Senin, 30 September 2019

Ketua DPD GANN Sumsel Kunjungi Muratara Misnon Hartono : Jangan Mau Dilemahkan Oleh Pihak Manapun



MURATARA MSM.COM - Ketua DPD GANN Sumsel  Fanny dan Wasekjen Verin mengunjungi sekretariat DPC GANN Muratara. Selain Ketua GANN dan wasekjen Sumsel, Advokasi GANN Pusat Misnon Hartono, juga ikut serta dalam kungjungan itu.


Dalam kunjungan ini, ketua DPD dan wasekjen GANN Sumsel, menyampaikan rasa bangganya atas berbagai kegiatan yang dilakukan oleh DPC GANN Muratara.


Sementara advokasi DPP GANN Misnan Hartono, mengharapkan agar GANN Muratara tetap fokus dan semangat dalam menjalan tugas dan program sesuai visi misi GANN.


Ia menegaskan, jangan pernah mau dilemahkan oleh pihak manapun. Tetap kuat dan bersatu demi menyelamatkan generasi muda. Dirinya yakin, Ketua GANN Muratara mampu memegang amanah dan dapat menjalankan tugas ini dengan baik. Kendati banyak hal dan resiko yang dihadapi.

"Namun saya yakin, GAAN Muratara akan tetap solid dan diterima dengan baik oleh smasyarakat, dan sebagai mitra pemerintah dan APH" tegasnya.

Ketua DPC GANN Muratara, Rudi Hartono mengungkapkan rasa gembiranya atas kedatangan Ketua DPD GANN Sumsel dan rombongan. Menurutnya, kunjungan ini sesuatu yang hal yang teramat istimewa dan tidak diduga sebelumnya akan kedatangan ketua DPD GANN Sumsel.


"Kami selalu siap dalam keadaan apapun. Karena inilah tanggung jawab kita bersama demi masa depan anak - anak kita. Dan GANN Muratara siap melaksanakan amanah ini dengan sepenuh hati dan tetap bekerja sesuai dengan kemampuan yang kami miliki" ujarnya. (MJ)
Share:

Share:

Share:

Minggu, 29 September 2019

H Alfirmansyah Kembalikan Formulir Di DPD PAN



MURATARA MSM.COM - Seminggu setelah mengambil formulir pendaftaran penjaringan bakal calon Bupati Muratara periode 2020-2025 ke partai PAN, H Alfirmansyah mengembalikan berkas formulir ke DPD PAN Kabupaten Muratara, Sabtu (28/9).



Pria yang akrab disapa Apek tiba di sekretariat DPD Partai PAN di jalan Nangka Lintas Lubuklinggau sekitar pukul 14.00 WIB. Proses pengembalian formulir serta berkas pendukung lainnya berlangsung sekitar 1 jam. Apek dan rombongam meninggalkan sekretariat DPD Partai PAN sekitar pukul 15.00 WIB.



Sebelumnya, pada saat pengambilan formulir, ia menegaskan mantap untuk maju pada pilkada 2020 mendatang. "Saya serius akan mencalonkan diri sebagai Bupati Muratara periode kedepan," kata Alfirmansyah.

Menurutnya, setiap warga negara mempunyai hak politik yang sama untuk memilih ataupun dipilih, sehinga pencalonannya yang masih berstatus sebagai PNS adalah hal lumrah.



"Mari kita saling menghargai, saling mengajak tidak saling mengejek, saling merangkul tidak saling memukul, berpolitik yang santun dan beratitude," kata Alfirmansyah.(MJ)
Share:

Oknum PNS DPA Muratara Terancam Berhenti



Ilustrasi :Net

MURATARA, MSM.COM--Oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPA) Kabupaten Musi Rawas Utara (Utara) sering tidak masuk kerja tanpa alasan, alias Tanpa Keterangan (TK).

Dari Absensi Dinas tersebut, diketahui Oknum PNS berinisial ES menjabat Kepala Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca (PPPKM).

Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Hj Herawati membenarkan perihal dimaksud. Dikatakannya bawahannya itu terakhir masuk pada tanggal 6 Agustus 2019 yang lalu.

"Terakhir masuk tanggal 6 Agustus 2019.  hingga hari ini (27/9),"kata Herawati, Jum'at (27/9)

Ia menyangkan atas kejadian itu, kerena banyak pekerjaan yang tidak terselesaikan. Karena tidak mungkin pekerjaan Oknum PNS tersebut dikerjakan oleh pegawai yang lain.

"Jika ada masalah pribadi kami tidak ikut campur, Tetapi urusan kedinasan harus di taati. Terlebih ASN,"Tegasnya

Ia menegaskan, menurut Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 008/360/BKPSDM/MRU/2018 mengacu kepada Peraturan Pemerintah Nomor 53 tahun 2010 tentang penegakan Disiplin aparatur sipil Negara tahun 2018. Apabila selama lima hari kerja tidak masuk tanpa keterangan hukuman teguran ringan, enam hingga 10 hari teguran secara tertulis, 10 hari lebih penundaan gaji.

"Secara ringan sudah kita tegur melalui Whatshap, tertulis sudah dilakukan Surat Peneguran (SP) sebanyak tiga kali. Namun tidak di respon,"ujarnya, seraya menyebutkan tembusan SP sudah diberikan kepada BKPSDM, Inspektorat, bahkan Bupati Muratara

Ditambahnya, selaku atasan tidak boleh ada pembiaran terhadap bawahan yang tidak disiplin. Harus kita tegur. Takutnya teman teman yang lain menular, jika tidak dilakukan dengan tegas

Ditempat lain, Inspektur, Muratara Drs Sudartoni melalui Tim survei pendahulaun atas dugaan pelanggaran Disiplin Ahmad Syafik mengatakan, sudah membentuk tim. Pembentukan setelah menerima surat perintah penyidikan dari Bupati.

"Dalam tahap survei pendahuluan. Senin kami mendapat perintah dari Bupati untuk melakukan Penyidikan,"katanya

Sambungnya, terlepas oknum PNS ada dimana, tetap akan dilakukan pemanggilan terhadap yang bersangkutan.

Ia menjelaskan, nanti penyidikan akan disampaikan Kepala Dinas bersangkutan, Kepala Dinas Kepegawaian Pelatihan dan Sumber Daya Manusia (BKP&SDM), serta Bupati Muratara.

"Kami mengungkapkan faktanya saja, sesuai dengan laporan yang disampaikan Dinas terkait. Penindakan tetap atas Onum PNS tersebut,"katany


Sementara itu, BKPSDM Drs Ralin Jufri melalui Kabid Pengembangan Diklat Drs Gunawan mengatakan, belum menerima surat dari Bupati maupun Dinas perpustakaan.

Ia mengatakan, Biasanya jika sudah 1 kali SP. Maka dinas tersebut melapor ke Bupati.
Kemudian, Bupati menposisikan ke Inspektorat dan BKPSDM

"Nah baru kita tindaklanjuti. kita rapat bersama. Dan akan membentuk tim.
Hasilnya nanti kita sampaikan kembali ke Bupati,"ujarnya


Menurutnya, jika seorang ASN tidak masuk kerja Tanpa Keterangan dalam kurun waktu 46 hari, maka ASN tersebut berhenti.

"Sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 tahun 2010, selama 46 hari Oknum PNS tanpa keterangan, maka berhenti,"tegasnya

Ditambahnya, cuma selama 46 hari tidak masuk kerja, akan kita lihat terlebi dulu, apakah tidak masuk karena sakit atau izin. (HP)
Share:

Sabtu, 28 September 2019

Wabup Himbau Musim Kemarau masyarakat Harus Waspada



MURATARA,MSM.COM- Dalam melaksanakan safari juma't ke Desa Jaya Makmur, Kecamatan Nibung Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Muratara, H Devi Suhartoni mengajak masyarakat tetap menjaga pembangunan yang sudah ada didesa masing-masing.

"Masa jabatan saya dengan Pak Syarif tingal 1 Tahun lagi, 1 kali lagi mengetuk anggaran. Artinya akan segera berakhir," ungkap H Devi Suhartoni, kepada wartawan koran ini.

Dilanjutkannya, Ada yang dibangun, ada pula yang belum bisa kita bangun , dan ada yang sama sekali tidak bisa kita bangun.

Selanjutnya, pada saat ini masyarakat diseluruh desa kekuranagan air bersi, khusus di Kecamatan Nibung sudah banyak sumur bor dibangun oleh Pemda Muratara maka harus dirawat baik-baik.


Selain itu, Musim kemarau saat ini, saya menghimbau agar tetap waspada baik malam maupun siang hari, untuk menjaga rumah masing-masing.

"Saya ingatkan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Muratara, untuk selalu waspada musin kemarau saat ini, karena telah terjadi kebakaran dimana-mana," ujar H. Devi Suhartoni.

Saat ini musih kemarau selain kebakaran masyarakat juga susah air bersi, asap terjadi dimana-mana, Ekomoni melemah maka harus selalu waspada.


"Yang paling penting lagi, jaga rumah masih-masih, sebab saat ini kebakaran sudah terjadi dimana-mana hal ini harus diwaspadai," ujarnya. (Hamkam)
Share:

Al Firmansyah Kembali Ambil Formulir ke DPD Partai Golkar



MURATARA MSM.COM - Setelah mendaftar dan mengambil formulir ke sejumlah partai, diantaranya PDI Perjuangan, Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Bulan Bintang (PBB), H Alfirmansyah kembali mendaftarkan diri sebagai calon Bupati ke Partai Golongan Karya (Golkar), Jum'at (27/9).



H Alfirmansyah atau akrab disapa Apek datang ke DPD Partai Golkar Kabupaten Muratara, di Kelurahan Muara Rupit untuk mengambil formulir pada Jum'at sore sekitar pukul 17.00 WIB.



Usai mendaftar yang mengambil formulir, Apek kembali memastikan bahwa dirinya siap bertarung pada Pemilihan Bupati Kabupaten Muratara periode 2020-2025. Ia pun berharap, Partai Golkar dapat mengusung dirinya pada pilkada 2020 mendatang.


"Saya kuat dan berani maju, itu karena dari Partai Golkar" ujarnya singkat. (MJ)
Share:

Tunggakan Listrik Tinggi di Rawas Ulu, PLN ULP Lubuklinggau Lakukan Sosialisasi



MURATARA MSM.COM - Tunggakan listrik di Kecamatan Rawas Ulu Kabupaten Muratara cukup tinggi. Hal itu disampaikan Manager PLN ULP Lubuklinggau, Mustopa, Jum'at (27/9).


"Untuk itu, kami melakukan sosialisasi dengan mengundang para kades untuk menyampaikannya kepada masyarakat, agar segera melunuasi tunggakan yang belum dibayar" papar Mustopa.


Limit waktu yang diberikan hingga Oktober 2019 ini. Jika batas waktu yang diberikan pihaknya tidak juga dilunasi para penunggak, maka pihak PLN ULP Lubuklinggau terpaksa melakukan pemutusan listrik terhadap pelanggan yang menunggak.


Sementara, Camat Rawas Ulu Abdul Kadir mengatakan, kedatangan pihak PLN ULP Lubuklinggau untuk mensosialisasikan tingginya tunggakan listrik di wilayah Kecamatan Rawas Ulu.


Sosialisasi yang digelar di aula Kantor Camat Rawas Ulu dimulai sekitar pukul 09.30 WIB, dihadiri langsung oleh Maneger PLN ULP Lubuklinggau Mustopa, Camat Rawas Ulu Abdul Kadir, Lurah Pasar Surulangun Arodie, para kepala desa se kecamatan Rawas Ulu. (ZIL)
Share:

Kamis, 26 September 2019

Menuju SNP, LPMP Sumsel Gelar Sosialisasi di SMPN Sungai Jauh



MURATARA MSM.COM - Dalam upaya Menuju Standar Nasional Pendidikan (SNP), Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) provinsi Sumatera Selatan menggelar sosialisasi di SMP Negeri Sungai Jauh Kecamatan Rawas Ulu Kabupaten Muratara, Kamis (26/9).


Sosialisasi yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB, dihadiri langsung oleh Kepala LPMP Sumsel Fainaludin, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Muratara Drs Sukamto, dan Camat Rawas Ulu, Abdul Kadir.



Selain itu hadir pula Ketua Koordinator Wilayah (Korwil) Dinas Pendidikan, Kepala SMPN Sungai Jauh Hendarti Yuliana, Kepala Desa Sungai Jauh Sukoco serta peserta sosialisasi yakni para kepala sekolah SD, SMP dan SMA.


Dalam pidatonya, Kepala Disdik Muratara, Sukamto menyampaikan ucapan terima kasih kepada Ketua beserta tim LPMP Sumsel yang telah datang ke Kabupaten Muratara, guna memberikan materi dan dukungan tentang program LPMP menuju NSP.

"Ikuti sosialisasi ini dengan benar agar nanti bisa diterapkan apa yang didapatkan dalam sosialisasi ini" harapnya. (ZIL)
Share:

117 Pelajar SMA Ikuti LKS Angkatan Ke-III


Sejumlah Siswa SMA Negeri di Muratara mengikuti LKS


MURATARA, MSM.COM - Sebanyak 117 orang dari pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) mengikuti Latihan Kepemimpinan Siswa (LKS) angkatan ke-III se-Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) yang diikuti dari 10 lembaga pendidikan.

