29 Juli 2021

Polsek Karang Jaya Himbau Warga Yang Gelar Hajatan Patuhi Prokes

 



MURATARA MSM.COM-Berbagai upaya dilakukan aparat Kepolisian Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) untuk mengantisipasi peningkatan Covid-19 diwilayah Bumi Beselang Serundingan. Salah satu upaya yang terus dilakukan yakni dengan memberikan himbauan kepada masyarakat yang mengadakan hajatan untuk mematuhi ptorokol kesehatan (Prokes). 


Seperti yang dilakukan Kapolsek Karang Jaya, IPTU Suhardi Burhan, memberi himbauan kepada masyarakat di Desa Rantau Jaya, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Muratara yang mengadakan hajatan untuk mematuhi prokes, Kamis (29/7/2021). 


Kapolres Muratara, AKBP Eko Sumaryanto, S.IK melalui Kasi Humas, AKP Rahmad Kusnedi, membenarkan bahwa Kapolsek Karang Jaya, Iptu Suhardi Burhan memberi himbauan kepada masyarakat yang menggelar hajatan untuk mematuhi prokes.


"Menghimbau masyarakat yang melaksanakan acara hajatan Di Desa Rantau Jaya Kecamatan Karang Jaya Kabupaten Muratara agar selalu mematuhi Prokes Covid-19,"jelasnya, Kamis (29/7/2021).


Dikatakannya himbauan tersebut langsung dilakukan Kapolsek bersama Kanit Binmas Aiptu Firdausi, Kanit Intel Aiptu Martadinata dengan  anggotanya setiap ada acara hajatan. (MJ)

Share:

Muratara Raih Penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA) Kategori Madya

 



MURATARA MSM.COM- Kabupaten Muratara meraih predikat sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA) kategori Madya di provinsi Sumatera Selatan  tahun 2021. Predikat ini naik dari sebelumnya yakni kategori  pratama menjadi kategori Madya. 


Penyerahan hadiah kepada kabupaten Muratara sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA) kategori Madya dilakukan secara Zoom Meeting, Kamis (29/7). Penghargaan tersebut membuat masyarakat dan Pemkab Muratara bersuka ria menyambut kemenangan itu.


Bahkan saking senangnya Wakil Bupati Muratara, H Innayatulah yang hadir saat acara tersebut larut dalam kegembiraan bersama kepala OPD dan yang lainnya. 



Hadir saat acara zoom meeting itu, Wakil Bupati Muratara, H Innayatulah, Ketua TP PKK Muratara, Asisten II dan Plt Kepala Bappeda, Suharto Patih, Staf Ahli, Suharto, Kadis LH Zulkifli, kadisdik Sukamto, Ketua PWI Muratara, Marwan Ashari dan Kepala OPD dilingkungan Pemkab Muratara.


Wakil Bupati Muratara, H Innayatulah, mengucapkan syukur kepada Allah SWT, Kabupaten Muratara mendapat predikat madya KLA.


"Alhamdulilah Kabupaten Muratara naik tingkat dari Pratama menjadi Madya untuk KLA,"jelasnya. 


Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMDP3A), Hj Gusti Rohmani, S.Sos, M.si, mengucapkan syukur alhamdulilah Kabupaten Muratara sudah dua kali mendapatkan penghargaan KLA. Pertama tahun 2019 dan kedua ini tahun 2021.


"Tahun 2019 kita mendapat predikat pratama. Untuk tahun 2021 ini naik tingkat menjadi madya,"jelasnya.


Dikatakannya predikat ini diraih berkat perjuangan bersama seluruh gugus tugas KLA Kabupaten Muratara. Sehingga Kabupaten Muratara berhasil meraih penghargaan KLA dengan predikat madya.


"Dari awal kita sudah berkomitmen, kalau kita mau, kompak dan semangat. Insya Allah kita pasti bisa walaupun suasana dalam keadaan pandemi,"pungkasnya. (MJ)

Share:

28 Juli 2021

Kapolres Muratara Berikan Kejutan ke Kapolres Lubuklinggau

 



MURATARA MSM.COM – Kapolres Muratara AKBP Eko Sumaryanto bersama Kasat Reskrim memberikan kejutan kepada Kapolres Lubuklinggau AKBP Nuryono.

 

Kejutan berupa nasi tumpeng tersebut diberikan dalam rangka Ulang Tahun Kapolres Lubuklinggau ke-42.

 

Dalam kesempatan itu, Kapolres Lubuklinggau menceritakan secara singkat hubungan kedekatannya dengan Kapolres Muratara. Dia menceritakan keduanya merupakan satu Angkatan di Akpol tahun 2002.

 

 “Satu Angkatan, satu kamar dan selalu Bersama saat duka dan duka” ujarAKBP Nuryono.

 

Acara kemudian dilanjutkan makan Bersama dengan seluruh PJU dan anggota Pores Lubuklinggau. (***)

Share:

12.157 KK Penerima PKH-BST di Muratara Dapat Bantuan Beras, Warga yang Belum Dapat Tunggu Bantuan Lain

 



MURATARA MSM.COM- Kantor Cabang Pembantu (KCP) Bulog Lubuklinggau menyalurkan bantuan beras untuk masyarakat di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Rabu (28/7/2021). 


Kepala KCP Bulog Lubuklinggau, Joko Susilo menyatakan, Bulog ditugaskan pemerintah pusat untuk menyediakan beras dalam rangka Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). 


Bantuan beras tersebut khusus untuk keluarga penerima manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Sosial Tunai (BST).


"Bantuan beras ini khusus untuk penerima PKH dan BST. Jadi pendistribusiannya mengacu pada data penerima PKH dan BST yang sudah ada," kata Joko Susilo. 


Dia membeberkan, untuk Kabupaten Musi Rawas Utara ada 8.308 kepala keluarga (KK) penerima PKH dan 3.849 KK penerima BST sehingga totalnya sebanyak 12.157 KK. 


"Pembagian beras ini by name by address, dari Kementerian Sosial sudah ada nama dan alamat penerimanya, jadi tinggal diantar ke rumah warga masing-masing," katanya.


Bupati Musi Rawas Utara, Devi Suhartoni menyampaikan kepada masyarakat penerima bantuan beras agar bersyukur dan tidak protes terhadap pemberian pemerintah. 


Menurut dia, bantuan yang diberikan itu merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat kepada masyarakat yang tengah susah di masa pandemi Covid-19 saat ini.


"Syukuri apa yang dikasih pemerintah, jangan ribut, jangan protes, berasnya sedikit atau apa, terima saja, itulah bentuk perhatian pemerintah," kata Devi. 


Selain itu, Devi juga menyampaikan kepada masyarakat yang tidak mendapatkan bantuan beras khusus penerima PKH dan BST ini untuk tidak berkecil hati. 


Menurut dia, bantuan yang diberikan pemerintah tidak hanya dari satu program, melainkan banyak seperti PKH, BST, BLT Dana Desa, BPNT dan lain sebagainya.


"Masyarakat yang lain sebenarnya sudah dapat bantuan dari program lain, ada dari BLT Dana Desa, BPNT. Kami Pemkab Muratara juga memberikan bantuan," katanya.(MJ)

Share:

27 Juli 2021

30 Nakes Dapat Bantuan Dari Kapolres Muratara

 



MURATARA MSM.COM-Kapolres Muratara, AKBP Eko Sumaryanto, S.IK sangat peduli dengan ibu-ibu Bhayangkari yang berprofesi sebagai tenaga kesehatan (Nakes)  di masa pandemi Covid 19 ini. Buktinya orang nomor satu di Polres Muratara ini memberi bantuan untuk 30 nakes yang ada di RSUD Rupit. Pemberian bantuan tersebut dilaksanakan di RSUD Rupit, Selasa (27/7/2021).


Dikatakan Kapolres Muratara, AKBP Eko Sumaryanto, S.IK melalui Kasi Humas, AKP Rahmad Kusnedi mengatakan bantuan diberikan guna memberi semangat nakes dalam bekerja. Dan juga untuk   menambah imun tubuh  Nakes diwilayah Kabupaten Muratara.


Dia menambahkan bantuan 30 paket yang diberikan berupa buah, susu, vitamin. Tujuannya ya itu tadi untuk menambah imun tubuh dimasa pandemi covid 19.


"Kapolres Muratara memberikan bantuann ke Bhayangkari Polres Muratara yang bekerja sebagai nakes. 30 paket berisi  buah, susu, vitamin guna penyemangat dan menambah imun tubuh dimasa pandemi vovid 19,"pungkasnya. (MJ)

Share:

26 Juli 2021

Diduga Terkait Pemberitaan Pimred jelajahperkara.com Disiram Air Keras

 



MEDAN MSM.COM-Tindakan kekerasan kembali dialami awak media. Kali ini menimpa Persada Bhayangkara Sembiring SH (25), pimpinan redaksi media online jelajahperkara.com. Dia mengalami tindakan kekerasan serta diserang oleh OTK dengan menyiramkan Air Keras kebagian wajahnya.


