-->

IKLAN

IKLAN

Implementasi Presisi Polri, Polda Sumsel Masifkan Pencegahan Karhutla di Daerah

mediasinarmuratara
07 Juli 2026, 18:19 WIB Last Updated 2026-07-07T11:19:19Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

 

Polda Sumatera Selatan terus memperkuat langkah antisipatif menghadapi potensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) melalui penguatan sinergi lintas sektoral di daerah


OKU TIMUR MSM.COM — Polda Sumatera Selatan terus memperkuat langkah antisipatif menghadapi potensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) melalui penguatan sinergi lintas sektoral di daerah. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen Polri dalam mendukung kebijakan nasional menjaga ketahanan lingkungan, melindungi kesehatan masyarakat, serta memastikan stabilitas keamanan dan kelancaran aktivitas ekonomi selama musim kemarau.

 

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla yang diselenggarakan Polres Ogan Komering Ulu Timur di Aula Wicaksana Laghawa Polres OKU Timur, Selasa (7/7/2026). Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolres OKU Timur AKBP Adik Listiyono, S.I.K., M.H., dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Basarnas, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), instansi terkait, serta para kepala desa se-Kabupaten OKU Timur.

 

Sosialisasi tersebut menjadi forum koordinasi strategis untuk menyamakan langkah seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi potensi Karhutla. Selain membangun kesiapsiagaan, kegiatan juga memperkuat pemahaman mengenai regulasi, penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan, serta pentingnya peran aktif masyarakat dalam melakukan deteksi dini dan pencegahan kebakaran.

 

Dalam kegiatan tersebut, Kabag Ops Polres OKU Timur memaparkan perkembangan titik panas (hotspot) di wilayah Kabupaten OKU Timur sepanjang tahun 2026 sebagai dasar penyusunan langkah mitigasi. Selanjutnya, Kasat Reskrim Polres OKU Timur memberikan penyuluhan mengenai ketentuan hukum yang mengatur tindak pidana pembakaran hutan dan lahan beserta konsekuensi pidana yang dapat dikenakan kepada para pelaku.

 

Pencegahan Karhutla merupakan bagian dari implementasi Program Presisi Polri yang menempatkan perlindungan masyarakat sebagai prioritas utama. Langkah preventif yang dilakukan bersama pemerintah daerah diharapkan mampu mencegah terjadinya bencana kabut asap yang berdampak terhadap kesehatan masyarakat, keselamatan penerbangan, aktivitas pendidikan, produktivitas pertanian, serta pertumbuhan ekonomi daerah.

 

Kapolres OKU Timur AKBP Adik Listiyono, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pencegahan Karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat dan tidak dapat dilakukan oleh aparat semata.

 

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dengan tidak membuka lahan melalui pembakaran. Pencegahan menjadi langkah yang jauh lebih efektif dibandingkan penanganan setelah kebakaran terjadi. Namun apabila ditemukan adanya unsur kesengajaan, Polri akan melakukan penegakan hukum secara tegas sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tegas AKBP Adik Listiyono, S.I.K., M.H.

 

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa kesiapsiagaan menghadapi Karhutla merupakan salah satu bentuk kehadiran negara dalam melindungi masyarakat dari ancaman bencana.

 

“Polda Sumatera Selatan berkomitmen mendukung penuh kebijakan pemerintah dalam pencegahan Karhutla melalui penguatan sinergi bersama pemerintah daerah, TNI, instansi terkait, dan seluruh lapisan masyarakat. Kolaborasi yang kuat akan menjadi kunci menjaga lingkungan, melindungi kesehatan masyarakat, serta mempertahankan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Sumatera Selatan,” ujar Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

 

Polda Sumatera Selatan mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dengan tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan serta segera melaporkan kepada aparat apabila mengetahui adanya potensi kebakaran. Langkah bersama tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga Sumatera Selatan tetap aman, produktif, sehat, dan bebas dari bencana asap, sekaligus mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.


baca berita lainnya di google news

Komentar

Tampilkan

BERITA TERBARU LAINNYA