![]() |
| Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho memimpin kegiatan Bedah Rumah sebagai wujud kepedulian nyata Polda Sumsel jelang Hari Bhayangkara 2026 |
PALEMBANG MSM.COM —
Kepedulian nyata Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) dalam
membedah 40 unit rumah warga kurang mampu secara serentak jelang Hari
Bhayangkara 2026 menuai apresiasi mendalam dari masyarakat. Rasa syukur ini
memuncak saat Kapolda Sumsel menyerahkan langsung kunci rumah yang telah
selesai direnovasi kepada warga korban musibah kebakaran di Kelurahan 13 Ulu,
Kecamatan Seberang Ulu II, Palembang, pada Jumat (10/4/2026).
Raut
bahagia tak dapat disembunyikan dari wajah Indra Irmawan (Iwan), penerima
bantuan bedah rumah tersebut. Di hadapan jajaran kepolisian dan masyarakat yang
hadir dalam acara penyerahan simbolis, Iwan tak henti-hentinya mengucapkan
terima kasih karena kediamannya kini kembali menjadi hunian yang aman, sehat,
dan layak huni.
"Saya
mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda Sumsel dan seluruh jajaran yang
telah membantu membedah rumah saya. Saya sangat berterima kasih atas bantuan
yang telah diberikan," tutur Iwan dengan penuh haru.
Ia
juga mewakili warga di lingkungan sekitarnya untuk menyampaikan apresiasi atas
respons cepat aparat kepolisian. "Atas nama warga RT 18, kami mengucapkan
terima kasih kepada Bapak Jenderal beserta jajaran Bapak Kapolda maupun
Kapolrestabes terkait musibah kebakaran rumah yang saya alami. Pokoknya, kami
mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya," tambahnya.
Rumah
Iwan merupakan satu dari 40 unit rumah di wilayah hukum Sumatera Selatan yang
direnovasi oleh jajaran Polda Sumsel. Kegiatan bakti sosial ini menyasar warga
yang memiliki keterbatasan ekonomi, dengan kondisi rumah tidak layak huni
akibat faktor usia bangunan maupun dampak musibah. Di sela-sela kegiatan
tersebut, kepolisian juga menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat sekitar.
Kapolda
Sumsel Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. yang memimpin langsung
kegiatan tersebut menegaskan bahwa program bedah rumah ini adalah wujud nyata
kehadiran Polri di tengah masyarakat. Hal ini sekaligus menjadi implementasi
dari konsep Polri Presisi yang humanis dan responsif.
“Polri
tidak boleh berjarak dari masyarakat. Kami harus hadir, merasakan, dan membantu
kesulitan yang dihadapi warga. Program ini bukan hanya membangun rumah, tetapi
juga membangun harapan hidup yang lebih baik,” tegas Kapolda Sumsel.
Langkah
kepolisian ini selaras dengan program prioritas nasional dalam pengentasan
kemiskinan dan ketahanan sosial. Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang
Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. menambahkan, peringatan Hari Bhayangkara tidak
hanya bersifat seremonial, tetapi diwujudkan melalui aksi nyata.
“Kami
memastikan bahwa kehadiran Polri memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Program bedah rumah ini adalah bentuk kepedulian yang berkelanjutan dari Polda
Sumsel dalam menjaga stabilitas sosial melalui pendekatan yang humanis,” ujar
Kombes Pol Nandang.
Sementara
itu, Karo SDM Polda Sumsel Kombes Pol Sudrajad Hariwobo, S.I.K., M.Si. selaku
ketua pelaksana kegiatan mengungkapkan, bakti sosial ini menjadi bukti
transformasi institusi. Polda Sumsel terus menunjukkan bahwa kepolisian tidak
hanya menjalankan fungsi penegakan hukum, melainkan juga berperan aktif dalam
mendukung pembangunan nasional dan memperkuat sendi-sendi sosial masyarakat.
baca berita lainnya di google news
