Sabtu, 27 Oktober 2018

Hadapi MTQ Tingkat Kabupaten dan Provinsi, LPTQ Muratara Gelar Pelatihan




RAWASULU MSM.COM – Guna persiapan menghadapi dua event besar Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kabupaten dan provinsi, sebanyak 25 dewan hakim dan 10 Panitra se Kabupaten Muratara mengikuti pelatihan dan pembinaan, Sabtu (27/10).

Pelatihan dan pembinaan yang diselenggarakan oleh Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) dipusatkan di Pondok Pesantren Tazakka Kelurahan Pasar Surulangun Kecamatan Rawas Ulu.



Hadir dalam pembukaan pelatihan dan pembinaan tersebut, diantaranya Ketua LPTQ Kabupaten Muratara Habibullah Lubis melalui Sekretaris Ustad Selamat Tulepri, Pembina LPTQ Ustad Zulkarnain, Kabag Kesra melalui Malaka, Sekretaris Umum LPTQ provinsi Sumatera Selatan, Muhamad  M. Nur, dan ketua Dewan Hakim Provinsi Sumsel, Sulaiman M. Nur.

“Pelatihan dan pembinaan ini sebagai bentuk pengkaderisasian dewan hakim. Mengingat pada Januari 2019 mendatang, akan digelar MTQ tingkat Kabupaten Muratara yang akan dilaksanakan di Kecamatan Nibung” jelas Ketua LPTQ Muratara Habibullah Lubis, melalui Sekretarisnya Ustad Selamat Tulepri.

Selain MTQ tingkat Kabupaten Muratara, pada Juni 2019 juga akan digelar MTQ tingkat Provinsi Sumatera Selatan. Sebagai tuan rumah, sudah seharusnya mempersiapkan diri sebelum berlangsungnya event akbar tersebut.

“Kaderisasi itu penting, karena antara Kabupaten Muratara dan Kota Lubuk Linggau pelaksanaan MTQ berbarengan. Jadi bibit – bibit potensial dan memang layak untuk dijadikan dewan hakim kita rekrut dan diberi pelatihan” jelasnya.

Ia mengatakan, dengan adanya pelatihan dan pembinaan ini diharapkan menjadikan dewan hakim semakin profesional dalam menjalankan tugas. Sebab, pemateri yang dihadirkan merupakan orang yang sangat profesional di bidangnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Hakim Provinsi Sumsel, Sulaiman M Nur memberikan apresiasi dengan diselenggarakan pelatihan dan pembinaan dewan hakim di Kabupaten Muratara.

“Pada hakekatnya (pelatihan dan pembinaan. Red) untuk memperkuat keberadaan LPTQ serta memperkuat keinginan Kabupaten Muratara untuk menjadi tuan rumah MTQ tingkat provinsi tahun 2019 mendatang” jelasnya.

Lebih jauh dikatakan Sulaiman, untuk meraih prestasi ditingkat provinsi menjadi tanggung jawab para dewan hakim dalam menilai setiap peserta dari masing – masing kecamatan.

Dewan hakim dituntut untuk memiliki kemampuan menilai secara teliti peserta – peserta mana saja yang layak menjadi juara MTQ tingkat Kabupaten Muratara, untuk kemudian menjadi wakil Kabupaten Muratara pada MTQ tingkat Provinsi.

“Setiap kabupaten/kota ingin menampilkan para kafilah terbaik mereka. Makanya melalui pembinaan ini diharapkan para dewan hakim semakin profesional yang mampu menilai dan menyeleksi peserta untuk mewakili kabupaten Muratara ditingkat provinsi” tukasnya. (MJ)
Share:

Postingan Populer

Arsip Blog