Jumat, 30 November 2018

Bunda Lia Ajak Generasi Milenial Cegah Kenakalan Remaja # Sampaikan Materi Reproduksi



MURATARA MSM. COM-  Ketua tim Penggerak PKK Kabupaten Musi Rawas Utara, Ny. Lia Mustika Syarif memberikan materi pengetahuan tentang reproduksi dihadapan ratusan peserta advokasi dan Kie Kesehatan reproduksi bagi remaja sekolah, Kamis (29/11)

Dikatakan Bunda Lia Mustika Syarif, pengetahuan tentang reproduksi sejak dini sangat penting, sebagai suatu proses kehidupan manusia dalam menghasilkan keturunan yang baik.

Sambung Bunda Lia, dengan adanya materi reproduksi sejak dini, anak-anak muda usia remaja tidak larut dalam pacaran yang menghasilkan seks bebas dan kenakalan remaja lainnya.

"Jadi buat generasi milenial Kita boleh gaul, kita gak gaptek, tapi untuk kenakalan remaja hindari,"ungkapnya kemarin.

Ditambahkannya dengan pengetahuan reproduksi ini tadi, anak-anak remaja dapat tau resiko dari kelahiran yang tidak diharapkan. Sebab ada tanggung jawab baik dengan diri sendiri maupun dengan yang Maha Kuasa.

Dengan tau reproduksi sejak dini tadi, artinya anak anak remaja dapat tau usia matang ketika menikah dan nantinya setelah menikah mereka dapat keturunan yang sesuai dan matang dalam rumah tangga.

"Sebab apabila terjadi kenakalan remaja, semisal free seks ketika sudah terjadi yang remaja putri bisa jadi frustasi, tidak menerima kejadian yang ada, dan ini tidak baik, makanya harus dihindari kenakalan anak remaja, matanglah dalam berfikir, bertindak, terus belajar untuk hal-hal yang positif,"ajaknya.

Bunda Lia juga mengajak anak-anak untuk bercerita dengan para orang tua setiap perkembangan yang dialaminya dan orang tua juga harus aktif memberikan masukan kepada anak-anak untuk hal-hal yang positif.

Tak lupa Bunda Lia juga mengajak para orang tua untuk menanamkan nilai-nilai agama, sehingga mereka dalam bertindak ada batasannya.

"Insya Allah dengan ilmu dan iman generasi kita menjadi generasi sehat yang berprestasi dan membangun Kabupaten yang kita cintai ini,"ungkapnya.

Lanjut Bunda Lia, adanya sosialisasi ini juga turut menekan Angka kematian ibu dan bayi, karena penyebab AKI dan AKB adalah pernikahan dini dan kehamilan yang tidak diinginkan.

"Kemarin ibu ibu bidannya kita sosialisasi kali ini para remajanya, jadi menyentuh semua AKI dan AKB dapat diminimalisir sesuai harapan kita 2019 bebas AKI dan AKB,"tutupnya. (MJ)
Share:

Kamis, 29 November 2018

Lahirkan Generasi Sehat, B2PKB lakukan Sosialisasi



MURATARA MSM. COM- Badan Pengedalian Penduduk & Keluarga Berencana (B2PKB) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) menyelengarakan advokasi dan KIE kesehatan repreduksi bagi remaja dan anak sekolah.

Sosialisasi bertujuan agar siswa siswi sebelum memasuki masuk masa depan sehat jasmani dan rohani terutama organ reproduksi,  karena putra putri ini harapan bangsa.

"Jika kondisi sekarang rusak,  maka akan melahirkan anak yang cacat. "Kata B2PKB Ir Ilyas, kemarin

Sambungnya,  Sesuai dengan nyanyian mars Keluarga Berencana (KB) melahirkan putra putri yang baik. Tidak hanya itu, reproduktif ini haruslah dimulai dari rumah,  lingkungan pembinaan.

Sisi lain,  Bupati Muratara H M Syarif Hidayat melalui Sekda H Abdullah Makcik menyampaikan, salah satu visi misi Muratara meciptakan masyarakat yang sehat.

"Sehat,  apabila organ tubuh kita berfungsi secara optimal,  termasuk alat reproduksi,"katanya

Lanjut Sekda,  Manusia diciptakan sesempurnanya.  Coba kita bayakan jika mata kita diletakan di kening. Sangat tidak bagus,  begitupun dengan alat reproduksi.

Ditambahnya, oleh karena itu gunakan dengan baik.  Misalkan tangan,  gunakan hal hal yang baik,  ambil wudhu.  Jngan menulis hal yang hoax.

Dikatakan sekda,  Banyak hal yang merusak generasi,  semisalkan adanya free seks,  media sosial. ada juga LGBT,  drug.

"saya masih SD dulu,  jika ingin jemput anak gadis orang izin dengan orang tuanya.  Makanya pada saat itu free seks tidak terjadi. Namun sekarang sudah berbedah.  Harapnnya dengan ada kegiatan ini menjadi pembelajaran sehingga tidak menjadi free seks,"jelasnya

Maka dari itu,  karakter dan akhlak harus dibentuk, kita lakukan hal hal yang positif,  agar tidak merusak masa depan kita.(MJ/Hamkam)
Share:

Sudartoni : Ketua Baperjakat yang Usulkan ke Bupati Hasran Akwa : Kebijakan Diambil Harus Propisional




MURATARA MSM. COM -Kepala BKP-SDM Kabupaten Muratara, Sudartoni mengatakan yang harus mengusulkan calon penjabat sekda ke pak bupati adalah, ketua baperjakat yaitu pak  Abdullah mancik sekda  kita sekarang menimal lima hari sebelum ia pensiun, Rabu 28/11 /2018.


"Menimal tiga orang yang harus di usulkan ke Bupati H syarif hidayat ,lalu  usulan  tiga nama itu akan kita mintak persetujuan  pak gubernur, setelah mendapat persetujuan  kita akan   melakukan pelantikan penjabat sekda tersebut," ungkap Sudartoni kepada wartawan koran ini.

Kalau pak sekda belum mengusulkan tiga nama itu menjelang lima hari iya pensiun pak  bupati yang memintak pak sekda untuk mengusulkan.

Dengan  persaratan  sedang menduduki eselon dua sesuai PP NO 3, untuk setok kita banyak yang sudah memenuhi persaratan

Harapan saya peribadi ketua baperjakat bisa mengusulkan orang orang yang  paham,  tatanan pemerintah dan sosial budaya di Musi Rawas Utara sehinga sekda bisa menjembatani eksekutif dan legislatif dalam pembahasan angaran bekerja dalam  timwok,,  bisa beradaptasi dengan seluruh elemen termasuk media, ungkap nya.


Terpisah anggota DPRD Muratara, Hasran Akwa anggota komisi I
Kita mengingikan yang akan menduduki kursi Sekda itu paham kondisi masyarakat Muratara.

"Karena masyarakat Muratara, beda dengan masyarakat daerah lain selain itu paham kondisi skpd yang ada dan kepemerintahan," ungkapnya.


Selain itu, harus mempunyai kualitas dan kampuan yang mempuni, sehinggga kebijakan yang diambil tidak berdampak dan merugikan masyarakat.

"Kebijakan yang diambil harus propisinal, jangan sampai ada kepentingan politik dan pribadi," ujarnya.
Sebab, karena Sekda merupakan pusat dipemerintahan.(Hamkam)
Share:

Hadiri Maulid, 400 Masyarakat Kuto Tanjung Penuhi Masjid Al Amin



KUTO TANJUNG MSM. COM- Pengajian peringatan Maulud Nabi Muhammad SAW di desa Kuto Tanjung Kecamatan Ulu Rawas Kabupaten Musi Rawas Utara membludak, setidaknya ada 400 jemaah penuhi  Masjid Al Amin, Rabu (28/11)

Antusias warga ini dikarenakan kecintaan masyarakat desa Kuto Tanjung kepada Nabi Muhammad SAW. Dan tentunya menambah hangatnya suasana keimanan masyarakat desa Kuto Tanjung dengan hadirnya ustad kondang Bumi Silampari, Ustad Fahrurozi yang juga putra daerah Kabupaten Musi Rawas Utara.

Camat Ulu Rawas, Mukhtaredi menyampaikan pengajian Maulid di desa Kuto Tanjung luar biasa, hampir warga hadir dalam kegiatan ini. Baik dari orang tua, pemuda desa, karang tarunanya, perangkat desa, Kepala KUA, Mahipal, Sag dan juga anak-anaknya.

Mukhtaredi mengungkapkan, pengajian Maulud Nabi ini digelar di Kecamatan Ulu Rawas setiap desa. Dengan mengundang Ustad dari luar.

"Sebelumnya kita di desa Napalicin dengan hadirnya Ustad Inayah, desa Sosokan, Ustad Zamzami, Kelurahan Muara Kulam langsung, Kepala KUA, Ustad Mahipal dan desa Kuto Tanjung dengan hadirnya ustad kita Fahrurozi,begitu juga dengan desa lainnya,"ucap Mukhtaredi kemarin.

Lanjut Mukhtaredi, dengan hadirnya Ustad Fahrurozi dapat membuka kembali pengetahuan tentang Islam. Tentang panutan umat Islam yakni Nabi Muhammad SAW sebagai suri tauladan umat.

Diyakini Mukhtaredi dengan meneladani Nabi Muhammad SAW, di kehidupan sehari-hari akan terciptanya masyarakat Madani di kecamatan Ulu Rawas.

"Harapan kita semua, Ulu Rawas menjadi kecamatan yang religius, pengajiannya aktif, kehidupannya rukun, gotong royong terjaga, Insya Allah kita dapat mencotoh kota Madinah yang Madani,"harapnya.

Sementara itu, Ustad Fahrurozi menyampaikan dalam suka cita perayaan maulid Nabi, esensinya mengingat misi dan mengikuti risalah yang dibawa Rasulullah.

Dikatakannya tujuan utama peringatan maulud Nabi Muhammad SAW adalah memberi kabar gembira dan peringatan. Yang kedua yakni mengajarkan ketauhidan dan yang ketiga menyempurnakan akhlak manusia.

Dikatakannya Rasulullah SAW memberikan kabar gembira bagi orang-orang yang beriman kepada Allah SWT, serta pengikutnya.

"Rosululloh juga mengingatkan kepada umat kepada manusia yang berbuat kejahatan kemusyrikan dan kemaksiatan agar menghentikan perbuatan-perbuatan yang terlarang,"ingatnya.

Dan dalam mengajarkan ketauhidan Rasulullah mengajarkan untuk mengesahkan Allah SWT dan memberantas kemusyrikan yang dilakukan masyarakat Mekkah pada saat itu.

Hal ini dijelaskan dalam Al Qur'an Surat Al Anbiya Ayat  25 dan Kami tidak mengutus seorang Rasul pun sebelum engkau melainkan Kami wahyukan kepadanya bahwa tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Aku, maka sembahlah Aku," ungkap Ustad Fahrurozi.

Lanjut Ustad Fahrurozi dalam hal menyempurnakan akhlak manusia yakni Rosululloh SAW diutus oleh Allah SWT untuk menyempurnakan dan memperbaiki akhlak umat manusia sekaligus sebagai contoh teladan yang baik.

"Hal ini sebagaimanq Firman Allah SWT dalam Alquran Surat Al Ahzab ayat 21, yakni Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri tauladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (Rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat  dan dia banyak menyebut Allah,"tutup Ustad Fahrurozi. (ZIL)
Share:

Rabu, 28 November 2018

Warga Keluhkan Jalan Rusak di Desa BM II




MURATARA MSM. COM - Kondisi jalan yang berlobang dan terdapat genangan air dijalan Desa Beringin Makmur (BM II) menuju dusun Bukit Hijau banyak dikeluhkan oleh warga sekitar.