Lokasi kejadian berada di daerah Simpang Selayang Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan, Sumatera Utara, persisnya dekat sebuah Rumah Makan BPK Tesalonika, pada Minggu malam (25/7) sekitar pukul 21.40 WIB.


Berdasarkan keterangan Bonni T Manullang rekan seprofesi yang menolong korban. Korban dilarikan ke RS Adam Malik Medan untuk mendapatkan perawatan medis sekitar pukul 22.30 WIB. 


Menurut Bonni T Manullang, sekira pukul 22:00 WIB korban menelepon dirinya, meminta untuk datang ke TKP dengan maksud meminta pertolongan karena ada 2 orang pria menyiramkan air keras di bagian wajahnya oleh OTK (Orang Tidak Kenal).


Sesaat setelah ditelepon korban, maka Dia bergegas dan pergi meluncur secepat mungkin kelokasi TKP yang dimaksud. Dan tiba di TKP korban langsung dilarikan ke RS Adam Malik dengan menggunakan sepeda motor guna mendapatkan tindakan pertama penanganan tim medis di RS.


"Saya ditelepon dia, katanya ada yang menyiramkan air keras diwajahnya di Simpang Selayang, dan meminta saya datang ke lokasi untuk meminta pertolongan. Kemudian setelah saya tiba di TKP langsung saya bawa ke RS Adam Malik menggunakan sepeda motor," ujarnya.


Menurut keterangan korban, diduga pelaku penyiraman air keras tersebut menggunakan sepeda motor jenis Viksion dengan perawakan tinggi kurus dengan berboncengan. Sebelumnya kata korban, dia ada janjian bertemu dengan seseorang berinisial HST di Simpang Selayang.


Tiba dilokasi pertemuan, korban turun dari sepeda motornya dan menunggu dipinggir jalan, namun HST belum tiba dilokasi. Tidak berselang lama, tiba tiba datang 2 orang pria mendekat dengan menggunakan sepeda motor jenis Viksion. Tanpa berbicara apa apa satu orang pria itu turun dari motornya dan langsung menyiramkan sesuatu ke bagian wajahnya yang belakangan diketahui adalah Air Keras.


Untuk kondisi korban setelah wajah disiran air keras, tampak sangat parah, mengerikan disekitar wajah tersiram air keras, wajah langsung bengkak (tembem) dan menguning, tapi tidak sampai melepuh. Tetapi setelah ditangani tim medis kondisi fisik sudah semakin baik dan bisa melihat. Dan keluarga korban sudah menunggu serta memperhatikan perkembangan kesehatannya korban di RS.


Dan sampai saat ini kasus tersebut sedang dalam penyelidikan pihak Polsek Medan Tuntungan, Polrestabes Medan dan Polda Sumatera Utara. Bahkan, tim Inafis sudah datang ke TKP serta ke RS Adam Malik dengan mendata maupun meminta keterangan dari korban.


Untuk sementara, motif kejadian ini diduga terkait dengan suatu pemberitaan tentang tindak pidana perjudian yang kian menggila dan menggurita di Kota Medan maupun daerah lain di Sumatera Utara.


Dan, korban ini sejauh yang diketahui adalah termasuk salah satu wartawan yang selalu aktif memberitakan perjudian di Kota Medan dan daerah lain. (***)

Share:

24 Juli 2021

Pensiunan Guru Korban Kebakaran Dapat Bantuan Dari Polres Muratara

 



MURATARA MSM.COM-Rumah pensiunan guru Arsyad (64) warga Jalan M. Yamin Kp 8 Desa Lawang Agung, Kecamatan Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) ludes dilalap si jago merah, Jumat (23/7/2021) sekitar pukul 03.00 wib. 


Untuk meringankan beban korban Polres Muratata langsung memberikan bantuan sembako kepada korban. 


Bantuan berupa sembako dan beras  tersebut diserahkan Kapolres Muratara, AKBP Eko Sumaryanto, S.ik melalui Kapolsek Rupit,  AKP Forliamszom, S.IP. M.Hi, Jumat (23/7/2021). 


Kapolres Muratara, AKBP Eko Sumaryanto, S.IK melalui Kasi Humas, AKP Rahmad Kusnedi, membenarkan bahwa bantuan sembako dan beras diberikan Kapolres Muratara melalui Kapolsek Rupit. 


Pada kesempatan tersebut korban mengharapkan bantuan dari instansi terkait dan masyarakat untuk membantu pasca kebakaran tersebut.


"Saat ini  korban tinggal dirumah anaknya yang berada di Desa Lawang Agung kecamatan Rupit Kabupaten Muratara,"jelasnya.


