Selasa, 31 Maret 2020

Cegah Virus Covid-19. Muratara Lakukan Sterilisasi Terpadu Penyemprotan Disinfektan




MURATARA MSM.COM - Pencegahan penyebaran Virus Corona atau Covid-19, dilakukan Pemkab Muratara, dengan menyemprot Disinfektan  di wilayah ibu kota Kabupaten Muratara, dan sekitarnya.


Penyemprotan sterilisasi terpadu pada area publik, dilakukan usai menggelar Apel Kesiapsiagaan, di halaman kantor Bupati Muratara, Kelurahan Muara Rupit, Kecamatan Rupit, Selasa (31/3).


HM Syarif Hidayat, didampingi Ketua DPRD, Efriansyah, Kapolres Adiwitanto, Dandim MLM, Aan Setiawan, terjun langsung dalam kegiatan penyemprotan sterilisasi terpadu tersebut.


Penyemprotan disinfektan, sebagai upaya pencegahan virus mematikan tersebut, dilakukan atas kerjasama Pemkab Muratara, dengan TNI - Polri, serta melibatkan Damkar dan gabungan TRC Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muratara.




Titik lokasi penyemprotan disinfektan, dimulai dari areal SPBU Rupit. Dilanjutkan diareal jembatan Madang, jalan protokol ruas Jalinsum menuju RSUD Rupit dan Simpang BNI masuk ke Pasar Lawang Agung.


Penyemprotan disinfektan dilanjutkan diareal Jembatan Pelangi, areal perkantoran DPRD. Masuk Simpang Percetakan Mawar, ke Kampung Palembang dan berakhir di areal perkantoran Dinas Pertanian.


Sterilisasi terpadu menerjunkan 1 Ran Patroli Pengawal dan Rantis Water Canon dari Damkar, masing - masing berkapasitas 5 ribu dan 4 ribu liter. Selain itu 1 Ran Tanksi dari Dinas PU berkapasitas 500 liter.


1 Ran Tanki milik PT Dendi Marker berkapasitas 5 ribu liter, 1 Ran motor roda 3 milik pemerintah Kelurahan Muara Rupit. 1 Ran double kabin mesin semprot milik Damkar. Serta 1 mesin fogging dari Dinas Kesehatan. Kegiatan sterilisasi terpadu yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB, melibatkan 50 personil kepolisian, 20 personil TNI ditambah Pemkab Muratara sebanyak 55 personil.


Sebelumnya, pada apel Kesiapsiagaan, Bupati Muratara menyampaikan, bahwa sesuai petunjuk pemerintah pusat, sebagai upaya pencegahan penyebaran virus Covid-19. Maka dilakukan aksi penyemprotan disinfektan secara massal di seluruh Indonesia.


"Kita siap untuk melaksanakannya hari ini. Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu Muratara terhindar dari Virus Corona. Inilah bentuk kepedulian kita terhadap kesehatan masyarakat" kata Bupati. (MJ)
Share:

Minggu, 29 Maret 2020

Cegah Kepanikan Imbas Virus Corona. Disperidagkop Monitor Harga Di Pasar Lake





RANTAU JAYA MSM.COM - Ditengah merebaknya penyebaran Virus Corona atau Covid-19, Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kabupaten Muratara, melakukan monitoring di sejumlah pasar dalam Kabupaten Muratara.


Monitoring yang dilakukan guna mengantisipasi kenaikan harga sembilan bahan pokok (Sembako) dan barang subsidi lainnya. Seperti yang dilakukan Disperindagkop, Minggu (15/3) di Pasar Lake, Rantau Jaya, Kecamatan Karang Jaya.




Kepala Disperindagkop, H Syamsu Anwar melalui Kasi Ketersediaan Barang, Kaisar Akbar, bersama tim memantau langsung harga - harga kebutuhan pokok di pasar tradisional tersebut.


"Kegiatan monitoring ini, untuk mengontrol ketersediaan sembako yang ada di dalam pasar" ujar Kaisar Akbar, disela - sela kegiatan monitoring di Pasar Lake.

Dia mengungkapkan, setelah dilakukan pengececakan. Secara umum, sembako tidak mengalami kenaikan harga. Hanya saja dirinya mengakui, ada sejumlah komoditi yang mengalami kenaikan harga, seperti gula pasir.




"Saya menghimbau kepada para pedagang sembako. Agar stok yang ada di gudang tidak ditahan atau ditimbun. Karena setiap hari masyarakat memerlukan, dan harus dikeluarkan" ujarnya. 


Ia mengingatkan, akan ada sanksi yang diberikan. Jika para pedagang sengaja menimbun sembako. (MJ/ADV)
Share:

Sabtu, 28 Maret 2020

Pencegahan Covid-19. Karang Dapo Lakukan Penyemprotan Disinfektan



MURATARA MSM.COM - Upaya pencegahan penyebaran Virus Corona (Covid-19), dilakukan hingga ke tingkat kecamatan dan Desa. Jum'at (27/3), Pemerintah Kecamatan Karang Dapo, melakukan penyemprotan disinfektan serentak di seluruh desa dan kelurahan.


Camat Karang Dapo, Husin Haikal disela - sela kegiatan menyebut, kegiatan tersebut dilakukan bersama berbagai unsur, termasuk Danramil, Kapolsek Karang Dapo dan seluruh Kepala Desa.


Dia menjelaskan, penyebaran Covid-19 kian mengkhawatirkan. Upaya pencegahan harus segera dilakukan. Oleh sebab itu, penyemprotan dilukan diseluruh wilayah dalam kecamatan yang ia pimpin, meliputi delapan desa serta satu kelurahan.

"Kita lakukan penyemprotan Baycline bertentuk disinfektan diseluruh kecamatan Karang Dapo. Hal ini guna pencegahan penyebaran virus Covid-19" ujar Camat.

Ia mengungkapkan, upaya pencegahan juga mesti dilakukan oleh setiap individu. Dengan menjaga kebersihan, dan membiasakan pola hidup bersih. Dirinya pun menghimbau kepada seluruh masyarakat Karang Dapo, untuk menerapkan hal tersebut.

"Jaga kesehatan, pola makan dan harus berdiam diri di rumah selama 14 hari, sesuai himbauan pemerintah pusat. Bagi masyarakat yang baru pulang dari rantau, harus cek kesehatan di puskesmas terdekat. Pakaian juga harus dilepas dan dicuci dengan air panas" tutupnya. (MJ)
Share:

Cegah Penyebaran Covid-19. Disperindagkop Muratara Semprot Disinfektan Di Pasar Sumber Makmur



RAWAS ILIR MSM.COM - Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kabupaten Muratara, melakukan penyemprotan disinfektan di pasar tradisional, Sumber Makmur Kecamatan Rawas Ilir, Jum'at (13/3).


Selain penyemprotan disinfektan, Disperindagkop melakukan monitoring guna memantau harga sembako dan barang subsidi lainnya. Dari monitoring yang dilakukan, harga terpantau stabil, hanya gula pasir mengalami kenaikan harga.



Kepala Disperindagkop, H Syamsu Anwar, melalui Kabid Perdagangan, Safawi menjelaskan, penyemprotan cairan disinfektan tidak hanya dilakukan pada kantor pelayanan publik. Namun, dilakukan juga disejumlah pasar tradisional.


"Kita lakukan penyemprotan disinfektan di pasar Lima Puluh, Sumber Makmur ini dalam upaya pencegahan penyebaran virus Corona (Covid-19). Dengan menggandeng Dinas Kesehatan, terkait dengan teknis penyemprotan" kata Safawi.


Dia menjelaskan, dilakukannya penyemprotan disinfektan pada pasar tradisional. Mengingat pasar juga memiliki potensi menjadi tempat berkembangnya virus Covid-19, karena dikunjungi masyarakat umum.