Pasalnya, kondisi jalan yang telah dibangun aspal beberapa puluh tahun lalu telah mengalami kerusakan dan hingga kini belum juga mendapatkan rehab pembangunan.

Sementara kondisi jalan saat ini menjadi momok tersendiri bagi pengendara yang melewatinya, selain tidak adanya penerangan jalan dan tidak ratanya jalan membuat banyak pengendara mengalami kecelakaan tunggal ketika melewati jalan tersebut khususnya saat malam hari.

"Karena jalan rusak, sudah ada pengendara yang mengalami kecelakaan tunggal saat pengendara roda dua melintas dan terjebak diantara lobang yang tergenang air," kata Suherman (43) warga setempat, Kemarin.

Ia memohon agar pihak terkait memperbaiki jalan tersebut. "Jika semakin lama mendapatkan perhatian pemerintah untuk diperbaiki maka akan memperburuk kondisi sepanjang badan jalan," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Muratara, Erdius Lantang melalui Kabid Bina Marga Heru, mengatakan ditahun 2019 ada pengerjaan pembangunan di BM II.

Menurut ia, untuk penyususnan anggaran induk tahun 2019 pihak telah menganggarkan pembangunan di BM II dan juga BM I Kecamatan Rawas Ilir. Dimana saat ini usulan tersebut masih dalam evaluasi oleh pemerintah Provinsi.

"Insya Allah bisa ditangani untuk jalan BM II tahun 2019. Karena sudah masuk dalam perencanaan pembangunan," katanya singkat.(Hamkam)
Share:

Hadapi Dua Even Bergengsi, Dispora Gelar Training Center # TC Diikuti 20 Atlet Dari Berbagai Cabang



MURATARA - Guna menghadapi dua even penting, yakni perhelatan olahraga tingkat Kabupaten Musi Rawas Utara dan tingkat Provinsi Sumatera Selatan, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) menggelar Training Center (TC) atau pemusatan latihan.

TC yang diikuti sebanyak 20 atlet dari berbagai cabang olahraga, digelar selama satu minggu. Kegiatan TC sendiri antara lain cabang olahraga renang, atletik dan pencak silat. TC dipusatkan di Kelurahan Muara Rupit Kecamatan Rupit.



Kepala Dispora Kabupaten Muratara, Erwin Abd. Karim melalui salah satu staf bidang olahraga, Arif menjelaskan bahwa TC yang diadakan pihak Dispora guna untuk menghadapi dua even bergengsi tersebut, dan memantapkan skill untuk menjadi atlet yang handal.

“TC yang kita lakukan untuk meningkatkan kualitas sekaligus membentuk atlet yang handal yang nantinya akan berlaga pada kejuaraan tingkat provinsi” jelas Arif.

Dengan digelarnya TC ini, sambung Arif, atlet dari berbagai cabang olahraga dapat tampil lebih maksimal. Sehingga dapat mampu meraih prestasi yang membanggakan dan mengharumkan nama kabupaten Muratara. (MJ/ADV)

Share:

Senin, 26 November 2018

Disperi Muratara Adakan Sosialisasi Permajaan Kelapa Sawit





MURATARA MSM. COM- Sosialisasi permajaan kelapa sawit kegiatan pembangunan sdm dan sarana prasarana tahun 2018. Oleh Dinas pertanian dan perikanan (Disperi) Kabupaten Muratara.


Kepala Disperi Kabupaten Muratara, Ir. Suhardiman mengatakan kegiatan sosialisasi ini sebagai informasi kepada pertani kepala sawit bahwa ditahun 2019 mendatang ada bantuan 25 juta perhetar.
Dengan tujuan untuk membantu masyarakat melakukan pembangunan kebut kelapa sawit berkelanjutan sesuai harapan masyrakat dan dapat meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat.


Selain itu, sumber dana berasal dari badan pengelolahan dana perkebunan kelapa sawit, melalui kerja sama dirjenbut dengan bantuan hibah dana pembangunan kelapa sawit.

"Sebanyak 25 juta perhektar. Dan apabila dana tersebut diangap tidak cukup dalam rangka pembangunan kelapa sawit. Maka peserta peremajaan dapat melakukan peminjaman dana melalui perbangkan atau uang kas kud serta uang pribadi petani," beber Suhardiman.

Perlu dikatahui, perserta diikuti 50 orang mulai dari kepala opd, kades, petani, Camat dan ktua KUD yang wilayahnya memiliki tanaman kelapa sawit diwilayah Muratara.

Selain itu, sebagai informasi Kabupaten Muratara memiliki luas perkebunan kelapa sawit rakyat 12.409,20 ha dengan produksi 107.471,10 ton.

"Maratara saat ini mendapatkan kouta peremajaan 1.100 ha rencana lokasi yang akan diremajakan di ex. Plasma pt dendy marker indah lestari pada pengusulan peremajaan tahun 2019 . kud pakar maur mengusulkan lahan 900 ha. Dan kelompok tani pautan hidup desa," pungkasnya.


Sementara itu, Bupati Muratara, H Syarif Hidayat mengatakan kegiatan ini sangat baik sekali bagi komuditi petani sawit."Komuditi kelapa sawit ini sangat diminati masyarakat Muratara," ungkapnya.
Selanjutnya, memang masyarakat di Muratara para petani mencapai 80 persen. Hal ini sangat mendorong perekonomian rakyat. Saya himban. Manfaatkan bantuan sesuai aturan serta kualitas tanaman sawit," pungkasnya. (Hamkam)
Share:

6 Nama Untuk Duduki Plt Kursi Sekda Muratara



MURATARA MSM. COM - Menjelang akan habisnya masa jabatan Seketaris Daerah (Sekda), Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), kini kursi struktur tertinggi dipemerintahan tersebut mulai menjadi incaran.

Bahkan isu yang mencuat dan ramai diperbincangkan ada 6 nama yang sering didengar dalam pembicaraan yang diprediksi untuk menduduki Plt tersebut.

Nama nama-nama tersebut, pertama H. Syamsu Anwar, kepala Disperindakop Muratara, Asisten III Sekda Muratara, Alwi Roham, Ir. Suhardiman Kepala Dinas Pertanian Muratara,  Sudartoni Kepala BKD-SDM Muratara, Erwin Syarif Kepala Bappeda Muratara dan H. Al-ha Warizmi Kepala Dinas Perhubungan Muratara.

Dari 6 nama tersebut diantaranya ada nama yang paling kuat diperbincangkan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muratara, yakni H. Syamsu Anwar dan Alwiroham.

Berdasarkan  keterangan dari seorang warga Rantau Jaya, Kecamatan Karang Jaya, Mudrika (40) mengatakan bahwa menurut ia kemungkinan yang akan diusulkan oleh H. Syamsu Anwar.

Hal itu dirinya katakan bukan tanpa alasan, mengingat beliau salah satu orang yang mempunyai peran dan memenuhi syarat untuk diangkat menjadi Plt Sekda Muratara.

"Bahkan bupati sendiri H.M Syarif Hidayat mengenal dan salah seorang kepercayaan dalam menjalankan roda pemerintahan dimasa kepemimpinanya," ungkapnya.

Terpisah seorang tokoh Pemuda Muratara Taufik Said yang juga anggota Pemuda Pancasila, mengatakan mengenai pergantian posisi jabatan Sekda Kabupaten Muratara juga menjadi perhatian dirinya.

Menurut ia, jabatan sekda adalah jabatan yang penting dalam Struktur organisasi pemerintah daerah. "Jika yang di posisi tersebut salah orang maka menjalankan roda pemerintahan juga akan tidak seimbang," katanya.

Untuk dirinya, hanya dapat berharap dari nama-nama yang sering mencuat dikalangan masyarakat siapa yang mendapat amanah tersebut dapat menjalankan roda pemerintahan dengan baik dan program pro rakyat. (Hamkam)
Share:

Minggu, 25 November 2018

Tutup LKS Ke 2, Sekjen PP Sampaikan Pesan Bupati




MURATARA MSM. COM-  Sekjen Pemuda Pancasila Kabupaten Musi Rawas Utara, Indrayani menutup Latihan Kepemimpinan Siswa kedua yang digelar IKA LKS Muratara bertempat di komplek ruko jalan lintas Sumatera, samping Black Coffe, Sabtu (24/11)

Dihadapan 99 siswa SMA/SMK se Kabupaten Musi Rawas Utara, Indrayani yang mewakili  pemerintahan menyampaikan Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara sangat mendukung kegiatan yang positif untuk anak muda.

Ungkap Indrayani, apalagi kegiatan latihan kepemimpinan siswa, artinya sejak dini pelajar di Kabupaten Muratara dididik dan dilatih untuk menjadi pemimpin masa depan Kabupaten Muratara.

"Bupati sampaikan kegiatan ini positif, pemerintah mendukung penuh, generasi penerus harus disetiapkan sejak dini,"ungkapnya kemarin.

Disampaikan Indrayani yang juga Kasubag Media dan Pemberitaan, selepas latihan ini, diharapkan mereka-mereka yang ada ini (peserta.red) terus memotivasi diri agar latihan selama tiga hari ini berbekas di sanubari.

Selain itu juga, peserta pelatihan ini nanti setelah kembali ke sekolah masing-masing agar terus menghidupkan kegiatan kepemudaannya di sekolah masing-masing.

Lanjutnya hidupkanlah kegiatan sekolah yang positif baik itu dalam lingkup OSIS maupun Rohis. Sebab para pemimpin di Indonesia ini terlahir dan terbentuk dalam kegiatan kepemudaan maupun organisasi semacamnya.

"Tak usah jauh-jauh, Bupati kita sangat aktif dalam berorganisasi, beliau alumni HMI, pak Sekda kita juga seperti itu, Insya Allah ini menjadi semangat kita bersama kedepannya dalam membangun Kabupaten Muratara,"harapnya.

Tak hanya itu, Indrayani mengajak para peserta untuk menjadi corong pembangunan di setiap daerah masing-masing.

Sekembali kerumah, banyak kegiatan yang juga bisa dilakukan yakni aktif dalam kegiatan karang taruna dan memberikan saran dan masukan setiap permasalahan warga yang ada.

Salah satunya, kegiatan yang baik yakni menghidupkan gotong royong di lingkungan yang ada sebagai pengejawantahan nilai-nilai Pancasila.

"Harus aktif semua kita harus peka terhadap lingkungan kita,"ajaknya.

Indrayani juga mengajak anak-anak muda calon pemimpin Muratara untuk mendukung pembangunan yang brilian yang menjadi terobosan baru bagi Kabupaten Muratara bahkan Sumsel.

Salah satunya baru- baru ini Bupati telah meresmikan tempat atau panti suku anak dalam memanusiakan manusia disana di didik dibina untuk menjadi anak yang baik dan terdidik dan terbina

"Tidak ada di Indonesia yang seperti itu cuma ada di Muratara kemudian program pak Bupati dan wakil bupati mengirimkan santri k pesantren k pulau Jawa untuk tahfiz Al-Qur'an, kegiatan mencetak generasi bangsa yang agamis dan terdidik tentunya,"tutup Indrayani. (ZIL)
Share:

Cinta Rosul, Berharap Ulu Rawas Jadi "Kota Santri"




ULU RAWAS MSM. COM-  Pengajian Akbar di Kecamatan Ulu Rawas terus digelar, salah satunya momen memperingati hari maulid Nabi, ratusan masyarakat Ulu Rawas mengikuti pengajian maulid nabi di Masjid Annur, Kelurahan Muara Kulam kemarin

Kali ini Kepala KUA Kecamatan Ulu Rawas, Mahipal menyampaikan tausiyahnya kepada umat pentingnya cinta Allah dan cinta Rosul.

Dikatakan Mahipal kecintaan terhadap Allah dan Rasulnya harus dilaksanakan dengan menjalani perintahNYA dan menjauhi semua laranganNYA.

"Ayo buktikan kecintaan kita terhadap hari kelahiran Nabi dengan kegiatan -kegiatan yang Islami,"ajak Ustad Mahipal, Sag kemarin.

Lanjut Mahipal, kegiatan yang sudah digalakkan oleh Camat melahirkan pengajian bulanan sangatlah positif, setidaknya dengan mendengarkan tausiyah setiap bulannya menjadi pengingat di kala iman sedang turun.

Dikatakan Mahipal, perjuangan Rosul dalam membesarkan umat hingga ke Ulu Rawas harus dicontoh artinya iman harus terus ditingkatkan.

Tentunya umat harus saling mengingatkan, saling mengajak dalam hal kebaikan, yakni menghidupkan suasana keagamaan di lingkungan keluarga.

"Apabila suasana keislaman terasa di keluarga kita masing-masing, Insya Allah bukan tidak mungkin Ulu Rawas menjadi kota santri, kecamatan yang agamis,"harapnya.

Sementara itu Camat Ulu Rawas, Mukhtaredi mengatakan momen peringatan hari besar Islam harus terus diperingati setiap tahunnya.

Kecintaan Rosul tidak hanya dipusatkan di Kelurahan Muara Kulam saja, namun di desa lain Sosokan, dan desa Napalicin.

Di kedua desa serupa sama, yang hadir berjubel, masyarakat tak bosan dalam mengikuti pengajian dalam suasana silaturrahmi antar desa.

"Kita berharap kedepannya Ulu Rawas agamis Ulu Rawas religius,"harap Mukhtaredi.(ZIL)
Share:

Bupati Kunjungi Korban Kebakaran di Batu Gajah



MURATARA MSM. COM- Bupati Kabupaten Musi Rawas Utara, (Muratara) H. Syarif Hidayat peduli terhadap warganya yang terkena musibah.
Bersama Kepala OPD dan jajarannya mengunjungi rumah Sasli Rais warga Desa Batu Gajah Kecamatan Rupit yang merupakan korban kebakaran, Sabtu (24/11)

Masih menggunakan baju safari usai menghadiri rapat paripurna di kantor DPRD Muratara , Bupati langsung ke desa Batu Gajah.

Orang nomer satu di Bumi Berselang Serundingan ini menelusuri jembatan gantung dan menyapa warga setempat hingga ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Di TKP Bupati melihat kondisi rumah pasca kebakaran Kamis lalu, H. Syarif Hidayat menunjukkan empatinya dengan berbicara dengan sang empunya rumah.

H. Syarif Hidayat mendengarkan kronologis kejadian dari Sasli Rais, dan menyatakan turut berduka atas musibah yang ada.
Dia juga memberikan support moral dan bantuan secara pribadi ke Sasli Rais sebagai bentuk meringankan bebannya.

Bupati juga memastikan Organisasi Perangkat Daerah terkait sudah menjalankan tupoksinya, yakni adanya bantuan dari Dinas Sosial dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Muratara.

" Alhamdulillah secara cepat tim kita bergerak saat kejadian dengan memberikan bantuan makanan untuk Keluarga korban,"ungkap H.Syarif Hidayat,kemarin.

H. Syarif Hidayat menyampaikan sebagai umat muslim bersaudara, umat muslim merupakan ibarat satu tubuh, apabila ada yang sakit tentunya merasakan sakit juga.
Apalagi ungkapnya sebagai pemimpin harus tau dan merasakan beban yang diterima warganya ketika mengalami musibah.

"Tentunya dengan kedatangan kesini setidaknya membuat keluarga korban kembali bangkit ketika mengalami musibah yang ada,"katanya.
Terkait adanya kebakaran ini, H. Syarif Hidayat menghimbau kepada masyarakat untuk menjaga rumah dari bahaya kebakaran.

Yakni memastikan alat peraga masak sudah mati betul, dan juga apabila rumah ditinggal untuk dititipkan dengan keluarga terdekat.

"Kita cegah terhadap bahaya kebakaran yang ada, Insya Allah terhindar dari bahaya,"ajaknya.

Sementara itu Sekda Muratara, H. Abdullah Makcik, melalui Kabag Humas dan Protokol Nawawi didampingi Kasubag Media dan Pemberitaan, Indrayani membenarkan Bupati mengunjungi kebakaran di desa Batu Gajah.

"Bupati usai rapat langsung ke TKP, beliau peduli dengan warganya,"ungkap Indrayani.

Lanjut Indrayani kebakaran terjadi Kamis(22/11) lalu, penyebab kebakaran dialami rumah korban Sahlin Rais dikarenakan konsleting listrik. (Hamkam)
Share:

Tekan AKI dan AKB, Ketua PKK Minta Bidan Rajin Sambangi Warga



LUBUKLINGGAU MSM. COM- Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Musi Rawas Utara, Ny. Lia Mustika Syarif meminta bidan maupun tenaga kesehatan untuk rajin turun ke lapangan dalam menyambangi warga memberikan penyuluhan pentingnya menjaga kesehatan ibu, bayi maupun anak  dalam upaya menekan angka kematian ibu dan angka kematian bayi di Kabupaten Musi Rawas Utara.

Pesan ini disampaikan Ny. Lia Mustika Syarif ini saat menyampaikan materi pada pertemuan kedua audit maternal peringatan bertempat di balroom hotel Dewinda lantai 2, Jumat (23/11)

Menurut Ny. Lia Mustika Syarif turun ke warga sampaikan tenaga kesehatan ada di tengah-tengah masyarakat.

Masyarakat jangan takut untuk melahirkan dan menjaga kesehatan selama kehamilan, tenaga kesehatan siap melayani masyarakat dengan baik dengan keilmuan yang dimiliki.

"Kalian (bidan.red)  adalah pengayom masyarakat, ajak masyarakat berbudaya sehat,"ajaknya.

Mengapa begitu? Beberapa kasus kematian bayi dan anak disebabkan masih awamnya masyarakat tentang kesehatan ibu dan bayinya.

Dan biasanya juga masih ada masyarakat yang diajak program kelahiran namun ada ketidakmauan  nanti dari orang tuanya maupun keluarganya atau istilahnya pamali.

"Nah ini perlu peran kita, turun ke lapangan adakan penyuluhan,"ungkapnya.

Dikatakannya sampaikan kepada masyarakat peran gerakan sayang ibu, suami siaga dan juga program perencanaan persalinan dan pencegahan komplikasi (P4K).

Ditambahkannya hal ini bisa dilakukan, semisal di Kecamatan Karang Jaya ada 48 bidan, hal itu dibagi dua ada yang stand by ada yang turun kelapangan.

"Insya Allah kita targetkan nol ditahun depan angkat kematian ibu dan bayi maupun anak ini, tahun ini Alhamdulillah ada penurunan dari tahun 2017 48 kasus sekarang 17kasus, saya kasih aplouse ke kawan-kawan semua,"utaranya.

Sambung Ny Lia Mustika Syarif, ajak tokoh masyarakat dan tokoh agama dalam hal menjelaskan untuk turunkan angka kematian ibu dan bayi maupun anak.

Dan juga dia tidak lupa mengingatkan tim penggerak PKK tingkat kecamatan untuk ikut aktif juga dalam kesehatan ibu, bayi maupun anak.

"Peran PKK juga penting dalam program ini, sentuh para ibu-ibunya sampaikan kesehatan penting untuk dijaga sejak dini,"ungkapnya.

Sementara itu, pemerintahan dari kecamatan siap mendukung gerakan sayang ibu, anak dan bayi ini.

Di Rawas Ilir, semisal Ferdi Ridwan mengungkapkan siap membantu keluhan bidan-bidan mengenai masih tidak aktifnya para kades dalam memberikan dukungan gerakan sayang ibu dan anak maupun bayi.

"Kami dukung nanti akan saya sampaikan kepada pak camat hasil pertemuan ini, untuk dikumpulkan para kades diberikan himbauan upaya kita dalam menekan aki maupun AKB ini,"ucapnya.

Di Kecamatan Ulu Rawas sendiri, Nurkholish menyampaikan kecamatan memberikan ruang kepada bidan maupun Kepala UPTD Puskesmas untuk sosialisasi di lapangan.

"Kita ada kegiatan senam bersama, kita ada kegiatan pengajian Akbar bulanan, nanti kita beri ruang untuk sampaikan pesan kesehatan, begitu juga pak camat kita rajin turun ke bawah setiap usai shalat subuh sambang warga untuk menyampaikan program-program pemerintah kita, nanti diselipkan juga pesan program sayang ibu bapak siaga dan sebagainya, kita siap bangkit secara bersama,"jelasnya.(ZIL)
Share:

Jumat, 23 November 2018

Dinas Kearsipan Sumsel Lakukan Monitoring di DPK Muratara





MUARA RUPIT MSM.COM - Dinas Kearsipan Provinsi Sumatera Selatan, Kamis (22/11) mendatangi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kabupaten Musi Rawas Utara, guna melakukan monitoring dan evaluasi.

MS.ST Faesol, Arsiparis Ahli Madya Provinsi Sumsel menyampaikan evaluasi dan monitoring dilakukan terkait masalah kearsipan di lingkungan pemerintah daerah dalam wilayah provinsi Sumatera Selatan.

Dari evaluasi  yang dilakukan, sambungnya, dapat ditarik beberapa kesimpulan, apa saja yang menjadi kendala dalam pelaksanaan kegiatan pengarsipan pada daerah - daerah yang didatangi timnya, khususnya kabupaten Muratara.

"Kami dapat melihat secara langsung hambatan - hambatan kearsipan di Kabupaten/Kota yang akan kami bawa dan bahas ditingkat nasional" katanya.

Dia menyebut, dari hasil monitoring yang dilakukan. Selanjutnya pihaknya akan membentuk tim. Tim itulah yang akan membahas berbagai hambatan yang ditemui selama monitoring.

"Makanya, dalam monitoring ini ada sistem skor. Dengan kategori kurang, sedang, dan baik"ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah, Ralin Jupri mengungkapkan rasa gembiranya atas monitoring yang dilakukan Dinas Kearsipan Provinsi.

Sebab, melalui monitoring dan evaluasi pihaknya dapat menuangkan hambatan dan kekurangan yang ada di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Muratara.

"Berbagai kendala dan kekurangan yang ada selama ini, mudah - mudahan kedepan dapat terpenuhi" pungkasnya. (MJ).
Share:

Camat Nilai Pengawasan Partisipatif Jadikan Masyarakat Cerdas Memilih




ULU RAWAS MSM. COM- Camat Ulu Rawas, Mukhtaredi mendukung kegiatan sosialisasi pengawasan partisipasi pemilu 2019 yang digelar Panwaslu Kecamatan Ulu Rawas bertempat di aula Kantor Camat Ulu Rawas, Kamis (22/11)

Menurut Mukhtaredi dengan adanya sosialisasi ini tentunya dapat meningkatkan jumlah masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya pada pileg 2019 dan Pilpres 2019 ini nanti.

