Rabu, 12 Juni 2019

Gas LPG 3 Kg Naik Warga Menjerit




MURATARA MSM.COM - Tingginya harga jual gas LPG 3 kilogram ditingkat pengecer dikeluhkan masyarakat Kabupaten Muratara. Harga yang mencapai Rp. 30 ribu pertabung, dimana sebelumnya hanya Rp. 21 ribu membuat sebagian warga menjerit.

"Sudah sejak H-1 lebaran Idul Fitri harga  isi ulang gas ditingkat pengecer naik. Harganya mencapai Rp.30  hingga Rp. 31 ribu" ujar Meri, salah satu warga Desa Lawang Agung Kecamatan Rupit, Selasa (11/6).

Meri menuturkan, sebelum mengalami lonjakan harga, gas isi ulang LPG 3 Kg terlebih dahulu mengalami kelangkaan sehingga membuat ia menjadi kesulitan mencari tempat untuk melakukan penukaran isi ulang

"Sejak sehari sebelum lebaran gas LPG isi ulang mengalami kelangkaan, baru dua hari terakhir gas isi ulang mudah didapatkan di pengecer, tetapi harganya masih tinggi" tambahnya

Senada, Ermawati, warga desa Noman juga mengeluhkan kelangkaan serta tingginya harga isi ulang gas LPG 3Kg, yang terjadi di desa Noman dan beberapa desa tetangga

"Saya sampai menukarkan gas isi ulang ke desa tetangga, itupun harganya sangat mahal, sedangkan di desa Noman sendiri semua warung pengecer gas LPG mengalami kehabisan stok"sampainya singkat

Sementara itu, Rusdi, Pemilik pangkalan Gas LPG kecamatan Rupit, mengatakan kenaikan hanya terjadi di pengecer, sedangkan di pangkalan Gas LPG tidak mengalami kenaikan,

"Disini tetap stabil harga saya oper ke pengecer tetap Rp.18.000. Namun kalau masalah kelangkaan itu mungkin karena saat lebaran kami tutup sementara sampai dua hari setelah lebaran baru buka kembali, kalau harga tetap stabil" sampainya

Kepala Disperindagkop Samsu anwar, melalui Kabid Perdagangan, Safawi, saat ditemui dirungannya menjelaskan kenaikan Gas LPG sering terjadi setelah hari raya idul fitri, namun kenaikan tersebut tak akan berlangsung lama

"Sama seperti tahun tahun sebelumnya, kan saat lebaran pemilik pangkalan libur lebaran, namun saat mereka buka kembali harga pasti kembali stabil, sekitar seminggu setelah lebaran harga akan kembali normal" jelasnya singkat.(MJ)
Share:

Postingan Populer