Sabtu, 18 Januari 2020

Halaman Sekolah Masih Berupa Tanah. SDN 1 Sungai Baung Harapkan Pemasangan Conblock





RAWAS ULU MSM.COM - SD Negeri 1 Sungai Baung, merupakan salah satu Sekolah Dasar yang ada di Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Muratara. SD ini masih satu komplek dengan SD Negeri 2 Sungai Baung.



Ketika wartawan MSM memasuki halaman SD Negeri 1 Sungai Baung, langsung disambut dengan tanah halaman yang lembek. Sisa - sisa hujan yang turun dimalam hari, menyisakan bentuk alas kaki ketika diinjak.



"Memang kalau musim hujan sepert ini, kami agak kerepotan. Soalnya, halaman sekolah masih berupa tanah. Air hujan sisa semalam juga masih menggenangi halaman sekolah" tutur Kepala SD Negeri 1 Sungai Baung, Mujiran diruang kerjanya, Sabtu (18/1).


Dia menambahkan, jika musim hujan seperti ini. Genangan air memang selalu menggenangi halaman sekolah. Keadaan seperti itu, kian dirasakan saat mengadakan upacara rutin setiap minggunya.


Untuk itu dia mengharapkan perhatian dari pihak terkait, untuk memberikan bantuan pemasangan conblock di halaman sekolah. "Kami sangat mengharapkan pemasangan conblock di halaman SD Negeri 1 Sungai Baung" tukas Mujiran. (ZIL)

Share:

Tingkatkan Perekonomian Masyarakat. Pemkab Muratara Telah Bangun 9 Pasar Tradisional





MURATARA MSM.COM - Salah satu parameter daerah berkembang dan maju, adalah pergerakan ekonomi masyarakatnya. Tidak hanya dilingkungan perkotaan, pertumbuhan ekonomi masyarakat perdesaan juga harus menjadi perhatian.


Pemkab Muratara, dibawah kepemimpinan Bupati HM Syarif Hidayat, menggenjot bidang perekonomian masyarakat melalui pembangunan saranan prasarana pasar tradisional.


Kepala Disperindagkop, H Syamsu Anwar diruang kerjanya, Jumat (17/1) menjelaskan, program rehabilitasi dan pembangunan pasar baru yang dilakukan pemkab Muratara, semata - mata untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.


"Sampai hari ini, tujuh kecamatan di Muratara sudah dibangun pasar. Diantaranya 3  pasar di di Kecamatan Nibung, 2 pasar di Kecamatan Rawas Ulu, dan 1 pasar masing - masing di kecamatan Ulu Rawas, Karang Dapo, Kecamatan Rupit dan Kecamatan Karang Jaya" paparnya.



Dirinya berharap, pasar - pasar yang sudah dibangun itu, dapat difungsikan dengan baik. Masyarakat juga harus tahu tugas dan kewajibannya, seperti membayar retribusi pasar seusai dengan Perda. Selain itu, masyarakat juga harus mempunyai rasa memiliki, karena pasar berkaitan dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Muratara.


"Tidak hanya pasar, kita juga membina UKM. Karena kita tahu, bahwa koperasi di Muratara hampir 75 persen masih beralamat di Musi Rawas. Tugas kita kedepan, koperasi yang masih beralamat di Musi Rawas, bagaimana caranya supaya pindah ke Muratara. Soalnya kita rugi dari pajak PPN dan PPHnya" bebernya.


Ia menambahkan, Disperindagkop juga melakukan pengembangan dan pelatihan  peningkatan SDM, sekaligus memberikan bantuan peralatan, seperti mesin jahit dan peralatan untuk membuat kue dan peralatan lainnya. Ia juga berharap, UKM yang ada dapat mengikuti pelatihan.


"Apa yang sudah kita latih, supaya dilaksanakan. Karena harapan kita ialah meningkatkan taraf hidup masyarakat dan menambah income masyarakat. Tujuan pelatihan yang kita berikan, agar masyarakat mandiri. Dengan mandiri akan menambah income keluarga" tutupnya. (MJ)
Share:

Jumat, 17 Januari 2020

Bupati, Kapolres dan Jajaran Polda Sumsel Hadiri Penanaman Sejuta Pohon




MUSI RAWAS MSM.COM-Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan menghadiri penanaman pohon penghijauan bersama serentak seluruh Polres jajaran Polda Sumatera Selatan di Polres Musi Rawas.

Turut hadir Kapolres Musi Rawas AKBP Suhendro, Wakapolres Musi Rawas Kompol Handoko Sanjaya, Wakil Ketua DPRD Musi Rawas Hendra Adi Kusuma, Jajaran Polres Musi Rawas serta Jajaran Pejabat Pemkab Mura.

Bupati Musi Rawas mengatakan, kegiatan penghijauan  menanam pohon akan memberikan manfaat yang besar untuk menyelamatkan lingkungan.
Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap lingkungan, sesuai dengan program Pemkab Musi Rawas untuk memanfaatkan setiap jengkal tanah.

"Pemerintah Daerah terus menyiapkan bibit-bibit untuk kecamatan dan desa untuk penghijauan. Seluruh masyarakat di desa-desa terus kita galakkan untuk menanam, apalagi tanaman produktif,"  ujar Bupati.

Sementara itu Kapolres Musi Rawas AKBP Suhendro mengatakan kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari program pemerintah yang disampaikan oleh Kapolri untuk melaksanakan penghijauan. Apalagi situasi di Indonesia yang akhir-akhir ini rawan bencana.

"Ini merupakan bentuk sinergisitas kami Polri dalam rangka pembinaan kepada anggota kemudian juga bentuk kepedulian kami kepada masyarakat, bukan hanya dalam bidang keamanan tetapi juga dengan penghijuan seperti ini." pungkasnya. (LEO)
Share:

Lampu Jalan Banyak Tak Berfungsi. PUPR Muratara Lakukan Survei Untuk Perbaikan





MURATARA MSM.COM - Dinas PUPR Kabupaten Muratara, mekukan survei kesejumlah titik. Survei dilakukan guna mendata lampu jalan yang tidak berfungsi. Setelah didata, PUPR akan memperbaiki lampu jalan yang sudah tidak berfungsi tersebut.


Plt Kadis PUPR Kabupaten Muratara, Amrullah melalui Kabid Cipta Karya, Aan Kunaifi menjelaskan, PUPR tahun ini sudah melakukan survei dan turun langsung kelapangan untuk mengecek lampu jalan yang tidak berfungsi.


"Kita sedang tahapan survei kelapangan untuk melihat lampu jalan yang tidak berfungsi. Dari hasil tersebut nantinya diusulkan supaya dapat di perbaiki,"ujarnya, Kamis (16/1).

Dijelaskannya untuk dana pemeliharaan tahun ini ada, namun untuk jumlahnya belum tahu mengingat ia beru menjabat sebagai Kabid CK.

"Jika anggarannya memungkinkan akan dilakukan perbaikan lampu jalan yang tidak berfungsi, namun tentunya tidak bisa secara keseluruhan dan secara bertahap mengingat anggaran terbatas,"jelasnya.

Dikatakannya, pihaknya akan berusha semaksimal mungkin untuk melakukan perbaikan lampu jalan yang tidak berfungsi. Jika tahun ini tidak bisa secara keseluruhan dan akan di upayakan di tahun berikutnya.