Dikatakannya kebakaran sendiri terjadi Jumat (23/7/2021) sekitar pukul 03.00 wib. Api diduga berasal dari konsleting listrik di lampu WC belakang. Api cepat merambat keruangan lain. Dikarenakan pelafon rumah yang terbuat dari triplek. 


Penghuni rumah tidak mengetahui terjadi kebakaran tersebut karena tertidur lelap. Setelah api membesar baru diketahui tetangga korban.  Selanjutnya warga membangunkan korban, mengevakuasi korban dan berusaha membantu memadamkan api dengan air dan peralatan yang ada.


Namun api dengan cepat membakar dan menghanguskan barang-barang yang ada.. Adapun barang-barang yang dapat diselamatkan satu unit sepeda motor dan kursi tamu, sedangkan barang-barang lain dalam rumah tidak bisa terselamatkan. (MJ)

Share:

23 Juli 2021

Polres Muratara Kembali Tindak Tegas Dompeng di Sepanjang Sungai Tiku




MURATARA MSM.COM- Polres Musi Rawas Utara (Muratara) kembali melakukan penggerebekan  atau menindak tegas  penambang emas ilegal (Dompeng)  yang ada di sepanjang aliran sungai Desa Muara Tiku, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Muratara, Jumat (23/7/2021) sekitar pukul 12.30 wib.


 Penindakan dilakukan tersebut diduga telah ada yang membocorkan sehingga aparat cuma berhasil mengamankan barang bukti dua unit mesin Genset, dua buah alat dulang emas dan dua unit mesin dompleng. Penertiban dilakukan guna menjaga air sungai Muara Tiku kembali  jernih dan dapat digunakan masyarakat kembali.


"Giat penindakan tambang emas Ilegal Sungai Tiku merupakan giat yang kedua kalinya.  Namun belum dapat membuahkan hasil yang maksimal diduga karena telah ada yang membocorkan,"kata Kapolres Muratara, AKBP Eko Sumaryanto, S.IK melalui Kasat Reskrim, AKP Dedi Rahmad Hidayat didampingi Kasi Humas, AKP Rahmad Kunedi.


Dikatakannya penindakan tersebut langsung dipimpin oleh dirinya AKP Dedi Rahmat Hidayat., S.H, Kasat Intelkam, Iptu Novidilhan., S.H, Kasi Humas AKP  Rahmad Kusnedi, KBO Reskrim Iptu Deni, dan Kanit 1 Sospol, Iptu Rodiman dengan 51 personil terdiri dari gabungan Sat Reskrim 15 personil, Sat Intelkam 6 pers dan BKO Brimob petanang 1 pleton.


Dikatakannya bahwa penindakan penambang emas ilegal ini dilakukan untuk yang kedua kalinya. Namun belum bisa membuahkan hasil yang maksimal. Ya itu tadi diduga telah ada yang membocorkan.


"Operasi penindakan tambang emas ilegal akan terus dilakukan sebagai bentuk tindakan guna menjaga agar sungai Rupit dan sungai Rawas dapat kembali jernih dan dipergunakan lagi oleh masyarakat,"pungkasnya. (MJ)

Share:

Kecamatan Rawas Ulu Lakukan Vaksinasi Covid-19 Tahap Kedua

 



RAWAS ULU MSM.COM-Vaksinasi Covid-19 tahap kedua di Balai Kelurahan Pasar Surulangun Kecamatan Rawas Ulu, disambut antusias oleh masyarakat. 


Vaksinasi yang merupakan lanjutan dari vaksinasi tahap pertama. Diikuti oleh Camat Rawas Ulu dan Lurah Pasar Surulangun beserta staf, Jumat (23/7).


Camat Rawas Ulu Abdul Kadir mengaku senang vaksinasi lanjutan dari tahap pertama ini diikuti oleh ratusan masyarakat. 



"Vaksinasi ini bersifat umum. Cukup banyak masyarakat yang ikut vaksin tahap kedua ini, ada sekitar 500 orang yang divaksin" jelasnya.


Dia mengatakan, peserta vaksin bukan berasal dari kelurahan saja. Melainkan dari desa-desa dalam kecamatan Rawas Ulu ,sesuai dengan peserta vaksin tahap pertama.


"Semoga dengan di galakkan dan digiatkan vaksin di desa-desa dan kecamatan dapat meredam paling tidak dapat  menekan angka penyebaran virus Covid -19 di wilayah kecamatan Rawas Ulu" sambung Camat.


