Selasa, 21 Mei 2019

32 Guru Madrasah Ikuti Uji Kompetensi



MURATARA MSM.COM-Sebanyak 32 orang guru madrasah se Kabupaten Muratara mengukuti uji kompetensi pendidikan profesi guru di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Muratara, Selasa (21/5).

Kepala MTs Negeri 1 Muratara Sri Widyati mengatakan, pelaksanaan ujian dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama dimulai pukul 08.00 hingga 10.00 WIB. Selanjutanya sesi kedua dimulai pukul 10.00 WIB dengan durasi yang sama seperti sesi pertama.

"Peserta merupakan guru madrasah dari kecamatan di Muratara seperti Kecamatan Rawas Ulu, Nibung dan Karang Dapo dengan total peserta berjumlah 32 peserta" jelas Sri Widyati.

Tim monitoring Kanwil Kemenag Sumsel Khairudin mengungkapkan, uji kompetensi profesi guru madrasah dilaksanakan serentak di 17 kabupaten/kota se Sumsel. Lokasi ujian tersebar baik di MTs maupun MAN. Tergantung dari sekolah yang dianggap memungkinkan terlaksananya ujian disekolah yang bersangkutan, diukur dari tersedianya IT.

"Jadi yang dipilih untuk pelaksanaan ujian itu memang madrasah yang sudah memungkinkan untuk melaksanakan ujian. Untuk MTsN 1 Muratara sendiri sudah dianggap mampu sebagai tempat pelaksana ujian" kata Khairudin.

Ia menambahkan, uji kompetisi diselenggarakan dengan tujuan untuk menyeleksi apakah layak dan sudah cakap yang bersangkutan menerima serifikasi. Keikutsertaan mereka dalam ujian sendiri melalui aplikasi. Nama - nama yang ikut uji kompetensi secada otomatis tertera dalam aplikasi jika yang bersangkutan dinilai layak untuk mengikuti uji kompetensi ini.(MJ)
Share:

Bupati Lantik 45 Kepsek dan 1 Penjabat Kades




MURATARA MSM.COM-Bupati Muratara HM Syarif Hidayat melantik dan mengambil sumpah 45 Kepala Sekolah dan 1 Penjabat Kepala Desa. Pelantikan itu berlangaung di ruang pertemuan Pemkab Muratara, Selasa (22/5).

45 orang kepsek yang dilantik terdiri dari 34 kepala Sekolah Dasar (SD) dan11 kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP). Sementara 1 orang penjabat kepala Desa Pangkalan Kecamatan Rawas Ulu.

Dalam sambutannya, HM Syarif Hidayat menegaskan, penjabat sementara kepala desa mempunyai hak penuh untuk menjalankan pemerintahan ditingkat desa. Selain untuk membina masyarakat, juga mempunyai tugas menyiapkan pemilihan kades definitif.

"Bagi kepala sekolah, mutasi ini hal biasa bagi seorang ASN. Selamat kepada kepsek SD dan SMP serta Pj. kades yang sudah dilantik," ucap Bupati.

Bupati kembali menegaskan untuk menjalankan tugas yang baru ini dengan sebaik-baiknya. Ajari anak dengan ikhlas, sebab sektor pendidikan sangat penting untuk pembantu indeks manusia yang ada di Kabupaten Muratara.


"Jangan banyak tinggal di Lubuk Linggau. Tinggallah di desa-desa masing-masing. Ditahun 2020 mendatang saya akan anggarkan pembelian motor Dinas bagi Kepsek SD.Selanjutnya, ditempat yang baru ini pilihan yang baik. jalankan tugas dengan sebaik-baiknya" kata Bupati.

Sementara itu, kepala BKP-SDM Kabupaten Muratara, Ralin Jufri mengatakan pelantikan ini berdasarkan surat keputusan Bupati Muratara. "Bagi Kepsek dan Pj Kades yang sudah dilantik jalankan tugas sesuai dengan Tupoksi masing-masing, dan tepat waktu," pungkasnya. (Hamkam)
Share:

Tutup Tadarusan Bersama. Ny. Lia Mustika : Meningkatkan Cinta Kepada Al-Qur'an





MURATARA MSM.COM - Ketua TP PKK Muratara Ny. Lia Mustika Syarif menutup tadarusan bersama di kediaman Bupati Muratara HM Syarif Hidayat Desa Terusan Kecamatan Karang Jaya. Acara tersebut dirangkai dengan buka puasa bersama dengan ibu - ibu majelis taklim se Kabupaten Muratara. Senin (20/5).

Tadarusan itu sendiri telah berlangsung selama satu minggu. Dimana setiap harinya 5 juzz Al Qur'an dibacakan hingga genap mencapai 30 juzz. Selain tadarus Qur'an, setiap harinya juga diisi dengan tausiah agama oleh Ust. Baron.



Dalam kesempatan itu Ny. Lia Mustika menyampaikan, digelarnya tadarusan ini bukan semata - mata baca Al-Qur'an, bukan juga melihat siapa yang hebat dan bagus bacaannya. Tetapi tujuan berkumpul dipengajian ini untuk meningkatkan rasa cinta kita kepada Al-Qur'an dan memahami makna yang terkandung dalam Al-Qur'an itu sendiri.

