![]() |
| Kepolisian Daerah Sumatera Selatan terus memperkuat peran institusi dalam membangun karakter generasi muda melalui pendekatan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan budaya digital |
PALEMBANG MSM.COM – Kepolisian
Daerah Sumatera Selatan terus memperkuat peran institusi dalam membangun
karakter generasi muda melalui pendekatan yang adaptif terhadap perkembangan
teknologi dan budaya digital. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pembukaan
Turnamen E-Sport Mobile Legends Kapolda Cup 2026 yang digelar di Auditorium
Lantai 7 Gedung Presisi Mapolda Sumsel, Sabtu (4/7/2026), sebagai bagian dari
rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80.
Pembukaan turnamen dipimpin oleh Wakil Kepala
Kepolisian Daerah Sumatera Selatan Brigadir Jenderal Polisi Rony Samtana,
S.I.K., M.T.C.P., mewakili Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan Inspektur
Jenderal Polisi Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. Kegiatan ini dihadiri
unsur Pejabat Utama Polda Sumsel, panitia pelaksana, komunitas E-Sport,
perwakilan Polres jajaran, organisasi E-Sport, influencer, serta ratusan
peserta yang berasal dari berbagai daerah di Sumatera Selatan.
Turnamen E-Sport Kapolda Cup 2026 diselenggarakan
sebagai wadah pembinaan generasi muda melalui kompetisi yang sehat, sportif,
dan edukatif. Selain menjadi ajang unjuk kemampuan, kompetisi ini juga
diarahkan untuk membangun karakter disiplin, kepemimpinan, kerja sama tim,
kemampuan berpikir strategis, serta pengambilan keputusan secara cepat dan
tepat di bawah tekanan.
Kegiatan ini sejalan dengan transformasi Polri
Presisi yang mengedepankan pendekatan humanis kepada generasi muda, sekaligus
mendukung program pemerintah dalam menciptakan sumber daya manusia Indonesia
yang unggul, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan memiliki daya saing
di era ekonomi digital. Polda Sumsel memandang komunitas E-Sport sebagai mitra
strategis dalam membangun ekosistem digital yang positif, produktif, dan
bertanggung jawab.
Melalui turnamen ini, Polda Sumsel juga memperkuat
komunikasi antara Polri dan komunitas digital sebagai bagian dari strategi
pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat. Kehadiran Polri di tengah
komunitas E-Sport diharapkan mampu mendorong pemanfaatan teknologi secara
positif, mengurangi potensi penyimpangan di ruang digital, serta memperkuat
ketahanan sosial di kalangan generasi muda.
Dalam sambutannya, Wakil Kepala Kepolisian Daerah
Sumatera Selatan Brigadir Jenderal Polisi Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P.,
menegaskan bahwa Polri harus mampu hadir dan memahami perkembangan dunia
generasi muda.
“Polri tidak boleh jauh dari dunia Gen Z dan anak
muda. Kita harus hadir, memahami ruang mereka, serta mengarahkan energi dan
kreativitas mereka kepada kegiatan yang positif, produktif, dan membangun.
Turnamen ini bukan sekadar mencari juara, tetapi menjadi ruang pembinaan
karakter, sportivitas, serta kebersamaan,” ujar Wakil Kepala Kepolisian Daerah
Sumatera Selatan Brigadir Jenderal Polisi Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P.
Ia juga mengingatkan bahwa nilai utama dalam sebuah
kompetisi bukan hanya kemenangan.
“Piala mungkin menjadi simbol kemenangan, tetapi
sikap, integritas, dan sportivitas adalah kehormatan yang akan terus dikenang.
Jadilah juara yang mampu menginspirasi orang lain,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat
Polda Sumatera Selatan Komisaris Besar Polisi Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K.,
M.H., menegaskan bahwa Turnamen E-Sport Kapolda Cup merupakan bagian dari
strategi komunikasi publik Polri dalam membangun kedekatan dengan masyarakat,
khususnya generasi muda.
“Kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir mengikuti
perkembangan zaman, membuka ruang kolaborasi dengan komunitas digital, serta
mendukung lahirnya generasi muda yang kreatif, kompetitif, dan berkarakter.
Pembinaan terhadap generasi muda merupakan investasi jangka panjang untuk
mewujudkan keamanan yang berkelanjutan serta mendukung Indonesia Emas 2045,”
ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan Komisaris Besar
Polisi Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.
baca berita lainnya di google news