Mengapa begitu? Sebab partisipatif masyarakat dalam mengawasi setiap tahapan pemilu menjadikan masyarakat peka dalam menggunakan hak pilih.

Masyarakat menurutnya dapat memilih betul siapa calon legislatif maupun presiden yang layak untuk dipilih kedepannya.

Dikatakan Mukhtaredi,  Membangun kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat tersebut merupakan kunci berhasil terselenggaranya pileg dan pilpres khususnya di Kecamatan Ulu Rawas.

Dia juga mengajak masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya dalam pemilu 2019 ini, sebagai wujud terselenggaranya masyarakat yang demokratis di Kecamatan Ulu Rawas.

Lanjut Mukhtaredi, dengan pemilu 2019 ini dia mengajak masyarakat untuk menjaga kerukunan antar warga. Meskipun beda pilihan tali silaturrahmi tetap dijaga.

"Persatuan kita tetap kita jaga, meski di tahun pemilu ini,"utaranya.

Mukhtaredi yakin kondusifitas keamanan di kecamatan Ulu Rawas tetap terjaga selama tahapan pemilu 2019 ini.

Sementara itu, Ketua Panwaslu Kecamatan Ulu Rawas, Meri Handi dalam paparan materi menyampaikan, pengawasan partisipatif yang dimaksud ialah melibatkan masyarakat untuk menjadi manusia aktif memantau sekaligus mengawasi setiap tahapan pemilu yang berlangsung dalam lingkungannya.

Dikatakannya, untuk setiap potensi kecurangan atau pelanggaran yang terjadi, masyarakat secara aktif memiliki jalur langsung dengan pihak berwenang baik kepolisian maupun Panwas itu sendiri agar laporannya segera ditindak lanjuti.

"Jalur langsung dimaksud dapat memanfaatkan sistem komunikasi dan informasi agar efektif dan efisien," terang Meri Handi.(ZIL)
Share:

Ulu Rawas Dukung Upaya Penekanan AKI dan AKB




ULU RAWAS MSM. COM-. Pemerintah Kecamatan Ulu Rawas mendukung program nasional penekanan angka kematian ibu (AKI) dan angka Kematian Bayi dalam upaya penilaian Indikator IPM Kabupaten.

Dukungan ini dibuktikan Camat Ulu Rawas, Mukhtaredi mengutus salah seorang staf Kecamatan, Nurkholish mengikuti pertemuan audit maternal perinatal (AMP) tingkat Kabupaten Musi Rawas Utara tahun 2018 bertempat di aula Hotel Dewinda.

"Ya kita sangat mendukung sekali kegiatan ini,  masyarakat harus cerdas dengan kesehatannya, saya kirim saudara Nurkholis untuk hadir mengingat saya ada acara Bawaslu dan pak Sekcam menghadiri bimteks tata naskah dinas,"utaranya.

Selain itu di kecamatan sendiri, sinergisitas bersama UPTD Puskesmas  sangat solid. Beberapa kali sharing kegiatan.

Salah satunya yakni kegiatan olahraga bersama masyarakat di halaman kantor Camat dengan memberikan pelayanan kesehatan gratis.

Lanjutnya dia juga sudah mendengar berbagai upaya memang telah dilakukan untuk menurunkan kematian ibu, bayi baru lahir, bayi dan balita.

Sambungnya mulai dari penempatan bidan di desa, pemberdayaan keluarga dan masyarakat (buku KIA dan P4K), pembenahan fasilitas Puskesmas.

"Alhamdulillah Puskesmas kita sudah hampir jadi, bagus sekali bangunannya Insya Allah dapat maksimal memberikan pelayanan,"utaranya.

Apalagi ungkapnya kedepannya jalan dan jembatan akan dibangun sehingga akses ke Muara Kulam dapat baik, pelayanan kesehatan dapat meningkat.

"kita selalu sampaikan kegiatan maupun program ditengah-tengah masyarakat, "katanya.

Sementara itu, Kepala UPTD Puskesmas Muara Kulam, Nely Haryanti mengungkapkan sinergisitas antara Puskesmas dan Kecamatan sudah terselenggara dengan baik.

"Beberapa kali rapat kita menggunakan tempat di Kantor Camat, kegiatan menyentuh masyarakat juga dilaksanakan secara bersama-sama,"katanya.

Sambungnya kedepannya dia mengajak Camat dan lainnya untuk coffe/teh morning unsur Tripika yang ada bersama anggota DPRD perwakilan Ulu Rawas.


" Insya Allah kita mulai untuk yang baik, membenahi Kecamatan Ulu Rawas dengan pelayanan yang maksimal,"ungkapnya.(ZIL)
Share:

Rabu, 21 November 2018

DLHP Muratara Gelar Rapat Konsultasi Publik





MURATARA MSM.COM- Rapat Konsultasi publik guna mendapatkan dukungan dari seluruh stakeholder baik pemerintah desa dan kecamatan, tokoh masyarakat, pemangku adat dan masyarakat terkait kegiatan PT Agro Muara Rupit (AMR) digelar oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) Kabupaten Muratara bersama pihak PT AMR.

Rapat konsultasi publik yang dihadiri oleh Kepala DLHP, H Alfirmansyah, Camat, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, konsultan dan pemrakasa berlangsung di ruang rapat kantor DLHP Kelurahan Muara Rupit Kecamatan Rupit, Rabu (21/11).

Kepala DLHP H Alfirmansyah menjelaskan, kegiatan PT AMR di kabupaten Muratara menurut rencana meliputi lima kecamatan yakni kecamatan Rawas Ulu, Nibung, Rawas Ilir, Rupit dan kecamatan Karang Dapo dengan luas area sekitar 17.813,2 Hektar.

Dengan lokasi yang tersebar dilima kecamatan, pihak perusahaan sudah melengkapi dokumen baik Amdal, UPL maupun UKL. Sejauh ini sudah dua segmen yang telah selesai. Namun, berdasarkan koordinasi maka satu perusahaan yang komoditasnya sama bisa digabungkan menjadi hanya satu dokumen.

"Agar lebih efektif dan efisien serta mempermudah dalam pengawasan maka empat segmen digabung menjadi satu. Nanti dokumen UKL, UPL maupun Amdal itu ditarik dan dibuat dokumen baru" jelasnya. (MJ)
Share:

Bupati Tekankan Tata Naskah Dinas Terus Diperbaiki #Wujudkan Pemerintahan Yang Handal




MURATARA MSM. COM- Bupati Musi Rawas Utara, H. Syarif Hidayat meminta pejabat hingga ke bawahannya untuk memperbaiki tata naskah dinas sebagai wujud menciptakan Pemerintahan Kabupaten Musi Rawas Utara yang good government, hal ini diungkapkannya dalam pembukaan asistensi penyusunan dan penerapan tata naskah dinas yang digelar Bagian Organisasi Tata Laksana di ballroom Hotel Abadi, Rabu (21/11)

Dikatakannya sebagai Daerah Otonomi Baru, harus sejak dini tata naskah dinas disusun, sebagai dasar dalam pembenahan administrasi negara.

Hal ini tidaklah sulit, sebab Kabupaten Musi Rawas Utaranya saja yang baru namun para pejabat maupun ASN nya sudah terlatih di daerah asalnya.

"Kita harus mapan dalam administrasi sehingga sekecil apapun kesalahan dapat segera diperbaiki,"ungkapnya kemarin.

Lanjut H.Syarif Hidayat dengan adanya asistensi ini tadi diisi oleh dua pemateri yang memang ahli, diharapkan para peserta untuk menghayati, mempelajari dan mempraktekkan tata naskah dinas yang sudah baku dan benar.

Mengapa begitu? Suami Ny. Lia Mustika Syarif menceritakan pengalaman nya dalam menjabat selama birokrasi, sebagai ASN yang memulai dari karir bawah sangat mengerti keinginan pimpinan.

Tentunya bukan asal bapak senang, namun ada prestasi dan juga perbaikan birokrasi di jajaran pemerintahan di kala itu.

Dikatakannya,  penguatan administrasi tadi menunjukkan di tingkatan bawah itu berjalan dengan baik dan kuat, sehingga pimpinan sendiri akan baik dan pemerintahan berjalan dengan baik.

Dia mengibaratkan hasilnya dari administrasi yang baik itu seperti nasi yang pulen dan enak, sehingga pimpinan pun ketika croscek kesalahan sudah tidak ada lagi.

"Saya mencontohkan ada yang naik ke saya, tidak salah-salah di parafnya sampai lima kali, namun masih banyak yang salah, tentunya ini harus diperbaiki,"ungkapnya.

Dia meminta Kasubag maupun Kasi yang ada untuk mengawasi betul surat menyurat yang ada, teliti betul sesuai aturan yang ada.

"Ayo bekerja dengan baik,dengan ikhlas agar pemerintahan juga berjalan dengan baik,"ajaknya.

Sementara itu Sekda Muratara, H.Abdullah Makcik melalui Kabag Ortala Setda Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara, H. Suryadi mengatakan kegiatan asisten tata naskah dinas ini diselenggarakan selama tiga hari.

Dikatakannya para peserta diikuti 43 dari Organisasi Perangkat Daerah, mereka akan diajari materi dasar dan penyusunan tata naskah dinas hingga praktek dalam menyusun tata naskah dinas yang baik.

"Kita harapkan tahun 2019 ini tata naskah dinas kita sudah terselenggara dengan baik, saya yakin dikarenakan pemateri yang kita undang memang sangat menguasai akan hal-hal tata naskah dinas,"ungkapnya.(ZIL)
Share:

Selasa, 20 November 2018

PKB Ditingkatkan, Masyarakat Ulu Rawas Sehat





PALEMBANG MSM. COM- Selama dua hari, mulai 18 hingga 20 November 2018. Kepala UPTD Puskesmas Muara Kulam Kecamatan Ulu Rawas Kabupaten Muratara Nelly Haryanti mengikuti pertemuan evaluasi pelaksanaan kegiatan Pelayanan Kesehatan Bergerak (PKB).

Pada pertemuan evaluasi PKB wilayah Sumatera Selatan yang dilaksanakan di Hotel The Zuri, sebagai perwakilan dari Muratara dirinya mengupas tuntas pelaksanaan PKB di Kecamatan Ulu Rawas.

Menurut Nelly,  pelayanan kesehatan bergerak di wilayah kerjanya sudah terlaksana dengan baik. Salah satu contohnya pelaksanakan kegiatan tim kesehatan di Trans Suku Anak Dalam.

Sambungnya kegiatan ini menyita waktu dan tenaga mengingat harus menyeberangi sungai Cinau untuk menuju lokasi. namun tidak mematahkan semangat tim kesehatan untuk memberikan pelayanan kesehatan.

"Alhamdulillah teman-teman tetap semangat, kita pun dapat memberikan pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah tersebut dengan maksimal,"utaranya.

Disampaikannya dalam kegiatan yang ada, pihaknya melaksanakan penguatan pelayanan kesehatan dan juga meningkatkan pemberdayaan masyarakat.

Sebut Nely sapaan akrabnya agar terwujudnya paradigma sehat dari masyarakat itu sendiri, Dan terlaksananya program Indonesia sehat dan pendekatan keluarga (PIS-PK)

"Artinya tim pelayanan kesehatan bergerak mendatangi setiap keluarga agar masyarakat akan semakin peduli untuk menjaga kesehatannya,"ungkap Nely kemarin.

Sambung Nely dengan upaya pelayanan kesehatan bergerak dia meminta peran aktif lintas sektoral dalam mendukung kegiatan ini.

Begitu juga terpenuhi dokter spesialis di daerah, obat-obatan yang lengkap dalam menunjang terlaksananya pelaksanaan kesehatan dasar yang akan menjadi tolak ukur kinerja pemerintah daerah.

"Ini amanat Permenkes Nomor 39 tahun2016 tentang pedoman penyelenggara program Indonesia sehat dengan pendekatan keluarga dan Permenkes Nomor 43 tahun 2016 tentang standar pelayanan minimal, mari kita laksanakan dengan baik di daerah, Ulu Rawas Sehat, Muratara Bangkit,"harapnya.(ZIL)
Share:

Senin, 19 November 2018

Wabup Safari Insfratruktur Pembangunan




MURATARA MSM. COM- Wakil Bupati Musi Rawas Utara (Muratara), H. Devi Suhartoni saat melakukan safari insfratruktur pembangunan belum lama ini di Kecamatan Karang Jaya, menemukan pembangunan jalan yang baru selesai dikerjakan telah mengalami kerusakan.

Temuan tersebut di Desa Terusan menuju desa Sukamenang pembangunan jalan cor beton sebagian yang sudah selesai tersebut ada yang mengalami kerusakan pecah.




Berkaitan hal itu, H. Devi Suhartoni menghimbau kepada Kontraktor yang mengerjakan pembanguban jalan cor benton tersebut untuk memperbaiki. "Kami minta kontraktor Muratara, agar pengerjaan pembanguban jalan yang berkualitas dan bagus. Serta menjaga kualitas pembangunannya," ujar Putra terbaik Dari Kecamatan Rawas Ilir.

Selain itu, dirinya menghimbau pada Dinas PU-PR Kabupaten Muratara agar melaksanakan pengawasan dalam pekerjaan agar kualitas pekerjaan pembangunan bisa dirasakan oleh Masyarakat.

Diterangkan, anggaran yang digelontorkan oleh pemerintah Pusat, benar-benar memberikan hasil yang baik dan manfaat bagi masyarakat sehingga mendorong kemajuan bagi Kabupaten Muratara.

"Dalam pembangunan insfratruktru ini masih banyak daerah-daerah lain yang membutuhkan. Seperti akses jalan menuju desa Pauh dan daerah lainya," imbuh ia.

Sedangkan, Kabid Dinas PU-BM, Heru Vais saat dikonfirmasi melalui via telpon tidak dapat memberikan keterangan lantara dirinya juga tidak mengetahui.

"Dan kami akan meninjau terlebih dahulu. Jika benar akan kami akan cari siapa kontraktornya," kata Heru sambil membela jika pekerjaan tersebut bukan dirinya sebagai PPTK-nya. (Hamkam)
Share:

Bhabinkamtibmas Ulu Rawas Rutin Sambangi Desa Sampaikan Pesan Kamtibnas






ULURAWAS MSM. COM-Bhabinkamtibmas Ulu Rawas, Aiptu Anton Andriono rutin menyambangi desa dalam upaya preventif mencegah tindak kejahatan di wilayah hukum Kecamatan Ulu Rawas.

Hal ini dapat terlihat dalam beberapa hari yang lalu, Aiptu Anton Andriono mengecek keberadaan siskamling di desa Napalicin dan juga anjang sana di desa Sosokan begitu juga hadir dalam kegiatan pengajian Akbar bersama Camat Ulu Rawas, Mukhtaredi dalam mendampingi kehadiran ustad kondang Zamzami dari Kota Lubuklinggau.

"Kegiatan sambang desa ini rutin saya lakukan, untuk bercengkrama dengan warga pentingnya menjaga Kamtibmas,"utaranya Jumat (16/11)

Sambung Aiptu Anton Andriono, saat bercengkerama dengan warga dan kepala desa serta perangkat desanya selalu disampaikan pengaktifan kembali siskampling di setiap desa.

Dikatakannya pentingnya siskampling merupakan upaya bersama dalam meningkatkan sistem keamanan dan ketertiban masyarakat dengan mengutamakann upaya-upaya pencegahan dan menangkal bentuk-bentuk ancaman gangguan Kamtibmas.

Lanjutnya kesadaran masyarakat akan pentingnya di bidang keamanan dan ketertiban sangat perlu  guna menumbuhkan sikap mental, kepekaan dan daya tanggap setiap warga masyarakat dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban di setiap lingkungan desa.

"Siskamling merupakansalah satu model polisi masyarakat,  menciptakan keamanan dan ketertiban setiap waktu dengan asas gotong royong, jadi ini penting karena gotong royong warisan luhur kita,"ungkapnya.

Ditambahkannya, dalam pengaktifan siskampling, selain jaga di pos dia mengajak warga juga untuk berkeliling desa dalam menjaga keamanan desa.

Bentuknya, dalam penjagaan pos dijaga beberapa orang dan bergiliran yang lain menjaga keamanan desa dengan berkeliling rumah warga. Sehingga cepat terpantau apabila ada kegiatan yang mencurigakan.

"Kalau sudah terpantau tentunya pihak kepolisian juga dapat siap bergerak seketika mendapat informasi gangguan-gangguan keamanan, saya selalu titipkan nomor handphone agar mereka bisa cepat koordinasi dengan saya,"katanya.

Selain siskamling, Aiptu Anton Andriono selalu menyampaikan pesan -pesan kepada warga untuk menjaga keluarga dari tindak kejahatan yang bisa merusak diri sendiri dan nama baik keluarga.

Dia menyampaikan isi kegiatan positif, jauhi penggunaan narkoba, minuman keras yang dapat memancing tindak kejahatan lainnnya.

"Kepada anak-anak muda saya sampaikan seperti itu, mereka komunikatif Alhamdulillah kegiatan mereka diisi dengan berolahraga,"utaranya.

Sementara itu Camat Ulu Rawas, Mukhtaredi menyampaikan respon positif karena babinkamtibmas Ulu Rawas aktif dalam berbagai kegiatan dan anjang sana.

Dia menyampaikan sangat betul peran keamanan dimulai dari warga agar mencitapkan suasana kondusif di Kecamatan Ulu Rawas.

"Alhamdulillah kita selalu komunikasi antar unsur Tripika dalam menjalankan tugas, saya juga diberbagai kesempatan selalu menyampaikan jaga keamanan lingkungan, isi kegiatan yang positif dengan semangat gotong royong,"ajaknya.(ZIL)
Share:

Syiar Agama Islam di Ulu Rawas Terus menggema #Undang Ustad Kondang Zamzami



ULURAWAS MSM. COM- Pemerintah Kecamatan Ulu Rawas kembali menggelar pengajian Akbar untuk kedua kalinya di masjid Al-Mukminin desa Sosokan, Kecamatan Ulu Rawas Kabupaten Musi Rawas Utara, Jumat (16/11)

Untuk terus menggairahkan dan menghidupkan syiar agama Islam di desa-desa, Pemerintah Kecamatan Ulu Rawas bersama perangkat desa Sosokan, mengundang ustad kondang dari Kota Lubuklinggau, yakni Ustad Zamzami.

Camat ulu Rawas, Mukhtaredi menyampaikan majelis taklim Akbar ini terus digaungkan di desa desa setiap bulannya.

Suami Ny. Hartati ini mengajak masyarakat untuk berlomba-lomba dalam berbuat kebaikan. Yakni setiap pelaksanaan pengajian Akbar harus ada peningkatan dari jumlah yang hadir.

"Alhamdulillah hari ini, lebih baik dalam kegiatannya dan kita harapkan bulan depan lebih ditingkatkan lagi,"ucap Mukhtaredi menyampaikan sambutan kemarin.

Lanjut Mukhtaredi, harapannya sebagai Camat, dari desa terbinanya keluarga yang Islami dalam mewujudkan masyarakat  Ulu Rawas yang agamis.

Sambung Mukhtaredi harapan itu tak lain sesuai visi misi Bupati dan Wakil Bupati dalam membangkitkan Muratara dengan berbagai kegiatan.


"Untuk bangkit kuncinya agama dan ilmu,  ini yang akan kita gelorakan terus menerus, begitu juga tali silaturrahmi terus ditingkatkan antar desa,"utaranya

Sementara itu Kades Sosokan, Sagiman mengungkapkan desanya sangat mendukung sekali program kegiatan yang dicanangkan Camat.

Saking senangnya pihaknya yang mendapat jadual pengajian Akbar putar otak untuk menarik pembicara dari luar.

"Terpikirla ustad Zamzami, kita kontak dan Alhamdulillah beliau berkenan untuk meluangkan waktunya memberikann tausiyah di desa kita,"ungkapnya.

Sementara itu Ustad Zamzami mengungkapkan pengajian bulan ini bertepatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Tentunya, dia meminta masyarakat Ulu Rawas untuk menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai suri tauladan agar masyarakat Ulu Rawas terwujud masyarakat madani.

Untuk itu Ustad Zamzami mengajak masyarakat Ulu Rawas untuk terus berpedoman dengan Al Qur'an dan Al hadist  dalam setiap langkah kehidupannya.

"Maulid Nabi Muhammad diperingati seantero dunia, tentunya peringatan tadi lebih mengingat kan kita lagi baginda Nabi Muhammad  SAW agar menjadi tauladan kita sehari-sehari," ucapnya.(ZIL)
Share:

Kamis, 15 November 2018

Pelantikan Pengurus KTNA Masa Bakti 2018-2023 Bupati Harapkan Peran Serta KTNA dalam Memanfaatkan Lahan Tidur



MURATARA MSM.COM  -  Bupati Muratara HM Syarif Hidayat melantik Pengurus Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) masa  bakti 2018 – 2023, di Aula Siti Rahma RM Sederhana Kelurahan Muara Rupit Kecamatan Rupit, Kamis (15/11).

Acara yang digelar oleh Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Muratara tersebut juga dirangkai dengan kegiatan sosialisasi Pemanfaatan Produktivitas Lahan Tidur. Selain Bupati Muratara, hadir pula Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Ir Suhardiman.




Kepala BKPSDM Sudartoni, Inspektorat Romsul Panani, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Ketua KTNA Provinsi Sumatera Selatan diwakili sekretaris H. Maryati Redho, para Kepala Desa dan tamu undangan lainnya.
Pelantikan pengurus KTNA diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Selanjutnya Bupati Muratara melantik pengurus KTNA Kabupaten Muratara untuk masa bakti 2018-2023.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Muratara, mengucapkan selamat dan sukses atas dilantiknya pengurus Kelompok Tani  Nelayan Andalan (KTNA) yang baru” ucap HM Syarif Hidayat.
Dikatakan Bupati, antara KTNA dan pemerintah harus bersinergi dalam menghadapi tantangan pengembangan pertanian dan menggiatkan kembali sektor pangan melalui pemanfaatan lahan tidur untuk kesejahteraan masyarakat.



Di Kabupaten Muratara, sektor pertanian, perkebunan dan perikanan merupakan tulang punggung perekonomian. Hal itu karena mayoritas penduduk di Bumi Beselang Serundingan merupakan petani. Dedikasi yang tinggi dari pengurus KTNA, sambung Bupati, diketiga sektor tersebut tentu menjadi tolak ukur dalam peningkatan perekonomian petani  dan neyalan.

“Saya berkeyakinan, dengan semangat baru serta inovasi baru dari pengurus KTNA. Akan mampu membuat perekonomian petani dan nelayan di Kabupaten Muratara menjadi lebih baik lagi” harap Bupati.



Dikatakan Bupati, kehadiran KTNA akan memberi kemajuan serta diharapkan mampu menciptakan program  yang inovatif dalam bidang pertanian. Sebab sektor pertanian membutuhkan inovasi yang kreatif dalam usaha meningkatkan hasil pertanian.

