03 Maret 2021

DLHP Muratara Kekurangan Armada Untuk Pengangkut Sampah

 



MURATARA MSM.COM-Permasalahan sampah saat ini sudah menjadi PR besar bagi pemerintah daerah maupun pusat.


Permasalahan sampah tersebut salah satunya dipicu pesatnya perkembangan penduduk, termasuk di Kabupaten Muratara.


Kabid Pengolaan Limbah B3 dan Peningkatan Kualitas Herli Handayani mengatakan, untuk mengatasi permasalahan sampah itu pihaknya harus bisa bekerja keras. Supaya sampah yang berada di sekitaran masyarakat di Muratara bisa teratasi.


Akibat kurangnya armada pengangkut sampah di Muratara membuat DLHP keteteran mengatasi hal tersebut.


Terhitung ada sekitar tiga Armada yang masih bisa beroperasi untuk mengangkut sampah.


"Dimana setiap harinya bekerja keras untuk mengatasi sampah di tujuh kecamatan" jelasnya, Rabu (3/3).


Disampaikannya, dari tiga armada tersebut tentunya tidak akan bisa mengkover masalah samaph di tiap-tiap kecamatan setiap harinya.


Sedangkan kita tahu, di kabupaten Muratara ada ada 7 kecamatan, jika kita membersihkan satu kecamatan tentunya kecamatan lain sampah sudah menumpuk dan itu akan jadi masalah baik dari masyarakat maupun dinas yang terkait.


Untuk kedepannya kita sudah mempunyai wacana dan akan segerah melayangkan surat permohonan kepada pemerintah provinsi supaya di turunkan lagi Armada pengangkut sampah.


"Saat ini kita masi menggunakan Armada yang ada , dan tetap bekerja keras guna mewujudkan lingkungan masyarakat Muratara yang bersih dan sehat" tuturnya.


Kepala dinas lingkungan hidup dan pertanahan Zulkopli menambahkan selain armada ia juga terkendala tidak ada alat bantu pendorong alat berat seperti eskavator dan buldozer sebagai pembuang kelokasi sampah 


"Operasional escavator dan buldozer sangat mendukung dalam kegiatan pengelolaan sampah seperti menempatkan pada zona sampah yang telah ditentukan serta memadatkan sampahnya" jelasnya. (MJ)

Share:

02 Maret 2021

Bupati Muratara Hadiri Rakor Pencegahan Karhutla

 



MURATARA MSM.COM - Bupati Muratara H Devi Suhartoni, menghadiri rapat koordinasi guna mengantisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Mapolres Muratara, Senin (1/3).

 

Rakor tersebut dilaksanakan, sebagai respon cepat atas meningkatkan suhu panas di wilayah Bumi Beselang Serundingan akhir - akhir ini. 


Rapat dipimpin langsung Kapolres Muratara AKBP Eko Sumaryanto, S.IK. Dihadiri Dandim dan diikuti Asisten I Setda Muratara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta Kasat Pol PP.


"Bersama Bupati, Dandim dan instansi terkait kita lakukan rapat guna pencegahan Karhutla. Selanjutnya bersama Pemkab dan perusahaan akan berkoordinasi lebih lanjut untuk mengambil langkah - langkah pencegahan Karhutla" terang Kapolres.


Kapolres menjelaskan, nantinya akan dilakukan pemetaan titik - titik mana saja yang rawan kebakaran. Sejauh ini hanya di PT Dendi Marker, sebab diareal tersebut berupa lahan gambut.


"Jadi, untuk sekarang kita adakan kesiapan dulu untuk pencegahan. Kita tidak mau itu terjadi, makanya kita adakan kesiapan seperti apel dan persiapan peralatan" sambungnya.


Ditempat yang sama, Kepala BPBD Syarmidi mengatakan, menindaklanjuti rakor tersebut. Hal pertama yang akan dilakukan nantinya, pihak BPBD akan mengadakan rapat dengan Camat, Kades dan pemerintah guna membentuk kepanitiaan. Mulai dari tingkat desa, Kecamatan hingga Kabupaten sesuai dengan porsi masing - masing.


"Tahun ini kita mengutamakan pencegahan bukan pemadaman. Dan kita terus berkoordinasi dengan tim yang nanti kita bentuk. Semoga tahun ini Karhutla bisa diatasi" harapnya.


Dia melanjutkan, untuk tindakan sesuai Surat Edaran dari pemerintah. Sementara alat - ala pemadam kebakaran sudah tersedia, selain nantinya juga akan dibantu oleh perusahaan - perusahaan. Kendati demikian, Dia berharap tidak ada lagi pembakaran lahan.


"Dengan adanya rakot ini, sinergitas antara pihak yang sudah terbangun selama ini dapat dipertahankan, agar karhutlah bisa dicegah. Dan bila ada Karhutlah bisa diatasi dengan cepat" ujarnya.


Selain itu, penindakan hukum bagi pelaku juga tidak kalah penting. Hal itu sebagai upaya memberikan efek jera dengan dilakukan sanksi tegas. (MJ)

Share:

DPRD Muratara Gelar Sertijab Bupati - Wakil Bupati

 



MURATARA MSM.COM - Usai dilantik Gubernur Sumsel H Herman Deru pada Jumat (27/2) lalu di Griya Agung Palembang sebagai Bupati - Wakil Bupati Muratara periode 2021-2026.


H Devi Suhartoni - H Innayatullah langsung melakukan serah terima memori jabatan dari Plh Bupati Alwi Roham pada rapat paripurna DPRD Kabupaten Muratara, Senin (1/3).

 

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah menyukseskan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Muratara tahun 2020.


"Dengan kerendahan hati, izinkan kami mengucapkan terima kasih. Mohon terimalah salam kami kepada pendahulu kami, Bupati terdahulu Bapak Akis Rapi Ayub, dan Bapak Agus Yudiantoro" kata Bupati.


"Serta senior, guru dan mentor kami Bapak Syarif Hidayat. Terima kasih atas pengabdian dan sumbangsihnya atas pembangunan Kabupaten Muratara. Dalam catatan sejarah, beliau adalah negarawan kabupaten Muratara" sambung Devi.


Dia mengatakan, tagline pada pilkada yaitu Citra Muratara Berhidayah, akan menjadi tagline permanen selama menjabat bersama H Innayatullah. Tagline itu mempunyai filosofi untuk menuju kehidupan yang lebih baik, maju, sejahtera dan tentunya dalam lindungan Allah SWT sebagai kabupaten yang berhidayah.


Tujuan mulia itu tentunya mempunyai instrumen dalam birokrasi pemerintahan dan kemasyarakatan. Birokrasi pemerintahan yang memiliki fungsi pembangunan, pelayanan publik, pengaturan pemberdayaan tentunya yang baik tata kelolah itu sendiri.


"Untuk menyederhanakan instrumen tersebut kami memiliki citra sebagai pilihan yaitu cerdas, inovatif, transparan, responsif dan akuntabel.  Kita akan mendorong untuk program pembangunan dan pelayanan publik kemasyarakatan harus dilandasi dengan cara rasa, cara tindakan yang tegas" paparnya.


Seluruh program tersebut, sambungnya, dimasa mendatang harus mampu menjawab dan menyelesaikan secara konprensip segala permasalahan dan potensi permasalah yang timbul.


"Cerdas dalam artian terukur, sistimatik, progres yang pasti kinerja yang in line mulai dari rasional, nasional, provinsi, kabupaten hingga ke level tingkat desa dan kelurahan"jelas Bupati.


Bupati menegaskan, setiap individu harus memiliki inovasi. Karena inovasi merupakan cara menghadapi perubahan dalam era milenial seperti saat ini. Dan patut dipahami bahwa saat ini sangat dipengaruhi oleh perubahan tersebut.


Menurut Bupati, tidak ada orang yang kuat melainkan orang yang mampu beradaptasi. Dengan inovasi segala program saat ini sangatlah komplek, sehinggah sangat dibutuhkan inovasi yang komplek pula. Dan tidak boleh hanya mengerjakan pekerjaan dengan hanya menoton seperti selama ini. 


"Kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan ucapan terimakasih untuk seluruh pihak. Baik dari unsur penyelenggara, unsur keamanan dan ketertiban, serta masyarakat yang telah berkontribusi pada pilkada serentak tahun 2020" ujar Bupati.


Devi menyampaikan, Visi dan Misi yang disusun merupakan wujud dari komitmen dalam melanjutkan pembangunan yang telah dimulai ditahun 2016-2021 lalu. Semua program tidak akan berjalan baik dan sukses, tanpa dukungan dari stakeholder. 


"Terutama anggota DPRD, dan masyarakat, untuk itu kami mengajak pimpinan dan anggota DPRD untuk bersama-sama bergandeng tangan saling suport baik moril maupun politis untuk menyukseskan program tersebut sehingga benar-benar bisa memberikan manfaat" papar Bupati.


Sertijab tersebut juga dihadiri gubernur Sumsel H Herman Deru melalui Pelaksana Tugas Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Sumsel Doktor Sri Sulastri SH MSi.


Ketua DPRD Muratara Efriansyah dan anggota, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kapolres, Dandim, Camat, Kepala Desa dan tamu undangan lainnya. (MJ)

Share:

26 Februari 2021

Hari Ini Bupati -Wakil Bupati Muratara Dilantik. Ratusan Papan Bunga Ucapan Selamat Banjiri Kantor Pemkab Muratara

 



MURATARA MSM.COM-Ratusan papan bunga, ucapan selamat atas pelantikan Bupati Wakil Bupati Kabupaten Musi Rawas Utara periode 2021 - 2026. H Devi Suhartoni - H Inayatullah berjejer di depan kantor Bupati Muratara.


Papan ucapan selamat yang berderet panjang dari depan kantor Bupati hingga ratusan meter di pinggir jalan protokol, Jumat (26/2). Berasal dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemkab Muratara.


Tidak hanya dari OPD, papan ucapan selamat tersebut datang dari DPD II Partai Politik dari sejumlah daerah. Ada juga dari sejumlah perusahaan swasta. 




Sementara dari Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Muratara,  yang diketuai H Marwan Azhari juga mengucapkan selamat kepada H Devi Suhartoni - H Inayatullah, melalui papan bunga.


Pelantikan Bupati - Wakil Bupati Muratara terpilih. Direncanakan akan dilakukan pada hari ini di Kota Palembang bersama dengan Bupati - Wakil Bupati dan Walikota-Wakil Wali kota oleh Gubernur Sumsel. (MJ)

Share:

24 Februari 2021

Dinas Pendidikan Muratara Gelar Pembinaan

 



MURATARA MSM.COM-Dinas Pendidikan Kabupaten Muratara, menggelar pembinaan kepala Sekolah SD dan SMP, Selasa (24/2). Pembinaan yang dilaksanakan di SMPN 1 Rupit, diikuti Kepsek SD dan SMP se Kabupaten Muratara.


Pembinaan yang dilakukan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPKSDM) itu, diikuti para Guru Garis Depan (GGD) yang ditempatkan dalam wilayah Bumi Beselang Serundingan.


Kepala Disdik Sukamto menegaskan, para kepala sekolah harus mempunyai kemampuan. Tidak hanya melaksanakan tugas - tugas kedinasan sebagai kepala sekolah, tetapi mampu menggerakkan komponen di sekolah yang dipimpin.




"Kepala sekolah harus mempunyai kemampuan. Bagaimana menggerakkan seluruh komponen yang ada di sekolah masing - masing, untuk melayani masyarakat dengan ikhlas" ujarnya.


Untuk itu, Dia meminta kepada seluruh guru GGD yang bertugas di Muratara. Terus menjaga kedisplinan. Apalagi ditengah pandemi Covid-19. Kehadiran guru GGD sangat diharapkan para peserta didik, untuk memberikan ilmu. 


Sebab, Dia paham betul bagaimana tujuan dari pengangkatan GGD. Yakni memiliki tugas tambahan ditengah - tengah masyarakat, diluar tugas sebagai seorang pendidikan.


"Disamping sama dengan yang lainnya sebagai pendidik. Guru GGD mempunyai tugas lain di masyarakat, antara lain sebagai tokoh masyarakat sekaligus sumber ilmu" tegas Sukamto.


Sementara, Kepala BKPSDM melalui Kabid Diklat Jamil memaparkan beberapa peraturan tentang kedisiplinan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Serta sanksi yang diberikan jika seorang ASN melanggar disiplin pegawai.


Sementara, Kepala BKPSDM melalui Kabid Diklat Jamil memaparkan beberapa peraturan tentang kedisiplinan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Serta sanksi yang diberikan jika seorang ASN melanggar disiplin pegawai. (MJ)

Share:

Dinas Pertanian Muratara Gelar Sosialisasi Petani Bisa Tebus Pupuk Subsidi di Pengecer

 


MURATARA MSM.COM - Kedepan, petani tak perlu pusing lagi untuk membeli pupuk bersubsidi. Sebab, pupuk bersubsidi dapat ditebus  dipengecer di wilayah masing - masing. 


Hal sudah menjadi ketentuan pemerintah melalui Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dari sektor pertanian. 


Demikian beberapa poin penting yang disampaikan dalam Sosialisasi Teknis Pengelolaan Pupuk Bersubsidi Tahun Anggaran 2021. Yang digelar oleh Dinas Pertanian, Perkebunan, Peternakan dan Perikanan Kabupaten Muratara, Rabu (23/2).


Sosialisasi yang digelar di kantor Dinas Pertanian, Perkebunan, Peternakan dan Perikanan diikuti oleh seluruh pelaku pengecer pupuk ditingkat kecamatan dalam wilayah Bumi Beselang Serundingan.


Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan, Peternakan dan Perikanan, Ir Suhardiman melalui Kabid Sarpras Ade Meri mengungkapkan, alokasi pupuk bersubsidi mengacu pada ketentuan yang ditetapkan Permentan tentang alokasi Harga Eceren Tertinggi (HET).


"Penyaluran pupuk bersubsidi dilaksnakan secara tertutup melalui produsen kepada distributor. Selanjutnya, distributor menyalurkan kepada pengecer. Penyaluran pupuk kepada petani dilakukan oleh pengecer resmi yang telah ditunjuk diwilayah kerjanya" jelasnya.


Penunjukkan itu, sambungnya, berdasarkan data cetak e-RDKK Pedoman Teknis pengelolaan Pupuk bersubsidi tahun 2021. Yang dibatasi oleh  pupuk bersubsidi diwilayahnya, dengan harga eceran tertinggi (HET) sebagaimana ditetapkan dalam peraturan Menteri Pertanian nomor 49 tahun 2020.


Sasaran dari pedoman teknis pengelolaan pupuk bersubsidi anggaran tahun 2021 melibatkan Dinas Pertanian, petugas pegelolaan pupuk bersubsidi, petugas lapangan,Tim Verifikasi dan validasi serta petani penerima yang sudah terdata.


"Mekanisme penerima pupuk bersubsidi yaitu diterima oleh petani yang sudah memiliki kartu e-RDKK (Rencana Definitip Kebutuhan Kelompok.). Selanjutnya, bagi petani yang belum mendapatkan kartu e-RDKK Petani dapat meregistrasi data pada petugas  Verifikasi dan Validasi data. Jika petani tidak terdata maka tidak dapat menebus Pupuk bersubsidi,"jelas ia


Dia menambahkan, jenis pupuk yang bisa didapatkan oleh petani yaitu Pupuk Urea, Sp36, Za, NPK, NPK Formula Khusus, Organik Garnul, dan organik cair. Semua jenis pupuk tersebut bisa ditebus oleh petani pada pengecer dengan kuota maksimal yang sudah ditentukan. (MJ)

Share:

22 Februari 2021

Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Masjid Raya Riyadhul Jannah Gubernur Sumsel Sumbang 100 Juta

 



MURATARA MSM.COM-Gubernur Sumatra Selatan, H Herman Deru melakukan peletakan batu pertama pembangunan raya Riyadhul Jannah di desa Remban kecamatan Rawas Ulu kabupaten Muratara, Minggu (21/2).


Hadir  bupati - wakil bupati muratara terpilih H Devi Suhartoni - H Innayatullah, DPR RI Fauzi H Amro, Kapolres muratara AKBP Eko Sumaryanto Sik, PLH Bupati Muratara Alwi Roham, kakanwil Kemenag Lubuklinggau, tokoh adat, tokoh masyarakat, IRMM Remban dan para tamu undangan.


Peletakan batu pertama tersebut, diawali dengan doa bersama yang di dipimpin wakil bupati Muratara terpilih, H Innayatullah. Dilanjutkan dengan peletakan batu pertama oleh Gubernur Sumsel, yang menandai dimulainya pembangunan masjid Raya Riyadhul Jannah.


Dalam sambutannya, orang nomor satu di Sumsel ini mengharapkan, pembangunan masjid Raya Riyadhul Jannah berjalan lancar dan bermanfaat bagi masyarakat umum. Terutama bagi umat muslim dalam menjalankan ibadah.


