OKI MSM.COM — Tim gabungan Operasi Aman Nusa II BKO Polres OKI
Posko Sungai Menang bergerak cepat menangani kebakaran hutan dan lahan
(karhutla) seluas kurang lebih 9 hektare di areal PT MBJ, Desa Sungai Menang,
Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Kamis (27/8/2026).
Sebanyak 26 personel terlibat dalam upaya pemadaman
tersebut. Kekuatan gabungan terdiri atas 4 personel Dit Samapta, 5 personel
Polsek Sungai Menang, 2 personel Polairud Polres OKI, 12 personel internal PT
MBJ, serta 3 personel Dinas Pemadam Kebakaran.
Tim gabungan melakukan penyisiran, penyemprotan, dan
pendinginan pada area terdampak untuk mengendalikan api sekaligus mencegah
perambatan ke wilayah lain. Penanganan tersebut merupakan bagian dari rangkaian
Operasi Aman Nusa II dalam mengantisipasi dan menanggulangi karhutla di wilayah
OKI.
Selain penanganan titik api, personel terlebih
dahulu melaksanakan apel kesiapsiagaan pada pukul 07.00 WIB. Sebanyak 11
personel kemudian ditempatkan pada tiga titik rawan, masing-masing 4 personel
di PT PNS Desa Sibur, 4 personel di PT MBJ Desa Sungai Menang, dan 3 personel
di PT NS Desa Gajah Mati.
Penguatan pencegahan juga dilakukan melalui patroli
mitigasi pada tiga lokasi tersebut. Personel turut melaksanakan 6 kegiatan
imbauan dan edukasi hukum kepada masyarakat di sekitar PT MBJ, Desa Gajah Mati,
dan Desa Sibur sebagai langkah membangun kesadaran bersama untuk mencegah
terjadinya karhutla.
Kap Opsda Aman Nusa II Kombes Pol. Ridwan Raja Dewa,
S.I.K., menekankan pentingnya kecepatan respons dan sinergi lintas sektoral
dalam menangani setiap titik api, terutama kebakaran dengan luasan yang cukup
besar.
“Kecepatan bertindak dan sinergi lintas sektoral di
lapangan sangat krusial agar titik api, terutama pada skala luasan 9 hektare di
areal PT MBJ, dapat segera dikendalikan sebelum meluas dan menimbulkan dampak
buruk bagi masyarakat luas,” ujar Kombes Pol. Ridwan Raja Dewa, S.I.K.
Sejalan dengan upaya pemadaman, tim gabungan juga
memberikan edukasi mengenai ancaman sanksi pidana bagi pelaku pembakaran hutan
dan lahan. Masyarakat diminta tidak melakukan pembakaran serta segera
melaporkan apabila menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi memicu
karhutla.
Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol.
Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa Polda Sumsel terus
mengoptimalkan seluruh sumber daya dalam rangkaian Operasi Aman Nusa II untuk
memastikan penanganan karhutla berjalan cepat dan terukur.
“Kami memastikan seluruh rangkaian operasi mitigasi
dan penanggulangan karhutla berjalan maksimal di lapangan demi memberikan rasa
aman, melindungi keselamatan masyarakat, serta menjaga kelestarian lingkungan
hidup di wilayah Sumatera Selatan,” ujar Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya,
S.I.K., M.H.
Polda Sumsel bersama jajaran akan terus memperkuat
patroli, kesiapsiagaan personel, pemantauan titik rawan, serta edukasi kepada
masyarakat dan pihak terkait sebagai bagian dari upaya mencegah meluasnya
karhutla di wilayah Sumatera Selatan.
baca berita lainnya di google news
