BANYUASIN MSM.COM — Tim SAR Gabungan yang
dipimpin Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sumatera
Selatan berhasil menemukan dan mengevakuasi jenazah seorang pria yang
sebelumnya dilaporkan hilang di Perairan Tungkal, Kecamatan Pulau Rimau,
Kabupaten Banyuasin. Korban berinisial IN (26), seorang buruh asal Kecamatan
Cililin, Kabupaten Bandung Barat, ditemukan pada Kamis (9/7/2026) sekitar pukul
18.15 WIB di kawasan pintu air Ropi PT Stal, mengakhiri rangkaian operasi
pencarian yang melibatkan berbagai unsur SAR.
Penemuan
korban merupakan hasil kerja terpadu personel Pangkalan Sandar Penuguan
Ditpolairud Polda Sumsel bersama Basarnas Palembang, Polsek Pulau Rimau,
Babinsa Teluk Betung, BPBD Kabupaten Banyuasin, personel TNI AL, pemerintah
setempat, masyarakat, serta keluarga korban yang sejak awal bahu-membahu
melakukan pencarian di sepanjang perairan lokasi kejadian.
Korban
ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di sekitar pintu air Ropi PT Stal.
Selanjutnya, tim gabungan segera melaksanakan proses evakuasi dengan tetap
mengedepankan prosedur keselamatan dan penanganan sesuai standar operasional.
Jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses selanjutnya.
Berdasarkan
hasil pemeriksaan awal di lapangan, korban diduga meninggal dunia akibat
serangan buaya. Meski demikian, kepolisian tetap melakukan pendalaman melalui
pengumpulan keterangan saksi dan pemeriksaan medis guna memastikan penyebab
pasti kematian korban. Hingga saat ini, tidak ditemukan indikasi adanya unsur
tindak pidana dalam peristiwa tersebut.
Peristiwa
ini menjadi pengingat penting akan tingginya risiko aktivitas di kawasan
perairan yang merupakan habitat satwa liar. Polda Sumsel terus berkoordinasi
dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk meningkatkan upaya
mitigasi, edukasi, serta patroli di wilayah-wilayah yang memiliki potensi
ancaman terhadap keselamatan masyarakat.
Kabid
Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.,
menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban serta mengapresiasi kerja
keras seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian.
“Kami
menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban. Polda Sumsel
bersama seluruh unsur Tim SAR Gabungan telah berupaya maksimal dalam proses
pencarian hingga korban berhasil ditemukan. Kami juga mengimbau masyarakat agar
selalu meningkatkan kewaspadaan ketika beraktivitas di kawasan perairan yang
diketahui menjadi habitat satwa liar serta segera melaporkan kepada petugas
apabila menemukan kondisi yang berpotensi membahayakan keselamatan,” ujar Kabid
Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.
Polda
Sumatera Selatan mengajak masyarakat untuk terus mengutamakan keselamatan saat
beraktivitas di wilayah perairan, khususnya di kawasan yang memiliki potensi
keberadaan satwa liar. Sinergi antara masyarakat, pemerintah daerah, dan aparat
keamanan menjadi kunci penting dalam mencegah terjadinya peristiwa serupa serta
menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Sumatera Selatan.
baca berita lainnya di google news
