Kamis, 30 Mei 2019

Pererat Silaturahmi Pemkab Muratara Gelar Buka Bersama Dengan Insan Pers




KARANG JAYA MSM.COM-Dalam rangka mempererat tali silaturahmi antara pemerintah dengan insan pers. Pemerintah Kabupaten Muratara menggelar acara buka bersama dengan awak media di kediaman Bupati Muratara HM Syarif Hidayat, Desa Terusan Kecamatan Karang Jaya, Kamis (30/5).

Selain dihadiri langsung oleh orang nomor satu di Bumi Beselang Serundingan, turut hadir ketua TP PKK Bunda Lia Mustika Syarif. Sekretaris Daerah (Sekda) H Zainal Arifin, Kabag Humas dan Protokol Erlan dan Kasubbag Humas Indrayani. Para kepala OPD, kepala Badan dan awak media baik cetak maupun elektronik yang bertugas di kabupaten termuda di Sumsel ini.



Suasana buka bersama sendiri berlangsung dengan penuh keakraban. Hal itu mencerminkan bahwa kerjasama yang telah terbangun antara pemerintah kabupaten Muratara dengan insan pers semakin erat, terlebih di moment bulan ramadhan seperti ini. Silaturahmi yang dibangun kian penuh makna dengan nuansa nuansa religi.

Dalam sambutannya mewakili insan pers di Muratara, Pimpinan Redaksi Media Sinar Muratara Muhayan, mengucapkan rasa terima kasih dan kebahagiaan para insan pers di Bumi Beselang Serundingan atas undangan Pemkab Muratara untuk buka bersama.

"Bagi kami, moment seperti ini sangat berharga dan Pemkab Muratara telah menunjukan kerjasamanya kepada awak media. Sekali lagi kami ucapkan terima kasih" ungkap Muhayan.



Bupati Muratara HM Syarif Hidayat dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada para insan pers. Sebab, peranan awak media sangat membantu pembangunan di kabupaten Muratara, terutama dalam bidang pemberitaan dan penyebarluasan informasi tentang berbagai kemajuan dan kemajuan kabupaten Muratara.
"Saya ucapkan terima kasih kepada insan pers, baik cetak maupun elektronik. Muratara tidak dapat dikenal oleh daerah luar, tanpa peran serta dari awak media. Gubernur Sumsel bilang Muratara hebat, begitu juga Kapolda mengatakan Muratara kondusif. Beliau mengetahui ini semua dari insan pers" kata Bupati.

Dikatakan Bupati, berbagai pembangunan untuk kesehteraan rakyat telah dilaksanakan. Saat ini Pemkab Muratara tidak hanya mengutamakan pembangunan inslfrasruktur jalan dan jembatan saja. Namun dibidang kesehatan juga diutamakan dengan membangun puskesmas . Begitu juga dengan jaringan listrik yang saat ini sudah masuk keseluruh desa dan dinikmati oleh seluruh masyarakat kabupaten Muratara. (MJ)
Share:

Rabu, 29 Mei 2019

Forwakada Se-Indonesia, Gelar Silaturahmi dan Rakernas di Jakarta




JAKARTA MSM.COM- Forwakada atau Forum Wakil Kepala Daerah (Wakil Bupati dan Wakil Walikota) Se-Indonesia menggelar Rapat kerja Nasional (Rakernas) dan Silaturahmi di Jakarta Selasa, (28/05)

"Dalam kegiatan ini dihadiri lebih kurang 250 Wakada Seluruh Indonesia, ini merupakan jadwal yang telah lama dijadwalkan dan alhamdulillah bisa terlaksana," Terang Ketum Forwakada, H Robby Nahliansyah yang juga menjabat Wakil Bupati Tanjung Jabung Timur, provinsi Jambi.

Ketum membuka secara resmi kegiatan dengan Moderator yaitu Sigit Purnomo, yang lebih dikenal Pasha Ungu, Wakil Walikota Palu dan juga mengemban tugas di Forwakada sebagai Sekretaris Umum.

Rapat ini membicarakan hal-hal penting terkait kontribusi para wakil kepala daerah terhadap daerah masing-masing serta Indonesia Secara umum dan juga dalam waktu dekat akan mengadakan Audiens dengan beberapa Kementerian serta lembaga untuk sosialisasi Forum ini.

Namun ada hal penting yang disepakati oleh semua Wakil Kepala Daerah yang hadir yaitu Mengucapakan selamat atas terpilihnya Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia yaitu Bapak. Ir. Joko Widodo dan Bapak. Ma'aruf Amin.

Seperti diketahui para Wakil Kepala Daerah dengan latar belakang Partai Politik yang berbeda serta pilihan politik juga berbeda pula pada saat Pilpres "Kedewasaan dalam berpolitik yang Konstitusional Kami para Wakil Kepala Daerah memberi selamat kepada Presiden dan Wakil Presiden terpilih sesuai ketetapan KPU-RI," Ujar Humas Forwakada, H Devi Suhartoni/Wakil Bupati Musi Rawas Utara - Sumatera Selatan.

"Kami juga mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1440 H. Untuk semua yang dalam waktu dekat ini akan dirayakan," ungkapnya.

Devi Suhartoni, menambahkan mari kita sambut hari raya ini dengan hati riang gembira. Walaupun dalam perpolitikan Pileg kemarin ini pasti ada menang dan kalah itu merupakan hal yang biasa dalam perpolitikan. (Hamkam)
Share:

Selasa, 28 Mei 2019

Disperindagkop Gelar Sidak Di Pasar Surulangun



MURATARA MSM.COM-Guna memantau dan menstabilkan harga - harga di pasaran selama bulan suci ramadhan, Pemerintah Kabupaten Muratara melalui Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperingkop) menggelar inspeksi mendadak (Sidak) ke seluruh pasar dalam wilayah Bumi Beselang Serundingan.

Jika sebelumnya sidak pertama dilakukan di Pasar Lawang Agung Kecamatan Rupit. Kemudian sidak di Pasar Bingin Teluk Kecamatan Rawas Ilir, pada sidak kali ini Disperindagkop bersama tim menggelar Sidak di Pasar Surulangun Kecamatan Rawas Ulu, Selasa (28/5).



"Ini merupakan sidak yang ketiga kalinya" kata kepala Disperindagkop H Syamsu Anwar melalui Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Safawi AR disela - sela sidak bersama tim yang terdiri dari Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Kesehatan dan Satpol PP.

Dari sidak yang dilakukan, tim menemukan sejumlah barang yang sudah kadaluarsa. Diantaranya mie instan dan bumbu dapur. Terkait temuan itu, pihaknya sudah memberikan teguran kepada pedagang sekaligus  meminta untuk segera menarik dan mengembalikan barang - barang tersebut.



"Tujuan sidak ini selain untuk menstabilkan harga dipasaran. Juga untuk memantau dan mengecek jangan sampai ada pedagang nakal yang menjual barang yang sudah kadaluarsa, serta makanan yang mengandung zat yang dapat merusak kesehatan" jelas Safawi.



Dikatakanya, dalam setiap sidak jika ditemukan adanya pedagang yang nakal. Pihaknya tak segan segan memberikan teguran. Apabila dengan teguran pedagang tetap membandel dan tidak mengindahkan teguran yang disampaikan. Maka akan diberikan sanksi disertai langkah hukum.

"Dengan adanya sidak ini, kita berharap kedepan  tidak ada lagi pedagang nakal. Begitu juga dengan harga harga, dapat stabil" pungkasnya.(MJ/ADV)
Share:

Senin, 27 Mei 2019

H-7 Perusahaan Harus Bayar THR Karyawan. Tak Dipatuhi Disnakertrans Akan Berikan Sanksi



MURATARA MSM.COM-Pemerintah Kabupaten Muratara melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertans) menghimbau kepada seluruh perusahaan yang ada di Muratara untuk membayar Tunjangan Hari Raya (THR) kepada seluruh karyawan. Mulai dari karyawan tetap, buruh tetap maupun tenaga outsourching.

Hal itu disampaikan kepala Disnakertrans Kabupaten Muratara, Drs. Abdul Rahman diruang kerjanya, Senin (27/5). Ia menegaskan, THR dibayar oleh pihak perusahaan kepada karyawannya minimal H-7 lebaran, atau seminggu sebelum hari raya Idul Fitri.

"Surat Edaran sudah kami buat. Karena berdasarkan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 6 tahun 2016 memang mengharuskan perusahaan untuk membayar THR selambat lambatnya 7 hari sebelum lebaran" kata Abdul Rahman.

Dengan adanya surat edaran itu,  ia mengharapkan perusahaan - perusahaan yang ada di Muratara dapat mematuhinya. Apabila sebaliknya, apalagi tidak mengindahkan Surat Edaran yang disampaikan, pihaknya akan memberikan sanksi normatif. (MJ)
Share:

Minggu, 26 Mei 2019

Gelar Pelatihan Membatik Istri Gubernur Sumsel Berikan Pujian




MURATARA MSM.COM-Kegiatan pelatihan membatik kain jumputan dan batik ecoprint  yang diikuti warga Suku Anak Dalam (SAD) sukses dilaksanakan. Pelatihan membatik khas Muratara yang digelar di pendopoan rumah kediaman Bupati, merupakan prakarsa dari Ketua TP PKK Muratara Ny.Lia Mustika Syarif dan dilatih langsung oleh instruktur dari Galeri Wong Kito Pelambang.

"Alhamdulillah pelatihan membuat jumputan batik ecoprint ini telah selesai dilaksanakan. Sebenarnya sudah lama saya memiliki keinginan dan rencana untuk membuat kegiatan pelatihan ini" kata istri orang nomor satu di Bumi Beselang Serundingan yang akrab disapa Bunda Lia.



Dijelaskannya, baik kain jumputan dan batik ecoprint yang dibuat semuanya menggunakan bahan yang ramah lingkungan. Begitu juga dengan bahan pewarna, semuanya memanfaatan pewarna alam yang ada di Muratara, mulai dari gambir atau lanap ,getah kayu mahoni ,getah kulit mahoni , getah kulit jengkol,buah keduruk, pinang dan pewarna alami lainnya. Karya membatik ngasanak Muratara berupa kain jumputan yang dibuat pun sesuai dengan motif dan ciri khas Muratara yakni Teratai, Mawar dan Pakis.

Dirinya berharap, dengan pelatihan ini dapat membantu meningkatkan pendapatan masyarakat terutama para ibu dalam bentuk UMKM. Selain itu, dengan ikut sertanya warga SAD dalam pelatihan membatik, menunjukkan bahwa mereka bukan lagi suku yang tertinggal melainkan warga dengan kearifan lokal yang bisa berkarya untuk Muratara.



"Terima kasih kepada Bupati Muratara yang telah mendukung penuh semua kegiatan. Bagi masyarakat yang ingin ikut kegiatan pelatihan ini. Dengan senang hati insya Allah saya siap menjadi narasumber dan kita belajar bersama sama" jelasnya.

Sementara itu, istri Gubernur Sumsel Febrita Lustia Deru memberikan apresiasi dan pujian atas terselanggaranya pelatihan tersebut. Dirinya sangat mendukung kegiatan yang diprakarsai oleh Lia Mustika Syarif. Ia berharap, Kabupaten Muratara dapat ikut berpartisipasi dan mengambil bagian pada pameran Dekranasda nanti.



"Muratara merupakan kabupaten termuda di Sumsel. Namun sudah banyak kemajuan dan mampu bersaing dengan kabupaten/kota lainnya. Sayapun kagum dengan istri Bupati Muratara Lia Mustika Syarif yang ikut turun tangan melatih warga SAD" puji istri orang nomor satu di Sumsel ini.(MJ)
Share:

Serahkan Hasil Pemeriksaan Laporan Keuangan Tahun 2018, BPK Berikan Apresiai




MURATARA MSM.COM - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) perwakilan Sumatera Selatan menyerahkan hasil pemeriksaan atas laporan keuangan tahun anggaran 2018 kepada pemerintah kabupaten Muratara.

Plt. BPK Sumsel Teguh Prasetyo SE MAB Ak memberikan apresiasi kepada DPRD dan Bupati Muratara beserta jajarannya atas kerjasama dan secara bersama-sama  selalu berusaha dan berkomitmen untuk mendukung penyelenggaraan pengelolaan keuangan negara dan daerah yg transparan dan akuntabel .

Apresiasi yang tinggi ia berikan juga kepada Bupati Muratara HM Syarif Hidayat yang telah menyerahkan laporan keuangan tahun 2018 (anaudited) untuk diperiksa oleh BPK.

"Selamat kepada pemerintah kabupaten Musi Rawas Utara yang telah berhasil mempertahankan opini WTP.  Semoga capaian dan prestasi ini menjadi momentum untuk lebih mendorong terciptanya akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan daerah. Sehingga dapat menjadi kebanggaan bersama  dan patut dipertahankan" paparnya.

Sementara itu, Bupati Muratara HM Syarif Hidayat menyampaikan ucapan terima kasih dan kebanggaannya kepada para kepala OPD Kabupaten Muratara yang telah bekerja dengan baik sehingga dalam evaluasi meraih WTP. Ucapan terima kasih juga ia sampaikan kepada BPK yang telah menilai sehingga meraih WTP.

"Kalau  5 kita tahun bisa mempertahankan WTP ini. Maka ada bonus dari Kementerian Keuangan. Saya harap  kepada seluruh OPD untuk meningkatkan lagi  kinerjanya  dengan baik dan benar sehingga kita dapat mempertahankan WTP  tahun berikutnya" kata Bupati. (MJ)
Share:

Jumat, 24 Mei 2019

Tingkatkan Indeks Mutu Pendidikan Kepsek Diwajibkan Tinggal Di Muratara



MURATARA MSM.COM- Bupati Muratara H.M Syarif Hidayat menegaskan, kepala sekolah yang bertugas di Bumi Beselang Serundingan wajib tinggal di Kabupaten Muratara.

Peringatan itu disampaikan Bupati kepada seluruh kepala sekolah yang ada di Muratara, guna meningkatkan Angka Indeks Mutu Pendidikan anak didik di kabupaten termuda di Sumsel ini.

"Semua kepala sekolah harus dan wajib tinggal di Muratara. Jangan ada lagi kepsek pulang,  dan tinggal di kota atau kabupaten tetangga, " tegas Bupati.

HM Syarif Hidayat menaruh harapan besar kepada para kepala sekolah agar mampu meningkatkan Indek Pembangunan Manusia, terutama di bidang pendidikan.

Disisi lain,  Kepala Sekolah Dasar Negeri Muara Batang Empu, Kecamatan Karang Jaya, Susilawati mengatakan, akan mentaati instruksi yang disampaikan Bupati tersebut.

"Sudah pasti tinggal di Muratara. Karena kita ingin waktu luang lebih banyak ke sekolah."ucapnya singkat. (MJ)
Share:

Hadiri Penandatangan MoU, Bupati Muratara Harapkan Kesejahteraan Rakyat Merata



PALEMBANG MSM.COM-Bupati Muratara HM Syarif Hidayat menghadiri penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Gubernur dan Bupati/Walikota se Sumatera Selatan, dengan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Sumsel dan Kepulauan Bangka Belitung, tentang optimalisasi penerimaan pajak pusat dan daerah, dengan Kepala Kantor Wilayah BPN provinsi Sumsel tentang kerjasama bidang pertanahan di Griya Agung Palembang, Kamis (23/5).

Kepala Dirjen Pajak Sumsel dalam kesempatan itu menyampaikan ucapan terima kasih kepada Gubernur dan Bupati/Walikota se Sumsel atas terjalinnya MoU dengan Kementerian Keuangan. Khususnya terkait optimalisasi pemerimaan pajak, baik pusat maupun daerah.

"Sebenarnya MOU ini sudah dilakukan rutin, akan tetapi untuk kali ini ada 9 kabupatwn/kota yang masa berlaku MoU ini telah selesai. Maka hari ini, ada 17 kabupaten/kota se Sumsel yang melakukan MoU dimana selama ini 9 kabupaten/kota yang kami terapkan sudah berlangsung dengan baik. Semoga dengan MoU ini optimalisasi pajak pusat daerah bisa meningkat" terangnya.

Ditempat yang sama, Kepala Kanwil Dirjen Pajak Sumsel mengungkapkan, tujuan diadakannya kesepakatan ini guna tercapainya penerimaan pajak dan retribusi yang optimal. Selain itu juga untuk tercapainya kepatuhan wajib pajak dan tercapainya peningkatan pengetahuan dan kemampuan operator dibidang perpajakan yang profesional dalam melaksanakan tugasnya.

Sementara itu, Kepala Kanwil BPN menyampaikan, selain melakukan penandatanganan MoU ada dua hal penting yang perlu diketahui yakni tentang penerimaan BPHTB dan mengenai legalisasi aset.

Ia memaparkan, sampai saat ini untuk kegiatan sertifikasi hak atas tanah di Sumsel menduduki peringkat pertama. Hal itu berkat dorongan dari Gubernur Sumsel dan Bupati /wali kota se Sumsel. "Tahun ini sertifikat yang telah diterbitkan sebanyak 1.726.832  atau baru 36 persen" jelasnya.

Gubernur Sumsel H Herman Deru dalam sambutannya pada acara yang juga dihadiri pimpinan KPK Saut Situmorang, Pangda II Sriwijaya dan Kapolda Sumsel mengatakan, jika menyimak apa yang disampaikan Kepala Kanwil DJP dan BPN Sumsel. Maka begitu besar manfaat yang diraih ketika ini kita laksanakan atas kesepakatan untuk memperbanyak pendapatan dari sektor  pajak dan juga tertibnya aset kita khususnya pertanahan. Tentu ini semua berangkat dari keinginan bersama .

Gubernur mengibaratkan, ketika akan meningkatkan pelayanan dan pendapatan seperti telur dan ayam. Artinya semua mengklaim harus didahulukan, pembangunan harus didahukan, namun pendapatan juga penting untuk melanjutkan pembangunan. Gubernur juga mengajak, untuk menjaga aset dengan baik dan dikelola oleh orang yang berkompeten.

"Hari ini kita berkomitmen untuk meningkatkan masing - masing bidang. Pajak bisa ditingkatkan tetapi tidak membebani masyarakat secara psikologis. Tinggagaimana cara menyampaikan dan tanah terdata melalui bersertifikatan dan pendataan aset yang benar" kata Gubernur.

Bupati Muratara HM Syarif Hidayat saat diwawancarai usai acara menyampaikan, terkait dengan penandatanganan MoU maka selanjutnya akan dibentuk Dinas Pendapatan di Kabupaten Muratara. Peraturan Daerah (Perda) mengenai pembentukan Dinas Pendapatan sudah dibahas di DPRD Muratara.

"Kalau sudah ada Dinas Pendapatan maka akan lebih efektif. Karena masih banyak sumber - sumber objek pajak yang belum digali. Dan untuk memenuhi kesejahteraan rakyat, pendapatan harus ditingkatkan. Kita mendukung penuh MoU ini untuk kebutuhan nasional dan daerah" kata Bupati.

Dikatakan Bupati, peningkatan pendapatan dari sektor pajak sangat penting. Sebab dengan meningkatnya pendapatan pajak, maka rakyat akan sejahtera. Begitu juga dengan gaji ASN, polisi dan guru juga akan ikut naik. Selanjutnya infrastruktur jalan, kesehatan dan pendidikan juga akan ditingkatkan lebih baik lagi.

"Kita berharap masyarakat bisa sejahtera dan MoU kesepakatan ini akan kita realisasikan dengan maksimal. Sehubungan dengan pembentukan Dinas Pendapatan, kita berharap APBD  Kabupaten Muratara akan meningkat lagi dari sebelumnya" pungkas Bupati. (Hamkam/MJ)
Share:

Kamis, 23 Mei 2019

Pantau Stabilitas Harga, Disperindagkop Bersama Tim Lakukan Pemantauan Ke Seluruh Pasar




MURATARA MSM.COM - Untuk menjaga stabilitas harga di pasaran selama bulan ramadhan, Pemkab Muratara melalui Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) menggelar operasi pasar sekaligus melakukan pengecekan dan pemantauan ke Pasar Lawang Agung Kecamatan Rupit, Kamis (23/5).

Kepala Disperindagkop H Syamsu Anwar melalui Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Safawi AR disela - sela kegiatan mengatakan, kegiatan serupa juga akan dilakukan pihaknya ke pasar - pasar disetiap kecamatan yang ada di Bumi  Serundingan.



"Untuk hari pertama ini kita bersama tim yang terdiri dari Disperindagkop, Dinas Kesehatan, Satpol PP dan Dinas Ketahan Pangan melakukan pemantauan dan pengecekan di Pasar Lawang Agung " kata Safawi.

Dari pengecekan di pasar Lawang Agung, pihaknya tidak menemukan adanya kenaikan harga yang terlalu signifikan. Artinya, harga kebutuhan pokok di pasar Lawang Agung masih normal dan stabil. Bahkan, khusus untuk beras malah terjadi penuruhan harga.



Safawi menambahkan, selain untuk memantau harga dipasaran, pengecekan yang dilakukan pihaknya bersama tim ke sejumlah pasar juga untuk mengantisipasi adanya barang yang sudah kadaluarsa namun masih tetap dijajakan oleh pedagang.

"Kita juga melakukan pengecekan ke makanan yang dijual pedagang. Untuk memastikan tidak adanya zat kimia sebagai campuran makanan yang tidak dibolehkan berdasarkan standar kesehatan" sambung Safawi.

Dirinya berharap, dengan pengecekan dan pemantauan yang dilakukan Disperindagkop bersama tim. Para pedagang tidak menggunakan bahan yang tidak sesuai secara berlebihan. (ADV/MJ) 
Share:

Pemkot Lubuklinggau 2019 Mulai Luncurkan Program Seragam Sekolah Gratis




LUBUK LINGGAU MSM.COM-Pemerintah Kota Lubuklinggau segera meluncurkan program seragam sekolah gratis untuk 4000 murid SD dan SMP pada tahun ajaran 2019 - 2020 ini.

Peluncuran program ini merupakan salah satu langkah mewujudkan 100 persen gratis seperti janji kampanye walikota Lubuklinggau dan wakil walikota Lubuklinggau pada pilkada 2018 lalu.

Walikota Lubuklinggau H.SN Prana Putra Sohe dihadapan wartawan menyampaikan, tahun ini program pendidikan 100 persen gratis akan dimulai secara bertahap dengan target di 2020 seluruhnya dapat tercapai.

"Tujuannya untuk meringankan beban orang tua wali murid. Pada tahap pertama ini diutamakan masyarakat kurang mampu dengan penghasilan dibawah Rp.3 Juta perbulan" ujar Nanan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Lubuklinggau H. Tamri memaparkan bahwa bantuan seragam sekolah gratis ini baru menjangkau SD dan SMP tahun ajaran baru kita mulai kuota nya 2000 untuk SD dan 2000 untuk SMP , khusus untuk peserta didik kelas 1 dan kelas 7.

"Untuk pendataan akan kita serahkan ke sekolah masing-masing ,setelah ada data dari sekolah maka akan dilakukan validasi terhadap data siswa calon penerima seragam sekolah gratis tersebut . Dimana bantuan seragam sekolah gratis akan meliputi pakaian seragam , tas ,sepatu atribut lainnya" jelasnya. ( ADV / LEO)
Share:

Ringankan Masyarakat Kurang Mampu, DKP Gelar Pasar Murah




MURATARA MSM.COM-Kegiatan pasar murah yang digelar oleh Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Muratara yang dipusatkan di depan kantor DKP, Rabu (22/5) disambut antusias oleh masyarakat.

Seperti yang diungkapkan Lina, warga Desa Lawang Agung Kecamatan Rupit usai berbelanja di pasar murah. Menurutnya, dengan adanya pasar murah yang digelar oleh DKP, ia dan masyarakat lainnya sangat terbantu dalam memenuhi kebutuhan sehari hari selama bulan ramadhan ini.

"Jelas kami sangat terbantu. Karana harga disini lebih terjangkau dan tentu saja lebih murah dibanding dengan harga pasaran. Kalau bisa kegiatan ini diadakan lebih lama, sebab kami merasa sangat terbantu" tutur Lina.

Plt. Kepala DKP Muratara Emilia mengatakan, kegiatan  pasar murah diadakan memang bertujuan untuk membantu meringankan beban masyarakat kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan pokok selama bulan puasa.

Emilia mengatakan, kegiatan pasar murah digelar dua hari dalam seminggu yakni pada hari Senin dan Rabu. Dalam kegiatan ini, pihaknya bekerja sama dengan Badan Urusan Logistik (Bulog).

"Walaupun tidak dilaksanakan setiap hari. Namun setidaknya dapat meringankan beban masyarakat kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan sehari hari selama bulan ramadhan ini" kata Emilia.(MJ)
Share:

Selasa, 21 Mei 2019

32 Guru Madrasah Ikuti Uji Kompetensi



MURATARA MSM.COM-Sebanyak 32 orang guru madrasah se Kabupaten Muratara mengukuti uji kompetensi pendidikan profesi guru di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Muratara, Selasa (21/5).

Kepala MTs Negeri 1 Muratara Sri Widyati mengatakan, pelaksanaan ujian dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama dimulai pukul 08.00 hingga 10.00 WIB. Selanjutanya sesi kedua dimulai pukul 10.00 WIB dengan durasi yang sama seperti sesi pertama.

"Peserta merupakan guru madrasah dari kecamatan di Muratara seperti Kecamatan Rawas Ulu, Nibung dan Karang Dapo dengan total peserta berjumlah 32 peserta" jelas Sri Widyati.

Tim monitoring Kanwil Kemenag Sumsel Khairudin mengungkapkan, uji kompetensi profesi guru madrasah dilaksanakan serentak di 17 kabupaten/kota se Sumsel. Lokasi ujian tersebar baik di MTs maupun MAN. Tergantung dari sekolah yang dianggap memungkinkan terlaksananya ujian disekolah yang bersangkutan, diukur dari tersedianya IT.

"Jadi yang dipilih untuk pelaksanaan ujian itu memang madrasah yang sudah memungkinkan untuk melaksanakan ujian. Untuk MTsN 1 Muratara sendiri sudah dianggap mampu sebagai tempat pelaksana ujian" kata Khairudin.

Ia menambahkan, uji kompetisi diselenggarakan dengan tujuan untuk menyeleksi apakah layak dan sudah cakap yang bersangkutan menerima serifikasi. Keikutsertaan mereka dalam ujian sendiri melalui aplikasi. Nama - nama yang ikut uji kompetensi secada otomatis tertera dalam aplikasi jika yang bersangkutan dinilai layak untuk mengikuti uji kompetensi ini.(MJ)
Share:

Bupati Lantik 45 Kepsek dan 1 Penjabat Kades




MURATARA MSM.COM-Bupati Muratara HM Syarif Hidayat melantik dan mengambil sumpah 45 Kepala Sekolah dan 1 Penjabat Kepala Desa. Pelantikan itu berlangaung di ruang pertemuan Pemkab Muratara, Selasa (22/5).

45 orang kepsek yang dilantik terdiri dari 34 kepala Sekolah Dasar (SD) dan11 kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP). Sementara 1 orang penjabat kepala Desa Pangkalan Kecamatan Rawas Ulu.

Dalam sambutannya, HM Syarif Hidayat menegaskan, penjabat sementara kepala desa mempunyai hak penuh untuk menjalankan pemerintahan ditingkat desa. Selain untuk membina masyarakat, juga mempunyai tugas menyiapkan pemilihan kades definitif.

"Bagi kepala sekolah, mutasi ini hal biasa bagi seorang ASN. Selamat kepada kepsek SD dan SMP serta Pj. kades yang sudah dilantik," ucap Bupati.

Bupati kembali menegaskan untuk menjalankan tugas yang baru ini dengan sebaik-baiknya. Ajari anak dengan ikhlas, sebab sektor pendidikan sangat penting untuk pembantu indeks manusia yang ada di Kabupaten Muratara.


"Jangan banyak tinggal di Lubuk Linggau. Tinggallah di desa-desa masing-masing. Ditahun 2020 mendatang saya akan anggarkan pembelian motor Dinas bagi Kepsek SD.Selanjutnya, ditempat yang baru ini pilihan yang baik. jalankan tugas dengan sebaik-baiknya" kata Bupati.

Sementara itu, kepala BKP-SDM Kabupaten Muratara, Ralin Jufri mengatakan pelantikan ini berdasarkan surat keputusan Bupati Muratara. "Bagi Kepsek dan Pj Kades yang sudah dilantik jalankan tugas sesuai dengan Tupoksi masing-masing, dan tepat waktu," pungkasnya. (Hamkam)
Share:

Tutup Tadarusan Bersama. Ny. Lia Mustika : Meningkatkan Cinta Kepada Al-Qur'an





MURATARA MSM.COM - Ketua TP PKK Muratara Ny. Lia Mustika Syarif menutup tadarusan bersama di kediaman Bupati Muratara HM Syarif Hidayat Desa Terusan Kecamatan Karang Jaya. Acara tersebut dirangkai dengan buka puasa bersama dengan ibu - ibu majelis taklim se Kabupaten Muratara. Senin (20/5).

Tadarusan itu sendiri telah berlangsung selama satu minggu. Dimana setiap harinya 5 juzz Al Qur'an dibacakan hingga genap mencapai 30 juzz. Selain tadarus Qur'an, setiap harinya juga diisi dengan tausiah agama oleh Ust. Baron.



Dalam kesempatan itu Ny. Lia Mustika menyampaikan, digelarnya tadarusan ini bukan semata - mata baca Al-Qur'an, bukan juga melihat siapa yang hebat dan bagus bacaannya. Tetapi tujuan berkumpul dipengajian ini untuk meningkatkan rasa cinta kita kepada Al-Qur'an dan memahami makna yang terkandung dalam Al-Qur'an itu sendiri.

"Saya sangat bahagia dan senang sekali bisa berbaur dengan tidak ada jarak antara ibu kades, ibu camat dan ibu - ibu yang lainnya. Itu yang membuat saya senang dan bangga, karena dimata Tuhan tidak ada bedanya, jabatan hanya sementara" ucap Ny. Lia.

Sementara itu, Bupati Muratara mengharapkan acara serupa dapat dilaksanakan ditahun depan. Bahkan ditingkatkan menjadi acara yang lebih besar dari tahun ini. Apalagi antusias ibu - ibu majelis taklim yang sangat tinggi.

"Kalau disetiap desa  banyak majelis taklim yang mengadakan tadarusan, Insya Allah Muratara ini akan barokah dan makmur. Saya mengharapkan di desa dan kecamatan kembangkanlah majelis taklimnya" kata Bupati.

Khatam Qur'an sekaligus penutupan tadarusan bersama yang dirangkai dengan buka bersama juga diselingi dengan pemberian sepeda motor oleh Ketua TP PKK Muratara kepada ibu Sri sebagai pembina majelis taklim Kabupaten Muratara. (MJ)
Share:

Diduga Masalah Proyek, DPU Bina Marga Kembali Disegel



MURATARA MSM.COM - Diduga masalah lelang proyek, sejumlah kontraktor kembali menyegel kantor Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Tata Ruang Kabupaten Muratara, Senin (20/5).

Penyegelan berlangsung sekitar pukul 09.00 WIB. Akibat penutupan paksa itu, sejumlah pegawai terpaksa pulang lebih awal. Hal itu lantaran mereka tidak bisa masuk.

Bahkan sejumlah PNS dan TKS hanya bisa berkumpul di sebelah kantor DPU Bina Marga, lantaran tidak diperkenankan masuk oleh kontraktor yang merasa kesal akibat lelang proyek.

"Ini masalah proyek tidak adil. Kadis dan sejumlah pejabat tidak ada yang masuk. Kami butuh informasi, kami juga mau hidup" ucap salah satu kontraktor dengan kesal. Ia pun mengakui, aksi yang digelar tersebut dipicu lambannya rancangan penyusunan anggaran.

Sementara itu, salah satu pegawai DPU Bina Marga yang ditemui enggan memberikan komentar terkait aksi penyegelan tersebut. "Kami pegawai biasa, jadi tidak tahu" ucapnya singkat. (MJ)
Share:

Safari Ramadhan Di Masjid Istiqomah Simpang Nibung Rawas Bupati Paparkan Prestasi 3 Tahun Kepemimpinannya



MURATARA MSM.COM - Selama kurun waktu tiga tahun memimpin Kabupaten Muratara, pembangunan diberbagai bidang telah tercapai. Kendati saat ini masih mengutamakan pembangunan skala prioritas, kedepan akan terus ditingkatkan untuk kesejahteraan masyarakat.

Demikian diungkapkan Bupati Muratara HM Syarif Hidayat saat melakukan safari ramadhan di masjid Istiqomah Desa Simpang Nibung Rawas Kecamatan Rawas Ulu, Minggu (19/5).

"3 Tahun melaksanakan tugas dan mengabdi untuk masyarakat. Alhamdulillah sudah berbuat apa yang dapat diperbuat untuk kepentingan masyarakat dengan baik dan lancar" ucap orang nomor satu di Bumi Beselang Serundingan ini.

Dikatakan Bupati, antara pembangunan fisik dan non fisik haruslah seimbang. Tidak bisa hanya memfokuskan pembangunan fisik saja, sementara non fisik diabaikan.

Untuk pembangunan fisik, selama kepemimpinannya sudah dilaksanakan dengan baik. Mulai dari infrastruktur dasar seperti jalan dan jembatan. Bidang kesehatan dengan membangun puskesmas, maupun dibidang pendidikan dan listrik masuk desa.

Hingga saat ini, 82 desa di Muratara sudah masuk PLN seperti Desa Pauh, Ketapat Bening, dan Kuto Tanjung. Didesa - desa itu sekarang masyarakatnya sudah bisa nonton tv disiang hari

"Tidak hanya itu, kita juga membangun sarana air bersih. Dan kita mendapat pujian dari Kapolda dan Gubernur karena di Muratara sudah aman dan kondusif. Investor sudah banyak yang masuk artinya banyak uang yang masuk ke daerah agar daerah makmur dan sejahtara" papar Syarif.

Sementara itu, dalam bidang pembangunan non fisik dengan mengirimkan santri ke pulau Jawa. Program ini disambut hangat oleh masyarakat.

"Orang tua santri sangat senang, karena banyak perubahan pada anak - anak mereka seperti bisa tahfid Qur'an, bisa bahasa Inggris, Arab dan hadis. Insya Allah tahun 2021 nanti akan kita perbanyak lagi" tukas Bupati. (MJ)
Share:

Jumat, 17 Mei 2019

Sukseskan Wajib Sekolah 12 Tahun Disdik Akan Dirikan Pusat Pendidikan Non Formal



MURATARA MSM.COM- Guna mensukseskan Program Wajib Sekolah 12 tahun, Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), melalui dinas Pendidikan (Disdik) Muratara akan mendirikan Pusat Pendidikan Non Formal

Kepala Disdik Muratara Ir Sukamto, melalui Kabid PAUD Yuli Andriyani dalam rapat pembentukan tim Pendataan Anak Putus Sekolah di Kecamatan Rawas Ulu, Kamis(16/5) mengatakan, Pusat Pendidikan Non Formal Akan di sediakan pada setiap kecamatan di Kabupaten Muratara

"Dalam upaya mendukung Program Pemerintah wajib belajar selama 12 tahun, maka akan kita buat Pusat Pembelajaran Non Formal di setiap Kecamatan yang berada di Kabupaten Muratara"Sampainya

Ditambahnya, Pusat Pembelajaran Non Formal akan digunakan bagi Anak Tidak Sekolah(ATS) dari usia 6 tahun sampai 21 tahun, tidak terkecuali di usia 22 tahun ke atas, yang berada di Kabupaten Muratara untuk melanjutkan proses pendidikan sampai dengan 12 tahun,

"Pusat Pembelajaran Non Formal, akan digunakan bagi anak anak yang putus sekolah, untuk melanjutkan pendidikan sampai mendapatkan Ijazah, Paket A bagi anak SD, Paket B bagi anak SMP dan paket C bagi anak SMA"tambahnya

Dilanjutnya, mengenai tenaga pengajar, pihaknya akan menempatkan para sarjana yang berada di kabupaten muratara, yang belum mendapatkan pekerjaan tetap

"Tenaga pengajarnya nanti kita akan menggandeng sarjana muda yang belum mendapatkan pekerjaan tetap"lanjutnya

Diterusnya, Untuk mendata anak tidak sekolah, maka dibentuklah TiM Pendata Anak Tidak Sekolah, yang beranggotakan Kepala Desa dan beberapa Pihak terkait

"Setiap kecamatan akan ada tim Pendata Anak Tidak sekolah, agar pendataan berjalan lancar, maka kami andilkan kepala desa, dan elemen masyarakat desa lainnya" terusnya

Untuk mensukseskan program tersebut, pihaknya berharap dukungan dari masyarakat, sehingga program Pendidikan Non Formal dapat berdiri di Kabupaten Muratara

"Program ini akan terwujud bila semua elemen pemerintah dan masyarakat mendukung, maka dari itu kita berharap peran serta dari semua elemen masyakat" imbuhnya.(MJ)
Share:

Tingkatkan Imtaq, SMKN Rawas Ulu Rutin Lakukan Safari Ramadhan



RAWAS ULU MSM.COM - Sebagai bagian dari visi misi sekolah untuk meningkatkan iman dan taqwa para peserta didik, SMK Negeri Rawas Ulu menggelar program safari ramadhan.

Kepala SMKN Rawas Ulu Edy Sutriono, Rabu (15/5) diruang kerjanya mengatakan, kegiatan safari ramadhan sudah menjadi program rutin tahunan. Sejak berdirinya sekolah yang ia pimpin hingga saat ini, safari ramadhan rutin dilakukan setiap bulan puasa.

"Untuk tahun kemarin, kegiatan safari ramadhan kita mengunjungi 8 masjid. Nah, untuk ramadhan tahun ini kami menargetkan 12 masjid yang akan kami kunjungi" ujar Edy.

Ia merinci, untuk SMKN Lokal Jauh Desa Noman akan melakukan safari ke 3 masjid yang tersebar di Desa Noman dan Batu Gajah. Sementara untuk lokal induk, safari ramadhan akan dilakukan ke 9 masjid.

Dikatakannya, tujuan digelarnya safari ramadhan selain untuk meningkatkan karakter, iman dan taqwa para peserta didik. Juga untuk menyemarakkan suasana bulan suci ramadhan.

Format dari safari ramadhan diisi dengan berbagai macam kegiatan diantaranya tadarusan dan tausiah agama yang diisi oleh ustad setempat. Kegiatan safari ramadhan dimulai pukul 13.00 WIB hingga 16.00 WIB.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat, khususnya masyarakat sekitar masjid yang telah kami kunjungi yang telah mendukung kegiatan kami" ucap Edy. (MJ).
Share:

Dinsos Muratara, Segera Luncurkan Kartu BPNT








MURATARA,MSM.COM- Kabar gembira bagi seluruh masyarakat kabupaten Musi Rawas Utara. Pasalnya, Dinas Sosial (Dinsos) Muratara, akan segera meluncurkan kartu Bantuan Pangan Non Tunai (PBNT).

Kepala Dinsos Muratara melalui Koordinator Pendamping Bansos Musaddad Holil mengatakan, untuk bantuan berbentuk Bantuan Langsung Tunai itu tidak lagi keluar, terhitung dari April sampai dengan Agustus mendatang. Sebab, memasuki bulan Agustus itu, akan dikeluarkan kartu BPNT.

 "Kami sangat optimis pada Agustus 2019 nanti, Insya Allah semuanya berubah menjadi BPNT. Penyalurannya lebih gampang dibanding dengan Rastra dengan anggaran mencalak 6 triliun lebih" ujarnya belum lama ini.

Lebih lanjut dijelaskannya, pengalihan itu bertujuan untuk mewujudkan 6T, yakni Tepat Sasaran, Tepat Jumlah, Tepat Waktu, Tepat Kualitas, Tepat Harga, dan Tepat Administrasi.

"Seperti yang kita ketahui, sekarang ini kan program dari Rastra itu menurut saya banyak belum tepat sasaran. Di bawa itu kacau, yang kaya bisa ngambil sedangkan yang miskin dan kurang mampu kadang-kadang tidak tersentuh" jelasnya.