Dalam penyemprotan disinfektan ini, pihaknya terlebih dahulu mengutamakan tempat - tempat yang basah dan lembab. Sebab, tempat - tempat tersebut rentan menjadi tempat bersarangnya virus.


Safawi mengungkapkan, penyemprotan disinfektan juga akan dilakukan disejumlah pasar dalam Kabupaten Muratara. "Namun untuk penyemprotan disinfektan dilakukan bergiliran, karena alat yang digunakan terbatas," ujarnya.(MJ/ADV)

Share:

Jumat, 27 Maret 2020

Keluarkan SE. Kemenag Muratara Sampaikan Himbauan Pelaksanaan Pencegahan Covid-19



MURATARA MSM.COM - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Muratara, mengeluarkan himbauan pelaksanaan pencegahan wabah Covid-19 pada kegiatan keagamaan di wilayah Kabupaten Muratara, Jum'at (27/3).

SE Nomor 078 Tahun 2020 dikeluarkan, sehubungan dengan antisipasi dan pencegahan infeksi virus corona pada area publik pada kegiatan keagamaan di wilayah Kabupaten Muratara.

SE yang ditandatangani Kepala Kemenag, H Ikhsan Baijuri, bertujuan sebagai tindak lanjut kesiapsiagaan menghadapi penyebaran corona virus disease. Mencegah, mengurangi penyebaran dan melindungi masyarakat serta untuk meminimalisasi penyebaran Covid-19, terutama dalam pelayanan umat di bidang keagamaan.

Ruang lingkup SE, memuat panduan untuk Ormas Keagamaan, Pimpinan Umat Beragama/Tokoh Agama, tokoh masyarakat, ketua FKUB dan seluruh pegawai dilingkungan Kemenag serta masyarakat secara luas.


Dalam SE itu juga, memuat ketentuan protokol pencegahan penyebaran Covid-19 pada Layanan Nikah di KUA, Layanan Nikah di Luar KUA, dan pada invidu masyarakat serta pada kegiatan keagamaan, area peribadatan, maupun area perkantoran.


Protokol pencegahan penyebaran Covid-19 pada layanan Nikah di KUA dengan ketentuan, jumlah orang yang mengikuti proses anak nikah dalam satu ruangan tidak boleh lebih dari 10 orang.

Calon pengantin (Catin) dan anggota keluarga, harus membasuh tangan dengan sabun atau hand sanitizer dan menggunakan masker saat mengikuti prosesi akad nikah. Begitu juga dengan petugas, wali nikah dan mempelai pria menggunakan sarung tangan dan juga masker saat prosesi ijab kabul.


Sementara poin - poin protokol pencegahan penyebaran Covid-19 pada layanan nikah di luar KUA juga sama. Hanya saja, ruangan tempat prosesi akad nikah di area terbuka atau ruang berventilasi. Serta menunda pelaksanaan resepsi pernikahan.

Untuk protokol pencegahan penyebaran Covid-19 pada individu dan masyarakat serta pada kegiatan keagamaan, area periabadatan maupun area perkantoran dilakukan dengan memperkuat keimanan kepada Allah SWT, dengan memperbanyak zikir, berdoa, istigfar dan sholawat.


Selalu menjaga kebersihan diri, sering mencuci tangan dengan sabun, untuk mengurangi resiko penularan dari orang lain. Menunda kegiatan yang mengumpulkan massa. Menyediakan pencuci tangan dipintu masuk perkantoran serta tempat ibadah.


Penyuluh agama diminta untuk melakukan koordinasi dengan pemerintah Desa binaan dan pengurus rumah ibadah, agar membersihkan karpet untuk kemudian disimpan atau tidak digunakan untuk sementara waktu.


Jamaah juga dihimbau untuk membawa perlengkapan pribadi saat akan melaksanakan ibadah di tempat - tempat ibadah. Dalam SE itu juga ada ketentuan pelaksanaan pengurusan jenazah,  sholat jenazah dan penguburan jenazah pasien Covid-19. (MJ)
Share:

Cegah Penyebaran Covid-19, Polres Lubuklinggau Siapkan Ruang khusus




 LUBUK LINGGAU MSM.COM- Polres Lubuklinggau, Sumatera Selatan (Sumsel) siapkan ruang khusus disinfektan untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19) di lingkungan Polres Lubuklinggau (26/03/2020).

Menurut Kapolres Lubuklinggau, AKBP Mustofa, ruang khusus tersebut berupa bilik tertutup yang disipakan fasilitas berupa kipas air berisi cairan disinfektan untuk membunuh virus dan bakteri di bagian luar tubuh.

“Biliknya sederhana, hanya tenda yang ditutup plastik dengan dilengkapi kipas air berisikan cairan disinfektan. Setiap Personel Polres Lubuklinggau yang akan masuk dan pulang dari kantor, wajib masuk ke bilik tersebut untuk disterilkan dari virus corona,” ujar Kapolres.

Dilanjutkan AKBP Mustofa, Pembuatan ruang disinfektan ini untuk menjaga keselamatan pencegahan sejak dini Personel Polres Lubuklinggau agar tidak PDP maupun ODP.

“Polisi ini kan tidak bisa libur ataupun bekerja secara online dirumah, kehadiran Polisi sangat dibutuhkan, terlebih dalam dinamika situasi yang terus berubah dan berkembang, Covid19 musuh yang tak terlihat, tidak ada yang bisa menjamin Lubuklinggau jauh dari ancaman Covid 19,” katanya.

“Namun upaya-upaya terus kita lakukan untuk meminimalisir, termasuk juga sudah 3 malam ini Polres Lubuklinggau, Brimob Batalyon B Petanang, Kodim 0406 bersama Pemkot melaksanakan penyemprotan disinfektan di jalan dan lingkungan kota Lubuklinggau” pungkas Kapolres. (Leo hs)
Share:

H2G Meninjau Langsung Ketersediaan Pangan,Sembako dan Ekonomi Kreatif




MUSI RAWAS MSM.COM-Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan Meninjau ketersediaan Pangan, Sembako & Ekonomi Kreatif untuk wilayah Kabupaten Musi Rawas

Guna memastikan stok atau ketersediaan bahan pangan, Pemerintah Daerah Kabupaten Musi Rawas meninjau ketersediaan pangan, dampak penyebaran virus corona di beberapa titik Lumbung Pangan, Rumah Ekonomi Kreatif, yang ada di Kabupaten Musi Rawas, yakni di Kecamatan Tugumulyo, Sumberharta, Purwodadi, dan Megang Sakti, Kamis (26/3).

Peninjauan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan didampingi Kepala Diskominfo, M Rozak, Kabag Perekonomian dan SDA Setda Mura, Dr.H. Hendri, Kabag Prokopim Setda Mura, Dicky Zulkarnain, Kepala Disperindag, Hj Nurhasanah Yoesef, Kepala DKP, Hayatun Noprida, dan jajaran Pejabat Pemkab Mura serta camat.

Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan yang memimpin peninjauan ke sejumlah Lumbung Pangan, mengatakan tujuannya untuk memastikan ketersedian pangan dan sembako bagi masyarakat selama mewabahnya Virus Corona (Covid-19). ia meminta warga tidak panik dan waspada dengan melakukan upaya-upaya pencegahan sesuai dengan  intruksi yang dikeluarkan oleh pemerintah.

Selain meninjau Lumbung Pangan, Bupati juga meninjau Rumah Produksi Keripik Tempe di Kelurahan Megang Sakti 1 Kecamatan Megang Sakti.(Leo Hs)
Share:

Kamis, 26 Maret 2020

Penundaan Tahapan Pilkada. KPU Muratara Gelar Rakor




MURATARA MSM.COM - Tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bupati - Wakil Bupati Muratara tahun 2020, mengalami penundaan. Penundaan itu dilakukan, dalam upaya pencegahan penyebaran virus Corona (Covid-19).