Perosesi pelatihan kepemimpinan siswa tersebut berlangsung di Aula Kelurahan Karang Jaya, dengan tema Membangun Karakter Kader Bangsa yang Berintelektual dan Siap Bersinergi Menuju Muratara Bangkit'.

Dalam sambutanya, Bupati Muratara, H.M Syarif Hidayat yang diwakilkan Asisten III, Romsul Panani mengatakan bahwa Pemda memberikan apresiasi yang tinggi kepada LKS Muratara yang telah berusaha membangun karakter kader bangsa generasi penerus.



 "Juga tidak lupa apresiasi kepada pembina LKS Muratara, H. Syamsu Anwar yang telah menjadi ayah anak-anak LKS  Muratara," jelasnya

Selain itu, dirinya mengingatkan kepada anak-anak LKS Muratara, bahwa musuh besar suatu negara saat ini adalah Narkoba yang sedah merajalela.

"Dan ini menjadi peran generasi muda saat ini jauhkan diri kalian dari penyalagunaan Narkoba," katanya

Untuk itu, sebagai anggota LKS Muratara, yang juga sebagai calon-calon pemimpin di masa yang datang maka dari itu kailan belajar la dengan baik  apa yang di sampaikan oleh senior-senior kalian.

"Teruslah belajar dan semangat dalam menimba ilmu menempah diri sebagai generasi bangsa. Dan belajarlah dari senior-senior kalian," pesanya.



Serupa yang dikatakan oleh, Ketua Carateker PB IKA LKS Muratara, Dedis Yayandi, menyampaikan 117 siswa yang ikut dalam pelatihan kepemimpinan sebagai upaya membangun karakter kader bangsa.

"Alhamdulillah, apa yang dilakukan ini sebagai upaya LKS Muratara dalam membina generasi bangsa menjadi anak-anak berkarakter kader bangsa yang berintelektual dan bersinergi dengan pemerintah daerah," jelasnya

Ditambahnya, dengan pelatihan tersebut, diharapkan mereka kedepan menjadi pemimpin yang baik sebagai kader bangsa. (HP)
Share:

Tim Surveyor Kementerian Kesehatan Lakukan Penilaian Mutu dan Kinerja di Puskesmas Surulangun



MURATARA MSM.COM - Tim Surveyor Akreditasi Kementerian Kesehatan melakukan penilaian mutu dan kinerja pelayanan di Puskesmas Surulangun, Rabu (25/9). Kedatangan tiga orang tim, disambut oleh Kepala Dinkes Muratara yang diwakili dr Heni Yunisa didampingi KUPTD Puskesmas Surulangun Yulia


Hadir pula Camat Rawas Ulu Abdul Kadir, Koramil Rawas Ulu yang wakili Nasution, Kapolsek Rawas Ulu Ujang AR, Kepala Rutan Surulangun, Lurah Pasar Surulangun Arodie, para staf pegawai Puskesmas Surulangun dan tamu undangan lainnya.


Kedatangan Tim Surveyor Kementerian Kesehatan ke Puskesmas Surulangun, disambut dengan persembahan tarian dari siswi SMKN Rawas Ulu sekaligus pemberian sekapur sirih dan pengalungan bunga, sebagai ucapan selamat datang dan terima kasih.




Dalam sambutannya, KUPTD Puskesmas Surulangun, Yulia menjabarkan visi dan misi Puskesmas Surulangun, yakni terwujudnya kecamatan sehat dengan menjadi pusat pelayanan kesehatan dasar yang bermutu, dan berkualitas dengan upaya pelayanan kesehatan yang adil dan merata.

"Sedangkan misi Puskesmas Surulangun,  yakni peningkatan pemerataan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang bermutu, berkualitas dan berstandarisasi. Meningkatkan pelayanan kesehatan yang bermutu dan berkualitas dengan pemanfaatan teknologi" paparnya.



Misi selanjutnya adalah membuka seluas - luasnya akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Meningkatkan kemandirian masyarakat dalam upaya menjaga kesehatan, serta terwujudnya kecamatan yang sehat dan bermartabat.


Sementara Kepala Dinkes Muratara melalui Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit,  Heni Yunisa mengungkapkan, surveyor berfungsi sebagai penilaian mutu dan kinerja pelayanan kesehatan di Puskesmas Surulangun.

"Ini merupakan kegiatan perdana di Puskesmas Surulangun untuk penilaian akreditasi. Diharapkan mendapatkan nilai yang maksimal. Selain itu, kegiatan ini juga dilakukan di Puskesmas Muara Kulam dan Pauh" jelasnya.


Camat Rawas Ulu, Abdul Kadir dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat, terutama pegawai dan staf Puskesmas Surulangun beserta jajaran, yang telah melayani masyarakat kecamatan Rawas Ulu dengan pelayanan yang baik. "Semoga mendapatkan nilai yang maksimal" harapnya. (ZIL)
Share:

Berlangsung Meriah, MTQ di Kecamatan Pauh Dibuka Oleh Wabup Sarolangun



SAROLANGUN MSM.COM - Pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke XIX di Kecamatan Pauh Kabupaten Sarolangun provinsi Jambi, berlangsung meriah, Rabu (25/9).


MTQ ke-XIX yang dipusatkan di arena Lebung Bengkuang Desa Pangendaraan, dibuka langsung oleh Bupati Sarolangun H Cek Endra melului wakil Bupati, Hilal Badri.



Hadir pula Kabag Kesra Setda Sarolangun, para Kepala OPD Kabupaten Sarolangun, Camat Pauh, Kapolres, Koramil, unsur Mustika Kecamatan Pauh, Kepala Desa, tokoh agama, tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya.


Dalam sambutannya, Camat Pauh Jufri mengharapkan para kafilah dari utusan masing - masing mampu mempersembahkan penampilan terbaik di MTQ ke-XIX tahun 2019 ini.



"Berkompetisilah secara supportif dengan menjunjung tinggi nilai nilai kejujuran, kalah ataupun menang bukanlah prioritas utama. Namun, meningkatnya rasa cinta kita kepada Al-Quran dan saling mengajak untuk kebajikan itulah tujuan utama diselenggarakan MTQ ini" jelasnya.


Ia berjanji, pemenang juara MTQ tingkat kecamatan ini nantinya akan di ikutsertakan dalam lomba MTQ tingkat kabupaten. Harapan kami nantinya dapat mengharumkan nama kecamatan Pauh imbuhnya.




Dengan digelarnya MTQ ke-XIX ia mengajak mengajak segenap lapisan masyarakat  terus memotivasi anak-anak dan generasi muda untuk giat membaca Al-Quran usai shalat maghrib dalam rangka membumikan Al Quran.