Dirinya berharap, dengan adanya program tersebut, masyarakat miskin bisa terbantu. Ia menargetkan, dalam jangka waktu tiga tahun, minimal yang sudah dapat bantuan sudah bebas dari kemiskinan.(Hamkam)
Share:

Kamis, 16 Mei 2019

Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Ramadhan, Satpol PP Rutin Lakukan Pemantauan




MURATARA MSM.COM - Guna menjaga ketertiban dan kenyamanan selama bulan suci ramadhan, pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) terus melakukan pemantauan.

Pemantauan tidak hanya dilakukan di masjid - masjid. Tetapi juga di pasar - pasar dan sejumlah tempat umum lainnya dengan tujuan untuk menjaga kekondusifan selama bulan ramadhan, terutama di wilayah Kecamatan Rupit.

Demikian diungkapkan Kasat Pol PP Firdaus, Rabu (15/5). Ditambahkannya, hal serupa juga disampaikan kepada para camat yang ada di Bumi Beselang Serundingan untuk sama - sama menjaga situasi di wilayah kecamatan masing - masing.

"Kita menghimbau kepada masyarakat untuk tidak menyalakan petasan, baik disiang maupun malam hari, terutama saat shalat tarawih. Apalagi bagi anak - anak muda, lebih baik mengisi bulan puasa ini dengan mengikuti tadarusan di masjid - masjid" kata Firdaus.

Ia mengharapkan, pelaksanaan ibadah puasa bagi umat muslim di Kabupaten Muratara dapat terlaksana dengan baik. Mulai dari ibadah sholat terawih hingga ibadah - ibadah lainnya yang mempunyai nilai istimewah di bulan yang penuh berkah ini.(MJ)
Share:

Senin, 13 Mei 2019

Dispora Sukses Gelar Porpekab ke-VI



MURATARA MSM.COM - Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) sukses menggelar Porpekab ke-VI tahun 2019 .



Porpekab yang diikuti oleh pelajar tingkat SD/MI, SMP/MTs dan GSI se Kabupaten Muratara telah berlangsung selama tiga hari, dan ditutup, Jum'at, (3/5) dihalaman SMPN 2 Muara Rupit.



Kepala Dispora H Khaidir Kalingi melalui Ketua panitia pelaksana Sarmidi menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras mensukseskan Porpekab ke-VI.

"Selamat kepada para atlit yang telah berprestasi pada Porpekab tahun ini. Persiapkan diri untuk ajang ditingkat provinsi" kata Sarmidi. (ADV/MJ)
Share:

Kamis, 09 Mei 2019

Bupati Muratara Menghadiri Musrenbang Nasional





MURATARA MSM.COM- Bupati Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), H.M Syarif Hidayat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun 2020, di Hotel Shangri-La Jakarta, Kamis (09/05).

Kegiatan yang digagas Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas itu, dibuka secara resmi oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

Bupati Muratara, H.M Syarif Hidayat, melalui Kabag Humas Muratara Erlan yang didampingi Kasubag Media Indra Yani menjeladkan, bahwa menghadiri undangan Musrenbangnas tersebut untuk menyusun RKP 2020. Yang merupakan salah satu sarana informasi bagi pemerintah daerah dalam menyusun rencana kerja tahun 2020 mendatang sesuai dengan program Pemerintah Pusat.

“Sehingga kita tahu apa saja program maupun rencana kerja yang dianggarkan pusat untuk daerah. Dan kami harapkan Kabupaten Muratara bisa mendapat prioritas dalam program rencana kerja pemerintah di tahun 2020 mendatang,” jelasnya.

Lebih lanjut dikatakannya, Musrenbangnas juga sebagai bentuk koordinasi penyelarasan rencana pembangunan nasional dengan rencana pembangunan daerah sesuai dengan amanat Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional.

Untuk itu, dirinya berharap dalam perencanaan dan pembangunan di Kabupaten Muratara dapat lebih baik lagi membawa kesejahteraan bagi masyarakat di Bumi Berselang Serundingan. (MJ)
Share:

Jumat, 03 Mei 2019

Tingkatkan Profesionalisme ASN, BKPSDM Muratara Gelar Sosialisasi PP Nomor 11 Tahun 2017



MURATARA MSM.COM - Pemerintah Kabuapten Musi Rawas Utara melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) menggelar sosialisasi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 tahun 2017 tentang Manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN).

Sosialisasi yang dilaksanakan di aula RM Sederhana Kecamatan Rupit digelar selama 2 hari, dimulai Kamis (2/5) dan berakhir hari ini Jum'at (3/5). Hadir Bupati Muratara HM Syarif Hidayat melalui Sekretaris Daerah (Sekda) H Zainal Aripin.



Pada sosialisasi yang diisi oleh dua orang nara sumber dari Kabag Hukum Kemendagri yakni dr Beni dan Ade Jajang Jatmika, juga dihadiri kepala BKPSDM Muratara Ralin Jupri, OPD, camat dan para tamu undangan lainnya.

Kepala BKPSDM melalui Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Diklat Gunawan menjelaskan, tujuan digelarnya sosialisasi PP Nomor 11 tahun 2017 ini, mengharapkan kepada ASN dapat bekerja secara profesional dan tidak berbenturan dengan undang - undang yang berlaku.



"Melalui sosialisasi ini juga sekaligus untuk membina seluruh ASN di Kabupaten Muratara agar dapat mengimplementasikan PP Nomor 11 tahun 2017 ini dalam melaksanakan tugas sehari - hari" ungkap Gunawan.

Sementara itu, Kabag Hukum Kemendagri dr Beni sekaligus pemateri dalam sosialisasi itu mengungkapkan, dengan memahami dan mengetahui PP Nomor 11 Tahun 2017 dapat meningkatkan kapasitas dan kemampuan para ASN. (ADV/MJ)
Share:

Dengan Tema Menguatkan Pendidikan dan Memajukan Budaya. Hardiknas di Kabupaten Muratara Berjalan Khidmat



MURATARA MSM.COM - Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2019 di Kabupaten Muratara berlangsung khidmat. Upacara peringatan Hardiknas yang diikuti seluruh kepala sekolah, guru dan siswa, Kepala OPD dan unsur pemerintahan Kabupaten Muratara dan tamu undangan lainnya, berlangsung di halaman kantor Pemkab Muratara, Kamis (2/5).

Bertindak selaku pembina upacara Bupati Muratara HM Syarif Hidayat. Sedangkan inspektur upacara Barbara, sementara bertindak selaku pemimpin upacara Kepala Dinas Pendidikan Sukamto.

HM Syarif Hidayat yang membacakan amanat Menteri Pendidikan RI menyampaikan, Hardiknas yang jatuh pada setiap tanggal 2 Mei diambil dari kelahiran Ki Hajar Dewantara, tokoh nasional sekaligus bapak pendidikan nasional.



"Kita juga bersyukur bahwa Indonesia sudah berhasil melalui tahap Pemilu serentak 17 April lalu. Dilihat dari sudut pandang pendidikan, Pemilu harus menjadi pelajaran bagi setiap warga negara. Karena proses belajar pada hakekatnya merupakan momentum perubahan tingkah laku menuju kedewasaan, khususnya kedewasaan dalam berdemokrasi. Terbentuknya warga negara yang demokratis, merupakan tujuan pendidikan nasional" kata Bupati.

UU Nomor 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional pasal 13 menyebutkan, tujuan pendidikan nasional adalah mengutamakan potensi peserta didik untuk menjadi manusia yang beriman dan bertakwa, berakhlak mulia, berilmu, cakap, mandiri, menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.



"Adalah hal yang lumrah dalam konteks demokrasi meninggalkan jejak - jejak konstitual yang bisa menimbulkan keretakan bahkan perpecahan. Dalam momentum seperti ini, tanggung jawab nasional kita dipertaruhkan untuk menjaga aset bangsa yang tak ternilai harganya yaitu semangat kerukunan, persaudaraan dan persatuan" sambung Bupati.

Masih kata Bupati , disektor pendidikan, Kemendikbud RI telah memberikan perhatian khusus pada pendidikan terluar, terdepan dan tertinggal. Bahkan memberikan perhatian khusus pada pendidikan anak - anak Indonesia yang belajar diluar batas negara.