Hal itu, dikatakan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Muratara, Agus Maryanto saat menggelar Rakor terkait penundaan tahapan Pilkada, di aula Siti Rahma, RM Sederhana Muara Rupit, Kamis (26/3).


Rakor yang dimulai sekira pukul 10.00 WIB, dihadiri Bupati Muratara, HM Syarif Hidayat melalui Asisten I, Kapolres diwakil Wakapolres Jossy, Dandim 0406, dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Muratara.


"Akibat semakin meningkatkan penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) di Indonesia. Maka, tahapan Pemilihan Gubernur - Wakil Gubernur, Bupati - Wakil Bupati, mengalami penundaan" kata Agus Maryanto.


Penundaan tersebut, berdasarkan Surat Edaran (SE) KPU RI Nomor 179 Tahun 2020. Berdasarkan SE itu, Kabupaten Muratara juga mengalami penundaan tahapan Pilkada. Sebab, tahapan yang terhadap penyebaran Covid-19 adalah pelaksanaan verifikasi pasangan calon perseorangan yang dilaksanakan secara faktual.



Pelaksanaan tahapan tersebut, bersentuhan langsung dengan masyarakat. Sementara, di Kabupaten Muratara sendiri, ada satu pasangan calon yang berasal dari perseorangan. Yakni H Akisropi Ayub - Baikuni. (MJ)
Share:

Dilelang Melalui "Lelang Indonesia". 8 Kendaraan Dinas Pemkab Muratara Berhasil Dijual




MURATARA MSM.COM - Pemkab Muratara, melelang 23 kendaraan dinas secara online. Proses lelang dilakukan secara terbuka bekerjasama dengan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Kabupaten Lahat, melalui aplikasi "Lelang Indonesia".


Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Muratara, Duman Fachsyal, melalui Kabid Aset, Rizalludin mengatakan, dari 23 kendaraan yang dilelang, baru 8 kendaraan yang berhasil dijual.


"23 kendaraan dinas yang dilelang, terdiri dari 21 unit sepeda motor dan 2 unit mobil. Sedangkan  8 kendaraan yang berhasil dijual terdiri dari 6 unit sepeda motor, dan 2 unit mobil" terangnya, Kamis (26/3).


Artinya, sambung Rizalludin, masih ada 15 kendaraan roda dua yang belum terjual. Kendaraan - kendaraan yang belum terjual pada proses lelang tahap ini, akan dilelang kembali pada lelang tahap berikutnya.


Dia menambahkan, kendaraan yang sudah ada pemenangnya. Saat ini masih dilakukan perekapan nama - nama pemenang lelang, sekaligus menghitung total uangnya.


Dana dari hasil lelang tersebut, akan menjadi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten  Muratara. Sementara, untuk pelaksanaan tahap lelang berikutnya. Pihaknya akan melakukan koordinasi dengan PKPNL Lahan dalam menentukan jadwalnya.

"Silahkan lelangnya terbuka, semuanya transparan, siapa pun bisa mengikuti. Dana hasil lelang ini akan masuk ke PAD kita," katanya. (MJ)
Share:

Cegah Penyebaran Covid-19 Kemenag Muratara Keluarkan SE Layanan Bisa Melalui Surel dan Whatsapp!




MURATARA MSM.COM - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Muratara, resmi mengeluarkan Surat Edaran (SE) tentang pengalihan layanan tatap tanpa muka, selama enam hari kedepan. Terhitung  26 - 31 Maret 2020.


SE dengan nomor 077 Tahun 2020, ditujukan kepada seluruh Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan, penyuluh PNS dan Non PNS, Kepala Madrasah Negeri/Swasta dan seluruh masyarakat di Bumi Beselang Serundingan.


SE yang dikeluarkan Kemenag Muratara, mengacu pada SE Nomor 069-08/2020 tanggal 09 Maret 2020 tentang Pelaksanaan Protokol Penanganan Covid-19 pada Area Publik di Lingkungan Kementerian Agama.



SE juga mengacu pada SE kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Selatan Nomor 494 Tahun 2020 tanggal 26 Maret 2020 tentang Layanan Tanpa Tatap Muka.


"Kantor Kemenag Muratara memutuskan untuk menutup sementara Layanan Publik dengan Tatap Muka sebagai bagian dari pencegahan penyebaran virus Covid-19" ujar Kepala Kemenag, H Ikhsan Bajuri.


Layanan Tanpa Tatap Muka, dapat dilakukan melalui Whatsapp dan Surat Elektronik (Surel), dengan alamat Email : kabmuratara@kemenag.go.id. Sementara pelayanan via Whatsapp dapat menghubungi 14 nomor kontak pada bagian masing - masing di Kemenag Muratara.


Pelayanan Terpadu Satu Pintu via nomor 082282388738, Pelayanan Penyelenggaraan Haji dan Umroh via 0812 71538999 dan 081272920665. Subbag Umum dan Humas via 082280356923. Subbag Kepegawaian via 081377643963 dan email arhamefendi75@gmail.com.

Subbag Keuangan dan BMN via 082185128507 dan 085377671752. Seksi Bimas Islam dengan tiga nomor kontak, 081367457320, 081217373692, 081272095497. Dan Seksi Pendidikan Islam via 085384010396, 082376114097, 081377536748 dan 085368788971. (MJ)
Share:

Rabu, 25 Maret 2020

Pantau Harga Kebutuhan Pokok Ditengah Mewabawahnya Covid-19. Disperindagkop Muratara Lakukan Monitoring




RAWAS ULU MSM.COM - Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kabupaten Muratara, melakukan monitoring ke sejumah pasar dalam wilayah Kabupaten Muratara.


Pada Senin (16/3), Kepala Disperingakop, H Syamsu Anwar melalui Kasi Metrologi dan Pengawasan Ketersediaan Barang, Kaisar Akbar bersama tim melakukan pemantauan ke pasar di Kelurahan Pasar Surulangun, Kecamatan Rawas Ulu.




Disela - sela kegiatan, Dia mengungkapkan, monitoring yang dilakukan Disperindagkop, untuk memantau harga - harga kebutuhan pokok. Terkait mewabawahnya virus Corona (Covid-19), yang memicu laju inflasi pada sejumlah barang kebutuhan pokok.


Pihaknya mendatangi satu - persatu lapak pedagang, berdialog dan mendata harga - harga kebutuhan pokok, termasuk didalamnya BBM dan gas Elpiji subsidi. Setelah dilakukan pengecekan, ia menyimpulkan harga sejumlah barang kebutuhan pokok saat ini masih stabil.




"Kendati memang ada yang mengalami kenaikan harga, seperti gula pasir yang semula Rp. 16 ribu mengalami kenaikan seribu rupiah menjadi Rp. 17 ribu. Tapi kenaikan ini masih dalam ambang batas wajar" ungkapnya.


Artinya, sambung Kaisar Akbar, secara keseluruhan belum terjadi kenaikan harga. Kenaikan hanya terjadi pada satu komoditas saja. Hal itu disebabkan, pedagang kesulitan mendapatkan pasokan. Selain itu, harga tersebut sudah naik ditingkat distributor.



"Kita terus menurunkan tim untuk memantau. Nah, Kami mengimbau, kepada pedagang untuk tidak berbuat "nakal" dengan menimbun barang, sehingga menyembabkan inflasi. Jika terbukti, maka akan diberikan sanksi" tegasnya. (MJ/ADV)
Share:

Selasa, 24 Maret 2020

Cegah Covid-19. Rawas Ulu Disemprot Disinfektan




MURATARA MSM.COM - Penyemprotan disinfektan di sejumlah titik, dilakukan oleh Pemerintah Kecamatan Rawas Ulu, Selasa (24/3). Penyemprotan itu dilakukan sebagai upaya pencegahan penyebaran virus Corona atau Covid-19.


