Kamis, 09 April 2020

Bupati Muratara, Serahkan APD dan Logistik Penangangan Covid-19





MURATARA MSM.COM - Bupati Muratara, HM Syarif Hidayat menyerahkan logistik penanganan pandemi Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19 ke 8 Puskesmas dalam wilayah Kabupaten Muratara.


Penyerahan logistik ini diberikan untuk Public Safety Center (PSC) di kedelapan puskesmas tersebut. Penyerahan logistik oleh Bupati Muratara, didampingi ketua TP PKK Muratara, dan Kepala Dinas Kesehatan, di halaman kantor Bupati, Rabu (8/4).


"Logistik yang diberikan kepada masing - masing UPT Puskesmas, merupakan perlengkapan penanganan Covid-19" kata Bupati. Bupati menyebut, logistik tersebut berupa Alat Pelindung Diri (APD) lengkap, masker nakes, vitamin, termometer dan lain - lain.


"Kita serius menangani wabah virus corona ini, semuanya sudah kita persiapkan. Jika sewaktu-waktu terjadi kita sudah siap, tapi itu jangan sampai terjadi, makanya kita ada pencegahan," katanya.


Ditempat yang sama, ketua TP PKK Muratara, Lia Mustika Syarif mengatakan, dari TP PKK Muratara sendiri, menyerahkan cairan disinfektan dan hand sanitizer berbahan alami, yang dibuat sendiri oleh TP PKK Muratara, dan diberikan ke RSUD Rupit serta puskesmas di Kabupaten Muratara.


"Kami juga akan membuat masker kain untuk dibagikan secara gratis kepada masyarakat yang membutuhkan. Terutama warga keluar rumah untuk mencari nafkah," katanya.

Pihaknya mengimbau masyarakat untuk menjaga pola hidup sehat serta rutin mencuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir, baik sebelum maupun sesudah beraktivitas.

"Allhamdulillah Muratara masih zero dari positif Covid-19. Mari kita bersama-sama menjaga agar Muratara tetap aman dari wabah ini," harapnya. (MJ)
Share:

Ditengah Pandemi Covid-19. Petani Muratara Lakukan Panen Raya Suhardiman : Tetap Mematuhi Protokol Pencegahan Covid-19




MURATARA MSM.COM - Ditengah kekhawatiran akan kelangkaan bahan pangan, akibat pandemi Virus Covid-19. Petani Desa Bingin Rupit, Kecamatan Rupit Kabupaten Muratara, justru melakukan panen raya, dengan luas lahan mencapai 15 Hektar.


Kepala Dinas Pertanian, Suhardiman menyampaikan, sebelum melakukan panen raya, pihaknya menghimbau petani untuk mematuhi protokol pencegahan penyebaran Covid-19 dalam melakukan panen raya.



Himbauan itu disampaikan melalui ketua kelompok tani masing - masing. Dimana mereka diminta untuk bekerja dengan mengutamakan keselamatan, serta memakai Safety sesuai yang anjurkan. Selain itu, tetap menjaga kebersihan dan mencuci tangan.


Dia mengatakan, saat ini seluruh masyarakat dibelahan dunia begitu was-was dengan penyebaran virus Covid-19. Kendati demikian, masyarakat tak perlu panik. Begitu juga dengan petugas penyuluh pertanian, tetap melaksanakan tugas memberikan pendampingan kepada para petani.




"Pendampingan tetap dilakukan dengan melakukan hal - hal yang dianjurkan oleh pemerintah. Karena sektor pertanian ini memiliki potensi yang sangat besar dalam menumbuhkan ekonomi pertanian" kata Suhardiman, Rabu (8/4).


Dalam memberikan pendampingan, penyuluh tetap menerapkan Sosial Distancing maupun Physical Distancing. Tidak mengumpulkan para petani dalam skala besar dan menghindari kerumuman orang banyak.


"Kalau memang ada hal yang mendesak, tentunya dilaksanakan dalam jumlah skala 10 orang, dan tempat duduknya diatur diruang terbuka dan tidak dalam gedung" jelasnya. (MJ)
Share:

Rabu, 08 April 2020

Vidio Himbauan Camat Rawas Ulu


Share:

Sabtu, 04 April 2020

Pencegahan Covid-19. Camat Rawas Ulu Keluarkan SE






MURATARA MSM.COM - Pemerintah Kecamatan Rawas Ulu, mengeluarkan Surat Edaran (SE) terkait pandemi Virus Covid-19. SE dengan Nomor 338/114 tersebut, menindaklanjuti hasil Rapat Gugus Tugas Kecamatan Rawas Ulu.


Selain itu, berdasarkan Keputusan Presiden  Nomor 7 Tahun 2020. Fatwa MUI Nomor 14 Tahun 2020, Maklumat Kapolri Nomor MAK/2/III/2020, Keputusan Bupati Musi Rawas Utara Nomor 19/KPTS/DINKES/MRU/2020, dan Keputusan Camat Rawas Ulu Nomor 443/68/RAWAS ULU tertanggal 30 Maret 2020.





