![]() |
| Kapolda Sumsel saat menerima audiensi jajaran pimpinan UIN Raden Fatah Palembang di ruang Delegasi Gedung Presisi Mapolda Sumsel |
PALEMBANG MSM.COM — Polda Sumatera Selatan
memperkuat sinergi strategis dengan kalangan akademisi dan perguruan tinggi
dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan harmoni sosial di Sumatera
Selatan. Komitmen tersebut ditegaskan langsung oleh Kapolda Sumsel saat
menerima audiensi jajaran pimpinan UIN Raden Fatah Palembang di Mapolda
Sumatera Selatan.
Pertemuan
berlangsung di Ruang Delegasi Gedung Presisi Mapolda Sumatera Selatan, Senin,
11 Mei 2026. Audiensi ini menjadi forum koordinasi strategis antara kepolisian
dan dunia akademik guna memperkuat kolaborasi dalam bidang pendidikan,
kesadaran hukum, moderasi sosial, hingga pembangunan daerah berbasis
partisipasi masyarakat.
Kapolda
Sumatera Selatan Irjen Pol Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., menegaskan
bahwa perguruan tinggi memiliki posisi penting sebagai mitra strategis Polri
dalam menjaga kondusivitas wilayah sekaligus membangun kualitas sumber daya
manusia yang berintegritas dan memiliki kesadaran hukum.
Menurut
Kapolda, sinergi antara Polri dan kampus juga menjadi bagian dari implementasi
program Presisi Polri yang menempatkan pendekatan dialogis, transparansi, dan
keterbukaan terhadap kritik konstruktif sebagai fondasi penguatan institusi.
Dalam
audiensi tersebut, Rektor UIN Raden Fatah Palembang Prof. Dr. Muhammad Adil,
M.A., menyampaikan apresiasi terhadap hubungan baik yang selama ini terjalin
antara Polda Sumsel dan civitas akademika UIN Raden Fatah.
Ia
menilai Sumatera Selatan hingga saat ini tetap mampu menjaga stabilitas sosial
dan kerukunan masyarakat secara baik, termasuk dalam menjaga wilayah tetap
kondusif dari konflik horizontal maupun isu intoleransi.
Selain
itu, pihak kampus juga memaparkan potensi lebih dari 21 ribu mahasiswa UIN
Raden Fatah yang dapat diarahkan untuk mendukung pembangunan daerah melalui
penguatan moderasi beragama, edukasi hukum, pengabdian masyarakat, serta
pengembangan literasi sosial di tengah masyarakat.
Kapolda
Sumatera Selatan Irjen Pol Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., menyambut baik
peran aktif kalangan akademisi dan mahasiswa dalam mendukung pembangunan
nasional serta menjaga stabilitas kamtibmas.
“Kami
sangat terbuka terhadap masukan, kritik, maupun evaluasi dari kalangan kampus.
Perspektif akademis sangat penting bagi Polda Sumsel untuk meningkatkan
kualitas pelayanan publik dan penegakan hukum yang semakin profesional,
transparan, dan humanis,” ujar Irjen Pol Sandi Nugroho.
Dalam
kesempatan tersebut, Kapolda juga menyoroti pentingnya dukungan akademis
terhadap program strategis penataan sumur minyak rakyat di Sumatera Selatan
agar dapat berjalan legal, aman, dan berkelanjutan sesuai ketentuan pemerintah.
Menurutnya,
kontribusi perguruan tinggi sangat dibutuhkan untuk memberikan kajian ilmiah
terkait aspek sosial, ekonomi, lingkungan, dan dampak pemberdayaan masyarakat
dari program tata kelola energi tersebut.
Sinergi
antara kepolisian dan perguruan tinggi ini diharapkan mampu menciptakan ruang
komunikasi yang sehat antara mahasiswa dan aparat keamanan, sehingga aspirasi
masyarakat dapat disalurkan melalui jalur intelektual yang konstruktif tanpa
mengganggu stabilitas keamanan daerah.
Kabid
Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.,
menegaskan bahwa keterbukaan Polri terhadap dunia akademik merupakan bagian
dari transformasi institusi menuju pelayanan publik yang lebih modern dan
adaptif.
“Kami
berkomitmen terus membangun kolaborasi dengan dunia pendidikan karena kampus
memiliki peran penting dalam membentuk budaya hukum, kesadaran sosial, dan
kualitas sumber daya manusia. Sinergi ini diharapkan mampu mendukung
produktivitas masyarakat sekaligus menjaga Sumatera Selatan tetap aman dan
harmonis,” ujar Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.
baca berita lainnya di google news
