23 January 2020

Tim Pembina Samsat Pemprov Sumsel, Kunker ke Muratara





MURATARA MSM.COM - Tim Pembina Samsat Pemprov Sumsel, terdiri dari Dirlantas Polda Sumsel, Kombes Pol, Juni, Kepala Dispenda Sumsel, Neng Muhaibah, serta Kepala Jasa Raharja Sumsel melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Muratara, Selasa (21/1).


Kunker tersebut didampingi Kapolres Muratara Adiwitanto. Kedatangan Dirlantas Polda Sumsel beserta rombongan, disambung langsung oleh Bupati Muratara, HM Syarif Hidayat.

Bupati Muratara, HM Syarif Hidayat menjelaskan, kedatangan ketiga pejabat tersebut, untuk melihat kondisi yang ada di Kabupaten Muratara, serta meninjau semua fasilitas yang berkaitan dengan Dirlantas.


"Untuk Dispenda kita sudah  menyiapkan rencana lahan. Kemudian tempat samsatnya dimana, sehingga pelayanan masyarakat di Perpajakan Danlantas dapat terpenuhi" ujarnya.


Ia mencontoh, seperti data yang masuk di Dirlantas Polres Muratara, sudah 300 orang yang mendaftar guna pembuatan SIM. Tapi jangkauan untuk pembuatan SIM ke Muara Beliti cukup jauh.

"Dengan adanya Korlantas, nanti tidak jauh lagi. Begitu  juga dengan pelayanan lainnya. Nantinya, ada kantor Bapenda dan Samsat sendiri. Hari ini kita akan meninjau dimana lokasi kantor pelayanan. Mudah - mudahan kedepan dengan hadirnya Mapolres Muratara kemudian Bapenda kita sendiri tiap pendapatan optimal" terangnya.

Dirlantas Polda Sumsel Kombes Pol Juni mengatakan, kunker ke Muratara guna meninjau langsung kesiapan sarana prasarana pelayanan masyarakat, terutama pelayanan kendaraan bermorot di Samsat. Termasuk mengecek kesiapan petugasnya.


"Pada prinsipnya, kita akan mengakomodir kesiapan Muratara. Kalau memang sudah siap, kita akan siapkan sarana prasarana yang bersifat pelayanan. Terutama pelayanan SIM dan  lalu lintas " sambungnya.

Jika kantor sudah siap, maka peralatan akan dikirim. "Targetnya, mudahan - mudahan tahun ini bisa. Karena sudah kita ajukan ke Korlantas" tambah Kombes Pol Juni.

Sementara, Bapenda Sumsel, Neng Muhaibah mengungkapkan, keberadaan Bapenda di Muratara merupakan perpanjangan tangan dari pemerintah provinsi, dalam hal ini UPTP unit pelayanan teknis yang lebih dikenal dengan Samsat.

"Dari hasil pendapatan, sebagian kita kembalikan ke daerah. Untuk tahun 2019 ada Rp.41 miliar dana bagi hasil dari pemprov SUmsel yang dikembalikan untuk kepentingan masyarakat" terangnya.

Dia mengatakan, melalui APBD Muratara ditahun 2020 ini, rencananya Rp.50 miliar bagi hasil dari pajak provinsi Sumsel. Untuk itu, pihaknya sengaja datang ke Muratara melihat kesiapan.


"Ternyata memang Bupati Muratara telah menyiapkan fasilitas, baik gedung maupun rencana pembangunan gedung Samsat, UPTB Bapenda untuk Muratara" tukasnya. (MJ)
Share:

Postingan Populer

Blog Archive