Dengan Gerakan Maghrib Mengaji ini diharapkan dapat menangkal pengaruh-pengaruh negatif yang ada di lingkungan tempat tinggal, pungkasnya. (Akadir)
Share:

Rabu, 25 September 2019

Pemda Muratara Gelar Razia Mobil Angkutan



MURATARA MSM.COM - Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), melalui Dinas Perhubungan (Dishup) yang melibatkan POL-PP Muratara, Badan Keuangan Daerah (BKD) Polres Mura dan juga CPM menggelar Operasi kendaraan angkutan orang dan barang.

Operasi tersebut dipusatkan di dua titik, yakni: di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) simpang Kabu Desa Lawanng Agung, Kecamatan Rupit dan juga Jalinsum Simpang Nibung Kecamatan Rawas Ulu.

Operasi tersebut sebagai upaya dalam penertipan mobil angkutan barang, mulai dari kelengkapan surat, penegakan hukum, pendapatan asli daerah dan sosialisasi.

Kepala Dinas Perhubungan Muratara, Al-Azhar melalui Kabid Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ), M. Rukbi, membenarkan operasi mobil angkutan orang dan barang dilakukan penertipan kelengkapan surat menyurt mobil.

"Bahkan disini juga kita lubatkan semua pihak, seperti mobil yang melebihi angkutan kapasitas jalan juga akan dikenakan sangsi sesuai aturan oleh pihak berwajib," terangnya.

Diterangkan, penertipan mobil angkutan barang dan orang tersebut akan dilakukan secara bersikenambungan. "Dan ini kami lakukan yang kedua kalinya,"ujarnya.

Iapun menambahkan, bahwa dalam angkutan jalan Provinsi kapasitas angkutan mencapai 10 ton. Sedangkan jalan Kabupaten mencapai 8 ton.

 "Nah, jika ada mobil angkutan melebihi kapasitas itu, pasti melanggar aturan. Kecuali jika ada izin khusus," ujarnya (HP)
Share:

21 Anak Diniyah Muratara Mengikuti Porsadin Tingkat Sumsel




MURATARA MSM.COM-Sebanyak 21 peserta Pekan Olahraga dan Seni Santri Diniyah (Porsadin) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) mengikuti pentas olahraga dan seni ke 4 tingkat Propinsi Sumatera Selatan. Tepatnya di Ponpes Ma'ariful Ulum, Talang Keramat, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyu Asin.

Kakemenag Kabupaten Muratara H Iksan Baijuri mengatakan,  bahwa madrasah diniyah ini, anak anaknya melakukan sekolah umum dan siangnya sekolah agama.

"Di Muratara Sekolah Diniyah ada 68 hingga 80. Namun dari jumlah tersebut perlu kerjasama lagi, karena ada beberapa sekolah yang perlu perhatian kembali. Untuk Kesra dan DPRD diwakili Sekwan,"katanya, Rabu (25/9)

Ia mengatakan, tahun ini dari jumlah sekolah tersebut ada 21 peserta yang mewakili teman teman yang lain dan 9 Official. Untuk ikut bertanding di Kabupaten Banyu Asin, Sumatera Selatan.

"Tahun lalu (2017) juga mengirinkan ke Prabumuli anak anak MDT. Alhamdulillah meraih juara 3 umum dari 17 kota kabupaten di Sumsel,"ujar Ikhsan

Sambungnya, jika di tahun yang lalu mendapatkan juara 3 umum, maka di tahun ini harapannya bisa juara dua  bahkan juara satu umum.

12 cabang yang dilombakan di antaranya  Pidato Bahasa Indonesia, Pidato Bahasa Araba, Tahfizh, Murottal dan Imla, Puisi, Qasidah, Futsal, Silat, Kaligraphi serta Cerdas Cermat), dan lainnya.

Ditempat yang sama, Asisten III  Administrasi dan Umum Setda Muratara Romsul Panani dalam melepas peserta Porsadin menyampaikan, setiap 2 tahun mengadakan Porsadin satu kali pada tingkat Sumsel.

"Selamat bertanding. Jaga nama baik Muratara. Mudahan mudahan Muratara meraih juara satu Umum,"sampainya

Ia mengatakan, selain target juara, pengalaman dalam bertanding di daerah lain perlu digalih, dipelajari, sehingga tidak fakum atau demam panggung.

"Selain bertanding, kita juga mengikuti dan mempelajari iklim di daerah lain, sehingga dalam bertanding tidak gugup,"Utaranya (HP)
Share:

Selasa, 24 September 2019

2 Desa Laksanakan Pilkades Serentak Besok. Camat Rawas Ulu Pastikan Pilkades Siap Dilaksanakan




MURATARA MSM.COM - Sebanyak dua desa di Kecamatan Rawas Ulu Kabupaten Muratara, akan menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak besok, Rabu (25/9).


Camat Rawas Ulu, Abdul Kadir saat dikonfirmasi memastikan, persiapan Pilkades di dua desa yakni Desa Sukomoro dan Desa Lesung Batu sudah  siap melaksanakan Pilkades serentak.


"Berbagai persiapan terkait pelaksanaan Pilkades besok sudah dilakukan" tegas Abdul Kadir.


Seperti diketahui sebelumnya, kemarin Senin (23/9) seluruh calon kepala desa yang bertarung dalam pilkades melaksanakan deklarasi damai. Deklrasi damai ini guna terciptanya pemilihan kepala desa berkualitas, transparan, akuntabel, aman dan damai.


"Siapapun yang terpilih nantinya, itulah kehendak masyarakat. Dipundaknya ada beban dan amanah yang mesti dijalankan. Bagi yang belum terpilih bukan berarti kalah,  tetapi keberhasilan yang tertunda. Dan diharapkan tetap berkarya karena masih banyak tugas lain dalam mengembangkan dan memasukan desa masing - masing" ujarnya. (ZIL)
Share:

Jelang Pilkada Serentak, Kesbangpol Muratara Lakukan Ini !




MURATARA, MSM.COM-Jelang  Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada)  serentak, Badan Kesbangpol Kabupaten Muratara menyelenggarakan sosialisasi gerakan Nasional revolusi mental.

Kepala Kesbangpol Erwin Abdul Karim mengatakan, agar masyarakat lebih paham dan tidak mudah terpancing dengan isu-isu hoax atau yang lainnya.

 "Saya yakin masyarakat sudah pintar dan tidak akan mudah terpengaruh dengan isu-isu yang hoax,"ujarnya.

Ia juga berharap kepada seluruh peserta agar dapat menyimak dengan seriuas, materi yang disampaikan oleh pemateri. Kemudian ilmu yang didapat agar disampaikan kepada masyarakat lainnya ditempat tinggal masing-masing.

