19 Januari 2021

Puncak Musim Hujan, Tiga Kecamatan di Muratara Rawan Banjir



MURATARA MSM.COM-Tiga kecamatan diwilayah Kabupaten Muratara memasuki puncak musim penghujan ini diminta untuk waspada rawan banjir. Ketiga kecamatan tersebut meliputi Kecamatan Rupit, Karang Dapo dan Kecamatan Rawas Ilir.


Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Muratara, Syarmidi, mengatakan bahwa puncak musim hujan di perkirakan Januari 2021 ini. Untuk itu pihaknya sudah menghimbau masyarakat di beberapa wilayah di Kabupaten Muratara seperti Kecamatan Rawas Ilir, Karang Dapo dan Rupit agar berhati-hati jangan lengah saat datang musim penghujan.


"Kita sudah menghimbau kepada masyarakat di tiga kecamatan tadi agar berhati-hati dan jangan lengah saat musim penghujan,"katanya kepada wartawan Maklumatnews.com, Senin (18/1/2021).


Untuk mengantisipasi banjir tadi pihaknya sudah mempersiapkan sarana dan prasarana. Seperti perahu karet, motor dan tenda.


"Kita juga sudah mengingatkan kepada masyarakat dan camat daerah yang rawan banjir, supaya jangan lengah saat musim penghujan,"jelasnya.


Masih katanya motor yang diterima bantuan 2020 dan diterima akhir tahun 2020. Dan sepeda motor tersebut sudah siap.


Mengenai tenaga kata Syarmidi saat ini tenaga Tim Reaksi Cepat (TRC) cuma 15 orang. Menilik dari jumlah itu, jelas sangat kurang. 


"Tenaga minim untuk TRC cuma 15 orang. Kalau diperhitungkan kurang. Kalau menambah tenaga, jelas biaya bertambah,"pungkasnya. (MJ)

Share:

15 Januari 2021

Pembunuh Sadis Ditangkap Tim Beruang Satreskrim Polres Muratara

 



MURATARA MSM.COM – Tim Beruang Sat Reskrime Polres Muratara berhasil menangkap Alex (25) pelaku pembunuhan sadis terhadap Ardeni alias Deni (51), warga Dusun II Desa Karang Dapo, Kecamatan Karang Dapo.


Alex merupakan warga Dusun 3, Desa Jadi Mulya I, Kecamatan Nibung, Musi Rawas, yang merupakan keponakan korban. Pelaku ditangkap di Terminal Petanang, Kota Lubuklinggau, Jumat (15/1) sekitar pukul 09.00 WIB.


Pelaku terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas di bagian kaki kanan dan kiri, lantaran akan melarikan diri saat akan diamankan.


Kapolres Muratara, AKBP Eko Sumaryanto, S.ik melalui Kasat Reskrime, AKP Dedy Rahmad Hidayat, Unit Reskrim Polsek Nibung mendapat informasi bahwa pelaku naik travel jurusan Nibung-Lubuklinggau sekitar pukul 09.00 WIB. Pelaku rencananya akan pergi ke wilayah Tasikmalaya Provinsi Jawa Barat. Setelah dilakukan penyelidikan dilakukan pengejaran  di Terminal Petanang Kota Lubuklinggau.


Tim Beruang Sat Reskrime Polres Muratara  mendapati pelaku dengan cirri-ciri yang sesuai informasi. Anggota langsung melaksanakan giat penangkapan. Pada saat akan ditangkap pelaku akan melarikan diri, lalu Tim Beruang Sat Reskrim memberikan tembakan peringatan keatas sebanyak tiga kali.



 

Namun pelaku tetap melarikan diri sehingga diberikan tindakan tegas dan terukur yg mengenai betis kaki kanan dan kaki kiri pelaku.dan dapat diamankan oleh Tim Beruang Polres Muratara.


Seperti diberikan sebelumnya, warga KM 4 Desa Jadi Mulya I, Kecamatan Nibung, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Provinsi Sumatera Selatan mendadak geger, Kamis (14/1/2021) sekitar pukul 15.00 WIB.


Pasalnya, warga menemukan sesosok pria yang belakangan diketahui alias Den (55), warga Dusun II, Desa Karang Dapo, Kecamatan Karang Dapo, Kabupaten Muratara, tewas dengan kondisi mengenaskan dan berlumuran darah.


