Senin, 04 Maret 2019

Mukti Alfarizi Bayi 6 Bulan Penderita Hydrocepalus



MURATARA MSM. COM- Bayi laki-laki berusia 6 bulan, berdomisili Rompok Napal Maling, Dusun V, Desa Embacang Lama, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara(Muratara) mengharapkan uluran tangan pemerintah dan para dermawan.

Bayi munggil bernama lengkap Mukti Alfarizi ini menderita penyakit Hydrocephalus (Pembesaran kepala)

Keterbatasan ekonomi keluarga membuat putra bungsu dari pasangan Muhamad dan Siti Fatimah hanya dapat terbaring lemah di rumahnya.

Menurut keterangan Siti Fatimah , ibu kandung Mukti Alfarizi anaknya mengidap penyakit Hydrocephalus sejak dalam kandungan, Pada rongga otak (ventrikel) terdapat penumpukan cairan. Akibatnya, ventrikel di dalam otak terus membesar dan menekan struktur dan jaringan otak yang ada di sekitarnya.

“Jujur saja, kami sangat sedih melihat kondisi buah hati kami seperti ini, apalagi saat digendong ia selalu menangis” ungkapnya,

Lebih lanjut, menurut keterangan Siti Fatimah, Mukti Alfarizi lahir secara cesar di rumah sakit, pada agustus 2018 lalu. Dan, penyakit itu mulai tampak pada anaknya semenjak dalam kandungan. Saat ini orang tua Mukti Alfarizi, sangat membutuhkan uluran tangan dari semua pihak.

Dari penghasilan sang ayah, Muhammad sebagai pencari kayu dihutan, yang penghasilannya baru akan diterima selama tujuh sampai delapan bulan sekali, Dengan penghasilan yang tidak seberapa, hanya habis untuk biaya hidup sehari-hari, serta membeli obat seadanya.

“Perna ada saran dari dokter, bila Mukti Alfarizi dapat sembuh, namun harus dilakukan operasi, Untuk membiayainya kami tidak mampu dan hanya berharap bantuan para dermawan dan semua pihak,” harap Siti Fatimah, seraya mengusapkan tisu ke bagian matanya.

Selain itu, ia juga sangat berharap Pemerintah Kabupaten Muratara, dapat memberikan bantuan pengobatan terhadap anaknya, yang saat ini hanya bisa terbaring di atas tempat tidur dengan kondisi kepala semakin hari semakin membesar.

“Mudah-mudahan Pemerintah daerah bisa memberikan bantuan pengobatan pada anak saya ini. Kalau saat ini kami hanya bisa berdo’a dan pasrah saja mas dengan keadaan Mukti Alfarizi saat ini. Semoga pemerintah, membuka pintu hatinya membantu keluarga kami,” tutup Siti Fatima.(***)
Share:

Postingan Populer

Arsip Blog