Wednesday, June 19, 2019

Penampilan Tim Kesenian Muratara, Spektakuler #Pukau ratusan penonton Festival Sriwijaya XXVIII



PALEMBANG MSM.COM - Seperti tahun-tahun sebelumnya, Penampilan tim kesenian asal Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) berikan sajian yang memukau para penonton yang telah memadati di halaman panggung Festival Sriwijaya XXVIII yang berlangsung di Benteng Kuto Besak (BKB), Selasa (18/7).


Penampilan tim kesenian Kabupaten Muratara yang diawali dengan Tari mendulang emas, dimana memberikan gambaran akan mata pencarian masyarakat Muratara khususnya di Kecamatan Karang Jaya dan Kecamatan Ulu Rawas yang memiliki Sumber Daya Alam (SDA) emas.



Dilanjutkan dengan penampilan lagu yang berjudul Muratara berbenah, dimana Muratara yang baru menginjakkan usia ke enam tahun tentu perlu semangat untuk berbenah dalam mewujudkan Muratara bangkit sehingga setara dengan daerah lain yang lebih dulu berdiri.


Kemeriahan malam festival tersebut tidak hanya itu saja, karena masih ada penampilan puncak oleh tim kesenian, yang merupakan penampilan yang ditunggu-tunggu berupa drama tradisional, yang berjudul" Pancung Mato


Drama yang membawakan cerita legenda akan ritual pemisahan dua kekasih yang memiliki hubungan sedarah yang sudah saling mencintai sehingga terpaksa dipisahkan dengan ritual Pancung mato.



Dengan disaksikan langsung Bupati Muratara, HM Syarif Hidayat didampingi, Ketua TP PKK Kabupaten Muratara, yang juga Pembina Sanggar kesenian Kabupaten Muratata, Lia Mustika Syarif beserta rombongan menambah semangatnya para pemain asal Muratara.


Bupati Muratara, HM Syarif Hidayat mengapresiasi atas penampilan para anak asuh Dinas Budpar Kabupaten Muratara.


"Kita bangga, melihat penampilan adik-adik sekalian, penampilan malam ini sangat memukau para penonton yang berasal dari berbagai daerah,"Kata HM Syarif Hidayat saat bertatap muka dengan tim kesenian Muratara.


Bahkan lanjutnya, Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel)  menawarkan untuk membawa tim kesenian tampil di luar negeri.



"Kadis Pariwisata sempat menanyakan Sanggup tidak kalau tampil ke jepang,"ucapnya.


Orang nomor satu di Bumi Beselang Serundingan ini, bepesan kepada Disbudpar untuk dapat membina dan mengasah akan kemampuan para pemain kesenian.


"Mereka ini potensi, sehingga harus terus dibina dan dilatih, agar lebih baik  sehingga mampu mengharumkan nama baik Muratara,"Sebutnya


Sementara itu, Ketua TP. PKK Kabupaten Muratara, yang juga Ketua Pembina Sanggar kesenian Kabupaten Muratata, Lia Mustika Syarif juga  menyampaikan rasa bangganya atas penampilan anak-anak tim kesenian yang telah berupaya semaksimal mungkin menampilkan yang terbaik pada festival malam ini.


"Kami yakin dengan potensi yang dimiliki oleh adik-adik, kedepan kesenian Muratara dapat menjadi wahana dalam mengenalkan Muratara baik ke tingkat provinsi, nasional bahkan ke pentas internasional," Kata Lia Mustika Syarif sembari memberikan masukan akan kosa kata yang perlu diperbaiki khususnya bagi penyanyi lagu daerah.


"Terima kasih karena sudah tampil dengan maksimal, selamat pulang kembali ke Muratara berkumpul kembali dengan keluarga di rumah masing-masing,"pesan Lia Mustika Syarif.


Usai penampilan, para pemain dan pembawa acara foto bersama Bupati Muratara, HM Syarif Hidayat dan Ketua TP PKK, Lia Mustika Syarif didampingi Kadisbudpar Kabupaten Muratara,Titin Martini dengan Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Sumsel, Aufa Syahrizal.


Dilanjutkan dengan penyerahan plakat cindera mata oleh Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Sumsel, Aufa Syahrizal kepada Bupati Muratara, HM Syarif Hidayat.(MJ)
Share:

Postingan Populer

Blog Archive