Jasad korban saat ditemukan dalam posisi terlentang di depan tempat tinggalnya. Leher korban pun nyaris putus diduga akibat benda tajam. Tidak itu saja di paha kiri korban terdapat luka menganga bekas bacokan.


Motif pembunuhan tersebut diduga kuat berlatar belakang masalah harta warisan. Dan pelaku pembunuhan sangat sadis itu diduga keponakan korban sendiri bernama Alex. (MJ)

Share:

13 Januari 2021

Tinjau Gudang Penyimpanan Vaksin Covid-19. Kapolres Muratara Pastikan Gudang Siap Digunakan

 



MURATARA MSM.COM-Kapolres Muratara AKBP Eko Sumaryanto, SIk meninjau kesiapan gudang tempat penyimpanan Vaksin Covid-19, Rabu (13/1).


Didampingi Kabag Ops Polres Muratara Kompol Hendri. Kapolres mengungkapkan, vaksin Covid-19 nantinya akan ditempatkan digudang farmasi yang berada di Desa Lawang Agung, Kecamatan Rupit.


Dirinya memastikan, gudang farmasi itu sudah sangat siap digunakan sebagai gudang penyimpanan Vaksin Covid-19. Sarana penyimpanan, listrik dan sarana pendukung lainnya juga sudah dipersiapkan dengan matang.


"Untuk kesiapan, Semua sudah siap baik dari kesiapan genset, pengamanan, lokasi dan penempatan khusus. Karena vaksin ini mesti berada di suhu 2 derajat, jadi harus ada pendingin khusus" jelasnya. (MJ)

Share:

Kapolres Muratara Pimpin Sertijab Dua Kapolsek

 



MURATARA MSM.COM-Kapolres Muratara, AKBP Eko Sumaryanto, S.Ik, memimpin serah terima jabatan (Sertijab) dua Kapolsek, Selasa (12/1)di aula Endar Polres Muratara.


Sertijab yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB, dihadiri para Kabag, Kasat dan Kapolsek. Sertijab berjalan tertib dan aman dengan tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19.


Dua kapolsek yang disertijabkan masing  masing, Kapolsek Nibung dan Kapolsek Rupit. Dimana sebelumnya Kapolsek Nibung dijabat AKP Denhar SH, digantikan AKP Redi Cahyono, SH. 


Sementara AKP Farliazom, SIP. MH menggantikan AKP Redi Cahyono, SH. (MJ)

Share:

12 Januari 2021

159 CPNS Formasi 2019. Terima SK Pengangkatan. Bupati : Kedepankan Pelayanan Kepada Masyarakat

 



MURATARA MSM COM– Sebanyak 159 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan. Penyerahan SK tersebut langsung dilakukan Bupati Muratara, Senin (11/1/2021)di Aula Kantor Pemkab Muratara.


Penyerahan SK CPNS tersebut  disaksikan Sekretaris Daerah Muratara alwi Roham , jajaran Forkopimda, Kepala BKP-SDM Muratara Ralin Jufri ,  Kepala OPD serta tamu undangan.


 Bupati Muratara H sSyarif Hidayat, mengatakan " Alhamdulillah hari ini kita sama-sama menyaksikan bahwa Muratara  menambah 159 PNS. Dari jumlah tersebut  yang paling banyak  dari  tenaga kesehatan dan pendidikan.


"Kami ucapkan selamat telah menjadi PNS Muratara berarti sudah lebih 2200 PNS di lingkungan kita saat ini,"ucapnya.


Dikatakannya menjadi PNS tidaklah mudah.  Bayangkan dari 7 ribu lebih  yang mengikuti tes, paling yang diterima 100 atau 200 orang. Itu artinya adik-adik hari ini yang terpilih dari yang terbaik  dan cakap di  bidangnya masing-masing.


"Sekali lagi, saya ucapkan  selamat.  Dan jaga marwah PNS ini dan jaga kehormatan Muratara yang sudah cukup baik walaupun usia baru 7 tahun,"jelasnya. 


Dalam kesempatan itu dia juga mengucapkan Alhamdulillah pembangunan di Kabupaten Muratara  sudah pesat. Hal ini  dapat dilihat di desa dan kecamatan kabupaten bahwa walaupun usianya masih muda, Insya Allah kita bisa menyamakan kepada kabupaten yang lain di Sumatera Selatan ini.


