![]() |
| Wakil Bupati Musi Rawas Utara H Junius Wahyudi melakukan penandatanganan Komitmen Anti-Bulliying dan Anti Kekerasn di Sekolah |
MURATARA MSM.COM – Dalam
momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tanggal 2 Mei
2026, dilapangan sepak bola kecamatan
karang jaya Wakil Bupati Musi Rawas Utara (Muratara), H. Junius Wahyudi,
memimpin langsung gerakan penandatanganan komitmen anti-bullying dan
anti-kekerasan di lingkungan satuan pendidikan. Langkah ini merupakan wujud
nyata komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan sekolah yang aman, nyaman,
dan kondusif bagi seluruh peserta didik.
Kegiatan
ini menjadi salah satu agenda utama dalam upaya menciptakan lingkungan
pendidikan yang bebas dari ancaman. Fokus gerakan ini adalah penghapusan segala
bentuk kekerasan, baik fisik, verbal, maupun sosial di lingkungan sekolah.
Dalam
kesempatan tersebut, juga ditekankan pentingnya sinergi yang kuat antara pihak
sekolah dan orang tua, sejalan dengan semangat kolaborasi untuk mencegah
perundungan sejak dini serta membangun hubungan emosional yang kuat sebagai
benteng perlindungan anak.
![]() |
| Wakil Bupati Musi Rawas Utara H Junius Wahyudi melakukan penandatanganan Komitmen Anti-Bulliying dan Anti Kekerasn di Sekolah |
Sebagai simbol janji bersama, Wabup Junius Wahyudi melakukan penandatanganan deklarasi di atas spanduk atau papan khusus. Acara ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Muratara, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kepala sekolah, guru, siswa, serta berbagai unsur masyarakat.
Penandatanganan
ini menegaskan komitmen bersama antara pemerintah, pendidik, dan peserta didik
untuk tegas menolak bullying, rasisme, dan segala bentuk diskriminasi di
sekolah.
Komitmen
ini ditetapkan dengan tujuan utama antara lain:
-
Meningkatkan kesadaran seluruh pihak tentang dampak buruk perundungan bagi
fisik dan mental anak.
-
Mendorong pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Anti-Perundungan di setiap sekolah
untuk penanganan yang cepat dan tepat.
-
Memastikan tidak ada tindakan diskriminatif atau rasis yang dapat menghambat
proses belajar mengajar dan kesejahteraan siswa.
Sebagai
tindak lanjut, diharapkan setiap satuan pendidikan dapat membentuk kelompok
kerja yang berfokus pada pembangunan budaya sekolah yang aman dan nyaman,
sesuai dengan aturan yang berlaku.
Fokus
Utama Hardiknas 2026
Peringatan
Hardiknas tahun ini mengusung tema utama "Pencegahan Kekerasan di Satuan
Pendidikan". Melalui penandatanganan deklarasi ini, Pemerintah Kabupaten
Muratara berharap dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif dan
berkeadilan, sehingga setiap anak dapat belajar dengan tenang, nyaman, dan
berkembang secara optimal.
baca berita lainnya di google news

