Monday, December 2, 2019

Miliki Potensi Besar Untuk Dikembangkan. Disbudpar Akan Berdayakan Masyarakat Sekitar Lokasi Objek Wisata




MURATARA MSM.COM-Di Kabupaten Muratara, banyak objek wisata potensial yang sudah terkenal, bahkan hingga ke mancanegara. Hal itu berkat upaya pemerintah daerah yang terus gencar melakukan promosi.

Jumlah wisatawan yang berkunjung, terus meningkat. Seiring dengan meningkatnya jumlah pengunjung ke objek wisata. Pastinya, kebutuhan oleh - oleh khas Muratara menjadi icaran para wisatawan.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Titin Martini, Senin (2/22) menyebut, untuk kebutuhan oleh - oleh khas Muratara, baik berupa souvenir maupun kuliner, di sekitaran objek wisata, saat ini belum terpenuhi.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, kata Titin, Pemkab Muratara melalui Disbudpar akan memberdayakan masyarakat di sekitaran lokasi objek wisata dalam memenuhi kebutuhan oleh - oleh dan souvenir khas Bumi Beselang Serundingan.

"Agar masyarakat di sekitar lokasi wisata mempunyai kegiatan yang bernilai ekonimis. Misalkan, apa saja yang mendukung pariwisata dalam industri, seperti membuat kerajinan, souvenir, bahkan kain songket. Yang kesemuanya, dalam upaya mendukung pariwisata" paparnya.

Ia yakin, dengan memanfaatkan masyarakat sekitaran lokasi wisata. Penyediaan akan oleh-oleh akan terpenuhi. Sehingga nantinya, setiap wisatawan yang datang, saat mereka kembali akan membeli oleh - oleh khas Muratara.

"Kita harus treatment, artinya ketika mereka berkunjung kita sudah punya makanan khas, seperti ikan pedo misalnya. Sehingga, kalau mereka pulang tidak membawa oleh - oleh khas. Seolah - olah mereka belum sampai ke Muratara. Begitu juga, kita punya batu batuan yang bisa dibuat kalung tasbih dan cincin. Semuanya bisa dijadikan daya tarik ciri khas Muratara" sambungnya.

Diungkapkannya, untuk mendukung rencana itu. Pihaknya akan segera mengenbangkan kelompok pengolah industri. Dimulai dengan peningkatan SDM kelompok industri. Dengan SDM yang baik, mereka akan semakin kreatif dalam dunia industri.

"Kita tahu potensi wisata kita besar dan potensial. Tetapi kita harus mempersiapkan SDM masyarakat disekitar lokasi wisata agar kreatif. Sehingga mereka benar benar siap, untuk dikunjungi" ujarnya.

Kesiapan itu, termasuk menjadi pemandu wisatawan yang datang. Mengingat disekitaran objek wisata di Muratara belum ada hotel. Otomatis warga sekitar yang diharapkan menjadi pemandu saat wisatawan datang berkunjung.

Ia mengatakan, rencana tersebut untuk tahun ini masih dalam tahap persiapan. Tahap pembinaan akan dilakukan pada 2020 mendatang. Salah satunya dengan mengadakan program pelatihan kepada masyarakat di sekitar lokasi objek wisata.


 “Ini yang menjadi harapan kami, bahwa potensi masyarakat di sekitar objek wisata perlu terus ditingkatkan. Sehingga dengan keterampilan yang dimiliki dapat memberikan kontribusi bagi kemajuan dan pengembangan pariwisata. Begitu juga, secara ekonomi mereka akan lebih sejahtera” kata Titin.(MJ)
Share:

Postingan Populer

Blog Archive