Kamis, 06 Desember 2018

Peringatan Hari Ibu dan Dharma Wanita, DPMD/P3A Suksek Gelar Seminar




MURATARA MSM.COM - UUD 1945 menjamin, bahwa setiap warga negara Indonesia termasuk perempuan memiliki hak dan kewajiban yang sama untuk berpartisipasi dalam setiap aspek kehidupan berbangsa dan bernegara. Artinya, saat ini perempuan memiliki hak dan kewajiban yang sama dengan laki - laki.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Perempuan Daerah dan Perlindungan Anak (DPMD/P3A) Kabupaten Musi Rawas Utara pada seminar dalam rangka peringatan Hari Ibu ke-90 dan HUT Darma Wanita ke-19, Kamis (6/12).

Acara yang dipusatkan di aula Siti Rahma Kelurahan Muara Rupit Kecamatan Rupit dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Muratara Ny. Lia Mustika Syarif, Dosen STMT Trisakti Rosmiati dan Dra Niken Darmawan. Dra. Roostien Ilyas Dewan Konsultasi Komnas, para ibu - ibu Dharma Wanita, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat dan tamu undangan lainnya.

"Demikian pula halnya dalam sektor Ekonomi Kretaif (EK). Banyak subsektor ini yang berdekatan dengan kehidupan perempuan. Seperti sektor busana, kerajinan maupun periklanan. Ketiga sektor ini seringkali menempatkan perempuan sebagai objek" sambung Firdaus.

Namun demikian, untuk sejumlah subsektor lain yang semula banyak didominasi oleh kaum lelaki juga dirambah oleh perempuan seperti bidang penerbitan, penciptaan kreasi kuliner baru. Bahkan mempromosikan kekayaan kuliner Indonesia hingga ke penjuru dunia baik secara konvensional maupun melalui media online.

"Jika kita perhatikan, EK bisa dibilang merupakan sektor yang sangat ramah dan ideal bagi perempuan. Dengan gagasan dan ide memungkinkan perempuan terlibat aktif tanpa melupakan tugas utamanya sebagai seorang istri " papar Firdaus.


Dia mengingatkan, dengan kemampuan perempuan yang sudah teruji, merupakan aset bangsa yang sangat potensial dan strategis bagi pengemban sektor EK yang lebih optimal sebagai mana proses pembangunan pada umumnya, pencapaian kesejahtraan dan kemajuan bangsa termasuk tantangan global akan dapat lebih optimal jika perempuan berperan aktif.

"Dengan demikian, pada seminar hari ibu ini rasanya tepat apabila kita mengambil tema utama "Penguatan SDM dan Ekonomi Kreatif Guna Menghadapi Tantangan Global ". Untuk mewujutkan hal ini membutuhkan sosialisasi dan edukasi yang intens agar perempuan dapat mengembangkan potensinya disektor EK" papar Firdaus.

Oleh karnanya, sambung Firdaus, motivasi yang disampaikan diharapkan akan memberikan pencerahan, untuk lebih optimal menggerakan okonomi kreatif.

Sementara itu Ny. Lia Mustika Syarif mengajak para ibu - ibu dan kaum perempuan dengan moment peringatan hari ibu ini, dapat mengisi dengan kegiatan - kegiatan positif. (MJ).
Share:

Postingan Populer