"Jangan sampai setelah acara selasai tidak ada mendapat apa-apa, maka dari itu harus menyimak dengan sunguh-sunguh. Setelah pulang dari sini bisa disampai dengan kerabat atau lingkungan tempat tinggal masing-masing,"harapnya.

Diakuinya ketika pada saat Pilkada suhu politik pastinya tidak stabil dan tinggal lagi masyarakatnya harus pintar dan bisa melaksanakan politik yang damai.

"Setiap Pilkada tentu suhu politik panas, namun masyarakat harus lebih pintar untuk menyikapinya dan jangan mudah terpancing sehingga mengarah keanarkis,"katanya

Disisi lain, Kurniawan Kantinoko, selaku narasumber sosialisasi menyampaikan apresiasi atas kegiatan sosialisi gerakan nasional revolusi mental

"Badan Kasbangpol Muratara merupakan yang pertama di sumsel yang melaksanakan kegiatan Sosialisi ini, paska diterbitnya gebrakan revolusi mental pada 19-21 september lalu di Banjarmasin, dan mungkin juga yang pertama di indonesia yang melakukan kegiatan sosialisasi,"jelasnya

Lima poin yang menjadi pokok dari Sosialisasi tersebut, Antara lain Gebrakan Indonesia tertib, Gebrakan indonesia melayani, Gebrakan indonesia bersih, Gebrakan Indonesia bersatu, dan Gebrakan Indonesia mandiri.(Hp)
Share:

Grand Opening STIT Al Mathiriyah Muratara. H Ikhsan Baijuri : Siap Cerdaskan Putra - Putri Muratara




MURATARA MSM.COM - Grand Opening Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al Mathiriyah di Desa Lawang Agung Kecamatan Rupit Kabupaten Muratara berlangsung sukses, Selasa (24/9).

Lounching Kampus STIT Al Mathiriyah diresmikan langsung oleh Bupati Muratara, HM Syarif Hidayat. Hadir juga Dekan Fakultar Tarbiyah IAIN Curup Ifnaldi, Kepala Dinas Pendidikan Drs Sukamto, ratusan calon mahasiswa STIT Al Mathiriyah dan tamu undangan lainnya.

Ketua Pengurus STIT Al Mathiriyah, H Ikhsan Baijuri berjanji, pihaknya akan berusaha memajukan STIT Al Mathiryah demi terciptanya putra putri Kabupaten Muratara yang mampu menguasai ilmu Islam.



Ia menyadari, berdirinya STIT Al Mathiriyah di tengah kondisi perekonomian masyarakat yang kurang begitu baik. Namun, dengan dengan tekad yang kuat untuk memajukan ilmu agama, dan mencerdaskan putra - putri Muratara, maka STIT Al Mathiriyah hadir menjawab semua tantangan itu.

"Berbagai upaya dilakukan, hingga pada tahun 2019 diterbitkan Surat Keputusan Menteri Agama RI, dan keluarnya SK rekomendasi BAN PT di Kementerian, ada nama Kabupaten Muratara yakni STIT Al Mathiriyah Muratara" paparnya.

Ia menjelaskan, untuk yang perdana ini ada tiga program studi yakni Pendidikan guru PAUD (PG PAUD), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) dan Pendidikan Guru Manajemen Pendidikan (PG MPI).

Ia berharap kepada Pemerintah dapat membantu dan mensupport  untuk memajukan kampus pertama yang ada di Muratara ini.

"Gedung sudah ada, kemudian mahasiswa sudah memadai dan juga Inilah satu satunya sekolah tinggi yang ada di Kabupaten Muratara, kiranya kedepan Pemkab Muratara bisa membantu,"harapnya

Sementara itu, Bupati Muratara H Syarif Hidayat memberikan apresiasi yang tinggi terhadap pesanteren Almatihiriyah telah mendirikan kampus Islam di Muratara

"Saya bangga dengan berdirinya sekolah ini,Saya konsen dg sekolah ini ada dua cara untuk membangkitkan sekolah ini pertama kita bangun gedungnya dan yang kedua masukkan 100 siswa lulusan SLTA yang berprestasi untuk belajar kesini,"jelasnya

Bupati juga mengingatkan pada tahun berikutnya agar pihak Dinas pendidikan Murarata untuk ikut membantu kampus ini hingga bisa maju layaknya kampus kampus - kampus lainnya.(MJ)
Share:

Waktu Dekat, Polres Muratara Defenitip




MURATARA, MSM.COM-Dalam waktu dekat, Kabupaten Musi Rawas Utara mempunyai Kepolisian Resor (Polres) defenitip ilias sendiri, dan memulai pelayanan serta aktivitas lainnya di Muratara, tidak perlu di Kabupaten Musi Rawas atau Kabupaten Induk lagi.

Tempat sementara, Polres Kabupaten Muratara tersebut, akan dipusatkan di Kepolisian Sektor (Polsek) Kecamatan Rupit, tepatnya di Desa Noman, Kecamatan Rupit, Muratara.

Bupati Muratara H M Syarif Hidayat, saat diwawancara sejumlah media, selasa (24/9) menyabutkan dalam waktu dekat Kabupaten akan ada Polres sendiri dan memulai pelayanan sebagaimana mestinya.

"Tidak ada perubahan hari Jum'at (27/9) polda akan datang ke Muratara,"kata Syarif.

Ia mengatakan, lokasi sementara personil Polres akan di pusatkan di Polsek Kecamatan Rupit, tepatnya di Desa Noman.   Dan di tahun 2020 akan di bangunkan asrama personil Polres di belakang Polsek di Desa Noman itu sendiri.

"Sementara Rumah Dinas (Rumdin) Kapolresnya masih kita carikan. Yang baguslah,"ujarnya

Bupati menyebutkan beberapa hari yang lalu pada saat kapolda Sumsel Irjen Pol Firli Bahuri mengunjungi Mapolres Mura, mengatakan Muratara sudah resmi terbentuk dengan telah diterbitkan Surat Keputusan MENPAN RB pembangunan Polres

“Alhamdulillah Mapolres Muratara resmi terbentuk dengan telah terbitnya keputusan MENPAN RB,”katanya

Dengan telah diterbitnya SK Menpan RB Bupati meminta kepada Bapak Kapolda Sumsel secepatnya Mapolres Muratara dilantik.

“Dan sudah saya sampaikan kepada Kapolda Sumsel sebelum bulan Desember tahun 2019 Kapolres dan personil Polres Muratara sudah dilantik,”ujarnya (Hp)
Share:

Bentuk Karakter Anak PAUD, Disdik Muratara Gelar Pentas Seni



MURATARA MSM.COM - Guna membentuk karakter anak usia dini menuju Kabupaten Layak Anak, Pemkab Muratara melalui Dinas Pendidikan, menggelar pentas seni, Selasa (24/9).