"Ini tentu menginspirasi. Karena tidak semua orang mampu untuk membangun masjid, yakni dalam arti mampu menginisiasi pembangunan rumah ibadah ini" kata Herman Deru.


Menurutnya, pembangunan masjid memiliki nilai-nilai dan keutamaan khusus. Karena rumah ibadah dalam hal ini masjid dapat terus digunakan sehari-hari bagi umat dalam melakukan kegiatan ibadah. Terutama dalam pelaksanaan sholat jumat.


"Masjid nilainya tidak hanya di fisik tapi karena kegiatannya yang aktif, dan akan ada nilai ibadah serta amal yang tetap mengalir bagi para penginisiasinya," ungkapnya.


Sementara itu, Bayumi selaku ketua umum panitia pembangunan masjid Raya Riyadhul Jannah, kepada awak media mengatakan, pembangunan masjid ini sendiri direncanakan akan selesai dalam waktu 1 tahun.


"Semoga pembangunan masjid ini berjalan lancar dan bermanfaat bagi masyarakat secara  umum. Alhamdulillah pembangunan masjid yang akan di mulai pengerjaannya ini. Mendapat sumbangan dana 100 juta dari gubernur Sumsel" ujarnya.


Dengan sumbangan itu, kata Bayumi, segenap panitia pembangunan masjid dan masyarakat Desa Remban, mengucapkan terima kasih banyak atas sumbangan dan partisipasinya didalam pembangunan masjid ini.


"Latar belakang pembangunan masjid ini. Karena disepanjang jalinsum terutama dari Rupit hingga Desa Lubuk Kemang Kecamatan Rawas Ulu tidak ada masjid untuk umum" pungkasnya.


Seperti diketahui, pembangunan masjid raya Riyadhul Jannah berlokasi yang berlokasi di pinggir jalinsum desa Remban memiliki luas lahan 400 meter persegi. Sedangkan luas bangunan masjid 100 meter persegi.


Sumber dana pembangunan berasal dari donatur dan swadaya masyarakat. Ditambah dengan sumbangan Gubernur Sumsel sebesar 100 juta. (MJ)

Share:

19 Februari 2021

KPU Muratara Tetapkan Devi Suhartoni - Inayatullah Sebagai Bupati Terpilih

 



MURATARA MSM.COM- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Muratara menetapkan pasangan Devi Suhartoni dan Inayatullah sebagai Bupati dan Wakil Bupati terpilih di Pilkada 2020.


Penetapan itu dalam rapat pleno terbuka di kantor KPU Muratara di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Desa Noman Baru, Kecamatan Rupit, Jumat (19/2/2021).


Rapat pleno dipimpin langsung Ketua KPU Muratara Agus Maryanto dan komisioner lainnya.


"Bupati dan Wakil Bupati terpilih pada Pilkada Kabupaten Musi Rawas Utara tahun 2020 adalah peraih suara terbanyak, yakni pasangan calon nomor urut 1 Bapak Devi Suhartoni dan Bapak Inayatullah," kata Agus Maryanto.


Agus menjelaskan, penetapan calon terpilih ini setelah adanya salinan putusan Mahkamah Konstitusi yang menolak gugatan hasil Pilkada Muratara 2020.


Sebagaimana diketahui, hasil Pilkada Muratara 2020 digugat oleh pasangan calon nomor urut 3 Syarif Hidayat dan Surian Sofyan.


Permohonan Syarif-Surian dinyatakan tidak dapat diterima oleh Mahkamah Konstitusi karena tidak memenuhi ketentuan Pasal 158 ayat (2) Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016.


"Setelah kami menerima salinan putusan dari Mahkamah Konstitusi, maka hari ini kami melaksanakan penetapan calon terpilih," terang Agus.

 

Calon bupati terpilih, Devi Suhartoni mengaku sangat bersyukur dan berterima kasih kepada semua pihak yang berjuang mempertahankan kemenangannya.


Menurut Devi, kemenangan yang diraihnya bersama Inayatullah adalah hasil perjuangan masyarakat Muratara yang menginginkan perubahan.


"Ini kemenangan masyarakat Muratara, alhamdulillah hari ini kami dinyatakan sebagai Bupati dan Wakil Bupati terpilih, terima kasih semuanya," kata Devi.


Calon wakil bupati terpilih, Inayatullah menambahkan kemenangan yang diraih mereka adalah takdir dan ketetapan dari Tuhan Yang Maha Esa.


"Alhamdulillah, ini ketetapan dari Allah Yang Maha Kuasa, akhirnya kami bisa mengemban amanat rakyat selama periode kedepan," katanya.


Untuk diketahui, berdasarkan rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat kabupaten pada 15 Desember 2020, pasangan Devi-Inayatullah meraih suara terbanyak.


Devi-Inayatullah meraih 49.109 suara atau 43,43 persen, disusul Syarif-Surian memperoleh 40.126 suara atau 35,48 persen, dan terakhir Akisropi-Baikuni mendapat 23.852 suara atau 21,09 persen.  (MJ)

Share:

18 Februari 2021

Kecamatan Rawas Ulu Gelar Musrenbang Tahun 2021

 


MURATARA MSM.COM-Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan tahun 2021. Digelar pemerintah Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Muratara, Kamis (18/2).


Musrenbang yang digelar di balai kelurahan Pasar Surulangun. Dibuka langsung oleh Camat Rawas Ulu Abdul Kadir diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya diikuti seluruh peserta Musrenbang yang hadir.


Musrenbang juga dihadiri Kasi PMD Kecamatan Rawas Ulu Muslim, Sekcam Kamaluddin perwakilan Bapeda Muratara, Kepala Dinas DLHP Zulkipli, Kepala Dinas Ketahanan Panggan Ir Hasim, dan Kepala Dinas Perkim H Alfirmansyah.


Selain itu hadir sekretaris Kominfo Izhar, sekretaris Dinas pertanian, Mustopo perwakilan Koramil, Polsek Rawas Ulu dan para kepala desa, BPD sekecamatan Rawas Ulu serta tokoh masyarakat yang hadir.


Camat Rawas Ulu mengatakan, Musrenbang tingkat kecamatan merupakan lanjutan dari musrenbang tingkat desa. Hasil musrenbang tingkat kecamatan ini akan dilanjutkan ke tingkat kabupaten.


Abdul Kadir mengungkapkan, ada total sebanyak 193 usulan yang disampaikan oleh desa dan kelurahan yang disampaikan untuk pembangunan di tahun yang akan datang. Tentu usulan tersebut berdasarkan skala prioritas.


Ia juga menyampaikan tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Dimana tahun ini dilakukan dari desa ke desa sesuai aturan di masa pandemi Covid-19.


“Semoga seluruh kepala desa yang hadir ataupun yang mewakili dapat menyimak dengan baik apa yang di sampaikan oleh pematerinya nanti. Dengan mengucapkan Bismillahirohmanirohim dengan ini Musrenbang tingkat kecamatan tahun ini resmi saya buka,”tutupnya. (MJ)

Share:

15 Februari 2021

Vaksinasi Tahap Ke-2 di Muratara. HDS : Tubuh Jadi Kebal Dari Virus Covid-19




MURATARA MSM.COM-Vaksinasi Covid-19 tahap kedua, dilakukan Pemkab Muratara melalui Dinas Kesehatan (Dinkes). Bekerja sama dengan RSUD Rupit, Senin (15/2)


Vaksinasi tahap kedua ini, dihadiri sejumlah pejabat. Diantaranya Wakil Bupati Muratara H Devi Suhartoni, Direktur RSUD Rupit Herlina, Kapolres Muratara AKBP Eko Sumaryanto dan anggota DPR Provinsi Rita Devi Suhartoni.


Vaksinasi ini dilakukan, sebagai upaya pemerintah untuk memberikan kekebalan tubuh. Guna menghindari penyebaran Covid-19 yang kini sudah menembus angka 1 juta jiwa di seluruh Indonesia.


H Devi Suhartoni menyampaikan, dampak dari pandemi Covid-19 telah melumpuhkan perekonomian Indonesia. Mulai dari tingkat pusat hingga ke tingkat kabupaten.


"Dampaknya telah kita rasakan bersama selama ini. Namun, dengan adanya vaksin ini. Kita berharap mampu mengurangi penyebaran dikalangan masyarakat" kata pria yang lebih dikenal dengan HDS ini.


Menurut HDS, dengan divaksin, maka tubuh menjadi kebal terhadap virus Covid-19 baik diluar maupun didalam tubuh. Selain itu, vaksin Covid-19 ini dilakukan membawa manfaat yang sangat besar.