Penyemprotan disinfektan yang dipimpin langsung oleh Camat Rawas Ulu, Abdul Kadir, dilakukan bersama dengan berbagai unsur. Mulai dari Dinas Kesehatan, hingga TNI dan Pihak Kepolisian.



Disela - sela penyemprotan disinfektan, Abdul Kadir mengatakan, berdasarkan pertemuan dengan Bupati Muratara, dan unsur - unsur terkait. Pencegahan penyebaran virus Covid-19, di Kabupaten Muratara, dilakukan sesuai dengan standar yang ada.


"Ini merupakan salah satu upaya dalam pencegahan virus Covid-19. Kita tidak bisa main - main dengan virus ini. Sudah saatnya kita melepas baju dinas, untuk bersama - sama melakukan  penyemprotan" kata Camat.




Ia menjelaskan, penyemprotan disinfektan dilakukan terhadap tempat - tempat umum, seperti rumah ibadah. Selain itu, perkantoran dan sekolah juga dilakukan penyemprotan disinfektan. (YAN)
Share:

Masih Menginduk ke SMPN Sungai Jauh. SMPN Sungai Lanang Sudah Ajukan Persyaratan

Ilustrasi



MURATARA MSM.COM - Mulai belajar sejak 6 Januari 2020, SMP Negeri Sungai Lanang, merupakan sekolah lokal jauh dari SMP Negeri Sungai Jauh, Kecamatan Rawas Ulu. Status sekolah ini masih berada dibawah SMP Negeri Sungai Jauh.


Berdirinya sekolah ini, untuk mengakomodir siswa yang berada di sekitaran desa Sungai Lanang. Sebab, jarak tempuh antara Desa Sungai Lanang dengan Desa Sungai Jauh, lumayan jauh.


Status sekolah yang masih satu atap dengan SMP Negeri Sungai Jauh, Dewan Guru dan masyarakat setempat, berharap SMP Negeri Sungai Lanang dapat diubah statusnya menjadi sekolah negeri, terpisah dari lokal induk.


Saat ditemui diruang kerjanya, Kepala SMP Negeri Sungai Lanang, Nelvi, S.Pd mengungkapkan, keinginan masyarakat tersebut, sudah diajukan pihak sekolah kepada Pemkab Muratara.


"Persyaratan  untuk menjadi sekolah mandiri atau memisahkan dari lokal induk sudah kami ajukan. Mudah - mudahan dapat segera dipenuhi" kata Nelvi belum lama ini.


Saat ini, jumlah siswa yang ada berjumlah 40 orang. Berasal dari Desa Sungai Lanang dan sekitarnya. Sementara, jumlah dewan guru yang ada sudah cukup memadai. (YAN)
Share:

Senin, 23 Maret 2020

Cegah Virus Covid-19, Camat Rawas Ulu Besok Lakukan Penyemprotan




MURATARA MSM.COM - Guna mencegah secara dini, penyebaran virus Corona (Covid19). Pemerintah Kecamatan Rawas Ulu, bersama pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Muratara, besok, Selasa (24/3) akan melakukan penyemprotan disinfektan.


Hal itu diungkapkan Camat Rawas Ulu, Abdul Kadir pada penilaian IVA Test tingkat Kabupaten Muratara, di Desa Lubuk Kemang, Senin (23/3).


"Berdasarkan hasil rapat kemarin (Minggu, 22/3), sudah seharusnya kita melepaskan baju dinas, untuk bersama - sama melakukan penyemprotan, khususnya di Kecamatan Rawas Ulu. " ucap Camat.


Penyemprotan tersebut, dilakukan terhadap perkantoran, sekolah - sekolah dan rumah ibadah. Upaya itu dilakukan, untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 yang telah mewabah hingga ke sejumlah daerah.


Abdul Kadir mengingatkan, semua pihak mesti serius menghadapi virus Covid-19. "Ini jangan dianggap enteng. Jalankan apa yang menjadi anjuran, seperti selalu melakukan pembersihan, terutama dibagian tangan" ujar Camat.


Upaya pencegahan, juga harus dilakukan seluruh elemen, hingga ketingkat desa. Kepala desa diminta untuk tidak mengadakan kegiatan - kegiatan yang bersifat mengumpulkan orang banyak dalam satu tempat. Hal itu bukan tidak diperbolehkan untuk menggelar keramaian.


"Nah, ini bukan berarti orang asing tidak boleh masuk. Tapi itu merupakan upaya pencegahan yang dilakukan" tutup Camat. (MJ)
Share:

Wakili Rawas Ulu, Desa Lubuk Kemang Ikut Penilaian IVA Test





MURATARA MSM.COM - Tim Penggerak PKK Kabupaten Muratara, melakukan penilaian dan verifikasi lapangan Inspeksi Visual Asetat (IVA) Test di Desa Lubuk Kemang, Kecamatan Rawas Ulu, Senin (23/3).


Penilaian ini dilakukan, merupakan bagian dari penilaian lomba IVA Test. Dimana Desa Lubuk Kemang, menjadi wakil Kecamatan Rawas Ulu dalam lomba IVA Test tingkat Kabupaten Muratara tahun 2020 ini.


Verifikasi dan penilaian IVA Test dilakukan di Kantor Desa Lubuk Kemang. Dihadiri Kepala DPMD-P3A, Hj Gusti Rohmani melalui Sekretaris, Linda. Ketua TP PKK Rawas Ulu, Nya Mainuna Kadir, Camat Rawas Ulu, Abdul Kadir. Kades Lubuk Kemang, M Sopli dan tamu undangan lainnya.




Dalam sambutannya, M Sopli mengaku bangga sekaligus mengucapkan terima kasih, dengan ditunjuknnya Desa Lubuk Kemang menjadi wakil Rawas Ulu ditingkat Kabupaten. Menurutnya, capaian ini berkat kerjasama dan kekompakan.


"Menjadi juara tentu sangat kami harapkan. Namun, ini akan mendongkrak semangat dan motivasi seluruh lapisan masyarakat, untuk terus menjaga Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHB)" ucapnya.


Sehingga masyarakat, sambungnya, terutama kaum wanita dapat memahami pentingnya pemeriksaan IVA Test sebagai upaya deteksi dini dalam pencegahan kanker servik.




Terkait persiapan lomba, ia menjelaskan, Desa Lubuk Kemang menyediakan pojok toga, pojok bermain, pojok asih, pojok jamu, dan pojok lomba membaca.


Ditempat yang sama, Camat Rawas Ulu memberikan apresiasi kepada Desa Lubuk Kemang, yang sudah berpartisipasi dalam lomba. Tidak penting menjadi nomor satu atau tidak. Namun, menjadi yang terbaik sudah cukup.

"Inilah rasa syukur saya sebagai kepala wilayah. Intinya, kegiatan desa itu ingin berbuat dan berubah. Walaupun belum maksimal, mudah - mudahan bermanfaat" kata Camat.



Tim Penilai Kabupaten, Linda memuji penyambutan yang dilakukan oleh Desa Lubuk Kemang, yang terbilang ekskusive. Menurutnya, penilaian di Desa Lubuk Kemang meninggalkan kesan dibandingkan dengan ditempat lain.


Ia menjelaskan, selain penilaian IVA Test tingkat Kabupaten. Kedatangan tim juga untuk pembinaan Pokja IV dan PKK. Penilaian dilakukan terhadap 7 kecamatan, termasuk Kecamatan Rawas Ulu.


"Setelah dilakukan penilaian nanti akan ada yang menjadi tiga pemenang terbaik. Dimana juara satunya nanti akan diikutsertakan pada lomba tingkat provinsi" terang Linda.


Penilaian yang dilakukan, sambung Linda, dilakukan seobyek mungkin, dengan kriteria - kriteria yang sudah ditentukan. Termasuk didalamnya, bagaimana kerjasama dengan masyarakat setempat. (MJ)
Share:

Cegah Virus Covid-19. Kemenag Muratara Lakukan Penyemprotan Disinfektan




MURATARA MSM.COM - Upaya mitigasi dini terus dilakukan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Muratara. Dalam upaya pencegahan penyebaran virus Corona (Covid-19) di lingkungan kantor Kemenag.