Acara yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB berlangsung di Balai Serbaguna Kelurahan Pasar Surulangun Kecamatan Ulu. Pentas Seni yang diikuti anak - anak PAUD diisi dengan berbagai kegiatan, seperti penampilan tarian dan lagu - lagu. 



Hadir Kepala Dinas Pendidikan Drs Sukamto melalui Kabid PAUD Yuli Indriani, Camat Rawas Ulu Abdul Kadir, Lurah Pasar Surulangun Arodie, dan Kepala BKPSDM melalui Kabid Mutasi, Sarpai.


Dalam sambutannya, Yuli Indriani mengatakan, pentas seni digelar dengan tujuan untuk membentuk karakter anak - anak agar menjadi anak pemberani.

"Jika sebelum anak - anak kita masih malu, dengan pentas seni ini melatih mereka untuk menjadi berani. Inilah yang menjadiharapan kita pada anak - anak. Mulai sekarang, kita bentuk mereka kepada hal - hal yang positif" ujarnya.


Sementara, Camat Rawas Ulu Abdul Kadir memberikan apresiasi dengan terselenggaranya kegiatan pentas seni. Menurutnya, ini merupakan langkah awal dalam peningkatan dan pembentukan karakter anak.


"Dengan acara ini, anak kita menjadi mengerti dan paham dimana ia berada. Mudah - mudahan hal seperti ini bisa memberi motivasi pada anak - anak PAUD" harapnya. (ZIL)
Share:

HDS Serahkan Kemekanisme PDI Perjuangan Terhadap Pencalonannya




MURATARA,MSM.COM- Kader PDI Perjuangan Musi Rawas Utara H.  Devi Suhartoni atau yang biasa disapa HDS mengungkapkan menyerahkan keputusan pengusungan dirinya menjadi Calon Bupati Muratara di Pilkada 2020 mendatang kepada mekanisme partai PDI Perjuangan.

" Masalah rekomendasi pencalonan ini berproses dan dinamis kan masih lama, saya sebagai kader patuh kepada keputusan akhir dan saya tidak bisa claim apapun karena ini berproses" Ujar HDS saat di wawancarai wartawan Senin (23/9).

Dijelaskan HDS,  Ketua DPD PDI Perjuangan Sumsel tegas  mengatakan siapapun Kader yang mendapat Amanah berkerjalah untuk rakyat. Sebagai Kader PDI Perjuangan tetap berkerja sesuai aturan dan terus menjalankan perintah sebagai mana garis ideologi partai.

" Saya sadar betul bahwa sebagai kader PDI perjuangan harus selalu dekat dengan Rakyat hingga berakhirnya masa jabatan saya " Ujar HDS

Ditambahkanya, Ketua DPD PDI Perjuangan Sumsel Bapak Giri Ramandha Kemas terus memberikan dukungan kepadanya untuk terus berkerja demi rakyat, dan menjaga marwah partai.
Pemimpin harus hadir ditengah - tengah rakyat rakyat dan memberi solusi. (HAMKAM)
Share:

Selama 5 Hari BKD Gelar Bimtek





MURATARA MSM.COM - Pemkab Muratara melalui Badan Keuangan Daerah (BKD) menggelar Bimtek Dana BOS berbasis Teknologi Informasi dan Sistem Informasi Manajamen Daerah (SIMDA) tahun 2019, Senin (22/9).


Bimtek yang akan berlangsung selama lima hari, digelar di ruang rapat auditorium lantai 2 Setda Muratara. Bimtek diikuti Kepala Sekolah dan Operator dari Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) se Kabupaten Muratara.



Kepala BKD, Duman Faschal melalui Kabid Aset, Risaludin menjelaskan, bimtek Dana BOS dan laporan SIMDA dilakukan sebagai laporan dana BOS yang sudah digunakan sekolah, mulai dari triwulan pertama dan kedua yang akan di SPJ kan dan dimasukkan ke dalam laporan SIMDA secara aktual. Kemudian hasil dari laporan itu akan diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).


"Kita serahkan ke BPK dan silahkan BPK mengaudit. Apakah itu masuk ke dalam aset atau dana itu masuk ke dalam aset dalam artian habis pakai. Kita berharap penggunaan Dana BOS sesuai dengan tupoksinya masing - masing sesuai bidang" tukasnya. (MJ)
Share:

Senin, 23 September 2019

SAD Muratara Dibekali Ilmu Membatik


Sejumlah SAD sedang dibekali dan mempraktek langsung ilmu membatik



MURATARA MSM.COM - Dinas Perdagangan dan Koperasi (Disperindakop) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), memberikan Bimbingan Teknis (Bimtek) membatik jumputan kepada anak-anak Suku Anak Dalam (SAD) dan kelompok Usaha Kecil Menengah (UKM) Kecamatan Karang Dapo, Senin (23/09).

Bimtek tersebut dilaksanakan selama 3 hari yang dipusatkan di Mess SAD Muratara, di Desa Lawang Agung, Kecamatan Rupit. Yang dibuka langsung oleh Seketaris Disperindakop Muratara, Heni Mardiana.

Kepala Disperindakop Muratara, H. Syamsu Anwar melalui Seketarisnya Heni Mardiana yang didampingi oleh Kabid Perinduatrian Fathila mengatakan Bimtek yang dilaksanakan tersebut guna memberikan dan menambahk keterampilan anak SAD dan kelompok UKM dalam membatik jumputan.

"Dengan bimbingan membatik jumputan ini diharapkan dapat menumbuhkembangkan perekonomian bagi para pelaku UKM," jelasnya

Dilanjutkanya, untuk pelajar anak SAD dapat menambah keterampilan dan pengetahuan mereka dalam membatik jumputan.

"Yang paling penting memberikan keterampilan bagi anak-anak SAD Muratara yang tinggal di SAD,"ucapnya

Menurutnya, dengan keterampilan yang membatik jumputan dapat menjadi bekal bagi mereka kedepan  sebagai modal bersaing di UKM dalam masyarakat. "Sehingga mereka yang keluar dari mess SAD selain memiliki ilmu pengetahuan umum. Juga memiliki keterampilan dalam menghadapi dunia usaha yang makin pesat," harapnya

Sementara itu, dalam membuat bati jumputan tersebut pihaknya mendatangkan ahlinya dari Kota Palembang. Yakni: Galeri Wong Kito atas nama Anggi dan Dwi Latofa.

"Sehingga kedepan dapat menjadi bekal bagi generasi muda Muratara untuk anak SAD," ujarnya. (HP)
Share:

Gelar Pilkades Serentak, Cakades Lakukan Deklrasi Pilkades Damai Camat Rawas Ulu Harapkan Pilkades Aman



MURATARA MSM.COM - Calon Kepala Desa yang akan bertarung pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Muratara pada Rabu (25/9) mendatang, melakukan Deklarasi Pilkades Damai di Mapolres Musi Rawas, Senin (23/9).


Deklrasi damai dan penandatanganan integritas yang diikuti oleh seluruh calon kades, disaksikan langsung oleh Kapolres Musi Rawas AKBP Suhendro  serta Dandim 0406 Musi Rawas Letkol Inf M Aan Setiawan.



Turut hadir, Kepala DPMD-P3A Kabupaten  Muratara, Hj Gusti Rohmani, Kasat Pol PP, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Muratara dan para camat.


Ditemui usai Deklarasi Damai, Camat Rawas Ulu Abdul Kadir mengungkapkan, di Kecamatan Rawas Ulu sendiri ada dua desa yang menyelenggarakan Pilkades yakni Desa Lesung Batu dan Desa Sukomoro.


Dengan deklarasi damai ini, diharapkan terciptanya pemilihan kepala desa berkualitas, transparan, akuntabel, aman dan damai. Siapapun yang terpilih nantinya, itulah kehendak masyarakat.


"Dipundaknya ada beban dan amanah yang mesti dijalankan. Bagi yang belum terpilih bukan berarti kalah,  tetapi keberhasilan yang tertunda. Dan diharapkan tetap berkarya karena masih banyak tugas lain dalam mengembangkan dan memasukan desa masing - masing" ujarnya. (MJ)
Share:

Serahkan Formulir Ke DPC PBB. HM Syarif Hidayat : Maju Menang.!



MURATARA MSM.COM - Sukses memimpin Kabupaten Muratara, HM Syarif Hidayat memastikan diri maju kembali pada Pilkada 2020 mendatang. Pendafataran dan pengambilan formulir disejumlah partai yang membuka pendaftaran dan penjaringan calon Bupati Muratara periode 2020 - 2025 telah dilakukan oleh orang nomor satu di Bumi Beselang Serundingan ini.



Hari ini, Senin (23/9) HM Syarif Hidayat menyerahkan formulir penjaringan  pencalonan ke Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Bulan Bintang (PBB) Kabupaten Muratara di sekretariat DPC PBB Kelurahan Pasar Surulangun Kecamatan Rawas Ulu sekitar pukul 10.00 WIB. Berkas penjaringan itu diterima oleh Ketua DPC PBB kabupaten Muratara, Mukhtar Simin.

Usai menyerahkan formulir, HM Syarif Hidayat langsung bertolak menuju ke Kecamatan Rupit untuk kembali melaksanakan tugas sebagai Bupati Muratara. "Maju Menang" ucap Syarif songkat.(ZIL)
Share:

Kabut Asap Muratara Berbahaya Bagi Kesehatan




MURATARA MSM.COM-Hasil Balai Teknik Kesehatan Lingkungan Pengendalian Penyakit (BTKL-PP) Propinsi Sumatera terhadap kabut asap yang ada di Kabupaten Musi Rawas Utara menyatakan berbahaya.

Sementara menurut BTKL PP propinsi, jika kabut asap masih dibawah 100, maka dinyatakan tidak berbahaya, namun hasil riset yang dilakukan BTKL  kabut asap di Muratara menunjukan indeks pencemaran standar udara(IPSU) mencapai 153. Artinya asap di Muratara berbahaya bagi kesehatan masyarakat terutama pada anak anak.

Kepala Dinas Kesehatan, Marlinda Sari mengatakan berdasarkan hasil tim BTKL PP dibantu Dinkes menyatakan kabut asap di Muratara mencapai ISPU 153, dan masuk kategori berbahaya bagi kesehatan. Berkenaan dengan itu pihaknya akan membuat surat rekomendasi kepada Bupadi Muratara.

"Hari ini kami akan membuat rekomendasi hasil riset kabut asap kepada Bupati Muratara,"kata Marlinda melalui telepon, Senin (23/9)

Lebih lanjut pihaknya menyerahkan kepada Bupati disertai tembusan kepada pihak yang mempunyai kepentingan seperti Dinas Pendidikan, BPBD dan lainnya.

Ia mengatakan, para ibu hamil dan anak anak untuk tidak terlalu banyak aktivitas diluar rumah. Dikwatirkan sangat berbahaya bagi kesehatan

"Kembali saya mengajak untuk ibu hamil, anak anak, serta masyarakat umum tidak terlalu banyak aktivitas di umum,"ajaknya

Tidak hanya itu, lanjutnya sembari beraktivitas usahakan membawakan air minum. Perbanyak minum air putih serta menggunakan masker.(Hengki)
Share:

Sabtu, 21 September 2019

Setelah Ke PDI-P, Alfirmansyah Kembali Ambil Formulir Di DPD PAN



MURATARA MSM.COM - Setelah menyatakan sikap, siap untuk bertarung di Pilkada Kabupaten Muratara  2020 mendatang, H Alfirmansyah atau akrab disapa Apek , Sabtu (21/9) sekira pukul 10.00 WIB mendatangi kantor DPD PAN Muratara  di jalan Nangka Lintas Lubuklinggau Utara II untuk mengambil formulir pendaftaran penjaringan bakal calon Bupati Muratara periode 2020 - 2025.

Kedatangan Apek ke DPD PAN, merupakan kedatangan yang kedua kalinya untuk mendaftarkan diri. Sebelumnya, Apek juga telah mengmbil formulir pendaftaran di sekretariat PDI Perjuanagan.



Usai mendaftarkan diri, ia kembali menegaskan untuk maju di pilkada mendatang. "Saya serius akan mencalonkan diri sebagai Bupati Muratara periode kedepan," kata Alfirmansyah.

Menurutnya, setiap warga negara mempunyai hak politik yang sama untuk memilih ataupun dipilih, sehinga pencalonannya yang masih berstatus sebagai PNS adalah hal lumrah.



"Mari kita saling menghargai, saling mengajak tidak saling mengejek, saling merangkul tidak saling memukul, berpolitik yang santun dan beratitude," kata Alfirmansyah.

Sebelumnya Bupati Muratara, Syarif Hidayat mengatakan tidak mempermasalahkan jika ada kalangan PNS di lingkungan Pemkab Muratara ikut serta pada kontestasi Pilkada 2020.

"Silahkan, tidak masalah, silahkan putra-putri Muratara mencalonkan diri, pencalonan ini terbuka untuk semua. Biarlah nanti masyarakat yang memilih mana yang terbaik dari yang baik," katanya.

Ia mengimbau masyarakat Kabupaten Muratara terutama para pegawai di lingkungan pemerintahan agar tetap rukun dan damai serta tidak terpecah belah dengan situasi perpolitikan Pilkada 2020.

