Selasa, 21 Mei 2019

32 Guru Madrasah Ikuti Uji Kompetensi



MURATARA MSM.COM-Sebanyak 32 orang guru madrasah se Kabupaten Muratara mengukuti uji kompetensi pendidikan profesi guru di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Muratara, Selasa (21/5).

Kepala MTs Negeri 1 Muratara Sri Widyati mengatakan, pelaksanaan ujian dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama dimulai pukul 08.00 hingga 10.00 WIB. Selanjutanya sesi kedua dimulai pukul 10.00 WIB dengan durasi yang sama seperti sesi pertama.

"Peserta merupakan guru madrasah dari kecamatan di Muratara seperti Kecamatan Rawas Ulu, Nibung dan Karang Dapo dengan total peserta berjumlah 32 peserta" jelas Sri Widyati.

Tim monitoring Kanwil Kemenag Sumsel Khairudin mengungkapkan, uji kompetensi profesi guru madrasah dilaksanakan serentak di 17 kabupaten/kota se Sumsel. Lokasi ujian tersebar baik di MTs maupun MAN. Tergantung dari sekolah yang dianggap memungkinkan terlaksananya ujian disekolah yang bersangkutan, diukur dari tersedianya IT.

"Jadi yang dipilih untuk pelaksanaan ujian itu memang madrasah yang sudah memungkinkan untuk melaksanakan ujian. Untuk MTsN 1 Muratara sendiri sudah dianggap mampu sebagai tempat pelaksana ujian" kata Khairudin.

Ia menambahkan, uji kompetisi diselenggarakan dengan tujuan untuk menyeleksi apakah layak dan sudah cakap yang bersangkutan menerima serifikasi. Keikutsertaan mereka dalam ujian sendiri melalui aplikasi. Nama - nama yang ikut uji kompetensi secada otomatis tertera dalam aplikasi jika yang bersangkutan dinilai layak untuk mengikuti uji kompetensi ini.(MJ)
Share:

Bupati Lantik 45 Kepsek dan 1 Penjabat Kades




MURATARA MSM.COM-Bupati Muratara HM Syarif Hidayat melantik dan mengambil sumpah 45 Kepala Sekolah dan 1 Penjabat Kepala Desa. Pelantikan itu berlangaung di ruang pertemuan Pemkab Muratara, Selasa (22/5).

45 orang kepsek yang dilantik terdiri dari 34 kepala Sekolah Dasar (SD) dan11 kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP). Sementara 1 orang penjabat kepala Desa Pangkalan Kecamatan Rawas Ulu.

Dalam sambutannya, HM Syarif Hidayat menegaskan, penjabat sementara kepala desa mempunyai hak penuh untuk menjalankan pemerintahan ditingkat desa. Selain untuk membina masyarakat, juga mempunyai tugas menyiapkan pemilihan kades definitif.

"Bagi kepala sekolah, mutasi ini hal biasa bagi seorang ASN. Selamat kepada kepsek SD dan SMP serta Pj. kades yang sudah dilantik," ucap Bupati.

Bupati kembali menegaskan untuk menjalankan tugas yang baru ini dengan sebaik-baiknya. Ajari anak dengan ikhlas, sebab sektor pendidikan sangat penting untuk pembantu indeks manusia yang ada di Kabupaten Muratara.


"Jangan banyak tinggal di Lubuk Linggau. Tinggallah di desa-desa masing-masing. Ditahun 2020 mendatang saya akan anggarkan pembelian motor Dinas bagi Kepsek SD.Selanjutnya, ditempat yang baru ini pilihan yang baik. jalankan tugas dengan sebaik-baiknya" kata Bupati.

Sementara itu, kepala BKP-SDM Kabupaten Muratara, Ralin Jufri mengatakan pelantikan ini berdasarkan surat keputusan Bupati Muratara. "Bagi Kepsek dan Pj Kades yang sudah dilantik jalankan tugas sesuai dengan Tupoksi masing-masing, dan tepat waktu," pungkasnya. (Hamkam)
Share:

Tutup Tadarusan Bersama. Ny. Lia Mustika : Meningkatkan Cinta Kepada Al-Qur'an





MURATARA MSM.COM - Ketua TP PKK Muratara Ny. Lia Mustika Syarif menutup tadarusan bersama di kediaman Bupati Muratara HM Syarif Hidayat Desa Terusan Kecamatan Karang Jaya. Acara tersebut dirangkai dengan buka puasa bersama dengan ibu - ibu majelis taklim se Kabupaten Muratara. Senin (20/5).