"Saya sangat bahagia dan senang sekali bisa berbaur dengan tidak ada jarak antara ibu kades, ibu camat dan ibu - ibu yang lainnya. Itu yang membuat saya senang dan bangga, karena dimata Tuhan tidak ada bedanya, jabatan hanya sementara" ucap Ny. Lia.

Sementara itu, Bupati Muratara mengharapkan acara serupa dapat dilaksanakan ditahun depan. Bahkan ditingkatkan menjadi acara yang lebih besar dari tahun ini. Apalagi antusias ibu - ibu majelis taklim yang sangat tinggi.

"Kalau disetiap desa  banyak majelis taklim yang mengadakan tadarusan, Insya Allah Muratara ini akan barokah dan makmur. Saya mengharapkan di desa dan kecamatan kembangkanlah majelis taklimnya" kata Bupati.

Khatam Qur'an sekaligus penutupan tadarusan bersama yang dirangkai dengan buka bersama juga diselingi dengan pemberian sepeda motor oleh Ketua TP PKK Muratara kepada ibu Sri sebagai pembina majelis taklim Kabupaten Muratara. (MJ)
Share:

Diduga Masalah Proyek, DPU Bina Marga Kembali Disegel



MURATARA MSM.COM - Diduga masalah lelang proyek, sejumlah kontraktor kembali menyegel kantor Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Tata Ruang Kabupaten Muratara, Senin (20/5).

Penyegelan berlangsung sekitar pukul 09.00 WIB. Akibat penutupan paksa itu, sejumlah pegawai terpaksa pulang lebih awal. Hal itu lantaran mereka tidak bisa masuk.

Bahkan sejumlah PNS dan TKS hanya bisa berkumpul di sebelah kantor DPU Bina Marga, lantaran tidak diperkenankan masuk oleh kontraktor yang merasa kesal akibat lelang proyek.

"Ini masalah proyek tidak adil. Kadis dan sejumlah pejabat tidak ada yang masuk. Kami butuh informasi, kami juga mau hidup" ucap salah satu kontraktor dengan kesal. Ia pun mengakui, aksi yang digelar tersebut dipicu lambannya rancangan penyusunan anggaran.

Sementara itu, salah satu pegawai DPU Bina Marga yang ditemui enggan memberikan komentar terkait aksi penyegelan tersebut. "Kami pegawai biasa, jadi tidak tahu" ucapnya singkat. (MJ)
Share:

Safari Ramadhan Di Masjid Istiqomah Simpang Nibung Rawas Bupati Paparkan Prestasi 3 Tahun Kepemimpinannya



MURATARA MSM.COM - Selama kurun waktu tiga tahun memimpin Kabupaten Muratara, pembangunan diberbagai bidang telah tercapai. Kendati saat ini masih mengutamakan pembangunan skala prioritas, kedepan akan terus ditingkatkan untuk kesejahteraan masyarakat.

Demikian diungkapkan Bupati Muratara HM Syarif Hidayat saat melakukan safari ramadhan di masjid Istiqomah Desa Simpang Nibung Rawas Kecamatan Rawas Ulu, Minggu (19/5).

"3 Tahun melaksanakan tugas dan mengabdi untuk masyarakat. Alhamdulillah sudah berbuat apa yang dapat diperbuat untuk kepentingan masyarakat dengan baik dan lancar" ucap orang nomor satu di Bumi Beselang Serundingan ini.

Dikatakan Bupati, antara pembangunan fisik dan non fisik haruslah seimbang. Tidak bisa hanya memfokuskan pembangunan fisik saja, sementara non fisik diabaikan.

Untuk pembangunan fisik, selama kepemimpinannya sudah dilaksanakan dengan baik. Mulai dari infrastruktur dasar seperti jalan dan jembatan. Bidang kesehatan dengan membangun puskesmas, maupun dibidang pendidikan dan listrik masuk desa.

Hingga saat ini, 82 desa di Muratara sudah masuk PLN seperti Desa Pauh, Ketapat Bening, dan Kuto Tanjung. Didesa - desa itu sekarang masyarakatnya sudah bisa nonton tv disiang hari

"Tidak hanya itu, kita juga membangun sarana air bersih. Dan kita mendapat pujian dari Kapolda dan Gubernur karena di Muratara sudah aman dan kondusif. Investor sudah banyak yang masuk artinya banyak uang yang masuk ke daerah agar daerah makmur dan sejahtara" papar Syarif.

Sementara itu, dalam bidang pembangunan non fisik dengan mengirimkan santri ke pulau Jawa. Program ini disambut hangat oleh masyarakat.

"Orang tua santri sangat senang, karena banyak perubahan pada anak - anak mereka seperti bisa tahfid Qur'an, bisa bahasa Inggris, Arab dan hadis. Insya Allah tahun 2021 nanti akan kita perbanyak lagi" tukas Bupati. (MJ)
Share:

Jumat, 17 Mei 2019

Sukseskan Wajib Sekolah 12 Tahun Disdik Akan Dirikan Pusat Pendidikan Non Formal



MURATARA MSM.COM- Guna mensukseskan Program Wajib Sekolah 12 tahun, Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), melalui dinas Pendidikan (Disdik) Muratara akan mendirikan Pusat Pendidikan Non Formal

Kepala Disdik Muratara Ir Sukamto, melalui Kabid PAUD Yuli Andriyani dalam rapat pembentukan tim Pendataan Anak Putus Sekolah di Kecamatan Rawas Ulu, Kamis(16/5) mengatakan, Pusat Pendidikan Non Formal Akan di sediakan pada setiap kecamatan di Kabupaten Muratara

"Dalam upaya mendukung Program Pemerintah wajib belajar selama 12 tahun, maka akan kita buat Pusat Pembelajaran Non Formal di setiap Kecamatan yang berada di Kabupaten Muratara"Sampainya

Ditambahnya, Pusat Pembelajaran Non Formal akan digunakan bagi Anak Tidak Sekolah(ATS) dari usia 6 tahun sampai 21 tahun, tidak terkecuali di usia 22 tahun ke atas, yang berada di Kabupaten Muratara untuk melanjutkan proses pendidikan sampai dengan 12 tahun,

"Pusat Pembelajaran Non Formal, akan digunakan bagi anak anak yang putus sekolah, untuk melanjutkan pendidikan sampai mendapatkan Ijazah, Paket A bagi anak SD, Paket B bagi anak SMP dan paket C bagi anak SMA"tambahnya

Dilanjutnya, mengenai tenaga pengajar, pihaknya akan menempatkan para sarjana yang berada di kabupaten muratara, yang belum mendapatkan pekerjaan tetap

"Tenaga pengajarnya nanti kita akan menggandeng sarjana muda yang belum mendapatkan pekerjaan tetap"lanjutnya

Diterusnya, Untuk mendata anak tidak sekolah, maka dibentuklah TiM Pendata Anak Tidak Sekolah, yang beranggotakan Kepala Desa dan beberapa Pihak terkait

"Setiap kecamatan akan ada tim Pendata Anak Tidak sekolah, agar pendataan berjalan lancar, maka kami andilkan kepala desa, dan elemen masyarakat desa lainnya" terusnya

Untuk mensukseskan program tersebut, pihaknya berharap dukungan dari masyarakat, sehingga program Pendidikan Non Formal dapat berdiri di Kabupaten Muratara

"Program ini akan terwujud bila semua elemen pemerintah dan masyarakat mendukung, maka dari itu kita berharap peran serta dari semua elemen masyakat" imbuhnya.(MJ)
Share:

Tingkatkan Imtaq, SMKN Rawas Ulu Rutin Lakukan Safari Ramadhan



RAWAS ULU MSM.COM - Sebagai bagian dari visi misi sekolah untuk meningkatkan iman dan taqwa para peserta didik, SMK Negeri Rawas Ulu menggelar program safari ramadhan.

Kepala SMKN Rawas Ulu Edy Sutriono, Rabu (15/5) diruang kerjanya mengatakan, kegiatan safari ramadhan sudah menjadi program rutin tahunan. Sejak berdirinya sekolah yang ia pimpin hingga saat ini, safari ramadhan rutin dilakukan setiap bulan puasa.

"Untuk tahun kemarin, kegiatan safari ramadhan kita mengunjungi 8 masjid. Nah, untuk ramadhan tahun ini kami menargetkan 12 masjid yang akan kami kunjungi" ujar Edy.

Ia merinci, untuk SMKN Lokal Jauh Desa Noman akan melakukan safari ke 3 masjid yang tersebar di Desa Noman dan Batu Gajah. Sementara untuk lokal induk, safari ramadhan akan dilakukan ke 9 masjid.

Dikatakannya, tujuan digelarnya safari ramadhan selain untuk meningkatkan karakter, iman dan taqwa para peserta didik. Juga untuk menyemarakkan suasana bulan suci ramadhan.

Format dari safari ramadhan diisi dengan berbagai macam kegiatan diantaranya tadarusan dan tausiah agama yang diisi oleh ustad setempat. Kegiatan safari ramadhan dimulai pukul 13.00 WIB hingga 16.00 WIB.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat, khususnya masyarakat sekitar masjid yang telah kami kunjungi yang telah mendukung kegiatan kami" ucap Edy. (MJ).
Share:

Dinsos Muratara, Segera Luncurkan Kartu BPNT








MURATARA,MSM.COM- Kabar gembira bagi seluruh masyarakat kabupaten Musi Rawas Utara. Pasalnya, Dinas Sosial (Dinsos) Muratara, akan segera meluncurkan kartu Bantuan Pangan Non Tunai (PBNT).

Kepala Dinsos Muratara melalui Koordinator Pendamping Bansos Musaddad Holil mengatakan, untuk bantuan berbentuk Bantuan Langsung Tunai itu tidak lagi keluar, terhitung dari April sampai dengan Agustus mendatang. Sebab, memasuki bulan Agustus itu, akan dikeluarkan kartu BPNT.

 "Kami sangat optimis pada Agustus 2019 nanti, Insya Allah semuanya berubah menjadi BPNT. Penyalurannya lebih gampang dibanding dengan Rastra dengan anggaran mencalak 6 triliun lebih" ujarnya belum lama ini.

Lebih lanjut dijelaskannya, pengalihan itu bertujuan untuk mewujudkan 6T, yakni Tepat Sasaran, Tepat Jumlah, Tepat Waktu, Tepat Kualitas, Tepat Harga, dan Tepat Administrasi.

"Seperti yang kita ketahui, sekarang ini kan program dari Rastra itu menurut saya banyak belum tepat sasaran. Di bawa itu kacau, yang kaya bisa ngambil sedangkan yang miskin dan kurang mampu kadang-kadang tidak tersentuh" jelasnya.

Dirinya berharap, dengan adanya program tersebut, masyarakat miskin bisa terbantu. Ia menargetkan, dalam jangka waktu tiga tahun, minimal yang sudah dapat bantuan sudah bebas dari kemiskinan.(Hamkam)
Share:

Kamis, 16 Mei 2019

Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Ramadhan, Satpol PP Rutin Lakukan Pemantauan




MURATARA MSM.COM - Guna menjaga ketertiban dan kenyamanan selama bulan suci ramadhan, pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) terus melakukan pemantauan.

Pemantauan tidak hanya dilakukan di masjid - masjid. Tetapi juga di pasar - pasar dan sejumlah tempat umum lainnya dengan tujuan untuk menjaga kekondusifan selama bulan ramadhan, terutama di wilayah Kecamatan Rupit.

Demikian diungkapkan Kasat Pol PP Firdaus, Rabu (15/5). Ditambahkannya, hal serupa juga disampaikan kepada para camat yang ada di Bumi Beselang Serundingan untuk sama - sama menjaga situasi di wilayah kecamatan masing - masing.

"Kita menghimbau kepada masyarakat untuk tidak menyalakan petasan, baik disiang maupun malam hari, terutama saat shalat tarawih. Apalagi bagi anak - anak muda, lebih baik mengisi bulan puasa ini dengan mengikuti tadarusan di masjid - masjid" kata Firdaus.

Ia mengharapkan, pelaksanaan ibadah puasa bagi umat muslim di Kabupaten Muratara dapat terlaksana dengan baik. Mulai dari ibadah sholat terawih hingga ibadah - ibadah lainnya yang mempunyai nilai istimewah di bulan yang penuh berkah ini.(MJ)
Share:

Senin, 13 Mei 2019

Dispora Sukses Gelar Porpekab ke-VI



MURATARA MSM.COM - Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) sukses menggelar Porpekab ke-VI tahun 2019 .



Porpekab yang diikuti oleh pelajar tingkat SD/MI, SMP/MTs dan GSI se Kabupaten Muratara telah berlangsung selama tiga hari, dan ditutup, Jum'at, (3/5) dihalaman SMPN 2 Muara Rupit.



Kepala Dispora H Khaidir Kalingi melalui Ketua panitia pelaksana Sarmidi menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras mensukseskan Porpekab ke-VI.

"Selamat kepada para atlit yang telah berprestasi pada Porpekab tahun ini. Persiapkan diri untuk ajang ditingkat provinsi" kata Sarmidi. (ADV/MJ)
Share:

Kamis, 09 Mei 2019

Bupati Muratara Menghadiri Musrenbang Nasional





MURATARA MSM.COM- Bupati Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), H.M Syarif Hidayat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun 2020, di Hotel Shangri-La Jakarta, Kamis (09/05).

Kegiatan yang digagas Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas itu, dibuka secara resmi oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

Bupati Muratara, H.M Syarif Hidayat, melalui Kabag Humas Muratara Erlan yang didampingi Kasubag Media Indra Yani menjeladkan, bahwa menghadiri undangan Musrenbangnas tersebut untuk menyusun RKP 2020. Yang merupakan salah satu sarana informasi bagi pemerintah daerah dalam menyusun rencana kerja tahun 2020 mendatang sesuai dengan program Pemerintah Pusat.

“Sehingga kita tahu apa saja program maupun rencana kerja yang dianggarkan pusat untuk daerah. Dan kami harapkan Kabupaten Muratara bisa mendapat prioritas dalam program rencana kerja pemerintah di tahun 2020 mendatang,” jelasnya.

Lebih lanjut dikatakannya, Musrenbangnas juga sebagai bentuk koordinasi penyelarasan rencana pembangunan nasional dengan rencana pembangunan daerah sesuai dengan amanat Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional.

Untuk itu, dirinya berharap dalam perencanaan dan pembangunan di Kabupaten Muratara dapat lebih baik lagi membawa kesejahteraan bagi masyarakat di Bumi Berselang Serundingan. (MJ)
Share:

Jumat, 03 Mei 2019

Tingkatkan Profesionalisme ASN, BKPSDM Muratara Gelar Sosialisasi PP Nomor 11 Tahun 2017



MURATARA MSM.COM - Pemerintah Kabuapten Musi Rawas Utara melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) menggelar sosialisasi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 tahun 2017 tentang Manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN).

Sosialisasi yang dilaksanakan di aula RM Sederhana Kecamatan Rupit digelar selama 2 hari, dimulai Kamis (2/5) dan berakhir hari ini Jum'at (3/5). Hadir Bupati Muratara HM Syarif Hidayat melalui Sekretaris Daerah (Sekda) H Zainal Aripin.



Pada sosialisasi yang diisi oleh dua orang nara sumber dari Kabag Hukum Kemendagri yakni dr Beni dan Ade Jajang Jatmika, juga dihadiri kepala BKPSDM Muratara Ralin Jupri, OPD, camat dan para tamu undangan lainnya.

Kepala BKPSDM melalui Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Diklat Gunawan menjelaskan, tujuan digelarnya sosialisasi PP Nomor 11 tahun 2017 ini, mengharapkan kepada ASN dapat bekerja secara profesional dan tidak berbenturan dengan undang - undang yang berlaku.



"Melalui sosialisasi ini juga sekaligus untuk membina seluruh ASN di Kabupaten Muratara agar dapat mengimplementasikan PP Nomor 11 tahun 2017 ini dalam melaksanakan tugas sehari - hari" ungkap Gunawan.

Sementara itu, Kabag Hukum Kemendagri dr Beni sekaligus pemateri dalam sosialisasi itu mengungkapkan, dengan memahami dan mengetahui PP Nomor 11 Tahun 2017 dapat meningkatkan kapasitas dan kemampuan para ASN. (ADV/MJ)
Share:

Dengan Tema Menguatkan Pendidikan dan Memajukan Budaya. Hardiknas di Kabupaten Muratara Berjalan Khidmat



MURATARA MSM.COM - Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2019 di Kabupaten Muratara berlangsung khidmat. Upacara peringatan Hardiknas yang diikuti seluruh kepala sekolah, guru dan siswa, Kepala OPD dan unsur pemerintahan Kabupaten Muratara dan tamu undangan lainnya, berlangsung di halaman kantor Pemkab Muratara, Kamis (2/5).

Bertindak selaku pembina upacara Bupati Muratara HM Syarif Hidayat. Sedangkan inspektur upacara Barbara, sementara bertindak selaku pemimpin upacara Kepala Dinas Pendidikan Sukamto.

HM Syarif Hidayat yang membacakan amanat Menteri Pendidikan RI menyampaikan, Hardiknas yang jatuh pada setiap tanggal 2 Mei diambil dari kelahiran Ki Hajar Dewantara, tokoh nasional sekaligus bapak pendidikan nasional.



"Kita juga bersyukur bahwa Indonesia sudah berhasil melalui tahap Pemilu serentak 17 April lalu. Dilihat dari sudut pandang pendidikan, Pemilu harus menjadi pelajaran bagi setiap warga negara. Karena proses belajar pada hakekatnya merupakan momentum perubahan tingkah laku menuju kedewasaan, khususnya kedewasaan dalam berdemokrasi. Terbentuknya warga negara yang demokratis, merupakan tujuan pendidikan nasional" kata Bupati.

UU Nomor 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional pasal 13 menyebutkan, tujuan pendidikan nasional adalah mengutamakan potensi peserta didik untuk menjadi manusia yang beriman dan bertakwa, berakhlak mulia, berilmu, cakap, mandiri, menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.



"Adalah hal yang lumrah dalam konteks demokrasi meninggalkan jejak - jejak konstitual yang bisa menimbulkan keretakan bahkan perpecahan. Dalam momentum seperti ini, tanggung jawab nasional kita dipertaruhkan untuk menjaga aset bangsa yang tak ternilai harganya yaitu semangat kerukunan, persaudaraan dan persatuan" sambung Bupati.

Masih kata Bupati , disektor pendidikan, Kemendikbud RI telah memberikan perhatian khusus pada pendidikan terluar, terdepan dan tertinggal. Bahkan memberikan perhatian khusus pada pendidikan anak - anak Indonesia yang belajar diluar batas negara.

"Sejalan dengan tema Hardiknas tahun ini adalah menguatkan pendidikan, dan memajukan budaya mengandung pesan penting Ki Hajar Dewantara terkait hubungan erat pendidikan yang menciptakan ekosistem yang sarat dengan nilai dan pengalaman. Budaya membingkai sumber daya yang berkualitas demi terwujudnya Indonesia yang berkemajuan" kata Bupati.

Dalam perspektif Kemendikbud, pembangunan SDM menekankan pada dua penguatan, yakni pendidikan berkarakter dan penyiapan generasi yang terdidik, terampil, dan cakap dalam memasuki dunia kerja. Dalam pendidikan berkarakter dimaksudkan untuk membentuk insan berakhlak mulia, empati, sopan santun, tanggung jawab serta berbudi luhur. Sementara ikhtiar membekali keterampilan kecakapan serta penanaman penjiwaan.

Hadirnya revolusi industri telah mempengaruhi cara hidup, bekerja dan belajar. Perkembangan teknologi yang semakin canggih dapat mempengaruhi pola pikir, prilaku dan karakter. Untuk itu, peserta didik harus mempunyai karakter dan jatidiri bangsa.

Perubahan global yang bergerak cepat dan pesatnya perkembangan teknologi dapat dimanfaatkan oleh sekolah dan guru untuk menerapkan teknologi berbasis digital dengan sentuhan budaya Indonesia melalui tripusat pendidikan yakni keluarga, sekolah dan masyarakat.

"Kita juga tidak menutup mata, dalam berbagai keterbatasan masih ada proses pembangunan pendidikan dan kebudayaan. Tanah air kita masih dihadapkan komplotitas masalah guru dan tenaga pendidikan" kata Bupati. (MJ)
Share:

Diduga Adanya Kecurangan, Muhamad Ali Lapor ke KPU





MURATARA MSM.COM-Muhamad Ali Calon Legislatif (Caleg) dari Partai Gerindra Daerah Pemilihan (Dapil) 3 Kecamatan Rawas Ulu - Ulu Rawas mendatangi kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Muratara, Kamis (2/5). Kedatangan dirinya ke KPU Muratara untuk melaporkan dugaan adanya kecurangan PPK Rawas Ulu dalam penghitungan suara.

"Untuk Pemilu di Muratara jika dilihat secara kasat mata memang kondusif. Namun ditingkat bawah, seperti ditingkat PPK dan KPPS kuat dugaan sering terjadi kecurangan kecurangan" ungkap Muhamad Ali usai melapor ke KPU.

Ia mencontoh, seperti yang diduga terjadi pada PPK Rawas Ulu. Kecurangan dilakukan secara sistematis. PPK juga diduga telah bekerjasama dengan salah satu oknum caleg untuk memindahkan suara partai baik internal maupun eksternal.

Untuk itu, kedatangan dirinya ke KPU untuk menyampaikan aspirasi terhadap pelaksanaan pleno DA 1 rekap PPK Rawas Ulu yang telah terjadi kecurangan dan penggelumbungan suara terhadap caleg lain dalam satu partai.

"Sejauh ini laporan tanggal 23 April lalu sudah kita sampaikan pengaduan ke Bawaslu terhadap oknum PPK yang telah curang memindahkan suara partai internal Gerindra ke salah satu caleg inisial TA dan sudah ditindaklanjuti dan terbukti. Dengan bukti tersebut maka PPK dan oknum caleg tersebut mencari solusi lain dengan menambahkan suara dari partai lain maupun suara internal partai" papar Ali.

Dengan adanya laporan ini, dirinya berharap KPU Muratara dapat membuka rekap ulang berdasarkan C1 hologram atau C1 plano, untuk membuktikan pelanggaran tersebut. "Jika tidak terealisasi kami akan menempuh jalur hukum dan akan melakukan aksi damai secara besar - besaran. Kita juga berharap kepada petinggi partai Gerindra baik ditingkat DPC, DPD dan DPP untuk menindak tegas terhadap caleg yang telah mencurangi suara partai" tegasnya.

Menanggapi hal itu, Ketua KPU Muratara Agus Maryanto mengatakan akan melihat terlebih dahulu laporan adanya dugaan kecurangan itu. Dan akan dibuktikan pada saat pleno.

"Untuk mekanismenya nanti dipleno. Jika memang ada kesalahan diperbaiki saja ditempat. Jadi tidak ada yang perlu dipersoalkan terlalu dalam. Karena memang ada mekanismenya, setiap pleno berjenjang itu untuk memperbaiki kesalahan yang dibawah" jelas Agus.

Jika memang terbukti, sambung Agus, ada mekanisme tersendiri. Kalau terbukti melanggar etik yang ada. Akan ditindaklanjuti sesuai dengan kode etik yang ada, bahkan hingga dipidana. Sebab siap yang berbuat harus menanggung konsekwensinya.

"KPU sangat terbuka dan tegas. Saat ini yang melapor secara resmi ke KPU baru satu, yang lain lagi proses rekap melalui Bawaslu dan ditembuskan ke KPU dan sudah ada yang kita tindaklanjuti" tukasnya. (MJ)
Share:

Rabu, 01 Mei 2019

HUT Kabupaten Musi Rawas Ke - 76 Tahun Berlangsung Sukses dan Meriah




MUSI RAWAS MCM.COM - Paripurna istimewa yang dipimpin oleh Ketua DPRD Musi Rawas Yudi Pratama digelar di ruang paripurna pada puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Musi Rawas ke-76, Selasa (30/4).

Paripurna istimewa yang dihadiri sejumlah kepala daerah dan pejabat lainnya juga dihadiri langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru. Sebelum acara puncak, Pemkab Musi Rawas telah mengadakan berbagai perlombaan dalam menyambut dan memeriahkan HUT Musi Rawas ke-76 tahun 2019 yang kesemuanya berlangsung sukses dan meriah.

Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan dalam kesempatan itu memaparkan progress pembangunan diberbagai bidang yang sudah diraih oleh Kabupaten Musi Rawas. Terutama dalam 3 tahun terakhir semasa kepemimpinannya bersama wakil Bupati Hj Suwarti. Meliputi bidang pendidikan, kesehatan, pertanian, keagamaan dan bidang - bidang lainnya.

H Hendra Gunawan mengungkapkan, puncak peringatan HUT Kabupaten Musi Rawas sedianya digelar 20 April setiap tahunnnya. Namun karena pada 2019 ini bertepatan dengan Pemilihan Umum, maka puncak peringatan diundur menjadi 30 April 2019.

"76 tahun lalu tepatnya 20 April 1943 lahirlah Kabupaten Musi Rawas. Pelaksanaan HUT di tanggal 30 April ini masukan dan saran dari Gubernur. Karena 17 April baru saja pesta demokrasi, sehingga konsentrasi agar dapat berjalan lancar maka perayaan HUT Kabupaten Musi Rawas pada rapat paripurna istimewa dilaksanakan di 30 April 2019" papar Bupati.

Dalam sambutannya, Gubernur Sumsel H Herman Deru menilai, jika dihitung Kabupaten dan Kota di Sumsel. Maka Kabupaten Musi Rawas tergolong kabupaten yang cukup masyur dengan segala potensi yang dimilikinya.

Gubernur mengungkapkan soal kunjungannya ke salah satu dusun terpencil di Kabupaten Musi Rawas yang wilayahnya dikelilingi oleh kawasan TNKS yaitu Dusun Sri Pengaten.

Menurut Gubernur dusun yang masuk dalam wilayah Desa Pasenan Kecamatan STL Ulu Terawas itu dapat menjadi contoh dalam menjaga kearifan lokal alamnya yang masih asri dan dijaga oleh masyarakatnya sehingga nilai nilai kearifan lokal benar-benar lestari

"Bercermin dengan Sri Pengaten dalam menjaga alam sungainya yang alami dan jernih, hutan yang masih sangat terjaga. Maka dalam kesempatan ini saya mengajak kita semua secara bersama untuk menjaga alam" kata Gubernur.

Untuk menjaga kelestarian alam, sambung H Herman Deru, bisa dengan program penanaman pohon. Dan diimplementasikan menjadi syarat bagi anak - anak yang akan masuk SD dan TK harus menanam satu pohon. Kemudian masyarakat yang hendak menikah, juga disyaratkan menanam pohon. Jika itu dilaksanakan, akan menyumbang oksigen terbaik bagi umat manusia. (Leo)
Share:

Gubernur Sumsel Tutup STQH ke- XXV Tingkat Provinsi Sumsel Muratara Sukses Menjadi Tuan Rumah



MURATARA MSM.COM - Perhelatan Seleksi Tilawatil Qur'an dan Hadist (STQH) XXV tingkat provinsi Sumatera Selatan tahun 2019 resmi ditutup Gubernur Sumsel H Herman Deru, Selasa malam (30/4). Keluar sebagai juara pertama Ogan Ilir, disusul kemudian juara kedua Kabupaten Muratara.

Perhelatan STQH XXV tingkat provinsi Sumatera Selatan tahun 2019 yang berlangsung dari 25 - 30 April 2019 dan diikuti 17 kabupaten/kota se Sumsel ini, Kabupaten Muratara sukses menjadi tuan rumah.



Selain gubernur Sumsel, yang didampingi ketua TP PKK Sumsel Febrita Lustia, hadir pula dalam acara penutupan tersebut diantaranya Ketua LPTQ dan Kankemenag Sumsel. Bupati Muratara HM Syarif Hidayat, ketua TP PKK Muratara Lia Mustika Syarif, Sekda H Zainal Aripin, Kabag Kesra H Nawawi, para kepala OPD dan tamu undangan lainnya.

Penutupan STQH XXV tingkat provinsi Sumatera Selatan tahun 2019 dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Dilanjutkan dengan pembacaan ayat Suci Al-Qru'an, disambung dengan sambutan - sambutan serta pengumuman para juara dan diakhiri dengan pembagian hadiah kepada para pemenang.



Dalam laporannya, Bupati Muratara HM Syarif Hidayat sekaligus ketua panitia pelaksana atas nama Pemkab Muratara menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya STQH ke-XXV tingkat provinsi Sumatera Selatan tahun 2019 yang berlangsung dengan lancar dan sukses.

Ucapan terima kasih ia sampaikan kepada semua pihak atas dukungan dan kerja keras, sehingga penyelenggaraan STQH ke- XXV tingkat provinsi Sumatera Selatan tahun 2019 dapat terselenggara lancar. Terutama kepada Gubernur Sumsel H Herman Deru yang berkenan hadir, baik pada pembukaan maupun penutupan STQH XXV tingkat provinsi Sumsel.

"Selamat kepada para peserta yang telah berhasil menjadi juara. Kepada yang belum berhasil, tetap semangat dan berprestasi untuk mengharumkan nama daerah" ajak orang nomor satu di Bumi Beselang Serundingan ini.



Sementara itu, Gubernur Sumsel H Herman Deru dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada Kabupaten Muratara sebagai tuan rumah penyelenggaraan STQH ke- XXV tingkat provinsi Sumatera Selatan tahun 2019. Sambutan dan antusias masyarakat Bumi Beselang Serundingan cukup tinggi sehingga penyelenggaraan STQH ke- XXV tingkat provinsi Sumatera Selatan tahun 2019 berjalan cukup meriah.

