Selasa, 26 Februari 2019

Pembangunan GI Muratara Dilanjutkan


H Alfirmansyah dan istri



MURATARA MSM. COM - Pembangunan Gardu induk Pusat Listrik Negara (PLN) Dikabupaten Musi Rawas Utara dilanjutkan.

Akhir akhir ini diberitakan di publik pembangunan GI sempat tersendat dikarenakan terjadi perubahan jadwal yang semula seharusnya  selesai pada Bulan April 2019 dan COD Bulan Oktober 2019 namun harus mundur sampai pembangunan selesai.

Pembangunan gardu induk listrik yang terletak di Desa Lubuk Rumbai Baru Kecamatan Rupit Kabupaten Musi Rawas Utara menggunakan Dana pusat sebesar 250 milyar itu dikerjakan oleh PT. Medan Smart.

Bupati Musi Rawas Utara melalui Kepala Dinas PU Perkim Muratara H.Alfirmansya,St.M Si.mengatakan pihak Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara mendukung penuh atas pengerjaan GI dan siap membantu demi kelancaran Pembangunan hingga GI bisa beroprasi seperti harapan masyarakat.

"Kegiatan ini merupakan cita cita Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara dan menjadi Proitas Utama pembangunan sesuai keinginan masyarakat Muratara."katanya.

Ia berharap akan berjalan sesuai dengan teknis dan administrasi dengan baik atas nama pemerintah dan Masyarakat Kabupaten Musi Rawas Utara mengucapkan  terima kasih banyak atas berjalannya progres ini.

"jadi kami berharap akan selesai di bulan April 2019 akan tetapi  ada terjadi kesalahan teknis di perencanaan dan kami selaku pemerintah menerima saja tapi kedepan kami mohon agar pihak terkait jangan lupa Koordinasi. Agar kami bisa menyampaikan kepada masyarakat Muratara bahwa apa yang telah direncanakan itu benar benar dilaksanakan kalo pun belum selesai itu proses."jelas ia.


Bupati sudah mentargetkan walaupun ada halangan di wilayah Muratara dan Kabupaten Surolangun Jambi asal untuk Kebutuhan Pembangunan Gardu Induk dan untuk transmisi nya siap membantu.

"Untuk itu kepada pengelola dan rekan rekan jika ada hal hal yang tidak bisa diselesaikan silahkan koordinasi kepada kami dan Pemkab akan bantu.Dan kami pun siap memberikan pasilitas dan bantuan kepada pihak PT PLN PERSERO UIP SBS dalam hal Pusmanpro agar dapat melaksanakan ini dengan baik,"jelas ia.

Sementara itu Nazarudin supervisor Pusat Manajemen Proyek (Pusmanpro) mengatakan keterlambatan pengerjaan pada tahun 2018 lalu terjadi karena kesalahan teknis di perencaan.

"Alasan teknis karena seluruh perencanaan harus di aproval ulang atau di update oleh konsultan perencanaan agar titik kordinat dan arah transmisi akurat.Karena jika bergeser jadi masalah bahkan bisa roboh jadi  harus simetri dan tegak lurus."kata nya.

Pihaknya pun mengakui tidak bisa menargetkan pengerajaan bisa diselesaikan.Banyak pengerjaan harus dengan bertahap.

"Secara teknis Pekerjaan  kami menargetkan kalo untuk pemasangan Travo 150 KV  di usahakan bulan ini terpasang akan tetapi kalo untuk Gedung Kontrol kemungkinan Bulan April tahun ini bisa selesai" jelas ia.

Untuk operasi ia belum bisa menargetkan dikarenakan menunggu konek transmisi  dari tower sutet.Masalahnya jaringan tower sutet dari arah Sarolangun jambi ke Muratara lahan nya belum bebas dengan kata lain masih bermasalah dengan masyarakat.

"mudah mudahan pihak terkait dengan waktu cepat bisa membebaskannya agar Gardu induk di Muratara cepat beroprasi." Paparnya.(Hamkam)
Share:

Postingan Populer

Arsip Blog