Oleh sebab itu, vaksin tahap pertama ini dilakukan terlebih dahulu terhadap kepala daerah. Itu untuk menunjukkan kepada masyarakat manfaat dari vaksin tersebut memang besar. Selain itu, Kepala Daerah sering mengunjungi masyarakat dan bepergian keluar kota.


Ditempat yang sama, Kapolres Muratara AKBP Eko Sumaryanto mengungkapkan, bahwa vaksin Covid-19 aman, dan tak perlu ditakuti oleh masyarakat. "Insya Allah suntik vaksin Covid-19 aman" sambungnya.


Hal itu ia rasakan sendiri. Setelah disuntik vaksin tahap pertama beberapa waktu lalu. Ia merasakan baik - baik saja, bahkan tubuh terasa segar bugar. Tidak ada efek samping. 


"Ayo sama - sama cek kesehatan. Jaga kesehatan dan jangan takut apabila ada suntik vaksin Covid-19" kata Kapolres.(MJ)


Share:

14 Februari 2021

TKKT Kabupaten Muratara Tahun 2021. Sukri Alkap Terpilih Jadi Ketua Karang Taruna

 



MURATARA MSM.COM-Temu Karya Karang Taruna (TKKT) Kabupaten Muratara tahun 2021, di ruang rapat gedung DPRD Muratara, Sabtu (13/2). Dengan agenda pemilihan ketua Karang Taruna, berjalan sukses.


Setelah melalui musyawarah dalam TKKT yang dihadiri Bupati Muratara HM Syarif Hidayat, Ketua DPRD Efriansyah dan ketua Karang Taruna Sumsel melalui wakil ketua Bidang Hukum dan Advokasi Karang Taruna Sumsel Devi Arianto. Sukri Alkap terpilih menjadi ketua Karang Taruna periode 2021-2026.


Terpilihnya pria yang juga menjabat anggota DPRD Muratara ini sebagai ketua Karang Taruna Kabupaten Muratara untuk lima tahun kedepan. Menggantikan Devi Arianto, ketua Carateker sebelumnya. 



Dalam sambutannya, Bupati Muratara mengatakan, Karang Taruna merupakan suatu wadah. Dengan adanya wadah tersebut, Dia mengharapkan Karang Taruna dapat menjalankan bidangnya masing - masing mulai tingkat desa, Kecamatan hingga Kabupaten.


"Ada banyak hal dan aktivitas yang sangat membantu. Khususnya di tingkat desa, kecamatan hingga tingkat kecamatan" kata Bupati.


Usai pemilihan, Ketua Karang Taruna terpilih Sukri Alkap menegaskan, ketua Karang Taruna yang diembannya. Akan dimaksimalkan untuk membangun mental pemuda pemudi di Bumi Beselang Serundingan.


"Tentu dalam menjalankan amanah ini tidak bisa sendiri. Semua pihak akan dilibatkan. Namun yang terpenting saat ini adalah bagaimana kita membangun jiwa dan mental pemuda untuk lebih kreatif, inovatif dan kontribusi untuk kemajuan daerah kita tercinta" ujarnya.


Sementara, Devi Arianto mengatakan, dengan terselenggaranya temu Karya ini. Maka estafet kepemimpinan Karang Tarua Kabupaten Muratara selanjutnya berada ditangan ketua dan pengurus yang baru. (MJ)

Share:

11 Februari 2021

Karang Taruna Muratara Laksanakan Temu Karya Daerah (TKD) ke-II

 



MURATARA MSM.COM - Karang Taruna Kabupaten Muratara, melaksanakan Temu Karya Daerah (TKD) ke-II, dalam rangka pemilihan Ketua Karang Taruna periode 2021-2026, Kamis (11/2) sore. 


Ketua pelaksana TKD ke-II, Taufik Said mengatakan kegiatan itu dilaksanakan mengingat habisnya masa jabatan ketua Karang Taruna periode lalu.


"Sehubungan dengan masa jabatan Ketua Karang Taruna periode 2015-2020 sudah berakhir, maka hari ini kami mengadakan TKD," kata Taufik. 


Dia berharap dari TKD ke-II ini menghasilkan Ketua Karang Taruna Kabupaten Muratara yang terbaik untuk periode kedepannya. 


"Semoga Karang Taruna kedepannya semakin lebih baik, semakin maju dari sebelumnya," kata dia. 


Wakil Bupati Muratara, Devi Suhartoni menyampaikan Karang Taruna harus menjadi organisasi yang lebih menitikberatkan pada kegiatan sosial di masyarakat. 


"Karang Taruna ini dibentuk oleh Kementerian Sosial, artinya tugas pokoknya adalah lebih banyak pada kegiatan sosial di masyarakat." 


"Selama ini saya lihat kegiatan Karang Taruna di desa-desa itu mengadakan kegiatan olahraga saja, padahal ini organisasi sosial," kata Devi.


Devi berharap siapa pun yang terpilih menjadi Ketua Karang Taruna Kabupaten Muratara periode kedepan agar dapat menjalankan organisasi dengan baik.


"Siapa pun yang terpilih, baca tugas pokoknya dengan baik, mari kita berkonsensus, bersatu, kompak, jangan sampai Muratara ini diobok-obok orang luar," tegasnya. 


Dari TKD ke-II ini, Ketua Karang Taruna Kabupaten Muratara terpilih untuk periode 2021-2026 adalah Depri Apriansyah. 


Depri menyampaikan akan menggali potensi-potensi pemuda dan pemuda yang ada di desa hingga tingkat kecamatan dan kabupaten. 


Dia berjanji akan membawa Karang Taruna Kabupaten Muratara menjadi organisasi yang dapat membantu pemerintah dalam membangun daerah.


"Target kita organisasi ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan pembangunan daerah sehingga kita bisa bersaing dengan daerah lain," katanya.


Ketua Karang Taruna Kabupaten Muratara periode 2015-2020, Taufik Anwar menambahkan legalitas dari pelaksanaan TKD ke-II ini adalah resmi. 


Itu sesuatu dengan Peraturan Menteri Sosial (Permensos) Nomor 25 tahun 2019 tentang pedoman Karang Taruna. 


"TKD ke-II ini sah dan legal, sudah sesuai mekanismenya, serta disepakati dan disetujui oleh kepengurusan Karang Taruna di 6 kecamatan," katanya.

Share:

Tanah Kelahiran Terkena Musibah Banjir. Kapolres Muratara Kirim Bantuan Logistik Ke Demak

 



MURATARA MSM.COM-Kapolres Muratara AKBP Eko Sumaryanto mengirimkan logistik dan sejumlah bantuan lainnya ke Desa Purwosari Kecamatan Sayung Kabupaten Dema Jawa Tengah.


Bantuan itu dikirimkan untuk masyarakat di tanah kelahiran AKBP Eko Sumaryanto, yang saat ini tengah mengalami bencana banjir.


Bantuan secara langsung diserahkan, ketua Bhayangkari Muratara Ny Endang Eko, ke Desa Purwosari, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah melalui Polres Demak.


Ribuan rumah terendam di wilayah Purwosari, Demak akibat meningkatnya intensitas hujan dalam berapa minggu terakhir. Tak luput juga, bencana itu menimpa keluarga dan sanak famili, Kapolres Muratara AKBP Eko Sumaryanto.

 

Secara pribadi maupun lembaga, Kapolres menyatakan turut berduka atas bencana alam itu. "Istri dan anak saya semuanya masih di Jawa Tengah, sekarang lagi ada bencana, tidak bisa keluar di kepung banjir," kata Kapolres Muratara singkat, Kamis (11/2). 

 

Pihaknya mengaku, sudah secara langsung memberikan instruksi ke ketua Bhayangkari Muratara Ny Endang Eko, agar menjadi fasilitator memberikan bantuan logistik dan dapur umum dari Polres Muratara, untuk masyarakat di Sayung, Demak.


"Polres Muratara dan bhayangkari Muratara, memberikan bantuan korban banjir di kabupaten Demak jawa tengah. Disalurkan melalui Polres Demak. Bantuan berupa logistik dan sembako," ucapnya.


AKBP Eko Sumaryanto membenarkan, jika Desa Purwosari, Demak merupakan tempat kelahirannya. Dia berharap dengan adanya bantuan logistik dan sembako dari Polres Muratara, setidaknya bisa membantu masyarakat disana yang tengah kesulitan. 


"Insya Allah bisa bermanfaat bagi masyarakat yang terkena musibah banjir di wilayah Demak," tuturnya. Informasi dihimpun, banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, sejak Sabtu (6/2) lalu, hingga kini belum surut.