Sejauh ini, kata Abdul Kadir, masyarakat yakin dan percaya vaksin dapat meningkatkan imun tubuh. Kendati sudah divaksin, Dia menegaskan masyarakat harus  tetap mentaati protokol kesehatan.


 "Vaksin salah satu usaha pemerintah dalam menangani Covid -19. Dan kita yakin kedepan pasti ada obatnya" pungkasnya. (YAN)

Share:

Warga Muara Kulam dan Pulau Kidak, Sepakat Berdamai

 



MURATARA MSM.COM-Bentrok antara masyarakat Desa Pulau Kidak, Kecamatan Ulu Rawas dengan Desa Muara Kulam, Kecamatan Ulu Rawas dipicu masalah dua warga Desa Pulau Kidak ditangkap akibat merampok berakhir damai, Kamis (22/7/2021) sekitar pukul 17.45 wib. 


Perdamaian terjadi setelah Kapolres Muratara, AKBP Eko Sumaryanto, S.IK memanggil kedua tokoh masyarakat termasuk kepala desa (Kades) dari kedua belah pihak. 


Dari hasil pertemuan tersebut tokoh masyarakat sepakat damai dan menjaga situasi kamtibmas yang kondusif. Dan masyarakat Desa Pulau Kidak sepakat menyerahkan senjata api rakitan (Senpira) yang digunakan untuk bentrok.


Kapolres Muratara, AKBP Eko Sumaryanto, S.IK melalui Kasat Reskrim, AKP Dedi Rahmad Hidayat, didampingi Humas, AKP Rahmad Kusnedi mengakui bahwa mediasi antara tokoh masyarakat Desa Muara Kulam dengan Pulau Kidak sepakat damai.


"Masyarakat kedua desa meminta maaf dan sepakat melakukan perdamaian. Mengenai ada warga yang terluka biaya pengobatan ditanggung Kapolres,"ucapnya.


Perdamaian kedua belah pihak dituangkan dalam surat perdamaian yang di isinya, tidak ada lagi tndak Kriminal Di Ulu Rawas, idak ada lagi penghadangan kendaraan mobil Dan motor di Pulau Kidak maupun di Kelurahan Muara Kulam,Umumnya Di Kecamatan Ulu Rawas Kabupaten Muratara. Kemudian Tidak ada Lagi tuntutan apapun di kemudian hari antara warga Pulau Kidak Dan Warga Kelurahan Muara Kulam dan Tidak ada lagi dendam di antara warga Pulau Kidak  dengan warga Kelurahan Muara Kulam.


Dalam kesempatan itu juga Lurah Muara Kulam secara simbolis  menyerahkan senpira laras panjang dari masyarakat  ke Polres Muratara  serta berjanji akan  menyerahkan seluruh senpira laras panjang dan pendek baik dari Desa Pulau Kidak Maupun Kelurahan Muara Kulam.


Untuk diketahui bentrok terjadi akibat  warga Desa Muara Kulam  mendatangi warga Desa Pulau Kidak untuk melakukan penyerangan sebagai balasan  terhadap warga yang dihadang saat melintasi Desa Pulau Kidak, Kamis (22/7/2021) sekitar pukul   07.30 Wib. 


"Setelah mendekati Desa Pulau Kidak,massa di hadang oleh pihak Kapolsek Rawas Ulu beserta Anggotanya Dengan  Kasat Intelkam bersama tiga orang anggota intelkam,"katanya.


Tujuan masyarakat Desa Muara Kulam ingin  menanyakan masalah penyetopan dan pengerusakan roda empat milik warga Muara Kulam dan akan mengajak Warga Desa Pulau Kidak untuk berkelahi.


Kemudian dilakukan pengalangan terhadap warga Desa Pulau Kidak yang sudah menunggu di jalan dengan  mengunakan sajam dan Senjata Api Kecepek Laras Panjang.  Karena Warga telah mendapat Informasi bahwa warga Desa Muara Kulam,Ingin menyerang Desanya.


Kamis (22/7/2021) sekitar pukul 10.30 Wib Kapolres Muratara Beserta Kabag Ops Polres Muratara, Kasat Reskrim dan Kasat Sabhra Dan Kasat Intelkam Polres Muratara,melakukan mediasi terhadap kedua warga tersebut di hadiri oleh Camat Ulu Rawas, Lurah Ulu Rawas,Kades Pulau Kidak Dan Tokoh-tokoh Masyarakat Kedua desa.


Dikatakannya pada saat dilakukan mediasi yang di pimpin oleh Kapolres hampir menemukan titik temu.  Dikarenakan dari pihak Desa Pulau Kidak meminta  pembayaran denda ,Lurah selaku pihak yang mewakili dari warga Kelurahan Muara Kulam,  menyampaikan permintaan tersebut dihadapan masyarakat. Namun Warga Kelurahan Muara Kulam tidak terima, spontan   warga langsung menyerang warga Desa Pulau Kidak yang sedang menunggu hasil kesepakatan.


Karena merasa diserang pihak Desa Pulau Kidak membalas serangan dari warga kelurahan Muara Kulam, maka terjadi bentrok, dari kedua belah pihak melepaskan tembakan Senpi panjang  Rakitan keatas.


Kapolres dan personil Polres Muratara dan brimob 1 Ssk masih tetap melakukan penghalauan dari kedua pihak, sekitar 15 menit masa dapat di halau kemudian warga dari Kelurahan Pulau Kidak dan kelurahan Muara kulam mundur dan kembali ke rumah masing-masing  kecamatan Ulu Rawas Kabupaten Muratara.


Kemudian sekitar pukul 14.30 Wib, telah dilakukan pengecekan korban karena luka tembak rekoset senpira di Puskesmas Muara Kulam, yakni Darman (21) mengalami luka di paha kanan dan perut sebelah kiri dan Abdul Karim (38) mengalami luka di bahu sebelah kiri. (MJ)

Share:

22 Juli 2021

Nyaris Diamuk Massa Dua Pelaku Curas Pakai Senpira dan Sajam, Diamankan Polres Muratara

 



MURATARA MSM.COM-Dua pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas) yang selalu meresahkan masyarakat, masing-masing Dani Sandra (23) dan  Roki Wawanto (17) keduanya warga Desa Pulau Kidak, Kecamatan Ulu Rawas, Kabupaten Muratara diamankan Sat Reskrim Polres Muratara, Selasa (20/7/2021) sekitar pukul 17.30 wib.


 Penangkapan kedua tersangka sangat dramatis mengingat masyarakat setempat menginginkan kedua pelaku curas memakai senjata api rakitan (senpira) dan senjata tajam (Sajam)  dihakimi massa.


 Beruntung petugas berhasil bicara dengan masyarakat pelaku akhirnya dibawa  dengan pengawalan Sat Shabara Polres Muratara.


Kedua pelaku diamankan karena melakukan curas terhadap dua mahasiswa yakni Fawzi Yusroh (21) dan  Sukron Habibullah (22) keduanya warga Desa Muara Kulam, Kecamatan Ulu Rawas Kabupaten Mura, Di jembatan Haji Sukur, Kelurahan Muara Kulam Kecamatan  Ulu Rawas Kabupaten  Muratara.


Peristiwa terjadi Selasa (20/7/2021) sekitar pukul 16.30 wib bermula dari kedua korban berhenti  di jembatan Haji Sukur, Kelurahan Muara Kulam Kecamatan  Ulu Rawas Kabupaten  Muratara untuk mencicipi es krim. Tiba-tiba datang satu motor yang dikendarai dua pelaku   dan menodongkan senpira kearah Yola sembari meminta tas dan hp . Lalu Fauzi bertanya kepada Yola 'Yola, itu temen kamu apa bukan, dan dijawab Yola entah paman, saya tidak tahu sama sekali'. Lalu pelaku yang lainnya akan menusuk  Fauzi tetapi ditangkisnya lalu dijatuhkan ke sungai dan langsung mengejar pelaku yang menggunakan senpira. 


Disaat pelaku yang menggunakan sajam naik  keatas jembatan lagi dan ingin menusuk  Fauzi tetapi ditangkisnya lalu didorong kearah semak-semak. Lalu dua orang saksi perempuan tersebut melarikan diri menggunakan sepeda motor kearah jalan setapak Batu tulis, Kelurahan Muara Kulam, dengan membawa kunci motor lainnya serta kunci motor pelaku di buang kearah semak-semak.


 Disaat Sukron berkelahi dengan pelaku yang membawa sajam, pelaku yang menggunakan senjata api berteriak 'diam tidak kalau tidak saya tembak, tetapi kearah  Sukron'. Dan Fauzi langsung mendekat serta menepis pelaku yang menggunakan senpira, lalu mendorong pelaku ke bawah jembatan. Disaat pelaku yang menggunakan senpira naik langsung memukul kepala Sukron dan langsung tidak sadarkan diri. Lalu Fauzi melihat dan terdiam, langsung ditusuk dari arah belakang oleh pelaku dan menyerahkan hp ke pelaku.


