Selasa, 15 Oktober 2019

Kepala BNK Muratara Dikukuhkan



MURATARA MSM.COM - Akhirnya Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Musi Rawas Utara (Muratara) terbentuk, dengan dikukuhkannya Kepala dan Satuan Tugas (Satgas) BNK oleh Bupati Muratara HM Syarif Hidayat, Selasa (15/10).

Pengukuhan yang berlangsung dikediaman rumah jabatan Bupati Muratara, di Desa Terusan Kecamatan Karang Jaya hadiri langsung Kepala BNN Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Brigjen Pol. John Turman Panjaitan.

Bupati Muratara, usai mengukuhkan Kepala dan Satgas BNK Muratara mengungkapkan keyakinannya akan terbentuknya BNK. Mengingat kondisi peredaran narkoba sudah memprihatinkan, dimana sudah sampai ke pelosok desa-desa.

"Kita sangat serius mencegah dan memberantas penyalahgunaan narkoba, apalagi sekarang sudah ke pelosok desa," Kata Syarif Hidayat.

Sebagaimana misi kepemimpinan mereka, lanjutnya perang terhadap narkoba ini sudah dituangkan dalam salah satu misi mereka yakni, Mewujudkan Muratara bebas narkoba.

"Jelas sekali pada misi keenam kami yakni Mewujudkan Muratara bebas narkoba, dan kami serius, karena kita harus menyelamatkan generasi kedepan, "ucapnya.

Untuk perkantoran BNN kedepan, Pemkab Muratara telah menyiapkan lahan seluas 1 hektar, begitu juga untuk operasional sudah dianggarkan di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol).

"Kemaren (Senin, 14/10) seluruh pengurus BNK Muratara diambil sampel urine nya, Jangan sampai ada petugasnya sendiri yang mengkonsumsi narkoba, Alhamdulillah hasilnya semua negatif," Kata HM Syarif Hidayat.

Sementara itu,  Kepala BNN Provinsi Sumsel, John Turman Panjaitan selain memberikan ucapan selamat kepada Kepala dan anggota BNK, dirinya juga mengapresiasi kinerja Bupati dalam hal pemberantasan narkoba.

"Kami menyambut baik dan mendukung upaya Bupati dalam pencegahan narkoba. Sebagaimana tertuang dalam visi Pemkab Muratara. Kami juga salut kepada bapak Bupati. Yang sudah menghimbahkan lahan untuk kantor BNN.. Saya janji kalau Muratorium BNN maka kita diprioritaskan BNK Muratara dan BNK Lahat untuk dijadikan BNN. "beber dia.

JT Panjaitan menjelaskan dalam hal kepengurusan BNK Muratara, sebagaimana data sudah lengkap, termasuk dari unsur kesehatan.

Menurut JT Panjaitan, dalam hal sosialisasi, di Kabupaten Muratara dinilai sudah baik, bisa dikatakan sudah mencapai 60 persen.

TJ Panjaitan mengintruksikan tugas untuk BNK Muratara yakni melakukan
Sosialisasi khususnya di sekolah-sekolah baik melalui spanduk, maupun kunjungan langsung. Selanjutnya membuka layanan pengaduan atau konsultasi bagi masyarakat umum.

"Salah satu keberhasilan BNK yakni banyaknya masyarakat atau orang tua yang datang konsultasi, Untuk menginformasikan lantaran adanya penggunaan narkoba sehingga perlu dilakukan rehabilitasi,"paparnya yang menyebutkan kalau Kabupaten Muratara masuk kategori Green ke kuning. Artinya hati-hati lewat dikit merah sama seperti Kota Palembang.

Untuk diketahui usai melakukan pengukuhan, selanjutnya Bupati Muratara HM Syarif, dan para tamu undangan menuju kantor BNK yang berada di Desa Terusan Kecamatan Karang Jaya. (HP/MJ)
Share:

Puskesmas Rupit Salurkan 1500 Masker Bagi Pengguna Jalan







MURATARA,MSM.COM--Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kecamatan Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) membagikan 1500 masker secara gratis kepada pengguna jalan, sekaligus sosialisakan stop pembakaran hutan.

Pembagian maskes, disebabkan kembalinya kabut asap yang begitu pekat diakhir ini. Pembagian masker diberikan kepada warga yang melintas di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum)

Kepala Unit Pelaksana Tehnis (KUPT) Puskesmas Kecamatan Rupit dr Jeri Afrimando mengatakan hari ini (14/10) melakukan pembagian masker di Kecamatan Rupit yang di pusat di persimpangan Kecamatan Karang Dapo, tepatnya di simpang Empat KBM Kelurahan Muara Rupit.

"Ya hari ini kami menyalurkan masker sebanyak 1500 bagi warga dan pengguna jalan lainnya,"katanya, senin (14/10)

Sambungnya, pembagian masker merupakan wujud aksi cepat tanggap terhadap pencegahan penyakit yang bisa disebabkan oleh kabut asap.

Ia berharap dengan pembagian masker ini masyarakat bisa terbantu, dikarenakan kondisi udara di Muratara kembali tidak baik dan berpengaruh terhadap tubuh.


"Kepada masyarakat Musi Rawas Utara, untuk memakai masker kalau mau berpergian keluar rumah dan perbanyak minum Air putih konsumsi buah-buahan," ajaknya.


Sementara itu, Nia Warga kelurahan Muara Rupit, Kecamatan Rupit menyambut baik yang lakukan oleh Dinas Kesehatan Muratara yang telah melakukan pembagian masker.

"Ini sangat membantu kami sebagi pengendara sepeda motor melihat kondisi udara yang lagi tidak baik beberapa hari terakhir ini,"Utaranya (**)
Share:

Senin, 14 Oktober 2019

DLHP Terima 13 Unit Motor Pengangkut Sampah



MURATARA MSM.COM - Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) Kabupaten Muratara, menerima 13 unit motor pengangkut sampah. Dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Perhutanan RI.


Hal itu diungkapkan Kepala DLHP, Zulkipli melalui Kepala Seksi Persampahan, Agus diruang kerjanya, Senin (13/10). Ia mengatakan, bantuan motor pengangkut sampah itu merupakan usulan dari Pemkab Muratara yang telah diajukan ke pusat beberapa bulan yang lalu.


"Usulan kami sebelumnya sebanyak 82 unit yang diperuntukan bagi desa - desa di Muratara. Namun, baru terpenuhi sebanyak 13 unit. Motor - motor ini nantinya akan kita bagikan ke desa - desa" jelas Zulkipli.


Ia berharap, dengan adanya bantuan motor pengangkut sampah ini. Sampah di desa dapat dikelola dengan baik, masyarakat juga tidak membuang sampah sembarangan. "Dengan motor ini, sampah diangkut ke TPS, selanjutnya dari TPS akan diangkut ke TPA" sambungnya. (MJ)
Share:

Pelajar SMAN Surulangun Kembali Lakukan Aksi Demo Tuntut Kepsek Mundur. Ini Kata Wabup Muratara !



MURATARA MSM.COM - Untuk kedua kalinya, pelajar SMAN Surulangun melakukan aksi demo. Pada aksi yang kedua ini, Senin (14/10) tuntutan mereka tetap sama, meminta pergantian kepala sekolah.


Terkait hal itu, Wakil Bupati Muratara H Devi Suhartoni pada sekitar pukul 10.00 WIB. Langsung menuju ke SMAN Surulangun, untuk melakukan pertemuan dengan para siswa dan guru di gedung SMAN Surulangun.


Dalam pertemuan itu, Devi menegaskan sudah seharusnya kepala SMAN Surulangun saat ini mengundurkan diri dari jabatannya. Sebab, sudah dua kali ini didemo oleh para para siswanya sendiri.


"Ini sudah cukup alasan bagi seorang pemimpin mengundurkan diri dari jabatan yang dipegangnya. Karena anak - anak ini sudah tidak nyaman lagi dan mereka melakukan aksi ini sudah memiliki alasan yang sudah tidak bisa ditahan lagi" ujar Devi.

Langkah selanjutnya, sambung Devi, ia akan melakukan koordinasi ke Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan.


Ditempat yang sama, Camat Rawas Ulu Abdul Kadir mengharapkan, permasalahan yang ada saat ini cepat teratasi. Sehingga kegiatan belajar mengajar kembali bisa berlangsung normal.


Dalam audensi yang dihadiri langsung oleh Wabup itu, turut hadir pula Kepsek SMAN Surulangun, Koramil, Ketua Komite dan pelajar SMAN Surulangun yang mewakili pelajar lainnya. (ZIL)
Share:

Minggu, 13 Oktober 2019

Digelar Di SMPN Surulangun. 16 Sekolah Model Ikuti Bimbingan LPMP Sumsel



MURATARA MSM.COM - 16 sekolah model terdiri dari SD, SMP dan SMA mengikuti kegiatan penyusunan program dari Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Sumsel.