KTNA diminta tidak hanya memberikan bantuan – bantuan pertanian saja, tetapi harus mampu menstabilkan harga pasar. Sebab, apabila harga stabil, maka kesejahteraan petanipun meningkat.

Dijelaskan orang nomor satu di Kabupaten termuda di Sumsel ini, Kabupaten Muratara masih memiliki lahan tidur yang cukup luas. Tercatat ada sekitar 1.981 hektar lebih yang tersebar di 7 kecamatan.
Untuk menggarap lahan yang cukup luas tersebut, tentu dibutuhkan petani yang memiliki kemampuan dibidang pertanian dan perkebunan. Untuk itu, dirinya berharap kepada pengurus KTNA yang baru untuk menjadi kader – kader dan mitra pemerintah dalam mewujudkan Muratara swasembada pangan di Bumi Beselang Serundingan.

“Saya berharap, seluruh lapisan masyarakat baik pemerintah daerah, organisasi maupun stakeholder untuk selalu bekerjasama dan bersinergi dalam membuat program dan terobosan baru dalam menjaga produktivitas pertanian” kata HM Syarif Hidayat.

Sementara itu, Ketua KTNA Sumsel melalui Sekretaris H. Maryati Redho mengungkapkan terima kasihnya kepada Pemkab Muratara yang telah melantik pengurus KTNA masa bakti 2018-2023. “Selamat kepada pengurus KTNA yang baru dilantik. Semoga menjadi lebih baik” ucap H Maryati Redho. (MJ/Hamkam)
Share:

Ketua WKI Minta Serahkan KUA-PPAS *BAPEDDATidak memenuhi Tahapan DPRD dirugikan




MURATARA MSM.COM-  Kepala Bapedda Muratara tidak memenuhi tahapan  menyerahkan KUA-PPAS ke DPRD.

Hal ini disampaikan Muzanni firdaus selaku ketua wira karya indonesia (WKI) kemarin pembahasan APBD Tahun 2019  tentang tata kelola pengelolaan anggaran. Hal ini menunjukan ketidak patuhan Pemkab Muratara melaksanakan mandat Peraturan Menteri Dalam Negeri 13/2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah, Berdasarkan Permendagri 13/2006 dan regulasi terbaru bahwa pemerintah muratara sudah harus menyampaikan KUA-PPAS ke DPRD untuk dibahas bersama dan ditetapkan melalui Nota Kesepakatan antara Pemda dan DPRD, selambat-lambatnya pada pertengahan bulan Juni tahun anggaran perencanaan. KUA-PPAS berfungsi sebagai dokumen untuk pembicaraan pendahuluan APBD.

"Dalam konteks penyusunan APBD tahun 2019, seharusnya Pemerintah Daerah sudah selesai menyusun KUA-PPAS, dan menyerahkan kedua dokumen tersebut kepada DPRD," ujar Muzani kepada wartawan koran ini.

Akibatnnya, lanjutnya waktu pembahasan KUA-PPAS telat. DPRD dirugikan karena tidak  memiliki waktu yang cukup untuk mengkritisi dan melakukan kontrol pada penyusunan anggaran yang dibuat oleh Pemda. Idealnya, pembahasan KUA-PPAS dilaksanakan bersama antara Pemerintah Muratara dan DPRD selama satu bulan dengan komposisi masing-masing dokumen selama dua mingu.

Tidak memenuhi tahapan bappeda menyerahkan KUA-PPAS ke DPRD juga akan berimplikasi pada keterlambatan waktu penyusunan RKA SKPD dan RAPBD. Implikasinya, SKPD hanya menyalin RKA tahun sebelumnya dan merubah pagu anggarannya tanpa menyesuaikan prioritas pembangunan. Kualitas pembahasan RAPBD buruk, dan penetapan APBD akan tergesa-gesa tanpa memperhatikan prioritas pembangunan, nilai keadilan, dan kepatutan. Karena Pemda mengejar insentif Kemenkeu kepada daerah yang menetapkan APBD tepat waktu.

"Untuk menjaga kualitas perencanaan anggaran daerah Muraratara, kita minta
Pemerintah Daerah Muratara segera menyelesaikan dokumen KUA-PPAS pada bulan ini dan segera menyerahkannya kepada DPRD untuk dibahas bersama," ungkapnya.

Selanjutnya, DPRD harus berani menuntut Pemerintah Daerah tepat waktu menyerahkan KUA-PPAS, agar DPRD memiliki waktu yang memadai untuk menjalankan kontrol dalam perencanaan anggaran.Pemerintah Pusat, dalam hal ini Kementerian Keuangan dan Kementerian Dalam Negeri memberikan reward kepada pemerintah daerah yang berhasil menyampaikan KUA-PPAS tahun 2018tepat pada waktunya. Karena, KUA-PPAS adalah embrio APBD yang dirujuk dalam penyusunan APBD. misalnya, Pemerintah Pusat memberikan insentif bagi pemerintah daerah yang tepat waktu menyerahkan KUA-PPAS ke DPRD. (Hamkam)
Share:

Rabu, 14 November 2018

Tak Kuat Menahan Arus, Dam Parit di Dusun IV Lubuk Kemang Ambruk





RAWASULU MSM. COM-Diduga akibat tak mampu menahan derasnya arus, dam parit di Dusun IV Desa Lubuk Kemang Kecamatan Rawas Ulu Kabupaten Musi Rawas Utara ambruk.

Padahal dam parit yang berfungsi mengairi areal persawahan di wilayah Desa Lubuk Kemang tersebut, baru selesai pengerjaannya.

Ambruknya dam parit yang menelan dana ratusan juta itu, pertama kali diketahui oleh wartawan MSM.COM berdasarkan informasi dari warga. Setibanya dilokasi, benar saja dam parit yang dibangun secara swakelola tersebut telah ambruk. (ZIL)
Share:

Dinas Pertanian dan Perikanan Sukses Gelar Lomba Gemarikan




MUARA RUPIT MSM.COM - Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Musi Rawas Utara sukses menggelar lomba Gemar Makan Ikan (Gemarikan). Acara yang mengusung tema "Ragam Menu Masakan Ikan untuk Kesehatan dan Kesejahteraan Masyarakat" berlangsung di RM Sederhana Kecamatan Rupit, Rabu (14/11).

Selain Bupati Muratara, HM Syarif Hidayat hadir pula dalam kegiatan tersebut Ketua TP PKK Ny. Lia Mustika Syarif, Sekda Muratara H Abdullah Makcik, Kepala Dinas Pertanian Ir Suhardiman, Kabag Humas Nawawi Yusuf, Ketua DPRD Efriansyah.



Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa gerakan memasyarakatkan untuk mengonsumsi ikan perlu disosialisasikan kepada masyarakat. Baik secara individu maupun kolektif dengan tujuan untuk membangun kesadaran gemar mengonsumsi ikan.

Gemar mengonsumsi ikan, sambung orang nomor satu di Bumi Beselang Serundingan, sangat bermanfaat bagi  kesehatan. Sebab kandungan protein ikan lebih awet dan tidak mudah rusak. Selain itu juga, ikan mengandung omega tiga yang sangat baik untuk peningkatan gizi.




Ditambahkan Bupati, Indonesia menargetkan konsumsi ikan pada tahun 2019 sebesar 54 kg perkapita. Sedangkan konsumsi ikan di masyarakat Kabupaten Muratara pada tahun 2017, berdasarkan Susnan, baru berkisar 38 kg perkapita pertahun.

"Peningkatan konsumsi ikan dapat diupayakan, salah satunya dengan melakukan pendekatan kepada ibu - ibu rumah tangga. Sebab, ibu rumah tangga memegang peran penting dalam memilih dan mengolah bahan makanan yang akan disajikan untuk santapan keluarga" jelas HM Syarif Hidayat.

Bupati menjelaskan, kegiatan lomba masak serba ikan tingkat Kabupaten  Muratara merupakan agenda tahunan Dinas Pertanian dan Perikanan bekerjasama dengan TP PKK yang dilaksanakan secara berjenjang mulai dari tingkat kecamatan hingga ke tingkat provinsi.
Bupati berharap, melalui kegiatan ini peserta dapat memberikan variasi olahan ikan yang lebih beragam kepada masyarakat. "Sehingga meningkatkan minat masyarakat untuk mengonsumsi ikan sebagai menu keluarga sehari - hari" kata Bupati.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Ir Suhardiman melalui Kabid Perikanan Hj. Rita Yanti SP menyampaikan, tujuan utama digelarnya lomba, untuk mensosialisasikan gemar mengkonsumsi ikan kepada masyarakat, khususnya masyarakat di Bumi Beselang Serundingan. (MJ/Hamkam).
Share:

Kreasi Makanan Kekinian, Ulu Rawas Raih Juara 1 Lomba Gemarikan




MURATARA MSM. COM- Tim Penggerak PKK Kecamatan Ulu Rawas raih juara 1 dalam lomba gemar makan ikan (gemarikan) ragam menu masakan ikan untuk kesejahteraan masyarakat yang dihelat di aula Siti Rahma Rumah Makan Sederhana Kecamatan Rupit Kabupaten Muratara, Rabu (14/11)

Lomba tingkat Kabupaten Muratara yang dilaksanakan Dinas Pertanian bekerjasama dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten Muratara menampilkan masakan serba ikan dari masing-masing kecamatan. Dipilih 5 terbaik menempatkan Ulu Rawas peringkat pertama. Posisi kedua diraih Kecamatan Karang Jaya dengan posisi ketiga Kecamatan Rawas Ulu.

Ketua Tim Juri, Kadarisman mengungkapkan dalam era kekinian penilaian dari sajian makanan, Ulu Rawas simple dan juga bergizi.

Tentunya dalam penyajian untuk keluarga sehat, untuk merangsang anak-anak menikmati santap ikan sangat perlu berkreasi dan inovasi dalam membuat makanan.

GM Hotel Abadi ini mencotohkan ikan warna warni untuk menu balita, dengan bentuk muka bayi, ada kumisnya dan payungnya tentunya ini merangsang anak untuk makan.

"Semuanya bagus, untuk Ulu Rawas ada nilai plusnya kreasi makanannya kekinian, jadi anak-anak maupun dalam keluarga akan lahap makan makanan yang ada, apalagi kandungan gizi dari ikan ini baik untuk keluarga sehat,"ucapnya.

Dia berharap kedepannya dalam ajang tingkat Provinsi kreativitas ini ditingkatkan lagi dan kandungan kalorinya disesuaikan dengan kebutuhan keluarga.

"Saya yakin mewakili Kabupaten, Ulu Rawas dapat berprestasi lagi ditingkat provinsi,"yakinnya.

Ketua Tim Penggerak PKK Ulu Rawas, Ny. Hartati Mukhtaredi  didampingi Ny. Cikyah,  mengungkapkan  dalam kegiatan lomba ini secara gotong royong dengan ide dan pikiran tim penggerak PKK kecamatan tercetusnya enam resep masakan untuk ikut lomba gemar makan ikan.

"Semalaman kita berfikir, lahirlah ide terbaik dari ibu-ibu PKK, kita coba dan perbaiki, dan maksimal saat lomba,"ungkapnya.

Dikatakannya enam resep masakan tadi yakni roti lapis ikan patin, ikan gulung, ikan warna warni, saos kuning dan cake ikan sebagai menu kudapannya.

Lanjut Ny. Hartati hasil terbaik ini dapat ditingkatkan kembali di ajang Provinsi nanti, tentunya kedepannya tetap dengan arahan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten, Ny. Lia Mustika Syarif dan pengurus PKK lainnnya agar lebih maksimal.

