Jumat, 06 Desember 2019

Seleksi Panwaslu Kecamatan Ditutup. 195 Pendaftar Bersaing Dengan Sistem CAT





MURATARA MSM.COM-Seleksi perekrutan Panwaslu Kecamatan, guna menghadapi Pilkada 2020 mendatang, yang dibuka oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Muratara sudah ditutup.

Jumlah yang mendaftar sebanyak 195 peserta dari tujuh Kecamatan, dengan rincian Kecamatan Rupit 40 orang, Kecamatan Rawas Ulu 50 orang, Kecamatan Nibung 20 orang, Rawas Ilir 13 orang, Kecamatan Karang Dapo 31 orang dan Kecamatan Ulu Rawas 14 orang.

"Sekarang sudah tutup pendafataran seleksi Panwaslu Kecamatan dan sebanyak 195 orang yang nanti akan bersaing,"ujar Ketua Bawaslu Kabupaten Muratara Munawir, Kamis (6/12).

Dijelaskannya dari jumlah tersebut yang akan diterima nantinya 21 orang, sebab setiap Kecamatan tiga orang. Sedangkan untuk sistem tes tahun ini, berbeda dengan tahun sebelumnya karena menggunakan sisten CAT.

"Tahun sebelumnya tesnya secara manual dan tahun ini, dilakukan sistem CAT. Hal ini diberlalukan seluruh Indonesia, sedangkan jadwal tesnya 13 Desember mendatang,"ungkapnya.

Munawir menjelaskan sedangkan untuk tempat sendiri akan dilaksanakan di SMA Plus Rupit mengingat disana pasilitasnya sudah lengkap. "Kita sudah survei sekolah yang ada, dan yang pasilitas lengkap di SMA Plus Rupit,"jelasnya.

Bagaimana menanggapi adanya isu titipan? Munawir mengatakan menanggapi hal itu, pihaknya akan berusaha semaksimal mungkin dalam penerimaan anggota Pawaslu Kecamatan secara profesional dan tidak ada sistem titipan atau lainnya.

"Pastinya tidak ada sistem titipan atau sebagainya, yang jelaskan siapa lolos nantinya memang orang yang terpilih dan memiliki kemampuan. Apalagi sekarang tesnya menggunakan sistem CAT, ini salah satu upaya mempersempit adanya permainan atau titip yang seperti dikatakan tadi,"tuturnya.

Ia menambahkan pihaknya juga terlebih dahulu akan melakukan tes secara simulasi pada 9 Desember nanti dan ini dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia.(MJ)
Share:

Curi Tabung Gas Elpiji 3 Kg. 2 Tersangka Dibekuk Polres Muratara





MURATARA MSM.COM-Anggota Polsek Rupit Polres Muratara berhasil membekuk dua pelaku pencurian tabung gas 3 Kg, Rabu (4/12), di rumahnya masing-masing.

Kedua tersangka tersebut, masing-masing Dodi Efriansyah (30) pekerjaan swasta. Ia merupakan warga RT 10 RW 02 Kelurahan Muara Rupit Kecamatan Rupit.

Sementara satu orang tersangka lainnya bernama, Izan Rupiano (24), warga Kampung I Desa Kertasari Kecamata Karang Dapo Kabupaten Muratara. Sedangkan Korbannya, Zaleha (50), Ibu Rumah Tangga, Rt 10 Rw 02 Kelurahan Muara Rupit Kecamatan Rupit Kabupaten Muratara.

Kronologis kejadian sendiri pada Senin (2/12) sekitar pukul 15.00 WIB, di Rt 10 Rw 02  tepatnya di rumah korban Kelurahan Muara Rupit Kecamatan Rupit Kabupaten Muratara. Kala itu, saat korban pulang dari kebun dan melihat pintu rumah bagian belakang dalam keadaan rusak dan terbuka yang terletak di RT 10 RW 02 Kelurahan Muara Rupit Kecamatan Rupit Kaupaten Muratara.

Korban memeriksa seluruh isi yang ada di dalam rumah dan mendapati di bagian dapur bahwa  1 (satu) tabung gas 3 kg yang terpasang di kompor gas sudah hilang, setelah itu korban pergi ke rumah ketua RT untuk memberitahukan peristiwa yang terjadi di rumahnya.

“Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian kehilangan 1 tabung gas 3 kg jika di tafsirkan sekira Rp 150 ribu,” ungkap Kapolres Muratara melalui Kasat Reskrim AKP Dedi Rahmat Hidayat, Kamis (5/12).

Dijelaskannya, kronologis penangkapannya, tersangka Ijan Rupiano berhasil diamankan oleh petugas di rumahnya di Desa Kertasari Kecamatan Karang Dapo Kabupaten Muratara.

Kemudian, tersangka Didi Efriansyah diamankan di rumahnya di Rt 10 Rw 02 Kelurahan Muara Rupit Kecamatan Rupit Kabupaten Muratara. Selanjutnya kedua tersangka mengakui semua perbuatannya dan langsung di bawa ke Polsek Muara Rupit guna proses lebih lanjut.

“Tersangka dan Barang Bukti (BB),  1 (satu) buah tabung gas, 1 (satu) buah pemukul besi sudah diamankan di Mapolres Muratara,” pungkasnya.(MJ)
Share:

Kamis, 05 Desember 2019

KPU Muratara Gelar Sosialisasi Tahapan dan Jadwal Pemilukada





MURATARA MSM.COM-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Muratara, menggelar sosialisasi Tahapan Program dan Jadwal Pemilihan Bupati - Wakil Bupati Muratara tahun 2020 berdasarkan peraturan KPU Nomor 15 tahun 2019, Rabu (3/12).

Sosialisasi yang dihelat di Meeting Room, RM Siti Rahma Kelurahan Muara Rupit Kecamatan Rupit. Melibatkan unsur Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemkab Muratara. Para camat dan Polri.

Ketua KPU Muratara, Agus Maryanto melalui Divisi SDM Neti Haryati,  mengatakan, sosialisasi dengan mengajak para OPD, Camat dan Kapolsek. Untuk mengetahui tahapan dan jadwal Pemilukada 2020 mendatang. Sehingga lebih terarah.

"Jadi tidak hanya tahu Pilkadanya saja. Melainkan mengetahui juga tahapan tahapannya" ujarnya. (MJ)
Share:

Diadakan Oleh BNK Muratara. 168 ASN Di Rawas Ulu Ikuti Tes Urine




RAWAS ULU MSM.COM - Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kecamatan Rawas Ulu mengikuti tes urine. Tes urine dilakukan Badan Narkotika  Kabupaten (BNK) di Aula kantor Kecamatan Rawas Ulu, Rabu (4/12).



Para ASN yang mengikuti tes urine sebanyak 168 ASN. Terdiri dari ASN dilingkungan Pemerintah Kecamatan Rawas Ulu, ASN di Kantor Kelurahan Pasar Surulangun, Puskesmas Surulangun, dan Kepala Sekolah serta guru.



Kepala BNK Muratara, Gunadi mengungkapkan, guna memberantas narkoba. Pihaknya terus melakukan sosialisasi. Dari upaya pemberantasan narkoba itu, pihaknya ingin melihat, sejauh mana image yang melekat di mata masyarakat, bahwa Rawas Ulu merupakan sarang narkoba.


"Oleh karena itu, kami langsung melakukan tes urine terhadap ASN, baik di kalangan guru maupun ASN di Kecamatan" kata Gunadi.


Ia berharap kepada semua pihak, untuk dapat mendukung upaya pemberantasan narkoba hingga ke akar - akarnya.


Ditempat yang sama, Camat Rawas Ulu Abdul Kadir menegaskan, tes urine merupakan kegiatan  yang sangat positif sekali mendukung legalitas sebagai ASN. Dan hal itu merupakan program Bupati, bahwa Muratara bebas narkoba. Khususnya di Kecamatan Rawas Ulu.


