02 November 2021

Dilaksanakan 16 Hari Pelatihan WBP Lapas Kelas III Surulangun Ditutup

 


 


MURATARA MSM.COM – Setelah 16 hari pelaksanaan, Pelatihan bagi WBP di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Surulangun resmi ditutup, Senin (1/11). Di aula Lapas Kelas III Surulangun, Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Muratara.

Pelatihan peningkatan Kompetensi yang bekerja sama dengan UPT Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Ketenagakerjaan Kota Lubuklinggau. Meluluskan 16 peserta dari 20 orang yang mengikuti pelatihan.

Penutupan pelatihan kompetensi untuk WBP Lapas Kelas III Surulangun, dihadiri Kepala Disnakertrans Kota Lubuklinggau Purnomo, Kepala Lapas Kelas III Surulangun Indra Yuda dan tamu undangan lainnya.

Indra Yudha mengatakan, pelatihan peningkatan kompetensi untuk WBP Lapas Kelas III Surulangun diikuti 20 orang peserta, dengan waktu pelaksanaan selama 16 hari.

Pelatihan peningkatan Kompetensi yang bekerja sama dengan UPT Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Ketenagakerjaan Kota Lubuklinggau. Meluluskan 16 peserta dari 20 orang yang mengikuti pelatihan.

Indra Yudha dalam sambutannya mengaku senang dengan suksesnya pelatihan Kompetensi bagi WBP. Kendati menyisakan 4 orang yang tidak lulus dalam pelatihan ini. Namun, Dia mengharapkan keempat WBP tersebut tidak kecewa dan terus meningkatkan kompetensinya.

“WBP yang lulus pada pelatihan ini, mendapatkan penghargaan langsung berupa sertifikat.” ujarnya. Dengan pelatihan ini, ujar Dia, WBP dapat meningkatkan kompetensi sesuai program yang diikuti.

“Kami merasa sangat senang sekaligus berterima kasih kepada Disnakertrans Kota Lubuklinggau, yang telah membantu dalam pelatihan Kompetensi bagi WBP Lapas Kelas III Suruangun ini” sambung Indra Yudha.

Dirinya berharap, kegiatan ini dapat memberikan manfaat untuk warga binaan. Terutama sebagai bekal mereka, usai menjalani masa tahanan. Sehingga ketika mereka Kembali, WBP sudah memiliki keahlian.

“Harapan Kita, dengan ikut pelatihan ini. Bisa bermanfaat dan bisa membuka usaha sesuai dengan keahlian yang mereka ikuti dalam pelatihan ini. Dan, mereka Kembali ke masyarakat benar – benar ingin bertaubat” kata Indra Yudha.

Ismail, salah satu WBP Kelas III Surulangun mengaku, pelatihan tersebut sangat bermanfaat bagi mereka. Pelatihan ini, sebagai bekal untuk masa depan usai menjalani masa tahanan.

“Terima kasih kepala Kalapas dan seluruh jajarannya, yang telah membina dan mendidik kami. Dan juga telah memberikan pelatihan kepada kami, sehingga kami mempunyai bekal setelah masa hukuman selesai. Dan Kembali ke masyarakat seperti biasa” ujar Ismail. (YAN)

Share: