OGAN ILIR MSM.COM — Polda Sumatera Selatan melalui personel BKO
Direktorat Samapta yang tergabung dalam Operasi Aman Nusa II bergerak cepat
menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah titik wilayah hukum
Polsek Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir, Rabu (26/8/2026).
Sebanyak enam personel BKO Dit Samapta Polda Sumsel
diterjunkan untuk melakukan pemadaman sekaligus mencegah api merambat dan
meluas ke wilayah sekitar. Langkah tersebut menjadi bagian dari respons cepat
kepolisian dalam melindungi masyarakat dan lingkungan dari dampak karhutla.
Tim bergerak menuju titik api di kawasan Pulau
Rambutan pada pukul 13.50 WIB. Setelah itu, personel melanjutkan pemadaman di
kawasan Unsri Indralaya pada pukul 13.55 WIB.
Penanganan kemudian dilanjutkan di wilayah Pulau
Semambu pada pukul 14.40 WIB. Tim kembali bergerak melakukan pemadaman di
kawasan Sungai Semambu hingga pukul 17.10 WIB sebagai bagian dari upaya memastikan
titik api dapat dikendalikan.
Direktur Samapta Polda Sumatera Selatan Kombes Pol.
Ridwan Raja Dewa, S.I.K., menegaskan bahwa pengerahan personel BKO merupakan
bentuk kesiapsiagaan Polda Sumsel dalam merespons cepat setiap potensi
karhutla, khususnya di wilayah yang memiliki kerawanan kebakaran.
“Kami terus memantau pergerakan dan kesiapan anggota
di lapangan, khususnya di wilayah-wilayah rawan seperti Indralaya, Pulau
Rambutan, hingga Sungai Semambu. Kecepatan bertindak dan sinergi yang baik
sangat krusial agar api dapat segera dikendalikan sebelum meluas dan
menimbulkan dampak buruk bagi masyarakat,” ujar Kombes Pol. Ridwan Raja Dewa,
S.I.K.
Direktorat Samapta Polda Sumsel bersama jajaran
kewilayahan terus melakukan pemantauan dan memastikan kesiapan personel di
lapangan. Langkah tersebut dilakukan agar setiap laporan maupun temuan titik
api dapat segera direspons melalui upaya pemadaman dan mitigasi sesuai kondisi
di lapangan.
Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol.
Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa Polda Sumsel berkomitmen
memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat sekaligus menjaga
kelestarian lingkungan dari ancaman karhutla.
“Kami memastikan seluruh rangkaian operasi berjalan
maksimal demi memberikan rasa aman kepada masyarakat. Penanganan dilakukan
secara cepat dan terukur dengan mengoptimalkan personel serta sinergi bersama
seluruh unsur terkait,” ujar Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.
Polda Sumsel mengimbau masyarakat dan pihak
korporasi untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, tidak
melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar, serta segera melaporkan apabila
menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi memicu karhutla.
Melalui Operasi Aman Nusa II, Polda Sumsel bersama
jajaran terus memperkuat langkah pencegahan, pemantauan, dan penanganan
karhutla guna mencegah meluasnya kebakaran, melindungi masyarakat, serta
menjaga stabilitas keamanan dan kondisi lingkungan di Sumatera Selatan.
baca berita lainnya di google news
