Senin, 17 September 2018

Tim Optimalisasi Pendapatan Daerah Turun Kelapangan *Lakukan Peringatan Langsung Pada Perusahaan



Kabid Pendapatan Daerah Amirul beserta tim optimalisasi
-------------------------------------------------------------------



MURATARA MSM.COM - Dalam rangka Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor perpajakan Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) yang membentuk tim optimalisasi pendapata  asli daerah turun kelapangan melakukan peninjauan kepada perusahaan-perusahaan yang mempunyai tunggakan pajak dan belum mengumpulkan data.

Guna peningkatakan PAD dari sektor perpajakan untuk mengoftimalkan sisi objek pajak maupun penerimaan data perusahaan, BKD bersama tim yang teridiri dari Tim optimalisasi pendapatam daerah Inpetorat Muratara, BKD, Bagian Hukum, Pol-PP Muratara, Pertanahan, Disperindakop dan Perhubungan mendatangi perusahaan-perusahaa nakal yang memberikan peringatan langsung.

Seperti yang disampaikan oleh Kepala BKD Muratara, Duman Faischyal melalui Kabid Pendapatan Daerah, Amirul mengatakan bahwa upaya tersebut guna mencapai target yang telah ditetapkan, berbagai upaya dan inovasi terus dilakukan Pemkab Muratara. Selain menggencarkan gerakan taat pajak dengan mempercepat penyampaian Surat Pemberitahuan Pajak pada wajib pajak tentang Pelaksanaan Pendaftaran dan Pembayaran Pajak.

Menurutnya, sektor perpajakan memiliki potensi yang sangat besar bagi daerah dalam rangka meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Namun sejauh ini, potensi yang besar tersebut belum tergali optimal sehingga diperlukan terobosan-terobosan dan inovasi-inovasi baru.

“Ini merupakan salah satu upaya kita untuk mengoptimalkan PAD, dengan menggugah wajib panak taat membayar pajak. Sehingga bagi setiap perusahaan yang sudah memiliki Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) maupun yang belum mengumpulkan realisasi pajak kita jemput bolah," tegasnya.

Dilanjutkanya, dalam optimalisasi pendapatan asli daerah pihaknya telah mendatangi 11 perusahaan bersama tim. Diantara perusahaan PT. DNS, PT.  TGM (tegas guna mendiri), PT. Agro serta perusahaan perkebunan perorangan milik masyarakat.

"Dari 11 perusahaan yang mereka datangi memang belum membayar pajak dan mengumpulkan data realisasi pajak,. Sehingga kami berikan peringatan secara langsung dengan memberikan tanda peringatan seperti menempel dipapan reklame iklan bahwa belum membayar pajak maupun tempat usaha dalam pengawasan tim pemeriksaan pajak karena menunggak pajak daerah," jelas ia.

Disinggung mengenai 11 perusahaan yang telah tim pemeriksaan pajak bahwa 11 perusahaan tersebut rata-rata memiliki niat baik untuk penyelesaian pajak. "Bahkan ada yang langsung bayar pajak," ungkap ia.

Dilanjutkanya, pemeriksaan pajak untuk optimalisasi pendapatan daerah akan terus berlangsung hingga Desember mendatang kesetiap perusahaa  yang nakal dalam wilayah Kabupaten Muratara. "Serta memberikan surat teguran dan peringatan keras pada perusahaan. Karena telah diatur dalam peraturan pemerintah hingga peraturan daerah," tegasnya.

Untuk itu, dirinya menghimbau pada Pemerintah Desa maupun masyarakat umum untuk mendukung dalam optimalisasikan PAD Kabupaten Muratara. (Hamkam) 
Share:

Postingan Populer

Arsip Blog