Salah satunya, dengan melakukan pembersihan dan  penyemprotan Disinfektan di seluruh ruangan serta fasilitas dan gedung di masjid Kantor Kemenag, Desa Lawang Agung, Kecamatan Rupit, Senin (23/3).


"Pagi ini, kita melakukan pembersihan, sekaligus penyemprotan Disinfektan seluruh ruang dan masjid kantor Kemenag" terang Kepala Kemenag Muratara, H Ikhsan Baijuri.


Ia mengatakan, langkah yang diambil yakni pembersihan dan penyemprotan disinfektan, telah sesuai dengan standar. Tidak hanya itu, pihaknya juga sudah melakukan berbagai langkah antisipasi, guna meminimalisir penyebaran virus Covid-19.


Sebelumnya, Kemenag telah lebih dahulu menyiapkan Handsanitizer di pintu masuk. Seluruh staf Kemenag, dan tamu yang masuk, diwajibkan untuk mencuci tangan terlebih dahulu. (MJ)
Share:

Bertabur Prestasi. 2020 SDN 3 Surulangun Raih 5 Prestasi Sekaligus




MURATARA MSM.COM – Prestasi demi prestasi membanggakan, terus diukir oleh SD Negeri 3 Surulangun. Setelah tahun lalu berhasil menjadi juara 3 sekolah sanitasi tingkat Kabupaten Muratara. Tahun ini prestasi membanggakan kembali diraih.


Tak tanggung  tanggung, lima prestasi sekaligus diraih SD Negeri 3 Surulangun, dibawah kepempiminan Suwarni, S.Pd.I. Masing  masing dibidang olahraga dan olimpiade Sains, hanya dalam kurun waktu tiga bulan di tahun 2020 ini.


"Alhamdulillah, ini berkat kerja keras dari semua dewan guru serta dukungan dari wali murid dan komite sekolah" ujar Suwarni, ketika ditemui diruang kerjanya, Senin (23/3).


Prestasi ini mampu diraih, sambung Suwarni, berkat bimbingan dari guru pembimbing olahraga prestasi yang dibina oleh Nurul Anajmi, S.Pd.SD. Dan OSN oleh dua guru pembimbing, yakni Dede Andre Sucipto, S.Pd.SD dan Rika Yusmita.


Dijelaskannya, kelima prestasi yang diraih tersebut, antara lain juara kedua Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat Kecamatan Rawas Ulu, atas nama Dea Nova Rina.


Sementara dibidang olahraga, dua siswa SD Negeri 3 Surulangun menjadi juara pertama di ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), ditingkat Kecamatan pada cabang atletik, masing  masing atas nama Jhodi Pratama dan Miftahul Rahmi.


"Di cabang sepak bola mini, tingkat kecamatan dua siswa kami juga menjadi juara pertama. Masing  masing Frans Adi Wijaya dan Rian Agus, keduanya mewakili kecamatan Rawas Ulu ke tingkat Kabupaten Muratara" sambungnya.


Ia berharap, para atlet dari SD Negeri 3 Surulangun, yang mewakili kecamatan, mampu meraih prestasi yang membanggakan di tingkat Kabupaten.


Sebab, jika berkaca pada tahun  tahun sebelumnya. Atlet  atlet dari sekolah yang ia pimpin, mampu berprestasi hingga ke tingkat Nasional, dengan meraih medali emas. (AA)
Share:

Tugumulyo Sabet Juara Umum Porpekab Tingkat Musi Rawas




MUSI RAWAS MSM.COM-Akhirnya tuan rumah Kecamatan Tugu Mulyo menjadi juara pertama dalam Pekan olahraga Pelajar (Porpekab) Kabupaten Musi Rawas, Provinai Sumatera Selatan Tahun 2020,  yang dilaksanakan selama tiga hari mulai 17-20 Maret 2020.


Dengan medali emas sebanyak 21, Perak 12 dan 10 perunggu, Sedangkan rivalnya, (kedua)  yakni Kecamatan Megang Sakti sebanyak 19 emas, 16 perak dan 16 perunggu sedangkan juara ketiga ditempati posisi Kecamatan Muara Beliti yakni dengan perolehan emas 11,15 perak dan 15 perunggu.


Dalam kejuaraan Porpekab Musi Rawas di ikuti para pelajar Sekolah Menengah Atas atau sederajat di 14 Kecamatan,  meliputi tangkai olahraga, Pencak silat, Karateka, Lari,  berenang, lompat jauh, Bola Volly Basket,  Panahan,


Sementara itu Kepala dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Musi Rawas, Dien Chandra, SH, MH melalui  Kepala bidang (Kabid) peningkatan prestasi olahraga  Utep Suherman. M. Pd mengatakan kegiatan ini diadakan bertujuan guna mencari bibit atlit handal di berbagai bidang tangkai olahraga, Karena nantinya bisa memperkuat team atlit guna mempersiapkan kejuaraan baik tingkat Kabupaten maupun Provinsi.

“Syukurlah Alhamdulillah kegiatan Porpekab ini berjalan sesuai rencana, tanpa ada kendala apapun,  Setiap atlit pelajar  yang dikirimkan pihak kecamatan mempunyai skill masing-masing, dan menjujung sportivitas dalam pertandingan,”ujar utep.


Selain itu, masih menurut Utep atas nama Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan (H2G) dan Kepala Dispora Dien Chandra,SH,MH mengucapkan terima kasih atas kerjasama  berbagai pihak dalam mensukseskan Porpekab ini,


“Kedepan kita mengharapkan agar para pelajar yang sudah mempunyai bakat atau Skill dibidang olahraga tetap harus berlatih dan terus berjuang, dan jangan mudah putus asa,  tetap  meningkatkan kualitas diri, dan  prestasinya, Salam Olahraga, Salam Berkeringat, Jaya dan salam Musi Rawas Sempurna’,” ungkapnya. (Leo Hs)
Share:

CFD Sepi, Sesuai Instruksi




LUBUK LINGGAU MSM.COM-Kegiatan CFD / Car Free Day yang biasanya dikerumuni ribuan masyarakat yang berolahraga di sepanjang jalan Yos Sudarso Kota Lubuklinggau, Minggu pagi tidak terlihat lagi, menyusul intruksi Pemerintah untuk mengurangi kegiatan-kegiatan yang melibatkan banyak orang.

Nampak terlihat hanya Petugas dari Polres Lubuklinggau, yang membagikan brosur himbauan kepada beberapa masyarakat yang masih beraktifitas di Jalan Yos Sudaro.

Menurut Kapolres Lubuklinggau, AKBP Mustofa, brosur atau pamfleat yang dibagikan tersebut merupakan maklumat Kapolri terkait antisipasi yang disampaikan secara masif di seluruh Indonesia, termasuk kita di Lubuklinggau.

"Perintahnya sore menjelang malam kemarin, hari ini langsung kita tindaklanjuti" ujarnya.

Terkait isi maklumat, dilanjutkan Kapolres
"Kapolri menyampaikan Kita wajib patuh terhadap kebijakan Pemerintah dalam penanganan penyebaran virus corona (Covid-19)agar penyebarannya tidak meluas dan berkembang menjadi gangguan terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat" ujarnya.

Keselamatan rakyat merupakan hukum tertinggi (Salus Populi Suprema Lex Esto) untuk itu Polri mengeluarkan maklumat untuk masyarakat tidak mengadakan kegiatan sosial kemasyarakatan yang menyebabkan berkumpulnya massa dalam
jumlah banyak baik pertemuan sosial, budaya, keagamaan dan aliran kepercayaan dalam bentuk seminar, lokakarya, sarasehan dan kegiatan lainnya.