"Kita berterima kasih kepada Ibu Bupati atas bimbingannya selama ini, dan support kami selalu agar menjadi terbaik Ulu Rawas kedepannya,"ungkap Ny. Hartati.

Sementara itu Bupati Musi Rawas Utara, H.Syarif Hidayat mengungkapkan selamat kepada Kecamatan Ulu Rawas perolehannya menjadi juara 1 dalam lomba gemar makan ikan.

Tentunya pencapaian ini harus dipertahankan dan semoga mendapatkan hasil terbaik dalam mewakili kabupaten Muratara di ajang Provinsi nanti.

H. Syarif Hidayat mengatakan kedepannya harus ada ciri khas tersendiri dari Kabupaten Muratara dalam gemar makan ikan mewujudkan keluarga sehat dan sejahtera.

"Kalau di Pulau Jawa ada bandeng presto, kita berharap dengan lomba ini lahir makanan khas Muratara yang unik dan menarik dan Ulu Rawas sudah menunjukkan akan hal itu, saya ucapkan selamat,"ucapnya. (ZIL)
Share:

Selasa, 13 November 2018

Empat Desa Sudah Kembalikan Kendaraan Operasional. Camat : Segera Kembalikan





RAWASULU MSM. COM-Camat Rawas Ulu Ir. Asim menghimbau kepada para kepala desa untuk segera mengembalikan kendaraan operasional berupa sepada motor jenis Suzuki Thunder.

"Kita minta bagi kades yang belum mengembalikan aset yang diberikan pemerintah itu. Segera dikembalikan" kata Camat diruang kerjanya.

Asim mengungkapkan, sampai saat ini sudah ada 4 Desa/Kelurahan yang telah mengembalikan kendaraan operasional. Kondisi kendaraannya sendiri masih cukup bagus.

"Yang sudah mengembalikan kendaraan yakni Kelurahan Pasar Surulangun, Desa Remban,  Kartadewa dan Desa Sungai Kijang" jelas Asim(ZIL)
Share:

Pembangunan DAM/Bronjong Karang Dapo 1 Tanpa Papan Proyek




KARANG DAPO MSM. COM - Patut Dicurigai Proyek bernilai miliaran rupiah tidak memenuhi syarat dan prosedur yang berlaku Kamis 01/11/18.
pembangunan renopasi DAM/BRONJONG yang berada di lokasi desa karang dapo satu (1) kabupaten Muratara diduga melanggar peraturan undang-undang (UU) nomor 14 tahun 2008 tentang keterbukaan Informasi Publik (KIP) dan peraturan presiden (perpres) nomor 70 tahun 2012 tentang perubahan kedua atas perpres nomor 54 tahun 2010 tentang pengadaan Barang/Jasa pemerintah.

Menurut pantau dilapangan penelusuran ke lapangan,Ternyata memang benar sepanjang lokasi pengerjaan proyek tersebut tidak ada satupun papan planng/papan proyek yang terpasang.

Saat di konfirmasi ke lapangan tidak ada satupun pengawasan yang berada di tempat hanya ada pekerja harian yang berada di lokasi kerja tersebut.

Menurut informasi dari seorang buru harian Edi (32) Warga desa karang dapo satu menjelaskan
Memang dari awal pengerjaan tidak ada papan proyek nya yang ada hanya spanduk tapi sudah di bawa lagi ke palembang.Ujarnya.

"Hal mengenai pemasangan papan proyek juga di atur pada pasal 25 Perpres diatur mengenai pengumuman rencana pengadaan barang/jasa pemerintah, melalui website, portal LPSE, papan pengumuman resmi, dan sebagainya.
Ini semakin memperkuat apa yang juga diatur dalam UU nomor 14/2008 tentang keterbukaan
 Informasi Publik (UU KIP).


Padahal, transparansi anggaran sudah menjadi keharusan dilaksanakan pemerintah dalam menjalankan program kerjanya. Dimulai sejak awal sampai akhir sebuah proyek yang dilaksanakan pemerintah. Mulai dari perencanaan, pelaksanaan tender, sampai pelaksanaan proyek.

Aturan tersebut sudah jelas tertera dalam UU No. 14 Tentang Keterbukaan Informasi Publik. Selain UU KIP, ada beberapa aturan lain yang mempertegas tentang transparansi pelaksanaan program pemerintah. Seperti Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 29/PRT/M/2006 tentang Pedoman Persyaratan Teknis Bangunan Gedung (Permen PU 29/2006) dan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 12/PRT/M/2014 tentang Penyelenggaraan Sistem Drainase Perkotaan (Permen PU 12/2014).

Adapun secara teknis, aturan tentang pemasangan papan pengumuman proyek biasanya diatur lebih detail oleh masing-masing provinsi. Berarti jika di lapangan terdapat sebuah proyek yang tidak menyertakan papan pengumuman proyek, sudah jelas menabrak aturan.

Bahkan patut dicurigai proyek tersebut tidak dilaksanakan sesuai prosedur sejak awal. (Hamkam)
Share:

Minggu, 11 November 2018

Camat Ulu Rawas Respon Cepat Permasalahan Warga






ULU RAWAS MSM. COM- Kinerja Camat Ulu Rawas dapat dijadikan contoh, sebab  Mukhtaredi selalu hadir di tengah-tengah permasalahan warga yang  sedang dihadapi.

Dapat diambil contoh adanya laporan pengaduan warga terkait anak terlantar, Mukhtaredi bersama jajarannya langsung ke lokasi melihat keadaan anak-anak tersebut dan mengambil langkah maupun solusi agar cepat diselamatkan demi pendidikan dan kehidupannya. Upaya yang dilaksanakan yakni dengan berkoordinasi Dinas Sosial terkait permasalahan tersebut.

Selain itu juga, untuk memajukan giat sepakbola di Kecamatan Ulu Rawas bersama Karang Taruna mengirim atlit terbaik untuk mengikuti turnamen Ampi Cup di stadion Petanang Kota Lubuklinggau.

Mukhtaredi saat dikonfirmasi hal ini mengungkapkan komitmen membangun daerah dia tanamkan pada diri sendiri maupun jajaran yang ada dengan suasana kekeluargaan.

Dikatakannya, untuk menghidupkan pelayanan terbaik kepada warga, dirinya bersama Sekcam dan staf bermalam di rumah Dinas Camat.

Dia mengatakan dengan stand by di rumah dinas, pihaknya dapat mendengar, melihat dan berinteraksi secara langsung dengan masyarakat.

Aktifitas rutin yang dilaksanakan, selepas subuh yakni olahraga pagi dengan jalan kaki di jalan kelurahan Muara Kulam. Sembari olahraga tadi menyapa dan mendapatkan informasi dari warga setempat.

"Filosofinya tugas camat itu, daun satu yang jatuh saja, kita harus tau, begitu juga dengan permasalahan warga, sekecil apapun kita mesti tau,"utaranya kepada koran ini, kemarin.

Lanjut Mukhtaredi tak hanya disitu, dia membangun komunikasi dengan unsur Tripika dalam menghidupkan kembali suasana keagamaan di Kecamatan Ulu Rawas.

Dikatakannya upaya yang dilakukan yakni gelar pengajian Akbar tiap bulannya digilir masing-masing desa.

Menurutnya tujuannya diselenggarakan giat pengajian akbar, yakni terbentuknya masyarakat yang agamis, lahirlah generasi Qurani yang kelak akan mengisi pembangunan di Kabupaten Musi Rawas Utara.

Tak sampai disitu, disampaikannya bersama KUPTD Puskesmas Muara Kulam menggelar senam bersama membentuk generasi sehat di Kecamatan Ulu Rawas.

"Ya dengan kegiatan tadi, tentunya kita juga dapat mendengar aspirasi mereka, yang baik kita terima dan tindak lanjuti dalam suatu kegiatan yang baik pula,"ucapnya.

Mukhtaredi berkeyakinan kedepannya Kecamatan Ulu Rawas akan semakin maju, sebab Pemerintah Kabupaten juga konsen dalam membangun infrastruktur di Kecamatan Ulu Rawas.

Tentunya infrastruktur yang ada tadi berkelanjutan sehingga masyarakat dapat menikmati dan manfaatnya terhadap pembangunan yang sudah dilaksanakan.

"Yang kita lihat jembatan kita jadi ikon baru nih, belum nanti Puskemas yang bangunannya megah, masyarakat sangat menyambut baik itu, belum lagi pembangunan lainnnya, kita sangat berterima kasih kepada pak Bupati akan kemajuan yang terus dilaksanakan di wilayah kami,"ungkapnya.

Sementara itu Daud salah seorang warga mengungkapkan semenjak Camat Mukhtaredi kegiatan mulai hidup kembali. Dia menyatakan kegiatan gotong royong, senam sehat bersama dan syiar agama dengan pengajian Akbar baru ada lagi sejak Camat Mukhtaredi ini.

"Alhamdulillah kecamatan kita giat dalam kegiatan peningkatan sumber daya manusia, kita dukung terus dan support untuk camat dan jajarannya,"ucap Daud.(Redaksi)
Share:

Sabtu, 10 November 2018

Peringatan Hari Pahlawan Di Muratara Berlangsung Khidmat, Bupati Lakukan Tabur Bunga


Bupati Muratara HM Syarif Hidayat didampingi kepala Dinas Sosial Zainal Arifin melakukan prosesi tabur bunga


RAWASULU MSM. COM - Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara melalui Dinas Sosial sukses menggelar upacara peringatan Hari Pahlawan 10 November. Upacara yang dipusatkan di lapangan Sepak Bola Kelurahan Pasar Surulangun Kecamatan Rawas Ulu, Sabtu (10/11) berlangsung khidmat.

Bertindak selaku Inspektur Upacara Bupati Muratara HM Syarif Hidayat, sedangkan Komandan Upacara Danramil Rawas Ulu Kapten Inf. Khoirudin. Upacara Hari Pahlawan yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB diikuti TNI/Polri serta para pelajar dan guru mulai dari tingkat SD hingga SMA/SMK.


Bupati Muratara HM Syarif Hidayat dan para tamu undangan 



Hadir juga Sekda Muratara H Abdullah Makcik, Ketua DPRD Efriansyah, Kepala Dinsos Zainal Arifin, para Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Muratara, para kades dan tamu undangan lainnya.

Bupati Muratara HM Syarif Hidayat, yang membacakan amanat Menteri Sosial Republik Indonesia (RI) menyampaikan, tujuan peringatan Hari Pahlawan yang tahun ini mengusung tema Semangat Pahlawan Didadaku, untuk memperkuat nilai-nilai kepahlawanan, mempertebal rasa cinta Tanah air dan meneguhkan semangat pengabdian bagi bangsa dan negara di hati sanubari bangsa Indonesia.


Bupati Muratara HM Syarif Hidayat bersama pejabat usai upacara 



Peringatan Hari Pahlawan bukan semata sebuah acara namun harus sarat makna, bukan hanya sebagai prosesi namun substansi setiap peringatan Hari Pahlawan harus dapat menggali dan memunculkan semangat baru dalam implementasi nilai-nilai kepahlawanan dalam kehidupan sehari-hari.

"Hal ini penting karena nilai kepahlawanan bukan bersifat statis namun dinamis, bisa menguat bahkan dapat melemah. Untuk itu, kiranya seluruh rangkaian kegiatan peringatan Hari Pahlawan harus menjadi energi dan semangat baru mewarisi nilai kejuangan dan patriotisme dalam membangun bangsa Indonesia" kata Bupati.


