-->

IKLAN

IKLAN

Jadi Wakil Muratara di Penilaian Proklim Tingkat Provinsi Kades Sukomoro Harapkan Masyarakat Menerapkan Hidup Bersih

mediasinarmuratara
20 September 2022, 18:54 WIB Last Updated 2022-09-20T11:55:04Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

 

Bupati Muratara H Devi Suhartoni dan pejabat lainnya dalam penilaian Program Kampung Iklim (Proklim)


MURATARA MSM.COM – Desa Sukomoro Kecamatan Rawas Ulu mewakili Kabupaten Muratara dalam ajang penilaian Program Kampung Iklim (Proklim), tingkat Provinsi Sumatera Selatan tahun 2022.

 

Verifikasi tim penilai dari provinsi dan Kementerian didampingi Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) Kabupaten Muratara, telah dilakukan pada 27 Juli 2022. Kini, tinggal menunggu pengumuman hasil penilaian Proklim tersebut.

 

“Untuk penilaian sudah dilakukan oleh tim dari provinsi dan Kementerian. Saat ini masih menunggu hasilnya, yang akan diumumkan pada bulan Oktober 2022 ini” kata Kepala Desa Sukomoro Fachrurrahman, Selasa (20/9/2022).

 

Selaku Kepala Desa Sukomoro, Dirinya menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak. Terutama kepada Bupati Muratara, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan Camat Rawas Ulu.

 

Ucapan senada Dia sampaikan kepada pihak perusahaan PT Banyan Koalindo Lestari, yang sudah membantu dan mensuport. Baik berupa materi dan arahan – arahan yang sangat positif.


Penilaian Program Kampung Iklim (Proklim) di Desa Sukomoro Kecamatan Rawas Ulu Kabupaten Musi Rawas Utara


 

“Semoga ini semua bermanfaat dan bisa membawa kemajuan untuk Desa Sukomoro” kata Fachrurrahman.

 

Dikatakannya, seluruh Kadus, BPD, PKK Desa dan Kader, Karang Taruna, tokoh adat, tokoh masyarakat dan seluruh elemen masyarakat sangat antusias dan bekerja keras gotong royong membantu mensukseskan penilaian tersebut. Untuk itu, dirinya juga mengucapkan terima kasih.

 

“Semoga kekompakan ini tetap terjaga. Sehingga, akan membawa kemajuan di desa Sukomoro” ucap Kades.

 

Dia berharap, dengan adanya Proklim ini, kedepan masyarakat Desa Sukomoro bisa mempertahankan dan menerapkan hidup bersih dan indah. Tetap membudayakan penghijauan dan keindahan dilingkungan sekitar, untuk menghindari dari bencana alam.

 

“Bisa memanfaatkan limbah atau kotoran dilingkungan. Karena, Proklim ini salah satu cara untuk mencapai hidup sehat, bersih, indah dan jauh dari bencana” ujar Kades.

 

Laporan : Muhayan

 

Komentar

Tampilkan

BERITA TERBARU LAINNYA