Ribuan rumah warga masih terendam banjir, begitu juga dengan jalan jalan desa. Paling parah banjir melanda wilayah Kecamatan Sayung. 


Ribuan masyarakat terpaksa mendiami pos pos pengungsian. di posko pengungsian di dapati ratusan kepala keluarga yang mengungsi. Di antara para pengungsi di dapati ibu hamil, balita dan manula.(MJ)

Share:

FK2D Muratara Gelar Rapat. Kades Karang Anyar Terpilih Menjadi Ketua

 



MURATARA MSM.COM –Amir terpilih menjadi ketua Forum Komunikasi Kepala Desa (FK2D) Kabupaten Musi Rawas Utara periode 2021/2024.


Terpilihnya pria yang menjabat Kepala Desa Karang Anyar, Kecamatan Rupit untuk tiga tahun kedepan. Setelah melalui pemilihan yang dihadiri 40 Kepala Desa dari tujuh kecamatan di Bumi Beselang Serundingan.


Pemilihan ketua FK2D beserta pengurus, berlangsung mulai pukul 10.00 WIB, Rabu (10/2) di Kawasan wisata Danau Rayo. Amir terpilih menggantikan Taupik Haris yang menjabat Kepala Desa Noman selaku ketua FK2D periode lalu.


Dalam sambutannya, Taupik Haris menyampaikan rasa bangga dan terima kasih telah dipercayakan memimpin FK2D periode lalu. Dalam masa itu, tentu terselip kesalahan dan kekurangan.


“Sebagai pribadi, mohon dimafkan jika ada kekurangan dan kesalahpamahan selama menjadi ketua FK2D. Kedepan bersaudaraan kita tetap solid” ujarnya.


Sekretaris FK2D peride sebelumnya, Devi SamDevi mengharapkan, dengan terpilihnya ketua yang baru. Kekompakan yang telah terjalin selama ini, semakin erat dalam membangun desa yang ada.


Sementara Ketua FK2D terpilih, Amir menyampaikan ucapan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada dirinya untuk memimpin kepengurusan FK2D. 


“Kedepan seluruh kepala desa, mesti bekerja sama, kompak, Bersatu untuk menyelesaikan masalah yang ada. Insya Allah, apabila kita benar, maka mudah alam menyelesaikan masalah yang ada. Pada intinya, persatuan harus ada” tukasnya. (MJ)

Share:

09 Februari 2021

Pengurus Karateker DPD KNPI Muratara Dibentuk

 


MURATARA MSM.COM-Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Sumsel. Membekukan kepengurusan DPD KNPI Kabupaten Musi Rawas Utara. Sekaligus pembentukan kepengurusan karateker DPD KNPI Kabupaten Musi Rawas Utara, Selasa (9/2).


Hal itu berdasarkan Surat Keputusan DPD KNPI Provinsi Sumatera Selatan Nomor : KEP.03/DPD.KNPI SS/I/2021. Adapun Susunan dan Personalia Kepengurusan Karateker DPD KNPI Kabupaten Muratara yaitu Pengarah dijabat oleh Eggy Bastanta Tariga dan Ajrin Karim, SPd. 


Sementara ketua dijabat oleh Tabrani Yausi, ST dan  Wakil Ketua Muhammad Azan Prajan Sekretaris Arfani, Wakil Sekretaris La Ode MZ Sakti dan Qudratullah serta Bendahara dijabat Meri Handi dengan Wakil Bendahara Haris Saputra.


Anggota terdiri dari Hairul Alamsych, Arif Bafrus Zaman, Aan Andriyanto, Sa’adillah muqsit, Ovel dan Feri Irawan. 


Surat keputusan tersebut ditetapkan di Palembang, Sumatera Selatan Pada hari Jumat Tanggal 29 Januari 2021.


Ketua karateker DPD KNPI Muratara Tabrani Yausi mengatakan, penunjukkan ketua karateker dan kepengurusan ini bertujuan utama untuk melaksanakan Musda guna pemilihan Ketua DPD KNPI Muratara dan terbentuknya kepengurusan yang baru periode 2021-2024. (MJ)

Share:

KPUD Muratara Serahkan 553 Themo Gun kepada Pemkab Muratara

 


MURATARA MSM.COM – KPUD Muratara menyerahkan sebanyak 553 Themo Gun kepada Pemkab Muratara. Penyerahan langsung oleh Sekretaris KPUD Muratara kepada Sekda Muratara Alwi Roham.


Kegiatan tersebut di Ruangan Off Room Kantor Bupati Muratara dihadiri Ketua KPU Agus Maryanto, Komisioner KPU lainnya, Senin (08/02) kemarin.


Ketua KPUD Muratara Agus Maryanto mengatakan kegiatan hari ini menindaklanjuti surat Kemendagri dan surat Sekjen bahwa alat Protokol Kesehatan (Prokes) saat pencoblosan 9 Desember lalu yang dibeli menggunakan APBN, berupa Themo Gun masih bisa digunakan agar dihibahkan kepada Pemkab Muratara.


“Sesuai dengan surat dari Sekjen itu harus diserahkan pada Desember 2020 lalu. Akan tetapi karena proses administrasi harus dirapikan dan baru sekarang bisa terlaksanakan,” ungkapnya.


Dijelaskannya untuk jumlah Themo Gun sebanyak 553 dan semua itu sudah dituangkan dalam perjanjian hibah barang milik negara antara KPUD Muratara dengan Pemkab Muratara.


 “Penyerahan secara resmi itu dilakukan oleh Sekretaris KPUD kepada Sekda Pemkab Muratara,” jelasnya.


Lebih lanjut ia berharap alat ini bisa dimanfaatkan dan didistribusikan oleh Pemkab Muratara agar bisa mencegah penyebaran virus Covid-19. 


“Dengan adanya alat ini, setidaknya bisa mencegah penyebaran Virus Covid-19 di Kabupaten Muratara,” harapnya.


Sementara itu, Sekda Muratara Alwi Roham mengatakan Pemkab Muratara menerima alat Themo Gun sebanyak 553 dari KPUD Muratara.


Dikatakannya untuk pendistribusiannya terlebih dahulu pihaknya akan melakukan rapat, tentunya akan didistribusikan ke setiap OPD. 


“Ini kan aset negara sebelum didistribusikan akan diadministrasi dulu dan baru disalurkan,” katanya. (MJ)

Share:

Serahkan 69 SK PPPK. Ini Pesan Bupati Muratara !

 



MURATARA MSM.COM – Bupati Musi Rawas Utara menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan 69 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemkab Muratara, Selasa (9/2).


69 pegawai PPPK terdiri dari 67 tenaga pendidik atau guru, dan 2 orang penyuluh pertanian. 


Penyerahan SK PPPK tersebut, sekaligus pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan di halaman kantor Pemkab Muratara.



Dalam sambutannya, HM Syarif Hidayat mengucapkan selamat kepada 69 pegawai PPPK yang baru dilantik dan diambil sumpah jabatan. 


“Saudara patut bersyukur, atas rezeki yang telah diberikan dan diberikan kesempatan untuk mengemban amanah sebagai abdi masyarakat” kata Bupati.


Dia mengingatkan, untuk terus meningkatkan pengetahuan, kepribadian dan etika sebagai pegawai pemerintah yang harus melekat pada individu sebagai abdi masyarakat.


“Suatu tugas sangat tergantung pada kemauan dan kemampuan untuk mengoptimalkan tugas – tugas yang diberikan” sambung Bupati.


Bupat memaparkan, seorang pegawai pemerintah yang professional adalah yang keberhasian kerjanya ditentukan oleh tingginya tingkat kepuasan dan kesejahteraan yang dilayani sebagai akibat dari kemampuan dan profesionalitas yang dimiliki oleh pegawai pemerintah.


“Selamat bekerja dan hendaknya dapat memfokuskan tenaga, perhatian dan pikiran pada proses tuntutan tugas pokok dan fungsi diunit kerja masing – masing sehingga dapat berjalan optimal” tutup Bupati. (MJ)

Share:

08 Februari 2021

Berhasil Ungkap Kasus Pembunuhan. 11 Anggota Polres Terima Reward

 



MURATARA MSM.COM-11 anggota Polres Musi Rawas Utara, menerima reward dari Kapolres Kapolres Muratara AKBP Eko Sumaryanto.


Reward diberikan atas keberhasilan mengungkap kasus pembunuhan dengan korban Ardeni (49) warga  Desa Jadi Mulya Kecamatan Nibung Kabupaten Muratara.