Pemberian hadiah kepada pemenang lomba dalam rangkaian peringatan Hari Pahlawan


Melalui Peringatan Hari Pahlawan, diharapkan menjadi momentum bagi bangsa Indonesia untuk melakukan intropeksi diri. Sampai seberapa jauh setiap komponen bangsa dapat mewarisi nilai-nilai kepahlawanan, melanjutkan perjuangan, mengisi kemerdekaan demi mencapai Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sejahtera, adil dan makmur.

Dikatakan Bupati, saat ini bangsa Indonesia membutuhkan sosok pemuda generasi penerus yang mempunyai jiwa patriotisme, pantang menyerah, berdisiplin, berkarakter menguasai ilmu pengetahuan dan keterampilan. Pemuda yang kokoh dengan jati dirinya, mempunyai karater lokalyang luhur, percaya diri dan peka terhadap permasalahan sosial sehingga mampu terlibat dalam usaha-usaha kesejahteraan sosial, memberikan pelayanan sosial bagi mereka yang membutuhkan pertolongan sosial.

Pengibaran bendera merah putih 



"Kobarkan terus semangat pahlawan di dada, torehkan prestasi yang membawa harum nama bangsa dan negara. Jaga selalu persatuan dan kesatuan dalam jalinan toleransi dan kesetiakawanan sosial" pungkas Bupati.

Usai melaksanakan upacara peringatan Hari Pahlawan, Bupati beserta rombongan menuju ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Tri Satria Bhakti Kelurahan Pasar Surulangun, untuk melakukan upacara pengheningkan cipta dan tabur bunga di pusara para pejuang.(MJ/ADV)
Share:

Jumat, 09 November 2018

Bupati Resmikan SPBU Mini Di Desa Jadi Mulya




MURATARA MSM. COM- Jumat (09/11), sekitar pukul 10.00 WIB Bupati Musi Rawas Utara (Muratara), meresmikan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) mini di desa Jadi Mulya, Kecamatan Nibung.

Peresmian tersebut dihadiri juga, DPR-RI Nazaruddin Kemas, Kepala BPH Migas M. Fanshurullah, GM Pt. Pertamina Primarini, anggota DPRD Muratara, Camat Nibung, Kepala Desa Setempat dan masyarakat.

Bupati Muratara, H.M Syarif Hidayat saat dibincangi mengenai peresmian SPBU Mini tersebut mengatakan bahwa hal tersebut merupakan aset Daerah dan perlu dijaga bersama masyarakat mengingat Kabupaten Muratara sangat minim pelayanan Bahan Bakar Minyak (BBM) Satu Harga.

"Kabupaten Muratara ini ada 82 desa, 7 Kelurahan dan 7 Kecamatan selama ini hanya ada 2 SPBU dan dengan bertambahnya 1 SPBU ini dapat menunjang pertembuhan ekonomi masyarakat," jelas ia.

Selain itu, dengan luas wilayah terdapat 7 Kecamatan Kabupaten Muratara masih banyak membutuhkan SPBU-SPBU dikecamatan lain.

"Wilayah kita jauh-jauh dengan adanya SPBU ini dapat membantu masyarakat dalam membutuhkan BBM satu harga. Yang sama harganya seindonesia," jelas ia.

Sementara itu, Kepala BPH Migas M. Fanshurullah mengungkapkan selama tahun 2018 pihaknya telah mendirikan 85 SPBU dari Sabang Sampai Marouke.

"Dan hari ini yang ke 85 SPBU kita resmikan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Dengan ini keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia dapat dirasakan oleh masyarakat pedalaman," jelas ia.

Dengan diresmikanya SPBU Mini ini, sambungnya, masyarakat di Kecamatan Nibung dan sekitarnya bisa menikmati BBM dengan harga yang sama seperti di pulau Jawa.

Hal itu tidak lepas berkat dukungan pemerintah daerah, TNI dan Polri, serta pemangku kepentingan terkait seperti anggota DPR sebagai wakil rakyat.(Hamkam)
Share:

Persiapkan Upacara Hari Pahlawan, Pemkab Muratara Bersama TNI/Polri Lakukan Gladi Bersih



RAWASULU MSM.COM - Jelang upacara Peringatan Hari Pahlawan yang jatuh pada Sabtu (10/11) besok, Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara melalui Dinas Sosial bekerja sama dengan TNI dan Poli melakukan gladi bersih.

Gladi bersih berlangsung di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kelurahan Pasar Surulangun  Kecamatan Rawas Ulu, sekaligus tempat dilangsungkannya peringatan Hari Pahlawan esok hari, berlangsung hari ini Jum'at (9/11).

Kepala Dinas Sosial, Zainal Arifin disela - sela gladi bersih kepada awak media menungkapkan, kegiatan gladi bersih yang dilakukan sebagai bentuk persiapan demi suksesnya upacara peringatan Hari Pahlawan yang akan dilangsungkan besok.

"Sebagai bentuk persiapan itu hari ini dilakukan gladi bersih. Bahkan besok pagi - pagi sebelum upacara juga dilaksanakan kegiatan serupa. Mudah - mudahan semuanya berjalan lancar dan kita berharap cuaca bagus dan tidak turun hujan" kata Zainal.

Berdasarkan pantauan, sebelum dilaksanakannya gladi bersih terlihat para staf Humas Kabupaten Muratara bersama Dinsos, TNI/Polri melakukan bersih - bersih diareal TMP Kelurahan Pasar Surulangun.

Untuk menanamkan rasa nasionalisme dan mengenang para pahlawan, padi tadi juga telah diadakan kegiatan lomba busana pahlawan yang diikuti siswa tingkat SMP dan SMA. (MJ)
Share:

Jembatan Warna Warni Ulu Rawas Ikon Baru Muratara #Dewan Acungi Jempol Kinerja Bupati




ULURAWAS MSM. COM- Masyarakat Ulu Rawas menyambut baik pembangunan infrastruktur yang telah dilaksanakan. Salah satunya yakni keberadaan pembangunan jembatan warna warni Sungai Seri dan Sungai Numan.

Hal ini dikarenakan jembatan yang menghubungkan ke objek wisata nasional Goa Napalicin dinilai cantik disulap warna warni bak pelangi di ujung perbatasan Kabupaten Muratara.

Menurut warga, Iskandar filosofinya ada pelangi di wilayah Ulu Rawas Kabupaten Muratara, bukan tak lain objek wisata  Ulu Rawas Goa Napalicin apabila dikembangkan akan menarik ribuan wisata domestik maupun nasional.

Salah satu jalannya yakni memperbaiki infrastruktur jalan dan jembatan di wilayah Kabupaten Musi Rawas Utara.

"Ini bikin kita tidak bosan apabila mudik, sebab warna warni menambah daya tarik di Ulu Rawas yang dikelilingi bukit,"utaranya Jumat (9/11)

Dikatakan Iskandar, setiap pengunjung yang datang ke Napalicin sekarang sempat singgah untuk selfie di jembatan yang dibangun oleh putra daerah Kabupaten Muratara.


Iskandar berharap kedepannya pembangunan terus dikembangkan yang membuat ciri khas daerah khususnya Kabupaten Muratara.

Sementara ini, Dewan perwakilan Ulu Rawas, Muhammad Ali memberi acungan jempol kinerja Bupati Musi Rawas Utara, H. Syarif Hidayat terhadap beberapa pembangunan Jembatan warna warni di kecamatan Ulu Rawas.

Menurutnya jembatan ini menambah semangat masyarakat Kecamatan Ulu Rawas, yakni terperhatikan semenjak Bupati dan Wakil Bupati Definitif ini.

Tentunya, kedepannya meminta kepada Pemerintah Kabupaten untuk menuntaskan sisa jembatan yang belum dibangun sebanyak 8 buah jembatan.

"Insya Allah kita dewan akan dorong pembangunan tersebut dan Insya Allah kita sama-sama berharap akan di bangun tahun 2019 dengan dana APBD Muratara, doakan saya untuk memperjuangkan kepentingan rakyat,"ajaknya.

Dikatakannya dengan adanya pembangunan jalan dan jembatan ini nanti harapannya akses ke Goa Napalicin akan mudah dan terutama perekonomian masyarakat akan segera terangkat.

"Insya Allah dengan infrastruktur jalan dan jembatan yang baik perekonomian masyarakat akan semakin membaik, masyarakat adil dan makmur segera terwujud,"harapnya.

Untuk diketahui, pengerjaan jembatan ini tepat waktu dan Bupati dan Wakil Bupati sudah berkunjung dan menyempatkan berphoto di ikon baru Kabupaten Muratara.(Redaksi)
Share:

Peduli Anak Terlantar, Camat Ulu Rawas Teteskan Air Mata





MUARAKULAM MSM. COM-Camat Ulu Rawas, Mukhtaredi bersama jajarannya dan Dinas Sosial Kabupaten Musi Rawas Utara meninjau rumah tiga anak terlantar bertempat di RT 03, Kelurahan Muara Kulam, Kamis (8/11)

Ketiga anak itu yakni Muhammad (13), Irama (15) dan Hari Abidin (12) yang selalu ditinggal orang tuanya Said dan Musnawati mendapat kepedulian dari Camat ketika mengetahui informasi dari masyarakat ketiganya sering mendapat belas kasihan dari warga setempat.

Mukhtaredi sapaan akrabnya tertegun hatinya dan tak bisa menahan air matanya ketika berbincang-bincang dengan salah seorang anak terlantar, Muhammad.

Dia merasa iba, mendengar ketiganya yang harus mendapatkan perhatian lebih dari orang tuanya namun seusianya harus mencari makan sendiri demi sehari-hari.

Lanjutnya anak-anak terlantar itu juga sering ke kebun, ketika musim durian maupun musim dulu untuk mengisi perutnya.

Malah tambah iba lagi mendengar keduanya sering mengeluh sakit perut dan berobat di bidan terdekat.

"Kita prihatin dan harus peduli dan kita selamatkan anak-anak ini,"ucap Mukhtaredi kemarin.

Mukhtaredi optimis anak-anak ini dapat berhasil mengingat mereka tidak lupa akan shalat, malah ngaji dan azan mereka piawai.

Dia berharap dengan ilmu dan iman yang ada meski serba kekurangan dapat berhasil kedepannya dalam menempuh kehidupan sehari-hari.

Mukhtaredi juga berpesan kepada tim Dinas Sosial Kabupaten Musi Rawas Utara dalam pembagian PKH kedepannya langsung untuk anak-anak terlantar tadi.

"Saya titip pesan kepada Dinas Sosial untuk PKH agar pendamping nya yang memberikan langsung dana tersebut kepada anak-anak ini, jangan dikasih kepada orang tuanya mengingat orang tuanya jarang ditempat, beli kebutuhan sehari-hari anak ini tadi,"pintanya.

Sementara itu, Muhammad saat diwawancarai membenarkan kedua orang tuanya tidak pernah di rumah.

Dia menyatakan beruntung rumah yang ada ini dibangun secara gotong royong oleh warga jadi ada tempat berteduh.

Dia juga siap apabila pihak Dinas Sosial mengajaknya untuk tinggal dan sekolah di pesantren Albahri Kecamatan Nibung.

"Ya mau saya sekolah apalagi di pesantren kan,"ucapnya dengan nada sedih dan lirih.

Untuk diketahui berdasarkan informasi warga setempat, adiknya Hari Abidin sudah diajak tinggal bersama salah seorang anggota Dewan Muhammad Ali.(Redaksi)
Share:

Postingan Populer

Arsip Blog