah daerah kabupaten Musi Rawas Utara dan kepada Bapak Bupati karena sudah ada hebohnya pemberitaan ini,walaupun ini bukan dari saya."katanya.

Dirinya pun belum belum bisa mengambil sikap apakah hal ini akan di somasikan atau tidak semuanya diserahkan nya kepada pengacara pemkab.

"Kalau tentang tuntutan kita lihat perkembangan ini dan semuanya saya serahkan kepada pengacara pemkab Muratara."ungkapnya. (Hamkam)
Share:

Senin, 14 Januari 2019

Pimpin Apel Pagi di RSUD Rupit. Ini Kata Bupati Muratara





MUARARUPIT MSM.COM - Bupati Musi Rawas Utara HM Syarif Hidayat memimpin apel pagi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rupit, Senin (14/1).

Apel pagi yang dimulai sekitar pukul 07.30 WIB, diikuti seluruh pegawai RSUD Rupit, baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Tenaga Kerja Sukarela (TKS). Usai apel pagi, Bupati langsung meninjau seluruh ruangan RSUD Rupit.

Selain apel pagi yang dipimpin langsung oleh orang nomor satu di Bumi Beselang Serundingan, juga dilakukan tes urine mulai dari pimpinan hingga perawat dan pegawai dengan total 300 orang.

Tes urine yang dilakukan terhadap seluruh pimpinan dan pegawai RSUD Rupit, dengan menggandeng tim dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Lubuklinggau. Sebanyak 20 orang BNN dilibatkan dalam tes urine ini.

"Hari ini kita bersih - bersih. Sesuai dengan visi misi kita, Muratara bersih dari Narkoba. Kita lakukan secara bertahap dan kejutan - kejutan seperti hari ini" kata HM Syarif Hidayat saat diwawancarai awak media.

Dirinya berharap, seluruh pegawai RSUD Rupit tidak ada yang terindikasi menggunakan narkoba. Jika dari tes urine nanti ditemukan indikasi tersebut. Maka tidak segan - segan memberikan sanksi.

Sementara itu, Kepala RSUD Rupit dr Herlina mengungkapkan rasa terima kasihnya atas dukungan dan support yang diberikan Pemerintah Kabupaten Muratara kepada RSUD Rupit untuk terus memberikan pelayanan yang prima kepada seluruh masyarakat.

"Kami berupaya sekuat tenaga untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya masyarakat yang ada di Kabupaten Muratara" ucap dr  Herlina. (MJ).
Share:

Oktap Riyadi : Jon Heri Sudah saat nya Pimpin Pwi Sumsel dan Pilihan Teman – Sudah Tepat





PALEMBANG MSM. COM- Terkait agenda acara Konferprov PWI SUMSEL 26 Januari 2019 mendatang, para loyalis Don Jon siap mengawal 2 agenda besar yakni Laporan Pertanggungjawaban Pengurus PWI Sumsel 2014-2019 dan Pemenangan DON JON.

” Kami sebagai loyalis sejati kak Oktaf siap mengawal LPJ beliau dikonferprov nanti. Dan insya Allah didukung oleh mayoritas, karena beliau berhasil memimpin PWI Sumsel dibuktikan dengan beberapa kali mendapat penghargaan, rekrutmen anggota baru, pelaksanaan UKW dan Anggota yang sudah lulus UKW, serta kondusifitas organisasi. Harus difahami bahwa ini organisasi profesi yang lebih mengedepankan kebersamaan bukan provit motif. Kalau mau barometer nya keuntungan anda salah pilih organisasi” jelas Ketua PWI PALI ini.

Selain itu Nurul juga memuji sikap sederhana dan karakteristik H. Oktaf Riady, SH.

” Urusan dengan beliau itu mudah galo. Idak cak kebanyakan pemimpin organisasi lainnyo, beliau idak arogan, galak ndengarke usul dan saran wong .. siapo bae. Terlepas dari kodrat beliau sebagai manusio, aku fikir beliau lah berhasil jadi nahkoda pwi sumsel selamo 2 periode ini” sambung Nurul dengan logat -wonk kito-nya.

Sedangkan Richan Joe, Ketua PWI OKU Selatan menyatakan siap memenangkan DON JON pada perhelatan akbar tersebut.

” Saya bersama-sama rekan PWI 13 Kabupaten/kota se Sumsel dengan ketulusan hati siap memenangkan kando Jonheri. Selain beliau dikenal dekat dengan teman- teman. Beliau sangat berjasa membantu kesuksesan kak Oktaf merekrut kader-kader PWI baru atau wartawan yang bergabung dengan organisasi tertua ini. Mantapkan hati sambil berujar : DONJON is the best” ujar Richan joe

Merespon pernyataan kedua Ketua PWI Daerah tersebut, H. Oktaf Riady, SH menyatakan akan mengikuti mekanisme organisasi dalam penyampaian LPJ nanti.

” Saya ikuti aturan saja, namun saya berterima kasih atas dukungan teman-teman daerah” jelasnya.

Terkait figur Jonheri, Oktaf menganggap dukungan daerah sudah tepat
” Saudara Jonheri adalah Kader terbaik PWI SUMSEL, pilihan teman-teman sudah tepat. Karena dia paling tahu persoalan PWI Sumsel dan punya kedekatan khusus dengan anggota PWI di daerah. Dialah yang selama ini mendampingi saya pada seluruh kegiatan organisasi” pungkas Oktaf saat pertemuan di Rajo Tentra Cafe pada Minggu (13/01). (**)
Share:

Minggu, 13 Januari 2019

Kadis Perkim Siap Dukung Muratara Bangkit





MURATARA,MSM.COM- Bupati Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara)  H. M Syarif Hidayat, kemarin melantik 19 Pejabat Esselon II, III dan IV, Acara tersebut berlangsung di Auditorium Pemkab Muratara pada Rabu 2/01 lalu.