"Jangan pernah takut untuk melakukan tes urine. Selama tidak pernah memakai narkotika jenis apapun" tegasnya. (MJ)
Share:

Senin, 02 Desember 2019

Miliki Potensi Besar Untuk Dikembangkan. Disbudpar Akan Berdayakan Masyarakat Sekitar Lokasi Objek Wisata




MURATARA MSM.COM-Di Kabupaten Muratara, banyak objek wisata potensial yang sudah terkenal, bahkan hingga ke mancanegara. Hal itu berkat upaya pemerintah daerah yang terus gencar melakukan promosi.

Jumlah wisatawan yang berkunjung, terus meningkat. Seiring dengan meningkatnya jumlah pengunjung ke objek wisata. Pastinya, kebutuhan oleh - oleh khas Muratara menjadi icaran para wisatawan.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Titin Martini, Senin (2/22) menyebut, untuk kebutuhan oleh - oleh khas Muratara, baik berupa souvenir maupun kuliner, di sekitaran objek wisata, saat ini belum terpenuhi.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, kata Titin, Pemkab Muratara melalui Disbudpar akan memberdayakan masyarakat di sekitaran lokasi objek wisata dalam memenuhi kebutuhan oleh - oleh dan souvenir khas Bumi Beselang Serundingan.

"Agar masyarakat di sekitar lokasi wisata mempunyai kegiatan yang bernilai ekonimis. Misalkan, apa saja yang mendukung pariwisata dalam industri, seperti membuat kerajinan, souvenir, bahkan kain songket. Yang kesemuanya, dalam upaya mendukung pariwisata" paparnya.

Ia yakin, dengan memanfaatkan masyarakat sekitaran lokasi wisata. Penyediaan akan oleh-oleh akan terpenuhi. Sehingga nantinya, setiap wisatawan yang datang, saat mereka kembali akan membeli oleh - oleh khas Muratara.

"Kita harus treatment, artinya ketika mereka berkunjung kita sudah punya makanan khas, seperti ikan pedo misalnya. Sehingga, kalau mereka pulang tidak membawa oleh - oleh khas. Seolah - olah mereka belum sampai ke Muratara. Begitu juga, kita punya batu batuan yang bisa dibuat kalung tasbih dan cincin. Semuanya bisa dijadikan daya tarik ciri khas Muratara" sambungnya.

Diungkapkannya, untuk mendukung rencana itu. Pihaknya akan segera mengenbangkan kelompok pengolah industri. Dimulai dengan peningkatan SDM kelompok industri. Dengan SDM yang baik, mereka akan semakin kreatif dalam dunia industri.

"Kita tahu potensi wisata kita besar dan potensial. Tetapi kita harus mempersiapkan SDM masyarakat disekitar lokasi wisata agar kreatif. Sehingga mereka benar benar siap, untuk dikunjungi" ujarnya.

Kesiapan itu, termasuk menjadi pemandu wisatawan yang datang. Mengingat disekitaran objek wisata di Muratara belum ada hotel. Otomatis warga sekitar yang diharapkan menjadi pemandu saat wisatawan datang berkunjung.

Ia mengatakan, rencana tersebut untuk tahun ini masih dalam tahap persiapan. Tahap pembinaan akan dilakukan pada 2020 mendatang. Salah satunya dengan mengadakan program pelatihan kepada masyarakat di sekitar lokasi objek wisata.


 “Ini yang menjadi harapan kami, bahwa potensi masyarakat di sekitar objek wisata perlu terus ditingkatkan. Sehingga dengan keterampilan yang dimiliki dapat memberikan kontribusi bagi kemajuan dan pengembangan pariwisata. Begitu juga, secara ekonomi mereka akan lebih sejahtera” kata Titin.(MJ)
Share:

Gelar Konfrensi Pers Perdana. Polres Muratara Berhasil Ungkap 3 Perkara






MURATARA MSM.COM-Baru sekitar satu bulan, Polres Muratara berdiri. Sudah berhasil mengungkap beberapa perkara yang terjadi di wilayah Bumi Beselang Serundingan.