Kesebelas anggota Polres yang mendapat reward tersebut masing - masing 6 anggota Sat Reskrime Polres Muratara dan 5 anggota Polsek Nibung. Pemberian reward tersebut dilaksanakan Senin (8/2/2021) di halaman Polres Muratara.


"Benar. 11 anggota diberi penghargaan karena keberhasilan mengungkap kasus dalam waktu 1x 24 jam,"kata Kapolres Muratara, AKBP Eko Sumaryanto, S.IK melalui Kasat Reskrime, AKP Dedi Rahmad Hidayat.


Dikatakannya ke 11 anggota yang menerima reward yaitu AKP Dedi Rahmad Hidayat, Kasat Reskrime Polres Muratara,  Ipda Dimas Arbianto S.Trk,  Kanit Pidum Sat reskrim polres Muratara, Briptu Albhara Jorta Pratama Ba Opsnal Sat Reskrim Polres Muratara. 


Kemudian Ba Opsnal Sat Reskrime Bripda Febri Bagus Permada, Bripda syawaludin Fitra Arista, Bripda Fachri Rizaldi. 



Selanjutnya anggota Polsek Nibung, Kanit Sabhara Polsek Nibung, Aiptu Sepriardi, Aipda Japaris Silaban Kanit Binmas Polsek Nibung,  Bripka Hendri Yanto, Ka Spk Shief II. Dan Bripka Aidil Fitrizah SH  Ka Spk Shief III Polsek Nibung, terakhir Bripka Jaka Saputra, Ba Unit Reskrim Polsek Nibung.


Sebagaimana diketahui pembunuhan terjadi Kamis (14/2/2021) sekitar  pukul 11.00 Wib telah terjadi tindak pidana pembunuhan yang dilakukan oleh Harun Sohar dan Alek Sander  terhadap korban Ardeni.(MJ)

Share:

07 Februari 2021

Mayat Terapung Di Sungai. Gegerkan Warga Beringin Jaya

 


MURATARA MSM.COM-Penemuan mayat laki-laki yang terapung dialiran sungai Rupit, Sabtu (6/2). Menggegerkan warga Desa Beringin Jaya, Kecamatan Rupit.


Mayat yang menggunakan baju kuning, ditemukan mengapung dialiran Sungai Rupit, sekitar pukul 19.00 WIB


Kepala Desa Beringin Jaya saat dikonfirmasi wartawan via selluler membenarkan adanya penemuan mayat laki-laki terapung, menggunakan baju warna kuning. 


“Mayat masih di sungai dan akan di evakuasi ke RSUD Rupit" ujarnya.


Dia mengharapkan, masyarakat mengecek keluarganya masing-masing. Karena sampai saat ini identitas korban belum ditemukan. Ditambah lagi mayat tersebut sudah membengkak. (MJ)

Share:

05 Februari 2021

Bupati Muratara Terima Dua Penghargaan Sekaligus

 



MURATARA MSM.COM-Bupati Muratara, Drs H M Syarif Hidayat, MM menerima dua penghargaan. Tak tanggung - tanggung, penghargaan diterima 2 sekaligus.


Pertama penghargaan dari Kementrian Agama (Kemenag). Sedangkan  penghargaan kedua  Lancana Manggala Karya Kecana dari Pemerintah Pusat.


Penghargaan dari Menteri Agama diberikan kepada Bupati Muratara, Drs H M Syarif Hidayat atas dedikasinya sebagai Kepala Daerah Peduli Pendidikam Tinggi Islam. 


Pemberian penghargaan dari Menteri Agama diberikan langsung Rektor IAIN Curup, DR Rahmad Hidayat MAG, MPD. Sementara itu penghargaan Lancana Manggala Karya Kencana diberikan Kepala BKKBN Provinsi Sumsel, Nopian Andusti SE MT.


Pemberian penghargaan dilakukan di tempat pertemuan Rumah Bupati Muratara, Kamis (4/2/2021). 


Rektor UIN Curup, DR Rahmad Hidayat , M.Ag. M.Pd. menjelaskan  penghargaan ini diberikan berdasarkan atas arahan dari Menteri Agama, agar kami mencoba melihat, memberikan apresiasi serta penghargaan kepada kepala daerah yang peduli  terhadap pendidikan di perguruan tinggi islam. 



"Dari tiga  kepala daerah yang mendapat penghargaan salah satunya Bupati Muratara,"jelasnya. 


Dikatakannya atas nama Kementerian Agama Republik Indonesia penghargaan ini kami berikan kepada HM Syarif Hidayat sebagai Bupati Musi Rawas Utara. 


"Alhamdulillah  hari ini kami di perkenankan memberi penghargaan secara langsung, Atas nama IAIN Curup kami ucapkan terimakasih", ucapnya.  


Sementara itu Perwakilan BKKBN Provinsi Sumsel, Nopian Andusti, SE, MT, menerangkan bahwa penghargaan ini diberikan kepada kepala daerah, yang komitmen memberikan dukungan dan darma bhakti. 


Penghargaan Manggala Karya Kencana Di tahun 2020 ini sekaligus bersamaan diberikan kepada Bupati dan Ketua TP-PKK.


"Hari ini kami utumakan untuk memberikan penghargaan ini kepada  HM Syarif Hidayat dan Lia Mustika Sari. Jangan berhenti untuk mendarmabhaktikan" ucapnya.


 Sedangkan  Bupati Muratara HM Syarif Hidayat mengatakan bahwa tidak menyangka mendapat penghargaan ini. 

 

"Saya atas nama masyarakat Muratara mengucapkan terima kasih tak terhingga atas penghargaan ini", katanya. 


Bagi kami penghargaan yang luar biasa ini sangat berarti, tugas rutin kami ada ternyata mendapatkan penilaian khusus dari pemerintah pusat.


"Bangga kami berdua yang hampir habis masa jabatan yang akan berakhir 17 februari nanti, dapat penghargaan ini, kami mungkin pamit hari ini, tanpa di bantu semuanya kita tidak bisa berbuat banyak, untuk itu saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya, andaikan ada kesalahan saya selama memimpin saya mohon maaf, saya hanya berusaha semaksimal mungkin untuk mengemban amanah rakyat", pungkasnya. (MJ)

Share:

03 Februari 2021

Selama Januari 2021. Satreskrim Polres Muratara Amankan 4 Bandar Judi Dan Togel




MURATARA MSM.COM- Selama Januari 2021, Petugas Sat Reskrim Polres Musi Rawas Utara (Muratara) menggrebek arena judi bar-bar dan togel. Hasilnya ditangkap beberapa orang dan diamankan peralatan judi.


Kapolres Muratara Eko Sumaryanto melalui Kasat Reskrim AKP Dedi Rahmat Hidayat menjelaskan, pertama arena judi di Desa Bingin Rupit Kecamatan Rupit Kabupaten Muratara, yang digrebek Rabu (6/1/2021) sekitar pukul 22.00 WIB.


“Kami amankan bandarnya, yakni Nardo Dwi Saputra (26) warga Jalan Belalau Kecamatan Lubuklinggau Utara I,” jelasnya dalam pers rilis Rabu (3/2/2021).


Ditambahkan Kasat Reskrim, aksi judi bar-bar tersebut sudah meresahkan masyarakat. Sehingga dilakukan penggerebekan.


“Dari tersangka kami amankan delapan unit mesin bar-bar, satu kantong plastik koin bar-bar dan uang Rp640.000,” jelasnya.


Selain itu, pihaknya juga menggerebek warung kopi di Desa Setia Marga Kecamatan Karang Dapo Kabupaten Muratara, Minggu (31/1/2021) sekitar pukul 15.10 WIB.


Di warung kopi itu ditangkap Ali Maer (54) warga Desa Setia Marga Kecamatan Karang Dapo yang merupakan penjual togel.


Kemudian dari pengembangan juga ditangkap Indra Lasmana, warga Kelurahan Muara Rupit yang sedang merekap nomor judi togel.


Ada juga yang melakukan perjudian di pondok, yakni di Desa Mulya Jaya Kecamatan Nibung Kabupaten Muratara. Dari pondok ini ditangkap Efendi (55) warga Blok B Desa Mulya Jaya.


“Pondok untuk arena judi remi itu, digrebek Jumat (29/1/2021) sekira pukul 23.00 Wib oleh Reskrim Polsek Nibung,” jelasnya.