Tadarusan itu sendiri telah berlangsung selama satu minggu. Dimana setiap harinya 5 juzz Al Qur'an dibacakan hingga genap mencapai 30 juzz. Selain tadarus Qur'an, setiap harinya juga diisi dengan tausiah agama oleh Ust. Baron.



Dalam kesempatan itu Ny. Lia Mustika menyampaikan, digelarnya tadarusan ini bukan semata - mata baca Al-Qur'an, bukan juga melihat siapa yang hebat dan bagus bacaannya. Tetapi tujuan berkumpul dipengajian ini untuk meningkatkan rasa cinta kita kepada Al-Qur'an dan memahami makna yang terkandung dalam Al-Qur'an itu sendiri.

"Saya sangat bahagia dan senang sekali bisa berbaur dengan tidak ada jarak antara ibu kades, ibu camat dan ibu - ibu yang lainnya. Itu yang membuat saya senang dan bangga, karena dimata Tuhan tidak ada bedanya, jabatan hanya sementara" ucap Ny. Lia.

Sementara itu, Bupati Muratara mengharapkan acara serupa dapat dilaksanakan ditahun depan. Bahkan ditingkatkan menjadi acara yang lebih besar dari tahun ini. Apalagi antusias ibu - ibu majelis taklim yang sangat tinggi.

"Kalau disetiap desa  banyak majelis taklim yang mengadakan tadarusan, Insya Allah Muratara ini akan barokah dan makmur. Saya mengharapkan di desa dan kecamatan kembangkanlah majelis taklimnya" kata Bupati.

Khatam Qur'an sekaligus penutupan tadarusan bersama yang dirangkai dengan buka bersama juga diselingi dengan pemberian sepeda motor oleh Ketua TP PKK Muratara kepada ibu Sri sebagai pembina majelis taklim Kabupaten Muratara. (MJ)
Share:

Diduga Masalah Proyek, DPU Bina Marga Kembali Disegel



MURATARA MSM.COM - Diduga masalah lelang proyek, sejumlah kontraktor kembali menyegel kantor Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Tata Ruang Kabupaten Muratara, Senin (20/5).

Penyegelan berlangsung sekitar pukul 09.00 WIB. Akibat penutupan paksa itu, sejumlah pegawai terpaksa pulang lebih awal. Hal itu lantaran mereka tidak bisa masuk.

Bahkan sejumlah PNS dan TKS hanya bisa berkumpul di sebelah kantor DPU Bina Marga, lantaran tidak diperkenankan masuk oleh kontraktor yang merasa kesal akibat lelang proyek.

"Ini masalah proyek tidak adil. Kadis dan sejumlah pejabat tidak ada yang masuk. Kami butuh informasi, kami juga mau hidup" ucap salah satu kontraktor dengan kesal. Ia pun mengakui, aksi yang digelar tersebut dipicu lambannya rancangan penyusunan anggaran.

Sementara itu, salah satu pegawai DPU Bina Marga yang ditemui enggan memberikan komentar terkait aksi penyegelan tersebut. "Kami pegawai biasa, jadi tidak tahu" ucapnya singkat. (MJ)
Share:

Safari Ramadhan Di Masjid Istiqomah Simpang Nibung Rawas Bupati Paparkan Prestasi 3 Tahun Kepemimpinannya



MURATARA MSM.COM - Selama kurun waktu tiga tahun memimpin Kabupaten Muratara, pembangunan diberbagai bidang telah tercapai. Kendati saat ini masih mengutamakan pembangunan skala prioritas, kedepan akan terus ditingkatkan untuk kesejahteraan masyarakat.

Demikian diungkapkan Bupati Muratara HM Syarif Hidayat saat melakukan safari ramadhan di masjid Istiqomah Desa Simpang Nibung Rawas Kecamatan Rawas Ulu, Minggu (19/5).

"3 Tahun melaksanakan tugas dan mengabdi untuk masyarakat. Alhamdulillah sudah berbuat apa yang dapat diperbuat untuk kepentingan masyarakat dengan baik dan lancar" ucap orang nomor satu di Bumi Beselang Serundingan ini.

Dikatakan Bupati, antara pembangunan fisik dan non fisik haruslah seimbang. Tidak bisa hanya memfokuskan pembangunan fisik saja, sementara non fisik diabaikan.

