Kamis, 31 Oktober 2019


Share:

Share:

Share:

Share:

Share:

Aktivis Sumsel Bersatu Minta Audit Kerugian Negara



MURATARA MSM.COM-Sejumlah aktivis Sumsel Bersatu berunjuk rasa didepan Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Kamis (31/10/2019) sekitar pukul 10.30 WIB.

Mereka mendatangi Kejati atas dugaan banyaknya kasus Korupsi di Sumatera Selatan menjadi suatu keprihatinan potret pembangunan di Sumsel. Indikasi meraknya kasus dugaan korupsi ini dapat dilihat dari pembangunan daerah, serta isu korupsi di media cetak Sumsel.

"Indikasi yang sama kami temukan dan hasil investigasi dilapangan serta media publik banyak temuan indikasi korupsi,"Kata Johanes kepada media sebagai.

Bahkan, lanjutnya, beberapa kasus KKN terkesan tidak dilanjutkan.

"Untuk itu kami mendesak pihak Kejati sumsel untuk segera melakukan audit dan penyelidikan atas indikasi penyimpangan pelanggaran dan indikasi KKN, sehingga dapat menemukan riil jumlah kerugian Negara,"ujarnya. (Hamkam)
Share:

Pangkaderan Dewan Hakim dan Panitera MTQ/STQ, LPTQ Muratara Gelar Pelatihan



MURATARA MSM.COM – Bupati Muratara HM Syarif Hidayat melalui Asisten II, Suharto membuka pelatihan dewan hakim dan panitera Musabaqoh Tilawatil Quran/Seleksi Tilawatil Quran (MTQ/ST) Kabupaten Muratara tahun 2019, Selasa (29/10).


Acara pembukaan yang berlangsung di Aula Siti Rahma RM Sederhana Muara Rupit, dihadiri ketua LPTQ Kabupaten Muratara, Kabag Kesra, Ketua Dewan Masjid Kabupaten Muratara, para ustad dan kyai serta para peserta pelatihan.




Sekretaris LPTQ Kabupaten Muratara, sekaligus ketua panitia, Selamat Tulipri mengatakan, kegiatan pelatihan ini berlangsung mulai 29  31 Oktober 2019. Dengan peserta pelatihan sebanyak 70 orang.


“Terdiri dari 35 peserta dewan hakim tetap, 14  orang peserta Panitera, 21 orang peserta dari tujuh Kecamatan (Pengkaderan). Masing masing Kecamatan mengirimkan sebanyak tiga orang perwakilan," jelasnya.


Dikatakan pria yang akrab disapat Ustad Lepri ini, pelatihan sendiri bertujuan untuk pengkaderan dewan hakim dan panitera MTQ/STQ di Kabupaten Muratara.  Dengan harapan, dapat meningkatkan profesionalitas dewan hakim untuk MTQ tingkat Kabupaten Muratara 2020 mendatang di Kecamatan Rawas Ilir.


Ia juga mengatakan, saat ini LPTQ Muratara ada program pembuatan vidio albarzanji dan sudah dicopy sebanyak 500 keping dalam bentuk VCD yang nantinya akan dibagikan kepada setiap kecamatan.


"Jika Albarazanji nanti dimasukkan dalam cabang MTQ, maka Kaset tersebut bisa menjadi rujukannya. Kami berharap kepada Pak Bupati yang diwakili Asisten II untuk menyerahkan secara simbolis kaset CD kepada perwakilan dari tujuh kecamatan"harapnya.


Bupati Muratara, melalui asisten II Suharto menilai, pelatihan dewan hakim dan panitera di Kabupaten Muratara, cukup stratagis. Sebab, walaupun Kabupaten Muratara baru berumur enam tahun, namun dari segi etika dan kekeluargaan cukup diperhitungkan.


"Ini dapat kita lihat baik dari program kegiatan, juara perlombaan perlombaan ditingkat provinsi bahkan ketingkat nasional saya katakan banyak prestasi yang kita torehkan. Ditingkat STQ kemarin kita kan dapat juara umum dua,"Katanya


Lanjut Suharto, Pemkab Muratara sangat mendukung kegiatan ini bila perlu ditambah lagi dengan inovasi inovasi baru."Kita berharap kedepan dengan adanya pelatihan dewan hakim dan panitera ini tidak lagi impor dari tempat lain,"harapnya. (MJ)
Share:

Rabu, 30 Oktober 2019

Pelantikan Pengurus IKPM Silampari Yogyakarta



MURATARA MSM.COM-Bupati Muratara HM Syarif Hidayat melalui Asisten 1 Tata Pemerintahan, Ir Susyanto Tunut MM dan Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan, melantik Pengurus Ikatan Keluarga Pelajar Mahasiswa (IKPM) Silampari di Yogyakarta, Sabtu (26/10).

Selain Asisten 1, turut hadir pula Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Muratara, Drs H Sukamto MPd dan Kabid PPLH Dinas Lingkungan Hidup, Indrayani, SPd MM. Usai pekantikan, perwakilan Pemkab Muratara mengucapkan selamat dengan dilantiknya pengurus IKPM. Dengan harapan dapat menjalankan kepengurusan dengan baik

Dalam sambutannya, Asisten 1, Susyanto berpesan kepada seluruh anggota IKPM Silampari Yogyakarta untuk selalu mengasah skill dalam mempersiapkan masa depan. Selain dari menjaga pesan orang tua agar mengedepankan tujuan pertama ke Jogja adalah pendidikan.

Ia juga mengapresiasi antusiasme para pelajar dan mahasiswa untuk hadir dalam silahturahmi besar pemerintah daerah dengan warga Silampari (MURATARA) Yogyakarta. Bahkan sempat melakukan dialog kedaerahan dengan peserta yang hadir dalam acara pelantikan tersebut dan memberikan semangat serta harapan semoga dengan banyaknya sumber daya manusia yang berkompeten di Yogyakarta ini, ketika selesai nanti dapat membantu membangun Musi Rawas Utara yang lebih baik dan mampu bersaing dengan daerah-daerah lainnya.

Dalam menutup sambutannya, Susyanto menyampaikan permohonan maaf dari Bupati Musi Rawas Utara H. M. Syarif Hidayat yang tidak dapat hadir dikarenakan dalam waktu yang bersamaan ada agenda yang tidak dapat ditinggalkan.



“Untuk seluruh warga IKPM Silampari Yogyakarta dapat salam dan permohonan maaf dari bapak H. M. Syarif Hidayat tidak dapat bergabung dalam acara yang luar biasa ini, semoga hari ini adalah awal yang baik bagi pelajar-mahasiswa dengan pemerintah daerah dalam memajukan daerah” ujarnya.

Ketua IKPM Muratara Ayoung, menyampaikan ucapan terimakasih sebesar-besarnya atas dedikasi pemerintah daerah dalam mengsukseskan acara ini dan telah memberikan wejangan kepada kami pelajar-mahasiswa/I yang menuntut ilmu di Yogyakarta.

“Saya mewakili kawan-kawan di Yogyakarta mengucapkan banyak terimkasih kepada pemerintah daerah telah membagikan waktunya untuk melantik dan berdialog secara langsung, tanpa dedikasi dan apresiasi yang tinggi dari Pemda acara ini tidak akan dapat terlaksana”  katanya.(Ardit)
Share:

Tanpa Memasang Papan Informasi. Proyek Pelebaran Jalan Di Dusun 2 Lubuk Kemang Diduga Proyek "Siluman"




MURATARA MSM.COM - Proyek pelebaran jalan di Dusun 2 Desa Lubuk Kemang, Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Muratara, diduga proyek "Siluman".


Lantaran, kontraktor tidak memasang papan informasi. Sehingga, tidak diketahui berapa jumlah anggaran dan lama waktu pengerjaan.


Sumber anggaran juga tidak diketahui secara pasti, apakah bersumber dari APBD atau APBN. Volume bangunan juga tidak diketahui oleh masyarakat.


Salah seorang warga Desa Lubuk Kemang berinisial SR, Rabu (30/10) menuturkan, proyek pelebaran jalan yang sudah mulai proses pengerjaannya. Juga diduga kurang  pengawasan dari pihak terkait.


"Siapa rekanan yang mengerjakan proyek pelebaran ini juga tidak kami ketahui. Nah, yang menjadi tanda tanya mengapa tidak dipasang papan informasi. Kalau dipasang papan informasi, kami bisa mengetahui informasi tentang proyek itu" ujarnya. (002)
Share:

Selasa, 29 Oktober 2019



Share:

Miris ! Siswa MTs Al Muhajirin Belajar di Ruang Beralaskan Tanah





MANDI ANGIN MSM.COM - Puluhan siswa Madrasah Tsnawiyah (MTs) Al Muhajirin Desa Mandi Angin Kecamatan Rawas Ilir Kabupaten Muratara. Terpaksa harus belajar di ruangan yang tak layak pakai.


Kondisi ruang belajar yang beralaskan tanah, membuat puluhan siswa meski akrab dengan debu - debu. Debu - debu itu berasal tanah yang tiap hari mereka pijak sebagai alas sekaligus lantai ruang belajar mereka.


Keadaan memprihatinkan itu sudah mereka rasakan sejak beberapa tahun silam, oleh siswa MTs Al Muhajirin, yang sebagian besar berasal dari Desa Mandi Angin dan desa - desa terdekat lainnya.


Pihak sekolah bukannya menutup mata melihat hal ini. Namun, keterbatasan dana membuat pihak sekolah tak bisa berbuat banyak. Bahkan, sejak kepindahan sekolah 2 tahun silam ke tempat yang baru ini. Pihak sekolah nyaris tak mempunyai dana untuk melanjutkan pembangunan gedung permanen.




Kepala MTs Al Muhajirin, Junaidi kepada MSM.COM, Selasa (29/10) menuturkan, kendati belajar di ruang yang sangat memprihatinkan. Semangat anak - anak didik untuk belajar dan menuntut ilmu di sekolah yang ia pimpin sangat tinggi. Hal ini yang terkadang membuat ia kian tersentuh.