Dikatakan Gubernur, , membaca Al Quran merupakan suatu kewajiban namun mendalami dan memahami bacaan Al Quran sudah menjadi keharusan bagi umat Islam. Karena itu, dia mengajak para kepala daerah untuk menggalakkan rumah tahfidz di desa dan kelurahan. Dengan target satu desa dan kelurahan masing-masing satu rumah tahfidz.

“Ada 3500 desa kelurahan di Sumsel. Jumlah rumah tahfidz sudah mendekati jumlah tersebut. Saran saya integrasikan PAUD dan TK dengan rumah tahfidz. Saya ajak para para istri kades dan lurah, istri camat memanfaatkan ladang ibadah yang gampang ini,” kata Herman Deru. (MJ).
Share:

Diikuti SD/MI, SMP/MTs Sederajat dan GSI se Muratara, Dispora Muratara Gelar Porpekab ke-VI Tahun 2019



MURATARA MSM.COM - Pemerintah Kabupaten Muratara melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) menggelar Porpekab ke-VI tahun 2019. Bupati Muratara HM Syarif Hidayat melalui Asisten III Sudartoni membuka secara resmi Perpekab ke-VI yang dipusatkan di aula SMP Negeri 2 Rupit, Kecamatan Rupit, Rabu (1/5). 

Pembukaan Porpekab yang mengusung tema "Melalui Porpekab 2019 Kita Wujudkan Pelajar yang Berprestasi Akademis, Olahraga, Pendidikan dan Berahlak Mulia" juga dihadiri Kepala Dispora Muratara Khaidir Kalingi, Kepala Dinas Pertaninan Ir Suhardiman, Kepala BPBD Zulkifli dan para kepala OPD lainnya.



Porpekab yang diselenggarakan dengan tujuan membangun karakter unggul, jujur dan kompetitif diikuti peserta tingkat SD/MI, dan SMP/MTs sederajat dan GSI se Kabupaten Muratara yang akan berlangsung selama tiga hari, mulai 1 hingga 3 Mei 2019.

Ketua pelaksana kegiatan Sarmidi dalam laporannya menyampaikan, digelarnya Porpekab membawa beberapa tujuan diantaranya untuk membangun karakter unggul dan kompetitif sejak usia dini. Khususnya pelajar yang mampu berprestasi dibidang olahraga dan pendidikan demi terwujudnya Muratara Bangkit.



Meningkatkan kualitas atlet yang dapat bersaing dibidang olahraga masing - masing. Mempererat tali silaturahmi diantara para atlit, serta diharapkan memberikan efek positif sehingga lebih mudah mencari bibit - bibit berbakat yang diharapkan mampu mengharumkan nama Kabupaten Muratara ditingkat yang lebih tinggi.

Ia berjanji, bagi atlit yang meraih juara pertama akan mewakili Kabupaten Muratara ke tingkat provinsi. Sedangkan bagi juara pertama hingga ketiga ditingkat provinsi akan diberikan reward dan beasiswa.



"Peserta berjumlah 192 orang ditambah 86 orang official dengan rincian dari kecamatan Rupit 40 atlit dan 18 official, Rawas Ulu 46 atlit 20 official, Ulu Rawas 20 atlit didampingi 13 official, Karang Jaya 42 atlit 19 official, Karang Dapo 41 atlit 19 official, Rawas Ilir 14 atlit dan 10 official serta dari kecamatan Nibung 43 atlit dan 20 orang officia" papar Sarmidi.

Bupati Muratara melalui Asiten III Sudartoni mengungkapkan, Kabupaten Muratara merupakan kabupaten termuda dari 17 kabupaten/kota se Sumsel. Namum, meskipun tergolong muda, sudah memiliki banyak potensi yang dapat dikembangkan baik dibidang olahraga maupun pemuda - pemudanya.



"Pemkab Muratara melalui Dispora telah melaksanakan event - event olahraga baik bagi pelajar maupun bagi masyarakat umum. Salah satunya Porpekab yang tahun ini telah memasuki tahun ke-VI penyelenggaraannya" kata Sudartoni.

Pelaksanaan Porpekab yang bertujuan menanamkan akhlak, baik rasa maupun tanggung jawab dan mental juara kepada para atlit - atlit yang mempunyai potensi dibidang olahraga masing - masing dalam rangka menghadapi event-event yang lebih tinggi, baik O2SN tingkat SD/SMP dan SMP maupun Gala Siswa Nasional tingkat provinsi Sumsel.



"Saya berharap, dengan diselenggaranya Porpekab tingkat Kabupaten Muratara dapat mencetak atlit yang berpotensi pada bidang olahraga" tegas Sudartoni.

Terpisah, Kepala Dispora Muratara Khaidir Kalingi mengatakan, Porpekab tingkat kabupaten Muratara ke-VI terdiri dari 5 cabang olahraga. Yaitu renang, Atletik, Bulu tangkis, sepak bola dan pencak silat. Lokasi penyelenggaraan tergantung masing - masing cabang. (MJ)
Share:

Postingan Populer