Kegiatan yang dilaksanakan di SMP Negeri Surulangun, Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Muratara, Sabtu (12/10). Diikuti Kepala Sekolah, Ketua Tim penjamin mutu sekolah dan bendahara dari masing - masing sekolah yang mengikuti kegiatan itu.


Kepala SMPN Surulangun, Laisa MPd mengatakan, menjadi kebanggaan tersendiri bagi SMPN Surulangun, dengan kedatangan tim LPMP Sumsel di sekolah ia pimpin. Dengan kedatangan tim LPMP ini, menjadi spirit baru untuk terus berbenah dalam segala hal.

"Mohon kepada tim LPMP Sumsel untuk memberikan bimbingan. Agar kami lebih maksimal lagi, begitu juga dengan sekolah - sekolah yang ada di Muratara ini" kata Laisah.  (Ardit)
Share:

Sabtu, 12 Oktober 2019

Pentingnya Masalah Kearsipan. Dispusip Muratara Gelar Bimtek




MURATARA MSM.COM - Sesuai dengan Surat Keputusan (SK) Bupati Muratara, tentang pembinaan dan pengawasan kearsipan di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Muratara.


Menindaklanjuti SK tersebut, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) di Dinas Perhubungan (Dishub), Jum'at (11/10).


Kepala Dispusip, Herawati melalui Kabid Penyelenggara Kearsipan, Muhamad Hadi menjelaskan, Bimtek yang diadakan pihaknya di Dishub berdasarkan perintah Bupati Muratara yang tertuang dalam SK yang mewajibkan setiap OPD dilakukan pembinaan kearsipan.


"Mengingat kearsipan ini sangat penting. Pembinaannya juga terdiri dari beberapa tahap diantaranya pembinaan dan monitor. Hasilnya seperti hari ini" kata Muhamad Hadi.


Dia menambahkan, hal serupa juga akan dilakukan Dispusip di setiap OPD di lingkungan Pemkab Muratara. Hal itu untuk monitor dan evaluasi, sejauh mana kinerja dan progres dari masing - masing OPD terkait masalah kearsipan.


Pembinaan dan audit akan dilakukan oleh tim. Dimana salah satu timnya adalah Inspektorat. Ia mengingatkan, akan ada sanksi hukum, bila OPD tidak menjalankan kearsipan.  Hasil audit nantinya akan dilaporkan ke KPK.


"Setiap OPD nantinya akan kami beri pembinaan tentang kearsipan ini. Dari kriteria itu, mungkin hasilnya kurang bagus atau tidak diarsipkan. Nah, berarti ini temuan" terangnya.


Kepala Dishub Muratara, Azhar melalui Sekretaris Sarjono, menyampaikan rasa terima kasinya dengan adanya pembinaan kearsipan ini. Dengan pembinaan ini, masalah kearsipan ini lebih mereka pahami. (MJ)
Share:

Jumat, 11 Oktober 2019

Terpilih Secara Aklamasi. H Marwan Menjadi Plt. Ketua PWI Muratara





MURATARA MSM.COM- H Marwan, terpilih secara aklamasi sebagai Plt Ketua PWI Kabupaten Muratara  mengisi kekosongan tampuk pimpinan  organisasi pers tertua di Indonesia .

Terpilihnya H Marwan  merupakan keputusan rapat PWI Muratara  yang digelar, di ruang rapat Bina Praja  Pemkab Muratara, Jumat (11/10)  yang dihadiri pengurus dan anggota PWI Muratara.

Sekretaris PWI Muratara, Aspin Dodi, usai rapat menyampaikan, rasa syukurnya dengan lancarnya acara rapat yang berjalan sesuai rencana.

Kedepan, sambung Aspin, teman teman PWI Muratara berharap, semakin terjalin kebersamaan yang telah dibangun selama ini. Dan kepengurusan PWI Muratara dapat berjalan sesuai dengan AD/ART yang ada, sehingga PWI Muratara dapat lebih maju.

"Intinya acara hari ini sukses. Kawan kawan PWI Muratara sepakat dan berkeyakinan PWI Muratara bisa lebih maju" tukas Aspin.

Sementara itu Muhayan sebagai anggota PWI Muratara mengatakan, dengan terpilihnya H Marwan sebagai plt PWI Muratara, ia berharap kedepannya ada rasa kebersamaan.

Selain itu, untuk memajukan organisasi PWI Muratara  sekaligus meningkatkan kualitas wartawan di Bumi Beselang Serundingan ini. (MJ)
Share:

Diseminasi Imbas Sekolah Model di SMPN Remban. Suryati : Dapat Meningkatkan Mutu Sekolah



MURATARA MSM.COM - Empat sekolah, terdiri dari 1 Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan tiga Sekolah Dasar (SD), mengikuti Diseminasi Imbas Sekolah Model, di SMP Negeri Remban Kecamatan Rawas Ulu Kabupaten Muratara, Kamis (10/10).


Keempat sekolah tersebut yakni SMP Negeri Remban, SD Negeri 1, 2 dan 3 Remban, dan SD Negeri 2 Lesung Batu Kecamatan Rawas Ulu. Ditambah dengan SMP Negeri Karang Anyar Kecamatan Rupit.


Kepala SMP Negeri Remban, Suryati SPd menjelaskan, diseminasi ini diikuti kepala sekolah, operator dan dua orang guru senior dari sekolah yang termasuk dalam imbas sekolah model.


"Diseminasi ini menghadirkan narasumber dari PASDA sekolah Model Kabupaten Muratara" terang Suryadi.

Ia berharap, dengan adanya diseminasi imbas sekolah model ini, dapat meningkatkan mutu sekolah. Terutama sekolah yang ia pimpin, agar lebih maju dan bermutu di kecamatan Rawas Ulu, maupun di Kabupaten Muratara. (ZIL)
Share:

Kamis, 10 Oktober 2019

Percepatan Penggunaan KIA, Disdukcapil Lakukan MoU



MURATARA, MSM.COM - Percepatan dalam pembuatan Kartu Identutas Anak (KIA) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) melakukan kerjasama dengan Dinas Pendidikan (Disdik), Kamis (10/10)

Kerjasama tersebut dalam rangka mempercepat pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA) kepada seluruh anak di wilayah Kabupaten Muratara.

Kepala Disdukcapil Muratara, Aan Andrian mengatakan, berbagai terobosan dilakukan pihaknya untuk mempercepat pembuatan KIA.

Salah satunya melakukan kerjasama dengan Disdik Muratara yang nantinya akan menginstruksikan anak-anak di seluruh sekolah untuk membuat KIA.

"Pembuatan KIA melalui sekolah ini kami nilai cukup efektif, jadi kita harus jemput bola, supaya mencapai target," katanya

Pihaknya menargetkan sampai akhir tahun 2019 ini sebanyak 20.000 KIA yang diterbitkan.  Disdukcapil dan Disdik Muratara akan turun langsung melalukan pendataan ke sekolah-sekolah untuk perekaman dan penerbitan KIA.

Aan menjelaskan, KIA adalah kartu identitas diri bagi anak yang fungsinya seperti e-KTP sebagai kartu identitas resmi menjadi warga negara Indonesia.

Kartu tersebut berlaku sampai anak berusia 17 tahun atau pada umumnya kelas 2 SMA yang kemudian digantikan dengan e-KTP.

Kepala Disdik Muratara, Sukamto menyampaikan, pihaknya menyambut baik upaya percepatan pembuatan KIA kepada seluruh anak sekolah di Kabupaten Muratara.

"Kami siap membantu Disdukcapil untuk melakukan pendataan anak sekolah. Harapan kami program ini berjalan dengan baik," katanya.

Sebelum pendataan, terlebih dahulu harus dilakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah agar siswa dan orangtuanya paham apa fungsi dan kegunaan KIA tersebut.

Sukamto membeberkan, ada sekitar 34.000 anak yang akan menjadi sasaran pembuatan KIA, mulai dari tingkat TK/PAUD, SD, SMP dan SMA sebelum umur 17 tahun.

Dengan rincian, TK/PAUD sebanyak 4.000 anak, SD 22.000 siswa, SMP 7.000 siswa, dan SMA sederajat yang belum berumur 17 tahun 1.500 siswa.

"Kita tidak ada sekolah mana yang didahulukan pendataannya, yang jelas kita akan prioritaskan mana sekolah yang sudah lengkap,"Utaranya. (MJ/HP)
Share:

Kunjungi Desa, Wakil Bupati Mendadak Jadi Guru Sekolah




MURATARA MSM.COM-Wakil Bupati Muratara H Devi Suhartoni mendadak jadi guru di sekolah Madrasah Alia Al Khoiriah di Desa Batu Gajah Lama, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara. Kunjukan itu ditujukan untuk meninjau sejumlah pembangunan sekaligus memberikan pemahaman terhadap pelajar agar semangat membangun Muratara.