"Kami juga sangat membutuhkan sarana dan prasarana  lainnya yang memang belum ada. Baik sarana olahraga maupun sarana dibidang lainnya. Mushollah juga sangat kami harapkan, sebab ketika tiba waktu sholat terpaksa siswa sholat dirumah. Baru - baru ini, kami berinisiatif untuk menjadikan salah satu ruang menjadi mushollah sementara" paparnya. 


Dengan semua keterbatasan yang ada di MTs Al Muhajirin, ia berharap kepada pemerintah dan pihak terkait untuk memperhatikan sekolah yang ia pimpin. (MJ)
Share:

Peringatan Sumpah Pemuda Ke-91 di Muratara. Bupati Tanamkan Semangat Menggelora




MURATARA MSM.COM – Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-91 tahun 2019 di Kabupaten Muratara berlangsung khidmat. Bertindak selaku inspektur upacara, Bupati Muratara HM Syarif Hidayat.


Sebelum berlangsung upacara yang digelar di halaman kantor Bupati Muratara, Senin (28/10), hujan sempat mengguyur. Tak lama kemudian hujan berhenti. Sehingga upacara bisa dilaksanakan.


Namun, ditengah khidmatnya upacara. Hujan tiba  tiba kembali turun. Kendati demikian, upacara tetap dilanjutkan. Meski pakaian Bupati Muratara dan peserta lainnya basah kuyup. Upacara tetap berjalan hingga selesai.


Pagi ini kita tetap melaksanakan upacara, meski diguyur hujan kata HM Syarif Hidayat usai membacakan amanat peringatan Hari Sumpah Pemuda dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI.


Dalam pidatonya, Bupati Muratara yang membacakan amanat Kemenpora RI dengan tema Bersatu Kita Maju, menyampaikan penghargaan setinggi  - tingginya kepada tokoh pemuda tahun 1929, yang telah mendeklarasikan Sumpah pemuda sehingga menjadi pelopor pemuda untuk mewujudkan kemerdekaan Indonesia sekaligus menjaga keutuhan NKRI.



"Tema ini diambil untuk menegaskan kembali komitmen yang telah dibangun oleh para pemuda yang diikrarkan pada tahun 1928 dalam Sumpah Pemuda. Bahwa hanya dengan persatuan kita dapat mewujudkan cita  cita bangsa" kata Bupati.


Pemuda yang memiliki karakter yang tangguh, kata Bupati, adalah pemuda yang memiliki karakter moral dan kinerja, beriman dan bertakwa, berintegrasi tinggi, jujur, santun, bertanggung jawab, disiplin, kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas dan tuntas.


Selain itu, pemuda juga harus memiliki kapasitas intelektual dan skil kepemimpinan, kewirausahaan, dan kepeloporan yang mumpuni, serta pemuda harus memiliki inovasi agar mampu berperan aktif dalam kancah internasional.


"Wahai pemuda Indonesia, dunia menunggumu, berjuanglah, lahirkanlah ide  ide, tekad dan cita  cita, pengorbanan dan perjuanganmu tidak akan pernah sia  sia dalam mengubah dunia" kata Bupati. (MJ)

Share:

Senin, 28 Oktober 2019

Babanana Chips Go Internasional, Go Mekkah



LUBUKLINGGAU MSM.COM- Industri kreatif kripik pisang binaan manager hotel 929, Jimi Iskandar dilirik pasar internasional.

Kripik pisang olahan pasar tradisional ini baru 4 bulan sudah diundang Pemerintah Arab Saudi untuk mengikuti pameran kuliner makanan bulan 11 ini di Jeddah Arab Saudi.



"Alhamdulillah produk kita dibawa ke Mekkah dan Madinah, dicicipin pemerintah Arab Saudi mereka tertarik dan ingin memamerkan kripik pisang,"Utara Jimmy kepada koran ini.



Lanjut Jimmy Iskandar, tak hanya itu, segala biaya di tanggung pemerintah Arab Saudi, sehingga pihaknya hanya mempersiapkan produk dan mempersiapkan izin usaha untuk keberangkatan.

Tentunya hal ini menurutnya membuatnya terharu, dan dia meminta support khususnya pemerintah kota Lubuklinggau agar sukses dalam memperkenalkan produk wong Linggau asli.

Dikatakan Jimy Iskandar pihaknya akan terus memperbaiki cita rasa produknya hingga menarik untuk daya jual.

"Termasuk nanti di kemasan ditambahkan Lubuklinggau, Sumatera Selatan Indonesia,"ungkapnya.



Untuk diketahui Sejak Kepimpinan H. SN Prana Putra Sohe, Kota Lubuklinggau lahir pengusaha muda sukses dan kreatif.

Salah seorangnya Jimi Iskandar, General Manager Hotel 929 ini mengelola pisang menjadi kripik pisang coklat yang siap mengudara di kota Lubuklinggau, regional hingga tingkat nasional.

Dikatakan Jimi Iskandar, dalam uji coba pengenalan kripik  olahannya sendiri ini, pihaknya sudah memproduksi 1000 keripik yang sudah dipesan oleh teman-teman, kerabat dekat dan wisatawan kota Lubuklinggau. Bahkan kripiknya sudah ada yang dipesan hingga ibu kota negara, Jakarta.

"Kripik ini kami namakan Babanaa Chips, olahan rumah tangga, rasa pabrikan,"ungkap Jimi kepada koran ini, kemarin.

Lanjut Jimi Iskandar, olahan rumah tangga dengan beberapa kali uji coba,  menawarkan satu rasa yakni pisang coklat, namun kedepannya akan diolah lima varian.

Sebut Jimi Iskandar untuk harga sendiri Babana Chips dibanderol dengan harga yang terjangkau, yakni Rp13 Ribu sampai Rp15 Ribu saja.  Dan menemukan makanan ringan yang recomended ini di 212 Mart, Jl. Yos Sudarso Kelurahan Batu Urip Taba, Kecamatan Lubuklinggau Timur I, atau di IG @cemilan_cepolo. Namun ke depan juga bisa menemukan produk asli Lubuklinggau ini di Alfamart, Indomaret, JM dan SM Swalayan Lubuklinggau.(***)
Share:

Cegah Pengaruh Narkoba, 5M Peran Wanita






LUBUKLINGGAU MSM.COM- Kejahatan narkoba sudah menjadi komitmen bersama bagi Forum Komunikasi Perangkat Daerah Kota Lubuklinggau untuk diberantas hingga ke akar-akarnya. Tentunya peranan itu harus muncul diberbagai pihak, salah satunya kaum hawa, hal ini diungkapkan Ketua Divisi Srikandi Gann Lubuklinggau, Berlian Sondang P, AP

"Peranan wanita dalam memberantas narkoba sangat besar, karena biasanya narkoba yang terjadi pada anak anak remaja dan dewasa karena beberapa faktor. Di antaranya, harga diri atau percaya diri yang rendah, kegagalan akademis, kurang perhatian, kurang komunikasi dalam keluarga, kurang penanaman disiplin serta pengawasan, hubungan kedua orangtua yang kurang harmonis dan kurangnya perhatian serta kasih sayang, contoh anak-anak yang sedikit mendapat perhatian orang tua, suami yang kurang dapat perhatian istri.
Di sini kita harus mempunyai strategi, pengetahuan, dan keterampilan dalam pola pengasuhan anak. Semakin banyak pasokan, semakin banyak korban penyalahgunaan narkotik,"
ungkapnya kepada koran ini, Jumat (25/10)

Adapun jurus atau strategi yang ditawarkan yakni terhadap ibu-ibu dalam sebuah keluarga untuk mencegah narkoba, dapat disingkat dengan 5M, yakni mengasuh, membimbing, mendidik, mengelola, dan menjaga anak.

"Keluarga sehat dan bahagia dimana anak-anak dididik dan berkembang secara optimal, akan merupakan benteng yang kokoh untuk mengatasi ancaman dan gangguan, termasuk masalah narkoba," jelas Berlian

Dikatakannya juga bahwa pencegahan penyalahgunaan narkoba dapat dimulai dari keluarga sebagai benteng terkecil. Menurut dia, dalam rumah tangga perempuan mempunyai posisi yang strategis. Sebagai ibu rumah tangga, pendidik, dan sebagai isteri mempunyai posisi tawar yang kuat dalam mengarahkan bahtera rumah tangga dengan keterbukaan dan komunikasi yang baik.

Sebetulnya perempuan atau ibu memiliki banyak kelebihan karena sudah sejak zaman dahulu kala perempuan ikut berpartisipasi pada pembangunan bangsa, disini GANN mengajak ibu-ibu untuk berjejaring dalam jaringan memerangi narkotika," katanya.

"Kekuatan perempuan memiliki kesabaran dan kearifan, dapat bertindak sebagai motivator, dan perempuan mampu mempengaruhi serta menggerakkan masyarakat untuk melakukan perubahan menuju perbaikan," tuturnya. (***)
Share:

Minggu, 27 Oktober 2019

Hari Pertama Karatina, Finalis BGM 2019 Kunjungi Danau Rayo




   
MURATARA MSM.COM-Hari pertama masa karantina finalis Bujang Gades Muratara (BGM) 2019, mengunjungi objek wisata Danau Rayo. 28 finalis BGM 2019 dengan menggunakan selempang yang menandai masa dimulainya masa karantina, menikmati objek wisata yang identik dengan kisah Bujang Kurap ini, Minggu (27/10).

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Titin Martini, melalui Kabid Promosi, Yayan mengatakan, kunjungan ke Danau Rayo merupakan salah satu kegiatan selama masa karantina yang dijadwalkan berlangsung lima hari.

"Selama masa karantina ini, ke 28 finalis BGM 2019 akan menerima pembekalan dan materi. Mulai dari psikologi, kebudayaan, pariwisata, public speaking, bahaya narkooba dan kepribadian masing - masing" jelasnya.