 Hal itu diungkapkan Kapolres Muratara, AKBP Adi Witanto, SIK didampingi jajaran Polres Muratara, saat menggelar konfrensi pers perdana, di aula depan Mapolres Muratara, Desa Noman Kecamatan Rupit, Senin (2/12).

Kapolres menyebut, sedikitnya ada 3 perkara yang berhasil diungkapkan oleh Mapolres Muratara beserta jajarannya. Diantaranya, kasus Curanmor di Kecamatan Nibung, penyerahan 20 Senpi, serta yang terbaru kasus pencabulan anak kandung.




"Kasus pencabukan anak dibawah umur oleh ayah kandungnya sendiri, diancam dengan hukuman 5 tahun penjara berdasarkan Undang - Undang" jelas Kapolres.

Sementara, untuk senjata api yang diserahkan oleh masyarakat dari 7 kecamatan se Muratara. Jumlahnya mencapai 20 pucuk senjata. Dimana 18 pucuk senpi, merupakan senpi hasil serahan masyarakat kepada Polres dan jajarannya. Sementara, sisanya merupakan sitaan dari Polres Muratara.



"Penyerahan senpi merupakan hasil dari himbauan dan sosialisasi yang kami lakukan. Polres Muratara beserta jajaran, akan terus melakukan himbauan dan sosialisasi tersebut" tutupnya.(MJ)
Share:

Sabtu, 30 November 2019

MPC Pemuda Pancasila Muratara Gelar Seresehan. Bupati Muratara Berikan Apresiasi




MURATARA  MSM.COM - 200 Kader, Satma PAC dan Srikandi Pemuda Pancasila, mengikuti Sarasehan Budaya Pancasila yang digelar oleh Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Muratara, Sabtu (30/11).



Saresan dihelat di ruang rapat paripurna, DPDR Muratara. Dihadiri Bupati Muratara HM Syarif Hidayat, melalui Sekreratis Daerah (Sekda), Alwi Roham. Didampingi Asisten 3, Romsul Panani. Ketua Pemuda Pancasila Muratara, Indrayani dan menghadirkan narasumber Benny Arnas.



Dalam sambutannya pada seresahan denga tema "Kearifan Lokal dan Energi Kreatif dan Potensial", Ketua Pemuda Pancasila Muratara, Indrayani menegaskan, masa depan suatu  bangsa, tergantung pada pundak generasi muda.


Mengingat beban berat tersebut, sebagai pemuda mesti membekali diri dengan kemampuan dan kecapan ilmu pengetahuan yang tinggi. Sehingga siap menerima tongkat estafet perjuangan.


Apalagi, tanggung jawab pemuda kedepan kian berat dalam membangun bangsa dan negara. Meneruskan perjuangan untuk mencapai cita - cita luhur, untuk mewujudkan keadilan, kesejahteraan masyarakat. Berazazkan Pancasila dan UUD 1945.



Menurutnya, dengan tanggung jawab yang berat itu. Pemuda harus mempunyai keterampilan dan jiwa kepemimpinan. Daya kreasi yang tinggi, jiwa patriotisme ditambah dengan idealisme serta berkepribadian yang tinggi dan berbudi luhur.



"Saresehan ini dilakukan Pemuda Pancasila sebagai sarana yang berharga untuk mewujudkan hal itu. Tak kalah penting, bertakwa kepada Tuhan YME" kata Indrayani.

Bupati Muratara, melalui Sekda Alwi Roham mengingatkan, negara Indonesia merupakan negara yang cukup luas. Didalamnya, terdapat banyak suku bangsa dengan 5 agama yang berbeda, dan beragam bahasa.



Dengan Bhineka Tunggal Ika, walaupun berbeda suku, dan bahasa. Semuanya  menjadi satu kesatuan yaitu Negara Republik Indonesia. Seluruh rakyat Indonesia wajib mempertahankan keutuhan NKRI, dengan berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.


Ia menegaskan, dengan menjiwai 5 sila pada Pancasila dan dapat diimplementasikan dikehidupan berbangsa dan bernegara. Menurutnya, tidak akan ada persoalan lagi di negara Indonesia. "Pertanyaanya, sejauh mana kita menjiwai dan sudah diimplementasikan nilai - nilai Pancasila itu" kata Alwi Roham.