Dalam SE tersebut, terdapat empat poin yakni segera menyiapkan dan melakukan penyemprotan Desinfektan di Kantor Lurah/Desa dan fasilitas umum lainnya, seperti masjid, musholah dan sekolah.


Melakukan deteksi dini penduduk yang masuk wilayah, terutama bagi masyarakat dari wilayah yang terjangkit Covid-19 untuk segera melaporkan ke Puskesmas terdekat, melalui Tim Relawan di masing - masing desa.





Bagi wilayah yang ada investor atau perusahaan, agar mendata karyawan yang melakukan perjalanan serta keluar masuk tamu perusahaan. Kepala Desa beserta perangkat dan unsur terkait diminta untuk memberikan penjelasan kepada masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan yang bersifat mengumpulkan massa.


Kegiatan dimaksud, seperti persedekahan, yasinan, hajatan pindah rumah, olahraga, reuni dan deklarasi. Serta kegiatan yang bersifat umum  lainnya, hingga batas waktu yang tidak bisa ditentukan.


Camat Rawas Ulu, Abdul Kadir ketika dihubungi mengatakan, untuk penyemprotan desinfektan, pemerintah Kecamatan Rawas Ulu sudah melakukan di 16 desa serta satu kelurahan. Selain itu, setiap desa juga melakukan penyemprotan desinfaktan di desa masing - masing. Sementara untuk pendirian posko tanggap darurat. Setiap desa juga sudah membuka posko tersebut.

"Sekuat kemampuan kita, dalam tahap pencegahan ini, sosialisasi terus kita lakukan" ujar Abdul Kadir. (YAN)
Share:

Sholat Jum'at di Masjid Taqwa Lubuk Kemang. Devi : Tetap Tenang dan Waspada



MURATARA MSM.COM - Wakil Bupati Muratara, H Devi Suhartoni, meminta warga tetap tenang.Namun tetap waspada menghadapi pandemi Virus Covid-19. Hal itu, dikatakannya usai melaksanakan sholat jumat di Masjid Taqwa Dusun IV Desa Lubuk Kemang Kecamatan Rawas Ulu, Jumat (3/4).



Sholat Jumat itu dilaksanakan Wabup, disela - sela kesibukannya menjalankan rutinitas. Sholat jumat bersama masyarakat Desa Lubuk Kemang berjalan dengan khidmat.


"Kita harus tetap tenang dan waspada. Selain itu harus tetap menjaga jarak antara satu sama lain" ujarnya.


Untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Ia menghimbau, masyarakat yang memiliki keluarga di luar kabupaten, untuk tidak pulang terlebih dahulu.


"Virus Covid-19 sudah mendunia, Kita tetap tenang. Saya akan terus berbuat untuk masyarakat, baik secara pribadi maupun selaku wakil Bupati" ujarnya singkat. (MJ)
Share:

Cegah Penyebaran Covid-19. Lubuk Kemang Buka Posko Tanggap Darurat




LUBUK KEMANG MSM.COM - Desa Lubuk Kemang, Kecamatan Rawas Ulu, membuka posko darurat Virus Covid-19. Posko dibuka, tepat di kantor Desa Lubuk Kemang.


Posko yang dibuka dari jam 08.00 WIB hingga pukul 24.00 WIB, dibuka setiap hari. Dengan dua shif jaga. Posko didirikan sebagai upaya untuk memutus rantai penyebaran virus Covid-19.




Kepala Desa Lubuk Kemang, M. Sopli melalui Sekretaris Desa, Purnama mengatakan, posko dirikan dalam masa tanggap darurat Virus Covid-19. "Ini untuk mengantisipasi mewabahnya virus Covid-19" ujar Purnama, Sabtu (4/4).


Purnama menjelaskan, nantinya dengan berdirinya posko tersebut. Warga Desa Lubuk Kemang yang baru pulang dari luar Kabupaten, diwajibkan melapor ke posko pemantauan kesehatan.


"Diposko ini tersedia peralatan dan obat - obatan, dan petugas ada yang jaga. Ini bertujuan untuk mengantisipasi dan mewaspadai mewabahnya Virus Covid-19, khususya di Desa Lubuk Kemang" tutupnya. (MJ)
Share:

Pantau Kestabilan Harga. Disperindagkop Muratara, Lakukan Monotoring di Pasar Lawang Agung





MUARA RUPIT MSM.COM - Guna memastikan kestabilan harga kebutuhan pokok masyarakat, ditengah pandemi virus Covid-19. Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperidagkop) Kabupaten Muratara, melakukan monitoring ke seluruh pasar.