Kamis (10/10) sekitar pukul 14.59 WIB, H Devi Suhartoni saat mengunjungi bangunan sekolah MA Al Khoiriah di Desa Batu Gajah Lama, mengatakan pembangunan karakter anak sangat diperlukan dalam mempercepat proses pembangunan di Muratara. Dia meminta seluruh pelajar menanamkan sifat cinta daerah dan bangga menjadi warga Muratara.


 "Ini merupakan fisiologi dan sosiologi, jika Muratara ini maju kalian juga akan bangga. Tapi untuk membangun daerah, diperlukan semangat positif sejak dini," katanya, saat memberikan materi ke pelajar MA Al Khoiriah.


 ‎Dia berharap pelajar di wilayah Muratara ke depan dapat meningkatkan SDM dan masyarakat yang berkualitas. Namun peningkatan SDM itu, harus dibarengi dengan semangat positif yang ditanam sejak dini. "Kalian harus punya cita-cita untuk membangun daerah. Karena kalian ke depan semuanya akan menjadi pemimpin. Mungkin ada yang jadi doktor, polisi, tentara, bupati, wakil Bupati. Tapi kalian harus punya tekat yang kuat karena kalian anak-anak Muratara," bebernya.


 H Devi Suhartoni meminta pelajar, selama menempuh dunia pendidikan hingga tamat di perguruan tinggi.  anak-anak Muratara harus kembali ke daerah untuk membangun daerah. Karena saat ini banyak masyarakat Muratara yang sekolah di perguruan tinggi, namun menetap di luar daerah dan tidak kembali lagi ke Muratara. "Silakan kalian sekolah yang tinggi, tapi ingat kalian harus kembali ke Muratara. Karena kalian masa depan Muratara yang hebat-hebat," tutupnya.


 Sementara itu, Santi salah satu pelajar yang dibincangi mengaku, cukup antusias dan tidak menyangka dia dan rekan-rekannya bisa belajar secara langsung dengan wakil Bupati Muratara. "Tadi idak tahu ado pak Wabub, tapi seneng jugo sudah di kasih materi fisiologi dan diajar langsung sama wakil Bupati Muratara," katanya. Dia mengaku, ke depan kondisi Muratara akan terus mengalami perubahan seiring dengan roda pembangunan yang tengah berjalan.


"Harapan kami ke depan sekolah-sekolah di Muratara bisa lebih bagus, kalau bisa ada universitas di Muratara supaya kami sekolah setelah tamat SMA tidak jauh-jauh ke luar daerah,"pintanya. (Hamkam)
Share:

Rabu, 09 Oktober 2019

Massa SPSI Pauh Demo Pemkab Muratara



MURATARA, MSM.COM--Puluhan massa yang tergabung dalam Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Desa Pauh Estate PT SAP, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) melakukan aksi demo di depan Kantor Pemrintah Kabupaten Muratara, Rabu (9/10).

Demo dilakukan menyikapi belum adanya realisasi kesepakatan tripartitte antara Management PT SAP,  Pekerja dan Pemerintah Muratara yang dilaksanakan 04 Desember 2018 lalu dan 04 April 2019 di Disnakertrans, maka kami dengan ini selaku pengurus SPSI menyatakan sikap.

"Pendemo memintak pengesahan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) yang diatur dalam undang undang Nomor 13 tahun 2003 pasal 108, perbaikan redaksional SK Karyawan, penyusunan struktur dan skala upah, slip gaji pada setiap penerimaan gaji, meminta 40 jam kerja dalam satu minggu, memintak tanggal penerimaan gaji selambat lambatnya tanggal 10 pada setiap bulannya."

Selain itu pendemo juga mendesak pihak management PT Surya Agro Persada menghentikan tindakan pemutusan hubungan kerja secara sepihak yang melanggar undang undang Nomor 13 tahun 2003 pasal 151 dan Pasal 164.

"Sebelumnya sudah dilakukan pemecatan oleh Pihak perusahaan secara sepihak. Sebanyak 170 kayawan,"kata Ketua Paud Estate PT SAP SPSI Piter Japar disela sela aksi demo.

Wakil Bupati Muratara H Devi Suhartoni dalam audiensi menyampaikan selaku pemerintah akan mempasilitasi pendemo, masalah mereka cuma mengikuti penandatanganan SK PKB terhadap upah.

"Besok (10/10/ kami panggil pihak perusahaan, semua tandatangan SK PKB. Sudah selesai,"Ujarnya

Ditambahnya, saya juga akan menegur pihak perusahaan, karena telah melakukan pemecatan secara sepihak terhadap sejumlah pekerja.(MJ)
Share:

Selasa, 08 Oktober 2019

Ajak Masyarakat Jaga Kesimbangan Alam. DLHP Muratara Gelar Sosialisasi




MURATARA MSM.COM - Puluhan Kepala Desa dari tiga Kecamatan yakni Kecamatan Karang Dapo, Nibung dan Kecamatan Rupit. Mengikuti sosialisasi Kebijakan Pencegahan Kebaran Hutan dan Lahan (Karhutlah), Selasa (8/10).

Sosialisasi yang digelar oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) Kabupaten Muratara itu, berdasarkan Undang - Undang Nomor 23 tahun 2009 tentang pembinaan dan pengelolaan lingkungan hidup.

"Tujuan sosialisasi ini, mengajak seluruh masyarakat di Kabupaten Muratara. Mari kita menjaga keseimbangan alam dan tidak membabat dan membakar hutan sembarangan" terang Kepala DLHP Zulkifli.

Sementara, Kepala UPTD KPH wilayah XIV Rawas, Herman mengatakan, berdasarkan pantauan pihaknya, peningkatan titik hotspot di Muratara tahun 2019 cenderung lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya. Dalam satu hari, sambung Herman, titik api mencapai 155 titik.


"Memang cenderung meningkat di 2019 ini. Luasan lahan dan hutan yang terbakar sampai saat ini mencapai sekitar 4 ribu hektar. Untuk itu, pada hari ini kita melakukan antisipasi bersama untuk persiapan Rencana Pengolahan Hutan Jangka Panjang (RPHJP)" kata Herman. (MJ)
Share:

Dispertankan Gelar Lomba Gemar Masak Ikan



MURATARA MSM.COM - Beragam kreasi makanan yang berasal dari panganan ikan ditampilkan oleh seluruh perwakilan kecamatan pada Lomba Masak Serba Ikan (LMSI) tingkat kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) tahun 2019.

Lomba yang dilaksanakan oleh Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Muratara sekaligus sosialisasi yang berlangsung di Hotel Burza, Senin-Selasa (7-8/9).

Sebagaimana tema yang diangkat kali ini melalui sosialisasi dan lomba LMSI tingkat kabupaten Kita ciptakan ragam menu masakan ikan untuk generasi yang sehat, kuat dan mencegah stunting.

Kegiatan dibuka oleh Bupati Muratara, HM Syarif Hidayat yang diwakili oleh Sekda, Alwi Roham dan dihadiri oleh Ketua TP. PKK Kabupaten Muratara, Lia Mustika Syarif dan Ketua DWP Nur Aini Alwi Roham dan kepala atau perwakilan OPD dilingkungan Pemkab Muratara.

Sekda Kabupaten Muratara, dalam membuka kegitan menyampaikan pentingnya mangkonsumsi ikan karena bagus untuk perkembangan anak, bail untuk otak maupun fisik.

Hendaknya, dengan sosialisasi dan lomba, Bukan hanya gemar makan ikan, tapi kreatif dalam membuat makanan.

Lebih lanjut ditambahkan Sekda, Pentingnya keragaman makanan ikan, selain menumbuhkan semangat dalam konsumsi ikan.

"kalau cuma satu jenis pasti mulu (bosan,red). Kalau dulu ikan banyak sehingga kurang dimodifikasi dalam jenis masakan, Untuk itulah diharapkan mulai dari anak-anak hingga dewasa gemar makan ikan," "kata Alwi Roham.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Muratara, Lia Mustika Syarif dalam arahannya mengapresiasi terlaksananya kegiatan sosialisasi dan LMSI.

Menurut Lia Mustika Syarif Dispertanikan merupakan salah satu dinas yang dinilai berhasil. "Terbukti saat turun ke masyarakat,  meninjau sendiri, masyarakat sudah dirasakan adanya bantuan pemerintah ke masyarakat,"papar dia.

Harapannya usai mengikuti sosialisasi ini, diajarkan kepada masyarakat bagaimana membuat makanan atau masakan dari ikan.

"Saat ini kebanyakan ibu-ibu maunya serba praktis, seperti memberikan makanan bubur ke Balita membeli bubur saset, apo salahnyo membuat sendiri, tapi inilah kondisi yang ada sekarang,"papar Lia Mustika Syatif

Dijelaskannya, Ikan merupakan sumber protein untuk menghindari
Stunting yang merupakan cacat bawaan hamil disebabkan saat hamil mengkonsumsi makanan yang kurang gizi.

