![]() |
| Polda Sumsel terus memperkuat transformasi sumber daya manusia Polri melalui peningkatan kompetensi komuniasi publik dan literasi digital bagi seluruh personel |
PALEMBANG MSM.COM — Polda Sumatera Selatan terus
memperkuat transformasi sumber daya manusia Polri melalui peningkatan
kompetensi komunikasi publik dan literasi digital bagi seluruh personel.
Langkah strategis tersebut diwujudkan melalui keikutsertaan jajaran Polda
Sumsel dalam program E-Learning Kehumasan yang diselenggarakan Divisi Humas
Polri secara nasional dan terhubung secara daring dengan seluruh satuan
kewilayahan di Indonesia.
Program
pembelajaran tersebut berlangsung di sela kegiatan Rapat Kerja Teknis
(Rakernis) dan Pelatihan Peningkatan Kemampuan (Latkatpuan) Fungsi Kehumasan
serta Pengembangan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Polda
Sumsel Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Palembang. Kegiatan ini menjadi
bagian dari strategi besar Polri dalam mempersiapkan personel yang mampu
menjawab tantangan era digital sekaligus mendukung terwujudnya pelayanan publik
yang modern, transparan, dan profesional.
Sejalan
dengan arah kebijakan transformasi Polri Presisi yang dicanangkan Kapolri
Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., program E-Learning Kehumasan
tidak hanya diperuntukkan bagi personel pengemban fungsi kehumasan. Polda
Sumsel juga akan memperluas implementasi program tersebut secara bertahap
kepada seluruh personel, mulai dari Tamtama, Bintara, hingga Perwira.
Langkah
tersebut merupakan tindak lanjut dari komitmen Kapolda Sumatera Selatan Irjen
Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. dalam membangun sumber daya manusia
Polri yang adaptif, profesional, dan mampu memahami dinamika komunikasi publik
yang berkembang sangat cepat di tengah masyarakat.
Kepala
Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min
Wijaya, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa peningkatan kapasitas personel di
bidang komunikasi publik dan literasi digital merupakan kebutuhan organisasi
yang tidak dapat dihindari di era keterbukaan informasi saat ini.
“Kapolda
Sumatera Selatan memiliki komitmen agar seluruh personel, mulai dari Tamtama,
Bintara hingga Perwira Menengah, secara bertahap mengikuti pembelajaran
kehumasan dan literasi digital. Tujuannya agar setiap anggota memiliki
kemampuan berkomunikasi yang baik, memahami tata kelola informasi publik, bijak
bermedia sosial, serta mampu menjadi representasi positif institusi di tengah
masyarakat,” ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan
Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.
Menurutnya,
perkembangan teknologi informasi telah mengubah pola interaksi antara institusi
negara dan masyarakat. Arus informasi yang bergerak sangat cepat menuntut
setiap personel Polri memiliki kemampuan memahami, mengelola, dan menyampaikan
informasi secara tepat, akurat, serta bertanggung jawab.
Melalui
program E-Learning Kehumasan Divisi Humas Polri tersebut, peserta memperoleh
pembekalan mengenai strategi komunikasi publik, pengelolaan media digital,
literasi informasi, penanganan isu di ruang siber, manajemen reputasi
institusi, hingga penguatan kemampuan membangun narasi yang edukatif,
konstruktif, dan berdampak positif bagi masyarakat.
Peningkatan
kapasitas ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung berbagai program
prioritas pemerintah dan implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia
yang membutuhkan dukungan komunikasi publik yang efektif, terpercaya, dan mampu
menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Kepala
Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min
Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa setiap anggota Polri pada hakikatnya
merupakan representasi institusi yang memiliki peran penting dalam membangun
citra dan kepercayaan publik.
baca berita lainnya di google news
