24 Maret 2021

Kepala BKKBN RI Kunjungi Muratara

 



MURATARA MSM.COM – Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Republik Indonesia (BKKBN-RI) DR (HC) dr. Hasto Wardoyo, SpOG(K). Melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Muratara.


Kunjungan kerja Hasto ke Bumi Beselang Serundingan, Rabu (24/3) disambut wakil Bupati Muratara H Innayatulllah, dan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Hadir kepala BKKBN Sumsel, anggota DPRD provinsi Sumsel Hj.Rita Suryani, Ketua DPRD Muratara Efriansyah, para Camat dan tamu undangan lainnya.


Kunker Hasto ke Muratara dalam rangka Rapat Koordinasi (Rakor) Program Bangga Kencana dan Pendataan Keluarga Tahun 2021. Rakor sendiri dilaksanakan di ruang rapat gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).



Dalam sambutannya, Wabup mengucapkan selamat datang ke Kabupaten Muratara kepada Kepala BKKBN-RI. Wabup juga menyampaikan permohonan maaf dari Bupati H Devi Suhartoni yang tidak bisa hadir. 


Wabup memaparkan, digelarnya rakor penguatan Program Bangga Kencana dan Pendataan Penduduk oleh Pemkab Muratara, melalui DPPKB. Bertujuan untuk merumuskan, sekaligus evaluasi program yang telah dilakukan selama ini.


"Diharapkan kegiatan ini bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Muratara. Serta menghasilkan program yang berkualitas, dalam mendukung program BKKBN-RI" kata Wabup.


Pemkab Muratara melalui DPPKB, sambung Wabup, dan seluruh OPD serta masyarakat. Telah bersama - sama melaksanakan Bangga Kencana, diantaranya melalui pelayanan alat kontrasepsi. 


"Alhamdulillah, telah dilaksanakan pemanpaatan  DAK pada tahun anggaran 2021. Selain itu juga dilakukan komunikasi dan informasi edukasi kepada masyarakat" jelas H Innayatullah.


Selain itu melaksanakan bina keluarga remaja, bina keluarga lansia, serta pembinaan kepada remaja melalui program informasi remaja. Kemudian dilakukan pembinaan, termasuk pembinaan kampung KB yang ada di kabupaten Muratara.


"Seluruh kegiatan tersebut, bertujuan untuk menurunkan angka kematian ibu, angka kematian bayi, angka kematian balita, dan stunting.Yang  pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan keluarga di Muratara" jelas Wabup.


Sementara dalam kesempatan itu, Hasto Wardoyo menjelaskan tentang  program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana). Dirinya juga menjelaskan terkait stunting.


Mantan Bupati Kulonprogo  tersebut juga banyak memberikan masukan dan rekomendasi terkait program keluarga berencana.


"BKKBN-RI mempunyai dua misi, pertumbuhan penduduk seimbang dan keluarga berencana berkualitas. Melalui keluarga berkualitas, BKKBN RI ingin mendampingi keluarga seperti bidan, ibu PKK dan  para kader. Untuk bersama - sama mendampingi ibu - ibu hamil" kata Hasto.


Tujuan dari KB sekarang adalah untuk menjaga jarak kelahiran. WHO dan BKKBN-RI mengamanatkan 30 bulan.


“Jarak itu penting bagi kehamilan. Jangan terjadi kehamilan yang tidak dikehendaki oleh bapak ibu. Itulah pentingnya kontrasepsi,” pesannya .


Dia juga menjelaskan, berdasarkan hasil riset kesehatan dasar tahun 2018. Rata-rata gangguan mental emosional naik. Setiap 100 orang, ada 9,8 persen yang error.


“Untuk keluarga di Indonesia ingat selalu, jangan (hamil) terlalu muda dan terlalu tua. Kami selalu mengkampanyekan dua anak lebih sehat,” tandasnya. (MJ)

Share:

Postingan Populer

Arsip Blog