Sebelumnya, Kepala Dispertanikan Kabupaten Muratara, Suhardiman dalam laporannya menyampaikan kegiatan ini sebagai tindaklanjut program nasional gemar makan ikan.

Suhardiman menjelaskan,tujuan kegiatan ini untuk mensosialisasikan gerakan nasional memasyarakatkan gemar makan ikan, Selanjutnya untuk meningkatkan konsumsi makan ikan khususnya di Kabupaten Muratara, selain itu pula kegiatan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat pentingnya konsumsi ikan guna menunjang gizi masyarakat.

"Kegiatan ini juga mendorong kreatifitas masyarakat dalam pembuatan makanan serba ikan,"Utaranya (MJ-HP)
Share:

Senin, 07 Oktober 2019

Sekda: Proses Pengkajian, Oknum PNS di DPA Akan Ditindak Sesuai Aturan



Sekda Kabupaten Muratara Alwi Roham



MURATARA, MSM.COM--Diduga jarang masuk kerja, alias Tanpa Keterangan (KT), Oknum Pejabat Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPA) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) terancam diberhentikan.

Diketahui Oknum PNS tersebut berinisial ES menjabat Kepala Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca (PPPKM).

Sering tidak masuk kerja Tanpa Keterangan diketahui dari absensi serta keterangan kepala Dinas terkait seperti yang beritakan sebelumnya. Yang bersangkutan terakhir masuk kerja pada tanggal 6 Agustus 2019 hingga berita ini di terbitkan.

Berdasarkan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 008/360/BKPSDM/MRU/2018 mengacu kepada Peraturan Pemerintah Nomor 53 tahun 2010 tentang penegakan Disiplin aparatur sipil Negara tahun 2018. Apabila selama lima hari kerja tidak masuk tanpa keterangan hukuman teguran ringan, enam hingga 10 hari teguran secara tertulis, 10 hari lebih penundaan gaji. Bahkan yang bersangkutan terancam di berhentikan karena sudah lebih dari 46 hari kerja tidak masuk kerja TK.

Sekda Kabupaten Muratara Alwi Roham saat diwawancara sejumlah media belum lama ini menegaskan, sudah menerima laporan tersebut dan sekarang masih dalam pengkajian pihaknya.

"Iya sudah kami terima. Saya sudah mengetahui hal tersebut. Akan kita kaji sesuai aturan yang berlaku, jika sudah sesuai aturan, maka akan kita tindak sesuai aturan,"tegas Alwi Roham

Ia mengatakan, proses akan dilakukan secepat mungkin, tidak memerlu waktu yang lama. Namun penindakan akan kita sesuai dengan jadwal yang ada.

"Penindakan akan kita sesuaikan dengan jadwal tertentu, misalkan momen pelantikan atau lainnya,"Pungkasnya (HENGKI)
Share:

Minggu, 06 Oktober 2019

Kembali Berkas Formulir, Apek Yakin Golkar Akan Usung Dirinya



MURATARA MSM.COM - H Alfirmansyah atau akrab disapa Apek, secara resmi mengembalikan formulir pendaftaran di kantor Sekretariat Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Muratara, Sabtu (5/10).


Kedatangan Apek beserta rombongan, sekitar pukul 15.00 WIB. Disambung langsung oleh DPC Golkar. Usai menyerahkan formulir pendaftaran, Apek menegaskan keyakinannya bahwa partai Golkar akan mengusung dirinya pada Pilkada tahun depan.


"Motivasi saya, dapat bersama - sama dengan Partai Golkar. Saya yakin dan percaya, Golkar ini merupakan salah satu partai yang telah mengakar di Kabupaten Muratara khususnya di Republik Indonesia" ungkapnya.



Oleh sebab itu, sambung Apek, dirinya mengikuti partai Golkar. Jika dirinya dicalonkan oleh Partai Golkar nantinya, ia berjanji akan dapat menarik simpati dan suara rakyat. Mengingat Partai Golkar merupakan suara rakyat.


Dikatakannya, pengembalian berkas formulir di DPC Partai Golkar, merupakan pengembalian berkas yang keempat. Dimana yang pertama ke Partai PDIP, yang kedua ke Partai PBB, ketiga ke Partai PAN dan yang keempat ini ke Partai Golkar.

"Tentu dengan harapan baru untuk kabupaten Muratara. Mudah - mudahan, apa yang selama ini menjadi perjuangan seluruh masyarakat Muratara dan sudah diperjuangkan para pendahulu akan terwujud. Dan kami mengedepankan filosofi Maju, Mandiri, Jaya, Unggul dan Maju" papar Apek.


Ketua DPC Partai Golkar Kabupaten Muratara, Hasbi Assadiki melalui Wasekjen sekaligus Ketua Pantia Penjaringan Bakal Calon Bupati - Wakil Bupati Muratara mengungkapkan, hingga saat ini sudah ada 10 nama yang mendaftar di Partai Golkar.


Dari 10 nama yang telah mendaftar itu, baru Apek yang mengembalikan berkas formulir. Sementara batas akhir pengembalian sampai dengan 25 Oktober 2019 mendatang.

"Untuk kriteria yang akan diusung oleh Partai Golkar, tidak ada kriteria khusus. Dan kami akan mengadakan rapat pleno serta membaca apa visi - misi para kandidat nantinya" tukas Tarmizi. (MJ)
Share:

46 RTSM Desa Lubuk Kemang, Terima Dana PKH




MURATARA MSM.COM - Sebanyak 46 orang yang termasuk dalam kategori Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM) Desa Lubuk Kemang Kecamatan Rawas Ulu Kabupaten Muratara, menerima bantuan uang tunai Program Keluarga Harapan (PKH) di Kantor Desa Lubuk Kemang, Sabtu (5/10).

Pendamping PKH Desa Lubuk Kemang, Sutrisno disela - sela penyerahan tersebut menjelaskan, PKH merupakan program dari Kementerian Sosial Republik Indonesia (RI).

"Bantuan ini langsung dari Kementerian Sosial Pusat. Dan hari ini uang PKH ini diserahkan kepada masyarakat penerima" jelas Sutrisno.

Sejalan dengan tujuan pemerintah melalui Program PKH ini, dirinya berharap para keluarga penerima PKH dapat menggunakan bantuan yang diberikan pemerintah dengan sebaik - baiknya.

Mengutip dari berbagai sumber, tujuan dari PKH sendiri adalah untuk mengurangi angka dan memutus rantai kemiskinan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan serta mengubah perilaku yang kurang mendukung peningkatan kesejahteraan dari kelompok paling miskin.

Tujuan ini berkaitan langsung dengan upaya mempercepat pencapian target Milenium Development Goals (MDGs). (ZIL)
Share:

Share:

Jumat, 04 Oktober 2019

Apek dan Andi Wijaya Dipastikan Berpasangan di Pilkada Muratara 2020


Bacabup Muratara,H Alfrimansyah dan Cawabup Andi Wijaya




MURATARA, MSM.COM-- Bakal Calon Bupati (Bacabup) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) H Alfirmansyah alias Apek karim dipastikan berpasangan dengan putra terbaik Kecamatan Rawas Ilir.

Pernyataan itu disampaikan Apek pada saat mengambil formulir di Partai Politik Nasional Demokrat (Nasdem) kemarin, (3/10). Dirinya menyebutkan dipastikan akan berlabuh dengan putra terbaik Rawas Ilir.

Kesimpulan yang diambil berdasarkan hasil survey tim pemenangan, tim keluarga, Toko Agama (Toga), Toko Masyarakat (Toma), serta para pemuda Muratara.

"Insya Allah saya akan berlabuh di Kecamatan Rawas Ilir, dan berpasangan dengan Bapak Andi Wijaya,"ungkapnya.

Sambungnya, kepastian hal itu, dikarenakan kami mempunyai satu tujuan dan cita cita yang sama, dalam membangun dan memajukan Kabupaten Muratara untuk sebuah perubahan yang besar.

Ditambahnya, posisi pasangan dipastikan, saya Nomor satu, sementara Andi Wijaya menjadi Nomor dua atau Wakil.

Disisi lain, Andi Wijaya, yang merupakan putra asli Kecamatan Rawas Ilir saat dikonfirmasi melalui telepon memastikan berpasangan dengan H Alfirmansyah.

"Iya benar. Saya dapat dipastikan berpasangan dengan Bapak H Alfirmansyah,"ujarnya, Jum'at (4/10)

Lanjutnya, serakang kami sedang melakukan pendaftaran disejumlah Partai Politik. Dan sejauh ini sudah empat partai yang di daftarkan, yakni PDIP, Nasdem, PBB, dan Golkar.(HENGKI)
Share:

Pencegahan Tindak Korupsi. KPK Kunjungi Muratara



MURATARA MSM.COM - Untuk kedua kalinya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Muratara.

Kedatangan rombongan KPK, Kamis (3/10) disambut langsung oleh Bupati Muratara Syarif Hidayat dan Wakil Bupati Devi Suhartoni di auditorium lantai II Setda Muratara.

Korwil II Korsupgah KPK RI, Abdul Haris mengungkapkan, kunjungan kali ini untuk memberikan pencerahan tentang tindak pidana korupsi. Ia menegaskan, pejabat di Muratara tidak sampai melakukan korupsi.


Diungkapkannya, kendati Kabupaten Muratara jauh dari jangkauan pengawasan KPK, namun kegiatan pemerintah daerah di era digital saat ini tetap termonitor.

"Era digital ini alat sudah canggih, jangan kira Muratara ini daerahnya jauh dari jangkauan kami, tapi apapun kegiatan di sini tetap termonitori," katanya.

Pihaknya tidak pernah bosan mengingatkan para pejabat agar jangan sesekali melakukan tindak pidana korupsi yang berdampak pada kerugian keuangan negara.

"Hari ini kami mengingatkan, jangan sampai KPK datang melakukan penindakan, karena contoh sudah banyak di beberapa daerah," tegasnya.(MJ)
Share:

Kamis, 03 Oktober 2019

Serius Mencalonkan Diri, Apek Kembali Ambil Formulir



H Alfirmansyah bersama Ketua DPD Nasdem menyerahakan formulir pendaftaran


MURATARA, MSM.COM--Serius ikut kontestasi, H Alfirmansyah atau yang sering dipanggil Apek Karim kembali mengambil formulir pendaftaran di Partai Politik Nasional Demokrat (Nasdem), untuk mencalonkan diri sebagai Bupati Muratara pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di tahun 2020 mendatang.

Keseriusan pencalonan dirinya, tanpa suarat kuasa, Apek mendatangkan kantor Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Politik Nasdem di Kelurahan Muara Rupit, Kecamatan Rupit, Muratara sekitar pukul 16:00, Kamis (4/10).

"Saya sudah mengambil dan mengembalikan formulir pendaftaran di PDIP, PAN, PBB dan besok Golkar,"ujarnya, Kamis (4/10)


Sambungnya, sementara Partai Nasdem di prediksikan pada Minggu depan. Karena harus kita baca dulu, dipelajari dulu. Saya partai ini dengan semangat restorasi dapat memenangkan pertarungan ini.

Apek menjelaskan, sesuai dengan permintaan partai Nasdem, bahwa dalam pengambilan dan pengembalian formulir dapat menyertakan pasangan

"Dalam beberapa waktu dekat. Saya akan datang bersamaan dengan pasangan saya. Karena ini anjuran partai. Khusus partai Nasdem,"tegasnya

Ditempat yang sama, Ketua DPD Nasdem Muratara Firza H Lakoni menyebutkan, sesuai dengan mekanisme setiap pendaftaran dapat menyertakan pasangan.

"Sejauh ini sudah ada tiga yang mendaftar di kita, Yenni Rismawati, H Devi Suhartoni, dan H Alfirmansyah,"jelasnya

Ia mengatakan, tim partai akan melakukan penilaian terhadap bakal calon yang sudah mendaftar di partai Nasdem, maka hasil survei yang tertinggi menjadi pertimbangan partai.

"Muhan muhan partai Nasdem dapat memutuskan yang terbaik, sehingga bisa memenangkan kontestasi ini,"Utaranya (HENGKI)
Share:

Kunjungi TP PKK Pasar Surulangun. Lia Mustika Syarif Serahkan Bantuan



MURATARA MSM.COM - Ketua TP PKK Kabupaten Muratara, ny. Lia Mustika Syarif mengunjungi TP PKK Kelurahan Pasar Surulangun Kecamatan Rawas Ulu, Kamis (3/10).


ny. Lia Mustika Syarif beserta rombongan tiba di aula kantor Kelurahan Pasar Surulangun, sekitar pukul 13.00 WIB. Turut serta dalam kunjungannya kali ini, kepala Dinas Ketahanan Pangan dan staf Dinas Pertanian Kabupaten Muratara.


Camat Rawas Ulu, Abdul Kadir dalam sambutannya, mengucapkan selamat datang kepada Ketua TP PKK Muratara beserta rombongan. Kunjungan ini, sambung Abdul Kadir, diharapkan semakin mempererat jalinan silaturahmi dengan TP PKK Kelurahan Pasar Surulangun.



Ditempat yang sama, ny. Lia Mustika Syarif menjelaskan, kunjungannya ke Kelurahan Pasar Surulangun, untuk bertemu langsung dengan ibu - ibu TP PKK. Selain untuk menjalin silaturahmi, juga menyerahkan bantuan alat pembuat pedo dan alat siram tanaman dari Dinas Pertanian.


"Apa yang diberikan ini, dapat bermanfaat. Dan ibu - ibu PKK Pasar Surulangun tetap bersatu dan berkembang. Dan saya bangga dengan pengrajin pedo. Sebab pedo dari Rawas Ulu ini sudah terkenal hingga ke luar daerah" ujar istri orang nomor satu di Bumi Beselang Serundingan ini.


Kunjungan Ketua TP PKK Muratara ini juga dihadiri Lurah Pasar Surulangun Arodie, didampingi ketua TP PKK Pasar Surulangun. Ketua RT se Kelurahan Pasar Surulangun, pegawai dan staf Kecamatan Rawas Ulu, serta undangan lainnya. (ZIL)
Share:

Lebih Paham dan Patuh Terhadap Pajak. BKD Muratara Gelar Sosialisasi Perpajakan



MURATARA MSM.COM - Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Muratara menggelar sosialisasi perpajakan. Kegiatan yang berlangsung di auditorium Setda Muratara, diikuti seluruh bendahara Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemkab Muratara, Rabu (2/10).


Kepala BKD Kabupaten Muratara, Duman Fachsyal mengungkapkan, sosialisasi ini rutin dilakukan setiap tahunnya. Dengan tujuan mengingatkan bendahara dimasing - masing OPD untuk paham dengan tugas dan fungsinya sebagai bendahara.


"Agar bendahara paham dan tahu lebih banyak mengenai perpajakan. Kami berharap, kedepan bendahara daerah akan lebih patuh tidak tidak lalai dalam penyetoran pajak" ujar Duman Fachsyal.


Dia menambahkan, semakin cepat pajak disetor makan akan semakin baik. Sebab, pajak merupakan biaya pembangunan daerah. (MJ)
Share:

Satpol PP Muratara Gelar Sosialisasi Perda Nomor 11 dan 14 Tahun 2017



MURATARA MSM.COM - Guna mengajak masyarakat, memahai peraturan tentang ketertiban umum dan pemeliharaan hewan ternak. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Muratara. Menggelar sosialisasi Perda Nomor 11 dan 14 Tahun 2017, Selasa (1/10).

Sosialisasi yang berlangsung di aula Siti Rahma Kecamatan Rupit, diikuti seluruh pemerintah desa. Dijadwalkan kegiatan sosialisasi akan berlangsung selama tiga hari, dengan menghadirkan narasumber yang berasal dari Kejaksaan, Kepolisian, Bagian Humum dan Satpol PP Muratara.

Usai sosialisasi Kepala Satpol PP, Firdaus menjelaskan, kegiatan yang digelar pihaknya bertujuan untuk mensosialisasikan kepada masyarakat sebuah produk hukum. Sebelum diimplementasikan dan diterapkan dalam menjalankan sebuah produk hukum.

Ia memaparkan, ada dua produk hukum yang disosialisasikan. Yakni, Perda Nomor 14 tahun 2017 tentang ketertiban umum dan ketentraman masyarakat. Serta Perda nomor 11 tahun 2017, tentang penertiban pemeliharaan hewan berkaki empat di wilayah Bumi Beselang Serundingan. Melalui sosialisasi ini, sambung Firdaus, pihaknya memberikan pemahaman kepada masyarakat.

"Tujuan sosialisasi diharapkan dapat terciptalah kesadaran masyarakat untuk mentaati Perda ini, terkait penertiban hewan ternak yang masih berkeliaran dijalan kedepan kami akan lakukan penangkapan dan kita umumkan bila selama tuju hari tidak ada pemilik  yang mengakuinya hewan tersebut akan kita lelang", ungkapnya.

Lanjut Firdaus, Setelah dipelihara selama tujuh hari dan ada pemilik yang mengakuinya akan di denda mengembalikan biaya pemeliharaan yang dilakukan pihaknya, sebenarnya juga ada sanksi pidanyanya bila tetap melakukan pelangaran, kedepan juga pihaknya akan berkerjasama dengan organisasi-organisasi yang ada dimasyarakat untuk bersama mengimplementasikanya.

