Kamis, 22 Agustus 2019

Selama 3 Hari, Tim Kabupaten Verifikasi Berkas Bacakades 7 Desa



MURATARA MSM.COM - Tahapan Bakal Calon Kepala Desa dalam Pilkades serentak di tujuh desa dalam wilayah Kabupaten Muratara, memasuki tahap verifikasi berkas tingkat Kabupaten.

Tim verifikasi yang terdiri dari DPMD, Inspektorat, Dinas Pendidikan, Disdukcapil, Dinkes, dan bagian Hukum. Hari ini, Kamis (22/8) mulai melakukan verifikasi berkas Bakal Calon Kepala Desa.

Ketujuh desa yang akan menggelar Pilkades serentak yakni Desa Sungai Jernih, Embacang Baru Ilir, Lesung Batu, Sukomoro, Ketapat Being, Mekar Sari, dan Desa  Pauh.


Anggota panitia Pilkades Kabupaten Muratara, Mardiansyah menjelaskan, tim kabupaten sendiri dibentuk langsung oleh Bupati. Kendati demikian, tidak punya wewenang untuk memutuskan. Keputusan tetap kembali ke panitia desa.

"Verifikasi akan berlangsung selama tiga hari, terhitung mulai hari ini hingga 24 Agustus mendatang. Sejauh ini, karena ini hari pertama. Jadi belum ada kendala dan berjalan dengan baik" terang Mardiansyah.

Ia berharap, proses verifikasi berjalan dengan baik dan aman serta tidak ada keberpihakan, hingga pelantikan berjalan dengan sukses. (MJ)
Share:

Dinas Pertanian dan Peternakan Muratara, Serahkan 250 Ekor Bebek



MURATARA MSM.COM - Kepala Dinas Pertanian dan Pekernakan Kabupaten Muratara Ir. Suhardiman melalui Kabid Peternakan Maria Lustiana menyerahkan bantuan kepada Poktan Mulya Tani. Kamis (22/8).


Penyerahan bantuan berupa bibit ternak bebet sebanyak 250 ekor disaksikan langsung oleh Kepala Desa Lubuk Kemang Kecamatan Rawas Ulu, M. Sopli.

Disela - sela penyerahan bantuan, Maria Lustiana mengharapkan, dengan adanya bantuan tersebut bisa meningkatkan perekonomian masyarakat. Khususnya di Poktan Tani Mulya.

"Apabila bebek ini sudah menghasilkan telur. Bisa dijadikan telor asing" pungkasnya. (MJ)
Share:

Lubuk Kemang Gelar Sosialisasi Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat



MURATARA MSM.COM - Pemerintah Desa Lubuk Kemang Kecamatan Rawas Ulu Kabupaten Muratara menggelar sosialisasi Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat, Kamis (22/8).

Sosialisasi yang dihadiri Kades Lubuk Kemang M Sopli, ketua BPD Aila, perangkat desa setempat serta Camat Rawas Ulu Ir Asim melalui Kasi PMD Sutarmin dan dan masyarakat. Menghadirkan narasumber dari KPAD Kabupaten Muratara, Leni Marlina.


Dihadapan peserta sosialisasi, Leni Marlina memaparkan, sejalan dengan dinobatkannya Kabupaten Muratara sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA). Perhatian Pemkab Muratara terhadap perlindungan anak terus ditingkatkan. Hal itu untuk mengantisipasi, jangan sampai terdengar lagi adanya pelecahan terhadap anak dan ibu.

"Mari kita jaga anak - anak kita. Agar menjadi anak yang baik dan jangan ada terjadi penganiayaan terhadap ibu dan anak. Maka, setelah sosialisasi ini akan terbentuk Forum 2P dan forum PHTB" ujarnya.