Kali ini, monitoring dilakukan langsung oleh Kepala Disperindagkop, H Syamsu Anwar, di Pasar tradisional Lawang Agung, Kecamatan Rupit, Jumat (5/3). Dipasar Lawang Agung, H Syamsu Anwar bersama tim melakukan dialog kepada para pedagang, dan mendata harga - harga kebutuhan pokok.


Disela - sela kegiatan monitoring, Kepala Disperindagkop menegaskan, ditengah pandemi Covid-19 dan menjelang Ramadhan dan Idul Fitri, ketersediaan bahan pokok berupa beras, gula, daging dan kebutuhan lainnya tercukupi.


Dari monitor yang dilakukan, harga - harga bahan pokok disejumlah pasar masih relatif stabil. Kendati ada kenaikan, hanya pada komoditi tertentu, seperti gula pasir. Untuk itu, pihaknya akan terus memantau harga - harga kebutuhan pokok.


"Kami selaku pihak yang berkewajiban untuk mengawasi harga kebutuhan pokok, akan terus melakukan pengawasan di setiap pasar yang ada di Kabupaten Muratara. Untuk menghindari oknum - oknum yang mengambil keuntungan yang dapat merugikan masyarakat" kata H Syamsu Anwar. (MJ/ADV)
Share:

Cegah Penyebaran Covid-19. Terhitung 1 April, Pelayanan Akad Nikah Dihentikan Sementara

Foto  :Net


MURATARA MSM.COM - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Muratara, mengeluarkan kebijakan, meniadakan pendaftaran nikah, terhitung 1 April 2020, hingga batas waktu yang belum ditentukan.


Kebijakan itu berdasarkan Surat Edaran (SE) Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Kemenag RI tertanggal 2 April 2020. Hal itu diungkapkan, Kepala Kemenag Muratara, H Ikhsan Baijuri, Jum'at (3/4).


"Berdasarkan SE tersebut, maka kita mengambil kebijakan untuk meniadakan sementara waktu pendaftaran nikah. Otomatis, akad nikah di KUA juga ditiadakan" kata H Ikhsan Baijuri.


Kendati demikian, ia menyebut, bagi yang sudah melakukan pendaftaran sebelum bulan April ini. Pelaksanaan akad nikah masih bisa dilaksanakan. Hanya saja tempat pelaksanan akad nikah harus di kantor KUA.


"Kalau sebelumnya akad nikah masih boleh dilaksanakan diluar KUA. Nah, mulai April ini untuk sementara waktu harus di kantor KUA. Dengan tetap mengacu pada protokol yakni, dibatasi tidak boleh lebih dari 10 orang" jelasnya.


Dia mengatakan, peniadaan itu dilakukan untuk mencegah penyebaran virus Covid-19. Kedepan, tentu akan melihat bagaimana perkembangan selanjutnya. bila memang sudah mereda dan memungkinkan, proess pelayanan nikah kembali dilakukan dan berjalan seperti semula.


"Ketentuan ini hanya bersifat sementara waktu, sebagai antisipasi dalam mencegahan virus Covid-19, agar tidak makin meluas. Kami mengharap, masyarakat memahami dan memaklumi kondisi ini. Pemerintah akan terus berusaha mengambil kebijakan terbaik bagi kepentingan masyarakat banyak" ujarnya.


Pandemi virus Covid-19, sambungnya, memberikan dampak yang sangat signifikan dalam proses pelayanan terhadap masyarakat, termasuk pelayanan nikah dan haji. Namun demikian, ditengah keterbatasan tersebut, pemerintah berusaha seoptimal mungkin memberikan pelayanan yang terbaik. (MJ)
Share:

Disperindagkop, Monitoring Harga Ke Pasar Srijaya Makmur




NIBUNG MSM.COM - Ditengah pandemi Virus Covid-19, Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kabupaten Muratara, melakukan monitoring ke Pasar Srijaya Makmur, Kecamatan Nibung, Rabu (11/3).


Kepala Disperindagkop, H Syamsu Anwar, melalui Kabid Perdagangan Safawi mengatakan, monitoring yang dilakukan pihaknya guna memantau harga - harga kebutuhan pokok.


"Ini dilakukan untuk menjaga keseimbangan harga agar tidak bergejolak dan tidak terjadi perbedaan harga yang terlalu signifikan. Dan dimaksudkan untuk menjaga kestabilan harga sembako di pasar, sehubungan dengan pandemi Covid-19 dan jelang bulan suci Ramadhan" kata Safawi.

Dia menjelaskan, monitoring yang dilakukan dengan melakukan dialog sekaligus mendata harga - harga kebutuhan pokok. Setelah dilakukan pendataan, harga - harga kebutuhan pokok di pasar Srijaya Makmur stabil.


"Harga stabil, tapi memang ada kenaikan harga pada komoditi gula pasir. Kami menghimbau kepada pedagang, jangan menimbun barang. Jika kedapatan akan dikenakan sanki" tegasnya. (MJ/ADV)
Share:

Postingan Populer