Termasuk kegiatan konser musik, pekanraya, festival, bazaar, pasar malam, pameran dan resepsi keluarga, kegiatan olahraga, kesenian, dan jasa hiburan, juga unjuk rasa, pawai dan karnaval yang melibatkan berkumpulnya massa.

Polri mengajak warga tetap tenang dan tidak panik serta lebih meningkatkan kewaspadaan di lingkungan masing-masing dengan selalu mengikuti informasi dan imbauan resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah;

"Apabila dalam keadaan mendesak dan tidak dapat dihindari, kegiatan yang melibatkan banyak orang dilaksanakan dengan tetap menjaga jarak dan wajib mengikuti prosedur pemerintah terkait pencegahan penyebaran Covid-19" jelas AKBP Mustofa.

Selanjutnya, himbauan Polri tidak boleh melakukan pembelian atau menimbun kebutuhan bahan pokok maupun kebutuhan masyarakat lainnya secara berlebihan.

Jangan terpengaruh dengan berita-berita yang sumbernya tidak jelas yang dapat menimbulkan keresahan di masyarakat, apabila masih ragu silahkan konfirmasi ke Polri.

"Kami tidak akan mengeluarkan ijin keramaian di kota Lubuklinggau, sampai waktu yang nanti ditentukan kembali nanti, apabila ditemukan perbuatan yang bertentangan dengan Maklumat Kapolri tersebut, maka kami akan lakukan tindakan kepolisian yang diperlukan sesuai ketentuan peraturan perundang- undangan yang berlaku" tegas Kapolres. (Lhs)
Share:

Sabtu, 21 Maret 2020

Rakyat Masih Susah. Bupati Tak Tega Bangun Perkantoran




MURATARA MSM.COM - Merakyat dan memikirkan rakyat, melekat pada sosok kepemimpinan Bupati Muratara, HM Syarif Hidayat. Tak hanya mampu mengharumkan nama Kabupaten Muratara dengan berbagai prestasi.


Namun, sosok penuh wibawa ini juga mampu memikirkan rakyat Bumi Beselang Serundingan, dengan berbagai program yang merakyat dan untuk rakyat. Ia juga mampu memilih pembangunan skala prioritas, untuk kepentingan rakyat banyak.


Salah satu pertimbangan, Bupati tidak mendahulukan membangun perkantoran. Namun lebih memilih membangun berbagai infrastruktur dasar, seperti jalan, jembatan, listrik, sarana air bersih, kesehatan dan pendidikan.


"Saya tidak tega membangun gedung perkantoran bertingkat dan ber-AC. Sedangkan rakyat masih susah" ujar Bupati dengan menitikkan air mata, pada Tablig Akbar dalam rangka silaturahmi dengan pimpinan Ponpes Al Amien, di kediaman Bupati, Desa Terusan, Kecamatan Karang Jaya, Rabu (18/3).


Bupati mengatakan, ia lebih mengutamakan pembangunan infrastruktur terlebih dahulu, ketimbang membangun perkantoran. Sebab, rakyat begitu susah dengan infrastruktur yang tidak memadai. "Alhamdulillah, ditahun 2019 sudah terlaksana dan rampung" kata Bupati. (MJ)
Share:

Muratara Aman Dari Virus Covid-19. Sekolah Belum Perlu Diliburkan



MURATARA MSM.COM - Bupati Muratara, HM Syarif Hidayat kembali menyatakan, bahwa aktivitas belajar mengajar di seluruh sekolah dalam wilayah Kabupaten Muratara, tidak diliburkan.


Hal itu menyusul, merebaknya penyebaran virus Corona (Covid-19), yang menyebabkan sebagian daerah meliburkan sekolah selama beberapa minggu. Disebagian daerah, anak - anak sekolah harus belajar dirumah.


"Belum perlu meliburkan anak - anak sekolah. Kegiatan ASN dan masyarakat lainnya juga tetap berjalan seperti biasa" kata Bupati, pada tablig akbar dalam rangka silaturahmi dengan pimpinan ponpes Al Amien, di kediaman Bupati, desa Terusan, Kecamatan Karang Jaya, Rabu (18/3).


HM Syarif Hidayat mengatakan, pernyataan Muratara aman dari Covid-19 disampaikan, setelah meminta pendapat, mulai dari Dandim, Kapolres, dan para pejabat di lingkungan Pemkab Muratara.


Selain itu, didasarkan pada paparan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Muratara, dan diputuskan bahwa Kabupaten Muratara aman dari virus Covid-19. "Muratara lebih dini dalam mengantisipasi (Covid-19). Tamu dari luar kita cek dan periksa" sambung Bupati. (MJ)
Share:

Gelar Tabligh Akbar. Ini Kata Bupati Muratara !




MURATARA MSM.COM - Kabupaten Muratara terus melakukan zikir, untuk menjauhkan bala, marabahaya dan bencana dan mengharapkan Kabupaten Muratara aman, makmur dan sejahtera.


Demikian dikatakan Bupati Muratara, HM Syarif Hidayat saat menggelar tabligh akbar, dalam rangka silaturahmi dengan pimpinan ponpes Al Amien Prenduan Madura, dan himpunan santri (Hiwal) alumni - Abituren Al Amien Sumsel, di kediaman Bupati Desa Terusan, Kecamatan Karang Jaya, Rabu (18/3).




Tabligh akbar yang diawali dengan lantunan ayat suci Al-Qur'an, dirangkai denegan pelantikan pengurus Ikatan Keluarga Besar Al Amien Prenduan (Ikbal) Mudara, Korwil Sumsel, masa khidmat 2020-2024.


"Saya bangga dan dan bersyukur atas kedatangan pimpinan ponpes Al-Amien Prenduan Madura. Ini bukan kunjungan balasan, tetapi saat kami berkunjung ke Ponpes Al Amien, itu sudah menjadi tanggung jawab kami" kata Bupati.



Saat ini, sudah memasuki tahun ketika para santri belajar di ponpes Al Amien Prenduan Madura. Jika para santri telah menyelesaikan pendidikan, maka akan diteruskan ke jenjang yang lebih tinggi, hingga ke perguruan tinggi.


Sekembalinya mereka nantinya, diharapkan akan bertaburan para ulama dan kyai di Muratara, dengan berbagai program keagamaan. Dengan tujuan itu, maka program itu akan dilanjutkan kembali pada 2021 mendatang.


"Satu hal yang saya banggakan, saya banyak didatangi wali santri. Mereka bilang banyak perubahan pada anak - anak mereka, sekembalikan mereka dari ponpes. Artinya program dengan dana APBD ini berguna dan bermanfaat bagi masyarakat di Muratara" papar Bupati.


Hal itu bukan tanpa alasan, sebab jika Alqur'an sudah tertanam dalam hati. Maka perilaku anak - anak pun akan mencerminkan tuntutan dalam Alqur'an.

"Kita berdoa, kabupaten Muratara menjadi barokah dan makmur, sesuai dengan visi - misi saya untuk mewujudkan Muratara Makmur, Aman, Cerdas dan Bermartabat" tutup Bupati.


Sementara, Pimpinan Ponpes Al Amien, Dr Akhmad Pauzi Tijani, mengaku bangga dengan sambutan yang luar biasa dari Pemkab Muratara. Ia mengatakan, kabupaten Muratara merupakan kabupaten yang paling banyak mengirimkan santri untuk belajar di ponpes yang ia pimpin.


"Mudah - mudahan Kabupaten Muratara menjadi kabupaten yang salalu mendapat barokah dan dilindungi dari segala bencana dan marabahaya" ucapnya. (MJ)
Share:

Korban Melawan. Dua Begal Gagal Bawa Motor Tamrin



MURATARA MSM.COM - Aksi begal masih saja terjadi di Kabupaten Muratara. Kali ini menimpa Tamrin (50) warga Desa Lubuk Kemang, Kecamatan Rawas Ulu. Beruntung, aksi begal tersebut bisa digagalkan berkat pertolongan warga dan pengendara lainnya.