Perhatian Pemkab Muratara, tidak hanya perlindungan terhadap anak dan ibu. Bagi penyandang disabilitas, Pemkab Muratara memberikan perhatian yang cukup tinggi. Salah satunya dengan memberikan bantuan berupa kursi roda. (MJ)
Share:

Desa Lubuk Kemang Gelar Sosialisasi Stop BABS



MURATARA MSM.COM-Dalam upaya menyadarkan masyarakat untuk tidak buang air besar di sungai. Pemerintah Desa Lubuk Kemang Kecamatan Rawas Ulu menggelat sosialisasi Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS), Kamis (22/8).

Sosialisasi digelar di balai Serbaguna Desa Lubuk Kemang. Hadir Kades Lubuk Kemang M Sopli, Camat Rawas Ulu Ir.Asim, Kasi PMD Rawas Ulu Sutarmin, perwakilan Puskesmas Rawas Ulu Emi, Ketua BPD Lubuk Kemang dan diikuti masyarakat Desa Lubuk Kemang.



Usai membuka acara, dalam sambutannya M.Sopli mengharapkan masyarakat dapat menyimak apa yang disampaikan oleh narasumber. Dengan harapan dapat diterapkan didalam keluarga dan lingkungan masyarakat.

"Mulai saat ini, marilah kita Stop Buang Air Besar Sembarangan. Setiap rumah, sudah seharusnya memiliki WC" kata Kades.

Ditempat yang sama, Camat Rawas Ulu Ir Asim mengajak seluruh masyakat untuk menjaga kebersihan. Agama dengan tegas menyuruh umatnya senantiasa menjaga kebersihan. "Annazo patul iman, kebersihan sebagian dari iman" tutup Camat.

Sementara itu, perwakilan Puskesmas Surulangun Emi, mengingatkan pentingnya setiap rumah memiliki WC. "Gunanya untuk menjaga kesehatan dan kebersihan" kata Emi. (ZIL)
Share:

Rabu, 21 Agustus 2019

Pemkab Muratara Akan Gelar Shalat Istisqa "Pelaksanaan Shalat di Lapangan Muara Rupit



MURATARA MSM.COM - Pemkab Muratara akan menggelar shalat Istiqso atau shalat meminta hujan. Hal itu menyusul kemarau panjang yang melanda wilayah Indonesia, khususnya di Bumi Beselang Serundingan.


Seperti diketahui, akibat musim kemarau panjang. Disebagian wilayah Indonesia telah memicu terjadinya kebakaran. Untuk menanggulangi hal itu tak terjadi, Pemkab Muratara melalui Kesra bekerjasama dengan Kantor Kementerian Agama akan menggelar shalat Istisqa.

Rencana ini disampaikan dalam rapat koordinasi yang dipimpin Asisten 2 Suharto Pati dan Kabag Kesra bersama Kemenag Muratara, yang dihadiri oleh Forkopimda dan OPT terkait di ruang Bina Praja, Kantor Pemkab Muratara, Rabu (21/8).

Usai memimpin rakor, Suharto Pati mengungkapkan, shalat istisqo digelar untuk memohon kepada sang Pencipta agar segera menurunkan hujan. Ia menyebut, shalat istisqo akan digelar pada minggu depan.

"Jika tidak ada halangan, shalat Istisqa akan kita adakan pada Kamis 29 Agustus nanti. Bertempat di lapangan Kelurahan Muara Rupit" jelas Suharto Pati. Ditambahkannya, shalat istisqa akan diikuti seluruh jajaran Pemkab Muratara, Forkopimda, OPD dan masyarakat umum.

"Ini kegiatan tingkat kabupaten. Nanti undangannya kita sebarkan secepatnya ke seluruh kecamatan di Kabupaten Muratara. Semoga nanti bisa berjalan lancar" harapnya.

Ia menghimbau, kepada seluruh Camat se Kabupaten Muratara agar mengajak masyarakat untuk mengikuti shalat istisqa.

Kepala Kantor Kementerian Agama, H Ikhsan Baijuri menyebut, pelaksanaan shalat Istisqo di Makkah biasanya dilakukan di Masjidil haram. Jika diluar Makkah, dilakukan di lapangan.

