Jumat, 12 Juli 2019

Dinkes Muratara Gelar Lomba LBSI



MUARA RUPIT MSM.COM - Pemkab Muratara melalui Dinas Kesehatan menggelar Lomba Balita Sehat Indonesia (LBSI) tingkat Kabupaten Muratara tahun 2019, Kamis  (11/7).

LBSI yang mengangkat tema Kualitas Keluarga Penopang Perlindungan Anak, Saya Anak Indonesia Saya Gembira Menuju Kabupaten Layak Anak digelar dalam upaya meningkatkan semangat para ibu dalam menjaga kesehatan balita.

Kepala Dinkes Marlinda Sari menjelaskan, LBSI merupakan program kesehatan anak balita yang dilaksanakan secara berjenjang dari tingkat Kabupaten hingga ke tingkat Nasional.


"Anak yang sehat itu harus dimulai dari Balita. Sebab ciri anak yang sehat terlihat dari Balita sesuai  asupan gizinya," ungkap Marlinda.

Dilanjutkannya, asupan gizi harus dimulai dari anak sampai beranjak dewasa. Maka gizi harus ditingkatkan, dimulai dari masa anak di usia 5 tahun. Karena masa yang paling riskan untuk meningkat kecerdasan anak.


"Kegiatan ini juga bertujuan untuk mendapatkan generasi emas Kabupaten Mauratara cerdas, selain itu ibu-ibu dapat  mengatauhi terhadap gizi anak dari balita sampai beranjak dewasa," paparnya. Selain itu, harus rajin datang ke posyandu. Sehingga kesehatan anak dapat terjaga dengan baik.  Maka akan tahu setatus gizinya. Perlu diketahui juga bahwa


Ditambahkannya, kegiatan ini bekerja sama dengan tim TP PKK Muratara, dan diikuti sebanyak 14 orang anak sampai balita. "Kita berharap anak dan balita yang mengikuti lomba hari ini. Bisa mewakili Kabupaten Muratara mengikuti lomba balita tingkat provinsi," pungkasnya.



Ketua TP PKK Kabupaten Muratara, Lia Mustika Syarif mengatakan kita Indikasi akan pengikuti lomba ditingkat Provisi Sumsel, diharapkan juri harus provisional dalam menilai.


"Untuk indikator layak anak. Maka hal ini tidak bisa dicapai 1 dinas. Maka harus bekerja sama dengan dinas lain," ungkap Lia. Selain itu, juga dukungan masyarakat sangat diperlukan. harus terus berikan pelayanan terbaik kepada balita kedepan dari usia dini sampai 5 tahun keatas.



"Posyandu disetiap Desa harus dibuat intergasi. Jangan buat acara satu dinas saja. Harus ikuti disetiap dinas, jangan Dinkes saja," imbuhnya. Dilanjutkannya, Posyandu ini sangat penting tidak hanya balita tetapi juga tingkat dewasa harus rutin prikasa khusus ibu-ibu.


"Harus ada pencapaian setiap kegiatan. Harus tepat sasaran. Kita harus jeput ke rumah warga. Jangan Sampai ada anak yang kenak penyakit yang berbahaya disaat dewasa," tutup Lia.

Sementara itu, Plt. Asisten I Aan Andrian mewakili Bupati Muaratara mengatakan kegiatan seperti ini dapat berguna bagi sehetan balita Muratara. Anak merupakan aset bangsa yang harus dijaga. Jangan hanya jumlah yang banyak. Tetapi pendidikanya harus berkualitas serta gizi. "Maka hal ini harus kita dukung Melalui orang tua terutama," ajaknya .

Selain itu, orang tua perlu mendidik anak Untuk berprilaku sehat. Sebab hal ini berguna bagi kecerdasan anak tersebut. (Hamkam)
Share:

Postingan Populer

Arsip Blog