Alfirmansyah. ST. M.Si yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Lingkung Hidup Musirawas Utara, dan kini mengemban amanah menjabat Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PU Perkim) Muratara mengucapakan, Terimakasih kepada Bupati Musirawas Utara H. Syarif Hidayat yang telah memberi amanah jabatan yang baru kepada dirinya, selain itu dirinya mengajak semua pejabat dilingkungan Pemerintah Kabupaten Musirawas Utara dapat berkerjasama dan bersinergi agar tercipta bidang Perumahan dan Kawasan Pemukiman sesuai dengan aturan.

"Terimakasih atas amanah yang diberikan, semoga dapat saya jalani sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku”. ujarnya.

Dilanjutkan Apek sapaan akrabnya (H. Alfirmansyah), dirinya berharap kepada seluruh masyarakat Kabupaten Musirawas Utara agar dapat bersama-sama mengawasi dalam setiap kegiatan Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman, upaya terwujudnya Visi Misi Bupati Musirawas Utara H Syarif Hidayat yakni Program Muratara Bangkit.


"Saya mohon dukungan dan bantuan baik dari stakeholder yang ada maupun rekan-rekan media, siap mendukung Visi Misi Bupati”. harap Alfirmansyah.

Dilanjutkannya, program visi-misi Bupati dan Wakil Bupati Muratara harus kita dukung, terutama dalam bidang pembangunan ini guna mendukung Muratara bangkit.(Hamkam)
Share:

Oknum Sat Pol PP Sarolangun Usir Wartawan





SAROLANGUN MSM.COM - Bertempat diruang pola Pemerintah Kabupaten Sarolangun melakukan mediasi konflik lahan antara PT Agronusa Alam Sejahtera (AAS) kamis (10/1)bersama masyarakat Kecamatan Mandiangin yang mengatasnamakan LSM Suaka Pelindung Pelestari dan Penjaga Lingkungan Hidup (SP3LH).

Disaat para wartawan melakukan peliputan sekitar pukul 13.30.WIB para awak media yang semula bisa meliput langsung, tiba - tiba diusir oleh oknum petugas Satpol PP Sarolangun.

Dengan adanya pengusiran tersebut para awak media menjadi kecewa dan sangat menyayangkan atas kejadian tersebut sehingga media tidak bisa menjalankan tugasnya untuk meliput secara langsung, jelas, serta mendalam. 

Husnil Aqili selaku ketua IWO Sarolangun mengatakan pengusiran para awak media saat bertugas telah melanggar UU Pers Nomor 40 tahun 1999 tentang kebebasan Pers.

“Ketika ini tidak diperbolehkan berarti ada apar? sementara UU Pers sudah jelas soal kemerdekaan pers saat melakukan peliputan” katanya. Ia menambahkan, rapat mediasi yang dilakukan Pemkab Sarolangun merupakan rapat terbuka, jadi tidak ada larangan untuk para media meliput agar supaya mendapat data yang lengkap dan akurat.

Husnil berusaha mencari tahu dengan tanya petugas (oknum Pol PP) siapa yang menyuruh para wartawan keluar, termasuk Arfandi selaku ketua Aliansi Jurnalis Harian Bersatu(AHHB)juga menanyakan hal yang sama serta mengatakan kegiatan peliputan dilaksanakan agar masyarakat mendapatkan informasi yang jelas dan tidak berat sebelah.

Ia berharap kedepan tidak terjadi lagi, kecuali rapat tertutup. Supaya masyarakat tahu tentang publikasi kita, kalau seperti ini kita jadi tertekan, ini sudah melanggar UU. 

Namun tentang pengusiran tersebut dibantah Wakil Bupati Hillalatil Badri,beliau membantah adanya pengusiran para awak Media menjalankan tugasnya, karena rapat bersifat terbuka.

"Hanya saja wartawan yang masuk bergantian karna ruangan yang sempit sehingga mengganggu jalannya mediasi.Jadi tidak ada yang melarang untuk meliput hanya karna ruangan sempit sehingga mengganggu jalannya mediasi" ujar Hillal. (rip)
Share:

Masyarakat Desak PT ASS Agar Sportif




SAROLANGUN MSM.COM - Masyarakat Mandiangin Kabupaten Sarolangn Provinsi Jambi mendesak PT Agronusa Alam Sejahtera (ASS) untuk sportif dalam memberikan ganti rugi tanam tumbuh sekitar 2700 Hektar yang telah digusur oleh oleh PT ASS. 

Mediasi antara perwakilan masyarakat Mandiangin dengan pihak PT ASS yang difasilitasi oleh Pemkab Sarolangun, Kamis (10/1) pun sempat memanas. 

Berdasarkan pantauan wartawan, memanasnya mediasi tersebut diawali dengan adanya salah satu warga mandi angin yang tak puas dengan jalannya mediasi yang akhirnya meninggalkan ruangan.

“Banyak cara dari perusahaan yang intinya mengelak atas persoalan tuntutan ganti rugi tanaman tumbuh masyarakat Mandiangin yang arealnya sudah digusur” ungkap salah seorang warga Mandingin Samsul.

Sukiman selaku pendamping masyarakat juga mengatakan bahwa PT AAS yang beraktifitas di Mandiangin semestinya bertanggung jawab atas tindakan penebangan tanaman tumbuh masyarakat yang sudah dilakukan terdahulu yang berarti taat pada aturan hukum.

Aturan main PT AAS sudah jelas pada Pancasila ke lima dan UUD 1945.serta diatur dalam keputusan menteri kehutanan Nomor: SK 464/MENHUT- II/2009 tentang pemberian izin usaha pemanfaatan hasil hutan kayu pada hutan tanaman industri dalam hutan kepada PT AAS ujarnya. 

Sukiman juga menambahkan pemegang IUPPHK pada HTI dalam hutan sudah Ada larangan, apabila terdapat lahan yang sudah dekelola masyarakat menjadi perkampungan, tegalan persawahan, tagalan atau telah diduduki dan digarap pihak ke tiga(masyarakat)secara syah maka areal tersebut dikeluarkan dari areal kerja IUPPHK pada HTI. Apabila tidak mentaati hal tersebut pemegang IUPPHK pada HTI bisa dikenakan sanksi, karena melanggar aturan perundang- undangan yang berlaku. 

Dalam mediasi tersebut menghasilkan beberapa kesepakatan antara masyarakat dengan PT AAS diantaranya masyarakat hanya minta ganti rugi tanaman tumbuh tanaman yang ada,bukan ganti rugi tanah kebun karet tersebut. 