Lalu pelaku berusaha melarikan diri dengan mendorong sepeda motornya dan bersembunyi di rumah warga. Tetapi Fauzi melihat dimana mereka bersembunyi dan teriak ke arah warga 'itu pelaku yang nusuk dan mukul kepala kakak saya'.


Kapolres Muratara, AKBP Eko Sumaryanto, S.IK melalui Kasat Reskrim, AKP Dedi Rahmad Hidayat, SH, membenarkan penangkapan tersebut. Saat ini kedua pelaku sudah diamankan di Mapolres Muratara.


Dikatakannya penangkapan terjadi disaat  Kanit Pidum Polres Muratara diberitahu oleh Kasat Intel Polres Muratara bahwa ada kejadian penangkapan oleh masyarakat di Desa Muara Kulam, Kecamatan Ulu Rawas. Lalu Kasat Reskrim Polres Muratara memerintahkan Kanit Pidum Polres Muratara untuk menjemput pelaku yang berada di Lurah Muara Kulam, Kabupaten Muratara. Kanit pidum dan anggota Satreskrim Polres Muratara langsung menjemput pelaku di Desa Muara Kulam. Disaat pelaku akan diamankan Kanit Pidum keluar desa, masyarakat Desa Muara Kulam sekitar 200 massa tidak senang karena di Desa tersebut sudah banyak terjadinya penodongan dan ingin pelaku tersebut dipukuli oleh massa tersebut. 


Sekitar  pukul 20.30 Kanit Pidum Polres Muratara berhasil berbicara kepada perwakilan massa tersebut dan langsung pelaku diamankan di mobil. Dan bergerak kearah Polsek Rawas Ulu untuk pengawalan dari Sabhara Polres Muratara kearah RS. Rupit dan dilanjutkan ke Mako Polres Muratara. (MJ)

Share:

20 Juli 2021

992 Bungkus Daging Qurban Dibagikan Polres Muratara Kepada Masyarakat

 


MURATARA MSM.COM-Hari Raya Idul Adha 1442 H, Polres Musi Rawas Utara (Muratara) berqurban 10 ekor sapi dan 20 ekor kambing. Pemotongan hewan kurban tersebut dipimpin langsung Kapolres Muratara, AKBP Eko Sumaryanto, S.IK dilaksanakan di halaman Mapolres Muratara, Selasa (20/6/2021). 


Daging hewan qurban tersebut yang berjumlah 992 bungkus dibagikan kepada masyarakat, anggota  dan pondok pesantren. 


Kapolres Muratara, AKBP Eko Sumaryanto,S.ik melalui Kasat Reskrim, AKP Dedi Rahmad Hidayat, SH mengatakan yang memberi hewan qurban yakni Kapolres dan Waka Polres Murayara, PT Dendi Marker, PT Serelaya Merangin Dua, PT Tri Aryani, Alumni Mang Pedeko Jero Polda dan Bupati Muratara.  Kemudian dari Polsek Rawas Ilir, Karang Jaya dan Nibung, masing-masing satu ekor. 


"Untuk tiga Polsek tadi sapi langsung di qurbankan di Polsek masing-masing untuk diberikan kepada masyarakat,"ucapnya.


Ditambahkannya untuk kambing dari SPBU Rawas Ulu, SPBU Karang Jaya,  SPBU Nibung, SPBU Rawas Ilir,  Anggota DPRD Muratara Firsa H Lakoni. Kemudian Ipda Rendi, Kasat Narkoba, Hardi dari batu bara Rawas Ilir, Ipti Dheni, Ny Herlisya Dhenny, Kabag Ops, Ny Puspa Agus Tiantika,, Ipda Andri Firmansyah Bin Maulanan Simanjuntak (alm) Kanit Narkoba, Baja 44, PT BKL dan PT BSE.


Dijelaskannya untuk kambing di qurbankan di Polsek Rupit, Polsek Karang Dapo dan Polsek Karang Jaya masing-masing dua ekor kambing. 


"Jumlah keseluruhan seperti disebutkan diatas tadi sapi 10 ekor dan kambing 20 ekor,"ucapnya. 


Lebih lanjut dikatakannya dari hasil qurban tersebut terkumpul 992  bungkus daging qurban. Dari jumlah tersebut 817 bungkus   dibagikan kepada seluruh warga Desa Karang Anyar, Rupit dan Noman, media sebanyak 50 bungkus, PHL dan anggota 100 bungkus serta 25 bungkus dibagikan kepada pondok pesantren Tazaka. (MJ)

Share:

Polres Muratara Berikan Bansos Sembako

 



MURATARA MSM.COM-Polres Muratara memberikan Bantuan Sosial (Bansos) berupa paket sembako kepada masyarakat terdampak Covid-19. 