Dengan sosialisasi itu dia berharap kedepan sebelum Perda itu diterapakan masyarakat sudah sadar dan tahan terhadap aturan itu, " dengan masyarakat yang sudah taat aturan menuju Muratara Bangkit itu memang benar-benar kabupaten kita tidak banyak masalah", harapnya. (MJ)
Share:

Rabu, 02 Oktober 2019

Dua Truck Adu Kekuatan. Hingga Kedua Sopir Terjepit



MURATARA MSM.COM -Tabrakan ala 'adu kambing' tersebut melibatkan mobil dump truck bernomor polisi BG 8263 UD dengan truk colt diesel bernomor polisi BE 8336 UP.

Kecelakan terjadi di jalan poros RT 11, Kelurahan Muara Rupit, Kecamatan Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Rabu (2/10) pagi.

Informasi yang berhasil dihimpun, mobil dump truck berwarna kuning tanpa muatan milik PT BRU hendak memuat pasir di Desa Pantai.

Sedangkan truk diesel berwarna biru mengangkut buah kelapa sawit dari Desa Setia Marga hendak dibawa ke Sarolangun Jambi.



Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 08.00 WIB pagi, tepat di depan Madrasah Ibtidaiyah Persiapan Negeri (MI-PN) Rupit.
Akibat dari tabrakan itu, dua mobil truk mengalami rusak di bagian depan, serta menyebabkan kemacetan karena badan mobil memakan jalan.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kedua sopir truk harus dibawa ke tempat urut untuk menjalani pemulihan badannya usai terjepit.

"Dua sopirnya sama-sama terjepit, tapi selamat, sudah dibawa ke tempat urut," kata Ketua RT setempat, Yusuf Rusdi

Saat terjadi tabrakan kata Yusuf, dirinya sedang berada di dalam rumah tiba-tiba terdengar suara benturan yang cukup keras tepat di depan rumahnya.

"Aku di dalam rumah, dengar suara keras, ternyata ada dua mobil tabrakan, terus langsung ramai warga melihat," katanya.

Kejadian ini sudah ditangani aparat kepolisian dari Satuan Lalu Lintas Polres Musi Rawas. (HP)
Share:

Siap Siap, KPK Akan Datangi Seluruh OPD Muratara



MURATARA MSM.COM- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dijadwalkan hadir di Kabupaten Musi Rawas Utara(Muratara). Kehadiran KPK di Kabupaten Muratara dikabarkan akan menemui Organisasi Perangkat Daerah(OPD) serta menuju ke Desa desa

Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Inspektorat Kabupaten Muratara, Sudartoni, saat dikomgirmasi oleh awak media, Rabu. (2/10) setelah peleksanaan rapat persiapan kunjungan KPK

"Benar besok Kabupaten Muratara akan menerima kunjungan tim dari unsur KPK, dan mereka akan Bertemu dengan OPD," katanya

Ditegaskan Sudartoni, bahwa kedatangan KPK bukan atas dasar temuan, melainkan dalam rangka memonitor dan evaluasi tindak lanjut program pemberantasan korupsi terintegritas

"Kedatangan tim unsur KPK ke Muratara tidak lain menindak lanjuti dari kegiatan monitoring dan evaluasi, dari apa yang pernah disampaikan kepada Pemkab Muratara,"ujarnya

Sudartoni menuturkan bahwa pada tahun sebelumnya KPK juga mendatsngi Pemkab Muratara, dan pada saat itu ada pesan dari tim unsur KPK terhadap pemkab dan kedatangan kali ini kemungkinan besar akan evaluasi

"Pada tahun lalu tim unsur KPK yang dipimpin Bapak Choki mendatangi Muratara, dan pada masa itu ada beberapa pesanan kepada pemkab, sekarang apa yang diminta sudah kita siapkan, ada juga yang sedang berjalan, dan ada pula yang belum disiapkan karena hal yang diminta harus dalam pengagaran seperti aplikasi, yang mesti dibeli," jelasnya

Selain bertemu dan OPD tim unsur KPK dijadwalkan juga akan mengunjungi lokasi rencana pembangunan kantor Pemkab Muratara

"Setelah Pertemua dengan OPD, tim KPK juga akan meninjau lokasi bakal pembangunan kantor pemkab,"katanya

Ketika ditanya apakah tim KPK akan melakukan kunjungan dalam pemantauan Dana Desa yang sampai saat ini anggaran tersebut sudah masuk dalam pantauan KPK, ia mengatakan andai ada permintaan tersebut pihaknya siap mengantarkan tim KPK mengunjungi Desa

"Bila nanti ada permintaan untuk mengunjungi Desa kita siap untuk mengantarkan mereka dalam mengunjungi Desa Desa yang berada di Kabupaten Muratara,"ucapnya

Sementara itu, Kepala Dinas PMD P3A Gusti Rohmani mengatakan bahwa pihaknya selaku pengawas Desa sangat mendukung andai tim KPK ingin mengunjungi dan meninjau peloporan Dana Desa

"Kita sangat mendukung, bahkan kita siap mendampingi bila tim KPK mau berkunjung ke Desa dalam meninjau penggunaan Dana Desa," ujarnya. (HP)
Share:

SMAN Rupit Gelar Nonton Bareng Film G30S/PKI. Ini Tujuannya !






MURATARA MSM.COM -  Ratusan pelajar SMAN Rupit, Kecamatan Rupit Kabupaten Muratara menggelar nonton bareng pemutaran film G30S/PKI di ruangan sekolah, Rabu (2/10).


Pemutaran film G30S/PKI digelar pihak sekolah, dalam rangka memperingati hari Kesaktian Pancasila. Menggunakan layar proyektor, ratusan siswa - siswi SMAN Rupit menonton pemutaran film dengan antusias.


Kepala SMAN Rupit, Suprihartini melalui Waka Humas, Arif menjelaskan, pemutaran film G30S/PKI dimaksudkan untuk mengingatkan kembali mengenai pembuhan para pahlawan perjuangan.


Selain itu, sambung Arif, untuk mencegah paham radikal dan komunisme yang sangat tidak sesuai dengan Pancasila serta tidak di terima di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).


"Tujuannya untuk menumbuhkan rasa patriotisme dan nasionalisme. Semoga bangsa kita tidak lagi  mengalami pemberontakan dan pengkhiatan seperti dimasa lalu" tukas Arif. (MJ)
Share:

Konsolidasi Persiapan Harlah GANN Ke-4. Ketua DPD GANN Sumsel Kunjungi GANN Muratara dan Kota Lubuklinggau



MURATARA MSM.COM - Untuk melakukan konsolidasi persiapan Hari Lahir (Harlah) GANN ke-4, yang diadakan diselenggakan pada April 2020 mendatang. Ketua DPD GANN Sumsel NFY Fanny mengunjungi DPC GANN Muratara, Senin (1/10).


Tidak hanya ke DPC GANN Muratara, NFY Fanny yang didampingi wasekjen, Feri dan Advokasi GANN Pusat Misnan Hartono juga mengunjungan Sekretariat DPC GANN Kota Lubuklinggau dan pengurus DPC kabupaten/kota lainnya.


Kepada sejumlah awak media, Ketua DPD GANN Sumsel ini menyebut, peringatan Harlah ke-4 GANN mendatang, akan diselenggarakan di Sumsel. Sebagai tuan rumah yang akan menyambut pengurus GANN se Indonesia, semua DPC GANN Sumsel diminta mempersiapkan semua hal. Sebab, akan ada penilaian dan pemberian award terbaik se Sumsel dan DPD Terbaik se Indonesia.



"Pada Harlah GANN ke-3 yang diselenggarakan di Anyer Banten, DPD GANN Sumsel mendapatkan penghargaan DPD GANN terbaik se Indonesia. Untuk tahun 2020 mendatang, akan kita rebut kembali menghargaan itu" tegasnya.


Dikatakannya, selain melakukan konsolidasi persiapan Harlah GANN ke-4. Kunjungannya kali ini, diharapkan memberikan spirit baru untuk semua pengurus DPC. Untuk dapat  mengemban amanah, amal makruf nahi mungkar dalam pemberantasan Narkoba di wilayah masing - masing.


"Ayo, kita selamatkan generasi bangsa. Jika bukan kita siapa lagi. Jika bukan sekarang kapan lagi. Negara kita darurat narkoba" tukasnya.


Usai mengunjungi sekretariat DPC GANN Muratara, Ketua DPD GANN Sumsel beserta rombongan langsung bertolak menuju ke Lubuklinggau. Untuk mengukuhkan pengurus DPC GANN Kota Lubuklinggau. (MJ)
Share:

Tinjau RSUD Rupit. Bupati : Alhamdulillah Kualitasnya Bagus




MURATARA MSM.COM - Bupati Muratara HM Syarif Hidayat, meninjau pengerjaan proyek pembangunan gedung rawat inap, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rupit, Senin (1/10).