Kunjungan ke objek wisata ini, sambung Yayan, agar ke 28 finalis BGM 2019 mengenal objek wisata di Kabupaten Muratara.(MJ)
Share:

Sabtu, 26 Oktober 2019

28 BGM 2019 Melaju ke Grand Final



MURATARA MSM.COM - Pengumuman 20 besar pemilihan Bujang Gadis Muratara (BGM) Tahun 2019, menempat 28 orang lolos menjadi finalis. Hal itu setelah panitia BGM 2019 mengumumkannya hasil seleksi nama - nama yang lolos menjadi finalis.

"Dari 78 peserta yang mendaftar, 28 orang lolos menjadi finalis. Mereka yang lolos setelah lulus seleksi tertulis dan narkoba. Mereka nantinya akan bertarung di festival BGM 2019 di Grand Final pada 31 Oktober mendatang. Untuk tes nsrkoba dilakukan oleh BNK Muratara" kata Kepala Dinas Pariwisata Titin Martini, melalui Kabid promosi, Yayan, Sabtu (26/10).


Ke 28 peserta yang lolos, sambung Yayan, terdiri dari 14 bujang dan 14 gadis Muratara. Mereka nantinya akan mengikuti karantina selama lima hari, mulai 26 - 30 Oktober. Selama dikarantina, para peserta akan diberikan materi meliputi pengetahuan umum, wawasan wisata dan etika.

Seperti diketahui, Pemkab Muratara melalui Dinas Pariwisata menggelar lomba pemilihan Bujang Gadis Muratara (BGM) tahun 2019. Peserta berasal dari putra - putri terbaik Muratara. (MJ)
Share:

GANN Muratara Lakukan Sosialisasi di MTsN 1 Muratara




MURATARA MSM.COM - DPC GANN Muratara, gencar melakukan sosialisasi bahaya narkoba. Setelah melakukan sosialisasi diberbagai sekolah, kali ini DPC GANN Muratara kembali melakukan sosialisasi di MTsN 1 Muratara, Sabtu (26/10).


Sosialisasi dengan tema "Selamatkan Generasi Muda dari Narkoba" dihadiri langsung ketua DPC GANN Muratara, Rudi Hartono didampingi Penyuluh Ibrahim AR serta satu anggota GANN Tri Amriati. GP Anshor Kabupaten Muratara, Waroko Hakim.



Ketua DPC GANN Muratara, Rudi Hartono dalam sambutannya menegaskan, pihaknya akan terus melakukan sosialisasi untuk menekan agar generasi muda penerus bangsa terhindar dari bahaya narkoba.


Hal pertama yang harus ditekankan yakni peningkatan iman dan takwa. Kemudian memperhatikan lingkungan dan pergaulan. Sebab, faktor lingkungan menjadi penyebab generasi terjerumus kepada narkoba.



Agenda ini merupakan program kerja GANN Muratara  bidang rehabilitasi yang perdana. Tujuannya adalah agar anak-anak muda khususnya di MTsN 1 Muratara   jangan sampai menyentuh narkoba, ujarnya.


Dalam sambutannya, kepala MTsN 1 Muratara, Hj Sri Widyati menyambut baik dan mendukung penuh dengan adanya sosialisasi dan penyuluhan bahaya narkoba oleh DPC GANN Muratara.


Karena seperti diketahui tingkat penggunaan narkotika itu sering dilakukan oleh anak anak usia 15 tahun keatas yang belum memiliki pengetahuan tentang dampak dan bahaya narkotika. Oleh sebab itu dengan adanya GANN bisa membantu memberikan penyuluhan ke anak anak sejak dini, ujarnya. (MJ)
Share:

Jumat, 25 Oktober 2019

Pemkab Muratara Gelar Pengajian dan Istiqosah Akbar di Desa Pulau Lebar. Ini Kata HM Syarif Hidayat !



MURATARA MSM.COM - Pemkab Muratara melalui Bidang Kesra, menggelar pengajian dan istiqosah di Desa Pulau Lebar Kecamatan Rawas Ulu Kabupaten Muratara, Jum'at (25/10).


Selain Bupati  Muratara HM Syarif Hidayat, turut hadir ketua TP PKK Ny. Lia Mustika Syarif dan anggota, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Muratara, Camat Rawas Ulu, Kepala Desa dan tamu undangan lainnya.


Selain Bupati  Muratara HM Syarif Hidayat, turut hadir ketua TP PKK Ny. Lia Mustika Syarif dan anggota, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Muratara, Camat Rawas Ulu, Kepala Desa Pulau Lebar Agani dan tamu undangan lainnya.


Dalam sambutannya, Kades Pulau Lebar Agani menyampaikan rasa terima kasih dengan hadirnya orang nomor satu di Bumi Beselang Serundingan ini di Desa Pulau Lebar dalam acara pengajian dan istiqosah akbar.


"Kehadiran Bapak Bupati ditengah - tengah kami, membangkit semangat para anak - anak untuk semakin giat mendalami agama" ujar Agani.


HM Syarif Hidayat dalam pidatonya mengingatkan, rahmat Allah akan datang jika zikir sudah menjadi kebiasaan. Dengan adanya kegiatan pengajian dan Zikir juga menghindarkan dari musibah serta menjadi benteng agar tidak terjerumus dengan  penyalahgunaan narkoba.



"Narkoba itu racun. Siapa yang akan menjadi pemimpin kelak, jika generasi muda terkena narkoba. Tugas orang tua adalah mengawasi anak - anaknya" kata HM Syarif Hidayat.


Dikatakan Bupati, dibawah kepemimpinannya bersama wakil bupati, pembangunan diberbagai bidang terus ditingkatkan. Dibidang kesehatan, dengan membangun puskesmas sesuai standar.

Sementara dibidang pendidikan dan keagamaan, mengirimkan ratusan putra - putri Muratara untuk belajar di berbagai Ponpes dan universitas tanpa biaya. Sebab, semua biaya selama pendidikan ditanggung oleh Pemkab Muratara.


"Dengan tujuan, ketika mereka pulang nanti. Sudah menjadi seorang penghafal Alqur'an dan hadist, mahir berbahasa Arab dan Inggris. Itu merupakan wujud tanggung jawab dalam menciptakan SDM yang handal" kata Bupati. (MJ/AA)
Share:

Intrupsi di Penutup Paripurna DPRD Muratara. Sempat Diwarnai Ketegangan



MURATARA MSM.COM - Rapat paripurna DPRD Kabupaten Muratara, dalam rangka pengucapan sumpah dan pelantikan pimpinan DPRD periode 2019-2020, Kamis (24/10) sempat diwarnai ketegangan. 


Bermula usai  pengambilan sumpah. Ketua dan wakil ketua yang baru saja dilantik langsung mengambil tempat di kursi pimpinan. Saat hendak menutup sidang, Amri Sudaryono anggota DPRD dari partai Demokrat tiba - tiba meminta izin intrupsi kepada pimpinan rapat.


Dalam intrupsinya, Amri meminta dirinya dilantik sebagai wakil ketua I. Sebab, ia telah mendapat SK dari DPP Partai Demokrat yang ditandatangani langsung oleh ketua umum, Susilo Bambang Yudhoyono. Yang menetapkan bahwa dirinya menjadi wakil ketua I DPRD Muratara masa jabatan 2019-2024.


Bahkan, SK itu ditegaskan lagi oleh DPD Partai Demokrat Sumsel dalam surat pernyataan tentang rekomendasi unsur pimpinan DPRD Muratara. Namun, SK dari DPP Partai Demokrat itu, kata Amri, dianulir oleh surat DPC Partai Demokrat Muratara yang menyatakan Sukri Alkap sebagai wakil ketua I.


"Saya yang harus dilantik sebagai Wakil Ketua I, tapi surat dari DPP dianulir oleh surat dari DPC, ini tidak masuk logika pimpinan," tegas Amri dengan nada keras sambil mengayunkan tangan.


Interupsi Amri Sudaryono yang lantang dan bersuara keras itu membuat pimpinan rapat paripurna, Efriyansyah juga mengeluarkan suara yang tak kalah kerasnya


"Saya tanya, tinggi surat ketua umum partai politik atau tinggi undang-undang, kalau mau bicara aturan. Kami menghargai Partai Demokrat, silahkan selesaikan dulu di internal partai," kata Efriyansyah.

Ia menegaskan, pihaknya tidak ada kepentingan sama sekali dalam permasalahan sengketa penetapan Wakil Ketua I DPRD Muratara dari Partai Demokrat tersebut.


"Silahkan selesaikan dulu secara kepartaian, masalah ini tidak ada urusannya dengan pimpinan dan sekretariat DPRD, kami hanya menjalani aturan yang ada," tegas Efriyansyah lagi.

Ia mengatakan, dalam organisasi kepartaian itu ada aturan, serta logika dan etika berpartai, sehingga harus dilakukan perembukan terlebih dahulu sebelum menentukan pimpinan DPRD.


"Selesaikan dulu lah, tidak usah berdebat, kalau internal partai kalian sudah selesai, ada suratnya masuk ke sekretariat siapa yang akan menjabat Wakil Ketua I, besok saya lantik," ujar Efriyansyah.

Amri Sudaryono dan Efriyansyah terlihat saling bentak hingga membuat para tamu undangan yang hadir pada acara pelantikan pimpinan DPRD Muratara tersebut gemeteran.


Anggota DPRD lainnya yang juga dari Partai Demokrat, Muhammad Ruslan mencoba menenangkan suasana yang tegang di dalam ruangan rapat paripurna DPRD itu.
Ruslan menyampaikan, permasalahan sengketa penetapan Wakil Ketua I DPRD Muratara dari Partai Demokrat tersebut tidak akan selesai jika dengan emosional.


"Menyelesaikan masalah ini tidak bisa dengan emosi, melainkan dengan komunikasi, kita ini wakil rakyat, malu kita dengan rakyat kalau begini, mari kita selesaikan dengan bijaksana," katanya.