"Kita akan berupaya untuk melakukan perbaikan, agar bisa memberi rasa aman dan nyaman kepada pengguna jalan. Dengan lampu jalan berfungsi jalan yang ada di ibu kota maupun diperdesaan bisa terang benderang,"timpalnya.

Ia menghimbau kepada masyarakat agar bersama dan tentunya sudah menjadi kewajiban dari pemerintah untuk memperbaiki lampu jalan yang rusak.(MJ)
Share:

Kamis, 16 Januari 2020

DPMD-P3A Muratara Gelar Sosialisasi Tahapan Pemilihan BPD



RAWAS ULU MSM.COM - Pemkab Muratara, melalui Dinas PMD-P3A, menggelar sosialisasi tahapan pemilihan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Tahun 2020, di balai wisata Taman Bunga, Desa Simpang Nibung Rawas Kecamatan Rawas Ulu, Kamis (16/1).


Sosialisasi dibuka langsung Bupati Muratara, HM Syarif Hidayat. Dihadiri Kepala DPMD-P3A, Hj Gusti Rohmani, OPD, Kapolsek Rawas Ulu Ujang AR, anggota Koramil Rawas Ulu, dan Kades se Muratara.




Dalam sambutannya, Kepala DPMD-P3A, Hj Gusti Rohmani mengungkapkan, sosialisasi diselenggarakan dengan menggunakan APBD Kabupaten Muratara. Selaku penyelenggara, ia mengucapkan terima kasih kepada Kepala Desa Simpang Nibung Rawas dan perangkatnya, yang membantu terselenggaranya sosialisasi tahapan pemilihan anggota BPD Tahun 2020.


Bupati Muratara, HM Syarif Hidayat, mengingatkan para kepala Desa untuk terus meningkatkan keamanan di desa masing - masing. Terkait pemilihan BPD, orang nomor satu di Bumi Beselang Serundingan ini mengharapkan, pemilihan BPD dapat berjalan transparan adan adil.



"Pemilihan BPD nanti tidak kalah meriahnya dengan Pilkades. Oleh sebab itu, pihak yang terkait pemilihan BPD benar - benar menjalani proses dan tahapan. Terutama panitia penyelenggara yang harus bekerja sesuai aturan" tegas Bupati. (MJ)
Share:

Rabu, 15 Januari 2020

Damkar Muratara, Gelar Simulasi di Kecamatan Rawas Ulu






RAWAS ULU MSM.COM - Untuk kedua kalinya, Damkar Kabupaten  Muratara melakukan simulasi cara - cara memadamkan kebakaran di Kecamatan Rawas Ulu. Sebelumnya, simulasi di Desa Remban.


Simulasi kedua, digelar di Damkar Muratara di Kelurahan Pasar Surulangun, Kecamatan Rawas Ulu, Rabu (15/1). Sekira pukul 09.00 WIB di Sungai Rawas. Simulasi berupa cara memadamkan api dengan menyemprotkan air mendatar dan tegak lurus serta dari jarak yang sulit terjangkau.


Kabid Damkar Muratara, Rusli disela - sela kegiatan menjelaskan, simulasi ini dilakukan untuk melihat layak atau tidaknya cara - cara tersebut digunakan saat terjadi kebakaran. Selain itu, untuk mengetahui, sejauh mana petugas Damkar mengantisipasi kebakaran lebih cepat, dan tanggap terhadap terjadinya kebakaran.


"Simulasi ini merupakan hasil dari pelatihan di Palembang dan Jakarta. Kemudian diterapkan kepada regu dua ini. Simulasi ini juga kita ingin menunjukkan kepada masyarakat bagaimana cara kerja Damkar dalam memadamkan api saat terjadi kebakaran" jelas Rusli.


Ditempat yang sama, Camat Rawas Ulu, Abdul Kadir melalui Sekcam, Kamaluddin menyebut, masalah kebakaran merupakan masalah yang cukup riskan. Untuk itu, ia berharap, petugas Damkar dapat ditempatkan di kecamatan Rawas Ulu.


Simulasi Damkar selain dihadiri Sekcam Rawas Ulu, hadir pula Kasi Trantib, Arodie. Selain anggota Damkar, simulasi juga diikuti Satpol PP Muratara. (ZIL)
Share:

BKD Muratara, Gelar Rapat Rekonsiliasi Aset Dana BOS




MURATARA MSM.COM - Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Muratara, menggelar rapat rekonsiliasi aset dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di lingkup SD dan SMP, Selasa (14/1).


Rapat rekonsiliasi digelar di ruang rapat Bina Praja. Dihadiri Kepala Dinas, Kepala SKPD, Kepala Sekolah dan bendahara sekolah.


Kepala BKD Muratara, Duman Fachsyal melalui Kabid Aset, Rizal mengatakan, rapat rekonsialisasi aset Dana BOS diikuti seluruh Kepala Sekolah, baik tingkat SD maupun SMP se Muratara.


"Untuk tingkat SD ada 123 orang, dan SMP 23 orang. Selain itu, rapat rekonsialiasi ini diikuti oleh operator Simda" kata Rizal.




Dia mengungkapkan, rapat rekonsialisasi yang dilakukan tersebut adalah dana BOS tahun anggaran 2019. Dimana setelah dana cair 100 persen, dari modal belanja dibuatkan laporan dari masing - masing sekolah. Selanjutkan laporan itu akan diserahkan ke BPK.


"Pada Februari mendatang, BPK akan datang ke Muratara untuk mengaudit seluruh Dana BOS, mulai dari SD hingga SMP. Jadi sebelum BPK datang, kita sudah menyiapkan laporannya" kata Rizal.


Menurut Rizal, rapat rekonsialisasi ini nantinya akan berlangsung selama tujuh hari. Untuk hari pertama, Kecamatan Rawas Ulu, disusul hari berikut kecamatan - kecamatan lainnya. (MJ)
Share:

Gali Potensi Yang Ada. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kembangkan SDM Di Objek Wisata




MURATARA MSM.COM  - Keindahan destinasi wisata di Bumi Beselang Serundingan, sangat menarik untuk dikunjungi wisatawan. Ketersediaan oleh -oleh khas Muratara, menjadi sesuatu yang potensial untuk dikembangkan.


Terkait hal itu, Pemkab Muratara melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, telah melakukan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) masyarakat di sekitaran objek wisata sejak tahun 2019 lalu.


Pengembangan SDM terus berlanjut, tidak hanya SDM masyarakat di lingkaran destinasi wisata. Namun, tidak hanya untuk masyarakat di lingkaran destinasi wisata. Melainkan juga peningkatan SDM masyarakat yang jauh dari objek wisata.




Pengembangan SDM itu, bertujuan untuk membangkitkan ekonomi kelompok - kelompok yang ada. Demikian dijelaskan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Titin Martini, Senin (14/1) di ruang kerjanya.



"Seperti memberikan peralatan bagi mereka. Misalnya peralatan tenun kain, sehingga hasilnya nanti kita jual sekaligus dipromosikan pada even - even diluar daerah, dan juga kita jual dilokasi even tersebut" kata Titin.




Dengan SDM yang mempuni, tentunya produk yang dihasilkan layak untuk dipasarkan. Sehingga dapat dijadikan ciri khas tersendiri. "Bahwa kita mempunyai tenunan sendiri, kenapa kok kita masih memakai tenunan daerah lain" sambung Titin.


Dia mengungkapkan, bantuan juga diberikan kepada kelompok pembuat souvenir, seperti peralatan pembuat tasbih. "Potensi sangat besar, tinggal bagaimana menggalinya sehingga dapat dijadikan ciri khas. Kita pinginya, masyarakat tahu, ini loh ciri khas Muratara" tutupnya. (MJ)
Share:

Menjadi Objek Wisata Andalan. Infrastruktur Danau Rayo Terus Dikembangkan




MURATARA MSM.COM  - Objek wisata Danau Rayo, merupakan objek wisata yang sudah sangat familiar ditelinga masyarakat Kabupaten Muratara dan luar daerah. Danau Rayo pun digadang  gadang menjadi objek wisata andalan di Bumi Beselang Serundingan.


Tingkat kunjungan wisatawan, kian hari semakin banyak mengunjungi objek wisata yang lekat dengan legenda Bujang Kurap. Guna meningkatkan daya tarik wisatawan, Pemkab Muratara melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, terus berbenah mempercantik Danau Rayo. Salah satunya, dengan mengembangkan infrastruktur, sarana dan prasarana objek Wisata Danau Rayo.


Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Titin Martini menjelaskan, sejumlah infrastruktur dan sarana prasarana terus di bangun. Terbaru, pembangunan jalan setapak pada 2019 lalu. Sepanjang 150 meter, serta beberapa pembangunan lainnya.




"Jalan setapak nanti melingkar. Tahap awal ini dibangun 150 meter. Nanti, secara bertahap di 2010 akan  dibangun lagi sepanjang 200 meter" jelas Titin Martini di ruang kerjanya, Senin (14/1).


Ia membeberkan, dengan adanya jalan setapak melingkar itu. Wisatawan yang berkunjung nantinya bisa bersepeda mengelilingi objek wisata Danau Rayo. Dan bisa digunakan untuk jongging, terutama pada hari  hari libur.


Selain jalan setapak, ada juga pembangunan pelataran untuk pentas seni. Bermanfaat ketika ada event  even, view yang diambil sangat indah, karena langsung menghadap ke Danau Rayo.

Dengan berbagai sarana prasarana yang ada, ia berharap Dinas  Dinas yang ada di Muratara juga dapat memanfaatkan untuk kegiatan  kegiatan rapat dan lainnya. Agar Danau Rayo lebih menggeliat. Sehingga menarik minat investor terhadap Danau Raya.


“Rencana Pemkab Muratara sendiri sangat besar terhadap pengembangan objek Wisata Danau Rayo. Diantaranya akan dibangun jalan  lingkar mengelilingi danau Rayo atau  Jogging Track. Ini masih dalam tahap perencanaan" sambung Titin. (MJ)
Share:

Selasa, 14 Januari 2020

Indah, Mempesona dan Alami. Objek Wisata Bukit Layang, Destinasi Wisata Di Muratara Yang Patut Dikunjungi




MURATARA MSM.COM - Keindahan objek wisata Bukit Layang di Desa Bukit Ulu, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Muratara, sangatlah mempesona dan memanjakan mata bagi para pengunjung. Belum lagi, suasana disekitar objek wisata yang masih alami, kian mempercantik suasana.


Sesampainya di objek wisata Bukit Layang, pengunjung akan disambut dengan keasrian alam yang mempesona. Pengunjung dijamin akan dimanjakan keindahan alam objek wisata Bukit Ulu.


Dengan segala keindahan itu, objek wisata Bukit layang layak dijadikan tujuan wisata keluarga, domestik dan mancanegara. Ditambah dengan keramahan masyarakat sekitar, menjadikan objek wisata ini benar - benar nyaman untuk dikunjungi.




Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Muratara, Titin Martini di ruang kerjasanya, Senin (14/1) menyebut, objek wisata Bukit Layang merupakan bagian dari lokasi wisata yang ada di Kabupaten Muratara.


"Objek wisata Bukit Layang memang masih alami. Sehingga menjadi tujuan wisata yang sangat potensial. Didukung faktor masyarakat sekitar yang sangat membantu, bagaimana objek wisata Bukit Layang dapat bangkit dan dikenal" jelasnya.


Kesadaran masyarakat sekitar untuk menjadikan Bukit Layang sebagai objek wisata yang potensial. Selain agar objek wisata itu dapat menjadi tujuan favorit wisata, juga dapat membangkitkan ekonomi masyarakat sekitar.




"Artinya, masyarakat sekitar lokasi objek Wisata Bukit Layang tentu akan menikmati hasil dari kerjasama mereka dengan pemerintah. Maupun hasil sesama masyarakat itu sendiri, menjadikan wisata tersebut benar - benar menjadi potensi wisata" sambungnya.


Titin mengungkapkan, Bukit Layang itu mempunyai sejarah tersendiri, yaitu disebut dengan Krio Agung. Hingga sekarang, dilokasi objek wisata Bukit Layang rutin dilakukan kegiatan yang berkaitan dengan sejarah Krio Agung. Baik dalam pemilihan ketua adat, maupun kesenian



"Nah, dengan potensi yang ada, pemerintahan sangat memperhatikan. Sehingga kita berharap adanya kegiatan adat dan seni dilokasi itu. Akan menarik wisatawan, baik lokal, luar daerah bahkan hingga mancanegara untuk datang ke Bukit Layang" jelas Titin.


Selain itu, tentunya dengan bantuan dan dukungan dari masyarakat dan pemerintah, kegiatan dilokasi objek wisata Bukit Layang akan cepat dibangun. (MJ)
Share:

Senin, 13 Januari 2020

Profil Camat Rupit Deni Andri, S.Kom, M.Si





DATA DIRI : 
1. Nama : Deni Andri, S.Kom, M.Si
2.  Tempat Tanggal Lahir : Noman, 28 Juli 1978
3. Pangkat/Gol. Ruang : Pembina Tk. I / IV.b


RIWAYAT JABATAN : 
1. Kasi Pemerintahan Kelurahan Bangun Jaya
2. Kasubid Pemeliharaan & Penyajian Informasi BKD
3. Kasi Kes. & Pelayanan Umum Kec. STL Ulu Teras
4. Kasi Kesejahteraan Sosial Kecamatan STL Ulu Terawas
5. Kasi Pemerintahan Kecamatan Selangit
6. Kasubag Tatalaksana Bagian Organisasi
7. Kabag Keuangan Sekretaris DPRD
8. Sekretaris Pol PP
9. Sekretaris Dispora
10.Camat Rupit (Sekarang)


RIWAYAT PENDIDIKAN : 
1. SD : SD Negeri Noman
2. SMP :MTs Negeri Lubuklinggau
3. SMA : MAN 2 Curup
4. S-1 : STMIK Bina Darmar
5. S-2 : Universitas Bengkulu


PENDIDIKAN PELATIHAN KEPEMIMPINAN STRUKTURAL : 
1. PIM IV : Pemkab Musi Rawas dan Bandiklat Prov. Sumsel
2. PIM III : BANDIKLAT KEMENDAGRI

PENGALAMAN ORGANISASI 
1. Ketua Karang Taruna Kaliserayu
2. Wakil Ketua I GP Anshor Musi Rawas
3. Wakil Bendahara KNPI Musi Rawas

Share:

DPMD-P3A Gelar Rakor. Hj Gusti Rohmani : Tahun 2019 DPMD-P3A Banyak Cetak Prestasi




MURATARA MSM.COM - Sebagai bentuk evaluasi dari capaian kegiatan tahun 2019. Serta peningkatan kinerja di tahun 2020, DPMD-P3A Kabupaten Muratara menggelar rapat staf di kantor DPMD-P3A, Senin (13/1).


Kepala DPMD-P3A, Hj Gusti Rohmani mengatakan, rapat itu digelar bertujuan agar di tahun 2020 ini jangan sampai ada kegiatan yang tidak terkoordinir dengan baik. Sehingga satu kegiatan dengan kegiatan lainnya perbidang kegiatan tidak saling bertabrakan dan terencana dengan baik.


"Tahun lalu DPMD-P3A banyak mencetak prestasi. Diantaranya untuk pertama kalinya KLA mendapat 2 penghargaan dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia Kementerian Pemberdayaan Perempuan" ujarnya.



"Tahun lalu DPMD-P3A banyak mencetak prestasi. Diantaranya untuk pertama kalinya KLA mendapat 2 penghargaan dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia" kata Hj Gusti Rohmani.


Dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan mendapat predikat pertama. Pada bulan Bakti Gotong Royong meraih juara pertama tingkat provinsi. Sementara untuk IGT meraih juara 2 tingka provinsi. Pada lomba desa, menjadi juara harapan.



"Kita berharap ditahun ini, jangan sampai ada penurunan prestasi. Kalu bisa meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Kita tentu bangga dengan prestasi itu, namun prestasi yang sudah diraih tidak luput dari kekompakan dan kegigihan dari para staf" tukasnya. (MJ)
Share:

Peduli Korban Bencana Alam. Tagana - Dinsos Lakukan Penggalangan Dana




MURATARA MSM.COM - Musibah banjir bandang dan tanah longsor yang menimpa tiga kabupaten yakni Kabupaten Lahat, Empat Lawang dan Pagar Alam, mengundang simpati dan kepedulian. Berbagai bantuan diberikan untuk membantu korban banjir.


Tak terkecuali di Kabupaten Muratara. Puluhan anggota Tagana dari Dinas Sosial melakukan penggalangan dana untuk korban banjir di Lahat. Penggalangan dana di lakukan di jalinsum, Senin (13/1).


Kepala Dinas Sosial Kabupaten Muratara, Zainal Arifin. Melalui Kabid Perlindungan Sosial dan Bencana Alam Subriyanhar menjelaskan, penggalangan dana dilakukan untuk membantu korban bencana alam di Kabupaten Lahat, Empat Lawang dan Pagar Agalam.


"Penggalanan dana ini dilakukan atas instruksi dari Kepala Dinsos Muratara. Ada sekitar 70 orang anggota Tagana yang mengikuti bakti sosial penggalanan dana itu" terang Subriyanhar.


Ia menambahkan, berapapun hasil dari penggalangan dana. Akan disalurkan ke pihak korban. Yang pasti, penggalangan dana ini merupakan bentuk kepedulian sosial dari Dinsos Muratara terhadap musibah yang terjadi di wilayah kabupaten tetangga.


"Ini merupakan hari pertama penggalangan dana. Direncanakan akan berlangsung selama tiga hari sampai 15 Januari 2020 nanti. Semua hasil penggalangan dana ini akan dilaporkan ke Kepala Dinsos" ucapnya.


Dia berharap, bantuan dari penggalangan dana ini nantinya dapat meringakan beban bagi warga yang terkena musibah. (MJ)
Share:

Gelar Musrenbang Tingkat Kelurahan Pasar Surulangun. Lurah Berharap Usulan Dikabulkan




RAWAS ULU MSM.COM - Beberapa usulan disepakati menjadi usulan prioritas pembangunan dalam Musrenbang Tahun 2020, tingkat Kelurahan Pasar Surulangun, Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Muratara, Sabtu (11/1).


Musrenbang yang dimulai sekitar pukul 14.00 WIB, berlangsung di Kantor Kelurahan Pasar Surulangun. Dihadiri Camat Rawas Ulu Abdul Kadir, dan Lurah Pasar Surulangun Abdullah. B.


Selain itu, hadir juga seluruh ketua RT/RW dalam wilayah Kelurahan Pasar Surulangun, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan tamu undangan lainnya.




"Ada beberapa usulan yang akan diajukan ke tingkat Kabupaten. Diantaranya, pembangunan sport center, lapangan volly ball dan lapangan futsat" kata Abdullah. B.


Dia menambahkan, usulan lainnya antara lain Balai Kelurahan, siring induk dan trotoal serta jalan lingkar sepanjang 1.400 meter. Untuk bidang olahraga ditambah dengan pembuatan lapangan volly di Kebun Duku RT.10 Pasar Surulangun.


"Kita berharap usulan dapat dikabulkan dalam rangka memajukan Kelurahan Pasar Surulangun" tutup Lurah. (ZIL)
Share:

Minggu, 12 Januari 2020

Rutin Lakukan Patroli Cipta Kondisi. Polres Muratara Berikan Jaminan Keamanan Kepada Pengendara






MURATARA MSM.COM-Bagi masyarakat pengguna jalan di sepanjang Jalan Lintas Sumatera, Kabupaten Muratara, diminta agar tetap berhati hati dalam berkendara.


Guna menjamin keamanan dan kenyamanan para pengendara yang melintas, Polres Muratara rutin melaksanakan kegiatan cipta kondisi di sepanjang Jalinsum.


Kapolres Muratara AKBP Adi Witanto melalui Kabag Ops Polres Muratara Kompol Hermansyah, Minggu (12/1) mengungkapkan. Selain melaksanakan razia rutin cipta kondisi, pihaknya juga gencar melakukan sosialisasi dan patroli rutin di sepanjang Jalan lintas provinsi itu.


Masyarakat diminta agar tidak sungkan sungkan meminta bantuan atau melapor ke petugas, jika menemukan kendala di sepanjang Jalinsum Muratara. "Selain razia rutin kita juga sosialisasi ke pengguna jalan dan siap membantu jika ada masyarakat yang terkendala," timpalnya.


Kompol Hermansyah, mengungkapkan kegiatan cipta kondisi akan terus ditingkatkan di waktu-waktu rawan, maupun di hari libur. Pihaknya meminta pengguna Jalinsum agar tetap berhati hati, karena posisi jalan yang lurus tanpa hambatan di Jalinsum Muratara, sering mengakibatkan pengguna jalan mengantuk.


"Harus tetap hati-hati kalau berkendara, pastikan kondisi kendaraan dan tubuh maksimal. Kalau ada kendala jangan sungkan minta bantuan petugas di lapangan dan ke kantor Polsek di sepanjang jalan lintas mulai dari pintu gerbang kabupaten muratata Polsek Karang jaya kec. Karang Jaya, Polres Muratara desa noman Kec. Muara rupit, Polsek Muara rupit kec. Muara Rupit  dan terakhir Polsek Rawas ulu Kec. Rawas ulu.
Kami siap membantu untuk menjaga keamanan dan arus lalulintas sepanjang Jalinsum," imbuhnya. 


Informasi di himpun, Sabtu (11/1) pukul 11.00 WIB, seorang petugas Polres Muratara dari Polsek Karang Jaya, Brigpol Nicko, terpantau membantu pengguna jalan yang mengalami pecah ban, di desa terusan, karang Jaya, Kabupaten Muratara.


"Kami membantu mengatur lalu lintas dan juga membuat rasa nyaman kepada masyarakat. Sekaligus menyampaikan pesan-pesan Khamtibmas, agar berhati saat berkendara," ucap Brigpol Nicko.