Didampingi Direktur RSUD Rupit, Dr Herlina. Orang nomor satu di Bumi Beselang Serundingan ini, melihat secara langsung pengerjaan proyek pembangunan gedung rawat inap yang menelan dana sebesar Rp. 15 milyar ini.



"Proyek pengerjaan ini sedang dikerjakan. Alhamdulillah, kualitasnya bagus" ujar HM Syarif Hidayat. Kendati demikian, dirinya tetap memanggil pelaksana proyek. Untuk memastikan, pembangunan harus lebih baik lagi dan teknis bangunannya jangan sampai ada kebocoran.


"Gedung ini dibangun untuk gedung rawat inap klas 2 dan 3. Dengan dibangunan gedung rawat inap ini, nantinya pelayanan kepada masyarakat akan lebih luluasan lagi" kata Bupati.


Ditambahkannya, untuk tahun 2020 mendatang. RSUD Rupit kembali akan mendapatkan anggaran yang bersumber dari dana DAK sebesar Rp. 17 milyar. Dana itu untuk membangun gedung RSUD yang baru, karena gedung yang lama sudah tidak layak. (MJ)
Share:

Selasa, 01 Oktober 2019

Tinjau Lahan Lokasi Program Serasi Di Desa Remban. Ini Kata Kepala Dinas Pertanian !



MURATARA MSM.COM - Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Muratara, Ir Suhardiman. Didampingi Kabid Sarana dan Prasarana, Ade Meri. Kabid TPH TPH Basri dan Kassubag Perencanaan, Dedi serta  Kasi Lahan dan Irigasi, Junaidi. Meninjau kegiatan optimalisasi lahan dalam mendukung program Selamatkan Rawas Sejahterahkan Petani (Serasi) di Desa Remban Kecamatan Rawas Ulu, Selasa (1/10).


Disela sela kunjungannya, Ir Suhardiman mengatakan, Desa Remban merupakan salah satu lokasi titik dari program Serasi di Kecamatan Rawas Ulu. Target yang dipatok dalam program Serasi di Desa Remban seluas 100 hektar. Pekerjaan yang sedang dikerjakan saat ini, berupa pembuatan saluran air. Setelah pekerjaan ini selesai, dilanjutkan dengan pembuatan pintu air serta box air.


"Target dari kegiatan Serasi ini adalah sekitar 1.000 hektar, yang tersebar di 3 Kecamatan. Dengan rincian Desa Pauh Kecamatan Rawas Ilir seluas 400 hektar, Desa Batu Kucing 145 hektar, Bingin Rupit 25 Hektar. Desa Remban 100 hektar dan Lubuk Kemang 45 hektar. Dana kegiatan ini bersumber dari Kementerian Pertanian" papar Suhardiman.


Ia memaparkan, tujuan dari kegiatan program Serasi adalah untuk meningkatkan pemanfaatan lahan dan rawas. Dimana selama ini sulit untuk ditanam dua kali. Diharapkan dengan adanya program ini, nantinya masyarakat, khususnya petani bisa melakukan tanam dua kali dalam setahun.


Dipaparnya lebih jauh, faktor penghambat lainnya bagi petani selama ini untuk menanam dua kali dalam setahun disebabkan jika musim hujan air sulit untuk dialirkan ke luar. Sementara, jika musim kemarau lahan menjadi kering dan sulit mendapatkan air. Dengan adanya saluran dan pintu air serta box air, merupakan solusi yang tepat untuk mengatasi kendala tersebut.


Wan Heri, salah seorang warga Desa Remban mengaku sangat berterima kasih dengan Pemkab Muratara, khususnya kepada Dinas Pertan. Sebab, dengan adanya program Serasi ini, mereka sangat terbantu.

"Program Serasi ini sangat membantu kami dan sangat menguntungkan. Dimana biasanya kami bercocok tanam, khususnya padi hanya sekali dalam setahun. Kini, dengan program ini kami bisa menanam dua kali dalam satu tahun" tuturnya.

Usai meninjau desa Remban. Kepala Dinas Pertanian dan rombongan selanjutnya meninjau pembangunan Dam di Desa Lesung Batu. (MJ)
Share:

Diikuti Ratusan Anak PAUD se Kabupaten Muratara, Disdik Sukses Gelar Manasik Haji



MURATARA MSM.COM – Ratusan anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se Kabupaten Muratara, mengikuti kegiatan latihan manasik Haji yang diselenggarakan oleh Pemkab Muratara melalui Dinas Pendidikan, Senin (30/9).

Kegiatan manasik haji yang digelar di lapangan sepak bola Kelurahan Pasar Surulangun Kecamatan Rawas Ulu. Dibuka langsung oleh Bupati Muratara HM Syarif Hidayat, didampingi Bunda PAUD, Lia Mustika Syarif.



Kegiatan yang dilaksanakan rutin tersebut, bertujuan untuk mewujudkan generasi cinta Allah dan Rasul. Dengan memperkenalkan anak bagaimana cara melakukan tata cara haji yang baik dan benar sesuai dengan tuntutan sehingga tumbuh semangat beribadah haji sejak dini.

Ratusan anak dari berbagai PAUD yang ada di Bumi Beselang Serundingan mengikuti kegiatan latihan manasik haji dengan penuh semangat dan keceriaan. Dengan didampingi para orang tua, mereka melaksanakan seluruh rangkaian ibadah haji, selayaknya kegiatan ibadah haji sesungguhnya.



Bupati Muratara HM Syarif Hidayat, dalam sambutannya, mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta dan orang tua pendamping. Ia pun sangat terharu dan bangga, tak kala melihat seluruh lapangan memutih oleh peserta, seakan berada di padang Arafah.


Dikatakan Bupati, kegiatan semacam ini merupakan suatu kegiatan yang sangat positif. Apresiasi ia berikan kepada Dinas Pendidikan yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Dan berharap, kegiatan ini dapat terus ditingkatkan ditahun  tahun berikutnya.



"Kepada para orang tua yang telah datang mendampingi anak  anaknya. Ini merupakan pendidikan yang pertama bagi anak usia dini. Tujuan yang paling penting, untuk mendidik anak mulai dari sekarang agar tumbuh sesuai harapan dan semoga kelak menjadi pemimpin yang baik dan paham agama. Sehingga membawa kabupaten Muratara maju" kata Bupati.


Ditambahkan HM Syarif Hidayat, saat ini patut bersyukur. Bahwa diseluruh desa dalam Kabupaten Muratara sudah berdiri PAUD. Artinya, Kabupaten Muratara sangat memperhatikan pendidikan, mulai dari usia dini.



Sementara, Bunda PAUD Kabupaten Muratara, Lia Mustika Syarif mengatakan, kegiatan manasik haji diharapkan menjadi motivasi bagi orang tua untuk lebih aktif dalam mendapingi anak  anak mereka.


"Terima kasih kepada Dinas Pendidikan yang telah menyelenggarakan kegiatan manasik haji" ucap istri orang nomor satu di Bumi Beselang Serundingan ini.


Kegiatan manasik haji tingkat Kabupaten Muratara yang sukses digelar oleh Dinas Pendidikan. Juga dihadiri Bunda PAUD Kabupaten Muratara, Lia Mustika Syarif. Kepala Dinas Pendidikan, Kabid Dikdas, Kabid PAUD, Camat Rawas Ulu Abdul Kadir, Lurah Pasar Surulangun, Arodie, Lurah Karang Dapo dan tamu undangan lainnya. (ZIL)
Share:

Senin, 30 September 2019

Ketua DPD GANN Sumsel Kunjungi Muratara Misnon Hartono : Jangan Mau Dilemahkan Oleh Pihak Manapun



MURATARA MSM.COM - Ketua DPD GANN Sumsel  Fanny dan Wasekjen Verin mengunjungi sekretariat DPC GANN Muratara. Selain Ketua GANN dan wasekjen Sumsel, Advokasi GANN Pusat Misnon Hartono, juga ikut serta dalam kungjungan itu.


Dalam kunjungan ini, ketua DPD dan wasekjen GANN Sumsel, menyampaikan rasa bangganya atas berbagai kegiatan yang dilakukan oleh DPC GANN Muratara.


Sementara advokasi DPP GANN Misnan Hartono, mengharapkan agar GANN Muratara tetap fokus dan semangat dalam menjalan tugas dan program sesuai visi misi GANN.


Ia menegaskan, jangan pernah mau dilemahkan oleh pihak manapun. Tetap kuat dan bersatu demi menyelamatkan generasi muda. Dirinya yakin, Ketua GANN Muratara mampu memegang amanah dan dapat menjalankan tugas ini dengan baik. Kendati banyak hal dan resiko yang dihadapi.

"Namun saya yakin, GAAN Muratara akan tetap solid dan diterima dengan baik oleh smasyarakat, dan sebagai mitra pemerintah dan APH" tegasnya.