"Pada kesempatan ini, Pemkab Muratara memberikan apresisi kepada MPC Pemuda Pancasila Muratara dan segenap pengurus yang melaksanakan kegiatan ini" tutup Alwi Roham. (MJ)
Share:

Berlangsung Sukses. Festival Danau Rayo Ke-2 Ditutup Bupati Muratara




MURATARA MSM.COM - Rangkaian festival Danau Rayo ke-2 tahun 2019, yang berlangsung empat hari dari 26-29 November 2019. Berlangsung sukses dan resmi ditutup, Jum'at (29/11).


Seluruh rangkaian kegiatan menarik pada perhelatan Festival Danau Rayo, ditutup langsung oleh Bupati Muratara, HM Syarif Hidayat, melalui Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Titin Martini.




Penutupan yang berlangsung sekitar pukul 14.30 WIB, dipadati pengunjung. Apalagi Master of Ceremony (MC) Titi Amin dan Denny membawakan acara dengan apik. Ditambah iringan Alexa Band dari Palembang, membuat pengunjung kian bersemangat mengikuti jalannya penutupan festival.




Bupati Muratara, melalui Kepala Disbudpar, Titin Martini, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada semua pihak. Dengan seluruh kerja keras dan kekompakan, festival Danau Rayo yang diselenggarakan untuk kedua kalinya, dapat berjalan dengan sukses.


"Kepada Pemerintah Kabupaten Muratara, kedepan akan membangun fasilitas di kawasan wisata Danau Rayo ini" ucap Titin.



Ia menyebut, festival Danau Rayo ke-2 ini sudah berjalan dengan sukses. Kedepan, akan dibuat lebih meriah lagi. Sebab ini merupakan ajang promosi kebudayaan adat istiadat dan kearipan lokal. (MJ)
Share:

Jumat, 29 November 2019

Raih Medali. Kedatangan Kontingen dan Official Porprov 2019 Disambut Bupati Muratara




MURATARA MSM.COM - Setelah berjuang pada ajang Porprov Sumsel 2019 di Prabumulih. Kontingen Muratara akhirnya kembali ke Bumi Beselang Serundingan. Penyambutan kontigen dilakukan oleh Bupati Muratara HM Syarif Hidayat, melalui Asisten I, Susyanto Tunut, Jum'at (29/11).



Kedatangan kontingen dan official, yang dipimpin langsungn oleh Plt. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Deni Andri, disambut di ruang auditorium Setda Muratara.


Dihadapan kontingen dan official, Bupati Muratara yang diwakili Susyanto Tunut, memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas perjuangan kontingen. Dalam mengharumkan nama kabupaten Muratara pada ajang bergengsi, Porprov Sumsel 2019.


Ia menyebut, satu medali yang berhasil didapatkan oleh Kontingen Muratara, pada ajang Porprov tahun ini. Patut diacungi jempol, mengingat persaingan di ajang tersebut, sangat berat.


"Usaha kalian sudah luar biasa, apalagi banyak hambatan yang muncul, akan tetapi kalian sudah mampu tampil maksimal, dan satu medali itu bukan buruk akan tetapi awal kebangkitan kita" kata dia


Susyanto Tunut juga mengajak semua pihak agar berperan aktif dalam meningkatkan kemampuan atlit atlit dimuratara,

"Muratara kaya akan generasi berprestasi di ajang olahraga, akan tetapi mereka kurang dirangkul akhirnya diambil oleh kabuten lain, kedepan hal itu jangan terjadi lagi, rangkul mereka" ajak Susyanto tunut

Sementara itu, Plt Kadispora Murarata Deni Andri, mengatakan bahwa pihaknya kedepan akan bekerja keras dalam meningkatkan dan meregenari atlit muratara agar Muratara menjadi lebih baik


"Porprov kali ini akan kita jadikan pelajaran, agar kedepannya kita dapat tampil lebih baik" ucapnya singkat. (MJ)
Share:

Postingan Populer