Terakhir sebelum rapat paripurna ditutup, pimpinan rapat, Efriyansyah mencoba menenangkan para tamu undangan agar tidak terkejut dengan suasana pelantikan pimpinan DPRD pada hari ini.

"Bapak ibu tamu undangan jangan terkejut, inilah dinamika rapat paripurna, tidak apa-apa, kami baik-baik saja, kami mohon maaf jika apa yang terjadi tadi membuat bapak ibu terkejut," katanya. (MJ)
Share:

Dengan Tujuan 2 Negara. Disnakertrans Buka Kesempatan Bekerja Diluar Negeri




MURATARA MSM.COM - Bekerja di luar negeri dengan gaji yang lumayan besar, menjadi dambaan setiap orang. Namun, impian itu terkadang menemui jalan buntu. Sebab, kemana harus mendaftar dan negara mana yang menjadi tujuan, dan siapa yang akan mengurus semua administrasi, masih menjadi tanda tanya.


Tapi, semua tanda tanya itu saat ini terjawab. Sebab, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Muratara. Membuka peluang putra - putri Bumi Beselang Serundingan untuk bekerja di luar negeri.


Kepala Disnakertrans, Abd Rahman Wahid diruang kerjanya, Jum'at (25/10) menjelaskan, kesempatan menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) diluar negeri. Merupakan kerjasama Disnakertrans dengan PT. Bagus Bersaudara.


"Ini kesempatan emas bagi putra - putri Muratara. Kerjasama dengan PT. Bagus Bersaudara ini, menjadikan kesempatan besar untuk putra - putri Muratara bekerja diluar negeri" ujarnya.


Ia menjelaskan, ada beberapa negara tujuan penempatan TKI di luar negeri. Namun, untuk saat ini baru dua negara tujuan penempatan TKI, yakni Polandia dan negara tetangga Malaysia.


Di Polandia, sambung Abd Rahman Wahid, TKI nantinya disalurkan ke perusahaan yang bergerak di bidang packing ayam dan Bakeri. Khusus bagi laki - laki dengan usia 20 - 38 tahun.


Sementara di Malaysia, ada tiga penempatan yakni pabrik dan kilang, konstruksi serta perkebunan. Dengan rincian, untuk pabrik/kilang dikhususnya untuk wanita dengan usia 18 - 35 tahun. Dibidang konstruksi dan perkebunan untuk laki - laki dengan usia 18 - 40 tahun.


"Bagi yang berminat, silahkan datang langsung ke Disnakertrans Kabupaten Muratara di Kelurahan Muara Rupit" tukas Abd Rahman Wahid. (ZIL)
Share:

Kamis, 24 Oktober 2019

Menuju Keluarga Sejahtera Pemkab Muratara Gelar Sosialisasi dan Pelatihan




MURATARA MSM.COM - Ketahanan keluarga menjadi salah satu urusan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak yang telah diatur dalam Undang - Undang Nomor 23 Tahun 2014.


Sehingga ada kewajiban dari pemerintah, baik provinsi maupun kabupaten untuk melakukan pelatihan ketahanan keluarga. Peningkatan ketahanan keluarga akan mampu menghadapi berbagai tantangan dalam menuju keluarga sejahtera.


Hal itu dikatakan Bupati Muratara HM Syarif Hidayat, melalui Asisten III Bidang Administrasi Umum dan Keuangan, Romsul Panani ada sosialisasi dan pelatihan Ketahanan Keluarga tingkat Kabupaten Muratara., Rabu (23/10).


Acara yang digelar untuk mewujudkan keluarga yang sejahtera. Dihadiri Camat se Kabupaten Muratara, anggota PKK, Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Ikatri, Bhayangkari, DWP, dan Persit dengan menghadirkan narasumber dari Dinas P3A Sumsel, Ketua P2TP2A dan psikolog.


Dikatakannya lebih jauh, untuk mewujudkan keluarga sejahtara, tentunya mesti mendahului peran kedua orang tua yang setara untuk melindungi dan memenuhi kebutuhan di dalam sebuah keluarga.


Selain itu juga, merupakan bagian yang sangat penting dari landasan ketahanan keluarga dalam menghadapi berbagai tantangan menuju terciptanya keluarga yang sejahtera dan tantangan di era globalisasi.


"Pelatihan ini dapat menjadi motivasi bersama dalam melaksanakan pembangunan ketahanan keluarga di lingkungan masing - masing. Sehingga mampu bergerak secara massive dalam mewujudkan kesejahteraan keluarga" kata Romsul.


Kepala DPMD-P3A, Hj Gusti Rohmani menjelaskan,  sejalan dengan tujuan sosialisasi, maka didalamnya terkandung tujuan, untuk peningkatan kemampuan, kepedulian dan tanggung jawab pemeritah, keluarga, masyarakat dan dunia usaha serta mengoptimalisasi keuletan, dan ketangguhan keluarga.


"Dengan pelatihan ini, dapat memberikan ilmu pengetahuan  yang bisa diterapkan dalam keluarga masing - masing. Sehingga semua keluarga di Muratara dapat harmonis, itu harapannya. Sehingga ada dampak lain, terutama bagi anak - anak" kata Hj Gusti Rohmani.


Sementara, Ny. Lia Mustika Syarif sebagai salah satu narasumber mengingatkan, jika ada masalah dalam keluarga untuk tidak mengadu kepada pihak lain. Usahakan untuk diselesaikan secara empat mata.

"Dalam keluarga, imamnya harus diperbaiki. Jika imamnya baik, Insya Allah harmonis. Dan agar keluarga tetap harmonis gunakan 6 komponen yakni takwa, kasih sayang, kesetiaan, komunikasi dialogis, keterbukaan dan kejujuran" jelasnya. (MJ)
Share:

Maju Kembali Menjadi Cabup 2020-2025. Syarif Belum Tentukan Pasangan




MURATARA MSM.COM - Bupati Muratara HM Syarif Hidayat memastikan, kembali mencalonkan diri sebagai Bupati Muratara periode 2020-2025 mendatang. Ia pun telah mendaftarkan diri ke sejumlah partai yang membuka penjaringan Bacabup.


Namun, hingga kini ia belum bisa memastikan, siapa yang bakal menjadi wakilnya nanti. Kendati demikian, saat mengembalikan formulir di Partai Golkar, Senin (22/10), Syarif memberi gambaran, bahwa yang akan jadi wakilnya nanti berasal dari Kecamatan Rupit.


"Untuk calon wakil Bupati pastinya akan dilakukan survey dahulu. Akan tetapi sampai sekarang saya belum tentukan siapa, karena waktu masih lama,"jelas Syarif


Ia mengaku, sudah mendaftarkan diri dan mengembalikan berkas Pencalonan di beberapa Parpol seperti di PDIP, Golkar, PPP, PKB, Nasdem, dan sejumlah Parpol lainnya. Pihaknya juga menginformasikan akan segera mendaftar ke penjaringan Parpol Gerindra di Muratara dalam waktu dekat.

"Gerindra nanti tanggal 25 baru buka, kita juga akan daftar ke sana. Saya harap setelah mendaftarkan diri ke penjaringan Parpol. Parpol yang sudah kita daftar bisa mendampingi saya maju dalam Pilkada 2020-2025 mendatang,"harapnya.

Ia juga mengimbau ke masyarakat khususnya di wilayah Muratara, agar bersama-sama menjaga kondusifitas daerah. Sehingga saat pelaksanaan Pilkada bisa berlangsung lancar tanpa adanya gejolak. "Saya ingin pelaksanaan Pemilu nanti berjalan dengan aman, damai dan kondusif,"inginnya.

Menurut informasi sejumlah nama Balon yang siap maju di wilayah Muratara saat ini semakin beragam, dari toko politik, pengusaha, kepala Dinas hingga mantan kepala Desa. Namun Balon spesifik yang berasal dari wilayah Kecamatan Rupit, seperti Yudi Nugraha anggota DPRD Muratara dari PDIP, Jalaludin Arham DPRD Jawa Timur dari Kader Demokrat, dan H Zaenal Arifin mantan PLT Sekda Muratara yang cukup populer di masyarakat.(MJ)
Share:

Rabu, 23 Oktober 2019

Menuju Muratara Religius dan Bermartabat, Pemkab Muratara Gelar Lomba Dai/Daiyah




MURATARA MSM.COM - Bupati Muratara, HM Syarif Hidayat melalui Sekda Alwi Roham membuka lomba Dai/Daiyah tingkat Kabupaten Muratara, Selasa (22/10). Acara yang digelar Pemkab Muratara melalui bagian Kesra, dalam rangka menuju Muratara religius dan bermartabat.


Kegiatan dengan tema "Peran Penting Pendidikan Akhlak Bagi Kehidupan Generasi Muda". Terdiri dari dua kategori, yakni kategori anak - anak  dan remaja. Kategori anak - anak untuk kelas 6 SD hingga kelas 9 SMP sederajat. Sedangkan kategori remaja, kelas 10 hingga 12 SMA sederajat.


Dalam sambutannya, Bupati Muratara melalui Sekda Alwi Roham mengatakan, kegiatan lomba ini merupakan agenda rutin tahunan. Dengan tujuan, memfasilitasi bakat dibidang dai/daiyah.


"Pemerintah Daerah memfasilitasi potensi yang ada. Dan berahap, anak - anak disamping mempunyai ilmu pendidikan dan teknologi. Juga mempunyai aklakul karimah" kata Alwi Roham.


Perhatian Pemkab Muratara dibawah kepemimpinan HM Syarif Hidayat, sambungnya, sangat besar terhadap dunia pendidikan. Salah satunya dengan mengirimkan anak - anak ke pesantren ke berbagai daerah guna meningkatkan SDM yang ada.