"Kalau dilapangan itu tempatnya terbuka dan para jamaah disunnahkan membawa hewan ternak. Tetapi itu tak mesti. Dan hari ini kita sepakat (shalat istisqa) tidak dilakukan dimasjid melainkan di lapangan terbuka" jelasnya.


Agar pelaksanaan shalat istisqa lebih afdol, sambungnya, hendaknya dilaksanakan sesuai sunnah yakni kepada peserta dianjurkan untuk berpuasa selama 1 hari sebelum pelaksanaan sholat istisqa. Sunnah lainnya, mengenakan baju putih, sorban atau kain, dan membawa hewan ternak. (MJ)
Share:

DPPKB Muratara Gelar Sosialisasi Kesehatan Produksi Remaja



MURATARA MSM.COM - Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Muratara, dr. Mahendra membuka kegiatan sosialisasi peningkatan reporuksi bagi remaja, di Aula Siti Rahma RM Sederhana Kelurahan Muara Rupit, Rabu (21/8).

Dalam sambutan pada sosialisasi yang diikuti pelajar dan remaja, dr. Mahendra mengungkapkan, kegiatan sosialisasi dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP).


Memberikan pemahaman tentang tiga ancaman dasar kesehatan reproduksi remaja. Seperti HIV/Aids, Napza dan free sex serta meningkatkan keterampilan hidup (life skill).

“Tujuannya, menurunkan angka perkawinan dibawah usia 20 tahun. Menanamkan pentingnya delapan fungsi keluarga, pengenalan mengenai sistem, proses dan fungsi alat reproduksi (aspek tumbuh kembang remaja) serta pengaruh sosial dan media terhadap perilaku seksual" paparnya.

Menurut dr Mahendra, kegiatan ini sekaligus memberikan ruang berkumpul untuk menambah wawasan dan  pengetahuan. Selain itu, dapat mengambil sesuatu yang positif dan menghindari hal - hal negatif. Sehingga dapat tumbuh menjadi generasi hebat yang berilmu dan berakhlak.

"Diharapkan remaja bisa menjaga kesehatan reproduksinya, memiliki life skill dalam menghadapi tantangan hidup di era globalisasi ini serta terwujudnya remaja sehat, cerdas dan berencana" pungkasnya. (MJ)
Share:

Selasa, 20 Agustus 2019

Meriahkan HUT RI ke-74 Desa Lubuk Kemang Gelar Berbagai Lomba



MURATARA MSM.COM- Pemerintah Desa Lubuk Kemang Kecamatan Rawas Ulu kembali menggelar berbagai lomba dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-74.

Bila tahun lalu kemeriahan dirasakan seluruh lapisan masyarakat. Tahun ini hal serupa kembali dirasakan oleh masyarakat Desa Lubuk Kemang, Sabtu (17/8).

Berbagai lomba yang digelar diikuti seluruh lapisan masyarakat Desa Lubuk Kemang. Ada beragam lomba yang digelar, diantaranya lomba tarik tambang, bakiak, panjat pinang, sepak bola anak dan wanita serta volly ball.

Kepala Desa Lubuk Kemang M Sopli mengatakan, berbagai lomba yang digelar dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-74.

"Kemeriahan HUT RI ke-74 ini harus dirasakan oleh seluruh masyarakat. Maka, setiap tahun selalu kami adakan berbagai lomba. Dan Alhamdulillah, tahun ini kembali digelar berbagai lomba" ujar Kades.

Ditambahkannya, berbagai perlombaan yang digelar pemerintah desa Lubuk Kemang, selain untuk memeriahkan HUT RI. Didalamnya terkandung maksud terjalinnya persatuan dan kesatuan.

"Para pejuang kita telah meraih kemerdekaan ini dengan pergorbanan harta dan jiwa raga. Saat ini tugas kita adalah, bagaimana mengisi kemerdekaan ini dengan kegiatan - kegiatan positif yang bersifat membangun" tukas M. Solpi. (ZIL)
Share:

Komite MTsN 1 Gelar Rapat



MURATARA MSM.COM- Komite MTsN 1 Muratara menggelar rapat yang dihadiri seluruh orang wali murid, seluruh anggota Komite dan Kepsek serta Dewan Guru MTsN 1 Muratara, Senin (19/8).

