![]() |
| Polda Sumsel terus memperkuat kualitas komunikasi publik sebagai bagian dari transformasi Polri Presisi dan dukungan terhadap agenda pembangunan nasional |
PALEMBANG MSM.COM — Polda Sumatera Selatan terus
memperkuat kualitas komunikasi publik sebagai bagian dari transformasi Polri
Presisi dan dukungan terhadap agenda pembangunan nasional. Melalui Bidang
Hubungan Masyarakat, Polda Sumsel menggelar Pelatihan Peningkatan Kemampuan
(Latkatpuan) Fungsi Kehumasan dan Pengembangan Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi (PPID) Satker Polda Sumsel serta Polres jajaran Tahun Anggaran 2026
di Palembang, Selasa, 9 Juni 2026.
Kegiatan
tersebut menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas sumber daya
manusia bidang kehumasan dalam menghadapi dinamika komunikasi publik yang
semakin kompleks di tengah perkembangan teknologi digital, keterbukaan
informasi, dan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap informasi yang cepat,
akurat, serta dapat dipertanggungjawabkan.
Pelatihan
dibuka langsung oleh Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan
Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. dan diikuti oleh Kasubbag
Renmin, operator PPID Satker Polda Sumsel, Kasi Humas Polres jajaran, operator
kehumasan, serta personel yang mengemban fungsi komunikasi publik di lingkungan
Polda Sumsel.
Sebagai
bentuk kolaborasi antara institusi kepolisian dan insan media, kegiatan
tersebut juga menghadirkan praktisi komunikasi dan akademisi, yakni Ketua
Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumatera Selatan Dr. Firdaus Komar,
M.Si., bersama unsur Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Selatan yang
memberikan pembekalan mengenai strategi komunikasi publik modern berbasis
jurnalistik.
Dalam
sambutannya, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan Kombes
Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa fungsi kehumasan saat
ini memiliki peran yang jauh lebih strategis dibandingkan sebelumnya. Humas
tidak lagi hanya berfungsi sebagai penyampai informasi institusi, tetapi
menjadi bagian penting dalam membangun pemahaman, partisipasi, dan kepercayaan
masyarakat terhadap Polri.
“Saat
ini tantangan kita bukan hanya bekerja dengan baik, tetapi juga mampu
menjelaskan kepada masyarakat apa yang telah kita kerjakan serta manfaat yang
dirasakan publik. Informasi yang cepat, akurat, transparan, dan mudah dipahami
menjadi kunci utama dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi
Polri,” ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan Kombes
Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.
Menurutnya,
keberhasilan berbagai program Polri maupun program prioritas pemerintah,
termasuk implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia, sangat bergantung
pada kemampuan institusi dalam mengomunikasikan kebijakan dan hasil kerja
secara efektif kepada masyarakat.
Pelatihan
yang mengusung tema “Pelatihan Peningkatan Keterampilan Penulisan Naskah
Berbasis Jurnalis dalam Membangun Literasi Polda Sumsel dan Jajaran” tersebut
dirancang untuk meningkatkan kompetensi peserta dalam menghasilkan produk
komunikasi publik yang profesional, kredibel, memiliki nilai berita, serta
mampu menjawab kebutuhan informasi masyarakat modern.
Selain
memperkuat keterampilan teknis penulisan jurnalistik, kegiatan ini juga
diarahkan untuk membangun budaya literasi di lingkungan kepolisian sebagai
upaya menghadapi tantangan hoaks, disinformasi, manipulasi informasi digital,
serta berbagai bentuk gangguan informasi yang dapat memengaruhi stabilitas
keamanan dan ketertiban masyarakat.
Dalam
sesi pemaparan materi bertajuk Blueprint Humas Presisi 2026, Ketua Jaringan
Media Siber Indonesia (JMSI) Sumatera Selatan Dr. Firdaus Komar, M.Si.,
menekankan pentingnya perubahan paradigma kehumasan dari pola komunikasi
administratif menuju komunikasi publik yang lebih humanis, relevan, dan
berdampak langsung bagi masyarakat.
baca berita lainnya di google news