Sebab, Kabupaten Muratara merupakan salah satu kabupaten terkaya. Yang sangat memerlukan putra - putri yang mempunyai SDM yang handal agar bisa mengelola kabupaten Muratara dengan segala sumber daya yang ada. (MJ)
Share:

Selasa, 22 Oktober 2019

Tanpa Melalui Mandat, Apek Ambil Formulir di DPD Partai PKS




MURATARA MSM.COM - Setelah mengambil formulir pendaftaran ke sejumlah partai yang membuka penjaringan Bacabup Muratara periode 2020-2024. H Alfirmansyah kembali mengambil formulir ke Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Senin (20/10).


Kedatangan pria yang akrab disapa Apek beserta rombongan, disambut oleh Ketua dan pengurus Partai PKS Kabupaten Muratara, Herman Samsiar.


Usai mengambil formulir, Apek memberikan apresiasi kepada PKS yang telah membuka pendaftaran penjaringan Bacabup dan Bacawabup Muratara.  Ia yakin, PKS dapat mengusung dirinya sebagai calon Bupati Muratara pada Pilkada mendatang.


"Ini wujud keseriusan saya mengambil formulir langsung tanpa melalui mandat. Dengan keyakinan bersama, Partai PKS dapat mengusung saya. Karena saya yakin dengan bergabung di PKS, dapat memberi arti baru" ujar Apek.


Ketua DPD PKS Kabupaten Muratara, Herman Samsiar mengungkapkan, dihari pertama PKS membuka pendaftaran, sudah 4 bakal calon yang mengambil formulir ke DPD PKS Muratara, termasuk H Alfirmansyah.


"Ini perlu kami apresiasi. Sebab, yang lainnya melalui utusan. Sedangkan H Alfirmansyah datang langsung mengambil formulir, dan ini adalah wujud keseriusan yang kedepannya menjadi penyemangat bagi kami dan para kader lainnya" kata Herman.


Saat ditanya kriteria Bacabup yang akan layak diusung PKS nantinya. Herman mengungkapkan, intinya partai PKS menginginkan calon yang tahu kondisi Muratara, dan mau dikemanakan Muratara kedepan.


"Yang jelas punya konsep untuk Muratara. bukan hanya sedekar menjalonkan diri. Yang kita inginkan, calon mempunyai kapasitas dan berintegrasi untuk memimpin Muratara kedepan. Itu yang kita inginkan" ujarnya. (MJ)
Share:

Sabtu, 19 Oktober 2019

Apek - Andi Kembalikan Formulir Ke DPD Nasdem Muratara



MURATARA MSM.COM-Bakal Calon Bupati (Bacabup) dan Bakal Calon Wakil Bupati (Bacawabup)  Muratara dan H Alfirmansyah  Karim bersama Andi Wijaya, kembalikan formulir bakal calon bupati Musi Rawas Utara (Muratara), di DPD Nasional Demokrat (Nasdem) Muratara.

Hal itu sebagai keseriusan dirinya yang resmi ikut kontestasi Politik Pemilukada Kabupaten Muratara 2020-2024 mendatang.

Pengembalia berkas Formulir Balon Bupati itu, di ikututi oleh puluhan timnya untuk memantapkan Alfirmansyah karim dengan nama panggilan Apek, maju sebagai Calon Bupati mendatang.

Pantauan dilapangan, Apek datang ke Kantor DPD Nasdem langsung ditemani Bakal Calon Wakil Bupati (Bacawabup) yakni Andi Wijaya. Meraka berdua dipastikan perpasangan di Pilkada 2020 mendatang

Dalam peroses pengembalian tersebut, berkasi formulir diterima langsung oleh Ketua DPD Nasdem Firza H Lakoni, beserta para tim penyaringan di DPD Nasdem Muratara setelah melalui penyeleksian berkas, dan hasilnya telah memenuhi syarat.

Ketua DPD Nasdem Muratara, Firza H Lakoni menyampaikan, pihaknya siap mengusungkan putra terbaik Kabupaten Muratara yang masih Enerjik serta mempunyai segudang pengalaman dibidang Birokrasi, tentunya dirinya menyakini mampu untuk menjalankan roda  Pemerintahan Muratara lima tahun kedepan.

"Kami yakin, dengan hasil surve yang tinggi meraka berdua akan maju di Pilkada 2020 nantinya. Dengan harapannya dapat memenangkan Kontestasi,"ujar Firza

Sementara itu, H. Alfirmansyah menyampaikan, pengembalian formulir ini  menunjukan keseriusan maju di Pilkada mendatang, melalui proses dan pertimbangan yang matang sesuai dukungan pihak kelurga.

"Adapun Visinya akan menuju Muratara MAJU" Mandiri, Aman, Jaya dan Unggul. "Misi akan meningkat kan infrastruktur, baik sarana Pendidikan, Kesehatan, serta akan meningkat kan perekonomian ke rakyatan dan UMKM yang maju,"katanya

Masih katanya, apa bila dirinya resmi mendapat dukungan segala pihak maju di Pilkada Muratara, ia berharap dukungan serta memilihnya.

 "Insya Allah apa bila saya terpilih nanti, saya akan membawa Muratara, menjadi Kabupaten yang maju dan mandiri, Karena Muratara yang sudah lama kita impikan, supaya dapat exsis kedepan di antara Kabupaten yang ada, khususnya di Provinsi Sumsel," katanya

Disisi lain, Andi Wijaya menyampaikan hal yang serupa, kedatangan dirinya ke DPD Nasdem untuk mengembalikan berkas pendaftaran pencalonan dirinya.

"Kebetupan bersamaan. Mudah mudahan ini pertanda ada restu dari yang maha kuasa. Kita jodoh untuk memimpin Muratara selanjutnya,"Utaranya. (HP/MJ)
Share:

Bendahara Desa dan OPD Menerima Penghargaan



MURATARA MSM.COM-Pemberian penghargaan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kategori Bendahara OPD  tercepat dan terbesar pajaknya, serta Bendahara Desa terbaik kategori
Pajak terbesar,  Kepatuhan, dan teraktif di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) oleh Kepala kanwil DJP Sumsel dan Kepala Bank Sumsel Babel.

Bupati Muratara H M Syarif Hidayat diwakilkan Siswanto Tutut, Asisen I Tata Pemerintahan Muratara menyampaikan,
Dalam melaksanakan Pembangunan, pemda memerlukan biaya yang besar.

"Nah, salah satu upayaa, Optimlisasi PAD dan menyetor kepada dearah dalam mendukung pembangunan daerah, secara Nasional Pendapatan penyumbang terbesar adalah sektor perpajakan,"jelasnya

Sambungnya, di Kabupaten Muratara yang sedang berlangsung sekarang proses perpajakan, secara kelembangaan mulai 2020 pemda telah dilengkapai dengan badan Pendapatan Daerah, termasuk didalamnya ada Pendapatan Nasional

Siswanto Tunut mengatakan, Pemda Muratara melakukan penguatan perpajakan melalui penguatan surat dari pemda, dengan cara menyurati perusahaan dalam wilayah Muratara, agar melakukan penanataan , perbaikan NWP beralamatkan Muratara atau NPWP lokal.

"Karena sebagian perusahaan di Muratara masih memiliki alamat NPWP Perusahan Kabupaten Induk, sehingga untuk pajak tidak disetor ke Kas Daerah,"tuturnya, Rabu (16/10)

Tidak hanya penataan NPWP, Lanjutnya, pemda juga melakukan peningkatan Keahlian SDM secara tehnis, berkeja sama dengan sumsel babel, sosialisasi, pemasangan lebel boxs pajak pada tiap reklame serta rumah rumah makan.

Ia berharap dengan ada pemberian penghargaan, sebagai ajang meningkatkan, memberi inspirasi kepada yang lain, untuk dapat melaksanakan pajak, taat kepada pajak.

"Jagan cepat berpuas diri, jadikan penghargaan ini untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan dampak dositip bagi rekan rekan yang lain,"pesannya

Dalam kesempatan yang sama, Imam Arifin, Kakanwil Direktorat Jendral Pajak (DJP) Sumsel dan Kepulauan Bangka Belitung menyampaikan disumsel tidak semua Daerah ada DJP. Muratara masih bergantung di tugumulyo, Musi Rawas.

"Hari ini saya dan rekan yang lain, selain memberikan penghargaan kepada rekan kita, baik OPD maupun pihak Desa, juga bersilaturahmi menyampaikan beberapa hal berkenaan dengan pajak. Dengan harapan keuangan semakin membaik,"jelasnya

Ditambahnya, ada empat instansi Perpajakan di Indonesia yakni
Pajak, Perbendaharaan, Kekayaan Negara, Biaya Cukai. Semua harus berjalan, untuk sumbangsi kepada Negara dalam membantu pembangunan serta kepentingan Sosial Masyarakat. (HP)
Share:

Datangi SMAN Surulangun. Ini Kata Staf Gubernur Sumsel



MURATARA MSM.COM - Staf Gubernur Sumsel, Surya Bakti dan Dinas Pendidikan Sumsel. Mendatangi SMAN Surulangun Kecamatan Rawas Ulu Kabupaten Muratara, Kamis (17/10).


Kunjungannya ke SMAN Surulangun ini, untuk menindaklanjuti terkait aksi unjuk rasa yang dilakukan pelajar SMAN Rawas Ulu, untuk menurunkan kepala SMAN Surulangun yang dijabat oleh Suheriah.


Dihadapan para siswa, Surya Bakti berjanji akan menindaklanjuti apa yang menjadi tuntutan para pelajar. Namun demikian, tuntutan itu butuh proses dan waktu. Sebab, sebagai ASN, ada proses yang mesti dilalui sebelum digantikan oleh kepala sekolah yang baru.


"Diharapkan bersabar. Sebab waktu terus berjalan, nanti banyak materi yang ketinggalan" ucap Surya.


Sementara itu, salah satu siswa yang mewakili siswa lainnya tetap meminta kepala sekolah saat ini diganti. "Agar kami bisa belajar dengan tenang" ujarnya.


