Senin, 31 Desember 2018

BPBD Gelar Sosialisasi Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana Di Desa Lubuk Mas



LUBUKMAS MSM.COM - Usai menghadiri sosialisasi dan pelatihan kesiapsiagaan menghadapi bencana alam di Desa Lubuk Kemang, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Zulkifli, hari ini juga menghadiri acara serupa di Desa Lubuk Mas Kecamatan Rawas Ulu Kabupaten Musi Rawas Utara.

Hadir dalam sosialisasi tersebut, Kepala Desa Lubuk Mas Saharudin, BPD Desa Lubuk Mas, Bidang Desa, Karang Taruna, Pendamping Desa dan tamu undangna lainnya.

Kepala Desa Lubuk Mas, Saharudin menyampaikan kegiatan sosialisasi sangat bermanfaat bagi masyarakat. Untuk itu ia mengharapkan seluruh peserta dapat memperhatikan materi yang disampaikan oleh nara sumber.



"Masyarakat harus selalu waspada akan terjadinya bencana dilingkungan desa kita" ujar Saharudin.

Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Muratara Zulkifli mengungkapkan, bahwa sosialisasi yang digelar guna menyampaikan tentang berbagai bencana dan fenomena alam serta simulasi dalam menghadapi bencana tersebut, terutama bencana kebakaran.

"Sesuai dengan kesepakatan antara TNI, Polri dan Kemendagri. Maka saya minta kepada masyarakat, jangan membuka lahan dengan cara membakar" tegas Zulkifli.

Tidak hanya itu, dirinya juga meminta kepada masyarakat untuk tidak menganggap sepele permasalahan kebakaran. Apalagi rumah - rumah penduduk masih banyak yang terbuat dari kayu.

"Perhatikan betul instalasi listrik dirumah, karena masih banyak warga yang memakai kabel serabut yang sangat mudah terbakar dan tidak tahan panas" paparnya.

Menurutnya, banyak cara yang dapat dilakukan ketika kebakaran terjadi. Salah satunya dengan memasang hydran di sungai. Selain itu, kekompakan menjadi kunci ketika terjadi bencana seperti kebakaran. Jika hal itu dapat diterapkan, maka ketika terjadi kebakaran. Minimal kerugian yang ditimbulkan dapat diminimalisir.

Diungkapkannya, meskipun Kabupaten Muratara jauh dari laut dan gunung. Namun demikian masyarakat tetap harus waspada dengan datangnya bencana. "Ini sebenarnya multi efek, artinya begitu banyak bencana yang kami tangani. Kedepan diharapkan kades dapat membentuk tenaga sukarela dalam membantu bencana di desa" tutupnya. (ZIL)

Share:

Postingan Populer

Arsip Blog