 "CPNS nanti akan diangkat lagi menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Sebelum diangkat disumpah dulu sebagai PNS. Hari ini menjadi calon pegawai  calon-ini bisa diangkat dan bisa tidak diangkat itu sudah menjadi aturannya nanti ada pra jabatan yang menentukannya,"terangnya.


Orang nomor satu di jajaran Pemkab Mura ini juga berbagi pengalaman dengan CPNS. Dia  dulu jadi Kepala Bagian Kepagawaian di Kabupaten Mura. Waktu  itu Mura ada calon PNS tidak bisa diangkat karena tidak lulus dan tidak disiplin. Akhir ikut sekali lagi, karena prajabatan ada kesempatan dua kali. Walaupun dua kali ikut, masih juga tidak ada perubahan maka tidak bisa diangkat.


"Jadi jangan dianggap remeh bahwa CPNS bisa diangkat. Selama berapa tahun ini evaluasi oleh pimpinan kalau layak diangkat akan diangkat jadi PNS dan golongannya,"paparnya.


Dia juga berharap CPNS yang baru menerima SK pengangkatan dapat melaksanakan tugasnya sebagai CPNS dengan baik dan mengedepankan pelayanan kepada masyarakat.


 Bukan untuk mengutamakan kepentingan pribadi, karena setiap pegawai akan terikat dengan aturan kepegawaian yang harus dilaksanakan dengan sungguh – sungguh. (MJ)

Share:

08 Januari 2021

Dinsos Muratara Salurkan Bantuan UEP

 



MURATARA MSM.COM-Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Muratara, menggelar bimbingan sekaligus penyaluran Bantuan Ekonomi Kreatif (UEP), yang diperuntukan bagi keluarga rentan di Bumi Beselang Serundingan, Jumat (8/1).


Bantuan untuk meningkatkan dan pemerataan kesejahteraan sosial melalui UEP, berupa mesin jahit, mesin tambal ban, usaha bakso, Counter penjualan pulsa, warung manisan, serta alat pembuat kue. 


Bantuan diserahkan langsung kepada penerima. Kepala Dinsos, H Zainal Arifin bantuan UEP yang disalurkan, merupakan bantuan UEP dari gubernur Sumatera Selatan melalui Dinsos Sumsel.


Dia mengungkapkan, dari jumlah usulan yang diajukan pada tahun lalu. 100 penerima bantuan yang terakomodir, masing - masing dari Kecamatan Karang Dapo dan Rawas Ilir. Sementara ditahun 2019, pihaknya menerima sebanyak 200 bantuan untuk tiga kecamatan yaitu Kecamatan Rupit, Karang Jaya dan Rawas Ulu.


Dia memaparkan, bimbingan dan bantuan UEP dilakukan untuk memotivasi masyarakat  keluarga rentan berwirausaha untuk meningkatkan taraf perekonomian. Selain itu, diharapkan dapat menggunakan dan memanfaatkan bantuan UEP dengan sebaik-baik mungkin.

 

"Semoga dengan adanya bimbingan serta penyaluran Bantua UEP ini, keluarga rentan tersebut dapat termotivasi untuk terus berusaha. Sehingga bisa menjadi keluarga yang lebih mandiri secara ekonomi" jelasnya.

 

Ia berharap, bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) ini dapat dimanfaatkan dengan baik dan tepat guna, serta dapat memberikan bermanfaat untuk mendongkrak perekonomian.

 

"Bantuan UEP ini jangan tidak dipergunakan atau diperjual belikan kepada orang lain akan tetapi betul-betul dimanfaatkan" ujarnya. (MJ)

Share:

06 Januari 2021

Tim Satgas Covid-19 Muratara Salurkan Ribuan Alkes

 



MURATARA MSM.COM-Tim Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Muratara menyalurkan bantuan alat kesehatan (Alkes) kepada ribuan santri yang tersebar dibeberapa ponpes. Dengan tujuan membantu masyarakat terutama santriwan-Santriwati agar terhidar dari virus Corona, Rabu (6/1). 


Penyaluran bantuan itu langsung di Pimpin Sekda Muratara, H Alwi Roham, Asisten I Susyanto Tunut di Pemda Muratara. Dalam kesempatan itu, Sekda menyatakan tim Satgas Covid Muratara mendapat bantuan Alkes dari Badan Intelejen Negara (BIN) untuk di salurkan ke masyarakat.


Batuan berupa masker, handsanitizer, disimpektan, vitamin dan lainnya. Langsung di salurkan ke sujumlah pundok Pesatren di Muratara diantaranya Ponpes Tazaka dan Bahrul Ulum yang mempunyai ribuan santri. 


"kita dapatkan bantuan dari BIN di sampaikan melalui satgas covid, bantuan ini langsung disaluran ke Ponpes di wilayah Muratara. Nanti silakan digunakan sebaik baiknya, kita berharap dalam kegiatan dan keseharian masyarakat tetap patuhi Prokes," kata H Alwi Roham.


Dia berharap, Pandemi Covid-19 ini bisa segera berlalu, sehingga masyarakat bisa beraktivitas dengan normal. "kita harus sadari saat ini masih pandemi, meski sudah ada vaksin tapi masyarakat harus tetap jaga kesehatan," tegasnya.


 Sementara itu, Asisten I Pemda Muratara sekaligus juru bicara tim Satgas Covid-19 Pemda Muratara mengungkapkan. Bantuan ini merupakan gelombang pertama yang di khususkan bagi pondok pesantren, pihaknya sudah mendapatkan informasi jika masih ada bantuan gelombang berikutnya untuk pesantren yang belum tersentuh bantuan.


 "Selain bantuan Alkses, sebentar lagi kita juga akan mendapatkan vaksin Covid-19. Saat ini kita masih tunggu petunjuk dari provinsi," timpalnya. Untuk sasaran vaksin, Pemda Muratara sudah menyediakan sekitar 2000 relawan yang terdiri dari petugas kesehatan dan sopir.


 "Kita mendapat gelombang kedua untuk vaksin, untuk kepastiannya kita masih menunggu informasi dari provinsi," tutupnya. Sementara itu, Ustad Bisri Musthopa perwakilan dari Ponpes Bahrun Ulum mengungkapkan, pihaknya berterima kasih atas perhatian pemerintah kedunia pendidikan agama (Ponpes).


 Bantuan yang diberikan akan segera mereka salurkan. "ini sudah lebih dari kapasitas jumlah santri kami, mungkin bisa sampai tiga kali pembagian. Nanti akan langsung kami salurkan," tegasnya.


Dia menegaskan, saat ini memang belum ada bantuan Alkes Covid-19 yang menyasar ke sejumlah Ponpes di Muratara. Dengan adanya bantuan ini  pihaknya berharap sejumlah satri yang belajar di Ponpes bisa lebih di perhartikan. "Kita berharap masalah Covid ini segera usai, kami masih menerapkan pembatasan kunjungan wali murid. untuk menangkal Covid-19," tutupnya.(MJ)

Share:

Bongkar Rumah Tetangga. Dede Sleman Ditangkap Tim Beruang Satreskrim Muratara

 



MURATARA MSM.COM-Tim Beruang Satreskrim Polres Muratara, berhasil menangkap Dede Sleman (24) warga RT.04 Kelurahan Bingin Teluk Kecamatan Rawas Ilir Kabupaten Muratara, Selasa (5/1) sekitar pukul 13.00 WIB.


Pelaku ditangkap di Desa Bingin Teluk Kecamatan Rawas Ilir Kabupaten Muratara, diduga melakukan pencurian dengan pemberatan (Curat) membongkar rumah tetangga sendiri. 


Tersangka ditangkap sesuai dengan LP/B- 61 /VI/2019/Sumsel/Mura/Sek.Rwi tanggal 23 Juni 2019 dengan korban Sujono (55) warga  RT.04 Kelurahan Bingin Teluk Kecamatan Rawas Ilir Kabupaten Muratara. Tersangka  terpaksa dilumpuhkan petugas karena melakukan perlawanan saat akan ditangkap.


Peristiwa terjadi Minggu (23/6/2020) sekitar pukul 01.00 wib. Dengan cara pelaku masuk kedalam rumah korban dengan merusak gembok pintu yang terpasang pada pintu rumah tersebut,l. Setelah masuk pelaku pun mengambil barang barang berharga yang ada di rumah tersebut.


Atas kejadian tersebut korban mengalami  kehilangan 1  buah kipas angin, satu buah TV LED 32 inch, satu buah receiver Parabola, dua buah Speaker dan dua stavol 1000 watt. Dengan kerugian materil ditafsir sekira Rp. 10 juta. kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Pihak Kepolisan untuk proses sesuai dengan hukum yang berlaku.


Kapolres Muratara AKBP Eko Sumaryanto, S.iK melalui Kasat Reskrime, AKP Dedi Rahmat Hidayat, membenarkan penangkapan terhadap tersangka.


"Tersangka ditangkap dirumahnya oleh tim beruang Sat Reskrime Polres Muratara,"ucapnya.


Saat dilakukan proses penangkapan pelaku berusaha melarikan diri kemudian tim Opsnal melakukan pengejaran dan memberikan tembakan peringatan sebanyak dua kali.  Namun tersangka tetap melarikan diri.  Kemudian tim beruang sat reskrim Polres Muratara melakukan tindakan tegas terukur terhadap tersangka.


Setelah dilakukannya tindakan tegas terukur tersebut tersangka berhasil dilumpuhkan, kemudian Tim opsnal beruang Sat Reskrim Polres Muratara mengamankan barang bukti dan tersangka dan di bawa  ke Polres Muratara  untuk di proses secara Hukum yang berlaku. (MJ)

Share:

05 Januari 2021

Kemenag Muratara Gelar Hari Amal Bakti ke 75

 


MURATARA MSM.COM – Kementerian Agama Kabupaten Muratara, melaksanakan upacara Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Ke-75 Kementerian Agama Republik Indonesia Tahun 2021, Selasa (05/01)


Sambutan Menteri Agama RI yang dibacakan oleh kakemenag Muratara Ikhsan Baijuri selaku inspektur upacara mengajak, diusia ke 75 tahun Kementrian Agama untuk memaknai segala prestasi yang telah dicapai dan menempatkan momentum untuk menebalkan niat dan motivasi dalam mencapai yang lebih baik lagi di masa mendatang.




Peringatan Hari Amal Bakti tahun ini mengusung tema “Indonesia Rukun”. Hal ini sejalan dengan semangat nasional yang menempatkan kerukunan umat beragama sebagai salah satu modal bangsa ini untuk maju.


Pengembangan toleransi dan kerukunan antarumat beragama merupakan karya bersama para tokoh agama, para Menteri agama dan Aparatur Kementerian Agama dari masa ke masa.


Tanpa toleransi, tidak ada kerukunan, toleransi dan kerukunan antarumat beragama dilakukan dengan tanpa mengusik akidah dan keimanan masing-masing pemeluk agama.


Pengalaman membuktikan toleransi dan kerukunan tidak tercipta hanya dari satu pihak sedangkan pihak yang lain berpegang pada hak-haknya sendiri, kita mengembangkan moderasi beragama agar toleransi dan kerukunan yang sudah ada lebih mengakar di dalam kehidupan sehari-hari.


Semangat Kementerian Agama baru itu dapat diterjemahkan dengan beberapa kunci pertama, manajemen pelayanan dan tata kelola birokrasi yang harus semakin baik, termasuk didalamnya pelayanan penyelenggaraan haji dan umrah, pendidikan agama dan keagamaan serta pelayanan keagamaan.


Kedua, penguatan moderasi beragama seperti penguatan literasi keagamaan, budaya toleransi dan nilai-nilai kebangsaan. Ketiga, persaudaraan yang meliputi merawat persaudaraan umat seagama, memelihara persaudaraan sebangsa dan se tanah air dan mengembangkan persaudaraan kemanusiaan.


Dilanjutkan dengan Penyematan penghargaan tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya dilingkungan kantor Kementerian Agama muratara .


Adapun penerima penghargaan tersebut diberikan sebanyak 13 orang yang diserahkan secara simbolis oleh kakemenaq muratara ikhsan Baijuri 


Setelah pelaksanaan upacara Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Ke-75 Kementerian Agama Republik Indonesia dilanjutkan dengan acara dorprice


Pada kesempatan itu, Kepala Kemenag menyampaikan pelaksanaan Peringatan Hari Amal Bakti hari ini sangat berbeda dengan tahun sebelumnya karena saat ini kita masih menghadapi pandemi Covid-19.


Tentu Kementerian Agama muratara akan terus bersinergi bersama Pemerintah muratara dalam membangun muratara kedepan agar lebih baik dengan terus memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.


Turut hadir  Para Kepala KUA serta para guru kepsek madrasa dan tamu undangan lainnya. (MJ)

Share:

Postingan Populer