Kepada MSM.COM, Tamrin menuturkan, kejadian bermula pada Rabu (17/3) sekitar pukul 16.30 WIB. Ia bersama istrinya hendak menjenguk keluarga yang sakit di RSUD Rupit, dengan mengendarai sepeda motor.


Saat berada disekitaran Desa Karang Waru, tepatnya di Simpang Kabu. Secara tiba - tiba sepeda motornya dipepet oleh dua orang tak dikenal. Salah satu pelaku langsung mencabut kontak motornya.


"Saat hendak ke rumah sakit, dari arah yang sama tiba - tiba kami dipepet dua orang tak dikenal. Kami disuruh berhenti, stop kontak dan kunci motor kami langsung dicabut" tutur Tamrin.


Setelah mencabut kunci motor, pelaku menyuruh keduanya turun. Namun karena tak mau kehilangan sepeda motor kesayangannya, Tamrin mencoba melawan dan terjadi cekcok mulut antara pelaku dan korban.


Saat terjadi cekcok itu, istrinya berteriak minta tolong dengan warga sekitar dan pengendara yang kebetulan melintas. Warga dan pengendara yang mendengar teriakan itu datang. Merasa aksinya diketahui, kedua pelaku melempar kunci motor korban dan kabur dengan kecepatan tinggi. (MJ)
Share:

Jumat, 20 Maret 2020

Bupati Muratara Lantik 533 Anggota BPD



MURATARA MSM.COM - Bupati Muratara, HM Syarif Hidayat, melantik dan mengambil sumpah 533 orang Badan Permusyawaratan Desa (BPD) periode 2020-2026, di halaman Kantor Bupati Muratara, Jum'at (20/3).


Selain Bupati, hadir Sekda Muratara, Alwi Roham. Kepala DPMD-P3A, Hj Gusti Rohmani, Kemenag H Iksan Baijuri, Kapolres Muratara AKBP Adiwitanto, Dandim, Kepala OPD, dan Camat.


Dalam laporannya, Hj Gusti Rohmani menyampaikan bahwa pelantikan BPD dilaksanakan berdasarkan UU RI Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, dan Peraturan Menteri Dalam Negeri tentang BPD.





"Pelantikan ini dilakukan terhadap anggota BPD dari 7 Kecamatan yang terdiri dari 81 Desa dalam wilayah Kabupaten Muratara. Dengan rincian, 416 laki - laki dan 117 perwakilan perempuan, dengan total 533 orang BPD" paparnya.


Dilanjutkannya, dari keseluruhan tersebut, dari Kecamatan Rupit terdiri dari 100 orang BPD, Karang Jaya 88 orang, Karang Dapo 58 orang, Nibung 74 orang, Rawas Ulu 104 orang, Rawas Ilir 75 orang dan Kecamatan Ulu Rawas 34 orang.




Dalam amanatnya, Bupati Muratara menegaskan agar para anggota BPD untuk mampu melaksanakan dengan sebaik - baiknya, dan menjadi mitra pemerintah desa dalam menbangun desa. Memajukan desa serta mengedepankan kepentingan masyarakat.


"Saya percaya kepada seluruh anggota BPD dapat bertugas dengan sebaik - baiknya. Selamat atas dilantiknya para anggota BPD periode 2020-2026" ucap Bupati.(MJ)
Share:

Kamis, 19 Maret 2020

Bupati H2G Uji "Thermal Gun" Kepada Wartawan




MUSI RAWAS MSM.COM- Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan secara resmi menyatakan jika Kabupaten Musi Rawas meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko penularan virus corona di wilayah Bumi Lan Serasan Sekentenan, meskipun sampai saat ini di Kabupaten Mura belum terpapar virus Corona.

Kali ini, Kamis (19/03/20) di Radio Darussalam Sempurna, Bupati H Hendra Gunawan melakukan uji coba Thermal Gun kepada wartawan. Hal ini dilakukan untuk bersama-sama meningkatkan kewaspadaan meningkatnya penyebaran virus Corona.

"Alhamdulillah, setelah di tembak melalui Thermal Gun suhu tubuh wartawan cukup stabil, saya juga mengajak semua wartawan untuk terus menjaga kesehatan tubuh, karena setiap orang berpotensi tertular virus Corona," ujar Bupati H Hendra Gunawan. (Leo hs)
Share:

PKD Rawas Ulu dan Ulu Rawas Dilantik. Munawir : Peran Serta Dibutuhkan Sukseskan Pilkada




MURATARA MSM.COM - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Muratara, melalui Panwascam Rawas Ulu dan Ulu Rawas, melantik 24 Pengawas Kelurahan Desa (PKD) dari kedua kecamatan tersebut,


Ke-24 PKD yang dilantik Panwascam Rawas Ulu, Chabiburrohman, terdiri dari 17 PKD Kecamatan Rawas Ulu, dan 7 PKD Kecamatan Ulu Rawas. Mereka nantinya akan bertugas pada Pilkada, Pemilihan Bupati - Wakil Bupati Muratara, pada September 2020 mendatang.


Pelantikan yang dihadiri Camat Rawas Ulu, Abdul Kadir melalui Kasi PMD, Muslim. Perwakilan Danramil, Nasution, Kapolsek Rawas Ulu, Ujang AR, Komisoner Bawaslu, M Ali Asek dan Paulina, Ketua Panwascam Rawas Ulu dan Ulu Rawas serta anggota PPK, berlangsung di Agro Wisata Bunga, Desa Simpang Nibung Rawas, Kamis (19/3).



Dalam sambutannya, Kasi PMD, Muslim mengingatkan, dalam melaksanakan tugasnya, PKD harus sesuai dengan janji dan sumpah jabatan. Agar pemilihan Bupati - wakil Bupati Muratara pada 23 September 2020 mendatang, terlaksana dengan baik.



Komisioner Bawaslu Muratara, Munawir mengharapkan kerjasama dari semua pihak. Terutama TNI dan Kepolisian untuk berperan aktif dalam pengawasan Pemilu, agar dapat berjalan tertib, jujur dan adil.


Harapan yang sama ia sampaikan kepada Camat Rawas Ulu, untuk selalu mengingatkan Komisioner Bawaslu jika ada staf jajaran Panwaslu yang melanggar etika perundang - undangan pada pilkada mendatang.


"Pilkada tidak akan sukses, bila pengawasan hanya bertumpu pada Bawaslu. Artinya peran serta masyarakat, dan seluruh stakeholder sangat dibutuhkan dalam mensukseskan Pilkada. Hal itu sesuai dengan Tagline Bawaslu "Bersama Rakyat Awasi Pemilu, Bersama Bawaslu Tegakkan Keadilan" papar Munawir.


Dijelaskannya, terdapat 270 kabupaten/kota se Indonesia yang akan menyelenggarakan Pilkada serentak pada September mendatang. Termasuk Kabupaten Muratara.


Ketika terjadi pelanggaran saat Pemilu, maka Bawaslu yang akan memutuskan pelaksanaan sengketa dan peradilan pemilu. Untuk itu, ia mengharapkan kepada seluruh jajaran Bawaslu, mulai dari tingkat Desa, Kelurahan hingga Kecamatan untuk tidak diskriminatif dalam menempatkan peraturan pemilu.


Sementara itu, Panwascam Ulu Rawas, Nurhadi Kairo mengharapkan, PKD harus bekerja penuh waktu. Dalam menjalankan tugasnya, PKD juga mesti sesuai dengan fakta integritas sebagai pengawas penyelenggara.


"Artinya, PKD harus siap bekerja ekstra, demi terwujudnya penyelenggaraan Pemilu yang berintegritas" sambung Nurhadi. (MJ)
Share:

Tiga Bulan Berdiri, Mapolres Muratara Ungkap Berbagai Kasus Narkoba







MURATARA MSM.COM - Tiga bulan berdiri, tepatnya Januari - Maret 2020. Mapolres Muratara berhasil mengungkap berbagai kasus narkoba di wilayah hukum Kabupaten Muratara. Dengan 9 tersangka, 7 laporan polisi pelaku narkoba dan 11 Laporan Polisi (LP).


Hal itu diungkapkan Kapolres Muratara, AKBP Adiwitanto melalui KBO Satnarkoba, IPDA Rafiq, saat menggelar jumpa pers dengan awak media, di Mapolres Muratara, Kamis (19/3).


"Sebagian darinya sudah P21 dan sudah dilimpahkan ke Kejaksaan untuk sidangkan. Sedangkan disini masih 6 orang lagi" jelas IPDA Rafiq. Dua diantaranya, merupakan pasangan yang mengaku suami istri asal Medan Sumatera Utara, yang kedapatan membawa barang haram tersebut.


Pasangan suami istri itu yakni Rahmatsa bin Abdullah - Fadlah binti Lubis, dirangkap di perbatasan antara Kabupaten Muratara dan provinsi Jambi. Tepatnya di depan salah satu kios di Desa Sungai Jauh Kecamatan Rawas Ulu, berikut Barang Bukti (BB) yang akan di edarkan di wilayah Kabupaten Muratara.


IPDA Rafif menjelaskan, tertangkapnya pasangan suami istri tersebut, berdasarkan informasi dari masyarakat, bahwa akan ada narkoba yang akan masuk ke Muratara. Menerima laporan itu, Mapolres Muratara berhasil mengamankan tersangka berikut barang bukti sabu seberat 103, 30 gram.


Saat itu, pelaku menumpang Bus. Barang bukti ditemukan dalam sebuah tas, dimasukkan dalam plastik. Pelaku sendiri sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), karena sudah berulang kali memasukkan barang haram ke wilayah Muratara, Musi Rawas dan Lubuk Linggau.



"Pelaku berhasil kita amankan pada 17 Maret 2020, sekitar pukul 22.00 WIB. Saat ditangkap keduanya mengaku hanya sebagai kurir" tutup IPDA Rafiq. (MJ)
Share:

Marak Penyebaran Covid-19. Kemenag Muratara, Imbau Masyarakat Tetap Tenang




MURATARA MSM.COM - Ditengah kekhawatiran masyarakat, terkait maraknya penyebaran Virus  Corona (Covid-19). Kepala Kantor Kementerian Agama, Kabupaten Muratara, H Ikhsan Baujuri menghimbau masyarakat, untuk tetap tenang.


Hal itu dikatakannya, usai menghadiri tabligh akbar di kediaman Bupati Muratara, HM Syarif Hidayat, Desa Terusan, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Muratara, Kamis (19/3).


Menurutnya, virus Covid-19 merupakan virus yang mewabah hampir diseluruh dunia, termasuk di Indonesia. Karena sudah menjadi permasalahan dunia, mau tidak mau, ditolak ataupun tidak dilolak, sudah menjadi keharusan untuk mewaspadai virus Covid-19.


"Alhamdulillah, khususnya di Kabupaten Muratara sampai hari ini, berdasarkan informasi dari Dinkes, di Kabupaten kita belum ada masyarakat yang terkena Covid-19" ujar Ikhsan.


Kendati demikian, sebagai masyarakat, khususnya umat Muslim, harus dapat menyikapi permasalahan itu. Seperti, jangan terlalu gegabah dalam artian jangan panik menghadapi Covid-19.


Apalagi sampai tidak melakukan sholat berjamaah, enggan bersalam-salaman. Menurutnya, hal itu terlalu berlebih - lebihan. Namun, ia meminta tetap mematuhi instruksi dari Kementerian Kesehatan.


"Sebagai  seorang muslim, kita harus banyak mendekatkan diri kepada Allah. Ini adalah cobaan, yang jelas Rasulullah pernah mengatakan, setiap penyakit ada obatnya. Artinya, dengan kita selalu berzikir dan dekat kepada Allah, dengan menjalani perintah dan menjauhi larangan-Nya. Mudah - mudahan virus Corona tidak masuk ke daerah kita" paparnya.


Anjuran lainnya dari Rasulullah SAW, sambung Ikhsan, perbanyak sedekah. Hal itu sesuai dengan sabda Nabi, bahwa jika ingin sembuh dari penyakit, bersedekahlah, kalau dihinggapi penyakit maka bersedekahlah.


"Saya mengimbau kepada masyarakat Muratara. Mari kita bersedekah apa saja. Karena sedekah itu akan menangkal sekaligus mengobati segala macam penyakit. Segala hal yang berhugungan dengan virus Corona, kita sikapi dengan lapang dada dan jangan tergopoh-gopoh" tukasnya. (MJ)
Share:

Rabu, 18 Maret 2020

Dispora Muratara, Sukses Gelar Festival Marching Band






MURATARA MSM.COM - Sebagai bagian dari semarak menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Muratara ke-7. Pemkab Muratara, melalui Dinas  Pemuda dan Olahraga (Dispora), menggelar  Festival Marching Band dan Drum Band, Senin (16/3).


Festival yang diikuti oleh seluruh elemen masyarakat, berlangsung sukses di lapangan Silampari Kelurahan Muara Rupit Kecamatan Rupit. Hadir Bupati Muratara, HM Syarif Hidayat melalui Sekda, Alwi Roham, Kepala Dispora, Erdius Lantang, Kepala OPD, para Camat dan tamu undangan lainnya.




Kepala Dispora, Erdius Lantang menjelaskan, festival yang digelar dalam rangka memperingati HUT Kabupaten Muratara ke-7. Tidak hanya diikuti oleh peserta dari Kabupaten Muratara saja. Namun, kabupaten/Kota tetangga turut berkompetisi menjadi yang terbaik.


"Keseluruhan peserta berjumlah 1000 pelajar. Yang tergabung dalam 13 grup, mulai tingkat SD, SMP/MTs, SMA/MA dan SMK. Sedangkan kategori yang dilombakan meliputi display, parade, battle, best mayoret, best field, commander" jelas Erdius Lantang.





Setiap peserta, sambung Erdius Lantang, diperkenankan untuk membawakan empat hingga enam lagu yang mereka kuasai, dengan durasi waktu masing - masing 10 - 15 menit.


Aturan tersebut berlaku untuk seluruh peserta. Dengan sanksi, apabila dilanggar oleh peserta. Maka berdasarkan ketentuan yang ditetapkan panitia, peserta tesrebut akan dikenakan hukuman atau penalty.




"Unsur penting dan pendukung lainnya yang mempengaruhi nilai seperti keserasian, busana dan perlengkapan. Yang terpenting penguasaan materi. Untuk juara kesatu hingga ketiga, akan diberikan tropy dan piagam penghargaan" jelasnya.



Sekda Muratara, Alwi Roham mengatakan, selain merupakan rangkaian HUT Muratara, Festival marching band dan drum band digelar, dengan tujuan mengembangkan bakat para siswa, dengan harapan menghasilkan siswa yang handal. Sehingga dapat dikembangkan di masa mendatang. "Ajang ini juga untuk menggali potensi yang ada pada siswa" sambung Alwi Roham.





Sekda mengadakan, festival marching band dan drum band akan diagendakan setiap tahunnya. Pemkab Muratara, melalui Dispora, kata Sekda, menggelar berbagai kegiatan olahraga, salah satunya festival marching band, untuk mewujudkan generasi yang sehat dan bermartabat.


"Festival ini juga untuk membentuk silaturahmi, menjadikan anak - anak yang cerdas dan jauh dari hal - hal negatif" kata Sekda. (MJ/ADV)

Share:

Postingan Populer

Arsip Blog