17 July 2019

Dinsos Berikan Pelatihan Keterampilan Bagi Msyarakat



MURATARA MSM.COM- Dinas Sosial Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) kembali memprogramkan pelatihan keterampilan khusus bagi masyarakat di Kabupaten Muratara yang diikuti 40 peserta dari 7 Kecamatan.

Palatihan tersebut, dibuka langsung oleh Bupati Muratara, H.M Syarif Hidayat dan di hadiri langsung oleh Kepala Dinsos Muratara, H. Zainal Aripin Daud, dengan nara sumber ketua PKK Muratara, Lia Mustika Syarif dan 2 orang dari Balai Latihan Kerja Lubuklinggau.

Dimana acara, pembukaan tersebut dipusatkan di Pendopo Seketariat Dinsos Muratara yang dilaksanakan selama 3 hari hingga Jumat (19/07) mendatang.


Kepala Dinas Sosial Muratara, H. Zainal Aripin Daud, menyampaikan pelatihan tersebut diikuti oleh ibu-ibu rumah tangga dan bapak-bapak dalam berusaha membuat tahu tampe dan kue.

"Dengan pelatihan ini dapat menumbuhkan serta meningkatkan keterampilan keluarga miskin, dalam mengembangkan usaha mereka untuk dapat melaksanakan fungsi sosialnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar secara mandiri," kata Zainal Aripin.



Dalam sambutan, Bupati Muratara, H.M Syarif Hidayat, menyampaikan Kabupaten Muratara banyak potensi yang dapat digali di masyarakat Muratara untuk mengembangkan usaha dan keterampilan dalam UMKM di masyarakat.

Dengan pelatihan Keterampilan Bagi Msyarakat ini dapat Memberdayakan seseorang, keluarga, kelompok dan masyarakat yang mengalami masalah kesejahteraan sosial agar mampu memenuhi kebutuhannya secara mandiri.

“Oleh karena itu Pemkab Muratara dalam program pemberdayaan masyarakat, yaitu penanggulangan kemiskinan yang melibatkan langsung masyarakat dalam prosesnya yang bertujuan untuk memberdayakan masyarakat, agar dapat mandiri dan mampu memperbaiki kualitas kehidupan mereka melalui tindakan mereka sendiri,” kata H.M Syarif Hidayat



Bupati berharap, melalui kegiatan tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Muratara. Ia juga meminta agar seluruh peserta pelatihan, bisa mengikuti kegiatan ini dengan baik.

"Dan jangan hanya dapat membuat kue, tahu dan tempe. Tabgai bagi mana mengolah makanan tersebut menjadi makanan lain yang bersal dari tempe maupun tahu. Sehingga menjadi produk makanan yang disenangi kalangan masyarakat," pesanya.

Diterangkanya, jika membuat tempe dan tahu goreng saja masyarakat sudah mudah ditemukan tapi bagai mana membuat olahan makan lain dari tempe maupun tahu. Begitupun dengan kue. "Nah inilah yang dapat mendorong potensi UMKM masyarakat nantinya," tutupnya. (MJ)
Share:

Postingan Populer

Blog Archive