Rabu, 29 Agustus 2018

Perdana Digelar, Lomba Da'i Anak-Anak Resmi Dibuka

Editor : Andy Afriansyah



MSM.COM - Bupati Musi Rawas Utara HM. Syarif Hidayat melalui Sekretaris Daerah (Sekda) H. Abdullah Makcik membuka secara resmi perlombaan da'i anak-anak putra dan putri tingkat kabupaten Muratara tahun 2018.

Pembukaan ajang yang merupakan pertama kalinya diadakan di Bumi Beselang Serundingan digelar di pondok pesantren Al Mathiriyah, Lawang Agung Kecamatan Rupit. Lomba yang diikuti peserta dari tujuh kecamatan dalan wilayah Kabupaten Muratara akan berlangsung selama 3 hari.

Dalam sambutannya, Sekda mengatakan melalui lomba Da'i ini, merupakan saat yang tepat untuk mempelajari ilmu agama. Sekaligus menimba ilmu bagaimana cara menyampaikannya, agar dakwah yang disampaikan dapat diterima dan lebih cepat dimengerti oleh jemaah.


Kabag Kesra Hoirudin,


"Bagi yang sudah mengusai ilmu agama seperti ilmi fiqih dan lain-lainnya. Sekaranglah saatnya untuk kita sampaikan" ucap H. Abdullah Makcik.

Guna mendukung visi dan misi Bupati - Wakil Bupati Muratara yakni menciptakan dan mewujudkan masyarakat yang bermartabat dan berakhlak mulia. Maka dapat dilakukan dengan memberikan pencerahan agama oleh para da'i. Salah satunya melalui kegiatan majelis taklim, mulai dari tingkat desa hingga kecamatan

Sekda memaparkan, untuk menjadi Ustadz terkenal, tidak cukup hanya satu atau dua hari, melainkan dibutuhkan waktu bertahun-tahun. Seperti para ustadz yang sudah terkenal, embrio mereka berawal dari bawah.

Dimulai dari tahap belajar sampai mereka menyampaikan pesan-pesan keagamaan kepada umat manusia. Proses untuk menuju hingga mereka dikenal luas oleh masyarakat tak cukup satu atau dua tahun.

"Mungkin disini belajar menyampaikan (ceramah) hanya kepada 10 orang audience. Setelah ini bertambah menjadi 20 orang, begitu seterusnya hingga sampai menjadi sejuta umat" kata Sekda.

Dirinya juga berpesan, baik kepada penceramah maupun calon penceramah dalam berdakwah untuk menyampaikan isi dakwah demi kemaslahatan umat, bukan sebaliknya menjadi penceramah yang meresahkan umat apalagi menjadi provokator.

Memberikan pencerahan kepada umat, sehingga bagi yang belum menjalankan syariat dengan benar akan bangkit niat mereka untuk melaksanakannya. Yang sudah taat akan semakin meningkat dalan melaksanakan perintah agama.

Kepada para dewan juri, Sekda meminta dalam menjalankan tugas menilai para peserta lomba da'i anak-anak, kendati harus mengkritik namun bersifat edukasi, dan memberikan sumbang saran kepada peserta. Sehingga nanti akan terlahir para da'i yang memiliki potensi dalam bidang mubaligh dan menguasai etika dalam menyampaikan ceramah.

Acara pembukaan lomba Da'i anak-anak, selain dihadiri Sekda juga dihadiri Kabag Kesra Hoirudin, Kassubag Agama Muzamil, Kassubag Humas Indrayani, para Kepala OPD, dan tamu undangan lainnya. (MJ)
Share:

Postingan Populer

Arsip Blog