![]() |
| Polda Sumsel melalui Polsek Seberang Ulu II Polrestabes Palembang bergerak cepat menangani kasus tindak pidana penganiayaan berat |
PALEMBANG MSM.COM —
Kepolisian Daerah Sumatera Selatan melalui Polsek Seberang Ulu II Polrestabes
Palembang bergerak cepat menangani kasus tindak pidana penganiayaan berat yang
mengakibatkan seorang warga lanjut usia meninggal dunia di kawasan Jalan Batu
Dua, Kelurahan 13 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu II, Kota Palembang, Senin
(15/6/2026).
Respons
cepat yang dilakukan aparat kepolisian berhasil mengamankan terduga pelaku
dalam waktu singkat setelah kejadian, sekaligus mencegah potensi gangguan
keamanan dan ketertiban masyarakat di lingkungan sekitar tempat kejadian
perkara.
Korban
diketahui berinisial ST (72), warga Kecamatan Seberang Ulu II, Kota Palembang.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, korban mengalami luka akibat serangan
menggunakan senjata tajam yang diduga dilakukan oleh terduga pelaku berinisial
HT (48).
Peristiwa
tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Berdasarkan keterangan saksi di
lokasi, kejadian bermula ketika warga mendengar teriakan minta tolong dari arah
rumah korban. Saat mendatangi lokasi, saksi melihat korban dalam kondisi
terluka akibat serangan senjata tajam.
Warga
kemudian berupaya memberikan pertolongan dan membawa korban ke Rumah Sakit
Muhammadiyah Palembang. Namun berdasarkan pemeriksaan medis, korban dinyatakan
meninggal dunia.
Menerima
laporan masyarakat, personel Polsek Seberang Ulu II bersama piket fungsi dan
unsur Polrestabes Palembang langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah
tempat kejadian perkara, mengamankan barang bukti, meminta keterangan saksi,
serta melakukan pengejaran terhadap pelaku.
Berkat
respons cepat dan koordinasi yang baik antar fungsi kepolisian, terduga pelaku
berhasil diamankan tidak lama setelah kejadian. Saat ini yang bersangkutan
masih menjalani observasi medis di Rumah Sakit Siti Khadijah Palembang dengan
pengamanan ketat dari petugas kepolisian.
Penyidik
juga telah mengamankan barang bukti berupa senjata tajam yang diduga digunakan
dalam peristiwa tersebut. Selain itu, penyidik masih terus mendalami motif
kejadian, hubungan antara korban dan pelaku, serta melakukan pemeriksaan
lanjutan guna memastikan seluruh fakta hukum terungkap secara komprehensif.
Proses
penyidikan dilakukan secara profesional, objektif, dan mengedepankan prinsip
kehati-hatian, termasuk berkoordinasi dengan pihak medis terkait kondisi
kesehatan dan riwayat pemeriksaan pelaku yang saat ini masih dalam tahap
pendalaman.
Keberhasilan
aparat kepolisian mengamankan terduga pelaku dalam waktu cepat menjadi bukti
komitmen Polri dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat sekaligus
menjaga stabilitas keamanan wilayah. Penanganan yang cepat dan terukur juga
menjadi bagian dari implementasi Polri Presisi dalam memberikan kepastian hukum
kepada masyarakat.
Kapolrestabes
Palembang Kombes Pol Sonny Mahar Budi Adityawan, S.I.K., M.H., memastikan
seluruh jajaran bergerak cepat dalam menangani setiap tindak pidana yang
berpotensi mengganggu keamanan masyarakat.
“Kami
memastikan setiap laporan masyarakat ditindaklanjuti secara cepat dan
profesional. Peristiwa ini menjadi perhatian serius kami dan seluruh proses
penyidikan akan dilakukan secara objektif sesuai ketentuan hukum yang berlaku,”
tegas Kombes Pol Sonny Mahar Budi Adityawan, S.I.K., M.H.
Sementara
itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan Kombes Pol
Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa Polda Sumsel berkomitmen
memberikan rasa aman kepada masyarakat melalui penegakan hukum yang cepat,
profesional, dan transparan.
“Kami
memastikan setiap bentuk tindak kekerasan yang mengancam keselamatan masyarakat
akan ditangani secara serius. Respons cepat anggota di lapangan merupakan
bentuk nyata komitmen Polri dalam menjaga stabilitas kamtibmas serta memberikan
perlindungan kepada masyarakat,” ujar Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K.,
M.H.
Polda
Sumatera Selatan mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mempercayakan
proses hukum kepada aparat kepolisian.
baca berita lainnya di google news
