-->

IKLAN

IKLAN

Beri Kuliah Umum di UNWAHAS, Menteri Nusron Ingin Ciptakan Restrukturisasi Distribusi Tanah

mediasinarmuratara
11 Mei 2026, 19:17 WIB Last Updated 2026-05-11T12:17:38Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

 

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid memberikan kuliah umum kepada Mahasiswa UNWAHAS Semarang, Jawa Tengah


SEMARANG MSM.COM — Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, memberikan kuliah umum kepada mahasiswa Universitas Wahid Hasyim (UNWAHAS), Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (02/05/2026). Dalam kesempatan ini, ia menegaskan komitmennya untuk menciptakan rekonstruksi distribusi tanah guna mendorong pemerataan ekonomi sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.

 

“Sebelum dilantik saya dipanggil Pak Presiden untuk menciptakan penataan distribusi tanah yang lebih mengedepankan keadilan, pemerataan, dan kemiskinan ekonomi. Tiga kata itu kuncinya,” ujar Menteri Nusron di hadapan peserta kuliah umum yang terdiri dari 20 dosen dan 80 mahasiswa yang hadir dari berbagai fakultas di UNWAHAS.

 

Ia menjelaskan, penataan distribusi tanah menjadi penting karena masih adanya ketimpangan dalam penguasaan tanah di Indonesia. Menurutnya, sebagian besar tanah masih dikuasai oleh kelompok tertentu, sehingga akses masyarakat terhadap tanah sebagai sumber ekonomi belum merata.

 

Mengacu pada pemikiran ekonom Hernando de Soto melalui konsep akses hukum , Menteri Nusron menekankan bahwa akses terhadap tanah merupakan faktor utama dalam mengentaskan kemiskinan. “Bagaimana seseorang bisa keluar dari kemiskinan jika tidak memiliki akses paling dasar, yaitu tanah,” katanya.

 

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kebijakan yang dijalankan tidak hanya fokus pada pemerataan, tetapi juga menjaga keberlanjutan perekonomian. Oleh karena itu, pemerintah tidak akan menghentikan pelaku usaha besar, namun tetap mendorong kelompok kecil untuk berkembang.

 

“Adil saja tidak cukup, merata saja tidak cukup, kalau tidak ada memasuki ekonomi. Yang kecil harus menjadi besar, dan yang belum punya akses harus diberikan kesempatan,” tambahnya.

 

Kuliah umum yang diikuti secara antusias oleh mahasiswa UNWAHAS ini, juga dihadiri Ketua Umum Yayasan Wahid Hasyim Semarang, Noor Achmad; Rektor Universitas Wahid Hasyim, Helmy Purwanto; Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol, Shamy Ardian; serta Plt. Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Tengah Kartono Agustiyanto beserta jajaran.


baca berita lainnya di google news

Komentar

Tampilkan

BERITA TERBARU LAINNYA