Ketua DPC GANN Muratara, Rudi Hartono mengungkapkan rasa gembiranya atas kedatangan Ketua DPD GANN Sumsel dan rombongan. Menurutnya, kunjungan ini sesuatu yang hal yang teramat istimewa dan tidak diduga sebelumnya akan kedatangan ketua DPD GANN Sumsel.


"Kami selalu siap dalam keadaan apapun. Karena inilah tanggung jawab kita bersama demi masa depan anak - anak kita. Dan GANN Muratara siap melaksanakan amanah ini dengan sepenuh hati dan tetap bekerja sesuai dengan kemampuan yang kami miliki" ujarnya. (MJ)
Share:

Share:

Share:

Minggu, 29 September 2019

H Alfirmansyah Kembalikan Formulir Di DPD PAN



MURATARA MSM.COM - Seminggu setelah mengambil formulir pendaftaran penjaringan bakal calon Bupati Muratara periode 2020-2025 ke partai PAN, H Alfirmansyah mengembalikan berkas formulir ke DPD PAN Kabupaten Muratara, Sabtu (28/9).



Pria yang akrab disapa Apek tiba di sekretariat DPD Partai PAN di jalan Nangka Lintas Lubuklinggau sekitar pukul 14.00 WIB. Proses pengembalian formulir serta berkas pendukung lainnya berlangsung sekitar 1 jam. Apek dan rombongam meninggalkan sekretariat DPD Partai PAN sekitar pukul 15.00 WIB.



Sebelumnya, pada saat pengambilan formulir, ia menegaskan mantap untuk maju pada pilkada 2020 mendatang. "Saya serius akan mencalonkan diri sebagai Bupati Muratara periode kedepan," kata Alfirmansyah.

Menurutnya, setiap warga negara mempunyai hak politik yang sama untuk memilih ataupun dipilih, sehinga pencalonannya yang masih berstatus sebagai PNS adalah hal lumrah.



"Mari kita saling menghargai, saling mengajak tidak saling mengejek, saling merangkul tidak saling memukul, berpolitik yang santun dan beratitude," kata Alfirmansyah.(MJ)
Share:

Oknum PNS DPA Muratara Terancam Berhenti



Ilustrasi :Net

MURATARA, MSM.COM--Oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPA) Kabupaten Musi Rawas Utara (Utara) sering tidak masuk kerja tanpa alasan, alias Tanpa Keterangan (TK).

Dari Absensi Dinas tersebut, diketahui Oknum PNS berinisial ES menjabat Kepala Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca (PPPKM).

Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Hj Herawati membenarkan perihal dimaksud. Dikatakannya bawahannya itu terakhir masuk pada tanggal 6 Agustus 2019 yang lalu.

"Terakhir masuk tanggal 6 Agustus 2019.  hingga hari ini (27/9),"kata Herawati, Jum'at (27/9)

Ia menyangkan atas kejadian itu, kerena banyak pekerjaan yang tidak terselesaikan. Karena tidak mungkin pekerjaan Oknum PNS tersebut dikerjakan oleh pegawai yang lain.

"Jika ada masalah pribadi kami tidak ikut campur, Tetapi urusan kedinasan harus di taati. Terlebih ASN,"Tegasnya

Ia menegaskan, menurut Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 008/360/BKPSDM/MRU/2018 mengacu kepada Peraturan Pemerintah Nomor 53 tahun 2010 tentang penegakan Disiplin aparatur sipil Negara tahun 2018. Apabila selama lima hari kerja tidak masuk tanpa keterangan hukuman teguran ringan, enam hingga 10 hari teguran secara tertulis, 10 hari lebih penundaan gaji.

"Secara ringan sudah kita tegur melalui Whatshap, tertulis sudah dilakukan Surat Peneguran (SP) sebanyak tiga kali. Namun tidak di respon,"ujarnya, seraya menyebutkan tembusan SP sudah diberikan kepada BKPSDM, Inspektorat, bahkan Bupati Muratara

Ditambahnya, selaku atasan tidak boleh ada pembiaran terhadap bawahan yang tidak disiplin. Harus kita tegur. Takutnya teman teman yang lain menular, jika tidak dilakukan dengan tegas

Ditempat lain, Inspektur, Muratara Drs Sudartoni melalui Tim survei pendahulaun atas dugaan pelanggaran Disiplin Ahmad Syafik mengatakan, sudah membentuk tim. Pembentukan setelah menerima surat perintah penyidikan dari Bupati.

"Dalam tahap survei pendahuluan. Senin kami mendapat perintah dari Bupati untuk melakukan Penyidikan,"katanya

Sambungnya, terlepas oknum PNS ada dimana, tetap akan dilakukan pemanggilan terhadap yang bersangkutan.

Ia menjelaskan, nanti penyidikan akan disampaikan Kepala Dinas bersangkutan, Kepala Dinas Kepegawaian Pelatihan dan Sumber Daya Manusia (BKP&SDM), serta Bupati Muratara.

"Kami mengungkapkan faktanya saja, sesuai dengan laporan yang disampaikan Dinas terkait. Penindakan tetap atas Onum PNS tersebut,"katany


Sementara itu, BKPSDM Drs Ralin Jufri melalui Kabid Pengembangan Diklat Drs Gunawan mengatakan, belum menerima surat dari Bupati maupun Dinas perpustakaan.

Ia mengatakan, Biasanya jika sudah 1 kali SP. Maka dinas tersebut melapor ke Bupati.
Kemudian, Bupati menposisikan ke Inspektorat dan BKPSDM

"Nah baru kita tindaklanjuti. kita rapat bersama. Dan akan membentuk tim.
Hasilnya nanti kita sampaikan kembali ke Bupati,"ujarnya


Menurutnya, jika seorang ASN tidak masuk kerja Tanpa Keterangan dalam kurun waktu 46 hari, maka ASN tersebut berhenti.

"Sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 tahun 2010, selama 46 hari Oknum PNS tanpa keterangan, maka berhenti,"tegasnya

Ditambahnya, cuma selama 46 hari tidak masuk kerja, akan kita lihat terlebi dulu, apakah tidak masuk karena sakit atau izin. (HP)
Share:

Sabtu, 28 September 2019

Wabup Himbau Musim Kemarau masyarakat Harus Waspada



MURATARA,MSM.COM- Dalam melaksanakan safari juma't ke Desa Jaya Makmur, Kecamatan Nibung Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Muratara, H Devi Suhartoni mengajak masyarakat tetap menjaga pembangunan yang sudah ada didesa masing-masing.

"Masa jabatan saya dengan Pak Syarif tingal 1 Tahun lagi, 1 kali lagi mengetuk anggaran. Artinya akan segera berakhir," ungkap H Devi Suhartoni, kepada wartawan koran ini.

Dilanjutkannya, Ada yang dibangun, ada pula yang belum bisa kita bangun , dan ada yang sama sekali tidak bisa kita bangun.

Selanjutnya, pada saat ini masyarakat diseluruh desa kekuranagan air bersi, khusus di Kecamatan Nibung sudah banyak sumur bor dibangun oleh Pemda Muratara maka harus dirawat baik-baik.


Selain itu, Musim kemarau saat ini, saya menghimbau agar tetap waspada baik malam maupun siang hari, untuk menjaga rumah masing-masing.

"Saya ingatkan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Muratara, untuk selalu waspada musin kemarau saat ini, karena telah terjadi kebakaran dimana-mana," ujar H. Devi Suhartoni.

Saat ini musih kemarau selain kebakaran masyarakat juga susah air bersi, asap terjadi dimana-mana, Ekomoni melemah maka harus selalu waspada.


"Yang paling penting lagi, jaga rumah masih-masih, sebab saat ini kebakaran sudah terjadi dimana-mana hal ini harus diwaspadai," ujarnya. (Hamkam)
Share:

Al Firmansyah Kembali Ambil Formulir ke DPD Partai Golkar



MURATARA MSM.COM - Setelah mendaftar dan mengambil formulir ke sejumlah partai, diantaranya PDI Perjuangan, Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Bulan Bintang (PBB), H Alfirmansyah kembali mendaftarkan diri sebagai calon Bupati ke Partai Golongan Karya (Golkar), Jum'at (27/9).



H Alfirmansyah atau akrab disapa Apek datang ke DPD Partai Golkar Kabupaten Muratara, di Kelurahan Muara Rupit untuk mengambil formulir pada Jum'at sore sekitar pukul 17.00 WIB.



Usai mendaftar yang mengambil formulir, Apek kembali memastikan bahwa dirinya siap bertarung pada Pemilihan Bupati Kabupaten Muratara periode 2020-2025. Ia pun berharap, Partai Golkar dapat mengusung dirinya pada pilkada 2020 mendatang.


"Saya kuat dan berani maju, itu karena dari Partai Golkar" ujarnya singkat. (MJ)
Share:

Postingan Populer

Arsip Blog