Selasa, 15 Oktober 2019

Kepala BNK Muratara Dikukuhkan



MURATARA MSM.COM - Akhirnya Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Musi Rawas Utara (Muratara) terbentuk, dengan dikukuhkannya Kepala dan Satuan Tugas (Satgas) BNK oleh Bupati Muratara HM Syarif Hidayat, Selasa (15/10).

Pengukuhan yang berlangsung dikediaman rumah jabatan Bupati Muratara, di Desa Terusan Kecamatan Karang Jaya hadiri langsung Kepala BNN Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Brigjen Pol. John Turman Panjaitan.

Bupati Muratara, usai mengukuhkan Kepala dan Satgas BNK Muratara mengungkapkan keyakinannya akan terbentuknya BNK. Mengingat kondisi peredaran narkoba sudah memprihatinkan, dimana sudah sampai ke pelosok desa-desa.

"Kita sangat serius mencegah dan memberantas penyalahgunaan narkoba, apalagi sekarang sudah ke pelosok desa," Kata Syarif Hidayat.

Sebagaimana misi kepemimpinan mereka, lanjutnya perang terhadap narkoba ini sudah dituangkan dalam salah satu misi mereka yakni, Mewujudkan Muratara bebas narkoba.

"Jelas sekali pada misi keenam kami yakni Mewujudkan Muratara bebas narkoba, dan kami serius, karena kita harus menyelamatkan generasi kedepan, "ucapnya.

Untuk perkantoran BNN kedepan, Pemkab Muratara telah menyiapkan lahan seluas 1 hektar, begitu juga untuk operasional sudah dianggarkan di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol).

"Kemaren (Senin, 14/10) seluruh pengurus BNK Muratara diambil sampel urine nya, Jangan sampai ada petugasnya sendiri yang mengkonsumsi narkoba, Alhamdulillah hasilnya semua negatif," Kata HM Syarif Hidayat.

Sementara itu,  Kepala BNN Provinsi Sumsel, John Turman Panjaitan selain memberikan ucapan selamat kepada Kepala dan anggota BNK, dirinya juga mengapresiasi kinerja Bupati dalam hal pemberantasan narkoba.

"Kami menyambut baik dan mendukung upaya Bupati dalam pencegahan narkoba. Sebagaimana tertuang dalam visi Pemkab Muratara. Kami juga salut kepada bapak Bupati. Yang sudah menghimbahkan lahan untuk kantor BNN.. Saya janji kalau Muratorium BNN maka kita diprioritaskan BNK Muratara dan BNK Lahat untuk dijadikan BNN. "beber dia.

JT Panjaitan menjelaskan dalam hal kepengurusan BNK Muratara, sebagaimana data sudah lengkap, termasuk dari unsur kesehatan.

Menurut JT Panjaitan, dalam hal sosialisasi, di Kabupaten Muratara dinilai sudah baik, bisa dikatakan sudah mencapai 60 persen.

TJ Panjaitan mengintruksikan tugas untuk BNK Muratara yakni melakukan
Sosialisasi khususnya di sekolah-sekolah baik melalui spanduk, maupun kunjungan langsung. Selanjutnya membuka layanan pengaduan atau konsultasi bagi masyarakat umum.

"Salah satu keberhasilan BNK yakni banyaknya masyarakat atau orang tua yang datang konsultasi, Untuk menginformasikan lantaran adanya penggunaan narkoba sehingga perlu dilakukan rehabilitasi,"paparnya yang menyebutkan kalau Kabupaten Muratara masuk kategori Green ke kuning. Artinya hati-hati lewat dikit merah sama seperti Kota Palembang.

Untuk diketahui usai melakukan pengukuhan, selanjutnya Bupati Muratara HM Syarif, dan para tamu undangan menuju kantor BNK yang berada di Desa Terusan Kecamatan Karang Jaya. (HP/MJ)
Share:

Puskesmas Rupit Salurkan 1500 Masker Bagi Pengguna Jalan







MURATARA,MSM.COM--Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kecamatan Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) membagikan 1500 masker secara gratis kepada pengguna jalan, sekaligus sosialisakan stop pembakaran hutan.

Pembagian maskes, disebabkan kembalinya kabut asap yang begitu pekat diakhir ini. Pembagian masker diberikan kepada warga yang melintas di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum)

Kepala Unit Pelaksana Tehnis (KUPT) Puskesmas Kecamatan Rupit dr Jeri Afrimando mengatakan hari ini (14/10) melakukan pembagian masker di Kecamatan Rupit yang di pusat di persimpangan Kecamatan Karang Dapo, tepatnya di simpang Empat KBM Kelurahan Muara Rupit.

"Ya hari ini kami menyalurkan masker sebanyak 1500 bagi warga dan pengguna jalan lainnya,"katanya, senin (14/10)

Sambungnya, pembagian masker merupakan wujud aksi cepat tanggap terhadap pencegahan penyakit yang bisa disebabkan oleh kabut asap.

Ia berharap dengan pembagian masker ini masyarakat bisa terbantu, dikarenakan kondisi udara di Muratara kembali tidak baik dan berpengaruh terhadap tubuh.


"Kepada masyarakat Musi Rawas Utara, untuk memakai masker kalau mau berpergian keluar rumah dan perbanyak minum Air putih konsumsi buah-buahan," ajaknya.


Sementara itu, Nia Warga kelurahan Muara Rupit, Kecamatan Rupit menyambut baik yang lakukan oleh Dinas Kesehatan Muratara yang telah melakukan pembagian masker.

"Ini sangat membantu kami sebagi pengendara sepeda motor melihat kondisi udara yang lagi tidak baik beberapa hari terakhir ini,"Utaranya (**)
Share:

Senin, 14 Oktober 2019

DLHP Terima 13 Unit Motor Pengangkut Sampah



MURATARA MSM.COM - Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) Kabupaten Muratara, menerima 13 unit motor pengangkut sampah. Dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Perhutanan RI.


Hal itu diungkapkan Kepala DLHP, Zulkipli melalui Kepala Seksi Persampahan, Agus diruang kerjanya, Senin (13/10). Ia mengatakan, bantuan motor pengangkut sampah itu merupakan usulan dari Pemkab Muratara yang telah diajukan ke pusat beberapa bulan yang lalu.


"Usulan kami sebelumnya sebanyak 82 unit yang diperuntukan bagi desa - desa di Muratara. Namun, baru terpenuhi sebanyak 13 unit. Motor - motor ini nantinya akan kita bagikan ke desa - desa" jelas Zulkipli.


Ia berharap, dengan adanya bantuan motor pengangkut sampah ini. Sampah di desa dapat dikelola dengan baik, masyarakat juga tidak membuang sampah sembarangan. "Dengan motor ini, sampah diangkut ke TPS, selanjutnya dari TPS akan diangkut ke TPA" sambungnya. (MJ)
Share:

Pelajar SMAN Surulangun Kembali Lakukan Aksi Demo Tuntut Kepsek Mundur. Ini Kata Wabup Muratara !



MURATARA MSM.COM - Untuk kedua kalinya, pelajar SMAN Surulangun melakukan aksi demo. Pada aksi yang kedua ini, Senin (14/10) tuntutan mereka tetap sama, meminta pergantian kepala sekolah.


Terkait hal itu, Wakil Bupati Muratara H Devi Suhartoni pada sekitar pukul 10.00 WIB. Langsung menuju ke SMAN Surulangun, untuk melakukan pertemuan dengan para siswa dan guru di gedung SMAN Surulangun.


Dalam pertemuan itu, Devi menegaskan sudah seharusnya kepala SMAN Surulangun saat ini mengundurkan diri dari jabatannya. Sebab, sudah dua kali ini didemo oleh para para siswanya sendiri.


"Ini sudah cukup alasan bagi seorang pemimpin mengundurkan diri dari jabatan yang dipegangnya. Karena anak - anak ini sudah tidak nyaman lagi dan mereka melakukan aksi ini sudah memiliki alasan yang sudah tidak bisa ditahan lagi" ujar Devi.

Langkah selanjutnya, sambung Devi, ia akan melakukan koordinasi ke Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan.


Ditempat yang sama, Camat Rawas Ulu Abdul Kadir mengharapkan, permasalahan yang ada saat ini cepat teratasi. Sehingga kegiatan belajar mengajar kembali bisa berlangsung normal.


Dalam audensi yang dihadiri langsung oleh Wabup itu, turut hadir pula Kepsek SMAN Surulangun, Koramil, Ketua Komite dan pelajar SMAN Surulangun yang mewakili pelajar lainnya. (ZIL)
Share:

Minggu, 13 Oktober 2019

Digelar Di SMPN Surulangun. 16 Sekolah Model Ikuti Bimbingan LPMP Sumsel



MURATARA MSM.COM - 16 sekolah model terdiri dari SD, SMP dan SMA mengikuti kegiatan penyusunan program dari Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Sumsel.


Kegiatan yang dilaksanakan di SMP Negeri Surulangun, Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Muratara, Sabtu (12/10). Diikuti Kepala Sekolah, Ketua Tim penjamin mutu sekolah dan bendahara dari masing - masing sekolah yang mengikuti kegiatan itu.


Kepala SMPN Surulangun, Laisa MPd mengatakan, menjadi kebanggaan tersendiri bagi SMPN Surulangun, dengan kedatangan tim LPMP Sumsel di sekolah ia pimpin. Dengan kedatangan tim LPMP ini, menjadi spirit baru untuk terus berbenah dalam segala hal.

"Mohon kepada tim LPMP Sumsel untuk memberikan bimbingan. Agar kami lebih maksimal lagi, begitu juga dengan sekolah - sekolah yang ada di Muratara ini" kata Laisah.  (Ardit)
Share:

Sabtu, 12 Oktober 2019

Pentingnya Masalah Kearsipan. Dispusip Muratara Gelar Bimtek




MURATARA MSM.COM - Sesuai dengan Surat Keputusan (SK) Bupati Muratara, tentang pembinaan dan pengawasan kearsipan di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Muratara.


Menindaklanjuti SK tersebut, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) di Dinas Perhubungan (Dishub), Jum'at (11/10).


Kepala Dispusip, Herawati melalui Kabid Penyelenggara Kearsipan, Muhamad Hadi menjelaskan, Bimtek yang diadakan pihaknya di Dishub berdasarkan perintah Bupati Muratara yang tertuang dalam SK yang mewajibkan setiap OPD dilakukan pembinaan kearsipan.


"Mengingat kearsipan ini sangat penting. Pembinaannya juga terdiri dari beberapa tahap diantaranya pembinaan dan monitor. Hasilnya seperti hari ini" kata Muhamad Hadi.


Dia menambahkan, hal serupa juga akan dilakukan Dispusip di setiap OPD di lingkungan Pemkab Muratara. Hal itu untuk monitor dan evaluasi, sejauh mana kinerja dan progres dari masing - masing OPD terkait masalah kearsipan.


Pembinaan dan audit akan dilakukan oleh tim. Dimana salah satu timnya adalah Inspektorat. Ia mengingatkan, akan ada sanksi hukum, bila OPD tidak menjalankan kearsipan.  Hasil audit nantinya akan dilaporkan ke KPK.


"Setiap OPD nantinya akan kami beri pembinaan tentang kearsipan ini. Dari kriteria itu, mungkin hasilnya kurang bagus atau tidak diarsipkan. Nah, berarti ini temuan" terangnya.


Kepala Dishub Muratara, Azhar melalui Sekretaris Sarjono, menyampaikan rasa terima kasinya dengan adanya pembinaan kearsipan ini. Dengan pembinaan ini, masalah kearsipan ini lebih mereka pahami. (MJ)
Share:

Jumat, 11 Oktober 2019

Terpilih Secara Aklamasi. H Marwan Menjadi Plt. Ketua PWI Muratara





MURATARA MSM.COM- H Marwan, terpilih secara aklamasi sebagai Plt Ketua PWI Kabupaten Muratara  mengisi kekosongan tampuk pimpinan  organisasi pers tertua di Indonesia .

Terpilihnya H Marwan  merupakan keputusan rapat PWI Muratara  yang digelar, di ruang rapat Bina Praja  Pemkab Muratara, Jumat (11/10)  yang dihadiri pengurus dan anggota PWI Muratara.

Sekretaris PWI Muratara, Aspin Dodi, usai rapat menyampaikan, rasa syukurnya dengan lancarnya acara rapat yang berjalan sesuai rencana.

Kedepan, sambung Aspin, teman teman PWI Muratara berharap, semakin terjalin kebersamaan yang telah dibangun selama ini. Dan kepengurusan PWI Muratara dapat berjalan sesuai dengan AD/ART yang ada, sehingga PWI Muratara dapat lebih maju.

"Intinya acara hari ini sukses. Kawan kawan PWI Muratara sepakat dan berkeyakinan PWI Muratara bisa lebih maju" tukas Aspin.

Sementara itu Muhayan sebagai anggota PWI Muratara mengatakan, dengan terpilihnya H Marwan sebagai plt PWI Muratara, ia berharap kedepannya ada rasa kebersamaan.

Selain itu, untuk memajukan organisasi PWI Muratara  sekaligus meningkatkan kualitas wartawan di Bumi Beselang Serundingan ini. (MJ)
Share:

Diseminasi Imbas Sekolah Model di SMPN Remban. Suryati : Dapat Meningkatkan Mutu Sekolah



MURATARA MSM.COM - Empat sekolah, terdiri dari 1 Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan tiga Sekolah Dasar (SD), mengikuti Diseminasi Imbas Sekolah Model, di SMP Negeri Remban Kecamatan Rawas Ulu Kabupaten Muratara, Kamis (10/10).


Keempat sekolah tersebut yakni SMP Negeri Remban, SD Negeri 1, 2 dan 3 Remban, dan SD Negeri 2 Lesung Batu Kecamatan Rawas Ulu. Ditambah dengan SMP Negeri Karang Anyar Kecamatan Rupit.


Kepala SMP Negeri Remban, Suryati SPd menjelaskan, diseminasi ini diikuti kepala sekolah, operator dan dua orang guru senior dari sekolah yang termasuk dalam imbas sekolah model.


"Diseminasi ini menghadirkan narasumber dari PASDA sekolah Model Kabupaten Muratara" terang Suryadi.

Ia berharap, dengan adanya diseminasi imbas sekolah model ini, dapat meningkatkan mutu sekolah. Terutama sekolah yang ia pimpin, agar lebih maju dan bermutu di kecamatan Rawas Ulu, maupun di Kabupaten Muratara. (ZIL)
Share:

Kamis, 10 Oktober 2019

Percepatan Penggunaan KIA, Disdukcapil Lakukan MoU



MURATARA, MSM.COM - Percepatan dalam pembuatan Kartu Identutas Anak (KIA) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) melakukan kerjasama dengan Dinas Pendidikan (Disdik), Kamis (10/10)

Kerjasama tersebut dalam rangka mempercepat pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA) kepada seluruh anak di wilayah Kabupaten Muratara.

Kepala Disdukcapil Muratara, Aan Andrian mengatakan, berbagai terobosan dilakukan pihaknya untuk mempercepat pembuatan KIA.

Salah satunya melakukan kerjasama dengan Disdik Muratara yang nantinya akan menginstruksikan anak-anak di seluruh sekolah untuk membuat KIA.

"Pembuatan KIA melalui sekolah ini kami nilai cukup efektif, jadi kita harus jemput bola, supaya mencapai target," katanya

Pihaknya menargetkan sampai akhir tahun 2019 ini sebanyak 20.000 KIA yang diterbitkan.  Disdukcapil dan Disdik Muratara akan turun langsung melalukan pendataan ke sekolah-sekolah untuk perekaman dan penerbitan KIA.

Aan menjelaskan, KIA adalah kartu identitas diri bagi anak yang fungsinya seperti e-KTP sebagai kartu identitas resmi menjadi warga negara Indonesia.

Kartu tersebut berlaku sampai anak berusia 17 tahun atau pada umumnya kelas 2 SMA yang kemudian digantikan dengan e-KTP.

Kepala Disdik Muratara, Sukamto menyampaikan, pihaknya menyambut baik upaya percepatan pembuatan KIA kepada seluruh anak sekolah di Kabupaten Muratara.

"Kami siap membantu Disdukcapil untuk melakukan pendataan anak sekolah. Harapan kami program ini berjalan dengan baik," katanya.

Sebelum pendataan, terlebih dahulu harus dilakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah agar siswa dan orangtuanya paham apa fungsi dan kegunaan KIA tersebut.

Sukamto membeberkan, ada sekitar 34.000 anak yang akan menjadi sasaran pembuatan KIA, mulai dari tingkat TK/PAUD, SD, SMP dan SMA sebelum umur 17 tahun.

Dengan rincian, TK/PAUD sebanyak 4.000 anak, SD 22.000 siswa, SMP 7.000 siswa, dan SMA sederajat yang belum berumur 17 tahun 1.500 siswa.

"Kita tidak ada sekolah mana yang didahulukan pendataannya, yang jelas kita akan prioritaskan mana sekolah yang sudah lengkap,"Utaranya. (MJ/HP)
Share:

Postingan Populer

Arsip Blog