Pemberian sembako yang dipimpin langsung Kapolres Muratara AKBP Eko Sumaryanto SIk dilaksanakan serentak. Diikuti personel Bhabinkamtibnas Polres Muratara serta Babinsa Koramil Kecamatan Rupit, Senin (19/7).


Kegiatan pemberian sembako dimulai sekitar pukul 16.00 WIB hingga 17.00 WIB. Dengan bantuan berupa Beras  sebanyak 30 Paket/kg, Telur sebanyak 20 Paket/kg, Mi goreng  15 Paket/dus serta Minyak 20  Paket/liter


Pemberian bansos kepada masyarakat terdampak Covid-19 berlangsung aman. (MJ)

Share:

10 Juli 2021

Walikota Prabumulih Dukung HPN 76 dan Porwada Di Prabumulih

 


 

 
PRABUMULIH MSM.COM – Rencana penunjukkan Kota Prabumulih menjadi tuan rumah HPN/HUT PWI ke-76 dan Pekan Olahraga dan Seni Wartawan Daerah 2022 mendapat dukungan penuh dari Walikota Prabumulih, H Ridho Yahya. 


Hal itu terungkap saat Ketua PWI Sumsel H Firdaus Komar bersama PWI Kota Prabumulih dan hadiri pengurus lainnya, melakukan audiensi dengan Walikota Prabumulih, Jumat (09/07/2021). 

Dalam kesempatan itu, Ridho mendukung pelaksanaan HPN/HUT PWI ke 76 serta pekan olahraga wartawan. Bahkan Ridho menginginkan ada lomba adzan serta musabaqoh tilawatil quran antar wartawan se-Sumsel.


‘’Dalam waktu dekat ini, Pemkot Prabumulih akan merenovasi Rusunawa agar lebih layak ditempati. Sehingga diharapkan nanti dapat digunakan untuk penginapan bagi peserta dari kabupaten/kota se-Sumsel,’’ ujar Ridho. 


Sementara Ketua PWI Sumsel, H Firdaus Komar memberikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih atas sambutan dan dukungan Walikota Prabumulih, H Ridho Yahya dalam mendukung pelasanaan HPN/HUT PWI ke -76 serta Porseni wartawan se-Sumsel.


‘’Kita memberikan apresiasi dan terima kasih kepada Walikota Prabumulih yang bersedia menjadi tuan rumah HPN/HUT PWI 2022 mendatang. Apalagi, akan digelar ada even tambahan seperti musabaqoh dan lomba lomba azan antar wartawan. Ini baru pertama kali digelar ditingkat propinsi Sumsel,’’ ujar Firdaus lagi. (MJ)

Share:

08 Juli 2021

Polres Muratara Tertibkan Aktivitas Penambangan Liar di Sungai Tiku

 

 


 
 

MURATARA MSM.COM-Polres Muratara menertibkan aktivitas penambangan liar di sepanjang aliran Sungai Tiku, Desa Muara Tiku, Kecamatan Karang Jaya.


Kapolres Muratara AKBP Eko Sumaryanto kepada awak media membenarkan bahwa mereka telah menertibkan aktivitas tambang liar tersebut.

 

Menurutn Kapolres, pihaknya akan terus melakukan penindakan tegas terhadap akivitas yang meresahkan warga masyarakat itu. Sebab, sungai merupakan warisan yang mesti dijaga untuk dilestarikan untuk generasi mendatang.

 

Kapolres menegaskan, upaya penindakan merupakan langkah terakhir dari serangkaian tindakan sebelumnya. Sebelum dilakukan penindakan, ada sosialisasi, dialog dan pemanggilan terhadap sejumlah penambang.

 

“Ada 10 titik yang kami tertibkan. Mudah – mudahan sungai di wilayah kita bisa jernih lagi dan tidak tercemar” ujar Kapolres.

 

Dengan penertiban ini, Dia mengharapkan warga tidak lagi melakukan aktivitas yang merusak lingkungan. “Dompeng itu lebih banyak mudaratnya. Karena sungai menjadi keruh dan ekosistem terganggu” sambungnya.

 

Kapolres mengungkapkan, hasil dari penindakan aktivitas penambangan liar. Pihaknya berhasil mengamankan barang bukti berupa mesin genset, mesin keong dompeng, mesin sinso dan puluhan alat dulang.

 

Karena keterbatasan alat transportasi untuk membawa barang bukti. Sebagian barang bukti yang berhasil diamankan langsung dimusnahkan dengan cara dibakar. (MJ)

 

Share: