Minggu, 20 Januari 2019

SMP Pulau Lebar Raih Juara 4 Turnamen Futsal Wanita 2019




MURATARA MSM. COM- Bermodalkan anak-anak masih muda belia, tim futsal SMPN Pulau Lebar diluar dugaan, mampu tembus semifinal dan meraih juara 4 pada turnamen futsal wanita 2019 di lapangan Forza, Megang Lubuklinggau, Minggu (20/1)

Besutan pelatih muda dan energik, Ahyarudin Setiawan mampu juara grup pada babak penyisihan, dengan meraih poin penuh angka 9.

Poin penuh itu menguliti anak -anak merasi, Jayaloka dan juga kota Lubuklinggau. Pada laga semifinal langkah SMP Pulau Lebar baru terhenti saat melawan anak-anak STKIP Kota Lubuklinggau.

"Dalam laga perebutan juara 3 dan 4, anak-anak sudah bertarung sekuat tenaga, namun kita harus akui dari segi umur, kematangan anak-anak kita masih jauh. Tapi kita tidak bersedih kita bisa dan juara, tentu ini luar biasa sekali bagi tim kami,"ungkap Ahyarudin Setiawan kepada koran ini.

Lanjut Ahyarudin kemenangan ini hasil latihan selama ini, semangat didik dan dukungan kepala sekolah maupun dewan sekolah anak-anak Pulau Lebar dapat juara.

Dikatakan Ahyarudin, kedepannya anak-anak akan terus berlatih menghadapi turnamen yang diselenggarakan di kabupaten maupun kota daluang berkelanjutan sehingga prestasi olahraga kabupaten Muratara dapat meningkat dengan baik.

"Kita siap melaksanakan hal tersebut,"utaranya.

Sementara itu, pecinta sepakbola Kabupaten Muratara, Nurkholish Al Hakim mengatakan prestasi Pulau Lebar sangat luar biasa.

Dikatakan nya ini menunjukkan anak-anak Muratara dapat berprestasi di kancah apapun dengan syarat pembinaan terus dilaksanakan.

"Ini luar biasa, turnamen ini sifatnya umum, Pulau lebar dapat juara, selamat untuk Pulau Lebar,"ucapnya.(MJ)
Share:

Sabtu, 19 Januari 2019

SMPN Sungai Jauh Sukses Gelar Simulasi UNBK






RAWASULU MSM. COM-Menghadapi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMP sederajat, berbagai persiapan terus dilakukan SMP Negeri Sungai Jauh Kecamatan Rawas Ulu Kabupaten Musi Rawas Utara. 

Salah satunya dengan menggelar simulasi UNBK. Kegiatan yang digelar selama dua hari, diikuti 76 siswa kelas IX. Simulasi guna menghadapi UNBK tahun pelajaran 2018/2019 berlangsung sukses. 

"Simulasi sudah kita laksanakan dengan sarana pendukung seperti komputer. Untuk signal sendiri sudah cukup normal" kata Kepsek SMP Negeri Sungai Jauh, Helyawati saat ditemui diruang kerjanya belum lama ini. 

Kesiapan siswa kelas IX dalam menghadapi UNBK setelah dilakukan simulasi ini dirasa cukup memuaskan. Hanya saja untuk mengantisipasi jika listrik mati, pihak sekolah membutuhkan mesin genset. Sebab, saat ini mesin itu belum dimiliki SMPN Sungai Jauh. 

"Kami berharap pelaksanaan UNBK nanti dapat berjalan lancar. Dengan satu harapan semua siswa mendapat nilai yang memuaskan. Selain itu, mereka semua melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi" ujarnya. (ZIL) 
Share:

Kamis, 17 Januari 2019

Sudah Diingatkan Berulangkali, Kantor KB Rawas Ulu Tak Juga Pasang Bendera Merah Putih





MURATARA MSM. COM-Gedung belum lama berdiri, posisinya pun cukup strategis berada di depan kantor camat Rawas Ulu dan Kantor Kelurahan Pasar Surulangun.

Jika dilihat sekilas tak ada yang aneh dengan kantor KB Kecamatan Rawas. Namun coba perhatikan dengan seksama, ternyata Kantor ini tak memasang bendera merah putih dihalaman kantor seperti layaknyak pada kantor pemerintahan.

Lurah Kelurahan Pasar Surulangun A Rodie menegaskan pihaknya sudah mengingatkan dan meminta Kepala Kantor KB Rawas Ulu untuk memasang bendera merah putih. Tapi sejauh ini belum diindahkan.

"Sudah berulang kali saya ingatkan untuk memasang bendera. Karena ini kantor pemerintahan, bukan kediaman pribadi" kata A Rodie, Kamis(17/1).

Bahkan, sambungnya, bukan dirinya saja sebagai Lurah yang sudah mengingatkan. Sebelumnya Camat Rawas Ulu juga sudah melakukan hal yang sama. Wakil Bupati Muratara H Devi Suhartoni pun sudah mengingatkan kepala kantor KB tersebut agar segera memasang bendera merah putih.

"Tapi ternyata sampai hari ini apa yang kita sampaikan tidak diindahkan" tambahnya.

Wartawan MSM.COM sengaja mendatangi kantor KB Rawas Ulu. Setiba dikantor, tak ada staf yang berhasil kami temui. Begitu juga dengan kepala kantor KB. Hanya Samsul suami kepala kantor KB Rawas Ulu yang berada di kantor.

"Kepala kantor sedang pergi ke Pulau Lebar" katanya. (ZL)
Share:

Polisi Diminta Bantu Patroli Sungai Wabup : Kita Gandeng Pihak Kepolisian




MURATARA,MSM.COM - Kapolsek Karang Dapo, Iptu Yani Iskandar menerima kunjungan dan silahturahmi Wakil Bupati Muratara, H Devi Suhartoni di kantor Polsek Karang Dapo, kemarin.

Kapolsek mengatakan, kedatangan Wabup itu dalam rangka membahas tentang penanganan aksi penyentruman ikan di sungai Rupit- Rawas.

"Kami membangun kerjasama untuk mencegah penangkapan ikan secara ilegal di sungai Rawas, seperti penyetruman, racun ikan, maupun pukat harimau, khususnya di wilayah hukum Polsek Karang Dapo," katanya.

Kapolres Musi Rawas, AKBP Suhendro saat dikonfirmasi membenarkan adanya kegiatan silahturahmi Wakil Bupati Muratara ke kantor Polsek Karang Dapo dalam rangka membahas masalah penanganan aksi penyetruman ikan.

Pihaknya sangat setuju dan mendukung penuh dalam menangani masalah penyetruman ikan yang dapat mengganggu kelangsungan hidup biota sungai di aliran sungai Rawas.

"Kami dari pihak kepolisian selalu mendukung program pemerintah, apalagi itu untuk kelestarian alam di sungai Rawas, sehingga tidak ada lagi penyentruman ikan yang dilakukan oleh warga masyarakat," jelas Kapolres.

Sementara itu, Wakil Bupati Muratara, H Devi Suhartoni menuturkan, kedatangan dirinya berkunjung ke kantor Polsek Karang Dapo tidak lain untuk bekerjasama memberantas aksi penyetruman ikan di sungai.

Dengan adanya komunikasi yang baik kata Wabup, sehingga terciptanya hubungan yang harmonis antara Polsek Karang Dapo dengan petugas pengawasan perairan Kabupaten Muratara.

"Kita ada Lembaga Persatuan Peduli Ailran Sunggai (LPPAS), tim inilah yang bergerak memberantas aksi penyetruman ikan di sungai Rawas," katanya.

Lanjut Wabup, guna memaksimalkan program pemberantasan aksi penyetruman ikan tersebut, pihaknya menggandeng aparat kepolisian untuk turut melakukan patroli sungai.

"Kami sudah meminta bantuan dari aparat kepolisian, baik di Kecamatan Rawas Ilir, Karang Dapo, Rupit, Rawas Ulu dan juga Ulu Rawas," ujarnya.

Wabup berharap, dengan kerjasama yang baik antara pemerintah kabupaten Muratara dengan aparat kepolisian, aksi penyetruman ikan di sungai Rawas berhasil diberantas.(Hamkam)
Share:

Dinas Pertanian dan Perikanan Akan Salurkan Bantuan Penerima Berdasarkan Data Basis Terpadu





MURATARA MSM.COM - Guna meningkatkan pendapatan masyarakat kurang mampu, Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara melalui Dinas Pertanian dan  Perikanan akan menyalurkan bantuan.

Nantinya bantuan itu disalurkan melalui Kelompok Tani (Poktan) berdasarkan data Basis Terpadu yang ada di Dinas Sosial (Dinsos), dengan sumber dana berasal dari APBD Kabupaten tahun 2019.

Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Muratara Ir Suhardiman saat ditemui diruang kerjanya, Kamis (17/1) menyebut pihaknya akan segera menyalurkan bantuan tersebut.

"Tujuan dari bantuan ini untuk mengurangi angka kemiskinan, khususnya di Kabupaten Muratara. Ini merupakan program yang diprioritaskan" ucap Ir Suhardiman.

Ia memaparkan, bantuan yang akan disalurkan nantinya berupa kolam terpal, bibit ternak bebek, dan bibit untuk perkebunan. Langkah ini diambil, sebagai  upaya untuk membantu perekonomian masyarakat.

"Diharapkan dengan adanya bantuan ini dapat dikelola dengan sebaik - baiknya sehingga dapat berkelanjutan. Outputnya kita harapkan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat yang menjadi sasaran bantuan ini" tukasnya. (MJ).
Share:

Musrenbang di Lubuk Kemang, 2 Gedung ini Akan Dibangun




MURATARA MSM. COM-Pemerintah Desa Lubuk Kemang Kecamatan Rawas Ulu Kabupaten Musi Rawas Utara, Senin (14/1) menggelar Musrenbang. Acara yang digelar di kantor Desa Lubuk Kemang dihadiri langsung Kepala Desa M Sopli.

Musrenbang yang membahas rencana pembangunan di Desa Lubuk Kemang juga dihadiri pendamping desa dan kecamatan, para perangkat desa, BPD, kepala dusun, Karang Taruna, tokoh adat, kepala PAUD, PKK, kader posyandu, masyarakat dan tamu undangan lainnya.

Musrenbang yang dimulai sekitar pukul 14.00 WIB menghasilkan dua kepetusan dibidang pembangunan yakni untuk bidang pendidikan dan kesehatan.

Dari keputusan musrenbang dibidang kesehatan akan dibangun gedung polindes. Sementara pada bidang pendidikan akan dibangun gedung Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Kepala Desa Lubuk Kemang M Sopli mengharapkan kepada masyarakat untuk mendukung pembangunan di desa yang berbatasan langsung dengan Desa Remban dan Lesung Batu Muda ini.

"Demi kemajuan desa kita, saya meminta kepada seluruh masyarakat untuk sama sama mendukung" katanya.

Pada kesempatan yang sama, pendamping desa menyampaikan beberapa alasan penting pembangunan gedung PAUD dan Polindes bagi masyarakat desa Lubuk Kemang. Kedua bangunan itu merupakan sarana dasar yang amat penting bagi masyarakat Desa Lubuk Kemang.

"Gedung PAUD merupakan langkah awal dari pembentukan dan pengenalan anak anak dalam mengenyam pendidikan sebelum ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi" paparnya.

Begitu juga dengan pembangunan gedung Polindes, sebagai sarana kesehatan yang keberadaannya sangat penting dalam menunjang kesehatan masyarakat desa Lubuk Kemang.

Sebelum acara ditutup, Sekretaris Desa (Sekdes) Lubuk Kemang Purnama kembali mengingatkan kepada seluruh perangkat Desa Lubuk Kemang untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. (ZIL)
Share:

Rabu, 16 Januari 2019

Coach Berlisensi, Futsal Putri SMP Pulau Lebar Ikuti Turnamen Bergengsi




MURATARA MSM. COM-  Tim futsal putri SMPN Pulau Lebar Kecamatan Rawas Ulu Kabupaten Musirawas Utara akan mengikuti turnamen bergengsi antar kabupaten/kota yang akan dihelat di lapangan Forza, Kota Lubuklinggau, 19/20 Januari 2019 nanti.

Tim yang dibesut pelatih berlisensi Kabupaten Muratara, Ahyarudin Setiawan akan meladeni laga setengah kompetisi bersama tim kawakan.

Yakni, Flamengo FC, STKIP PGRI Lubuklinggau, Demura, Carbon A, Carbon B, Bopier Jayaloka,  Princess Forza,Meracy Woman, Putri Lubuklinggau dan Queen Devil.

"Target kita tidak muluk-muluk lolos babak penyisihan, baru kita berfikir tentang juara, sebab turnamen ini umum, kita akan bertanding dengan usia yang diatas usia anak-anak kita,"ungkap Ahyarudin Setiawan kepada koran ini, Rabu (16/1)

Ahyarudin sapaan akrabnya mengungkapkan tim futsal putri ini didukung penuh Kepala Sekolah R. Siti Sutarsih ,sehingga segala persiapan disiapkan secara matang.

Dikatakan Ahyarudin, anak-anak diberikan kelonggaran untuk mengikuti sesion latihan di lapangan bola voli SMPN Pulau Lebar. Sehingga para dewan guru dan Kepala Sekolah juga dapat memantau perkembangan latihan anak didiknya.

Sambung Ahyarudin dalam mengikuti turnamen ini sudah dipersiapkan jauh hari, yakni latihan seminggu sekali dan mendekati turnamen latihan setiap hari.

"2minggu sebelum hari H kita sudah laksanakan latihan setiap hari, untuk mematangkan tim anak didik kita,"kata Ahyarudin Setiawan kemarin.

Sambung Ahyarudin Setiawan menu latihan yakni selain mempersiapkan fisik anak anak juga dasar-dasar maen futsal seperti passing,control,drible,taktik sederhana 1vs1,2vs1,dan 2vs2.

"Sederhana, santai tapi tetap fokus. Insya Allah anak-anak dapat menunjukkan kemampuannya nanti ketika bertanding,"utaranya.(MJ)
Share:

Selasa, 15 Januari 2019

Rawat Inap RSUD Rupit Akan Dibangun 3 Lantai




MURATARA MSM. COM - Bupati Musi Rawas Utara HM Syarif Hidayat memastikan ditahun 2019 ini akan ada perbaikan, peningkatan maupun pembangunan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rupit.

Hal itu disampaikan oleh orang nomor satu di Bumi Beselang Serundingan saat diwawancarai awak media mengenai fasilitas RSUD Rupit usai memimpin apel pagi, Senin (14/1).

"Setiap tahun rumah sakit dibenahi. Ditahun 2019 ini ada tiga gedung yang tidak layak dan akan segera dibongkar, dananya Rp. 15 Milyar.  Sementara untuk pelataran rumah sakit akan diaspal." papar Bupati.

Kepala RSUD Rupit dr Herlina menyebut pembangunan yang akan dilakukan berupa gedung Rawat Inap Klas 1 dan Klas 2 terdiri dari tiga lantai. (MJ)
Share:

Tarmizi Tegaskan Tak Ada Istilah Pj Sekda Dilingkari








MURATARA,MSM.COM-Terkait pemberitaan bahwa jabatan Sekda sudah di Lingkari yang di muat di salah satu media online pada tanggal 14 Januari 2019 kemarin yang berkembang di media sosial, Asisten I Setda Muratara Tarmizi  membantah Keras atas pencatutan namanya.

Saat dikonfirmasi,  dirinya mengatakan tidak pernah mengatakan hal itu.

"Demi Allah demi Rasul, saya umur saya hampir 60 tahun. Tidak ada saya mengatakan bahwa calon sekda itu sudah dilingkari .Itu tidak benar."tegas tarmizi. Kemarin.

Dijelaskannya, kronologi cerita yang berkembang di media sosial,sebelumnya memang ada LSM datang  kepadanya hanya untuk mengucapkan selamat kepada nya atas ditunjuk oleh Bupati sebagai PJ Sekda Muratara.

"Memang sebelum pelantikan sekda itu ada dua orang LSM datang kepada saya mengucapkan selamat kepada saya ditunjukkan pak bupati sebagai Pj sekda Muratara. Saya bantah dari mana kamu tau saya ditunjukkan sebagai Pj sekda itu, saya sudah tua sudah mau pensiun,dan dilanjutkannya bahwa ini suatu penghargaan kepada kakak. Kemudian saya katakan alhamdulillah kalo sudah ada di atas meja ini surat tugasnya saya siap."jelasnya.

Dilanjutkannya, lalu saya katakan lagi bahwa untuk menduduki jabatan sekda itu ada yang lebih senior dari saya yakni Alwi Roham, jadi tidak ada saya mengatakan lingkar lingkar itu, sedangkan eselon II saja ikut asessmen apalagi sekelas sekda.dan asessmennya bukan kita itu asessmen Polda. Jadi sekali lagi saya katakan tidak ada yang melingkar yang sudah ditentukan itu,semua berdasarkan potensi, kinerja, kemampuan dan pola pikir kita.

Tarmizi pun mengucapkan permohonan maafnya kepada bapak Bupati Muratara dan kepada publik karena sudah dihebohkan pemberitaan yang tidak benar itu.

"Yang pertama saya mengucapkan permohonan maaf kepada pemerintah daerah kabupaten Musi Rawas Utara dan kepada Bapak Bupati karena sudah ada hebohnya pemberitaan ini,walaupun ini bukan dari saya."katanya.

Dirinya pun belum belum bisa mengambil sikap apakah hal ini akan di somasikan atau tidak semuanya diserahkan nya kepada pengacara pemkab.

"Kalau tentang tuntutan kita lihat perkembangan ini dan semuanya saya serahkan kepada pengacara pemkab Muratara."ungkapnya. (Hamkam)
Share:

Postingan Populer

Arsip Blog