Untuk pembangunan fisik, selama kepemimpinannya sudah dilaksanakan dengan baik. Mulai dari infrastruktur dasar seperti jalan dan jembatan. Bidang kesehatan dengan membangun puskesmas, maupun dibidang pendidikan dan listrik masuk desa.

Hingga saat ini, 82 desa di Muratara sudah masuk PLN seperti Desa Pauh, Ketapat Bening, dan Kuto Tanjung. Didesa - desa itu sekarang masyarakatnya sudah bisa nonton tv disiang hari

"Tidak hanya itu, kita juga membangun sarana air bersih. Dan kita mendapat pujian dari Kapolda dan Gubernur karena di Muratara sudah aman dan kondusif. Investor sudah banyak yang masuk artinya banyak uang yang masuk ke daerah agar daerah makmur dan sejahtara" papar Syarif.

Sementara itu, dalam bidang pembangunan non fisik dengan mengirimkan santri ke pulau Jawa. Program ini disambut hangat oleh masyarakat.

"Orang tua santri sangat senang, karena banyak perubahan pada anak - anak mereka seperti bisa tahfid Qur'an, bisa bahasa Inggris, Arab dan hadis. Insya Allah tahun 2021 nanti akan kita perbanyak lagi" tukas Bupati. (MJ)
Share:

Jumat, 17 Mei 2019

Sukseskan Wajib Sekolah 12 Tahun Disdik Akan Dirikan Pusat Pendidikan Non Formal



MURATARA MSM.COM- Guna mensukseskan Program Wajib Sekolah 12 tahun, Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), melalui dinas Pendidikan (Disdik) Muratara akan mendirikan Pusat Pendidikan Non Formal

Kepala Disdik Muratara Ir Sukamto, melalui Kabid PAUD Yuli Andriyani dalam rapat pembentukan tim Pendataan Anak Putus Sekolah di Kecamatan Rawas Ulu, Kamis(16/5) mengatakan, Pusat Pendidikan Non Formal Akan di sediakan pada setiap kecamatan di Kabupaten Muratara

"Dalam upaya mendukung Program Pemerintah wajib belajar selama 12 tahun, maka akan kita buat Pusat Pembelajaran Non Formal di setiap Kecamatan yang berada di Kabupaten Muratara"Sampainya

Ditambahnya, Pusat Pembelajaran Non Formal akan digunakan bagi Anak Tidak Sekolah(ATS) dari usia 6 tahun sampai 21 tahun, tidak terkecuali di usia 22 tahun ke atas, yang berada di Kabupaten Muratara untuk melanjutkan proses pendidikan sampai dengan 12 tahun,

"Pusat Pembelajaran Non Formal, akan digunakan bagi anak anak yang putus sekolah, untuk melanjutkan pendidikan sampai mendapatkan Ijazah, Paket A bagi anak SD, Paket B bagi anak SMP dan paket C bagi anak SMA"tambahnya

Dilanjutnya, mengenai tenaga pengajar, pihaknya akan menempatkan para sarjana yang berada di kabupaten muratara, yang belum mendapatkan pekerjaan tetap

"Tenaga pengajarnya nanti kita akan menggandeng sarjana muda yang belum mendapatkan pekerjaan tetap"lanjutnya

Diterusnya, Untuk mendata anak tidak sekolah, maka dibentuklah TiM Pendata Anak Tidak Sekolah, yang beranggotakan Kepala Desa dan beberapa Pihak terkait

"Setiap kecamatan akan ada tim Pendata Anak Tidak sekolah, agar pendataan berjalan lancar, maka kami andilkan kepala desa, dan elemen masyarakat desa lainnya" terusnya

Untuk mensukseskan program tersebut, pihaknya berharap dukungan dari masyarakat, sehingga program Pendidikan Non Formal dapat berdiri di Kabupaten Muratara

"Program ini akan terwujud bila semua elemen pemerintah dan masyarakat mendukung, maka dari itu kita berharap peran serta dari semua elemen masyakat" imbuhnya.(MJ)
Share:

Tingkatkan Imtaq, SMKN Rawas Ulu Rutin Lakukan Safari Ramadhan



RAWAS ULU MSM.COM - Sebagai bagian dari visi misi sekolah untuk meningkatkan iman dan taqwa para peserta didik, SMK Negeri Rawas Ulu menggelar program safari ramadhan.

Kepala SMKN Rawas Ulu Edy Sutriono, Rabu (15/5) diruang kerjanya mengatakan, kegiatan safari ramadhan sudah menjadi program rutin tahunan. Sejak berdirinya sekolah yang ia pimpin hingga saat ini, safari ramadhan rutin dilakukan setiap bulan puasa.