Sementara itu, Herman pengguna Jalinsum menggaku, saat ini masyarakat sangat nyaman ketika melintas karena banyak  anggota Polisi yang melakukan patroli. "Sangat beda sekarang sejak ada Polres di Muratara, Jalinsum semakin aman," bebernya.


Dia mengungkapkan, kondisi keamanan di sepanjang Jalinsum, memang menjadi wajah bagi Kabupaten Muratara. Karena banyak pengguna jalan yang berasal dari luar daerah. "kalau Jalinsum sudah aman, tentunya banyak orang dari luar daerah mau melintas ke Muratara," tutupnya.(MJ)
Share:

Sabtu, 11 Januari 2020

11 Perangkat Desa Sukomoro Dilantik. Camat Rawas Ulu Berikan Apresiasi





RAWAS ULU MSM.COM - Kepala Desa Sukomoro, Fathurrahman melantik dan mengambil sumpah 11 orang perangkat Desa Sukomoro, di gedung KUD Desa Sukomoro, Jumat (10/1).


Pelantikan yang dimulai dengan  menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan pembacaan SK Kades Sukomoro Nomor 1 Tahun 2020 tertanggal 4 Januari 2020 tentang pengangkatan perangkat Desa Sukomoro.

"Selamat kepada perangkat desa yang dilantik. Semoga dapat menjalankan tugas dengan baik sesuai dengan sumpah jabatan dihadapan kita semua" ucap Fathurrahman.

Dia membeberkan, di Desa Sukomoro, masih begitu banyak pekerjaan berat yang menanti. Baik pembangunan fisik, pendidikan, agama, sumberdaya maupun kekompakan.

Dengan begitu, ia mengajak kepada seluruh masyarkaat untuk bekerjasama dan dukungan. "Sebab, kami tidak mampu melakakan berbagai program jika tanpa kerjasama dan dukungan dari masyarakat" sambung Kades.

Dirinya juga mengingatkan perangkat desa yang baru dilantik, untuk menjalankan tugas dengan penuh semangat, ikhlas, sabar, berjiwa besar sekaligus menjadi pribadi yang tegas.


Ditempat yang sama, Camat Rawas Ulu Abdul Kadir memberikan apresiasi, dengan regulasi yang pertama di Sukomoro telah dilaksanakan yang merupakan program Camat Rawas Ulu. Kendati demikian, ia meminta untuk terus berbenah demi kemajuan Desa Sukomoro.

"Ibu - ibu PKK selalu aktif dalam menjalan tugasnya. Sehingga ketika ada perlombaan sudah siap" tukas Abdul Kadir.


Pelantikan yang dimulai sekira pukul 14.30 WIB, dihadiri Camat Rawas Ulu Abdul Kadir, Kasi PMD Muslim, Kasi Trantib ARodie, anggota Koramil, Polsek, dan KUA Rawas Ulu. Selain itu hadir pula ketua BPD Desa Sukomoro, ibu PKK dan tamu undangan lainnya. (ZIL)
Share:

Polres Muratara Rutin Laksanakan Cipta Kondisi




MURATARA MSM.COM - Guna melakukan cipta kondisi, Polres Muratara rutin melakukan razia cipta kondisi. Seperti yang dilakukan Jumat (10/1) di depan Polres Muratara .


Kapolres Muratara, AKBP Adi Witanto melalui Kabag Ops. Polres Muratara, Kompol Hermansyah, memimpin pelaksanaan razia rutin cipta kondisi.


"Razia ini dilakukan untuk cipta kondisi, terutama disepanjang Jalinsum. Dan dilakukan rutin setiap hari di depan Polres Muratara" kata Kompol Hermansyah.


Dia mengungkapkan, tidak hanya melaksanakan cipta kondisi. Tetapi juga melakukan penetrasi peningkatan Kamtibmas pada jam - jam rawan dan hari libur.


"Nah, setiap Sabtu - Minggu kita akan razia. Termasuk hari libu nasional. Itu untuk antisipasi aksi kriminalitas sekaligus cipta kondisi di Muratara" tukasnya. (MJ)
Share:

Kamis, 09 Januari 2020

Polres Muratara Gelar Apel Siaga Darurat Bencana




MURATARA MSM.COM- Apel siaga  darurat bencana banjir dan longsor digelar Polres Muratara bekerjasama dengan Pemkab Muratara, Kamis (9/1). Di halaman kantor Bupati Muratara.


Kapolres Muratara AKBP Adi Witanto menjelaskan, apel ini dalam rangka menghadapi kemungkinan terjadinya bencana di wilayah Kabupaten Muratara.

Apalagi, intensitas cuaca semakin meningkat, sehingga ancaman bencana perlu ditangani secara komprehensif, multi sektor, terpadu dan terkoordinasi.

"Apel ini kita menyiapkan sarana dan prasarana, serta sumber daya manusia dalam penanggulangan maupun penanganan bencana alam," kata Kapolres.

Ia berharap kesiapan pemerintah daerah, TNI, Polri dan berbagai komponen masyarakat dalam mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan apabila terjadi bencana.

Kapolres meminta seluruh pihak terkait untuk memberikan sosialisasi informasi kepada warga, khusunya masyarakat yang berada di kawasan rawan bencana.

"Dengan sosialisasi maka masyarakat akan memahami apa-apa yang harus dilakukan apabila sewaktu-waktu terjadi bencana," katanya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Muratara Syarmidi mengatakan, penanggulangan bencana alam bukan hanya tugas pemerintah daerah.

Tanggap bencana merupakan panggilan kemanusiaan yang menjadi tanggung jawab bersama, baik pemerintah, TNI, Polri, SAR, maupun elemen masyarakat.

"Kita tidak boleh lengah dengan kondisi ini, sekalipun saat ini berada pada kondisi aman, tapi perlu diantisipasi juga," katanya.

Kesiapan penanganan bencana yang tepat diharapkan dapat meminimalkan jumlah korban, baik jiwa maupun materil saat terjadi bencana alam.

"Kita semua harus siap siaga, karena bencana alam ini bisa datang kapan saja, kadang secara mendadak," ujar Syarmidi.(MJ)
Share:

KPU Muratara Gelar Rakor Pembentukan Badan Ad-hoc




MURATARA MSM.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Muratara, menggelar rapat koordinasi pembentukan Badan ad-hoc. Terdiri dari PPK, PPS dan KPPS pada pemilihan Bupati-Wakil Bupati Muratara 2020.


Rakor yang digelar Kamis (9/1) di aula Siti Rahma Kecamatan Rupit. Dihadiri Kapolres Muratara Adi Witanto diwakili Wakapores Josy, Kepala BNNK Gunadi, Kesbangpol, Dirut RSUD Rupit, para OPD dan tamu undangan lainnya.


Ketua KPU Muratara, Agus Maryanto melalui Divisi SDM dan Parmas, Nety Herawati mengatakan, dalam pembentukan Badan ad-hoc. Banyak sekali keterkaitan dengan instansi terkait.


"Untuk itu, kita berharap kepada instansi - instansi terkait dalam pembentukan Badan ad-hoc ini, untuk kerjasamanya. Diantaranya Polres, Dinkes, Kesbangpol, Diknas, BNK dan instansi lainnya" kata Nety.



Kerjasama itu, seperti pada Polres menyangkut persyaratan SKCK. Dinkes, untuk surat keterangan kesehatan. Sementara di Kesbangpol, terkait calon peserta apakah terlibat di parpol atau tidak.


"Di dari Dinas Kesehatan, diantaranya  legalisir ijazah. BNK tentang narkoba, apakah calon terlibat narkoba ataukah tidak. Begitu juga dengan Kabag Hukum terkait dengan SK dari Sekretariat dari PPK" papar Nety.


Berdasarkan PKPU Nomor 13 Tahun 2017, Pasal 18 ayat 1. Syarat - syarat untuk  menjadi PPK, PPS dan KPPS diantaranya, selain harus berwarga negara Indonesia, pelamar berusia paling rendah 17 tahun.


Calon pelamar berdomisili di wilayah kerja, setia kepada Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhineka Tunggal Ika, dan cita - cita proklamasi 17 Agustus 1945. Mempunyai integritas, pribadi yang kuat, jujur dan adil. (MJ)
Share:

10 Kecamatan Menerima Bantuan Bus Oprasional




MUSI RAWAS MSM.COM-Komitmen Pemerintah Kabupaten Musi Rawas dalam menunjang fasilitas pendidikan yang ada di Kabupaten Musi Rawas, hari ini senin (6/1) Bupati H Hendra Gunawan (H2G) menyerahkan 10 unit kendaraan operasional Bus Sekolah kepada 10 Kecamatan Di Kabupaten Musi Rawas.


Penyerahan ditandai dengan penandatangan Berita Acara Serah Terima Bus Sekolah kepada Kepala Dinas Pendidikan Musi Rawas. Sementara kunci Bus diserahkan kepada Camat dari 10 Kecamatan. Turut hadir Wakil Bupati Hj Suwarti dan unsur Forkompinda Kabupaten Musi Rawas.

“Saya harap, bus sekolah ini digunakan sesuai peruntukkannya dan benar-benar bermanfaat bagi anak-anak sekolah yang ada di 10 Kecamatan Kabupaten Musi Rawas. Ditargetkan dalam tahun ini juga akan ada penambahan 4 bus sekolah agar setiap kecamatan semuanya mendapatkan fasilitas bus sekolah, ” ujar Bupati H2G usai menyerahkan secara simbolis.

Adapun 10 kecamatan yang menerima bantuan bus sekolah diantaranya, Kecamatan Muara Lakitan, Muara Kelingi, Tuah negeri, BTS Ulu Cecar, Sumber Harta, Jayaloka, STL Ulu Terawas, Selangit, Megang Sakti dan Kecamatan Tugumulyo.(LEO)
Share:

Rabu, 08 Januari 2020

Iklan Ucapan


Share:

Iklan Ucapan


Share:

Iklan Ucapan


Share:

Iklan Ucapan


Share:

Iklan Ucapan


Share:

Iklan Ucapan

Share:

Iklan Ucapan


Share:

Iklan Ucapan


Share:

BPBD Gelar Rakor Apel Siaga Darurat Bencana



MURATARA MSM.COM- Badan Penunggalan Bencana Daerah(BPBD) Kabupaten Muratara menggelar Rapat Koordinasi Persiapan Apel Siaga Darurat bencana banjir dan longsor, Rabu. (8/1) di Auditorium setda Muratara

Rapat tersebut juga dihadiri, Sekda Muratara Alwi Roham, Kapolres Muratara AKBP Adi Witanto, Perwakilan Kodim 0406/MLM, Basarnas, Kepala OPD berseta Camat

Kepala BPBD Muratara Syarmidi dalam sambutannya mengatakan bahwa rapat dilaksanakan dengan agenda persiapan pelaksaan apel siaga darurat bencana banjir dan longsor di tahun 2020

"Hari ini rapat persiapan, dan besok(hari ini) kita akan menggelar apel siaga darurat bencana banjir dan longsor di halaman pemkab Muratara" kata Syarmidi

Syarmidi menjabarkan untuk ancaman bencana banjir dan longsor di Muratara ada beberapa wilayah, wilayah titik longsor berada di kecamatan karang jaya dan kecamatan ulu rawas

"Kalau longsor ada di dua wilayah kecamatan, namun banjir itu ada di tiga kecamatan, yaitu rawas ilir, karang dapo dan Rupit" jabarnya

Sementara itu, Kapolres Muratara AKBP Adi Witanto mengharapkan bencana banjir dan longsor tidak terjadi di Kabupaten Muratara, namun dia menegaskan bahwa kesiap siaagaan harus tetap dilakukan

"Kita berharap bencana itu tidak hadir, namun kesiapan haruslah tetap kita lakukan, dan bila agar sebagai abdi negara kita mampu membantu masyarakat dalam meminimalisir terjadinya korban jiwa dan korban harta benda" kata Kapolres

Dia menegaskan untuk kegiatan apes kesiap siaagaan, merupakan awal atau pentanda kesiap siaagaan bencana banjir dan longsor sudah mulai dilakukan

Sekda Muratara Alwi Roham, mengatakan musim penghujan di Muratara selalu terjadi banjir, namun dia mengharapkan banjir yang akan datang merupakan banjir kecil yang dapat disambut dengan gembira oleh masyarakat

"Banjir dimuratara ada dua macam, ada yang kecil dan ada yang besar, kita harapkan banjir yang akan datang itu banjir kecil, seperti dahulu saat kita masi kanak kanak, bila banjir kecil datang kita gembira dengan Lompat lompat dari dahan kayu ke sungai," kata sekda. (MJ)
Share:

Rata - Rata Sudah Bisa Baca Tulis. Muratara Tak Miliki Data Buta Huruf

Ilustrasi



MURATARA MSM.COM - Sejak terbentuknya Kabupaten  Muratara pada 2013 lalu hingga saat ini belum memiliki data masyarakat buta hurup.

Hal itu diakui oleh, Kabid Paud Dinas Pendidikan Kabupaten Muratara, Yuli Andriyani melalui Kasi Kelembagaan Disdik Muratara M. Mustopa menjelaskan, bahwa sampai saat ini pihaknya belum memiliki data warga buta hurup.

"Jika jumblah warga putus sekolah kami punya. Tapi warga buta hurup kami tidak ada," kata Mustopa.

Disinggung mengenai anak-anak putus sekolah apakah ada yang buta hurup dirinya membantah. Bahwa setiap warga yang putus sekolah tingkat SD, SMP maupun SMA rata-rata sudah bisa baca tulis.

"Sedangkan didesa-desa saat ini tidak ada lagi warga yang tidak menginyam pendidikan. Jadi tidak ada lagi warga buta hurup," jelas ia.

Sedangkan salah seorang warga desa Bukit Langkap, Kecamatan Karang Jaya, Haidir saat dimintai keterangan dikampungnya ada warga yang buta hurup membenarkan masih ada.

"Setahu saya masih ada warga yang buta hurup (tidak bisa baca tulis.red). Setahu saya ada satu orang umurnya sudah tua sekitar 50 tahun. Mungkin masih ada lagi, atau didesa lain saya tidak tahu jelas," tutupnya. (MJ)
Share:

Berikan Kesadaran Hukum Bagi Pengendara, Polres Muratara Gencar Lakukan Sosialisasi



MURATARA MSM.COM - Polres Muratara, gencar melakukan sosialisasi kesadaran hukum dalam berkendaraan. Bahkan dalam satu hari, tiga kali jajaran Polres memberikan sosialisasi kepada pengendaraan yang melintas.



