Rabu, 26 Juni 2019

Dinas Ketahanan Pangan Gelar Lomba Cipta Menu B2SA



MUARA RUPIT MSM.COM-Pemkab Muratara melalui Dinas Ketahanan Pangan menggelar lomba cipta menu Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) di aula Siti Rahma, Selasa (25/6). Lomba tersebut digelar dalam rangka Hari Ulang Tahum (HUT) Kabupaten Muratara ke-6.

Selain Bupati Muratara HM Syarif Hidayat, hadir pula ketua TP PKK ny.Lia Mustika Syarif, Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan Emilia, para camat, ibu - ibu PKK, para kepala OPD dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya HM Syarif Hidayat menjelaskan, berdasarkan UU No 18 tahun 2012 tentang pangan mendefinisikan bahwa pangan merupakan segala sesuatu yang berasal dari sumber hayati, produk pertanian, perkebunan, kehutanan, perikanan, peternakan  perairan dan air.

Baik yang diolah maupun yang tidak diolah, yang diperuntukan sebagai makanan atau minuman bagi konsumsi manusia.  Termasuk bahan tambahan pangan, bahan baku pangan dan bahan lainnya yang digunakan dalam proses penyiapan, pengelolaan dan atau pembuatan makanan atau minuman.

"Pangan merupakan kebutuhan dasar manusia yang paling utama dan pemenuhan merupakan bagian Hak Azazi Manusia yang dijamin didalam UUD 1945 sebagai kompenen dasar untuk mewujudkan sumberdaya daya manusia yang berkwalitas. Oleh karna itu makanan yang kita konsumsi harus beragam bergizi seimbang dan aman (B2SA) tentunya makanan tersebut harus halal" jelas Bupati.
Ia memaparkan, B2SA mengandung pengertian yakni Beragam  artinya makanan diproleh dari beragam sumber baik hewani maupun nabati.  Karena tidak satu  makanan yang mengandung zat gizi yang lengkap dibutuhkan oleh tubuh.

Bergizi artinya makanan mengandung zat gizi makro yaitu karbohidrat protein dan lemak serta zat gizi mikro yaitu vitamin dan mineral. Sementara itu, seimbang artinya jumlahnya harus sesuai dengan kebutuhan. Serta yang terakhir adalah aman, artinya makanan bebas dari cemaran bahan kimia, fisik dan biologi.

"Lomba cipta menu B2SA bertujuan sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan pengetahuan, mendorong kreativitas masyarakat khususnya ibu  rumah tangga dalam menciptakan menu dari bahan pangan lokal, serta membiasakan keluarga untuk menkonsumsi makanan beragam bergizi seimbang dan aman untuk kebutuhan sehari hari dengan manfaatkan potensi pekarangan sebagai sumber pangan keluarga" paparnya.

Ia berharap, dengan adanya lomba ini dapat membangkitkan kembali menu makanan lokal yang ada di Muratara serta melakukan inovasi terhadap produk pangan lokal yang terdapat sekitar lingkungan sekitar. Sehinggah ketergantungn beras sebagai bahan pangan pokok sumber karbohidrat mayoritas masyarakat dapat ditekan.

Dilanjut orang nomor satu di Bumi Beselang Serundingan ini,potensi besar pangan lokal sebagai sumber karbohidrat non beras yang ada di sekitar tersedia hampir diseluruh wilayah Muratara, baik yang terdapat dipekarangan, perkebunan, tegalan maupun ladang.


Namun, potensi besar itu sampai saat ini masih dipandang sebelah mata. Sehingga kurang diperbadayakan sebagan pangan lokal alternatif non besar, seperti jagung, suku, ubi kayu, ubi jalar kentang dan lain sebagainya.

"Saya berharap, dengan festival ini akan berdampak positif terhadap peningkatan nilai tambah produk makanan. Meningkatkan pendapatan rumah tangga dengan industri rumahan dan akhir akan menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat" harapnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Muratara Bunda Lia Syarif usai lomba mengatakan, lomba ini akan dijadikan bekal persiapan pada lomba tingkat provinsi.


"Makanya ada pemenang tadi kita buat kategorinya. Karena nanti apabila mengikuti ajang ditingkat provinsi, mereka tidak akan membawa nama kecamatan lagi, melainkan sudah membawa nama Kabupaten Muratara. Jadi tujuannya, agar para ibu bersatu dan saling bahu membahu dan saling melengkapi" tutupnya. (MJ).
Share:

Postingan Populer