"Ini pesta demokrasi, mari kita berkompetisi, tapi dengan elegan, tidak boleh saling hujat, tidak boleh saling fitnah" kata Bupati. (MJ)
Share:

Jumat, 20 September 2019

HM Syarif Hidayat Resmi Kembalikan Formulir Bakal Calon Bupati di DPC PDIP Muratara



MURATARA MSM.COM - Bupati Muratara HM Syarif Hidayat resmi mengembalikan formulir penjaringan Bakal Calon Bupati Muratara Periode 2020-2025 di Sekretariat PDIP Kabupaten Muratara, Jum'at (19/9).


Formulir penjaringan bakal calon Bupati diserahkan langsung oleh HM Syarif Hidayat di kantor Sekretariat PDIP Kabupaten Muratara dan diterima langsung oleh Ketua DPC PDIP, Devi Ariyanto.



"Tentu kami sangat mengharapkan support dari PDI Perjuangan, untuk mengusung periode 2020 - 2025. Insya Allah persyaratan tadi yang dikembalikan sudah lengkap dan diteliti untuk diteruskan ke lebih atas lagi ke DPP" kata HM Syarif Hidayat usai mengembalikan formulir tersebut.


Ia berharap, PDIP dapat mengusung dirinya untuk mencalonkan diri menjadi Bupati Kabupaten Muratara periode lima tahun kedepan.


Ketua DPC PDIP Kabupaten Muratara, Devi Ariyanto mengatakan, hingga saat ini sudah 13 nama yang mendaftarkan diri ke PDIP. Dari jumlah itu, baru H Devi Suhartoni dan HM Syarif Hidayat yang mengembalikan formulir. Kemudian ada Kader dari PDIP Yudi Nugraha, sementara untuk yang lain belum.


Mengentai kriteria yang bakal dilirik oleh PDIP, dirinya mengungkapkan, DPC hanya sebagai penjaringan. Untuk selanjutnya diserahkan ke pimpinan daerah PDIP provinsi Sumsel.


"Dan itu semua ada tahapan dan mekanismenya. Tugas selanjutnya kami serahkan ke DPD dan DPP. Jadi pada prinsipnya tugas kami hanya sebatas penjaringan calon" tutupnya. (MJ)
Share:

Besarnya Dorongan dan Popularitas di Masyarakat Akis Ropi Ayub Ambil Formulir Balon Bupati Muratara



MURATARA MSM.COM - Mantan Penjabat (Pj) Bupati Muratara, Akis Ropi Ayub optimis maju pada Pilkada 2020 mendatang. Bukti keseriusan itu, Akis Ropi Ayub diwakili Ketua Tim Kemenangan Nepi Mulyadi mengambil formulir penjaringan Bakal Calon Bupati Muratara periode 2020 - 2025 di DPC PDIP Kabupaten Muratara, Jum'at (20/9).


Kepada awak media, Nepi Mulyadi mengatakan, proses pengambilan formulir dilakukan sebagai langkah serius dari Akis Ropi Ayub untuk ikut berpartisipasi pada Pilkada Kabupaten Muratara tahun 2020 mendatang.


Selama ini sudah di dengungkan bahwa Bapak Akis Ropi Ayub akan ikut partisipasi dalam pilkada 2020 mendatang, dan keseriusan itu hari ini kita tunjukkan dengan proses pengambilan Formulir penjaringan bakal calon bupati di partai PDIP Muratara ungkapnya.


Dikatakannya, langkah pengambilan formulir pendataran selain karena masih besarnya tingkat popularitas dari Akis Ropi Ayub di Muratara, juga karena besarnya dorongan dari masyarakat yang meminta agar Akis Ropi Ayub kembali memimpin Muratara.

Harus diketahui, bahwa sampai saat ini popularitas Bapak Akis Ropi Ayub masih tergolong tinggi, juga masih besarnya dorongan dari masyarakat agar Akis Ropi Ayub kembali memimpin Muratara, sehingga kedua hal tersebut memotivasi dalam pengambilan formulir penyeleksian ini sambungnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, Pengambilan formulir pendaftaran seleksi Bacabub di partai PDIP merupakan yang pertama, dan kedepannya tidak menutup kemungkinan akan mengambil formulir di partai lainnya.

PDIP ini partai besar jadi kesempatan pengambilan formulir harus dimanfaatkan, namun pengambilan formulir akan dilanjutkan di partai PAN yang juga sudah membuka pendaftaran seleksi Bacabub Terang dia.

Dia menambahkan, untuk pengembalian formulir nantinya akan dilaksanakan langsung oleh Akis Ropi Ayub pada hari senin mendatang
“Senin 23 September nanti formulir akan secara langsung dikembalikan oleh Bapak Akis Ropi Ayubtutupnya. (MJ)
Share:

Daftarkan Diri Di DPC PDIP, Alfirmansyah Resmi Mencalonkan Diri Menjadi Bupati Muratara Periode 2020 - 2025




MURATARA MSM.COM - Bursa pencalonan Bupati Muratara pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 kian ramai. Termasuk dari Pegawai Negeri Sipil (PNS). Salah satunya Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) H Alfirmansyah Karim, juga mendaftarkan diri di sejumlah partai.

"Saya serius akan mencalonkan diri sebagai Bupati Muratara periode kedepan," kata Alfirmansyah Karim usai mendaftar di kantor DPC Partai PDIP Muratara, Jumat (20/9/2019).

Menurutnya, setiap warga negara mempunyai hak politik yang sama untuk memilih ataupun dipilih, sehinga pencalonannya yang masih berstatus sebagai PNS adalah hal lumrah.

"Mari kita saling menghargai, saling mengajak tidak saling mengejek, saling merangkul tidak saling memukul, berpolitik yang santun dan beratitude," kata Alfirmansyah.

Sebelumnya Bupati Muratara, Syarif Hidayat mengatakan tidak mempermasalahkan jika ada kalangan PNS di lingkungan Pemkab Muratara ikut serta pada kontestasi Pilkada 2020.

"Silahkan, tidak masalah, silahkan putra-putri Muratara mencalonkan diri, pencalonan ini terbuka untuk semua. Biarlah nanti masyarakat yang memilih mana yang terbaik dari yang baik," katanya.

Ia mengimbau masyarakat Kabupaten Muratara terutama para pegawai di lingkungan pemerintahan agar tetap rukun dan damai serta tidak terpecah belah dengan situasi perpolitikan Pilkada 2020.

"Ini pesta demokrasi, mari kita berkompetisi, tapi dengan elegan, tidak boleh saling hujat, tidak boleh saling fitnah, berilah contoh kepada masyarakat bahwa kita-kita ini orang baik," ujarnya. (MJ)
Share:

Postingan Populer

Arsip Blog