"Sejalan dengan tema Hardiknas tahun ini adalah menguatkan pendidikan, dan memajukan budaya mengandung pesan penting Ki Hajar Dewantara terkait hubungan erat pendidikan yang menciptakan ekosistem yang sarat dengan nilai dan pengalaman. Budaya membingkai sumber daya yang berkualitas demi terwujudnya Indonesia yang berkemajuan" kata Bupati.

Dalam perspektif Kemendikbud, pembangunan SDM menekankan pada dua penguatan, yakni pendidikan berkarakter dan penyiapan generasi yang terdidik, terampil, dan cakap dalam memasuki dunia kerja. Dalam pendidikan berkarakter dimaksudkan untuk membentuk insan berakhlak mulia, empati, sopan santun, tanggung jawab serta berbudi luhur. Sementara ikhtiar membekali keterampilan kecakapan serta penanaman penjiwaan.

Hadirnya revolusi industri telah mempengaruhi cara hidup, bekerja dan belajar. Perkembangan teknologi yang semakin canggih dapat mempengaruhi pola pikir, prilaku dan karakter. Untuk itu, peserta didik harus mempunyai karakter dan jatidiri bangsa.

Perubahan global yang bergerak cepat dan pesatnya perkembangan teknologi dapat dimanfaatkan oleh sekolah dan guru untuk menerapkan teknologi berbasis digital dengan sentuhan budaya Indonesia melalui tripusat pendidikan yakni keluarga, sekolah dan masyarakat.

"Kita juga tidak menutup mata, dalam berbagai keterbatasan masih ada proses pembangunan pendidikan dan kebudayaan. Tanah air kita masih dihadapkan komplotitas masalah guru dan tenaga pendidikan" kata Bupati. (MJ)
Share:

Diduga Adanya Kecurangan, Muhamad Ali Lapor ke KPU





MURATARA MSM.COM-Muhamad Ali Calon Legislatif (Caleg) dari Partai Gerindra Daerah Pemilihan (Dapil) 3 Kecamatan Rawas Ulu - Ulu Rawas mendatangi kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Muratara, Kamis (2/5). Kedatangan dirinya ke KPU Muratara untuk melaporkan dugaan adanya kecurangan PPK Rawas Ulu dalam penghitungan suara.

"Untuk Pemilu di Muratara jika dilihat secara kasat mata memang kondusif. Namun ditingkat bawah, seperti ditingkat PPK dan KPPS kuat dugaan sering terjadi kecurangan kecurangan" ungkap Muhamad Ali usai melapor ke KPU.

Ia mencontoh, seperti yang diduga terjadi pada PPK Rawas Ulu. Kecurangan dilakukan secara sistematis. PPK juga diduga telah bekerjasama dengan salah satu oknum caleg untuk memindahkan suara partai baik internal maupun eksternal.

Untuk itu, kedatangan dirinya ke KPU untuk menyampaikan aspirasi terhadap pelaksanaan pleno DA 1 rekap PPK Rawas Ulu yang telah terjadi kecurangan dan penggelumbungan suara terhadap caleg lain dalam satu partai.

"Sejauh ini laporan tanggal 23 April lalu sudah kita sampaikan pengaduan ke Bawaslu terhadap oknum PPK yang telah curang memindahkan suara partai internal Gerindra ke salah satu caleg inisial TA dan sudah ditindaklanjuti dan terbukti. Dengan bukti tersebut maka PPK dan oknum caleg tersebut mencari solusi lain dengan menambahkan suara dari partai lain maupun suara internal partai" papar Ali.

Dengan adanya laporan ini, dirinya berharap KPU Muratara dapat membuka rekap ulang berdasarkan C1 hologram atau C1 plano, untuk membuktikan pelanggaran tersebut. "Jika tidak terealisasi kami akan menempuh jalur hukum dan akan melakukan aksi damai secara besar - besaran. Kita juga berharap kepada petinggi partai Gerindra baik ditingkat DPC, DPD dan DPP untuk menindak tegas terhadap caleg yang telah mencurangi suara partai" tegasnya.

Menanggapi hal itu, Ketua KPU Muratara Agus Maryanto mengatakan akan melihat terlebih dahulu laporan adanya dugaan kecurangan itu. Dan akan dibuktikan pada saat pleno.

"Untuk mekanismenya nanti dipleno. Jika memang ada kesalahan diperbaiki saja ditempat. Jadi tidak ada yang perlu dipersoalkan terlalu dalam. Karena memang ada mekanismenya, setiap pleno berjenjang itu untuk memperbaiki kesalahan yang dibawah" jelas Agus.

Jika memang terbukti, sambung Agus, ada mekanisme tersendiri. Kalau terbukti melanggar etik yang ada. Akan ditindaklanjuti sesuai dengan kode etik yang ada, bahkan hingga dipidana. Sebab siap yang berbuat harus menanggung konsekwensinya.

"KPU sangat terbuka dan tegas. Saat ini yang melapor secara resmi ke KPU baru satu, yang lain lagi proses rekap melalui Bawaslu dan ditembuskan ke KPU dan sudah ada yang kita tindaklanjuti" tukasnya. (MJ)
Share:

Rabu, 01 Mei 2019

HUT Kabupaten Musi Rawas Ke - 76 Tahun Berlangsung Sukses dan Meriah




MUSI RAWAS MCM.COM - Paripurna istimewa yang dipimpin oleh Ketua DPRD Musi Rawas Yudi Pratama digelar di ruang paripurna pada puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Musi Rawas ke-76, Selasa (30/4).

Paripurna istimewa yang dihadiri sejumlah kepala daerah dan pejabat lainnya juga dihadiri langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru. Sebelum acara puncak, Pemkab Musi Rawas telah mengadakan berbagai perlombaan dalam menyambut dan memeriahkan HUT Musi Rawas ke-76 tahun 2019 yang kesemuanya berlangsung sukses dan meriah.

Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan dalam kesempatan itu memaparkan progress pembangunan diberbagai bidang yang sudah diraih oleh Kabupaten Musi Rawas. Terutama dalam 3 tahun terakhir semasa kepemimpinannya bersama wakil Bupati Hj Suwarti. Meliputi bidang pendidikan, kesehatan, pertanian, keagamaan dan bidang - bidang lainnya.

H Hendra Gunawan mengungkapkan, puncak peringatan HUT Kabupaten Musi Rawas sedianya digelar 20 April setiap tahunnnya. Namun karena pada 2019 ini bertepatan dengan Pemilihan Umum, maka puncak peringatan diundur menjadi 30 April 2019.

"76 tahun lalu tepatnya 20 April 1943 lahirlah Kabupaten Musi Rawas. Pelaksanaan HUT di tanggal 30 April ini masukan dan saran dari Gubernur. Karena 17 April baru saja pesta demokrasi, sehingga konsentrasi agar dapat berjalan lancar maka perayaan HUT Kabupaten Musi Rawas pada rapat paripurna istimewa dilaksanakan di 30 April 2019" papar Bupati.

Dalam sambutannya, Gubernur Sumsel H Herman Deru menilai, jika dihitung Kabupaten dan Kota di Sumsel. Maka Kabupaten Musi Rawas tergolong kabupaten yang cukup masyur dengan segala potensi yang dimilikinya.

Gubernur mengungkapkan soal kunjungannya ke salah satu dusun terpencil di Kabupaten Musi Rawas yang wilayahnya dikelilingi oleh kawasan TNKS yaitu Dusun Sri Pengaten.

Menurut Gubernur dusun yang masuk dalam wilayah Desa Pasenan Kecamatan STL Ulu Terawas itu dapat menjadi contoh dalam menjaga kearifan lokal alamnya yang masih asri dan dijaga oleh masyarakatnya sehingga nilai nilai kearifan lokal benar-benar lestari

"Bercermin dengan Sri Pengaten dalam menjaga alam sungainya yang alami dan jernih, hutan yang masih sangat terjaga. Maka dalam kesempatan ini saya mengajak kita semua secara bersama untuk menjaga alam" kata Gubernur.