Ketua Komite M Zaini dalam sambutannya mengungkapkan, pihak Komite sengaja mengundang orang tua wali murid untuk membahas rencana pembangunan mushollah bagi siswa siswi MTsN 1 Muratara.

"Mushollah di MTsN 1 ini belum ada, sehingga selama ini anak - anak kita ketika sholat menggunakan salah satu gedung di sekolah ini. Untuk itulah kami mengundang untuk membahas rencana pembangunan mushollah" papar Zaini.

Sementara itu, Kepala MTsN 1 Sri Widiyati memberikan apresiasi rencana komite untuk membangun mushollah dengan mengundang para orang tua wali murid. Diakuinya, MTsN 1 Muratara sampai saat ini belum memiliki mushollah.

"Sampai  sekarang anak - anak setiap akan menunaikan shalat kerap merasa kesulitan. Jadi, dari pihak sekolah kami memberikan apresiasi atas rencana pembangunan mushollah itu" sebutnya.

Rapat yang berjalan dengan terbit itu, selain membahas rencana pembangunan mushollah, juga dibahas hal lainnya yang berkaitan dengan kemajuan dan persiapan dalam menghadapi UNBK tahun depan. (ZIL)
Share:

Senin, 19 Agustus 2019

DLHP Muratara Pantau Aktivitas Galian C Di Desa Remban



MURATARA MSM.COM - Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) Kabupaten Muratara melalui Kabid P4LH Indrayani beserta Kasi Penegak Hukum Reno Sianipar dan Kasi Pengaduan Sigit Haryono mendatangi Desa Remban Kecamatan Rawas Ulu, Senin (19/8).

Kedatangan DLHP ke Desa Remban yang didampingi Camat Rawas Ulu melalui Sekcam Sobri, guna memantau kegiatan penambangan galian C di Desa Remban dan berbatasan langsung dengan Desa Lubuk Kemang.


Kabid P4LH Indrayani mengatakan, kedatangannya ke Desa Remban untuk menindaklanjuti adanya laporan dari masyarakat yang mengeluhkan dampak dari aktivitas penambangan galian C yang cukup meresahkan masyarakat.


"Hari ini kita melakukan monitoring dan mengecek aktivitas galian C di Desa Remban. Apakah memang benar-benar ada. Setelah kami monitor dilapangan, kami melakukan koordinasi dengan perwakilan perusahaan terkait laporan pemuda dan masyarakat Desa Remban" ungkap Indrayani.


Dari koordinasi yang dilakukan, sambung Indrayani pihaknya menerima penjelasan dari perwakilan PT Sungai Melintang bahwa sebenarnya pihak perusahaan sebelum memulai aktivitas galian C sudah melakukan rapat dan musyawarah di Desa yang diketahui oleh Kepala Desa, masyarakat dan BPD Desa Remban.


"Untuk langkah selanjutnya, pihak perusahaan harus melakukan koordinasi dengan pihak kecamatan dan melaporkan kejelasan kegiatan galian C ini. Kami tidak mau ada hal - hal yang tidak diinginkan terjadi ditengah masyarakat" kata Indrayani.


Hal senada diungkapkan Sekcam Rawas Ulu, Sobri. Dikatakannya, hasil dari koordinasi dengan pihak perusahaan. PT Sungai Melintang yang melakukan galian C sudah mendapat izin dari BPD dan perangkat desa yang diketahui oleh Kepala Desa.


"Kami dari pihak kecamatan tidak menginginkan ada kegiatan ilegal. Jadi, kami minta kepada pihak perusahaan untuk dapat berkoordinasi dengan pihak kecamatan" tegas Sobri. (MJ)
Share:

Postingan Populer

Arsip Blog