PRABUMULIH MSM.COM — Kepolisian Daerah Sumatera Selatan melalui Polres
Prabumulih memperkuat pembinaan generasi muda sebagai bagian dari upaya
membangun sumber daya manusia yang berintegritas, sadar hukum, dan adaptif
menghadapi perkembangan teknologi melalui program Police Go To School.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres
Prabumulih AKBP GUNARTO, S.I.K., M.H., M.Tr.Mil. di halaman SMA Negeri 1
Prabumulih, Jalan M. Yamin, Kelurahan Pasar II, Kecamatan Prabumulih Utara,
Kota Prabumulih, Senin (10/8/2026).
Kegiatan dimulai sekitar pukul 07.00 WIB dengan
pelaksanaan upacara bendera yang dilanjutkan diskusi interaktif bersama ratusan
pelajar. Turut hadir Kasat Lantas Polres Prabumulih AKP MARLINA, S.H., M.Si.,
Kasat Binmas AKP SARDINATA, Kasat Intelkam IPTU KIKI HERRY KISWANTO, S.Sos.,
Kapolsek Prabumulih Barat IPTU TOMAS SISWO PURNOMO, S.H., Kepala Sekolah SMAN 1
Prabumulih ALFRAN SANIUS, S.Pd., M.Pd., serta para dewan guru dan staf.
Di hadapan para pelajar, Kapolres Prabumulih
menekankan bahwa pembentukan karakter generasi muda merupakan tanggung jawab
bersama. Polri memiliki peran dalam memelihara keamanan dan ketertiban
masyarakat, menegakkan hukum serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan
pelayanan kepada masyarakat, sementara dunia pendidikan memiliki peran
strategis dalam membentuk karakter dan moral peserta didik.
Karena itu, para siswa diingatkan untuk menjauhi
berbagai bentuk kenakalan remaja dan perilaku yang dapat merusak masa depan,
mulai dari penyalahgunaan narkoba, perundungan atau bullying, tawuran, hingga
keterlibatan dalam geng motor yang tidak produktif.
“Polri sebagai alat negara berperan dalam memelihara
keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan
perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, sementara guru
mendidik dan membentuk karakter moral siswa,” tegas Kapolres Prabumulih AKBP
GUNARTO, S.I.K., M.H., M.Tr.Mil.
Selain membangun karakter dan kesadaran hukum,
Police Go To School juga menjadi ruang edukasi bagi pelajar dalam menghadapi
tantangan di era digital. Para siswa diberikan pemahaman mengenai pentingnya
menggunakan media sosial secara bijak serta mewaspadai berbagai bentuk kejahatan
siber.
Kapolres mengingatkan pelajar agar tidak mudah
terpengaruh maupun menjadi bagian dari penyebaran konten yang mengandung
radikalisme, melakukan doxing, ataupun menyalahgunakan teknologi kecerdasan
buatan seperti deepfake AI yang dapat digunakan untuk membuat atau menyebarkan
konten menyesatkan dan berpotensi melanggar ketentuan peraturan
perundang-undangan.
Para siswa juga ditekankan untuk membangun kebiasaan
berpikir kritis di ruang digital dengan menyaring setiap informasi, memeriksa
kebenaran berita, memastikan sumber informasi jelas, serta tidak terburu-buru
membagikan informasi yang belum terverifikasi.
Pendekatan preventif melalui dunia pendidikan
tersebut menjadi bagian dari upaya Polda Sumatera Selatan dan jajaran untuk
memperkuat ketahanan sosial sejak lingkungan sekolah. Edukasi yang dilakukan
secara langsung kepada pelajar diharapkan mampu mencegah berbagai potensi
gangguan kamtibmas sekaligus menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab,
kesadaran hukum, dan cinta tanah air.
Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol.
NANDANG MU’MIN WIJAYA, S.I.K., M.H. menegaskan bahwa jajaran Polda Sumsel
berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dengan dunia pendidikan melalui
langkah-langkah preventif dan edukatif.
“Kami berkomitmen mendukung penuh program pemerintah
dalam pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas serta menjaga stabilitas
keamanan melalui pendekatan edukatif kepada para pelajar. Generasi muda harus
dipersiapkan tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga karakter yang
kuat, kesadaran hukum, dan kecakapan dalam menghadapi tantangan di ruang
digital,” ujar Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. NANDANG MU’MIN
WIJAYA, S.I.K., M.H.
baca berita lainnya di google news
