![]() |
| Kehadiran Pelayanan Tanah Akhir Pekan (PELATARAN) memungkinkan warga mengambil produk hasil roya dengan lebih fleksibel, tanpa harus menyesuaikan jadwal hari kerja |
BANDUNG MSM.COM - Akhir pekan yang biasanya
digunakan untuk beristirahat kini dimanfaatkan sebagian masyarakat untuk
mengurus keperluan administrasi pertanahan. Kehadiran Pelayanan Tanah Akhir
Pekan (PELATARAN) memungkinkan warga mengambil produk hasil roya dengan lebih
fleksibel, tanpa harus menyesuaikan jadwal hari kerja.
Layanan
yang dibuka pada akhir pekan ini menjadi solusi bagi masyarakat dengan
keterbatasan waktu di hari kerja. Salah satunya dirasakan oleh Nurul (43),
warga Kecamatan Cibiru, Kota Bandung, yang datang ke Kantor Pertanahan Kota
Bandung untuk mengambil produk hasil roya.
Minggu
kemarin saya mengajukan roya, diminta menunggu satu minggu, dan hari ini sudah
selesai jadi bisa langsung diambil, ujar Nurul usai menerima berkasnya.
Sebagai
aparatur sipil negara (ASN), Nurul mengaku sulit meluangkan waktu untuk
mengurus keperluan pertanahan pada hari kerja. Kehadiran PELATARAN di akhir
pekan dinilainya sangat membantu karena tidak mengganggu aktivitas pekerjaan.
Hal
serupa disampaikan Sansan (52), seorang wiraswasta asal Kota Bandung.
Menurutnya, layanan pertanahan di akhir pekan memberikan kemudahan bagi
masyarakat yang memiliki kesibukan tinggi. “Saya memilih PELATARAN karena kalau
hari kerja sibuk. Kalau hari Sabtu waktunya lebih luang, jadi bisa
menyempatkan,” ungkap Sansan.
PELATARAN
dilaksanakan setiap hari Sabtu dan Minggu pukul 08.00–12.00 WIB di Kantor
Pertanahan Kabupaten/Kota dan ditujukan bagi pemohon langsung tanpa kuasa.
Program ini dihadirkan untuk mendukung pelayanan yang lebih efisien, tepat
sasaran, dan akuntabel.
Melalui
PELATARAN, masyarakat diharapkan dapat mengakses layanan pertanahan, termasuk
pengambilan produk hasil roya, dengan lebih mudah tanpa harus menunda hingga
hari kerja. Program ini sekaligus menjadi wujud komitmen Kementerian ATR/BPN
dalam memberikan pelayanan yang profesional, cepat, dan terpercaya kepada
masyarakat.
baca berita lainnya di google news