Namun akan dilakukan konsultasi bersama dengan Tim Terpadu Kabupaten Sarolangun, bersama perwakilan masyarakat,Dinas Kehutanan Provinsi Jambi Serra pihak PT AAS  ke Kementrian LHK pada tanggal15 - 17 Januari 2019 Umar Wabub.

 Mediasi yang dipimpin Wakil Bupati Sarolangun H. Hillalatil Badri didampingi Kapolres AKBP DadanWira Laksana SIK, Kajari Ikhwan Nul Hakim SH, juga dihadiri petinggi PT AAS Randi aga,Firman Purba bersama dua pengacara Naikman Malau dan Edy Syams serta perwakilan dari Kodim 0420 Sarko Mayor Abdul Aziz, dari BPN Sarolangun Serta perwakilan dari Dinas Kehutanan Jambi. (rip)
Share:

Jumat, 11 Januari 2019

Dapat Bantuan 8 Alat Perekam e-KTP. Masyarakat Cukup ke Kecamatan Masing - Masing




MUARARUPIT MSM.COM - Ini kabar gembira bagi masyarakat Kabupaten Musi Rawas Utara. Sebab, saat ini Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) mendapat bantuan 8 alat perekaman e-KTP. 

Kepala Disdukcapil Kabupaten Muratara, H Syafaz SSos MSi kepada awak media mengatakan, bantuan yang diterima oleh Disdukcapil nantinya akan diberikan untuk 7 kecamatan. Sisanya, khusus untuk Disdukcapil Muratara.

"Bantuan ini dari pusat. Saat ini sudah siap, tinggal lagi alat pendukungnya mulai dari ribon dan tintanya. Alat ini akan kami serahkan ke masing - masing kecamatan" ujar H Syafaz diruang kerjanya, Jum'at (11/1).

Dilanjutkannya, dengan adanya alat ini artinya dapat mempermudah proses pembuatan e-KTP. Karena selama ini, saat hendak membuat e-KTP hanya terfokus pada Disdukcapil. 

Setelah diserahkannya alat perekam tersebut kepada masing - masing kecamatan. Pihak kecamatan bisa membantu Disdukcapil dalam hal pemuktakhiran perekaman e-KTP.

Dengan adanya bantuan alat perekaman e-KTP disetiap kecamatan, dapat mempermudah masyarakat untuk mengurus perekaman e-KTP. Masyarakat juga tidak lagi harus ke Disdukcapil jika akan melakukan perekaman, cukup datang ke kantor Kecamatan masing - masing.

"Selama ini kita jemput bola untuk perekaman, waktunya juga sangat pendek. Dalam satu bulan sampai 4 kali kami keliling. Jadi dengan adanya bantuan alat ini dapat membantu masyarakat" tukasnya. (MJ). 
Share:

Pembangunan Muratara Tidak Terfokus Infrastruktur



MURATARA,MSM.COM - Bupati Kabupaten Muratara, H Syarif Hidayat menyatakan bahwa pembangunan Kabupaten Muratara haruslah seimbang. Bukan hanya fokus pembangunan Infrasruktur saja, tetapi pembangunan manusianya juga harus menjadi proritas.

“Makanya kami Pemda Muratara mengirimkan 360 murid ke pulau jawa, “kata Bupati Murarara H. M Syarif Hidayat, Kemarin.


Dengan harapan kedepannya lebih banyak lagi. Kebanggaan bagi orang Muratara melihat anak anak yang dikirimkan sudah banyak yang hafal alqur’an dan hadis.


“Beberapa waktu yang lalu, saya bersama jajaran yang lain sengaja datang ke madura guna melihat anak anak yang kita kirim. Ternyata banyak sekali perubahan, ada yang sudah hafal alqur’an 12 jus, hadist, pasih berbahasa, baik bahasa arab maupun bahasa inggris,”jelas Syarif Hidayat.


Tidak hanya itu, pemda Muratara telah memberikan hak hak yang hidup dan layak bagi Suku Anak Dalam (SAD) layaknya manusia yang lainnya.

Mulai pembangunan gedung tempat tidur, pemberian pakain, makanan hingga pendidikan secara gratis.
“Mereka juga manusia, sama seperti kita. Mereka layak memiliki hak yang sama seperti manusia lainnya. “katanya.


Disisi lain, Taufik said pemuda pancasila mengatakan, mensuport dan membantu sepenuhnya yang sudah dilakukan pemerintah. Karena yang dilakukan misi kemanusiaan.

“selaku pemuda, ayo kita sama sama mendukung misi dan misi pemerintah kita.”Utaranya singkat.(Hamkam)
Share:

Kamis, 10 Januari 2019

Kunjungi RSUD Rupit, Sekda : Pelayanan Sudah Bagus




MUARARUPIT MSM.COM - Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Musi Rawas Utara H Zainal Arifin menilai, pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rupit sudah baik. Kendati demikian, ia mengharapkan untuk terus meningkatkan pelayanan kepada pasien.

Hal itu diungkapkannya saat melakukan kunjungan ke RSUD Rupit, Kamis (10/1). Kunjungan dirinya ke RSUD Rupit yang didampingi Kasubag Humas dan Protokol Indrayani guna silaturahmi sekaligus mengecek pelayanan di RSUD Rupit.

“Kunjungan kita hari ini untuk melakukan silaturahmi dengan para dokter dan juga pasien. Sekaligus untuk mengecek pelayanan di RSUD Rupit ini” ungkap H Zainal Arifin.

Ia  juga meminta kepada seluruh petugas kesehatan di RSUD Rupit untuk melayani setiap pasien yang datang dengan selalu menerapkan 3S, yaki Senyum, Sapa dan Salam.

Menurut Sekda, cara tersebut merupakan salah satu sugesti bagi pasien untuk mempercepat proses penyembuhan. Begitu juga bagi keluarga pasien sendiri. “Sekali lagi untuk pelayanan saat ini sudah bagus dan bersih” tukasnya. (MJ).
Share:

Rabu, 09 Januari 2019

Warga Sri Jaya Makmur Keluhkan Jalan becek



 
MURATARA, MSM.COM -Warga desa Sri Jaya Makmur, Kecamatan Nibung Kabupaten Muratara keluhkan buruknya jalan ke desa mereka.