Setelah bertemu dengan pelajar di halaman sekolah. Staf Gubernur dan rombongan melanjutkan pertemuan dengan para staf dan dewan guru untuk melakukan koordinasi terhadap aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh pelajar SMAN Surulangun. (ZIL)
Share:

25 Pengurus OSIM MTsN 1 Muratara Dilantik



MURATARA MSM.COM - Kepala MTsN 1 Muratara, Sri Widyati melantik kepengurusan OSIM MTsN 1 Muratara periode 2019/2020. Acara pelantikan yang dimulai sekitar pukul 07.30 WIB berlangsung dihalaman MTsN 1 Muratara, Jum'at (18/10).


Usai pelantikan, Sri Widyati menandatangani SK kepengurusan OSIM satu tahun kedepan. Dengan ketua OSIM terpilih Alvi Qodri, dan wakil ketua Adlah Tussukmah, beserta sekretaris, bendahara dan anggota. Dirangkai dengan penyerahan bendera kepada pengurus OSIM yang baru.


"Selamat kepada pengurus OSIM yang baru dilantik. Semoga dapat menjalankan tugas sesuai dengan program serta amanah dalam menjalankan tugas. Terima kasih kepada pengurus OSIM yang lama" ucap Sri Widyati.


Ditempat yang sama, Pembina OSIM, Lia Purnamasari mengatakan, OSIS memiliki tugas dan fungsi yang diharapkan mampu dijalankan oleh pengurus untuk menambah kemampuan dalam berorganisasi.


"Diharapkan mereka mampu berbicara dengan baik dan berlatih bagaimana cara memimpin dan menyampaikan aspirasi, baik dilingkungan sekolah maupun di masyarakat" ujar Lia. (ZIL)
Share:

Akis Ropi Ayub Kembalikan Formulir Pendaftaran



MURATARA MSM.COM-H Akisropi Ayub didampingi Baikuni Anwar Mathir (Boy Rupit) mengembalikan formulir pendaftaran bakal calon Bupati dan Wakil Bupati ke DPD partai NasDem, Kabupaten Musi Rawas Utara(Muratara), Jumat (18/10)

Berdasarkan pantauan mereka datang dengan dihantarkan oleh tim pemenangan H Akisropi maupun Boy Rupit.

Saat diwawancarai awak media setelah proses pengembalian formulir, Akisropi yang didampingi Boy Rupit mengatakan bahwa keluhan masyarakat tentang kemajuan Muratara menjadi acuan untuk ikut dalam Pilkada Muratara 2020.

“Sering kami menerima sampaian masyarakat tentang kemajuan Muratara, dan mereka menginginkan ada perubahan di Muratara pada Pilkada 2020 mendatang,” kata Akis.

Selain itu juga dari penilaiannya, Muratara masih sangat jauh tertinggal dalam segala aspek dari Kabupaten lainnya, bahkan ia menilai Muratara ada di barisan paling belakang.

“Saat ini Muratara masih jauh tertinggal, dari kabupaten lain kita berada di urutan terkhir, kita datang untuk memenuhi kebutuhan pemimpin yang mampu membawa Muratara melesat hingga dapat bersaing pada Kabupaten lain,” tambahnya.

Akis menegaskan bahwa dengan mendatangkan investor akan menjadi solusi bagi kemajuan Muratara, dan wacana tersebut akan dilakukan andai mereka dapat memimpin muratara pada periode berikutnya.

“Muratara butuh loncatan untuk maju, dan kami hadir sebagai solusi, kami yakin atas dasar pengalaman dan kemampuan kami mampu membangun muratara yang sejahtera,”tegasnya.

Baikuni, menambahkan selain pengalaman dalam membangun Muratara harus hadir kaum milenial dan hal tersebut dapat digambarkan pada dirinya.

Dikatakan Baikuni, bahwa muratara tidak dapat dilepaskan untuk dibangun oleh yang berpengalaman saja, namun harus kaum milenial, dan mereka berdua adalah jawabannya.

“Kami yakin dapat bersama sama memajukan muratara, terutama mensejahterakan masyarat Muratara, maka dari saya mengajak ayo kaum milenial saat kita bersama sejahterkan Muratara,” sampainya singkat

Aminurahman, Sekretaris penjaringan DPD NasDem Muratara mengatakan bahwa sampai Jumat, baru terdapat enam orang yang mengembalikan berkas, dan hanya baru sebagian yang menyertakan pasangan.

“Baru enam orang, namun baru empat orang yang masuk sebagai pasangan, sedangkan duanya bukan pasangan,” katanya.

Dia menegaskan lagi agar semua yang mengambil formulir pendaftaran harus mengembalikan dengan menyertakan wakil, karena hal tersebut menjadi syarat untuk lolos seleksi pada DPW Nasdem. (MJ/HP)
Share:

Tingkat SDM Masyarakat. Depnakertrans Kembali Kirim 16 Pemuda Muratara ke BLK Palembang



MURATARA MSM.COM - Guna meningkatkan SDM masyarakat. Pemkab Muratara melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) terus menggiatkan program latihan kerja ke Balai Latihan Kerja (BLK) di berbagai daerah di Indonesia.


Kepala Disnakertrans Abd. Rahman diruang kerjanya, Jum'at (18/10) menjelaskan,  kerjasama dengan BLK diberbagai daerah memang sengaja dilakukan untuk mendidik pemuda Muratara dengan berbagai macam keterampilan.


Sejauh ini, sudah cukup banyak pemuda Muratara yang telah selesai mengikuti pelatihan di BLK - BLK yang tersebar di berbagai wilayah. Sepulang dari menempuh pendidikan, diharapkan mereka dapat berwirausaha dan menciptakan lapangan pekerjaan.




"Pada 24 Oktober nanti, kita kembali mengirimkan 16 orang utuk mengikuti pelatihan keterampilan di BLK Palembang. Mereka akan menuntut ilmu disana selama 20 hari" ungkap Abd. Rahman.


Sebelah keberangkatan mereka ke BLK Palembang, sambungnya, ke 16 orang tersebut diberikan pengarahan terlebih dahulu.Dengan harapan keberangkatan mereka nanti mampu menciptakan kompetensi sehingga mereka menjadi tenaga yang proresional di bidangnya masing - masing.


"Kami berharap peserta yang mengikuti pelatihan, untuk dapat menjaga nama baik Muratara. Disiplin, dan harus belajar dengan sungguh - sungguh. Kalau tidak ya percuma" ujarnya.


Dia mengingatkan, sesuai visi - misi Bupati wakil Bupati yakni Muratara Mandiri. Maka para peserta nantinya diharapkan berjiwa mandiri. Pemuda Muratara harus mempunyai keterampilan dan keahilan.


"Mudah - mudahan dengan adanya pelatihan - pelatihan ini, dapat meningkatkan kompetensi. Dengan adanya kompetensi mereka akan menjadi profesional" tukasnya. (MJ)
Share:

Kabar Gembira, Muratara MoU Kuliah Gratis IPB



MURATARA, MSM.COM--Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) melakukan tanda tangan kesepahaman bersama (MoU) antara pihak Institus Pertanian Bogor (IPB) University di Gedung Andi Hakim Nasoetion kampus IPB dramaga Bogor.

Dalam MoU tersebut salah satunya isinya menyatakan perkuliahan akan dilakukan secara gratis, semua pembiayaan akan dibebankan kepada Pemerintah Daerah Muratara.

Secara umum isi Kerjasama kedua pihak yakni Kesepatakan di Bidang Pendidikan secara gratis bagi siswa yang memiliki prestasi serta tidak mampu dalam membiayai pendidikan selama perkuliahan.

"Bagi siswa siswi SMA sederajat di Muratara yang berminat, siap siap untuk kuliah di IPB University," Kata Kepala Bappeda Muratara Erwin Syarif, Kamis (17/10)

Ia menjelaskan, para siswa dan siswi Muratara yang berminat kuliah gratis dipersialkan dengan syarat mengikuti penjaringan oleh pihak kampus nantinya

"Insya Allah beasiswa ini dimulai tahun ajaran 2020. Semua biaya ditanggung oleh Pemkab Muratara alias GRATIS, siapkan diri kalian dari sekarang untuk ikut seleksi beasiswa daerah ini,"kata Erwin Syarif

Disisi lain, Sekretaris Daerah Muratara Alwi Roham menyampaikan, ditahun 2020 nanti pemda Muratara di bidang pendidikan akan mengirimkan putra terbaik untuk disekolah di IPB.

"Namun para siswa dan siswi di relepankan dengan kondisi SDM kita saat ini,"jelasnya

Sambungnya, salah satu tahapan kuliah gratis akan dilakukan penjaringan terlebih dahulu di Kabupaten Muratara, mereka yang terbaik akan di sekolahkan di IPB.

Selain pendidikan, di dalam MoU tersebut kedua pihak juga melakukan penandatangan terhadap pelatihan khusus penyuluhan pertanian.

"Mereka akan dilatih disitu, disekolahkan. Ketikan pulang ke Muratara mereka akan mengajatkan ilmu ilmu tersebut. Bisa juga mereka yang ikut pelatihan membuka usaha sendiri,"Utaranya (HP)
Share:

Kabut Asap Selimuti Muratara. SMAN Surulangun Terima Edaran Disdik Sumsel




MURATARA MSM.COM - Dinas Pendidikan provinsi Sumatera Selatan, mengedarkan himbau kepada sekolah - sekolah tingkat SMA/sederajat. Himbauan itu terkait kabut asap yang menyelimuti Sumsel, khususnya di Kabupaten Muratara.


Edaran yang ditujukan kepada sekolah SMA/Sederajat di Sumsel itu, telah diterima oleh pihak sekolah. Salah satunya SMAN Negeri Surulangun Kecamatan Rawas Ulu Kabupaten Muratara.


Saat ditemui, salah satu guru SMAN Surulangun, Fitriyanto, Rabu (16/10), membenarkan bahwa SMAN Surulangun telah menerima edaran dari Dinas Pendidikan provinsi Sumsel.


