-->

IKLAN

IKLAN

Pemkab Muratara Bersama Bulog, Salurkan 5 Ton Beras GPM

mediasinarmuratara
12 Februari 2026, 07:43 WIB Last Updated 2026-02-12T00:43:30Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

 

Pemkab Muratara melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi menyalurkan beras Gerakan Pangan Murah (GPM) 


MURATARA MSM.COMPemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koprasi (Disprindagkop) Muratara kembali menunjukkan komitmennya Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kantor Desa Lawang Agung, Kecamatan Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara, Rabu (11/2/2026).

 

 

Penyaluran dihadiri:Kadis  Ketahanan Pangan M.Yusnadi,Disprindagkop Kodri,Dari  Bulog,dan Kepala Desa Lawang Agung Saiful

 

 Dalam kolaborasi strategis bersama Perum BULOG, pemerintah menyalurkan 5 ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) untuk membantu masyarakat mendapatkan komoditas pokok di bawah harga pasar.

 

 

"Masyarakat setempat menunjukkan antusiasme yang tinggi sejak dimulainya kegiatan pada pagi hari. Daya tarik utama dalam GPM kali ini adalah harga beras SPHP yang dipatok senilai Rp 57.500 per karung kemasan 5 kilogram. Harga tersebut dinilai sangat membantu warga di tengah upaya pemerintah menstabilkan inflasi pangan di tingkat daerah.

 

 

Kehadiran 5 ton beras ini menjadi solusi konkret bagi rumah tangga di Desa Lawang Agung untuk mengalokasikan anggaran belanja mereka ke kebutuhan pokok lainnya. Dengan akses langsung ke produk BULOG, masyarakat mendapatkan jaminan kualitas beras medium yang layak konsumsi dengan harga yang telah disubsidi melalui skema stabilisasi pasokan.

 

 

Kepala Dinas Ketahanan Pangan M.Yusnadi.S.IP,Apresiasi atas Kerja sama antara Dinas Ketahanan Pangan dan BULOG ini bertujuan untuk memangkas harga jual sehingga terjangkau oleh warga. Fokus kami adalah memastikan tidak ada warga yang kesulitan mendapatkan beras berkualitas dengan harga yang masuk akal," tegas Kepala Dinas Ketahanan Pangan, M. Yusnadi, di lokasi kegiatan.

"Melalui keberlanjutan program GPM, pemerintah daerah berharap fluktuasi harga di pasar tradisional dapat lebih terkendali, sekaligus memastikan ketahanan pangan tingkat rumah tangga di wilayah Kecamatan Rupit tetap kokoh” ujarnya.

 

Jurnalis : Muhayan

baca berita lainnya di google news 

 

Komentar

Tampilkan

BERITA TERBARU LAINNYA