Saat digrebek, pelaku 4 orang berhasil melarikan diri sedangkan Efendi berhasil ditangkap kemudian ditemukan barang bukti berupa satu set kartu Remi berikut uang tunai sebesar Rp30 ribu

Share:

1 Dari 13 Pelaku Pembakaran Camp PT MAP, Dilumpuhkan Tim Beruang Polres Muratara

 


MURATARA MSM.COM-Tatak Irawan (40) satu dari 13 pelaku pembakaran camp PT MAP dilumouhkan Tim beruang Sat Reskrime Polres Muratara.


Tatak Irawan yang merupakan warga  Desa Embacang Kecamatan Karang Jaya Kabupaten Muratara terpaksa dilumpuhkan petugas dengan timah panas. Karena hendak melarikan diri saat ditangkap walaupun sudah diberi tembakan peringatan, Jumat (29/1/2021) sekitar pukul 23.30 wib.


 Tersangka ditangkap sesuai dengan 

LP/B-01 /I/2020/Sumsel/Res Muratara tanggal 19 Januari 2020, dengan pelapor asisten kebun PT MAP, Syahrizal Harahap (47) warga Jl. Yos Sudarso komplex perkantoran Camp.PT.MAP Desa Embacang Baru Ilir Kecamafan Karang Jaya Kabupaten Muratara.


Peristiwa pembakaran terjadi Minggu (19/1/2021) sekitar pukul 15.00 wib. Bermula dari tersangka bersama 12 temannya langsung membakar Camp.PT.MAP dimulai  dari arah belakang atau dapur.


Setelah itu pelaku atas nama Dinul alias Di menghampiri saksi Sugeng karyawan PT MAP dengan mengatakan "kau yang nelpon polisi itu". Lalu saksi Sugeng menjawab "idak,tanyolah samo Jahul (Karyawan).


Selanjutnya api membesar dari arah belakang camp dan api menjalar ke bagian depan serta menyambar mobil toyota kijang BE 1542 KY tahun 1994 warna hitam metalik.


SElain itu pelaku juga merusak kaca mobil Hiline warna biru dan Truck mitsubishi warna kuning.


Dan di camp itu juga ada 3 unit motor trail yang terbakar.


Dari hasil pemeriksaan terhadap tersangka bahwa tersangka diajak

 oleh Dinul alias di dan anaknya Ade untuk membakar camp PT MAP.


Lalu dijawab oleh tersangka Tata "payo aku ikut".


Setelah itu mereka menemui Hor dan kawan-kawan dengan  membawa 5 liter bensin ke arah camp PT MAP. Setelah tiba di Tempat Kejadian Perkara terjadi pengancaman terhadap saksi. Para pelaku langsung membakar camp serta merusak kendaraan yang ada di TKP. 

Untuk tersangka Tatak Irawan  posisi berada dibelakang camp PT MAP.


Menurut saksi Sugeng   bahwa tersangka Tatak adalah pelaku yang pertama kali membakar camp pada bagian belakang.


Kapolres Muratara, AKBP Eko Sumaryanto, S.IK melalui Kasat Reskrime, AKP Dedi Rahmat Hidayat, membenarkan penangkapan terhadap tersangka. Pelaku ditangkap Jumat (29/1/2021) sekitar pukul 23.30 wib.


Saat di lakukan penangkapan, tersangka mencoba melarikan diri dari tim Beruang Muratara. Setelah di berikan peringatan tembakan 3 kali ke atas oleh petugas, tersangka tetap mencoba melarikan diri. Setelah itu petugas melakukan tembakan tepat dan terukur. Kemudian tim opsnal Beruang Sat Reskrim Muratara berhasil menangkap tersangka Pelaku Tindak Pidana Pembakaran serta barang bukti. 


Kemudian setelah mengamankan tersangka dan barang bukti, tim opsnal Beruang Sat Reskrim Polres Muratara langsung membawa tersangka dan barang bukti ke Polres Musi Rawas Utara untuk di proses secara hukum yang berlaku. (MJ)

Share:

01 Februari 2021

Ketua IBI Provinsi Lantik-Ketua IBI Kabupaten Muratara *Target Turunkan Angka Kematian Ibu dan Bayi

 



MURATARA MSM.COM- Bertempat di Hotel Sampurna Kota Lubuklinggau, Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), ibu Lisa Mora Braksan S.Sos, bersama wakil 1 ibu Tuti Rosdiana.Skm.mkes pada pukul 14.00 wib, Kamis (21/01) lalu, telah ikuti musyawara cabang dan pelantikan ketua terpilih IBI Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Ibu Diana Fitri Amkeb. SKM periode 2021-2025.


Kegiatan Musyawara Cabang (Muscab) ke-II IBI Kabupaten Muratara tersebut berjalan sukses, aman, tertif dan transparansi, dengan mengikuti protokol kesehatan. Peserta mendapatkan masker, dan disediakan handsanitazer serta duduk dengan jaga jarak.



Ketua Pengurus Cabang IBI terpilih Kabupaten Muratara Diana Fitri, Amkeb. SKM, mengatakan terimah kasih untuk semua dukungan dan kerjasama yang telah ada. Dirinya mengajak kawan-kawan di IBI Muratara untuk terus maju dan mengembangkan pelayanan bidan lebih baik dan program kerja.


Selain itu dirinya juga sampaikan, keberadaan IBI Kabupaten Muratara, kedepan akan terus menjadi mitra pemerintah Kabupaten Muratara dalam membangun dan kesehatan masyarakat. 


Dimana IBI selaku wadah bagi bidan, harus aktif memberikan masukan dan membantu pemerintah terutama dalam upaya menekan angka kematian ibu dan bayi.



"Strategi ini untuk menekan angka kematian ibu dan bayi yang pertama kita lakukan pendekatan dulu dengan kawan-kawan terutama bidan desa agar ada peningkatan kinerja dan up date ilmu kebidanan,” jelas ia.


Masih kata Diana Fitri Amkeb. SKM, bahwasanya IBI Muratara akan memperluas kepengurusan pada setiap bidang. Seperti bidang humas, bidang pelatihan dan bidang organisasi untuk penguatan kepengurusan berbasis teknologi.


"hal ini untuk memudahkan penyampaian informasi dan silaturahmi ke setiap pengurus. Soalnya masih ada anggota kita yang belum kenal dengan sesam pengurus," jelas Diana.


Pantauan dilapanga, Dalam Muscab ke-II IBI Kabupaten Muratara itu, terpilihnya ketua secara transfaransi aman dan lancar, dimana langsung diteruskan pelantikan ketua IBI Terpilih sekitar pukul 15.30 wib. 


Diana Fitri, Amkep. S.Km, yang menjabat ketua Pengurus Cabang IBI Kabupaten Muratara langsung dan resmi dilantik oleh ketua IBI Provinsi Sumsel Lisa Mora Braksan S.Sos,Mkes. (MJ)

 











         


        

Share:

Wabup Orang Pertama Di Muratara Yang Mendapat Vaksin

 



MURATARA MSM.COM - Wakil Bupati Musi Rawas Utara, H Devi Suhartoni menjadi orang pertama di Bumi Beselang Serundingan yang mendapat suntik vaksinasi Covid-19.


Vaksinasi kekebalan tubuh Covid-19 terhadap Wabup Muratara tersebut. Guna  meyakinkan masyarakat untuk tidak takut menerima vaksin Covid-19. Vaksinasi dilakukan di RSUD Rupit, Senin (1/2).


Vaksinasi termen pertama di Kabupaten Muratara dihadiri pejabat diantaranya Sekda Muratara, Kapolres beserta jajaran, Babinsa, Koramil dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).



"Saya ingin membuktikan sekaligus meyakinkan masyarakat bahwa vaksin itu aman. Dan tidak perlu ditakutkan" kata H Devi Suhartoni.


Devi mengatakan, vaksin tersebut merupakan salah satu solusi dari pemerintah dalam membantu masyarkat melawan Covid-19. Dia mengharapkan, masyarakat tak perlu takut untuk divaksin.


Pemerintah sendiri, sudah melakukan berbagai cara untuk melawan dan melindungi masyarakat dari wabah Covid-19. Salah satunya dengan penyuntikan Vaksin kekebalan terhadap Covid-19.


Kendati demikian, sambung Wabup, masyarakat diminta untuk tetap mematuhi protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah. Diantaranya mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak. 


"Pemerintah sudah semaksimal mungkin untuk melawan dan melindungi rakyatnya dari pandemi Covid-1, termasuk dengan vaksin ini. Ayo kita lawan Covid-19 dengan cara mengikuti apa yang sudah diprogramkan pemerintah" tukasnya. 


Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Marlinda mengatakan, pelaksanaan vaksinasi terhadap H Devi Suhartoni  yang merupakan orang pertama di Muratara yang mendapatkan vaksinasi merupakan vaksinasi tahap pertama.

"Ini tahap pertama, sedangkan tahap kedua pada tanggal 15 Februari 2020 nanti. Untuk target sendiri perhari sebanyak 30 unit" jelasnya. (MJ)


Share:

29 Januari 2021

Bentuk Kepedulian, Kapolres Muratara Jenguk Bocah Penderita Syndrom Hidrosefalus

 



MURATARA MSM.COM-Sebuah bentuk kepedulian, Kapolres Musi Rawas Utara, AKBP Eko Sumaryanto, S.IK bersama jajarannya menjenguk dan memberi tali asih kepada M Khafi Alqhifari (5) warga Rt 09 Kelurahan Pasar Surulangun, Kecamatan Rawas Ulu, Jumat (29/1).


M Khafi Alqhifari (5) merupakan bocah penderita penyakit Sindrom Hidrosipalus. Ketika dijenguk Kapolres didampingi Kapolsek Rawas Ulu, Kasat Reskrime, AKP Dedi Rahmad Hidayat dan Kasat Intel, AKP Hendro. M Kahfi tetap didalam pelukan ibunya.


Kapolres Muratara, AKBP Eko Sumaryanto, S.IK melalui Kasat Reskrime, AKP Dedi Rahmad Hidayat, mengatakan kunjungan tersebut sebagai bentuk kepedulian Kapolres Muratara kepada masyarakat yang mengalami kesulitan. Dan juga untuk mengurangi beban dan memberikan semangat supaya cepat sembuh.


"Kapolres peduli dengan  warga yang mengalami kesulitan maupun yang sedang sakit. Agar bisa sedikit mengurangi beban dan memberikan semangat agar segera lekas sembuh kembali. Dan yang terpenting ,hubungan antar manusia tetap terjaga,"pungkasnya.(MJ)

Share:

26 Januari 2021

Camat Karang Jaya Tinjau Aktivitas Dompeng Emas Di Hulu Sungai Muara Tiku

 



MURATARA MSM.COM-Camat Karang Jaya Makmum Habib bersama unsur Tripika meninjau aktivitas dompeng emas di hulu sungai Muara Tiku. Camat turun langsung ke lokasi setelah mendengar adanya aktivitas dompeng emas yang diduga tak mengantongi izin.


"Kami Tripika Kecamatan Karang Jaya ingin melihat secara langsung aktivitas dompeng ini, yang diduga ilegal. Makanya hari ini kami turun langsung ke lokasi di hulu Sungai Muara Tiku" kata Camat, Selasa (26/1).


Ia sangat menyayangkan adanya aktivitas dompeng emas tak berizin. Aktivitas dompeng tersehut dilakukan tanpa memikir akibat yang ditimbulkan. Sehingga ekosistem sungai menjadi terganggu. Dampak yang paling dominan, air sungai menjadi tercemar.


"Kami Pemerintah Kecamatan akan berkoordinasi dengan pihak kabupaten. Untuk mencari solusi dan memecahkan permasalahan tersebut" ujarnya.


Sebagai langkah awal, sambung Makmum Habib,  kepala desa diminta mendata seluruh penambang dompong emas  di hulu Sungai Tiku.


Sementara Kepala Desa Muara Tiku Dedi Samdepi mengatakan,  pihaknya bersama  BPD  akan berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan kabupaten guna  melakukan sosialisasi dampak dari aktivitas dompeng emas tersebut .


Sebagai pemerintah desa, Dirinya  akan mencari solusi terbaik untuk masyarakat desa Muara Tiku yang sebagian bergantung dari akitivitas dompeng emas untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Menuritnya hal itu dilakukan masyarakat, dipicu dengan rendahnya harga jual getah karet. Sehingga masyarakat banyak beralih profesi yang semula petani karet, menjadi penambang dompeng emas.


"Sebagai kepala Desa, tetap memikirkan bagaimana agar masyarakat bisa mencari nafkah untuk kebutuhan hidup keluarga mereka sehari - hari. Dengan tidak membuat air menjadi tercemar" ujarnya.


Dia mengungkapkan, untuk langkah pertama. Pihak desa akan mendata jumlah masyarakat yang melakukan aktivitas dompeng emas. Setelah mengetahui jumlah pendompeng, selanjutkan pihaknya akan melakukan sosialisasi.


"Apabila masih ada yang tidak mengindahkan apa yang kami sampaikan.  Maka kami  mempersilahkan  pihak penegak hukum untuk  melakukan langkah  selanjutnya." tegasnya. (MJ)


Share:

25 Januari 2021

Dinsos Muratara Gelar Sosialisasi Pendataan PPKS

 



MURATARA MSM.COM -Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Muratara mennggelar sosialisasi pendataan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS). 


Dimana pesertanya merupakan 89 anggota Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) terdiri dari Desa dan Kelurahan serta 7 koordinator setiap Kecamatan.


Kadinsos H Zainal Arifin Daud melalui Kasih Penanganan Pakir Miskin Sasuka mengatakan sosialisasi PPKS untuk memberikan pemahaman dan pembekalan terhadap 89 anggota PSM Desa dan Kelurahan serta 7 koordinator disetiap Kecamatan.


Lanjutnya tujuan dari sosialisasi ini, untuk yang didata memang benar benar berhak untuk mendapatkan bantuan dan jangan sampai nantinya yang didata itu merupakan keluarga anggota PSM.


"Kita tidak mau nantinya bantuan atau penerima bantuan kurang tepat sesaran, dan harus benar benar orang yang berhak menerima sesuai dengan kriteria,"ungkapnya, kemarin.


Dijelaskannya diMuratara sendiri ada 26 PPKS permasalahan sosial yang harus diselesaikan. Disini sebagai rekan kerja atau perpanjangan dari Dinsos yaitu anggota PSM ini lah akan melakukan pendataan disetiap Desa dan Kelurahan.


Masih kata Sasuka dari jumlah tersebut salah satunya Lanjut Usia (Lansia) yang terlantar. "Jadi tugas dari PSM ini lah yang melakukan pendataan dan diserahkan kepada pihaknya dengan tujuan agar bisa mendapatkan bantuan, sehingga permasalahan sosial di Muratara bisa mengalami penurunan,"jelasnya.


Dikatakannya dari hasil pendataan anggota PSM terlebih dahulu akan dilakukan verifikasi data, agar yang menerima bantuan orang yang benar benar berhak.


"Memang anggota PSM memiliki peran penting dalam pendataan, akan tetapi setelah diverifikasi ternyata tidak memenuhi kriteria maka tidak mendapat bantuan. Karena kita tidak ingin nanti ada permasalahan dibawak apabilah ada penerima tidak sesuai dengan kriteria yang ada,"katanya.


Ia juga mengingatkan kepada seluruh anggota PSM Desa dan Kelurahan serta koordinator Kecamatan agar bisa bekerja secara profesional dan ilmu yang didapat harus diterapkan dilapangan.


"Harus bekerja secara profesional dan jangan sampai mengedepankan keluarga. Sedangkan orang yang berhak menerim lalu dibelakangi,"ingatnya.(MJ)

Share:

Bentuk Kepedulian, Kapolsek Karang Jaya Salurkan Bantuan Sembako Pada Korban Kebakaran

 



MURATARA MSM.COM-Guna meringankan korban musibah kebakaran, Kapolsek Karang Jaya bersama anggotanya serta di dampingi Kepala Desa (Kades) Embacang Baru menyalurkan bantuan Sembako, Senin (25/1).


Kapolsek Karanjaya, IPTU Surhadi Burhan mengatakan, bantuan sembako diberikan kepada Aidit (60) warga Dusun II Desa Embacang Baru Kecamatan Karang Jaya,, yang mengalami musibah kebakaran beberapa hari yang lalu. 


Dia berharap, keluarga korban tetap semangat dan tabah menghadapi ujian. Dia mengingatkan bahwa Tuhan tidak menimpakan suatu musibah diluar batas kemampuan. 


"Kami ada membawa sembako, tolong diterima.  Jangan menilai dari isinya, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedualian pihak kepolisian kepada masyarakat" ujarnya.


Kapolsek mengharapkan, semua pihak bergandengan tangan, saling bahu membahu dalam menciptakan suasana masyarakat yang kondusif.


"Terakhir saya sampaikan salam dari Kapolres Kabupaten Muratara, beliau tidak bisa hadir karena ada suatu pekerjaan yang tidak bisa ia tinggalkan."tutupnya. (MJ)

Share:

Postingan Populer

Arsip Blog