"Ada point penting dalam surat edaran itu tentang masalah rutinitas proses belajar mengajar. Karena di wilayah Muratara ini terdampak kabut asap. Dengan dasar itu, kami melaksanakan beberapa kegiatan. Salah satunya menyampaikan himbauan tersebut kepada para siswa" kata Fitriyanto.

Dia menambahkan, isi edaran yang disampaikan oleh Disdik Sumsel terkait kabut asap antara lain, bagi daerah yang normal belajar seperti biasa. Sedangkan daerah dengan kategori sedang, tetap belajar dengan ketentuan diundur jam masuk dan memakai masker.


Sementara, bagi sekolah yang berada diwilayah kabut asap parah. Maka kegiatan belajar fakultatif yaitu siswa diberikan tugas sesuai dengan mata pelajaran yang seharusnya berlangsung disekolah, untuk dikerjakan di rumah. (ZIL)
Share:

Pemkab Muratara Dapat Anugrah KG Sumsel Award 2019





MURATARA MSM.COM - Pemkab Muratara, kembali mendapatkan  penghargaan. Kali ini melalui program "Memanusiakan Manusia SECARA Manusiawi". Penghargaan itu diberikan oleh Kompas Gramedia bertajuk Penganugrahan Kompas Gramedia Sumatera Selatan Award Tahun 2019 (KG Sumsel Award 2019).

Penghargaan disematkan pada malam puncak HUT ke-32 Sriwijaya Post di Ballroom Hotel Santika Premiere Bandara Kota Palembang, Selasa (15/10/2019) malam.

Pemkab Muratara mendapatkan anugerah KG Sumsel Award 2019 dalam kategori Program Pendidikan Kreatif (The Educational Care Leader) sebagai The Best Of Education Program.

Trofi dan piagam penghargaan diserahkan secara langsung oleh Gubernur Sumsel, Herman Deru didampingi Komisaris dan Founder Sriwijaya Post, Herman Darmo.

Trofi dan piagam penghargaan diterima oleh Bupati Muratara Syarif Hidayat yang diwakili Asisten III Pemkab Muratara Romsul Panani.

Bupati Muratara, Syarif Hidayat dalam keterangan tertulis yang diterima Rabu (16/10/2019) mengucapkan terima kasih kepada Kompas Gramedia atas penghargaan yang diberikan.

"Alhamdulillah, program kemanusiaan kami mendapatkan Penganugrahan KG Sumsel Award 2019, terima kasih kepada Kompas Gramedia," ucapnya.

Syarif bersyukur program "Memanusiakan Manusia Secara Manusiawi" di bawah kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Devi Suhartoni mendapat perhatian banyak pihak.

Program tersebut adalah program penyelamatan generasi Suku Anak Dalam dari hutan yang kemudian dikumpulkan dan dibina dalam satu asrama khusus milik Dinas Sosial.

Di sana mereka diberikan fasilitas dan hak yang sama sebagai anak bangsa berupa pendidikan gratis mulai dari jenjang SD, SMP hingga SMA melalui sistem boarding school.

Selain itu, kebutuhan seperti makan, pakaian, kesehatan pun terpenuhi, bahkan mereka juga diberikan pembinaan karakter dan keterampilan.

"Ini adalah buah dari keseriusan kami dalam memanusiakan manusia secara manusiawi, khususnya warga Suku Anak Dalam yang ada di Kabupaten Muratara," kata Syarif. (MJ)
Share:

Cegah Penyalahgunaan Narkoba. GANN Muratara Lakukan Sosialisasi Di SMPN 1 Rupit



MURATARA MSM.COM  - Dewan Pengurus Cabang (DPC) Gerakan Anti Narkotika Nasioal (GANN) Kabupaten Muratara, gencar melakukan sosialisasi bahaya narkoba di Bumi Beselang Serundingan. Kali ini DPP GANN Muratara melakukan sosialisasi di SMPN 1 Rupit, Sabtu (19/10).


Sosialisasi yang mengusung tema "Dampak Bahayanya Pemakaian Narkoba" dipimpin langsung oleh ketua DPP GANN Muratara Rudi Hartono, didampingi penyuluh narkoba, Ibrahim.


Acara sosialisasi itu sendiri berjalan dengan sukses. Dimana sosialisasi diawali dengan pemutaran vidio tentang bahaya narkoba. Ratusan pelajar pun diajak untuk meneriakaan penolakan terhadap narkoba dengan dengan tagline "Narkoba No, Prestasi Yes".



Dalam pemaparannya, Rudi Hartono menyampaikan secara lugas dan tegas serta terperinci mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba. Dengan mengetahui bahaya - bahaya itu, upaya antisipasi sedini mungkin perlu diketahui oleh para pelajar.  Salah satunya menjaga pergaulan sehari hari. Kemudian tidak mudah percaya dengan orang asing yang mengajak kepada perbuatan yang bersifat negatif.


"Narkoba sudah menjalar kemana - mana. Mulai diperkotaan bahkan hingga ke pelosok desa. Untuk itu, kami dari GANN Muratara akan selalu giat melakukan penyuluhan dan sosialisasi ke sekolah - sekolah di Kabupaten Muratara" ujarnya.


Diungkapkannya, dampak buruk narkoba sudah menelan banyak korban jiwa. Berdasarkan data yang ada, dalam satu haru 40 - 41 orang meninggal dunia akibat dari penyalahgunaan narkoba. Angka itu cukup memprihatinkan dan perlu antisipasi dari semua pihak.


"Jangan sentuh narkoba. Narkoba itu tidak ada manfaatnya sama sekali. Enaknya sekali, bahaya yang ditimbulkan sangat merugikan bagi sipemakai dan orang - orang disekelilingnya" ungkap Rudi Hartono.

Sebagai perpanjangan tangan dari GANN Muratara, sambung Rudi Hartono, pihaknya akan memilih 10 pelajar untuk menjadi duta narkoba. Dimana nantinya duta narkoba akan diberikan pelatihan, dengan tujuan mereka dapat menyampaikannya kembali ditengah - tengah masyarakat maupun even - even yang berkaitan dengan pencegahan bahaya narkoba.


Sementara Kepala SMPN 1 Rupit, Mugono melalui guru Bimbingan Konseling, Dedi Apinsyah menyampaikan ucapan terima kasih kepada GANN Muratara. Sosialisasi ini, kata Dedi, sangat bermanfaat sekali dalam pencegahan bahaya penyalahgunaan narkoba. (MJ)
Share:

Peletakan Batu Pertama Pembangunan Mapolres Muratara. Ini Nama - Nama Plt pejabat di Polres Muratara



MURATARA MSM.COM - Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Firli Bahuri melakukan peletakan batu pertama, pembangunan gedung utama Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Muratara, Jum'at (18/10).


Peletakan baru pertama oleh Kapolda Sumsel, didampingi Gubernur Sumsel H Herman Deru, serta Bupati Muratara HM Syarif Hidayat. Hadir pula anggota DPR RI Fauzi H Amro, Kapolres Musi Rawas AKBP Suhendro.




Perwakilan Dandim MLM, Sekda Muratara, Kedua DPRD Efriansyah, Ketua TP PKK Lia Mustika Syarif, Ketua Bhayangkara Sumsel, Kepala OPD dilingkungan Pemkab Muratara, Kapolsek, Camat, Kades dan tamu undangan lainnya.


Dalam sambutannya, HM Syarif Hidayat memaparkan, bahwa secara geografis kabupaten Muratara disebelah timur berbatasan dengan kabupaten Sarolangun. Sementara disebelah barat berbatasan langsung dengan provinsi Jambi.


Posisi pembangunan gedung Mapolres Muratara, berada ditempat yang sangat strategis. Selain itu, pembangunan Polres ini sudah lama dinantikan oleh seluruh masyarakat Bumi Beselang Serundingan.



Kehadiran Polres, sambung Bupati, tentunya bisa menganyomi dan melayani masyarakat. Terlebih dalam kelengkapan surat menyurat bagi masyarakat Kabupaten Muratara yang memiliki luas wilayah 600.865 terdiri dari 7 kecamatan. Terbagi menjadi 82 desa, 7 kelurahan dengan jumlah penduduk 187.635 jiwa.


"Pembangunan Polres, Pemda sudah menyediakan 4,8 hektar lahan tanah. Yang Merupakan tanah hibah warga Desa Karang Anyar. Sangat strategis, karena berada dipinggir lintas dan dekat dengan Ibu Kota Muratara,"ujarnya

Lanjutnya, dari segi pendanaan, Pemda telah menganggarkan dana sebesarkan 2 Milyar bersumber dari APBDP yang sedang berlangsung pekerjaanya. Kemudian ditahun 2020 di APBD induk sebesar 10 Milyar.
"Saya atas nama Pemda dan warga Muratara, selamat berkerja kepada jajaran Polres Muratara , sehingga dapat mewujudkan Muratara kondusif" kata HM Syarif Hidayat.



Sementara, Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Firli Bahuri memberikan apresiasi kepada Gubernur Sumsel. Begitu juga dengan sambutan hangat dari masyarakat. "Selaku kepolisian mengucapkan terima kasih kepada warga atas sambutan hangatnya. Kami mencintai kalian" kata Kapolda.


Dijelaskannya, tiga bulan dirinya menjabat sebagai Kapolda Sumsel. Sudah tiga Polres yang dibangun, yaitu Polres Ogan Ilir, Empat Lawang, Muratara dan PALI.


"Ini maknanya, bahwa kami memiliki rasa kecintaan terhadap warga. Dan kami telah buktikan dengan mewujudkan surat keputusan. Menpan. Alhamdullah Polres Muratara sudah di kukuhkan bersama Kabupaten Pali menjadi defenitip. Dengna harapan pembantukan dan pengukuhan ini dapat melakukan pelayanan dan pengayoman kepada masyarakat"jelasnya


Ditempat yang sama, Gubernur Sumsel H Herman Deru mengungkapkan, peletakan batu pertama pembangunan Polres merupakan peristiwa sarat dengan sejarah dalam melajunya pemerintahan. Sebab, tidak ada pembangunan yang mulus, baik fisik, maupun moril tanpa ada keamanan selama pembangunan.


"Waktu itu, Polres Muratara dan PALI yang pertama saya minta.  Muratara ini perlu perhatian, karena Muratara bersama PALI masih baru. Kepala jajaran Polisi yang bertugas disini, agar mempermudah produksi barang. Kerena di Rupit sudah ada pasar induk"sampainya

Ia mengharapkan, dengam adanya Polres dapat mempererat talisilaturahmi antar tokoh agama, pemuda dan masyarakat  kepada Kepolisian. "Dengan mengucap bismillah pembangunan Muratara dimulai" kata Gubernur. (MJ)

Berikut ini daftar personel yang ditunjuk sebagai Plt pejabat di Polres Muratara Polda Sumsel :

1. AKBP Adi Witanto, jabatan Kasubdit 3 Ditintelkam Polda Sumsel, ditunjuk Plt Kapolres Muratara.

2. Kompol Jossy Andrianto, jabatan Kabagops Polres Lahat, ditunjuk Plt Wakapolres Muratara.

3. Kompol Hermansyah, jabatan Kanit 2 Subdit 4 Ditreskrimsus Polda Sumsel, ditunjuk Plt Kabagops Polres Muratara.

4. Kompol Bawon Sandur, jabatan Kabagren Polres Musi Rawas, ditunjuk Plt Kabagren Polres Muratara.

5. Kompol Ramlan Amin, jabatan Kabagsumda Polres Ogan Ilir, ditunjuk Plt Kabagsumda Polres Muratara.

6. AKP Dedi Rahmad Hidayat, jabatan Paur 3 Subbid Pid Bidhumas Polda Sumsel, ditunjuk Plt Kasatreskrim Polres Muratara.

AKP Muhammad Sadeli, jabatan Kanit 2 Subditgakkum Ditlantas Polda Sumsel, ditunjuk Plt Kasatlantas Polres Muratara.

8. AKP Afrianto, jabatan Kanit 4 Siturjawali Subditgasum Ditsamapta Polda Sumsel, ditunjuk Plt Kasatsabhara Polres Muratara.

9. AKP Muhammad Ali Asri, jabatan Paur Sikorwas Polsus Subditbinsatpam/Polsus Ditbinmas Polda Sumsel, ditunjuk Plt Kasatbinmas Polres Muratara.

10. IPTU Morris Widhi Harto, jabatan Kanitidik 3 Satreskrim Polres Muara Enim, ditunjuk Plt Kasatresnarkoba Polres Muratara.

11. IPTU Yusman Hendry, jabatan PS Panit 1 Subdit 1 Ditintelkam Polda Sumsel, ditunjuk Plt Kasatintelkam Polres Muratara.

12. AIPDA Yudi Aria Irawan, jabatan PS Kanitprovos Polsek Rawas Ulu Polres Musi Rawas, ditunjuk Plt Kasikeu Polres Muratara.
Share:

Selasa, 15 Oktober 2019

Kepala BNK Muratara Dikukuhkan



MURATARA MSM.COM - Akhirnya Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Musi Rawas Utara (Muratara) terbentuk, dengan dikukuhkannya Kepala dan Satuan Tugas (Satgas) BNK oleh Bupati Muratara HM Syarif Hidayat, Selasa (15/10).

Pengukuhan yang berlangsung dikediaman rumah jabatan Bupati Muratara, di Desa Terusan Kecamatan Karang Jaya hadiri langsung Kepala BNN Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Brigjen Pol. John Turman Panjaitan.

Bupati Muratara, usai mengukuhkan Kepala dan Satgas BNK Muratara mengungkapkan keyakinannya akan terbentuknya BNK. Mengingat kondisi peredaran narkoba sudah memprihatinkan, dimana sudah sampai ke pelosok desa-desa.

"Kita sangat serius mencegah dan memberantas penyalahgunaan narkoba, apalagi sekarang sudah ke pelosok desa," Kata Syarif Hidayat.

Sebagaimana misi kepemimpinan mereka, lanjutnya perang terhadap narkoba ini sudah dituangkan dalam salah satu misi mereka yakni, Mewujudkan Muratara bebas narkoba.

"Jelas sekali pada misi keenam kami yakni Mewujudkan Muratara bebas narkoba, dan kami serius, karena kita harus menyelamatkan generasi kedepan, "ucapnya.

Untuk perkantoran BNN kedepan, Pemkab Muratara telah menyiapkan lahan seluas 1 hektar, begitu juga untuk operasional sudah dianggarkan di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol).

"Kemaren (Senin, 14/10) seluruh pengurus BNK Muratara diambil sampel urine nya, Jangan sampai ada petugasnya sendiri yang mengkonsumsi narkoba, Alhamdulillah hasilnya semua negatif," Kata HM Syarif Hidayat.

Sementara itu,  Kepala BNN Provinsi Sumsel, John Turman Panjaitan selain memberikan ucapan selamat kepada Kepala dan anggota BNK, dirinya juga mengapresiasi kinerja Bupati dalam hal pemberantasan narkoba.

"Kami menyambut baik dan mendukung upaya Bupati dalam pencegahan narkoba. Sebagaimana tertuang dalam visi Pemkab Muratara. Kami juga salut kepada bapak Bupati. Yang sudah menghimbahkan lahan untuk kantor BNN.. Saya janji kalau Muratorium BNN maka kita diprioritaskan BNK Muratara dan BNK Lahat untuk dijadikan BNN. "beber dia.

JT Panjaitan menjelaskan dalam hal kepengurusan BNK Muratara, sebagaimana data sudah lengkap, termasuk dari unsur kesehatan.

Menurut JT Panjaitan, dalam hal sosialisasi, di Kabupaten Muratara dinilai sudah baik, bisa dikatakan sudah mencapai 60 persen.

TJ Panjaitan mengintruksikan tugas untuk BNK Muratara yakni melakukan
Sosialisasi khususnya di sekolah-sekolah baik melalui spanduk, maupun kunjungan langsung. Selanjutnya membuka layanan pengaduan atau konsultasi bagi masyarakat umum.

"Salah satu keberhasilan BNK yakni banyaknya masyarakat atau orang tua yang datang konsultasi, Untuk menginformasikan lantaran adanya penggunaan narkoba sehingga perlu dilakukan rehabilitasi,"paparnya yang menyebutkan kalau Kabupaten Muratara masuk kategori Green ke kuning. Artinya hati-hati lewat dikit merah sama seperti Kota Palembang.

Untuk diketahui usai melakukan pengukuhan, selanjutnya Bupati Muratara HM Syarif, dan para tamu undangan menuju kantor BNK yang berada di Desa Terusan Kecamatan Karang Jaya. (HP/MJ)
Share:

Puskesmas Rupit Salurkan 1500 Masker Bagi Pengguna Jalan







MURATARA,MSM.COM--Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kecamatan Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) membagikan 1500 masker secara gratis kepada pengguna jalan, sekaligus sosialisakan stop pembakaran hutan.

Pembagian maskes, disebabkan kembalinya kabut asap yang begitu pekat diakhir ini. Pembagian masker diberikan kepada warga yang melintas di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum)

Kepala Unit Pelaksana Tehnis (KUPT) Puskesmas Kecamatan Rupit dr Jeri Afrimando mengatakan hari ini (14/10) melakukan pembagian masker di Kecamatan Rupit yang di pusat di persimpangan Kecamatan Karang Dapo, tepatnya di simpang Empat KBM Kelurahan Muara Rupit.

"Ya hari ini kami menyalurkan masker sebanyak 1500 bagi warga dan pengguna jalan lainnya,"katanya, senin (14/10)

Sambungnya, pembagian masker merupakan wujud aksi cepat tanggap terhadap pencegahan penyakit yang bisa disebabkan oleh kabut asap.

Ia berharap dengan pembagian masker ini masyarakat bisa terbantu, dikarenakan kondisi udara di Muratara kembali tidak baik dan berpengaruh terhadap tubuh.


"Kepada masyarakat Musi Rawas Utara, untuk memakai masker kalau mau berpergian keluar rumah dan perbanyak minum Air putih konsumsi buah-buahan," ajaknya.


Sementara itu, Nia Warga kelurahan Muara Rupit, Kecamatan Rupit menyambut baik yang lakukan oleh Dinas Kesehatan Muratara yang telah melakukan pembagian masker.

"Ini sangat membantu kami sebagi pengendara sepeda motor melihat kondisi udara yang lagi tidak baik beberapa hari terakhir ini,"Utaranya (**)
Share:

Senin, 14 Oktober 2019

DLHP Terima 13 Unit Motor Pengangkut Sampah



MURATARA MSM.COM - Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) Kabupaten Muratara, menerima 13 unit motor pengangkut sampah. Dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Perhutanan RI.


Hal itu diungkapkan Kepala DLHP, Zulkipli melalui Kepala Seksi Persampahan, Agus diruang kerjanya, Senin (13/10). Ia mengatakan, bantuan motor pengangkut sampah itu merupakan usulan dari Pemkab Muratara yang telah diajukan ke pusat beberapa bulan yang lalu.


"Usulan kami sebelumnya sebanyak 82 unit yang diperuntukan bagi desa - desa di Muratara. Namun, baru terpenuhi sebanyak 13 unit. Motor - motor ini nantinya akan kita bagikan ke desa - desa" jelas Zulkipli.


Ia berharap, dengan adanya bantuan motor pengangkut sampah ini. Sampah di desa dapat dikelola dengan baik, masyarakat juga tidak membuang sampah sembarangan. "Dengan motor ini, sampah diangkut ke TPS, selanjutnya dari TPS akan diangkut ke TPA" sambungnya. (MJ)
Share:

Postingan Populer

Arsip Blog