"Untuk tahun kemarin, kegiatan safari ramadhan kita mengunjungi 8 masjid. Nah, untuk ramadhan tahun ini kami menargetkan 12 masjid yang akan kami kunjungi" ujar Edy.

Ia merinci, untuk SMKN Lokal Jauh Desa Noman akan melakukan safari ke 3 masjid yang tersebar di Desa Noman dan Batu Gajah. Sementara untuk lokal induk, safari ramadhan akan dilakukan ke 9 masjid.

Dikatakannya, tujuan digelarnya safari ramadhan selain untuk meningkatkan karakter, iman dan taqwa para peserta didik. Juga untuk menyemarakkan suasana bulan suci ramadhan.

Format dari safari ramadhan diisi dengan berbagai macam kegiatan diantaranya tadarusan dan tausiah agama yang diisi oleh ustad setempat. Kegiatan safari ramadhan dimulai pukul 13.00 WIB hingga 16.00 WIB.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat, khususnya masyarakat sekitar masjid yang telah kami kunjungi yang telah mendukung kegiatan kami" ucap Edy. (MJ).
Share:

Dinsos Muratara, Segera Luncurkan Kartu BPNT








MURATARA,MSM.COM- Kabar gembira bagi seluruh masyarakat kabupaten Musi Rawas Utara. Pasalnya, Dinas Sosial (Dinsos) Muratara, akan segera meluncurkan kartu Bantuan Pangan Non Tunai (PBNT).

Kepala Dinsos Muratara melalui Koordinator Pendamping Bansos Musaddad Holil mengatakan, untuk bantuan berbentuk Bantuan Langsung Tunai itu tidak lagi keluar, terhitung dari April sampai dengan Agustus mendatang. Sebab, memasuki bulan Agustus itu, akan dikeluarkan kartu BPNT.

 "Kami sangat optimis pada Agustus 2019 nanti, Insya Allah semuanya berubah menjadi BPNT. Penyalurannya lebih gampang dibanding dengan Rastra dengan anggaran mencalak 6 triliun lebih" ujarnya belum lama ini.

Lebih lanjut dijelaskannya, pengalihan itu bertujuan untuk mewujudkan 6T, yakni Tepat Sasaran, Tepat Jumlah, Tepat Waktu, Tepat Kualitas, Tepat Harga, dan Tepat Administrasi.

"Seperti yang kita ketahui, sekarang ini kan program dari Rastra itu menurut saya banyak belum tepat sasaran. Di bawa itu kacau, yang kaya bisa ngambil sedangkan yang miskin dan kurang mampu kadang-kadang tidak tersentuh" jelasnya.

Dirinya berharap, dengan adanya program tersebut, masyarakat miskin bisa terbantu. Ia menargetkan, dalam jangka waktu tiga tahun, minimal yang sudah dapat bantuan sudah bebas dari kemiskinan.(Hamkam)
Share:

Kamis, 16 Mei 2019

Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Ramadhan, Satpol PP Rutin Lakukan Pemantauan




MURATARA MSM.COM - Guna menjaga ketertiban dan kenyamanan selama bulan suci ramadhan, pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) terus melakukan pemantauan.

Pemantauan tidak hanya dilakukan di masjid - masjid. Tetapi juga di pasar - pasar dan sejumlah tempat umum lainnya dengan tujuan untuk menjaga kekondusifan selama bulan ramadhan, terutama di wilayah Kecamatan Rupit.

Demikian diungkapkan Kasat Pol PP Firdaus, Rabu (15/5). Ditambahkannya, hal serupa juga disampaikan kepada para camat yang ada di Bumi Beselang Serundingan untuk sama - sama menjaga situasi di wilayah kecamatan masing - masing.

"Kita menghimbau kepada masyarakat untuk tidak menyalakan petasan, baik disiang maupun malam hari, terutama saat shalat tarawih. Apalagi bagi anak - anak muda, lebih baik mengisi bulan puasa ini dengan mengikuti tadarusan di masjid - masjid" kata Firdaus.

Ia mengharapkan, pelaksanaan ibadah puasa bagi umat muslim di Kabupaten Muratara dapat terlaksana dengan baik. Mulai dari ibadah sholat terawih hingga ibadah - ibadah lainnya yang mempunyai nilai istimewah di bulan yang penuh berkah ini.(MJ)
Share:

Postingan Populer