10 Agustus 2021

Pastikan Pembayaran Hutang BUD IPB Bogor DPRD Muratara Datangi BPKAD

 



MURATARA MSM.COM  DPRD Kabupaten Muratara mendatangi BPKAD Muratara, Senin (9/8). Kedatangan anggota dewan tersebut untuk memastian pembayaran atas hutang biaya program Beasiswa Utusan Daerah (BUD) Pemkab Muratara kepada Intitut Pertanian Bogor (IPB) sebesar Rp. 1,9 milyar.


Ketua Komisi I DPRD Muratara Hadi Subeno mengatakan, jika hutang  Pemkab Muratara tersebut tidak segera dilakukan pembayaran, maka mahasiswa asal Muratara yang kuliah melalui program BUD tersebut akan terancam putus kuliah. 


"Kita harus segera melakukan pembayaran, agar anak-anak kita ini bisa melanjutkan kuliahnya. Kita diberikan tenggat waktu hanya sampai tanggal 12 Agustus 2021, kalau tidak segera dibayar maka status mereka akan dikunci," jelasnya. 


Dirinya meminta agar Pemkab Muratara segera melakukan pembayaran terhadap biaya kuliah program BUD yang menunggak tersebut, agar mahasiswa asal Kabupaten Muratara yang kuliah melalui program BUD, bisa kembali meneruskan studinya di IPB. 


"Kasian adik-adik kita ini. Mereka anak-anak berprestasi asal Muratara, dan ini kesempatan kita untuk mendidik mereka agar setelah lulus bisa kita berdayakan untuk membangun kabupaten kita" imbuhnya. 


Hadi menambahkan, DPRD Muratara sebelumnya sudah mendapatkan kabar dari Dinas Pendidikan, jika pembayaran hutang tersebut akan dilakukan pembayaran sebelum tenggat waktu yang telah ditentukan. Untuk memastikan hal tersebut, DPRD mendatangi BPKAD Muratara. 


"Informasi dari Dinas Pendidikan, bahwa hutang tersebut akan dibayar sebelum tanggal 12 Agustus 2021. Tetapi agar masalah ini cepat selesai, kami langsung memastikan ke BPKAD mengenai masalah pembayaran hutang tersebut. Dari penjelasan BPKAD, saat ini Bupati Muratara meminta rincian yang harus dibayarkan oleh Pemkab Muratara," jelasnya. 


Dirinya berharap, masalah hutang biaya program Beasiswa Utusan Daerah Kabupaten Muratara terhadap IPB dapat segera diselesaikan, karena tenggat waktu yang diberikan IPB sudah hampir habis. 


"Sekali lagi kami berharap masalah ini cepat diselesaikan, karena anak-anak ini tidak bisa melakukan kegiatan kuliah sama sekali. Karena tenggat waktunya sudah sangat mepet, jadi harus segera diselesaikan ,apa lagi anggaran nya sudah ada ABPD 2021 ," tutupnya. (MJ)

Share: