PALEMBANG MSM.COM — Polda Sumatera Selatan
memperkuat sinergi lintas sektoral bersama Kementerian Koordinator Bidang
Politik dan Keamanan Republik Indonesia melalui pelaksanaan Rapat Koordinasi
Tim Monitoring dan Koordinasi Penanganan Kecelakaan Menonjol terkait insiden
kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Kabupaten Musi Rawas Utara.
Kegiatan
strategis tersebut berlangsung di Ruang Vidcon Lantai II Gedung Presisi Mapolda
Sumsel, Palembang, pada Senin, 10 Mei 2026, dan dipimpin langsung Wakapolda
Sumsel Brigjen Pol Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P.
Rapat
koordinasi dilaksanakan sebagai bentuk komitmen Polda Sumsel dalam memastikan
penanganan kecelakaan menonjol dilakukan secara profesional, transparan, dan
akuntabel sesuai dengan prinsip Presisi Polri serta arahan pemerintah pusat.
Fokus
utama pembahasan mencakup perkembangan penanganan kecelakaan lalu lintas
menonjol di Kabupaten Musi Rawas Utara, termasuk aspek penyelidikan,
identifikasi korban, penanganan pascakejadian, hingga langkah-langkah
antisipatif untuk meningkatkan keselamatan lalu lintas di wilayah Sumatera
Selatan.
Turut
hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah Pejabat Utama Polda Sumsel, di antaranya
Direktur Lalu Lintas Polda Sumsel Kombes Pol Maesa Soegriwo, S.I.K., S.H.,
Direktur Intelkam Polda Sumsel Kombes Pol Tony Budhi Susetyo, S.I.K., M.H.,
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumsel Kombes Pol Doni Satrya Sembiring,
S.H., S.I.K., M.Si., Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya,
S.I.K., M.H., Kabid Labfor Polda Sumsel Kombes Pol Witdiardi, S.I.K., M.H.,
serta Karumkit Bhayangkara TK II Palembang Kombes Pol Dr. dr. Budi Susanto,
Sp.BS., QHIA.
Selain
unsur internal kepolisian, rapat koordinasi juga melibatkan unsur Forkopimda
Provinsi Sumatera Selatan dan Kabupaten Musi Rawas Utara guna memperkuat
sinkronisasi kebijakan pusat dan implementasi penanganan di lapangan.
Dalam
arahannya, Brigjen Pol Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P., menekankan pentingnya
kecepatan penanganan, akurasi data penyelidikan, serta koordinasi lintas
instansi dalam memastikan hak-hak korban terpenuhi secara maksimal.
Menurutnya,
penanganan kecelakaan menonjol tidak hanya menyangkut aspek penegakan hukum,
tetapi juga menyangkut pelayanan kemanusiaan, keselamatan publik, dan
stabilitas sosial masyarakat.
“Koordinasi
lintas sektoral menjadi kunci agar seluruh proses penanganan berjalan cepat,
tepat, dan akuntabel. Polda Sumsel memastikan seluruh tahapan dilakukan secara
profesional dengan mengedepankan transparansi serta kepentingan masyarakat,”
tegas Brigjen Pol Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P.
Kabid
Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menyampaikan
bahwa keterlibatan Kemenko Polkam RI dalam monitoring dan koordinasi merupakan
bentuk penguatan sinergi pusat dan daerah dalam penanganan peristiwa yang
menjadi perhatian publik.
“Polda
Sumsel terbuka terhadap koordinasi dan pengawasan dari instansi pusat guna
memastikan setiap proses penanganan kecelakaan menonjol dilakukan secara
profesional, transparan, dan bertanggung jawab kepada masyarakat,” ujar Kombes
Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.
Polda
Sumatera Selatan juga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan
pengawasan jalur lalu lintas, memperkuat edukasi keselamatan berkendara, serta
membangun koordinasi aktif dengan seluruh pemangku kepentingan demi menekan
angka fatalitas kecelakaan lalu lintas di wilayah Sumatera Selatan.
baca berita lainnya di google news
