Kamis, 27 Desember 2018

Misi Kemanusiaan, Bupati dan Bunda Lia Syarif Liburan Bersama Warga SAD




MURATARA MSM. COM- Bupati Musi Rawas Utara, HM. Syarif Hidayat bersama Bunda Lia Mustika Syarif liburan bersama warga Suku Anak Dalam bertempat Desa Sungai Jernih dan Sungai Kijang.

Dalam suasana kekeluargaan Bunda Lia Syarif dan Bupati bercanda dan memotivasi anak-anak SAD untuk mendapatkan penghidupan yang layak.

"Bunda dan bapak Bupati tahun ini sama seperti tahun lalu, kami mengisi hari libur akhir tahun di Kabupaten yang kita cintai Muratara, kita kali ini bangun suasana kekeluargaan bersama warga kita SAD,"ucap Bunda Lia Syarif kepada koran ini, Rabu (26/12)



Dikatakan Bunda Lia Syarif, warga SAD ini hidupnya masih berpindah-pindah, sampai ke kebun sawit di Kecamatan Nibung.

Tentunya ini menjadi perhatian, sebab menurutnya keadaan ini tidak perlu terjadi, dan Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara sudah membuat terobosan baru yang baru ada di Sumsel yakni mess serba guna di Kecamatan Rupit yang sudah diisi warga SAD lainnya.

Ditambahkan Bunda Lia Syarif, pendekatan secara kekeluargaan ini agar mereka (warga sad. Red) mau menitipkan anak-anaknya untuk sekolah dan mendapatkan kesehatan yang layak.



"Misi kemanusiaan ini yang penting, kita wujudkan Muratara bangkit dan Masyarakat Muratara harus merasakannya,"tuturnya.

Lanjut Bunda Lia Syarif, Alhamdulillah warga SAD yang ada bersedia untuk mendapatkan pendidikan di Mess Serbaguna, tentunya nanti dikoordinir instansi terkait agar mereka dapat bergabung di tahun baru 2019 ini.

Ini tentunya ungkap Bunda Lia Syarif, membanggakan secara pribadi mengingat pendidikan itu penting dapat dirasakan warga Indonesia.

"Mereka bagian dari kita, kita Indonesia dan peran pemerintah kita Kabupaten Muratara hadir di tengah-tengah mereka,"ungkapnya

Lanjut Bunda Lia Syarif, dia juga merasa sedih dikarenakan beberapa anak-anak  ada yang bibir sumbing, tuli, tuna wicara , tuna netra.

Sambung Bunda Lia Syarif tentunya ini  miris bagi melihatnya ada ibu-ibu yang hamil tapi kondisi gizinya kurang

"Semua itu salah satu penyebab lahir cacat karena waktu hamil, ibu hamil kurang gizi dan tidak tau mengenai bahaya kehamilan, dan ini jadi bahan kita dan sebagai ketua PKK akan berkoordinasi dengan dinas Kesehatan untuk turun kelapangan melihat kondisi real yang ada yang dirasakan warga SAD,"jelasnya.

Dia berharap kedepannya Muratara benar-benar maju, mengingat Bupati sangat konsen dengan pendidikan dan kesehatan warganya.

Sementara itu Bupati Musi Rawas Utara, H.Syarif Hidayat mengungkapkan dirinya akan terus turun ke bawah memastikan visi misi Bupati dapat dirasakan warga masyarakat Muratara secara luas.

Dikatakannya apa yang dilakukan dapat dicontoh kepala OPD untuk turun sesuai tupoksi yang ada.

"Saya serius membangun, komit membangun untuk tanah kelahiran, Saya ingin mereka maju dan semangat bangkit jadi motivasi kita bersama,"ungkapnya. (M
Share:

Postingan Populer

Arsip Blog