Tuesday, February 25, 2020

Jelang Pilkada 2020, Kesbangpol Muratara Tingkatkan Antisipasi Dini




MURATARA MSM.COM - Kabupaten Muratara, merupakan salah satu daerah yang akan menggelar pesta demokrasi Pemilihan Bupati - Wakil Bupati pada 2020 ini.  Berkaitan dengan kelancaran pesta demokrasi itu, masalah keamanan dan ketertiban daerah, menjadi atensi khusus pemerintah daerah.



Demikian dikatakan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Muratara, Erwin Karim melalui Sekretaris, Kasir Masuli, Selasa (25/2). Ia menegaskan, Kesbangpol bekerja sama dengan instansi terkait termasuk intelijen guna mengantisipasi secara dini hal - hal yang tidak diinginkan.



Antisipasi itu, untuk mencium dan membaca hal - hal yang berpotensi menganggu kelancaran jalannya Pilkada. Baik itu pra, sedang ataupun sesudah Pilkada hingga pelantikan Bupati - wakil Bupati terpilih.



"Ini merupakan tugas kita. Dibawah naungan kita ada LSM sebagai mitra, ada lagi intelijen dan BAIS ataupun BNN dan pihak lain. Ynag paling itu dari kecamatan dan desa, tokoh masyarakat tetap kita upayakan untuk terus sosialisasikan agar Pilkada damai, jujur tanpa ada gejolak" paparnya.


Menurutnya, pernak - pernik kecil pasti ada. Untuk itu, antisipasi sedini mungkin untuk menghindarkan gejolak untuk menghindarkan masyarakat jangan sampai buta dengan politik.


Dirinya mengungkapkan, sejauh ini kondisi Kabupaten Muratara jelang kontestasi politik relatif aman. Hanya saja, ia menekankan sejumlah pihak, baik pemerintah daerah, termasuk pihak kemanan, bahkan seluruh elemen masyarakat tidak boleh lengah.  Antisipasi terjadinya konflik pada penentuan kepala daerah, harus dilakukan dengan terus memantau kondisi daerah.

Karena memang, menjaga keamanan daerah itu sangat penting. Termasuk bagaimana caranya menciptakan suasana pilkada 2020 ini tidak saling hina dan fitnah, agar masyarakat tidak resah nantinya, kata Kasir masuli saat ditemui diruang kerjanya selasa 25/2/2020

Menurutnya, kontestasi politik sangat rawan dan berkaitan erat dengan terjadinya konflik. Sebagai instansi yang berkaitan dengan hal itu, dipandang perlu adanya antisipasi dengan lebih mempertajam informasi yang lebih cepat serta akurat.

Tentunya, selain bekerja sama dengan TNI/Polri, kita juga harus merangkul masyarakat untuk mendapatkan informasi kondisi daerah. Pasang telinga dan pertajam informasi yang ada, tegasnya.


"Terutama kita punya kabid konplik dan juga kita punya intelinjen itu harus proaktif memantau dan disini kami tekankan kepada partai pengusung jangan sampai antara parpol yang pendukung para simpatisan ataupun anggota dan bentrok sering terjadi partai sama partai pedukung pendukung nya" ungkapnya.



 "Nah ini insyaallah kalau kita sosialisasikan dengan baik kesadaran berbangsa dan bernegara kesatuan bangsa dan kita juga memilih pemimpin kedepan ini yang lebih baik lagi bukan sekarang ini tidak baik sekarang baik tapi yang lebih baik lagi karna kita daerah baru dan masih banyak lagi hal hal yang perlu kita benahi dan yang belum tercover" tutupnya. (MJ)
Share:

Postingan Populer

Blog Archive