-->

IKLAN

IKLAN

Solidaritas Kemanusiaan: Wakil Ketua OKK PWI Sarolangun Turun Langsung Cari Bocah Hilang di Sungai Tembesi

mediasinarmuratara
14 Juni 2026, 10:21 WIB Last Updated 2026-06-14T03:21:13Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

 

Kepedulian kemanusiaan ditunjukkan Wakil Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) PWI Kabupaten Sarolangun, Asrama yang ikut terjun langsung membantu upaya pencarian bocah yang diduga tenggelam di Sungai Batang Tembesi, Desa Rangkiling, Kecamatan Mandiangin Kabupaten Sarolangun


SAROLANGUN MSM.COM — Kepedulian kemanusiaan ditunjukkan Wakil Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) PWI Kabupaten Sarolangun, Asmara, yang ikut terjun langsung membantu upaya pencarian Bambang (7 tahun), bocah yang diduga tenggelam di Sungai Batang Tembesi, Desa Rangkiling Simpang, Kecamatan Mandiangin, Kabupaten Sarolangun.

 

Kabar hilangnya Bambang, anak dari Ahim, mulai menyebar pada Selasa sore (9/6/2026). Sejak saat itu, ratusan warga bersama tim gabungan segera memadati lokasi kejadian untuk melakukan pencarian. Asmara terlihat turun ke lapangan bersama warga lain, membantu proses penyisiran yang berlangsung hingga malam hari.

 

Peristiwa nahas terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Menurut keterangan yang dihimpun, saat itu Bambang sedang mandi dan bermain bersama teman-temannya di aliran sungai. Keadaan berubah mendadak saat korban diduga terseret arus yang cukup deras dan hilang dari pandangan.

 

Berita ini cepat menyebar dan mengundang perhatian luas. Warga dari berbagai desa berdatangan untuk membantu penyisiran di sepanjang bantaran sungai maupun memberikan dukungan moril kepada keluarga korban yang menunggu dengan harap-harap cemas.

 

Asmara menegaskan kehadirannya sebagai wujud solidaritas. “Musibah ini menjadi duka bersama yang mengetuk kepedulian kita semua. Kita berharap Bambang segera ditemukan. Saat ini yang paling utama adalah kebersamaan dan gotong royong mendukung tim pencari,” ujarnya.

 

Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan dan warga terus menyisir titik terakhir korban terlihat serta aliran sungai di sekitarnya. Doa terus dipanjatkan agar Bambang dapat segera ditemukan. Peristiwa ini juga menjadi pengingat bagi orang tua untuk lebih ketat mengawasi anak-anak, terutama saat berada di dekat aliran sungai dengan arus kuat yang berisiko bahaya.

 

Jurnalis : A.Majid

baca berita lainnya di google news 

Komentar

Tampilkan

BERITA TERBARU LAINNYA