Seperti yang dilakukan Polres Muratara, Rabu (8/1), yang dilakukan di depan Polres Muratara. bahkan, Polres memperketat pengawasan di sepanjang jalan lintas sumatera.


Kapolres Muratara, AKBP Adi Witanto mengingatkan, pentingnya perlengkapan dalam berkendaraan. Sebab, disepanjang Jalinsum, banyak kendaraan besar. Seperti bus dan kendaraan lainnya yang melintas.


"Sepeda motor harus ada lampu dan kaca spion. Perlengkakan itu, perlu dipakai untuk keselamatan pengendara sendiri" terang AKBP Adi Witanto.


Dia mengungkapkan,tujuan pengetatan pengawasan di sepanjang Jalinsum. Tentunya meningkatkan kesadaran hukum bagi masyarakat.

"Selain melakukan pengawasan pengendara, Polres Muratara juga melakukan sosialisasi keliling ke sekolah - sekolah di Muratara secara berkala" tukasnya. (MJ)
Share:

Selasa, 07 Januari 2020

Lakukan Penanaman Ratusan Pohon.Polri Peduli Penghijauan, Polres Muratara Peduli Kehidupan






MURATARA MSM.COM-Kapolres Muratara, AKBP Adi Witanto bersama Ketua Bhayangkari Muratara Ny. Indah Normaya. Beserta jajarannya melakukan aksi penanaman ratusan  pohon di lahan Mako Polres Muratara, Selasa (7/1).


Kapolres Muratara AKBP Adi Witanto, penanam pohon dilakukan untuk penghijauan di lingkungan Polres Muratara. Selain itu juga, aksi penanaman pohon tersebut merupakan salah satu kegiatan untuk meminimalisir terjadinya bencana alam longsor dan banjir.



Dia mengungkapkan, pohon yang akan ditanam ada sekitar 500 pohon di Mako Polres Muratara. Sisanya masing - masing akan ditanam di Mako Polres di Karang Anyar, serta disetiap Polsek di Muratara.


“Aksi penanaman pohon ini pada hari ini  serentak diwilayah polda sumsel dan untuk penanaman  secara nasional  10 Januari nnati  ” ujar AKBP Adi Witanto.




Ia menegaskan, aksi penanaman pohon yang dilakukan oleh jajarannya tersebut merupakan implementasi dari arahan Kapolri yang menyerukan jajaran Kepolisian di seluruh Indonesia untuk melakukan aksi penanaman pohon dalam rangka pelestarian  lingkungan hidup bagi kesinambungan masa depan dan dapat dinikmati oleh masyarakat. (MJ)
Share:

Senin, 06 Januari 2020

Mutasi Kembali Dilakukan. Sekda Lantik Pejabat Di Lingkungan Pemkab Muratara





MURATARA MSM.COM - Pelantikan dan mutasi jabatan ASN, Pemkab Muratara. Kali ini terhadap pejabat administrator sebanyak 2 orang, pengawas 17 orang, dan pejabat fungsional 1 orang


Pelantikan dilakukan langsung oleh Bupati Muratara, HM Syarif Hidayat, melalui Sekretaris Daerah (Sekda), Alwi Roham. Di auditorium lantai 2 Setda Muratara, Senin (6/1).


Dalam sambutannya, Alwi Roham mengatakan, pelantikan yang dilakukan dalam rangka pemberdayaan SDM yang ada di Kabupaten Muratara. Selain itu juga, untuk kepentingan OPD dilingkup Pemerintah Kabupaten Muratara.


Dikatakan Sekda, proses mutasi pejabat ASN, memerlukan proses yang cukup panjang. "Walaupun ini sedikit, kami dari Baperjakat atas perintah dari Bupati Muratara" ucap Sekda.



Dengan dilantiknya para pejabat, diharapkan dapat menjalankan tugas dan fungsi dengan baik. "Kepada yang baru dilantik, agar selaluu mengedepankan  semangat dan disiplin yang tinggi dalam melaksanakan tugas yang diamanahkan" sambung Sekda.


Lebih jauh dikatakan Sekda, pelantikan dan mutasi merupakan kegiatan OPD untuk pemantapan dan peningkatan pelayan publik dalam kinerja OPD. Terutama, percepatan pelaksanaan program prioritas pembangunan, sekaligus sebagai pola pembinaan karir pegawai.


Dia mengatakan, pengembangan karir pegawai, tugasnya bukan hanya melakukan pengawasan saja. Tetapi lebih dari itu, dapat melakukan pembenahan lingkungan OPD sebagai penyelenggara tugas dan pelayan publik.


"Selamat kepada para pejabat yang dapat promosi, dan yakin mereka dapat menunjukkan prestasi yang baik. Semoga saudara dapat menyesuaikan diri ditempat kerja yang baru" ucap Sekda.


Sekda meminta kepada semua yang dilantik, dapat menunjukkan kerja secara profesional, dedikasi, loyalitas dengan mengoptimalkan semua tugas yang diberikan. (MJ)
Share:

Terhitung 8 Januari 2020 Dilarang Lakukan Rotasi dan Mutasi. Bawaslu Muratara Sampaikan Imbauan





MURATARA MSM.COM - Sesuai dengan Undang - Undang Nomor 16 Tahun 2016, tentang larangan penggantian pejabat enam bulan sebelum penetapan pencalonan. Bawaslu Kabupaten Muratara, telah menyampaikan himbauan.


"Iya, tanggal 12 Desember 2019 himbauan telah kita sampaikan kepada Bupati, Wakil Bupati dan Sekda Muratara" kata Ketua Bawaslu Muratara, Munawir, Senin (6/1).


Inti himbauan itu, sambung Munawir, tidak boleh melakukan rotasi dan mutasi jabatan.  Terhitung sejak  8 Januari 2019.


Dia menjelaskan, himbauan itu sesuai dengan bunyi Undang - Undang Nomor 16 Tahun 2016 Pasal 71 ayat 2 yang menyatakan, Gubernur atau Wakil Gubernur, Bupati atau Wakil Bupati, dan Walikota atau Walikota dilarang untuk melakukan penggantian pejabat enam bulan sebelum tanggal penetapan pasangan calon sampai dengan akhir masa jabatan, kecuali mendapat persetujuan tertulis dari Menteri.



"Berkenaan dengan hal itu, maka Bawaslu Kabupaten Muratara mengingatkan kepada Kepala Daerah agar mematuhi ketentuan dan preundang-undangan yang berlaku" kata Munawir. (MJ)
Share:

Pilih Ketua Umum. HPP Muratara PCI Jambi Sukses Gelar Muscab Ke-1




MURATARA MSM.COM - Kupek Fitriya ditetapkan secara aklamasi sebagai ketua umum Himpunan Pemuda Perantau (HPP) Muratara PCI Jambi Periode 2020-2021 . Pada Muscab HPP ke-1 Muratara, pimpinan Cabang Istimewa Jambi, di Surulangun, Minggu (5/1).


Muscab dihadiri pimpinan perwakilan Pusat HPP Muratara, Ketua PCI Jambi Biansyah, dan anggota HPP yang merantau di provinsi Jambi. Muscab dibuka oleh pimpinan Pusat HPP Muratara.


Sandyka Buana sukses memimpin sidang. Muscab sendiri diisi oleh Laporan Pertanggungjawaban dan dinyatakan demisioner oleh pimpinan sidang.


"Semoga HPP Muratara PCI Jambi, menjadi lebih baik dan semakin erat jalinan tali silaturahmi. Selain itu, dengan kepengurusan yang baru ini, dapat mengejar target yang belum dicapai" kata Biansyah.


Sementara, Ketua HPP Muratara PCI Jambi, Kupek Fitriya usai ditetapkan menjadi ketua umum, memaparkan visi selama kepemimpinannya. Yakni Setahun mengabdi, Seumur Hidup Berkontribusi.


Dengan misi mewujudkan HPP Muratara yang lebih bersinergi, pengkaderan yang berkarakter, koordinasian yang lebih taat konstitusi dan administrasi. Selain itu, selepas Muscab ini, akan melaksanakan konsolidasi dan menyiapkan pelantikannya sekaligus melaksanakan pelatihan kader ke-1.


"Dengan harapan, HPP Muratara menjadi organisasi yang mampu menjawab persoalan pemuda pemudi yang merantau di luar daerah dan semakin luar biasa. Untuk t erus melanjutkan estafet perjuangan dan pengkaderan" ujarnya. (AA)
Share:

Minggu, 05 Januari 2020

Tak Pernah Diperbaiki Sejak 2014. Jalan Desa Aringin Alami Kerusakan Parah





MURATARA MSM.COM-Jalan Desa Aringin, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Muratara mengalami kerusakan parah. Kerusakan parah sepanjang beberapa kilometer, mulai dari gerbang desa Aringin. Membuat warga yang melintas mesti ekstra hati - hari.

"Panjang jalan yang rusak diperkirakan dua hingga 4 km. Jalan itu rusak semua" tutur Abdul Manan, tokoh masyarakat Desa Aringin, Sabtu (4/1).


Dia menuturkan, kerusakan terjadi berupa banyaknya lobang yang menganga dengan diameter yang cukup lumayan. Ditambah dengan jalan sendiri yang sudah mengalami pecah - pecah. Jalan itu belum pernah diperbaiki sejak 2014. "Kami berharap, jalan tersebut ditingkatkan pembangunannya" ucap Abdul Manan.


Rosla, warga desa yang sama mengatakan, jalan desa terakhir diperbaiki pada 2014. Hingga awal 2020 ini, perbaikan belum juga dilakukan. Padahal jalan akses vital untuk kelancaran aktivitas warga.

"Apalagi jika musim banjir, jika tidak hati dapat mengakibatkan kaki luka, dan tak jarang ban kendaraan pecah terkena lobang."Utaranya singkat. (MJ)
Share:

Jumat, 03 Januari 2020

Bupati Muratara Hadiri Peringatan HAB Ke-74 Kementerian Agama




RAWAS ULU MSM.COM - Bupati Muratara, HM Syarif Hidayat menghadiri Hari Amal Bakti (HAB) ke-74 Kementerian Agama RI Tahun 2020 tingkat Kabupaten Muratara, Jumat (3/1).


Peringatan HAB ke-74 Kementerian Agama RI dengan tema " Umat Rukun Indonesia Maju" berlangsung di MTs Negeri 1 Muratara, Desa Lesung Batu Muda Kecamatan Rawas Ulu.



Selain HM Syarif Hidayat, hadir pula Kepala Kemenag Muratara, H Ikhsan Baijuri. Dandim Letkol Inf. Aan Setiawan. Kapolres Muratara, AKBP Adiwitanto, Koramil rawas Ulu, Camat Rawas Ulu Abdul Kadir, para Kepala SKPD, toga, tomas, toda dan para tamu undangan lainnya.




Bupati Muratara, bertindak selaku pembina upacara. Sekaligus membacakan amanat Kementerian Agama RI.


"Sejalan dengan tema hari amal bakti, Saya mengajak seluruh jajaran Kementerian Agama di pusat dan di daerah. Agar menjadi agen perubahan dalam memperkuat kerukunan umat beragama yang  merupakan modal kita bersama untuk membangun negara dan menjaga integrasi nasional" kata Bupati.


Bupati menjelaskan, Kementerian Agama hadir untuk melindungi kepentingan agama dan semua pemeluk agama. Untuk itu, seluruh jajaran Kementerian Agama harus bisa mengaawal dan mengembangkan peran strategis Kementerian Agama secara konstektual ditengah masyarakat.



Ditegaskan Bupati, penguatan identitas keagamaan dan penguatan identitas kebangsaan tidak boleh dipisahkan, apalagi dipertentangkan. Tetapi harus dalam satu kotak untuk melahirkan moderasi beragama dan bernegara.

"Dalam negara Pancasila, siapapun dengan alasan apapun tidak diperkenankan melakukan propaganda, anti penindasan terhadap ajaran agama dan simbol - simbol keagamaan, menyiarkan agama engan paksaan, ujaran kebencian dan kekerasan terhadap pemeluk agama yang berbeda. Demikian pula kebijakan pemerintah tidak boleh bertentangan dengan kaidah agama dan ideologis negara" kata Bupati.


Masih kata Bupati, agama dan negara saling membutuhkan dan mengokokan untuk kebahagiaan manusia. Sejarah dunia sampai abad ke-20 hanya mengenal dua teori menyangkut hubungan agama dan negara. Yaitu teori integrasi penyatuan agama dengan negara dan teori sekularisme pemisahan agama dengan negara.


Kegiatan upacara HAB ke-74 Kementerian Agama RI, ditutup dengan pemberian tanda kehormatan Satyalencana Karya Satya kepada para pegawai Kementerian agama di Kabupaten Muratara. Penyematan penghargaan dan pemberian penghargaan langsung dilakukan oleh HM Syarif Hidayat. (MJ)
Share:

Rotasi Kembali Dilakukan. Bupati Muratara Lantik 9 ASN




MURATARA MSM.COM - Bupati Muratara HM Syarif Hidayat kembali merotasi Aparatur Negeri Sipil (ASN) di lingkungan Pemkab Muratara, Jum'at. (3/1). Dengan melantik 9 ASN.


Pelantikan yang berlangsung di auditorium lantai 2 Setda Muratara, terdiri dari Jabatan Pimpinan Tinggi, JPT Pratama, Jabatan Administrator dan Jabatan Pengawas.


Kesembilan ASN yang dilantik masing - masing, Erdius Lantang sebagai Kepala Dispora. Emilia sebagai Sekretaris Dinas LHP, Hasim sebagai Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan, Bambang Ardiansyah sebagai Kasubbid Anggaran III Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD),

Budiman sebagai Kasi Pembangunan Peningkatan Jalan dan Jembatan Dinas PUPR, Afrian Retnol sebagai Kasi Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Dinas PUPR, Toba Simanjuntak sebagai Kasubbid Pendataan dan Penilaian Bidang PBB Badan Pendapatan Daerah (Bapenda),

Adyta Dhea Pramita sebagai Auditor Pertama Inspektorat, Febri Mashudi Pranata sebagai Kasubbid Penagihan dan Keberatan Bidang Pajak Bapenda.


Dalam sambutan singkatnya usai melakukan pelantikan, Bupati mengingatkan bahwa sebagai ASN ada tiga hal yang pasti dilalui. Yakni mutasi, pensiun dan meninggal dunia. Sehingga Bupati meminta agar semua ASN menjalan hal tersebut.


"Mutasi itu hal biasa yang harus kita laksanakan sebagai ASN, jadi harus siapkan diri dan harus mampu bekerja dengan baik saat ditempatkan dimanapun" kata Bupati. (MJ)
Share:

Postingan Populer

Arsip Blog