Mulai tahun 1985 jalan di desa tersebut belum pernah mendapatkan perbaikan dari Pemda Muratara seperti pegerasan jalan mengunakan batu seperti /koral dan aspal siram.

Warga setempat Maspurka (42) menceritakan, kalau hujan   ini  jalan sangat becek  licin dan berisi genangan  ari, sering  pengandara roda dua yaitu motor mengalami,kecelakaan. Sebab selain becek juga banyak lobangnya.

"Karena bayaknya jalan yang berlobang dan berisi genangan air, membuat pengendara sering terjadi kecelakaan di tamba, licinnya jalan," ungkap nya.

Kita harapkan kepada pemerintah  Kabupaten   semoga jalan kami ini  diperbaiki secepatnta, karena jalan ini ada di tengah permukiman warga , Jalan ini sangat di butuhkan masyarakat untuk kepasar, ke desa sebelah.

"Jalan  ini belum perna mendapatkan perbaikan sejak tahun 1985 warga kami desa ,mengadakan perbaikan bersama  seperti membuka genangan air dengan cangkul,supaya jalan ini masih bisa di lewati," pungkasnya. (Hamkam).
Share:

Share:

Selasa, 08 Januari 2019

Warga Harapkan Fungsikan Lampu Jalan


Ilustrasi



MURATARA, MSM.COM- Sejak dipasangnya Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU), di Desa Jadi Mulya (Sp7), Kecamatan Nibung, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) pada tahun 2016 lalu hingga saat ini tidak berfungsi.

Hal itu, menjadi keluhan masyarakat desa dan masyarakat Nibung lainya, pembangunan LPJU yang tidak memberikan azaz manfaat.

"Jika dilakukan pembangunan dengan anggaran ratusan juta hingga miliyaran tanpa memberikan azaz manfaat namanya mubazir dan membuang uang rakyat saja," kata Warga setempat, Ewin (43), Kemarin.

Untuk itu, dirinya meminta Pemerintah Daerah, dalam hal ini Dinas terkait agar menyalakan LPJU yang telah terpasang.

"Lumayan terang sepanjang jalan lebih 1 Km jika 12 titik lampu jalan tersebut dipungsikan," kata ia.

Dilanjutkanya, kondisi itu selain merugikan masyarakat tentu membuat warga desa dan warga lainya saat hendak melintas merasa takut karena gelap.

Serupa yang dikatakan, Wanto (37) juga warga setempat, keberadaan LPJU tersebut sangat diharapkan masyarakat.

"LPJU ini sudah sejak lama warga mengharapkan. Namun sayang saat dibangun tapi tidak memberikan azaz mamfaat," ejar ia.

Dilanjutkanya, dirinya berharap agar dinas terkait bertindak dan memberikan solusinya agar LPJU yang telah terpasang dapat menyalah.(Hamkam)
Share:

Minggu, 06 Januari 2019

Kuto Tanjung Sukses Jadi Tuan Rumah, Muara Kulam Juara #Ulu Rawas Serasa Kota Santri




MURATARA MSM. COM- Awal tahun 2019, Pemerintah Kecamatan Ulu Rawas menggelar Mutsabqoh Tilawatil Quran (MTQ) tingkat kecamatan bertempat di desa Kuto Tanjung dimulai Kamis (3/1) hingga Sabtu (5/1)

Dalam event tingkat kecamatan ini, keluar sebagai juara Kontingen Kelurahan Muara Kulam dengan merebut tropy di berbagai cabang lomba yang dipertandingkan.

Camat Ulu Rawas, Mukhtaredi mengungkapkan rasa syukurnya gelaran MTQ tingkat Kecamatan Ulu Rawas berjalan sukses.

Dia menyatakan masyarakat sangat antusias melihat para kontingen dalam bertanding dan berkompetisi untuk mewakili tingkat kabupaten nantinya.

"Alhamdulillah sukses, Kuto Tanjung serasa di kota Santri, melihat anak-anak mengaji,"ungkapnya, Minggu (6/1)

Dikatakan Mukhtaredi gelaran MTQ tingkat kecamatan kali ini bertujuan mewujudkan syiar agama Islam di Kecamatan Ulu Rawas.

Dengan adanya MTQ ini, diharapkan kedepannya terus keluar generasi Qurani, generasi Islami yang menjadi penerang Kecamatan Ulu Rawas dengan akhalaknya.

Lalu dia mengucapkan selamat kepada kontingen Muara Kulam yang menjadi juara umum, kedepannya prestasi harus dipertahankan dan mampu menjadi barometer ayo mengaji di setiap desa Kecamatan Ulu Rawas.

"Saya ucapkan selamat kepada Muara Kulam, kedepannya dipertahankan,"harapnya.

Camat Mukhtaredi juga menyampaikan penyelenggaraan digelar di awal tahun , agar kecamatan Ulu Rawas lebih siap mengikuti perlombaan tingkat Kabupaten.


Mukhtaredi optimis bagi yang dikirim tingkat kabupaten nantinya dapat memperoleh juara sehingga membawa nama harum kecamatan Ulu Rawas.

"Insya Allah nanti mereka yang akan dikirim nanti dibina lagi, dan betul-betul siap mengikuti lomba tingkatkan  kabupaten ,"harapnya.(ZIL)
Share:

Sabtu, 05 Januari 2019

Buka MTQ Tingkat Kecamatan, Pj Sekda Minta Kades Hidupkan Nilai Qur'ani di Seluruh Pelosok Desa



SUNGAI JERNIH MSM.COM - Bupati Muratara HM Syarif Hidayat melalui Pj. Sekda Muratara H Zainal Arifin membuka secara resmi Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) tingkat Kecamatan Rupit, Sabtu (5/1).

MTQ tingkat kecamatan yang di gelar di masjid Al Barokah Desa Sungai Jernih selain dihadiri Pj Sekda, juga hadir Camat Rupit Asmaun, Ketua LPTQ, Polsek, Koramil, para dewan hakim serta tamu undangan lainnya.

MTQ tingkat kecamatan Rupit tahun ini diikuti 94 peserta yang merupakan utusan terbaik dari 16 desa 1 kelurahan. Tangkai yang diperlombakan antara lain tahfiz Quran, tartil anak - anak dan dewasa, tilawah dan hifzil. Acara sendiri dijadwalkan berlangsung selama dua hari kedepan.

Pj Sekda, H Zainal Arifin mengatakan sesuai dengan tema "Menciptakan Generasi yang Qurani", dirinya mengharapkan seluruh Kepala Desa untuk mengedepankan semangat dalam menghidupkan nilai - nilai Qur'an diseluruh pelosok desa.

Pelaksanaan MTQ tingkat desa, kemudian dilanjutkan dengan mengirimkan utusan ke tingkat kecamatan. Merupakan implementasi dari nilai - nilai Qur'ani, sehingga nuansa itu semarak dan terasa disetiap sudut desa.

Jika diibaratkan, sambung Sekda MTQ seperti tangkai olahraga. Anak - anak yang sudah dilatih dan berprestasi oleh guru ngaji. Jika tidak diikut sertakan pada ajang semacam ini. Maka niatnya untuk belajar menjadi kurang semangat.

"Untuk memancing animo anak - anak untuk belajar Alqur'an, Saya berharap para kades dapat mengganggarkan kegiatan MTQ ditingkat desa" ujar H Zainal Arifin.

Dirinya berharap, seluruh peserta dapat mengikuti perlombaan ini dengan tertib. Persembahkan prestasi terbaik, sehingga dapat mengikuti kegiatan serupa ditingkat Kabupaten.

Dalam sambutannya, Camat Rupit Asmaun memberikan apresiasi kepada seluruh kades se Kecamatan Rupit yang telah mengirimkan utusan pada MTQ tingkat kecamatan. (MJ)
Share:

Lakukan Safari Jum'at Pertama Setelah Dilantik Sekda Harapkan Semua Tokoh Saling Bersinergi dan Mendukung



MUARA RUPIT - Pj. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Musi Rawas Utara, H. Zainal Arifin, Jum'at (4/1). Melakukan sholat Jum'at di masjid Taqwa Kelurahan Muara Rupit Kecamatan Rupit.

Safari Jumat yang dilakukan oleh Sekda merupakan pertama kali sejak dirinya dilantik oleh Bupati Muratara sebagai Sekda Muratara beberapa hari lalu. Safari jum'at kali ini didampingi Camat Rupit, Asmaun.

Dalam sambutannya ia mengatakan, setelah dilantik oleh Bupati pada 2 Januari lalu untuk melaksanakan tugas sebagai Sekda Muratara. Dirinya berharap, semua tokoh dapat bersinergi dan mendukung dirinya dalam mengemban amanah.

"Saya siap 24 jam menerima dan melayani tamu. Jadi jangan sungkan dan takut - takut" ujar putra daerah bumi Beselang Serundingan ini.

Menghadapi pesta demokrasi pada bulan April mendatang, dirinya meminta seluruh elemen masyarakat dapat menggunakan hak pilih sesuai dengan pilihan masing - masing.

Pemilu yang dilaksanakan secara serentak, yakni Pemilihan Presiden dan wakil, Pemilihan DPR RI, DPD RI, DPR Provinsi, dan DPRD Kabupaten. Dirinya meminta masyarakat dapat menggunakan hak pilih secara cermat, terutama saat mencoblos.

"Kepada dulur, sanak saudara, sahabat famili. Pada pemilu tidak ada orang lain, masing - masing masih mempunyai ikatan keluarga. Saya minta pendukung kandidat, jangan saling menghujat. Kita semua bersaudara" ujar Sekda.

Dirinya berharap, pesta demokrasi di Kabupaten Muratara dapat berjalan lancar dan kondusif. (MJ)
Share:

Kamis, 03 Januari 2019

Peringatan HUT Kemenag RI ke-73. Kemenag Muratara Gelar Hari Amal Bakti



MUARA RUPIT MSM.COM - Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Musi Rawas Utara, Kamis (3/1) menggelar Hari Amal Bhakti. Acara yang digelar di Aula Siti Rahma RM Sederhana Kelurahan Muara Rupit dalam rangka memperingati HUT Kementerian Agama RI ke-73.

Hadir Bupati Muratara HM Syarif Hidayat beserta Ketua TP PKK Muratara Ny. Lia Mustika Syarif, Pj Sekda Muratara H. Zainal Arifin. Para Kepala Dinas, tokoh lintas agama, ratusan santri se kabupaten Muratara dan tamu undangan lainnya.



Dalam sambutannya, Kepala Kankemenag Muratara Drs H Ikhsan Baijuri MSi menyampaikan pentingnya nilai - nilai agama yang merupakan jati diri bangsa Indonesia yang senantiasa menjadi landasan serta pedoman dalam mewujudkan suatu bangsa yang bermartabat, makmur, demokratis, dan bertaqwa kepada Allah SWT.

"Kedepan Kementerian Agama mempunyai tugas utama yang cukup berat untuk membentuk karekter manusia yang berakhlak, dan bertaqwa kepada Allah SWT. Untuk itu, dengan digelarnya acara ini diharapkan dapat membentuk suatu kepribadian yang berakhlak" ucapnya.

Dirinya memaparkan, Kementerian Agama dalam menjalankan program dari masa ke masa dapat dijalankan secara maksimal, seperti apa yang diharapkan. Guna mewujudkan terciptanya suasana yang kondusif, harmonis dan dinamis khususnya di Kabupaten Muratara sejalan dengan tema Kementerian Agama untuk Menjaga Kebersamaan Umat.

"Dalam menjalankan program - program kami mempunyai lima budaya kerja yaitu integritas, profesional, inovasi, tanggung jawab dan keteladanan" ujar Drs H Ikhsan Baijuri MSi.

Sementara itu, Bupati Muratara HM Syarif Hidayat yang menyampaikan sambutan Kementerian Agama RI menegaskan melalui peringatan hari Amal Bakti Kementerian Agama, seluruh elemen diingatkan kembali arti pentingnya jaminan hak beragama dalam melaksanakan Pancasila dan UUD 1945.

"Sejalan dengan tema "Jaga Kebersamaan Umat". Saya mengajak seluruh jajaran kementerian agama. Mari senantiasa menebarkan energi kebersamaan, merawat kerukunan dan menempatkan diri diatas dan untuk semua kelompok dan golongan kepentingan" ucap Bupati.

Dikatakan Bupati, memasuki tahun 2019 ini, sedikitnya ada enam sasaran strategis program kementerian agama telah digariskan. Yakni meningkatnya kualitas kehidupan umat beragama, harmoni sosial, dan kerukunan umat beragama, kualitas pelayanan keagamaan, akses layanan pendidikan, mutu pendidikan agama dan keagamaan, dan peningkatan kualitas tata kelola pembangunan bidang agama.

Bupati juga mengharapkan perhatian dari semua elemen umat beragama, serta jajaran kementerian agama terhadap urgensi ketahanan keluarga sebagai basis ketahanan bangsa. Pembinaan ketahanan keluarga haruslah dilakukan terus menerus tiada henti.

Sebelum mengakhiri sambutannya, orang nomor satu di Bumi Beselang Serundingan ini menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada Pemprov dan kabupaten serta kepada semua instansi terkait.

Atas dukungan dan kerjasama lintas sektoral dalam pembangunan kehidupan beragama. Begitu juga kepada kementerian agama pusat dan daerah atas sumbangsih dan kontribusi dalam upaya membangun birokrasi yang modern, bersih dan profesional melayani umat. (MJ)
Share:

Rabu, 02 Januari 2019

Bupati Muratara Lantik Pj Sekda #18 Pejabat Dilingkungan Pemkab Muratara




MURATARA-, MSM.COM – Bupati Musi Rawas Utara HM Syarif Hidayat, Rabu (2/1) melantik Pj Sekretaris Daerah (Sekda) dan 18 pejabat struktural Esselon II, III dan IV di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Musi Rawas Utara tahun 2019.

Pelantikan ini diselenggarakan di gedung Oproom lantai dua Setda Kabupaten Muratara. Hadir Ketua DPRD Muratara Efriansyah beserta anggota, Amri Sudaryono, M. Ali serta unsur OPD lainnya.

Untuk jabatan Pj Sekda, diduduki oleh Zainal Arifin. Sebelumnya sebagai Kepala Dinas Sosial Kabupaten Muratara. Zainal Arifin menggantikan H. Abdullah Matcik yang kini telah habis jabatannya karena telah memasuki masa pensiun.

Dalam sambutannya, Bupati Muratara HM Syarif Hidayat mengucapkan rasa syukur dengan telah terlaksananya pelantikan tersebut. "Saya melihat penempatan jabatan ini sudah dievaluasi secara benar. Jabatan merupakan amanah dan kepercayaan " ungkap Bupati.

Dilanjutkannya, pelantikan seperti ini sudah merupakan hal yang biasa bagi seorang PNS. Pelantikan ini juga merupakan bentuk penyegaran pejabat dilingkungan Pemda Muratara, termasuk Pj Sekda.

"Untuk PJ Sekda, kerjakan pekerjaan Sekda yang lama. Perbaiki sistem administrasi yang ada dengan baik. Bagi kepala PU, saya minta hindari kekerasan dalam pembagian proyek" tegas HM Syarif Hidayat.

"Mohon maaf kalau penepatan yang kurang cocok. Tapi itu lah yang dapat kami sajikan. Selamat bertugas. Layani masyarakat dengan baik," pungkasnya.

Adapun 18 pejabat yang dilantik yaitu Drs. Mustopa dilantik sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Setda Kabupaten Muratara.

Ir. Yan Tulak menjabat Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Setda Kabupaten Muratara. Sudartoni. Spd. MM sebagai Asisten Administrasi dan Umum Setda Kabupaten Muratara. H. Drs. Ibrahim Rusdi dilantik sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan P3A.

Sementara Ir. Ilyas menduduki jabatan Kepala Dinas Kesehatan. Firdaus. SH menjabat Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (SatPol PP). Alhawarizmi. SE. MM dilantik menjadi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika. Alwi Roham. S. Sos diamanahkan menjadi Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP).

H. Haidir Kelingi. S. Sos sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora). Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan  dijabat oleh Herawati. Spd. MM. Drs. Ralin. MM sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKP-SDM).

Al Ahzar. S. Kom. M. Si dilantik menjadi Kepala Dinas Perhubungan. dr. Mahendra Putra menempati posisi sebagai Kepala Pengendalian Penduduk dan KB. Erwin Abdul Karim. Spd. SD yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dispora, dilantik menjadi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol).

H. Alfirmansyah. ST. M. Si dilantik sebagai Kepala Badan Perumahan dan Permukiman. Firdaus. S.sos sebagai Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Kabupaten Muratara. Ali Februri. S. Hut sebagai Kepala Subbagian dan Penyelesaian Sanggah Pada Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Kabupaten Muratara. Serta Ahyaruddin. SE dilantik sebagai Kepala Subbagian Layanan Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Kabupaten Muratara. (Hamkam).
Share:

Ketua KPU Muratara, Lantik 14 PPK Kecamatan



MURATARA,MSM.COM- Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU)  kabupaten Muratara melantik 14 angota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK)  pada Pemilihan Umum tahun 2019 di gedung aula Sitih Rahma Kelurahan Muara Rupit Rabu (2/1).

Di hadiri langsung oleh Bupati Muratara, H Syarif Hidayat dan Ketua KPU Muratara Agus Maryanto juga perwakilan dari kepolisian serta tamu undangan lainnya.

Ketua KPU Muratara, Agus Maryanto mengatakan, proses kegiatan kontistusi ini menjadi kebangaan kita semua, pemilu 2019 akan kita selengarakan pasca putusan MK bahwa pemilihan serentak tanggal 17 april 2019,bukan demokrasi tapi ini adalah suatu tuntutan bagi kami KPU,pintu gerbang indonesia adalah pemilu,akan memastikan 5 tahun kedepan masa depan Indonesia.

"Kebangaan bagi kita karena perdana pemilu didaerah kita secara depenitip,kepada rekan rekan yang baru saja di lantik jalin komunikasi yang positip dan agar pemilu ini nanti menjadi pemilu yang damai," ungkapnya.

Sementara itu Bupati Muratara HSyarief hidayat mengatakan,selamat kepada angota PPK yang baru di lantik  tugas dan tangung jawab adalah amanah,saya harapkan agar mengembankan tugas sesuai dangan tahapan,sehinga akan tercipta Pileg  jujur adil dan damai,tidak ada kendala yang bearti serta tidak merugikan orang lain.


" anggota PPK harus berpungsi berperan dan bersikap netral,menjaga integritas pemilu yang damai berjalan dengan baik jujur siapa lagi kalo bukan kita semua,siapa lagi untuk membangun muratara semoga sukses," pungkasnya. (Hamkam)
Share:

Ucapan Bela Sungkawa


Share:

Selasa, 01 Januari 2019

Festival Bukit Layang Ke-2 Sukses




MURATARA, MSM.COM - Pegelaran festival bukit layang ke-2 tahun 2018, yang di pusatkan di bendungan wisata desa Bukit Ulu, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), sejak Minggu-Rabu (30/12/2018 - 02/01/2019) berjalan sukses.

Kegiatan festival bukit tersebut, dimeriakan dengan berbagai kegiatan lomba dan prosesi budaya adat istiadat pada saat puncak pembukaan Senin (31/12) kemarin oleh Bupati Muratara, H.M Syarif Hidayat.



Dalam pembukaan Festival bukit layang ke-2 dihadiri oleh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Muratara, Camat, Kepala Desa Dalam Kecamatan Karang Jaya, tokoh agama, pemuda dan masyarakat umum lainya.

Dimana mulai dari prosesi kedatangan Bupati Muratara beserta rombongan dilokasi Festival disambut antusias masyarakat dengan tradisi palang bambu dan silad.



Tidak hanya itu, sebelum mulainya acara tradisi penyambutan rombongan pejabat pemerintah daerah juga dengan tari anak bukit layang. Dan diiringi kisah sejara masyarakat bukit ulu yang berasal dari zaman Majapahit budayawan warga setempat. Sehingga pembukaan festival bukit layang kental dengan prosesi adat istiadatnya.

Kades Bukit Ulu, Alfian Efendi mengatakan, festival bukit layang untuk melestarikan adat istiadat serta wisata alam yang ada di Desa Bukit Ulu dan umumnya di dalam wilayah Kecamatan Karang Jaya.

"Dengan ini, kami harapkan kelestarian budaya dan sejarah tetap bertahan dikalangan masyarakat dan generasi muda. Serta menjadikan wisata alam desa bukit ulu hingga manca negara," ujarnya.

Sehingga, dalam kegiatan festival bukit layang selain memperkenalkan diatinasi wisata alam desa bukit ulu yang memiliki lebih dari 11 titik air terjun. Juga melestarikan budaya dan berbagai ajang lomba, seperti : lomba Stand PKK Karang Jaya, Motor Teril, Perahu Dayung dan lain sebagainya.

"Sehingga apa yang diharapkan menjadi destinasi wisata nasional dapat terwujud," paparnya.

Sementara itu, Bupati Muratara, H.M Syarif Hidayat mengatakan, bahwa pihaknya menyambut baik dengan adanya festival bukit layang yang diselenggarakan oleh persatuan kepala desa Kecamatan Karang Jaya dan pihak Kecamatan.

Menurut H. M Syarif Hidayat, bahwa dirinya telah meminta agar Dinas Pariwisata Muratara pada tahun ini dapat membantu dalam promosi wisata bukit layang.

"Kami akan membantu dalam promosi wisata bukit layang melalui dinas terkait. Agar dapat dikenal hingga mancanegara," ujar ia.

Namun dirinya menyarankan, agar segera di bangun musolah dan WC umum dengan baik dan menfaatkan air bendungan yang ada.

Selain itu, dirinya juga meminta agar pemerintah desa dan masyarakat dapat mempertahankan adat dan budaya masyarakat desa dan sejarah bukit layang atau kerio agung.(HAMKAM)
Share:

Desa Bukit Langkap Galakan Gotong Royong Bersih Desa



MURATARA, MSM.COM - Warga dan Pemeritah Desa Bukit Langkap, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), bersama masyarakat desa bergotong royong, membersihkan desa sekaligus melakukan pembangunan penampalan jalan poros desa yang berlobang.

Kepala Desa Bukit Langkap, Dobi Ariandi, mengatakan pihaknya sengaja masyarakat gotong royong membersihkan lingkungan desa sepanjang jalan poros Desa Bukit Langkap guna menggalakan budaya gotong royong di masyarakat.

“Dengan ini lah kami bersama pemerintah Desa dan masyarakat menjunjung tinggi rasa kebersamaan dan kepedulian akan desa dengan cara menjaga, dan memelihara lingkungan desa," kata Dobi.

Tak hanya itu, bahwa mereka bekerja melakukan perbaikan jalan poros desa dengan harapan mendapatkan perhatian pemerintah Kabupaten pembangunan perbaikan jalan poros desa bukit langkap.

"Kerja bakti ini sudah kami jalan sejak menjadi kepala desa tahun 2016 lalu hingga saat ini," jelas ia.

Lebih lanjut ia katakan, bahwa kegiatan gotong royong tersebut merupakan hasil musyawarah aparatur desa bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam pertemuan rutin. Dan disambut antusias warga Desa untuk peduli lingkungan bersih, dan menjaga program pemerintah agar tidak mudah rusak.

Sementara itu, Roni (34) warga, menerangkan gotong royong adalah bagian dari budaya desa bukit langkap peninggalan nenek moyang.

"Dimana dari dulunya budaya gotong royong sudah ada. Bahkan dulu membangun rumah warga juga dengan cara gotong royong. Tapi hal ini mati sudah puluhan tahun," katanya.
Dilanjutkanya, dalam beberapa tahun terakhir alhamdulillah bakti sosial masyarakat tumbuh kembali. "Mulai membangun masjid. Membantu warga rehap rumah hingga saat ini pemberaihan lingkungan desa," paparnya.(Hamkam)
Share:

BPBD Kembali Gelar Sosialisasi Pelatihan Masyarakat Dalam Menghadapi Bencana Di Ulu Rawas



ULURAWAS MSM. COM - Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kembali menggelar sosialisasi dan pelatihan masyarakat dalam menghadapi bencana alam.

Setelah kemarin di Kecamatan Rawas Ulu, hari ini Selasa (1/1) pelatihan digelar di Desa Sosokan Kecamatan Ulu Rawas. Hadir Kepala BPBD Zulkufli, Camat Ulu Rawas Muhtaridi, Kades Sosokan Sagiman, pendamping desa, masyarakat dan tamu undangan lainnya.

Kades Sosokan Sagiman meminta masyarakat mengperhatikan materi yang disampaikan oleh narasumber. Sebab, pelatihan ini sangat penting dalam menghadapi situasi bencana.

Camat Ulu Rawas Muhtaridi menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran kepala BPBD Kabupaten Muratara dalam sosialisasi pelatihan dalam menghadapi bencana alam.

"Apa yang disampaikan oleh narasumber, dapat dipahami oleh masyarakat" ujarnya. Ia juga mengharapkan kepada masyarakat untuk mempererat persatuan dan kesatuan. Terlebih dalam menghadapi pesta demokrasi.

Kepala BPBD Zulkifli menegaskan perlunya penanggulan secara dini terhadap potensi terjadinya bencana, salah satunya kebakaran. Upaya yang dapat dilakukan dengam tidak membakar lahan saat membuka lahan perkebunan.

"Korsleting listrik merupakan salah satu pemicu terjadinya kebakaran. Untuk itu perhatikan betul instalasi listrik dirumah masing masing. Apakah kabel yang digunakan sudah memenuhi standar PLN apa belum"papar Zulkifli.

Dirinya meminta, pemerintah desa hendaknya membentuk relawan siaga bencana. Sehingga ketika terjadi bencana dapat segera ditanggulangi, selain itu juga dapat meminimalisir kerugian akibat bencana. (ZIL)
Share:

Pendaftaran Dibuka, Panitia Yakin Peserta Kontes Batu Akik Membludak





LUBUKLINGGAU MSM. COM -  Ketua Batu Akik Kabupaten Musi Rawas Utara, Lubuklinggau dan Musi Rawas, H.Ifwan Setiabudi memastikan kontes batu akik 2019 di kota Lubuklinggau bakal terselenggara pada tanggal 18 Januari 2019.

Dikatakan Kak Ifwan sapaan akrabnya, kontes batu akik dengan kelas anggur klasik dan cempaka ini akan digelar di komplek rumah  sekaligus tokonya bertempat di Jalan Lapter Silampari nomor 7 RT 4 Kelurahan Air Kuti Kecamatan Lubuklinggau Timur 1.

"Kita sudah buka tanggal 30 Desember tadi dan akan kita tutup tanggal 17 Januari 2019, saya yakin peserta membludak sebab semenjak kita informasikan melalui medsos dan pertemanan lainnnya sudah banyak yang bertanya-tanya kegiatan yang akan kita selenggarakan,"ungkap kak Ifwan, Selasa (1/1)

Lanjut  Kak Ifwan panitia juga sudah mematangkan dalam memeriahkan kegiatan,  yakni pendaftaran tidak diminta uang sepeserpun.

Lanjutnya sebagai kegiatan tambahan bakal ada lelang dan tukar batu akik bagi pecinta batu akik bumi Silampari.

Sambungnya sebagai menambah daya tarik kegiatan, pihaknya sudah mengkontak band lokal Lubuklinggau band Bunayu.

Tentunya ungkap  Kak ifwan kegiatan yang akan diselenggarakan adalah motivasi pecinta pengrajin batu akik untuk memboomingkan kembali batu akik di tiga wilayah ini.

"Tema kita dalam kegiatan ini melalui silaturrahmi booming kan batu akik 2019 bisa, bangkit dan sempurna,"ungkapnya.

Ditambahkan Kak Ifwan tekhnis kegiatan dalam pelaksanaan kontes batu ini tiap orang membawa dua batu akik, dan dipertandingkan dalam satu hari.

"Yang menang dapat tropy dan piagam penghargaan nantinya,"ucap Kak Ifwan.

Untuk diketahui even besar ini disponsori Linggau hobi akik, Perkobakin, dan Batu Anggur Indonesia. (ZIL)
Share:

Perayaan Tahun Baru Di Rawas Ulu Dirayakan Warga Secara Khidmat



MURATARA MSM. COM-Suasana pergantian tahun baru di Kecamatan Rawas Ulu Kabupaten Musi Rawas Utara, dirayakan masyarakat secara khidmat.

Berdasarkan pantauan, mulai sekitar pukul 19.00 WIB hingga detik detik pergantian tahun. Beberapa masyarakat terlihat berkumpul bersama kerabat dan teman teman terdekat.

Tak ada yang istimewa, hanya beberapa potong jagung dan ayam bakar yang menjadi hidangan penyambut tahun 2019.

Tepat pukul 00.00 WIB, tak ada percikan kembang api yang dinyalakan warga. Hanya saja dibeberapa tempat, segelintir warga masih tetap menyalakan kembang api.

Wartawan MSM. COM mencoba bertanya kepada beberapa warga yang sedang menunggu detik detik pergantian tahun. Menurut Bani, salah satu warga Rawas Ulu, tahun ini sengaja tak merayakan pergantin tahun baru secara berlebihan.

"Negara kita sedang berduka mas, banyak bencana. Takut kalau mau bepergian jauh.mending disini saja bersama keluarga" tuturnya.

Hal senada diutarakan Lismiati, menurutnya tak sepatutnya disaat saudara saudara di sepanjang selat sunda tertimpa musibah, perayaan tahun baru dilakukan secara berlebihan.

"Tahun lalu kita tahun baru ke Bengkulu, tahun ini cukup di rumah saja. Takut sih, denger banyak musibah" tuturnya.(Andy-Frans)
Share:

Postingan Populer

Arsip Blog