Untuk menjaga kelestarian alam, sambung H Herman Deru, bisa dengan program penanaman pohon. Dan diimplementasikan menjadi syarat bagi anak - anak yang akan masuk SD dan TK harus menanam satu pohon. Kemudian masyarakat yang hendak menikah, juga disyaratkan menanam pohon. Jika itu dilaksanakan, akan menyumbang oksigen terbaik bagi umat manusia. (Leo)
Share:

Gubernur Sumsel Tutup STQH ke- XXV Tingkat Provinsi Sumsel Muratara Sukses Menjadi Tuan Rumah



MURATARA MSM.COM - Perhelatan Seleksi Tilawatil Qur'an dan Hadist (STQH) XXV tingkat provinsi Sumatera Selatan tahun 2019 resmi ditutup Gubernur Sumsel H Herman Deru, Selasa malam (30/4). Keluar sebagai juara pertama Ogan Ilir, disusul kemudian juara kedua Kabupaten Muratara.

Perhelatan STQH XXV tingkat provinsi Sumatera Selatan tahun 2019 yang berlangsung dari 25 - 30 April 2019 dan diikuti 17 kabupaten/kota se Sumsel ini, Kabupaten Muratara sukses menjadi tuan rumah.



Selain gubernur Sumsel, yang didampingi ketua TP PKK Sumsel Febrita Lustia, hadir pula dalam acara penutupan tersebut diantaranya Ketua LPTQ dan Kankemenag Sumsel. Bupati Muratara HM Syarif Hidayat, ketua TP PKK Muratara Lia Mustika Syarif, Sekda H Zainal Aripin, Kabag Kesra H Nawawi, para kepala OPD dan tamu undangan lainnya.

Penutupan STQH XXV tingkat provinsi Sumatera Selatan tahun 2019 dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Dilanjutkan dengan pembacaan ayat Suci Al-Qru'an, disambung dengan sambutan - sambutan serta pengumuman para juara dan diakhiri dengan pembagian hadiah kepada para pemenang.



Dalam laporannya, Bupati Muratara HM Syarif Hidayat sekaligus ketua panitia pelaksana atas nama Pemkab Muratara menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya STQH ke-XXV tingkat provinsi Sumatera Selatan tahun 2019 yang berlangsung dengan lancar dan sukses.

Ucapan terima kasih ia sampaikan kepada semua pihak atas dukungan dan kerja keras, sehingga penyelenggaraan STQH ke- XXV tingkat provinsi Sumatera Selatan tahun 2019 dapat terselenggara lancar. Terutama kepada Gubernur Sumsel H Herman Deru yang berkenan hadir, baik pada pembukaan maupun penutupan STQH XXV tingkat provinsi Sumsel.

"Selamat kepada para peserta yang telah berhasil menjadi juara. Kepada yang belum berhasil, tetap semangat dan berprestasi untuk mengharumkan nama daerah" ajak orang nomor satu di Bumi Beselang Serundingan ini.



Sementara itu, Gubernur Sumsel H Herman Deru dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada Kabupaten Muratara sebagai tuan rumah penyelenggaraan STQH ke- XXV tingkat provinsi Sumatera Selatan tahun 2019. Sambutan dan antusias masyarakat Bumi Beselang Serundingan cukup tinggi sehingga penyelenggaraan STQH ke- XXV tingkat provinsi Sumatera Selatan tahun 2019 berjalan cukup meriah.

Dikatakan Gubernur, , membaca Al Quran merupakan suatu kewajiban namun mendalami dan memahami bacaan Al Quran sudah menjadi keharusan bagi umat Islam. Karena itu, dia mengajak para kepala daerah untuk menggalakkan rumah tahfidz di desa dan kelurahan. Dengan target satu desa dan kelurahan masing-masing satu rumah tahfidz.

“Ada 3500 desa kelurahan di Sumsel. Jumlah rumah tahfidz sudah mendekati jumlah tersebut. Saran saya integrasikan PAUD dan TK dengan rumah tahfidz. Saya ajak para para istri kades dan lurah, istri camat memanfaatkan ladang ibadah yang gampang ini,” kata Herman Deru. (MJ).
Share:

Diikuti SD/MI, SMP/MTs Sederajat dan GSI se Muratara, Dispora Muratara Gelar Porpekab ke-VI Tahun 2019



MURATARA MSM.COM - Pemerintah Kabupaten Muratara melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) menggelar Porpekab ke-VI tahun 2019. Bupati Muratara HM Syarif Hidayat melalui Asisten III Sudartoni membuka secara resmi Perpekab ke-VI yang dipusatkan di aula SMP Negeri 2 Rupit, Kecamatan Rupit, Rabu (1/5). 

Pembukaan Porpekab yang mengusung tema "Melalui Porpekab 2019 Kita Wujudkan Pelajar yang Berprestasi Akademis, Olahraga, Pendidikan dan Berahlak Mulia" juga dihadiri Kepala Dispora Muratara Khaidir Kalingi, Kepala Dinas Pertaninan Ir Suhardiman, Kepala BPBD Zulkifli dan para kepala OPD lainnya.



Porpekab yang diselenggarakan dengan tujuan membangun karakter unggul, jujur dan kompetitif diikuti peserta tingkat SD/MI, dan SMP/MTs sederajat dan GSI se Kabupaten Muratara yang akan berlangsung selama tiga hari, mulai 1 hingga 3 Mei 2019.

Ketua pelaksana kegiatan Sarmidi dalam laporannya menyampaikan, digelarnya Porpekab membawa beberapa tujuan diantaranya untuk membangun karakter unggul dan kompetitif sejak usia dini. Khususnya pelajar yang mampu berprestasi dibidang olahraga dan pendidikan demi terwujudnya Muratara Bangkit.



Meningkatkan kualitas atlet yang dapat bersaing dibidang olahraga masing - masing. Mempererat tali silaturahmi diantara para atlit, serta diharapkan memberikan efek positif sehingga lebih mudah mencari bibit - bibit berbakat yang diharapkan mampu mengharumkan nama Kabupaten Muratara ditingkat yang lebih tinggi.

Ia berjanji, bagi atlit yang meraih juara pertama akan mewakili Kabupaten Muratara ke tingkat provinsi. Sedangkan bagi juara pertama hingga ketiga ditingkat provinsi akan diberikan reward dan beasiswa.



"Peserta berjumlah 192 orang ditambah 86 orang official dengan rincian dari kecamatan Rupit 40 atlit dan 18 official, Rawas Ulu 46 atlit 20 official, Ulu Rawas 20 atlit didampingi 13 official, Karang Jaya 42 atlit 19 official, Karang Dapo 41 atlit 19 official, Rawas Ilir 14 atlit dan 10 official serta dari kecamatan Nibung 43 atlit dan 20 orang officia" papar Sarmidi.

Bupati Muratara melalui Asiten III Sudartoni mengungkapkan, Kabupaten Muratara merupakan kabupaten termuda dari 17 kabupaten/kota se Sumsel. Namum, meskipun tergolong muda, sudah memiliki banyak potensi yang dapat dikembangkan baik dibidang olahraga maupun pemuda - pemudanya.



"Pemkab Muratara melalui Dispora telah melaksanakan event - event olahraga baik bagi pelajar maupun bagi masyarakat umum. Salah satunya Porpekab yang tahun ini telah memasuki tahun ke-VI penyelenggaraannya" kata Sudartoni.

Pelaksanaan Porpekab yang bertujuan menanamkan akhlak, baik rasa maupun tanggung jawab dan mental juara kepada para atlit - atlit yang mempunyai potensi dibidang olahraga masing - masing dalam rangka menghadapi event-event yang lebih tinggi, baik O2SN tingkat SD/SMP dan SMP maupun Gala Siswa Nasional tingkat provinsi Sumsel.



"Saya berharap, dengan diselenggaranya Porpekab tingkat Kabupaten Muratara dapat mencetak atlit yang berpotensi pada bidang olahraga" tegas Sudartoni.

Terpisah, Kepala Dispora Muratara Khaidir Kalingi mengatakan, Porpekab tingkat kabupaten Muratara ke-VI terdiri dari 5 cabang olahraga. Yaitu renang, Atletik, Bulu tangkis, sepak bola dan pencak silat. Lokasi penyelenggaraan tergantung masing - masing cabang. (MJ)
Share:

Postingan Populer

Arsip Blog